Investasi merupakan hal yang dapat menentukan masa depan seseorang. Pasalnya investasi memiliki banyak keuntungan jangka panjang. Walau begitu ada hal yang mesti Anda tekankan yakni kecermatan dalam melihat perbedaan trading dan investasi. Jangan sampai Anda tidak melihat kondisi pasar saham, karena jika harga saham sedang turun maka Anda akan mengalami kerugian. Begitu pula dengan trading. Penjualan saham biasanya menggunakan metode pembayaran transfer antar bank sehingga Anda harus memastikan apakah uang sudah masuk atau belum.
Anda dapat menggunakan aplikasi moota untuk mengecek dana sudah masuk atau belum tanpa arus keluar rumah. Berikut adalah perbedaan antara investasi dan trading.
Perbedaan Trading dan Investasi
1. Perbedaan Trading dan Investasi Pertama: Prinsip
Perbedaan dari trading dan investasi yang pertama dapat Anda lihat dari prinsip atau konsepnya. Prinsip dari investasi yakni membeli kemudian menyimpan dalam waktu yang panjang dan dengan begitu ada kemungkinan Anda akan mendapatkan omzet sampai 100%. Trading memiliki prinsip membeli dan kemudian menjual kembali dalam waktu singkat sesuai dengan keuntungan yang Anda targetkan. Anda biasanya menargetkan keuntungan yang melebihi modal awal pembelian.
2. Resiko
Trading memiliki resiko yang lebih tinggi daripada investasi. Bagi para pemegang saham dan ingin melakukan trading, maka jangan terlalu lama memegang saham. Segera lakukan penjualan jika harga saham Anda saat ini sedang naik. Harga saham dapat turun seketika dan Anda tidak tahu kapan itu akan terjadi. Jika Anda segera menjualnya Anda tinggal menikmati hidup Anda saja.
Untuk pengecekan pembayaran jika Anda melakukan penjualan saham, Anda tidak perlu ke bank atau ke atm. Anda dapat menggunakan moota untuk mengecek apakah dana sudah masuk atau belum ke rekening bank milik Anda.
3. Pilihan Saham
Berbeda dengan bisnis online, investasi biasanya melibatkan pembelian saham lapis pertama atau yang disebut juga blue chip. Lapis pertama ini biasanya memiliki tingkat kerugian yang cukup rendah. Sedangkan untuk trading, biasanya memilih saham lapis tiga. Lapis tiga ini memiliki harga yang meroket dalam satu hari saja biasanya baru masuk IPO initial public offer.
Anda harus dapat mengelola keuangan sampai pada saat harga saham sedang naik, investasi saham Anda dapat Anda jual dengan harga yang tinggi. Dengan berhasilnya menjual saham dengan harga tinggi keuangan Anda akan kembali pulih.
4. Jangka Waktu
Banyak orang, mulai dari masyarakat awam hingga para pebisnis, melakukan investasi. Anda melakukannya karena investasi memberikan kesempatan besar untuk mendapatkan penghasilan yang cukup besar guna melakukan scale up perusahaan. Investasi biasanya memiliki jangka waktu yang cukup lama.
5. Perbedaan Trading dan Investasi Terakhir: Strategi
Seorang trader memiliki strategi khusus yang berfokus pada sentimen dan kondisi pasar, bukan pada kualitas saham yang mereka beli. Jika kondisi pasar sedang buruk dan jauh dari kata menguntungkan, trader akan menunggu hingga kondisi pasar normal sebelum kembali ke pasar saham. Trader biasan lebih terarah dan jelas hal ini karena trader tidak menahan lama trading.
Kesimpulan Perbedaan Trading dan Investasi
Itulah beberapa perbedaan antara investasi dan juga trading. Jika Anda melakukan penjualan saham dengan menggunakan metode pembayaran transfer maka Anda harus mengecek terlebih dahulu apakah uang sudah masuk atau belum kedalam rekening Anda. Untuk mengecek Anda pasti harus keluar ke atm untuk mengeceknya, tetapi jika Anda menggunakan moota itu semua tidak perlu Anda lakukan.