Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
arizaz
Maret 27, 2024
Maret 27, 2024

Cara Memulai Bisnis Online Fashion

Bisnis online, terutama di bidang fashion, adalah peluang emas yang menjanjikan. Mengapa? Karena fashion adalah salah satu kebutuhan pokok manusia yang selalu berkembang seiring dengan tren dan waktu.

fashion

Memahami Pasar Bisnis Online Fashion

Sebelum memulai, Sobat Cuan perlu memahami pasar. Riset pasar adalah langkah awal yang penting. Dengan riset pasar, Sobat bisa mengetahui apa yang sedang tren, siapa target demografis Sobat, dan bagaimana cara terbaik untuk menjangkau mereka.

Membuat Rencana Bisnis

Setelah memahami pasar, langkah selanjutnya adalah membuat rencana bisnis. Rencana bisnis adalah peta jalan yang akan membantu Sobat dalam menjalankan bisnis. Dalam rencana bisnis, Sobat perlu menentukan tujuan bisnis, strategi pemasaran, dan proyeksi keuangan.

Menemukan Pemasok

Pemasok adalah salah satu faktor kunci dalam bisnis fashion online. Sobat perlu menemukan pemasok yang dapat menyediakan produk berkualitas dengan harga yang kompetitif. Selain itu, pemasok juga harus dapat diandalkan dalam hal pengiriman dan layanan purna jual.

Membangun Platform Online

Platform online adalah ‘toko’ Sobat. Oleh karena itu, penting bagi Sobat untuk memilih platform e-commerce yang tepat. Platform tersebut harus mudah digunakan, memiliki fitur lengkap, dan dapat memberikan pengalaman belanja yang baik bagi pelanggan.

Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah cara Sobat mempromosikan produk. Dalam era digital ini, media sosial dan digital marketing adalah alat yang sangat efektif. Selain itu, SEO juga sangat penting untuk meningkatkan traffic website Sobat.

Manajemen dan Operasional

Manajemen dan operasional adalah bagian yang tidak kalah pentingnya. Sobat perlu mengelola inventaris dan pengiriman dengan baik. Selain itu, layanan pelanggan yang baik juga sangat penting untuk mempertahankan pelanggan.

Kesimpulan

Memulai bisnis online fashion mungkin terdengar rumit, tetapi dengan persiapan yang matang, Sobat bisa menjalankannya dengan sukses. Jadi, tunggu apa lagi? Mulailah bisnis fashion online Sobat sekarang!

Oh ya, satu lagi nih. Jika Sobat Cuan mencari alat untuk cek transaksi otomatis spesialis bank transfer, coba deh kunjungi moota.co. Mereka bisa membantu Sobat dalam hal ini.

Baca Sekarangbaca sekarang
arizaz
Maret 26, 2024
Maret 26, 2024

Produk Digital - Cara Membuat dan Menjualnya

Produk digital adalah barang atau jasa yang dibuat dan didistribusikan dalam format digital. Dalam era digital ini, produk semacam ini menjadi semakin populer karena kemudahannya untuk dibuat dan didistribusikan.

produk digital adalah

Contoh Produk Digital

Ada banyak jenis produk digital yang bisa Anda buat dan jual, mulai dari ebook, kursus online, foto, software, game, aplikasi, preset foto, hingga template presentasi.

Keunggulan Produk Digital

Produk digital memiliki beberapa keunggulan, seperti tidak memerlukan biaya produksi fisik, mudah didistribusikan, dan dapat dijual berulang kali tanpa perlu restock.

Langkah-langkah Membuatnya

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Sobat Cuan ikuti untuk membuat Barang Online.

Identifikasi Target Pasar

Sebelum membuat Komoditas Digital, Anda perlu mengetahui siapa target pasar Anda. Dengan mengetahui target pasar, Anda bisa membuat produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka.

Buat Value Proposition yang Menarik

Value proposition adalah alasan mengapa konsumen harus memilih produk Anda dibandingkan produk lain. Buatlah value proposition yang menarik agar produk Anda bisa bersaing di pasaran.

Tentukan Format Produk

Setelah mengetahui target pasar dan membuat value proposition, tentukan format produk yang akan Anda buat. Format ini bisa berupa ebook, kursus online, aplikasi, dan lainnya.

Pasang Harga yang Tepat

Harga adalah salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli produk. Oleh karena itu, pasanglah harga yang tepat untuk produk Anda.

Cegah Potensi Pembajakan Produk

Pembajakan adalah salah satu masalah yang sering dihadapi oleh penjual Komoditas Digital. Untuk mencegah hal ini, Anda bisa menggunakan teknologi seperti DRM (Digital Rights Management) atau watermark.

Luncurkan Produk Digital Anda

Setelah semua persiapan selesai, saatnya meluncurkan Barang Online Anda. Anda bisa menggunakan platform penjualan Barang Elektronik atau website pribadi untuk menjual Komoditas Digital Anda.

Platform Penjualan Produk Digital

Ada banyak platform yang bisa Anda gunakan untuk menjual Komoditas Digital, seperti Amazon, Google Play Store, Apple App Store, dan lainnya. Pilihlah platform yang sesuai dengan jenis produk Anda dan target pasar Anda.

Strategi Promosi

Promosi adalah salah satu kunci sukses dalam menjual Barang Online. Anda bisa menggunakan berbagai strategi promosi, seperti SEO (Search Engine Optimization), iklan online, media sosial, dan lainnya.

Sobat Cuan, sudah siap untuk membuat dan menjual Komoditas Digital Anda? Jangan lupa untuk selalu melakukan pengecekan transaksi secara otomatis dengan menggunakan moota.co, spesialis cek transaksi otomatis via bank transfer. Selamat mencoba!

Baca Sekarangbaca sekarang
arizaz
Maret 26, 2024
Maret 26, 2024

Risiko dalam Bisnis dan Cara Mengelolanya

Pelajari cara efektif untuk cara mengelola risiko dalam bisnis online Anda. Bisnis online Anda mungkin berjalan lancar sekarang, tapi apa yang akan terjadi jika sesuatu yang tidak terduga mengganggu operasional Anda? Itulah sebabnya mengelola risiko sangat penting!

Risiko Bisnis

Apa Itu Risiko dalam Bisnis Online?

Risiko dalam bisnis online adalah potensi kerugian atau kerusakan yang dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis Anda. Risiko ini bisa berupa apa saja, mulai dari gangguan teknis hingga perubahan dalam tren pasar.

Mengapa Pengelolaan Risiko Penting?

Pengelolaan risiko penting karena membantu Anda mempersiapkan dan merespons secara efektif terhadap peristiwa yang dapat merugikan bisnis Anda. Dengan pengelolaan risiko yang baik, Anda dapat meminimalkan dampak negatif dan memanfaatkan peluang yang muncul.

Cara Mengelola Risiko

Identifikasi Risiko

Langkah pertama dalam mengelola risiko adalah identifikasi. Anda perlu mengidentifikasi potensi risiko yang dapat mempengaruhi bisnis Anda. Ini bisa berupa risiko internal (seperti kesalahan teknis atau kegagalan sistem) atau risiko eksternal (seperti perubahan regulasi atau tren pasar).

Analisis Risiko

Setelah Anda mengidentifikasi risiko, langkah selanjutnya adalah analisis. Anda perlu memahami seberapa besar dampak risiko tersebut terhadap bisnis Anda dan seberapa besar kemungkinan risiko tersebut terjadi.

Evaluasi Risiko

Setelah analisis, Anda perlu mengevaluasi risiko. Evaluasi ini akan membantu Anda menentukan risiko mana yang harus Anda prioritaskan dan risiko mana yang dapat Anda toleransi.

Mitigasi Risiko

Langkah terakhir dalam pengelolaan risiko adalah mitigasi. Mitigasi risiko melibatkan pengembangan strategi dan tindakan untuk mengurangi dampak negatif dari risiko. Ini bisa berupa penerapan teknologi baru, pengembangan prosedur baru, atau pelatihan karyawan.

Studi Kasus

Sebagai contoh, mari kita lihat Moota.co, sebuah platform yang menyediakan layanan cek transaksi otomatis spesialis bank transfer. Mereka memahami betapa pentingnya pengelolaan risiko dan telah menerapkan beberapa strategi yang telah kita bahas di atas. Dengan identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi risiko, mereka telah berhasil mengelola hal tersebut mereka dengan efektif.

Kesimpulan

Mengelola risiko adalah bagian penting dari menjalankan bisnis online yang sukses. Dengan identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi, Anda dapat mempersiapkan bisnis Anda untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang. Jadi, Sobat Cuan, sudah siap untuk mengelola milik Anda?

Baca Sekarangbaca sekarang
Keuangan
Lihat Semua
arizaz
April 2, 2024
April 2, 2024

Lakukan 5 Perencanaan Dana Pensiun Ini

Simak 5 perencanaan dana pensiun ini sebelum Anda benar-benar memutuskan untuk 'Pensiun' dikemudian hari. Mungkin Sobat Cuan akan menjawab, “Masih lama. Sepuluh atau dua puluh tahun lagi.” Tapi, kita semua tahu betapa cepatnya waktu berlalu. Bekerja terasa seperti sekejap, dan tiba-tiba, masa pensiun sudah di depan mata.

Dana Pensiun

Apa yang Akan Sobat Cuan Lakukan?

Tetap sibuk dengan pekerjaan atau mulai merencanakan dana pensiun agar masa tua terjamin? Tentu saja, Sobat Cuan akan memilih opsi kedua. Berikut ini adalah 5 tips perencanaan dana pensiun yang dapat membantu Sobat Cuan mendapatkan masa tua yang lebih bahagia dan terjamin.

1. Mulai Atur Pengeluaran dan Kontrol Diri

Langkah pertama, Sobat Cuan harus mulai mengatur keuangan pribadi. Kontrol pengeluaran yang tidak penting dan buat catatan dari setiap transaksi. Evaluasi di akhir bulan untuk melihat pengeluaran mana yang harus dipangkas.

2. Sisihkan Penghasilan untuk Investasi

Setelah keuangan Sobat Cuan mulai tertata, gunakan sisa yang ada untuk berinvestasi. Menabung memang menguntungkan, tetapi berjangka pendek dan bisa habis jika tidak dikembangkan.

3. Matangkan Perencanaan Dana Pensiun

Bukan hanya keuangan yang perlu ditata, tetapi juga dana pensiun yang harus Sobat Cuan persiapkan. Anda dapat mendiskusikan bersama pasangan berapa dana yang dibutuhkan untuk menemani masa tua dan apa yang akan dilakukan.

4. Hindari Utang yang Memberatkan Masa Tua

Utang seakan sudah menjadi kewajiban yang harus ada dalam diri setiap orang. Namun, jangan biarkan utang mengganggu masa tua. Selesaikan semua masalah utang sebelum pensiun tiba.

5. Lepas Anak yang Sudah Mampu untuk Mandiri

Rasa iba, pasti ada dalam diri setiap orang tua, termasuk Sobat Cuan. Jika anak mengalami kesulitan, tentu ingin segera membantu. Namun, demi dana pensiun yang terjamin, Sobat Cuan harus menahan diri. Lepaskan anak dari bantuan finansial ketika mereka sudah mampu bekerja dan hidup mandiri.

Itulah lima tips yang dapat dijalankan apabila Anda memiliki komitmen dan disiplin kuat. Manfaatkan Moota untuk membantu memantau semua transaksi dalam tabungan. Mulai berhemat sejak dini, demi masa tua bahagia.

Baca Sekarangbaca sekarang
arizaz
April 1, 2024
April 1, 2024

Belanja Impulsif: Bijakkah Kita Ketika Berbelanja?

Sobat Cuan, pernah nggak sih kamu lagi asyik jalan-jalan di Mall tanpa niat belanja, eh malah pulang bawa banyak belanjaan? Atau mungkin saat kita ke swalayan cuma mau beli bahan masak, tapi pas pulang malah bawa barang yang nggak ada di daftar belanja? Pasti pernah kan, Sobat Cuan?

Belanja Impulsif

Nah, itu namanya impulsive buying, alias belanja impulsif. Itu lho, tindakan belanja yang nggak direncanakan dan tiba-tiba aja terjadi. Gimana sih bisa gitu?

Penyebab Belanja Impulsif

Ada beberapa alasan nih yang bikin kita jadi belanja impulsif:

1. Kepribadian kita sendiri

Banyak dari kita yang suka banget belanja. Buat sebagian orang, belanja itu cara buat ngelampiaskan emosi. Ada sensasi senang yang bisa kita rasain setelah belanja. Atau bisa jadi semacam balas dendam, misalnya dulu pengen beli barang tertentu tapi nggak punya duit. Nah, setelah punya kerja dan duit, akhirnya beli deh barang yang dulu nggak bisa dibeli. Ini namanya shopaholic, alias kecanduan belanja.

2. Kurangnya Perencanaan

Kebanyakan orang yang belanja impulsif itu mereka yang cuma mikir jangka pendek, hidup mengalir aja tanpa rencana. “Bersenang-senang dulu, nanti kalo udah susah baru mikir.” Eits, jangan ikutin kata-kata ngaco itu ya, Sobat Cuan. Jangan jadi konsumtif yang beli barang terus menerus, padahal nggak benar-benar butuh. Kalo kita terus-terusan mikir gitu, lama-lama tabungan kita bisa habis nggak jelas.

3. Pengaruh Tampilan Produk dan Toko

Ketika kita lihat sesuatu yang menarik, mata dan pikiran kita langsung terkecoh dan penasaran sama barang itu. Apalagi kalo ditambah dengan strategi marketing yang unik, seperti promo, diskon, cashback, buy 1 get 1, atau lainnya, pasti bikin penasaran dong produk apa itu. Awalnya cuma deketin buat lihat-lihat aja, eh ujung-ujungnya beli juga karena promonya yang lumayan. Kalo ada promo gitu biasanya kita merasa “sayang kalo nggak beli”.

Atau misalnya pas mau bayar di kasir, sambil nunggu antrian kita lihat ada barang lucu dan menarik dekat kasir, dan akhirnya kita beli juga barangnya. Otak kita itu dasarnya konservatif dan mencari aman atau loss aversion switch. Ketika lihat produk yang lagi diskon, pesan itu masuk ke otak kita dan muncul pikiran takut rugi, akhirnya ya beli deh barang diskon itu.

Cara Hindari Belanja Impulsif

Lalu, gimana caranya biar kita bisa hindari belanja impulsif?

1. Buat Daftar Belanja Tetap

Jangan cuma dipikirin, tapi tulislah apa aja yang harus kita beli buat keperluan pribadi kita. Bawa daftar belanjaan itu pas mau belanja biar kita bisa fokus beli barang-barang yang ada di daftar itu.

2. Buat Anggaran Belanja

Buatlah anggaran belanjaan kita setiap bulan bahkan setiap minggu biar pengeluaran bisa kita kontrol dari awal. Bagi-bagi keuangan jadi beberapa pos biar jelas uang itu dipake buat apa. Misalnya pos tabungan, pos investasi, dan pos belanja. Nah, gunakan pos belanja itu khusus buat beli barang yang ada di daftar belanjaan yang udah kita buat. Cobalah buat berkomitmen tinggi biar nggak beli barang di luar daftar kebutuhan.

3. Lakukan Pembayaran Cash

Ketika Sobat Cuan mau pergi belanja, usahakan jangan bayar pakai kartu debit atau kartu kredit ya. Soalnya, hal itu bisa bikin Sobat Cuan jadi terlalu nyaman dan ujung-ujungnya malah boros. Siapin aja uang cash sesuai kebutuhan. Misalnya Sobat Cuan cuma mau belanja sekitar Rp. 500.000, sebaiknya ambil uang maksimal Rp. 600.000 biar Sobat Cuan masih bisa ngontrol keuangan.

4. Fokus Pada Tujuan

Sebelum memutuskan untuk beli barang, coba ingat dulu tujuan yang sudah Sobat Cuan susun. Barang apa yang mau dibeli? Buat apa? Kalo fungsinya dirasa belum terlalu penting, mending tunda dulu deh. Coba tunggu minimal 2 minggu, apakah setelah 2 minggu itu Sobat Cuan masih pengen beli barang tersebut atau nggak.

Yuk, kita coba praktekkan tips di atas biar nggak jadi belanja impulsif lagi, Sobat Cuan! Semoga bermanfaat ya!

Baca Sekarangbaca sekarang
arizaz
April 1, 2024
April 1, 2024

Cara Membuat NPWP dengan Mudah 2024

Jika Anda pernah membuka rekening bank, pasti tidak akan asing lagi dengan NPWP. Selain itu, identitas wajib pajak ini juga memiliki fungsi sebagai alat pengurusan pajak, pembuatan paspor, dan administrasi SIUP. Banyaknya sesuatu yang membutuhkan NPWP ini membuat orang-orang mencari cara mudah untuk membuat NPWP. Nah, berikut ini cara membuat identitas wajib pajak dengan mudah versi moota.co yang bisa Anda coba.

Berikut ini 2 Cara Membuat NPWP dengan Mudah

Cara membuat NPWP secara Offline

Saat ini banyak sekali orang yang membutuhkan dokumen NPWP terutama mereka para pelaku bisnis online. Pebisnis online sangat memerlukan identitas wajib pajak untuk bisa membuat rekening dan mbanking di bank agar transaksi mereka dengan customer bisa berjalan. Mereka memerlukan NPWP untuk mendapatkan surat ijin usaha perdagangan

Berikut adalah langkah-langkah rinci untuk membuat NPWP secara offline di tahun 2024:

  1. Persiapan Dokumen: Siapkan dokumen-dokumen berikut2:
    • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi Warga Negara Indonesia, atau fotokopi paspor, fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), bagi Warga Negara Asing3.
    • Dokumen pendukung seperti Kartu Keluarga atau surat keterangan domisili2.
    • Dokumen lain yang dibutuhkan, seperti dokumen pekerjaan, seperti Surat Keputusan Pengangkatan, Surat Keputusan Mutasi, atau Surat Perjanjian Kerja yang memuat informasi lengkap tentang pekerjaan dan gaji2.
  2. Kunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP): Datanglah ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat dari tempat domisili dengan membawa persyaratan yang dibutuhkan4.
  3. Isi Formulir Pendaftaran: Isi formulir pendaftaran wajib pajak yang diperoleh dari petugas KPP4.
  4. Verifikasi Dokumen: Petugas KPP akan melakukan verifikasi dokumen yang Anda bawa.
  5. Tunggu Proses Verifikasi: Setelah semua dokumen diverifikasi dan diterima, Anda hanya perlu menunggu proses verifikasi dari pihak berwenang.
  6. Penerimaan NPWP: Setelah permohonan diproses, NPWP akan dikirimkan ke alamat yang Anda berikan.

Jika Anda sudah melengkapi semua persyaratan pendaftaran, biasanya Anda akan mendapatkan beberapa pertanyaan sebagai bagian dari proses pendaftaran. Jika Anda sangat membutuhkan NPWP, Anda harus mendaftar identitas wajib pajak secara offline, yang hanya dapat Anda lakukan pada hari kerja.

2. Cara membuat NPWP secara Online

Bagi pebisnis online, Anda bisa dengan mudah mengatur keuangan saat ini dengan menggunakan aplikasi moota.co. Namun untuk bisa melakukannya, Anda perlu mengsinkronkan akun ibanking dengan sistem aplikasi tersebut. Padahal untuk bisa menggunakan ibanking, Anda harus membuat rekening terlebih dahulu.

Untuk bisa membuat rekening bank, syarat yang harus terpenuhi adalah memiliki NPWP. Anda bisa membuat NPWP secara online dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut.

  • Kunjungi situs Direktorat Jenderal Pajak
  • Pilih menu e-Registration2.
  • Klik tombol ‘Daftar’
    yang terdapat pada bagian bawah untuk pendaftaran akun baru2.
  • Masukkan alamat email Anda yang masih aktif dan yang sering digunakan2.
  • Ulangi kode captcha yang tertera2.
  • Daftar NPWP menggunakan akun DJP Online yang telah dibuat3.
  • Isi formulir sesuai dengan kategori wajib pajak,
    baik itu sebagai individu atau perusahaan3.
  • Isi data diri
    seperti nama depan, nama belakang, tempat/tanggal lahir, status perkawinan, kewarganegaraan, nomor telepon, dan alamat email3.
  • Lengkapi formulir dengan informasi mengenai sumber pendapatan utama3.
  • Isi juga formulir alamat tempat tinggal yang sesuai dengan KTP3.
  • Jika memiliki bisnis, tambahkan juga informasi mengenai alamat bisnis3.
  • Isi informasi tambahan
    seperti jumlah tanggungan dan perkiraan pendapatan bulanan3.
  • Unggah foto KTP terbaru
    dalam format gambar atau PDF (dengan batasan maksimal 2MB per file)3.
  • Setelah mengisi formulir dengan lengkap, sistem akan menampilkan status registrasi3.
  • Dapatkan token melalui alamat email dan salin nomor token tersebut3.
  • Kirim permohonan pendaftaran dengan mengklik tombol yang tersedia3.
  • Proses pendaftaran selesai, tinggal menunggu proses verifikasi dari pihak berwenang3.
  • Setelah permohonan diproses, NPWP akan dikirimkan ke alamat yang berikan3.

Nah, tadi kita telah menjelaskan 2 cara mudah untuk membuat NPWP. Pebisnis sangat memerlukan NPWP ini untuk memiliki rekening bank dan mendaftarkannya di aplikasi moota.co. Di aplikasi tersebut, pebisnis dapat dengan mudah memantau dana yang keluar masuk dan mengelola keuangan.

Baca Sekarangbaca sekarang
Tutorial
Lihat Semua
Arfi Nouvama
Mei 10, 2024
Mei 10, 2024

Cara Install WordPress Melalui Jaringan Localhost

Halo sobat Moota! Kalian pengen coba membuat sebuah website tapi takut hasilnya nggak sesuai karena keterampilan dalam bidang coding kurang? atau bahkan kalian kepingin coba Buka Toko Online pakai plugin popular seperti WooCommerce dan Easy Digital Download? Kalian datang di Artikel yang tepat. Karena pada artikel kali ini, Kita mau bahas gimana cara install WordPress melalui lintas jaringan localhost. Penasaran? Yuk, Simak sampai akhir ya!

Kenapa kita harus menginstalnya secara localhost?

Mungkin kalian juga bertanya-tanya, kenapa kita tidak menggabungkannya langsung dengan Hosting tertentu sehingga pengunjung bisa mengaksesnya lebih awal? Kita memiliki alasan untuk memungkinkan pengembang dan desainer menguji fitur-fitur yang sedang mereka buat terlebih dahulu. Jadi, jika kita menemukan bug pada fitur, kita bisa langsung menanganinya tanpa mengganggu pengalaman pengguna-nya nanti.

Lalu, jika ada pengguna yang ingin mengeksplor atau belajar lebih dulu tentang WordPress, mereka bisa memanfaatkan keuntungan WordPress lokal sebagai solusi gratis tanpa perlu membayar biaya tambahan untuk hosting atau domain terlebih dahulu.

Terakhir jika sudah siap untuk digunakan dan berkreasi, Maka pengguna tersebut bisa dengan mudah mengekspor dan impor hasil kerja yang ada pada localhost ke live server nantinya.

Cara Install WordPress dalam localhost

Nah, Udah tau kelebihan dari install WordPress secara local kan? sekarang langsung aja kita ke tutorialnya. Dalam case ini, Kita akan menggunakan sebuah Aplikasi Penyedia server local PHP bernama XAMPP yang populer dikalangan Pengembang PHP.

1. Download XAMPP

Tentu saja, Jika kalian belum memiliki Aplikasinya, Kalian bisa download XAMPP melalui Website Official Apache Friends dan sesuaikan dengan sistem operasi Kalian Ya!

2. Install dan Jalankan XAMPP di Komputer Kamu

Setelah Berhasil di Download, Install XAMPP ke dalam komputer kalian. Sangat disarankan untuk menginstall dengan settingan default. Dalam beberapa kasus, mungkin kalian akan menemukkan sebuah pop-up “Warning!” seperti dibawah ini

Jangan Khawatir, Kalian cukup menekan tombol OK atau Close untuk melanjutkan progress installasi. Setelah Berhasil melakukan installasi, Jalankan XAMPP dengan menekan tombol Start pada Action untuk Apache dan MySQL.

Jika sistem operasi yang kalian jalankan adalah Sistem Operasi Windows, Kemungkinan kalian akan menemukkan kendala localhost yang reject to connect, Kalian bisa coba untuk menonaktifkan firewall atau menghentikan program yang menggunakan port 80.

3. Download ZIP WordPress

Setelah Server diaktifkan dan berjalan dengan baik, kalian bisa download WordPress versi terbaru dalam bentuk ZIP dan ekstrak file ZIP tersebut ke Drive dimana XAMPP kalian berada (Secara default berada di Drive C:\xampp\htdocs). Kalian juga bisa mengganti nama folder WordPress yang sudah kalian ekstrak agar menjadi lebih mudah untuk mencari dan mengembangkan projek yang sedang dalam pengerjaan di dalam web server XAMPP.

4. Buat Sebuah Database Local

Buka kembali kontrol panel XAMPP-mu dan klik tombol Admin pada modul MySQL untuk mengakses halaman phpMyAdmin (Atau ketikkan localhost/phpmyadmin) untuk mengelola database MySQL. alat administrasi ini dapat membantu kalian untuk membuat database MySQL local untuk sebuah situs web baru.

Cara buatnya, kalian klik pada tab Basis Data (Database) lalu masukkan nama Database yang ingin kalian pakai lalu klik Buat.

Setelah dibuat, Database yang telah kalian buat akan muncul pada sidebar kiri halaman web.

5. Install WordPress di localhost

Selesaikan instalasi WordPress kalian dengan mengakses pada URL localhost/nama_folder melalui browser kalian. ganti placeholder “nama_folder” kalian dengan nama folder yang kalian ekstrak di folder htdocs (Secara default nama foldernya adalah wordpress).

WordPress memerlukan daftar informasi untuk membangun situs di localhost. Isi informasi database yang diperlukan sebagai berikut :

  • Nama Basis Data (Database Name) - Kolom ini diisi dengan database yang sudah kalian buat sebelumnya
  • Nama Pengguna (Username) - Kolom ini diisi dengan nama username pengguna. Kalian bisa isi kolom ini dengan memasukkan nama “root” sebagai pengguna default
  • Kata Sandi (Password) - Kolom ini umumnya tidak perlu diisi (Kecuali jika kalian set sebuah password untuk pengguna root atau yang lain)
  • Host Basis Data (Database Host) - kolom ini diisi sebagai “localhost“ sebagai defaultnya
  • Prefiks Tabel (Table Prefix) - secara default, kolom ini diisi sebagai “wp_“.

Jika semua kolom informasi database telah terisi, Klik pada tombol Kirim dan Klik Jalankan Pemasangan. Selanjutnya, Kalian akan ditanyakan mengenai Informasi tambahan yang diperlukan, seperti judul situs, data credential pengguna (Username & password) dan Email pengguna. Jika sudah diisi klik pada tombol “Install WordPress” untuk mengakhiri proses Instalasi.

6. Periksa Situs Lokal Kalian dengan melakukan Login sebagai Admin

Setelah proses install selesai, Cobalah untuk memeriksa Situs lokal kalian dan login dengan data credential yang sudah kalian buat di URL localhost/nama_folder/wp-admin untuk mengakses dashboard WordPress.

Selesai, WordPress Local sudah siap digunakan

Selamat, WordPress kalian udah siap tuh buat dipakai untuk pengujian. Perlu diingat jika kalian ingin Situs WordPress local kalian menjadi Situs WordPress Online, Kalian perlu sebuah Hosting dan domain yang dimana keduanya memerlukkan biaya tambahan.

Baca Sekarangbaca sekarang
Arfi Nouvama
Mei 10, 2024
Mei 10, 2024

Buat Toko Online Easy Digital Download - Tutorial

Halo sobat Moota! Kalian mau coba memulai bisnis penjualan item digital, E-Book atau bahkan software berlisensi? tapi kamu ga percaya diri karena Keterampilan kamu dalam koding kurang? Tenang aja, Masih bisa kok! Dalam Artikel Kali Ini, Kita akan membahas cara membuat Toko Online Easy Digital Download Di WordPress! Simak Artikel ini sampai akhir ya!

Mengapa Membuat Toko Unduhan Digital?

Pada konsep kali ini, kita membahas tentang cara memulai sebuah toko online untuk unduhan digital. Maksudnya gimana?

Membuka toko online unduhan digital berarti kamu akan menjual produk digital seperti E-Book, Sebuah template, Aplikasi, Design Gambar bahkan E-Course. Yang berarti toko online unduhan digital adalah sebuah platform yang dimana seorang pelanggan akan melakukan pembayaran dan langsung meng-download produk yang kamu jual dari website kamu sehingga dapat memberikan pengalaman transaksi yang lancar.

Meskipun ada beberapa aplikasi pihak ke-tiga yang bisa kamu gunakan untuk memulai bisnis produk digitalmu, membuat website sendiri akan memberi lebih banyak keuntungan untuk kamu sob. Kamu bisa memegang kontrol lebih banyak dalam aspek berikut ini :

  • Design & penyesuaian
  • Harga & Biaya yang dikeluarkan
  • Komunikasi antar pelanggan yang lebih efisien

WordPress merupakan salah satu pilihan yang ideal buat kamu sobat moota yang ingin coba memulai bisnis ini. Dikarenakan Memerlukan biaya yang relatif terjangkau, serbaguna, dan aman. Selain itu juga, WordPress mendukung banyak plugin canggih yang bisa kamu gunakan untuk mengoptimalkan pengalaman toko online mu.

Cara membuat Toko Online dengan Easy Digital Download

Setelah mengetahui konsep dari toko unduhan digital, Mari kita bahas langsung tutorial cara membuat Toko Unduhan Digital di WordPress dengan menggunakan plugin Easy Digital Downloads.

1. Dapatkan Hosting & Domain Atau Install WordPress

WordPress sendiri gratis untuk diunduh dan digunakan. Namun untuk membuat situs WordPress kamu aktif, Kamu memerlukan sebuah hosting & domain agar calon pengunjung tidak kebingungan disaat mereka mencari alamat situs WordPress kamu sob.

Kamu juga harus Andal dalam memilih paket Hosting demi kelancaran kinerja situs, keamanan dan efisiensi sebuah situs.

Namun jika kamu belum siap untuk hal tersebut, Jangan Khawatir! Kamu bisa memulainya dengan lintas jaringan localhost terlebih dahulu sebelum memulainya dengan live server.

2. Download Plugin Easy Digital Downloads

Setelah menyiapkan WordPress, Login untuk mengakses dashboard dan arahkan Ke Halaman Plugin -> Add New Plugin. Kemudian dalam kolom pencarian, Ketik “Easy Digital Download“, Klik “Instal Sekarang“ pada Plugin Bagian kiri dalam gambar berikut.

Setelah ter-install, klik Aktifkan Plugin dan refresh page kamu untuk menjalankan setup wizard untuk situs EDD-mu.

3. Isi Detail Tentang Bisnis Kamu.

Setelah melakukan tahapan sebelumnya, Kamu akan ditanyakan tentang detail bisnis yang baru kamu mulai. Pertanyaan tersebut dimulai dari Lokasi Alamat bisnis kamu, Payment Method yang ingin digunakan nanti untuk proses transaksi (Pada Halaman ini hanya menunjukkan payment method stripe), Template struk tagihan email yang ingin dikirim ke pelanggan nanti, Opsi Rekomendasi Tools Tambahan dari Easy Digital Download untuk pengalaman toko online yang telah ditingkatkan, Dan terakhir adalah pembuatan produk digital yang akan kamu jual nantinya ke calon pelangganmu. Kamu bisa melewati pertanyaan-pertanyaan tersebut apabila kamu memang belum siap atau tidak berencana untuk menjawab pertanyaan tersebut.

4. Post - Install EDD

Setelah tahapan setup plugin Easy Digital Downloads berhasil, selanjutnya kamu mungkin perlu mengelola situs-nya kembali. Berbeda dengan plugin WooCommerce, Plugin Easy Digital Downloads tidak langsung menyediakan sebuah page yang berisikan produk-produk yang kamu jual. Berikut Hal-hal yang bisa di pertimbangkan setelah berhasil meng-setup situs EDD-mu :

4.1 Memilih Template Tema yang cocok untuk Toko Onlinemu

Sobat Moota bisa mencari referensi untuk template-template yang tersedia di WordPress pada halaman Appearance (Tampilan) -> Theme (Tema).

4.2 Membuat Navigasi & Page baru berisikan Produk-Produk yang dijual

Seperti yang sudah tertera pada paragraf sebelumnya dimana EDD tidak menyediakan page untuk daftar produk yang dijual, Tahap selanjutnya setelah mendapatkan tema yang cocok adalah mencoba untuk membuat navigasi baru untuk menuju page toko online-mu atau membuat halaman utama yang berisikan daftar produk unduhan yang kamu jual. Kamu bisa Membuat sebuah blok berisikan gambar produk, deskripsi produk, harga produk dan tombol detail sebuah produk. Kamu bisa mendpatkan URL yang mengarahkan pada sebuah produk di halaman Downloads -> Downloads -> Sunting Produk. Setelah memasuki halaman edit, kamu bisa coba mengedit page menjadi lebih rapi dan setelahnya kamu bisa publish dan mendapatkan link menuju page tersebut. Berikut contoh gambar yang bisa kamu lihat setelah meng-publish sebuah produk unduhan digital.

Dan berikut juga contoh gambar yang bisa kamu lihat saat mengunjungi Page produk kamu.

4.3 Pengaturan Easy Digital Downloads

Tahapan ini juga mungkin perlu kamu pertimbangkan untuk Toko Online Easy Digital Download sob, Dikarenakan Setelan merupakan fitur yang sangat penting untuk menentukan pengalaman situs toko online unduhan digitalmu. Kamu bisa mengakses halaman settings EDD di Downloads -> Settings. Berikut adalah beberapa setelan yang ada pada halaman Setting Downloads :

  • General : Pada setelan umum ini, Kamu bisa mengedit kembali informasi toko online kamu mulai dari nama bisnis dan lokasi bisnis kamu, Mengatur mata uang yang kamu terima, Mengatur page yang ingin digunakan di setiap halaman tertentu, dan mengatur API-API yang diizinkan.
  • Payment : Pada setelan ini, Kamu bisa mengatur metode pembayaran apa saja yang ingin kamu terima, mengatur apakah pelanggan perlu melakukan login dulu sebelum checkout, dan lain sebagainya.
  • Email : Pada setelan ini, Kamu bisa mengatur Pengiriman SMTP sebuah email. Kamu bisa mengubah template, mengubah nama dan email pengirim.
  • Marketing : Setelan ini bisa mengatur apakah kamu ingin mendapatkan data dari pelanggan yang tidak jadi melakukan order, mengatur kupon diskon yang bisa digunakan bersamaan dengan kupon lainnya dan lain sebagainya.
  • Taxes : Setelan ini bisa mengatur apakah kamu ingin menggunakan biaya pajak sebagai biaya tambahan untuk setiap transaksi yang terjadi dengan pelanggan.
  • Policies : Setelan ini bisa mengatur apakah kamu ingin menunjukkan sebuah hitbox menerima syarat dan ketentuan pada halaman checkout toko online kamu.
  • Extensions : Setelan ini bisa mengatur apakah kamu ingin menerima notifkasi admin, membatasi auto register pembeli dan menonaktifkan kirim email ke pembeli
  • Misc : Setelan ini merupakan setelan tambahan, Kamu bisa mengaktifkan mode debug untuk mencari sebuah bug pada situs toko online kamu, menonaktifkan styles seperti tema, dan lain sebagainya.

5. Meninjau Order yang dilakukan pembeli

Setelah mengelola kembali page situs toko online kamu, Tentunya kamu siap untuk meng-publish situs kamu secara live dan mungkin kamu akan bertemu dengan para calon pembeli produk digitalmu. Agar bisa meninjau siapa saja yang sudah melakukan order, Kamu bisa pergi ke halaman Downloads -> Orders.

Tidak hanya meninjau order, Kamu juga bisa melihat daftar pelanggan yang mengajukan refund atau pengembalian uang pada sebuah transaksi yang telah terjadi di menu Refunds. Berikut contoh gambar dari tampilan halaman Orders.

6. Meninjau Customer (Pembeli)

Kamu juga bisa meninjau daftar list pembeli yang pernah membeli produk kamu loh! Kamu bisa lihat berapa kali dia pernah order produk kamu dan berapa jumlah uang yang customer habiskan di toko online kamu. Fitur ini bisa bikin kamu tahu pembeli mana yang memiliki ketertarikan pada produk-produk yang kamu jual. Untuk mengakses menu ini Caranya bisa kamu akses melaui menu Downloads -> Customers. Berikut contoh gambar dari halaman customers.

7. Menambahkan Kupon Diskon

Kamu juga bisa nambahin kupon diskon jika kamu mau loh sob! Caranya gampang, Arahkan ke halaman Downloads -> Discounts. Jika kamu belum menambahkan satu pun kupon diskon, kamu bisa membuat kupon baru dengan klik pada tombol “Add New“ dan masukkan detail kode kupon yang ingin kamu tambahkan.

8. Meninjau Laporan Keuangan

Di Easy Digital Downloads, Ada fitur dimana Kamu bisa meninjau laporan keuangan yang terjadi di dalam situs toko online kamu. Untuk mengakses halaman ini, Kamu bisa memilih menu Downloads -> Report.

9. Tools & Extensions

Jika kalian melihat menu tools, Menu tersebut merupakan alat untuk menginstall ulang plugin EDD yang berfungsi untuk mengoptimalkan kinerja situs apabila telah terjadi kesalahan yang menyebabkan melambatnya kinerja sebuah situs. Pada menu Extensions berfungsi untuk menambahkan ekstensi tambahan pada situs toko online.

Toko Online EDD-mu siap digunakan

Sekian tutorial mengenai Membuat Toko Online Easy Digital Download, Mudah-mudah tutorial ini bisa memberi inspirasi bagi sobat moota untuk memulai bisnis menjual produk digital. Satu lagi, Untuk urusan cek transaksi otomatis orderan EDD? Serahkan pada Plugin Moota WordPress! Solusi terbaik buat kamu yang kewalahan cek transaksi secara manual. Ga perlu lagi bulak-balik login i-banking! Salam Cuan. 😀

Baca Sekarangbaca sekarang
Arfi Nouvama
Mei 8, 2024
Mei 8, 2024

Tutorial Membuat Toko Online dengan WooCommerce

Halo sobat moota! Kalian pernah kepikiran buat mulai buka toko online? Tapi jadi mikir lagi karena caranya yang ribet? Dalam artikel ini kita akan bahas tentang cara membuat website toko online menggunakan platform WooCommerce!

Kenapa Harus WooCommerce?

Sebenarnya bisa saja sih kita berkreasi dengan menggunakan platform apa saja. Tapi dari sekian banyaknya platform yang bisa digunakan, kenapa harus pilih WooCommerce?

1. Gratis & Mudah

WooCommerce sendiri adalah sebuah plugin toko online Gratis yang bisa diinstal melalui WordPress. Dengan menggunakan plugin ini, Sobat moota bisa membuat Toko Online gratis tanpa harus memiliki keterampilan khusus dalam bidang coding terlebih dahulu! Tapi, Jika sobat menginginkan sebuah fitur tambahan, WooCommerce sudah menyediakan juga beberapa fitur dan tema yang harus sobat beli jika diinginkan.

2. Penataan yang simpel untuk pemula

WooCommerce tergolong user-friendly untuk pemula dikarenakan pengelolaan yang mudah. Mulai dari pengelolaan display produk hingga ke pengelolaan pembayaran.

3. Dipercaya Jutaan Penggunanya

WooCommerce juga sudah diakui oleh jutaan pengguna seluruh dunia sebagai platform toko online terbaik yang berarti kualitasnya Tidak bisa diragukan lagi. Bahkan ada beberapa website toko online WooCommerce yang masuk ke nominasi Top 1 Million Sites loh!

4. Keamanan yang terjaga

Bagaimana dari segi keamanannya? Jangan Khawatir! Kalau sobat masih belum yakin soal keamanan transaksi toko online, WooCommerce melindungi semua transaksi yang terjadi di toko online kamu sob, Ga ada tuh yang namanya pihak ke tiga campur tangan kedalam transaksi apapun! Jadi Pelanggan-pelanggan kamu bisa melakukkan transaksi dengan aman.

5. Pilihan Tema yang Banyak

Penampilan pada sebuah website tentu menjadi hal yang penting pada sebuah toko online ya kan? Misalkan untuk tema berjualan Pakaian Pria dan Wanita, Pasti konsepnya berbeda bukan? Sama juga seperti Toko pakaian dan Toko penjualan barang digital, Sudah pasti dari temanya jauh berbeda. WooCommerce sudah menyediakan beberapa tema toko online yang bisa sobat pakai secara gratis ataupun berbayar!

Kekurangan dari Platform WooCommerce

Sebuah Platform pasti tidak lepas dari adanya sebuah cela apapun itu. Berikut kekurangan yang bisa sobat pertimbangkan sebelum menggunakan Platform WooCommerce sebagai Toko Online kamu.

Waktu Load yang berpotensi lamban

Jika sobat memiliki terlalu banyak konten video atau gambar HD yang belum dioptimasi, Banyak plugin yang aktif, Tema yang berlebihan, ini bisa menjadi masalah besar bagi performa Toko Online kamu sob. Jadi buat menanggulanginya agar performa toko online tidak buruk, sobat moota bisa coba untuk mengoptimasi konten bergambar tersebut dengan mengurangi size / mengurangi konten gambar yang terlalu banyak, menghapus plugin yang tidak terpakai, Dan menggunakan tema yang telah disesuaikan dengan kebutuhan kamu sob.

Tutorial Setup WooCommerce

1. Instalasi dan Aktivasi WooCommerce

Sebelum bisa menggunakan WooCommerce, Pastikan sobat mempunyai WordPress yang terinstall di localhost atau di Hosting kesayanganmu.

Sudah siap untuk membuat toko onlinemu menjadi nyata sob? Yuk, langsung aja kita ke tutorialnya!

  1. Login ke dashboard Admin WordPress
  2. Pilih menu Plugin -> Add New Plugin (Tambahkan Plugin Baru). Lalu pada kolom pencarian, Ketikkan “WooCommerce” Seperti Gambar Dibawah ini
  3. Pilih Plugin WooCommerce, Klik Install dan Klik Activate Plugin setelah Proses Instalasi Berhasil.

2. Setting WooCommerce

Setelah berhasil mengaktifkan plugin WooCommerce, Silahkan untuk me-refresh halaman web dan Klik pada Tombol “Siapkan Toko Saya” seperti pada gambar dibawah ini.

Menggunakan metode setup wizard ini merupakan metode yang paling mudah untuk setting WooCommerce. Jika sesudah di referesh tidak muncul halaman tersebut, maka hal yang bisa sobat lakukan adalah pergi ke Halaman Dasbor Admin WordPress -> Pilih Menu WooCommerce -> Beranda.

2.1 Ekspresikan Toko Onlinemu

Setelah klik tombol “Siapkan toko saya“, Sobat bakal ditanyain beberapa pertanyaan untuk Persiapan toko online nya. Dimulai dari pertanyaan untuk apakah sobat menyiapkan toko online nya?

Lokasi dan Jenis produk yang akan dijual,

Dan ekstensi-ekstensi bawaan yang akan digunakan.

Namun pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak wajib untuk dijawab, Sobat moota bisa melewati langkah-langkah tersebut jika berkenan. Setelah menjawab pertanyaan, kamu akan diarahkan pada halaman beranda dan akan melewati 5 tahap penyesuaian yaitu : Memilih Tema, Membuat Produk, Menerima pembayaran, Pungut pajak dan Kembangkan Bisnis (Sama dengan menggunakan ekstensi) agar Toko Online terlihat layak untuk digunakan. Berikut adalah gambar untuk tahapan-tahapan yang harus diselesaikan.

2.2 Pilih Tema Toko Online

Untuk menentukkan sebuah tema caranya dengan Klik pada tahapan satu (Sesuaikan Toko Anda), lalu tentukan tema toko onlinemu. Untuk temanya sendiri sobat bisa memilih apakah Ingin membuat design sendiri atau Memilih Design yang sudah disediakan oleh WooCommerce. Jika menggunakan Tema yang sudah disediakan, Mungkin sobat moota perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk menemukan tema yang cocok dikarenakan terbatasnya tema yang gratis. Berikut adalah gambar contoh untuk pemilihan tema.

2.3 Membuat Produk

Untuk menjalankan sebuah toko online, tentunya sobat moota perlu menjual sebuah produk sebelum layak dikunjungin oleh konsumen. Caranya sobat bisa kembali ke halaman tahapan sebelumnya dan pilih pada tahapan dua (Tambahkan Produk Anda). Setelah diklik, Kalian akan ditanyakan jenis produk apa yang ingin dijual. Berikut gambarnya.

Setelahnya, Kalian harus memberikan detail mengenai produk yang akan dijual tersebut seperti memberi nama produk, deskripsi produk, data produk, harga produk, gambar produk dan lain sebagainya lalu di publish jika sudah sesuai. Tidak hanya menambah produk, kalian juga bisa mengedit atau menghapus bahkan meng-duplikasi sebuah produk yang ada!

2.4 Menerima Pembayaran

Sesudah membuat produk yang akan dijual, tentunya harus ada transaksi untuk menjual barangnya. Tahapan selanjutnya adalah menambahkan Metode Pembayaran untuk sebuah transaksi. Sobat bisa kembali ke halaman beranda dan klik pada tahapan nomor tiga (Terima Pembayaran). Untuk bawaan dari WooCommerce, ada beberapa metode pembayaran yang sudah disediakan. Seperti Stripe, Paypal, Bank Transfer Manual, dan Cash On Delivery. Nah untuk masalah pembayaran, Moota juga menghadirkan sebuah plugin yang bisa di Integrasikan dengan WooCommerce untuk konfirmasi otomatis pembayaran Bank kamu sob. Jadi ga ada lagi konfirmasi manual untuk metode bank transfer, Jangan lupa check Link berikut ya! Berikut gambar untuk pilihan metode pembayaran.

Jika kalian melewatkan sesuatu atau ingin menambahkan sebuah metode pembayaran, Kalian bisa membuka Pengaturan Pembayaran secara manual dengan memilih menu WooCommerce -> Pengaturan -> Pembayaran.

2.5 Tentukan Pungut Pajak Penjualan (Opsional)

Tahap berikutnya adalah menentukan sebuah pajak suatu transaksi. Pada tahap ini tentu saja Sobat bisa memilih Apakah ingin menggunakan biaya pajak tambahan atau tanpa pajak. Cara menambahkannya adalah kembali ke beranda dan klik pada tahap ke empat (Pungut Pajak Penjualan). Setelah Di klik, kalian harus melengkapi Lokasi toko kalian mulai dari Negara, Provinsi, Kode Pos dan Kota. Berikut gambar untuk meng-konfigurasikan pajak.

2.6 Mengembangkan Toko Online dengan menggunakan beberapa Ekstensi

Pada tahap terakhir ini sebelumnya sudah dijelaskan pada paragraf sebelumnya, Yang dimana fitur ini berfungsi untuk pemasaran pada produk kalian agar mudah dikenali dan diperkenalkan pada ekstensi yang bersangkutan. Contohnya seperti penggunaan ekstensi Tiktok, Tiktok menjadi sebuah aplikasi dengan banyak pengguna dikarenakan aplikasinya yang serba ada. Dimulai dari konten video dan bergambar, juga ada platform khusus berjualannya yaitu Tiktok Shop sehingga beberapa penggunanya bisa berkreasi dengan bebas. Dengan Ekstensi ini, Kalian akan mengiklankan toko online anda ke publik melalui platform Tiktok. Namun tentu saja menggunakan ekstensi ini beberapa darinya mungkin memerlukan biaya tambahan.

Beberapa ekstensi yang tersedia adalah sebagai berikut :

1. Iklan dan Listing Google

2. Tiktok untuk WooCommerce

3. Pinterest untuk WooCommerce

4. MailPoet

5. MailChimp, Dan lain sebagainya.

3. Meninjau Sebuah Orderan dari pelanggan

Ketika ada pelanggan yang melakukan order sebuah produk kalian, Maka Dalam Pilihan Menu WooCommerce Kalian akan mendapatkan notifikasi pada menu order di dashboard WooCommerce  Kalian. Dan, bisa melihat informasi order yang baru masuk tersebut.

Setiap order juga memiliki detail seperti Order ID, email pembeli, nama pembeli, alamat pembeli dan lain sebagainya. Kalian juga bisa mengubah status dari sebuah orderan pada setiap proses pembayarannya. Beberapa status tersebut sebagai berikut :

  1. Processing - Sudah dibayar dan sedang diproses
  2. Pending Payment - Belum membayar namun sudah melakukan order
  3. On Hold - Order sudah dilakukkan, Namun pelanggan belum mengkonfirmasi pembayaran
  4. Completed - Sudah Dibayar dan pelanggan sudah menerima produknya
  5. Cancelled - Pelanggan melakukkan Order, Namun di batalkan dikarenakan Keputusan Pelanggan atau Order Sudah Expired
  6. Refunded - Pelanggan sudah menerima barang, Namun meminta pengembalian dana dan barang akan diterima kembali oleh pedagang
  7. Failed - Order yang dibuat gagal, Bisa saja terjadi karena pembayaran tidak segera ditangani

4. Menambahkan Kupon Diskon

Jika Kalian sedang merayakan sebuah event tahunan / bulanan tertentu untuk Promosi Penjualan, Maka Fitur Kupon inilah jawaban yang tepat untuk memberikkan pelanggan kalian Potongan Harga untuk sebuah Produk! Untuk cara menambahkan kuponnya sendiri kalian bisa cari pada menu Pemasaran -> Kupon. Lalu klik pada tombol “Buat Kupon Pertama Anda”. Berikut adalah halaman penambahan detail mengenai kupon.

5. Mengelola Pelanggan

Di WooCommerce, Ada sebuah fitur dimana kalian bisa mengelola pelanggan yang pernah melakukan pernah membeli barang kalian. Dengan fitur ini, kalian bisa membuat sebuah strategi untuk melakukkan login terlebih dahulu sebelum bisa membeli barangnya agar data pembeli bisa terkumpul. Data ini bermanfaat untuk mengetahui kebiasaan konsumen dan bisa digunakan untuk upaya promosi produk yang lebih tepat sasaran. Kalian bisa membuka Page ini pada pilihan menu WooCommerce -> Pelanggan.

6. Mengelola data Transaksi

Ada fitur menarik juga dari WooCommerce Dimana kalian bisa mengelola data transaksi yang sudah berstatus complete atau berhasil dibayar. Semua yang berstatus completed akan tercatat pada laporan transaksi. Kalian juga bisa meng-filter pencarian melalui tanggal, produk, kategori, dan kupon yang digunakan. Ga sampe disana, Kalian juga bisa download Data yang tercatat menjadi sebuah file CSV untuk di cetak sebagai dokumen bisnis. Berikut contoh gambarnya.

7. Pengaturan pada WooCommerce

Udah Gratis, Pengaturannya lengkap, Gampang lagi. Sebagian besar pengguna juga membiarkan pengaturannya dengan settingan default dan dapat beroperasi dengan baik.

Pengaturannya ada apa aja sih?

  • General. Pada menu ini, Anda bisa mengubah pengaturan seperti lokasi pengiriman barang, mata uang yang berlaku, hingga penerapan pajak.
  • Products. Menu produk memungkinkan Anda mengubah pengaturan mengenai informasi produk, mulai dari berat produk, dimensi produk, hingga review produk. Anda juga bisa menentukan nama halaman etalase produk toko online Anda.
  • Shipping. Anda bisa mengatur lokasi pengiriman, metode pengiriman, hingga perkiraan biaya pengiriman. Pengaturan di menu ini penting bagi Anda yang menjual produk dengan lingkup luas, baik nasional maupun internasional. 
  • Payments. Sesuai namanya, Anda bisa mengatur metode pembayaran untuk penjualan produk Anda. Metode yang disediakan adalah melalui transfer bank, cek, tunai, dan menggunakan PayPal.
  • Accounts & Privacy. Di menu ini, Anda bisa mengubah pengaturan akun, mulai dari ketentuan pembuatan akun, hingga guest checkout. Selain itu, Anda bisa mengatur ketentuan privasi konsumen termasuk penghapusan data sesuai permintaan. 
  • Emails. Di pengaturan ini, Anda bisa mengatur email apa saja yang perlu dikirimkan kepada pelanggan, dari email selamat datang, email pesanan baru, email pesanan gagal, hingga email pengingat untuk membayar tagihan.
  • Integration. Ini merupakan menu tambahan untuk pengaturan geolocation.
  • Advanced. Pada menu ini, Anda bisa melakukan pengaturan tingkat lanjut untuk menentukan setup halaman produk dan endpoints untuk checkout belanja produk.

8. Pemeriksaan Status Toko Online

Mau Memastikkan kalau kesehatan Website Toko Online kamu berjalan dengan normal? Kalian bisa Check status website kamu saat ini dengan memilih menu WooCommerce -> Status. Pada halaman ini kalian bisa lihat Status Server WordPress, Database dan keamanan situs toko online.

Jika ingin mencari sebuah kesalahan pada website, kalian bisa Klik pada tombol “Dapatkan Laporan Sistem” Dan kalian bisa menggunakan informasi tersebut untuk menanggulangi kendala-kendala yang kalian alami ke layanan support WooCommerce Langsung.

Toko Online Sobat Moota Berhasil Dibuat

Sesudah membaca tutorial Pembuatan Toko Online Dengan WooCommerce ini, Kalian bisa Praktek untuk membuat Toko Online yang kalian Idamkan ini jadi kenyataan tanpa mempunyai keterampilan Coding sama sekali! Bahkan, Toko kalian juga tetap kelihatan Estetik dan Profesional walaupun Gratis!

Tunggu apalagi? Ayo Mulai Kembangkan Bisnis Toko Online Kamu dengan WooCommerce Sekarang! Dan jangan lupa, Kalau soal Konfirmasi Pembayaran Bank Transfer Otomatis, Serahkan Pada Plugin WordPress Moota ya! Dijamin waktu Sobat Moota bisa jadi lebih produktif dan ngga perlu lagi Konfirmasi manual orderan satu-satu.

Salam Cuan.

Baca Sekarangbaca sekarang
Cek Transaksi Secara Otomatis
[wpforms id="9350"]
Moota merupakan aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2024 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram