15

Wajib Tahu! Inilah Perbedaan Trading dan Investasi

Investasi merupakan hal yang dapat menentukan masa depan seseorang. Pasalnya investasi memiliki banyak keuntungan jangka panjang. Walau begitu ada hal yang mesti Anda tekankan yakni kecermatan dalam melihat pasar saham apakah sedang naik atau turun. Jangan sampai Anda tidak melihat kondisi pasar saham, karena jika harga saham sedang turun maka Anda akan mengalami kerugian. Begitu pula dengan trading. Penjualan saham biasanya menggunakan metode pembayaran transfer antar bank sehingga Anda harus memastikan apakah uang sudah masuk atau belum. Anda dapat menggunakan aplikasi moota untuk mengecek dana sudah masuk atau belum tanpa arus keluar rumah. Berikut adalah perbedaan antara investasi dan trading.

Perbedaan Trading dan Investasi

1. Prinsip

Perbedaan dari trading dan investasi yang pertama dapat Anda lihat dari prinsip atau konsepnya. Prinsip dari investasi yakni membeli kemudian menyimpan dalam waktu yang panjang dan dengan begitu ada kemungkinan Anda akan mendapatkan omzet sampai 100%. Sedangkan trading memiliki prinsip membeli kemudian dijual kembali dalam waktu yang tidak lama sesuai dengan keuntungan yang ditargetkan, biasanya target yang dituju adalah melebih modal awal pembelian.

2. Resiko

Trading memiliki resiko yang lebih tinggi daripada investasi. Bagi para pemegang saham dan ingin melakukan trading, maka jangan terlalu lama memegang saham. Karena jika saat ini harga saham Anda sedang naik maka segera lakukan, hal ini dikarenakan harga saham dapat saja turun seketika dan tidak tahu waktunya kapan. Jika Anda segera menjualnya Anda tinggal menikmati hidup Anda saja.

Untuk pengecekan pembayaran jika Anda melakukan penjualan saham, Anda tidak perlu ke bank atau ke atm. Anda dapat menggunakan moota untuk mengecek apakah dana sudah masuk atau belum ke rekening bank milik Anda.

3. Pilihan Saham yang Akan Dibeli

Tak seperti bisnis online, Investasi biasanya akan membeli saham dengan lapis pertama atau disebut juga dengan blue chip. Lapis pertama ini biasanya memiliki tingkat kerugian yang cukup rendah. Sedangkan untuk trading, biasanya memilih saham lapis tiga. Lapis tiga ini memiliki harga yang meroket dalam satu hari saja biasanya baru masuk IPO initial public offer.

Anda harus dapat mengelola keuangan sampai pada saat harga saham sedang naik, investasi saham Anda dapat Anda jual dengan harga yang tinggi. Dengan berhasilnya menjual saham dengan harga tinggi keuangan Anda akan kembali pulih.

4. Jangka Waktu

Investasi biasanya dilakukan oleh banyak orang mulai dari masyarakat awam sampai para pebisnis. Hal ini dikarenakan investasi memiliki kesempatan besar untuk mendapatkan penghasilan yang cukup besar untuk melakukan scale up perusahaan. Investasi biasanya memiliki jangka waktu yang cukup lama.

5. Strategi

Seorang trader memiliki strategi khusus kepada sentimen dan juga kondisi pasar dibandingkan dengan kualitas saham yang mereka beli. Jika kondisi pasar sedang buruk dan jauh dari kata menguntungkan, maka trader tidak akan keluar ke pasar saham sebelum kondisi pasar dapat dikatakan normal. Trader biasan lebih terarah dan jelas hal ini karena trader tidak menahan lama trading.

Itulah beberapa perbedaan antara  investasi dan juga trading. Jika Anda melakukan penjualan saham dengan menggunakan metode pembayaran transfer maka Anda harus mengecek terlebih dahulu apakah uang sudah masuk atau belum kedalam rekening Anda. Untuk mengecek Anda pasti harus keluar ke atm untuk mengeceknya, tetapi jika Anda menggunakan moota itu semua tidak perlu Anda lakukan.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya