
Ketika berbicara tentang ekonomi, kita sering mendengar istilah kebijakan kontraktif. Istilah ini mungkin terdengar berat, tapi sebenarnya sangat penting untuk dipahami, terutama jika Anda menjalankan bisnis. Kebijakan kontraktif sering kali digunakan untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi. Tapi, bagaimana sebenarnya kebijakan ini bekerja, dan apa dampaknya pada dunia bisnis? Yuk, kita bahas lebih santai tapi tetap detail!

Pelajari cara kerja kebijakan kontraktif dalam bisnis dan dampaknya pada dunia usaha. Temukan strategi jitu agar tetap bertahan di tengah tantangan ekonomi! Untuk mencapai panjang yang Anda inginkan, mari kita tambahkan beberapa informasi lebih lanjut dan pendalaman pada setiap bagian.
Kebijakan kontraktif adalah langkah yang diambil oleh pemerintah atau bank sentral untuk mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat. Tujuannya sederhana: menekan inflasi yang terlalu tinggi dan menjaga stabilitas harga barang dan jasa. Biasanya, kebijakan ini dilakukan dengan menaikkan suku bunga atau mengurangi pengeluaran pemerintah.
Bayangkan, ketika terlalu banyak uang beredar, harga-harga bisa melonjak. Nah, kebijakan kontraktif ini seperti rem yang menahan laju inflasi agar ekonomi tidak "overheat."
Kebijakan kontraktif biasanya diterapkan dalam situasi di mana inflasi melonjak tinggi. Inflasi tinggi bisa menyebabkan daya beli masyarakat menurun, yang pada akhirnya merugikan perekonomian. Dengan mengurangi jumlah uang yang beredar, pemerintah mencoba menstabilkan harga barang dan menjaga daya beli tetap kuat.
Ada dua alat utama yang digunakan dalam kebijakan kontraktif: kebijakan moneter dan kebijakan fiskal.
Kebijakan moneter kontraktif dilakukan oleh bank sentral, seperti menaikkan suku bunga atau menjual obligasi pemerintah.
Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan mengurangi pengeluaran pemerintah atau menaikkan pajak.
Bagi pelaku bisnis, kebijakan kontraktif bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, kebijakan ini membantu menstabilkan harga. Tapi di sisi lain, kebijakan ini juga bisa memengaruhi pendapatan dan strategi bisnis.
Meski kebijakan kontraktif bisa menjadi tantangan, ada banyak cara untuk menghadapinya. Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba:
Cobalah untuk mengurangi biaya yang tidak perlu tanpa mengorbankan kualitas. Misalnya:
Ketika daya beli menurun, menawarkan produk dengan harga lebih terjangkau bisa menjadi solusi. Selain itu, cobalah menjangkau segmen pasar baru untuk memperluas basis pelanggan.
Dalam kondisi ekonomi ketat, pelanggan setia menjadi aset paling berharga. Jaga hubungan baik dengan mereka melalui program loyalitas, diskon khusus, atau layanan pelanggan yang lebih personal.
Gunakan data untuk memahami perubahan perilaku konsumen. Anda bisa mengadopsi strategi yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.
Indonesia juga pernah menerapkan kebijakan kontraktif dalam beberapa situasi. Misalnya, ketika inflasi melonjak akibat kenaikan harga bahan bakar, Bank Indonesia menaikkan suku bunga untuk menekan laju inflasi.
Namun, kebijakan ini tidak selalu berjalan mulus. Dalam beberapa kasus, kebijakan kontraktif justru memperlambat pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah dan bank sentral harus sangat berhati-hati dalam menerapkannya.
Ketika suku bunga naik, misalnya, masyarakat cenderung menabung lebih banyak karena mereka mendapatkan imbal hasil yang lebih tinggi dari tabungan mereka. Ini mengurangi pengeluaran langsung dan investasi oleh konsumen, yang pada gilirannya menekan permintaan agregat dan membantu mengendalikan inflasi. Selain itu, bank sentral dapat menggunakan kebijakan penjualan obligasi untuk menyerap likuiditas dari pasar. Ketika bank sentral menjual obligasi, mereka mengambil uang dari pasar dan memberikan obligasi sebagai gantinya, sehingga mengurangi jumlah uang yang beredar.
Pada sisi kebijakan fiskal, pemerintah bisa menunda atau mengurangi belanja pada proyek infrastruktur besar atau subsidi. Misalnya, penundaan proyek pembangunan jalan raya atau pengurangan subsidi bahan bakar dapat mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat. Selain itu, peningkatan pajak, baik itu pajak penghasilan, pajak penjualan, atau pajak lainnya, juga dapat mengurangi pengeluaran konsumen dengan mengurangi pendapatan yang tersedia untuk dibelanjakan.
Dalam sektor ritel, kenaikan suku bunga dan pajak bisa berdampak pada penjualan. Konsumen menjadi lebih berhati-hati dalam pengeluaran mereka, yang dapat menurunkan volume penjualan. Selain itu, biaya operasional meningkat karena biaya pinjaman yang lebih tinggi, yang mungkin akan mempengaruhi harga jual produk.
Di sektor properti, kenaikan suku bunga dapat membuat pinjaman untuk membeli rumah menjadi lebih mahal. Ini bisa menurunkan permintaan akan properti baru dan memperlambat pertumbuhan sektor ini. Pengembang mungkin juga mengalami kesulitan dalam pembiayaan proyek baru karena biaya pinjaman yang meningkat.
Dalam kondisi ekonomi yang penuh tantangan, memiliki alat bantu yang tepat sangat penting. Moota dapat membantu bisnis Anda memantau keuangan secara real-time. Dengan fitur pelacakan transaksi yang lengkap, Anda bisa mengambil keputusan keuangan lebih cepat dan tepat, terutama saat menghadapi dampak kebijakan kontraktif.
Kebijakan kontraktif memang memiliki tujuan mulia, yaitu menjaga stabilitas ekonomi. Namun, dampaknya pada bisnis bisa sangat beragam, tergantung pada cara Anda beradaptasi. Dengan strategi yang tepat dan alat bantu seperti Moota, Anda bisa tetap bertahan dan bahkan berkembang meski di tengah tantangan ekonomi. Jadi, jangan takut dengan kebijakan kontraktif, ya!

Usaha online yang kini semakin menjamur di Indonesia tidak bisa dianggap sepele karena mampu menghasilkan omzet tinggi bahkan berkali-kali lipat dari modal utama. Meningkatnya pendapatan ini ternyata berpengaruh pada alur biaya usaha mulai dari biaya balik modal atau pembukuan. Oleh karena itu, penting menggunakan Moota untuk membantu manajemen pembayaran bisnis.
Saat pertama kali memulai bisnis online, hal penting yang harus dilakukan adalah merencanakan uang pada bisnis digunakan. bagaimana Anda menggunakan setiap uang yang dimiliki dan bagaimana cara mengelolanya. Pada tahap ini Anda harus merencanakan dengan matang mulai awal.
Pisahkan mana dana yang akan digunakan untuk keperluan operasional, untuk membeli bahan baku atau stok barang dari supplier. Agar manajemen uang bisa berjalan sesuai rencana tentukan atau buat rancangan persentase untung rugi dalam kurun waktu tertentu. Hitungan ini hanya sebagai patokan atau persiapan jika terjadi hal-hal tidak diinginkan dalam bisnis.
Ternyata bukti transfer pembayaran memiliki peran yang sangat penting karena ia menjadi bukti sah dalam setiap transaksi. Namun tidak sedikit pemilik toko online yang mengira bahwa bukti tersebut menjadi sesuatu yang sangat diperlukan khususnya dalam manajemen bisnis. Oleh karena itu, simpan dengan baik bukti transaksi pembayaran dari pelanggan.
Ada cara efektif yang bisa Anda lakukan yaitu dengan menggunakan buku catatan atau mengumpulkan berkas bukti pembayaran dalam sebuah kotak. Kemudian beri nama sesuai dengan jenis transaksi seperti kwitansi, resi pengiriman atau invoice yang berasal dari supplier. Dengan begitu Anda bisa mengatur keuangan usaha online menjadi lebih mudah.
Dalam berbisnis, banyak hal yang harus dipertimbangkan bukan serta-merta meraih keuntungan namun juga berkaitan dengan arus uang yang mengalir serta kas. Penting bagi Anda untuk mengetahui pola arus jualan online, bagaimana transaksi berjalan apakah masuk ke rekening, kemana uang tersebut dialihkan dan tindakan apa yang harus diambil jika mengalami kendala.
Bisa dibayangkan bagaimana arus dan pola berjalannya uang dalam bisnis yang cukup rumit. Oleh karena itu, perlu cara yang tepat untuk mengelolanya mulai dari awal uang masuk hingga ke proses selanjutnya.
Banyak yang menganggap bahwa pembukuan bukanlah sesuatu penting dan harus dilakukan. Padahal jika dilihat lebih lanjut apalagi dari segi fungsinya pembukuan ini sangat penting terutama bagi pelaku usaha baik berskala besar maupun UKM untuk keberlangsungan bisnis. Dengan pembukuan, Anda bisa mengetahui jumlah transaksi yang dilakukan.
Namun banyak pemilik toko online yang merasa pembukuan ini terlalu melelahkan karena mereka harus sering cek mutasi di banyak aplikasi sehingga kurang efektif. Oleh karena itu, perlu cara yang praktis untuk cek mutasi dari banyak bank supaya hemat waktu.
Kini, tak perlu bingung karena Anda dapat mengandalkan Moota untuk mengatur dan manajemen bisnis dengan baik. Dengan menggunakannya Anda tidak perlu repot cek mutasi dari masing-masing rekening bank, karena informasi mutasi dan pembayaran akan tampil praktis dalam satu dashboard saja.
Itulah beberapa cara mudah manajemen keuangan dalam bisnis yang bisa Anda coba untuk meningkatkan penjualan. Manajemen bisnis memang tidak mudah bahkan butuh usaha ekstra dalam melakukannya. Oleh karena itu, Moota hadir untuk membantu manajemen bisnis pemilik usaha online agar tidak bolak balik cek mutasi. Jadi tunggu apalagi? Segera cek Moota.

Memiliki usaha sampingan kini banyak dilakukan oleh mereka yang mempunyai pekerjaan tetap namun ingin menambah income tambahan. Bukan hal mudah untuk mengelola keduanya karena perlu pengelolaan yang baik mulai rencana hingga mengelola keuangan. Oleh karena itu, Moota hadir untuk membantu pebisnis sekaligus pekerja dalam membagi waktu secara efektif.
Merintis usaha tidak melulu dimulai dengan modal yang besar karena kini ada cara efekif dalam berbisnis yaitu membuka toko online. Seiring berkembangnya teknologi, menjual produk atau barang bisa dilakukan melalui jaringan internet dan memanfaatkan marketplace atau sosial media yang ada.
Jika terasa lama mengandalkan gaji bulanan, Anda bisa memulai usaha dengan dropship dimana tidak perlu stok barang. Apabila mempunyai modal yang lebih Anda bisa mencoba menjadi reseller, dimana harus menyetok barang dengan harga yang lebih murah dan menjualnya kembali.
Membuka bisnis memang bukan hal mudah karena jika barang yang dijual tidak berkualitas bisa mendatangkan kerugian. Oleh karena itu, penting bagi pemilik bisnis khususnya bisnis online untuk memperhatikan kualitas produk yang dijual karena pembeli tidak bisa melihat produk secara langsung.
Pikirkan secara matang, usaha seperti apa yang cocok dengan Anda bila perlu sesuaikan dengan minat atau keahlian yang dikuasai. Misalnya, Anda menyukai bidang kecantikan maka bisa memulai usaha dengan menjual produk kosmetik, peralatan make-up atau skincare. Cara ini juga memberi kemudahan dan peluang bagi UKM yang memulai mengembangkan bisnisnya.
Berhubung Anda memiliki pekerjaan tetap dan jualan online adalah pekerjaan sampingan maka penting untuk mengatur jadwal. buatlah jadwal ‘to do list’ secara detail untuk mencegah benturan kegiatan di jam yang sama. Susun jadwal sesuai dengan kegiatan jam kerja kantor lalu jalankan usaha apabila jam sudah luang atau sesuai kebutuhan sehingga lebih efisien.
Tidak sedikit orang-orang yang awalnya membangun bisnis online dengan percaya diri di sela-sela pekerjaan tetapnya gagal. Hal tersebut diakibatkan mereka kesulitan menemukan fokus dalam menjalankan keduanya.
Oleh sebab itu, usahakan fokus untuk menyelesaikan salah satu masalah terlebih dahulu khususnya yang ‘urgent’ alih-alih langsung keduanya. Dan yang paling penting jangan menunda-nunda waktu untuk menyelesaikannya agar Anda bisa menikmati hidup.
Jika Anda kesulitan mengatur dan mengelola bisnis sebaiknya mulai cari orang terpercaya atau asisten untuk menanganinya. Keberadaan asisten atau bantuan dari orang terpercaya ini akan memberikan keseimbangan dalam bisnis serta mengelola keuangan.
Anda tidak perlu bingung karena kini ada Moota yang akan membantu kelola setiap transaksi dan pembayaran bisnis secara praktis. Anda bisa cek mutasi dan transfer dari semua rekening baik itu mobile banking maupun ibanking.
Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk menjalankan bisnis karena ia adalah satu-satunya waktu terbaik seorang karyawan. Saat akhir pekan Anda bisa memantau atau turun langsung dalam bisnis serta memeriksa kendala yang perlu diatasi.
Meskipun hanya sebagai usaha sampingan, namun usaha online membutuhkan banyak strategi khususnya dalam mengatur keuangan dan waktu. Anda juga bisa memanfaatkan Moota untuk mengaturnya sebagai solusi pembayaran masa kini. Dapatkan informasi lebih lengkapnya hanya di https://moota.co/.

Usaha berskala mikro kecil dan menengah (UMKM) adalah salah satu pioneer dari perekonomian di Indonesia. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin maju, para pelaku UKM pun harus bisa mengikuti, salah satunya dengan go online, yaitu mulai memasarkan produknya secara online. Untuk membantu dalam pengelolaan keuangannya, Moota bisa menjadi satu tools yang bisa diandalkan.
Trend bisnis online saat ini merupakan satu trend yang sebenarnya bisa menguntungkan untuk para pelaku UMKM karena bisa memperluas jangkauan pasarnya. UMKM harus mulai go online dengan cara jualan online produk-produk andalannya. Bisa melalui website, media sosial atau marketplace yang menyediakan tempat untuk para pelaku UMKM ini.
Namun, hal ini tentu bukanlah perkara mudah. Ada banyak persiapan yang harus dilakukan sebelum para pelaku usaha mikro kecil dan menengah ini mulai merambah dunia digital dan meningkatkan target pasarnya. Maka sebelum scale up usahanya ada beberapa tips yang bisa diikuti.
UMKM yang ingin go online pertama harus bisa membaca trend yang sedang in di pasaran saat ini. Konsumen umumnya mudah bosan dan selalu ingin sesuatu yang baru. Maka sebelum mulai go online, UMKM harus bisa membaca trend ini agar konsumen tidak justru berpindah ke toko online lain yang merupakan kompetitor.
Misalnya, dalam bidang fashion yang saat ini sedang trend asimetris cutting pada berbagai model pakaian. UMKM yang bergerak di bidang fashion bisa mengadopsi trend ini untuk kemudian diaplikasikan pada produk-produknya sebelum kemudian dilempar ke pasar.
Saat memutuskan untuk go online, pelaku UMKM sudah pasti harus familiar dengan platform jualan dan belanja online. Bisa melalui website bisnis sendiri, melalui media sosial maupun melalui platform e-commerce. Ini adalah platform-platform yang akan sangat membantu dalam memasarkan produk secara online.
Selain platform yang membantu berjualan, para pelaku UMKM juga bisa memanfaatkan platform lainnya yang masih berkaitan. Misalnya platform yang bisa membantu mengelola keuangan seperti Moota. Platform ini akan sangat membantu dalam pengelolaan mutasi rekening bisnis sehingga UMKM bisa memproses pesanan konsumen lebih cepat tanpa harus mengecek satu per satu mutasi transaksi yang terjadi pada rekening tersebut.
Platform online ini juga bisa menjadi salah satu upaya untuk membangun engagement, yaitu membangun hubungan yang baik dengan konsumen. UMKM bisa melibatkan konsumen dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan kualitas produk, misalnya melalui survey atau sesi QnA. Ini adalah cara yang ampuh untuk menjangkau pasar lebih luas.
Go online saja tidak menjamin UMKM bisa berkembang pesat tanpa ada perubahan secara intern. Maksudnya, dari segi kualitas produk dan pelayanan. Semakin luas pasar yang dijangkau tentu semakin besar pula tuntutan dan ekspektasi konsumen. Maka satu-satunya hal yang bisa dilakukan oleh pelaku UMKM adalah dengan meningkatkan kualitas produknya.
Jika kualitas produk sudah meningkat, kemudian produk tersebut mulai dipasarkan secara online dan menjangkau pasar lebih luas, bukan tidak mungkin jika omzet penjualan juga semakin meningkat. Maksud dari peningkatan kualitas bisa berarti meningkatkan variasi produk, kreatifitas yang dimasukkan di dalam produk, atau meningkatkan kualitas bahan baku.
Tiga hal di atas bisa menjadi tips paling dasar yang bisa diterapkan pelaku bisnis UMKM untuk mulai go online. Selain 3 hal tersebut, tentu saja UMKM masih harus belajar lebih banyak tentang online marketing untuk semakin meningkatkan pengetahuan seputar bisnis berbasis online. Nah, untuk pengelolaan keuangan, Moota bisa menjadi satu tools yang sangat membantu ketika sistem bisnis UMKM sudah beralih menjadi sistem online. Kunjungi https://moota.co/ sekarang juga untuk mengetahui lebih jauh tentang tools ini.

Bagi sebagian orang yang belum mengenal dengan baik mengenai cara kerja saham dan reksadana, pemahamannya akan sedikit rancu. Banyak yang menyangka bahwa sistem yang berlaku di dalamnya adalah sama. Persamaannya hanya pada pengecekan hasil bunga melalui rekening bank. Tetapi, cara tersebut masih terkesan ribet, untuk itulah moota sebagai solusi.
Mungkin kebanyakan dari Anda yang berkeinginan untuk melakukan investasi di pasar efek, akan bertanya terkait modal yang diperlukan. Nyatanya tidak ada ketentuan pasti yang bisa menjadi rincian dasar untuk anggaran yang diperlukan. Bahkan untuk scale up, formula utamanya bukanlah indikator ini.
Satu hal yang perlu diketahui untuk pemula, bahwa dalam saham terdapat ketentuan minimal pembelian, yaitu 1 lot yang berisi 100 lembar. Sedangkan Reksadana, biaya minimal investasi adalah sebesar Rp 100.000. Pembelian bisa ditransfer melalui aplikasi ibanking.
Layaknya melakukan sebuah Bisnis online, investasi di reksadana dan saham juga terdapat sebuah keuntungan yang akan Anda dapatkan. Namun, cara pencairannya berbeda-beda setiap jenisnya.
Reksadana adalah salah satu yang membebankan sebuah biaya layanan untuk dibayarkan pada seorang manajer investasi sebagai pihak perantara. Biasanya Anda akan dibebankan tagihan keuangan dengan besaran bervariasi. Rincian biaya tersebut meliputi pengelolaan dan potongan jasa operasional.
Sedangkan pada transaksi Saham pencairan bunga sebagai bentuk Omzet, tidak berlaku ketentuan seperti tersebut di atas. Hanya saja, terkadang Anda harus menyisihkan uang dari anggaran untuk membayar jasa online tradingnya. Selain itu, jenis investasi ini juga lebih berpotensi memberikan bunga lebih tinggi.
Perbedaan yang mencolok dari reksadana dan saham adalah bagian sistem pengelolaan dana. Ketika Anda berkedudukan sebagai seorang investor maka tidak ada batasan aturan yang mengikat untuk mengelola dana yang akan digunakan dalam transaksi investasi.
Sedangkan pada sistem reksadana cukup berbeda terkait masalah cara untuk mengelola keuangan sebagai modal awal transaksi Anda. Ada seorang Manajer Investasi yang bertugas melakukan kegiatan yang terkait dengan masalah tersebut. Divisi perantara ini juga bertanggung jawab dalam pembelian diverifikasi dengan keuntungan maksimal .
Pada kegiatan pembelian saham perusahaan, terdapat sebuah pajak yang harus dibayarkan oleh Anda sebagai pihak investor. Besarannya meliputi rincian 0,1 persen dari nilai jualnya, kemudian 10 persen lagi ketika Anda menerima sebuah deviden. Pembayaran bisa dilakukan dengan transfer mbanking.
Sedangkan pada jenis Reksadana produknya tidak terkena kewajiban pajak. Tetapi berdasarkan pernyataan dari Bareksa (Badan Reksadana), terdapat sebuah keharusan untuk melakukan pelaporan keuntungan dalam sebuah laporan pajak per tahunnya.
Tingkat risiko dari kedua transaksi investasi ini berbeda-beda. Namun, karena harga saham cenderung lebih fluktuatif, sehingga kemungkinan buruknya lebih tinggi. Diperlukan sebuah kecermatan dan perencanaan jangka panjang untuk jenis ini. Sedangkan reksadana, tingkat kerugiannya lebih rendah, karena ada seorang manajer investasi yang menjaminnya.
Mungkin ketika Anda melakukan kegiatan jualan online, istilah pencairan dana bukanlah sesuatu yang rumit. Berbeda dengan ketika melakukan transaksi pada saham ataupun reksadana, kondisi tersebut tetap berlaku.
Pada saham, pencairan dapat dilakukan sekitar 2 hari saja. Sedangkan Reksadana membutuhkan sekitar 5 hari, karena harus melalui manajer investasi terlebih dahulu. Setelah itu baru akan diproses pada akun bank Anda.
Banyak cara untuk menikmati hidup, entah itu dengan berinvestasi di pasar saham atau berjualan. Tergantung mana yang diinginkan.

Perkembangan dunia bisnis dan investasi semakin masif dengan semakin banyaknya cara berinvestasi yang bisa Anda manfaatkan. Salah satu cara investasi yang belakangan menjadi metode investasi favorit karena menawarkan banyak keuntungan adalah investasi emas. Tak hanya itu, memilih kemudahan dalam pengelolaan dana di rekening Anda pun juga bisa menjadi investasi waktu yang tidak akan merugikan, dan hal ini bisa Anda dapatkan di Moota.
Emas, siapa yang tidak mengenal logam mulia ini. Bentuknya yang berkilau selalu membuat siapapun ingin memilikinya. Tidak hanya dijadikan sebagai perhiasan, emas ternyata memiliki peran dan fungsi yang lebih besar dari itu, yakni sebagai salah satu bentuk investasi dengan keuntungan yang cukup menggiurkan. Berinvestasi emas akan membantu Anda mengalihkan keuangan di masa kini untuk kehidupan di masa depan.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, emas saat ini menjadi sebuah instrumen investasi yang cukup menjanjikan. Ini karena berinvestasi pada emas menjanjikan lebih banyak keuntungan dibandingkan hanya menyimpan uang di dalam rekening bank.
Poin keuntungan pertama yang memikat para pemilik dana untuk berinvestasi pada emas adalah sifatnya yang mudah dicairkan. Jika dibandingkan dengan jenis investasi lain, emas lebih mudah dijual. Jadi, ketika Anda membutuhkan uang mendadak, emas bisa menjadi pilihan untuk dijual. Keuntungan ini sebenarnya juga serupa dengan Anda memiliki tabungan di bank dimana Anda bisa mencairkan kapan saja saat dibutuhkan.
Keuntungan selanjutnya dari berinvestasi emas adalah bisa dijadikan sebagai tabungan darurat. Fungsi ini tidak seperti ketika Anda memiliki tabungan di bank, dimana ketika Anda membutuhkan uang untuk melakukan transaksi Anda bisa memanfaatkan mbanking atau ibanking.
Maksudnya tabungan darurat adalah, ketika sewaktu-waktu Anda membutuhkan Anda bisa membawa emas ke pegadaian dan menjadikannya sebagai jaminan. Nilai yang diberikan pun jauh lebih tinggi dibandingkan jika Anda memberikan barang elektronik sebagai jaminan.
Poin lebih berikutnya yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi adalah karena nilainya yang relatif stabil. Ketika kondisi ekonomi sedang kurang baik, nilai emas bahkan tidak terpengaruh. Karena keuntungan ini jugalah kini banyak bisnis online yang melakukan jual beli emas bersertifikat. Ini bisa menjadi pilihan investasi untuk Anda.
Selain memberikan keuntungan, menjadikan emas sebagai instrumen investasi ternyata juga memiliki beberapa kerugian yang harus diperhatikan. Layaknya mengelola keuangan di berbagai akun dengan Moota yang pasti menawarkan keuntungan namun ada beberapa kerugian yang harus diwaspadai.
Berbeda dengan jika Anda menabung di rekening bank yang dijamin keamanannya, maka emas justru sebaliknya. Menjadikan emas sebagai instrumen investasi artinya Anda juga harus berdampingan dengan resiko kehilangan. Apalagi jika disimpan di rumah.
Emas bukan menjadi pilihan investasi yang bagus untuk Anda yang menginginkan keuntungan banyak dalam waktu cepat. Ini karena kenaikan harga emas cenderung lebih lambat.
Masih berkaitan dengan poin sebelumnya. Nilai kurs beli dan jualnya tidak selalu sama dengan harga jual dan belinya. Anda tidak bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga keduanya dalam waktu cepat.
Itu tadi adalah beberapa keuntungan dan kerugian menjadikan emas sebagai instrumen investasi. Investasi merupakan sebuah cara yang dilakukan setiap orang untuk memutar uangnya sehingga bisa menikmati hidup di masa depan. Layaknya Anda menggunakan Moota untuk mengelola keuangan dari berbagai rekening. Dengan cara ini jadi bisa lebih santai meski harus mengelola dua atau lebih rekening.

Dengan semakin melejitnya penggunaan internet, semakin banyak pula peluang mendapatkan uang dari internet. Bahkan tanpa perlu berjualan, Anda pun tetap bisa mendapatkan penghasilan. Siapa sangka, ternyata penghasilan dari bekerja melalui internet ini bisa setara atau malah melebihi penghasilan karyawan kantor! Penasaran apa saja pekerjaan lewat internet yang tidak mengharuskan Anda menjalani bisnis online alias jualan online? Berikut Moota rangkum beberapa pekerjaan yang menjanjikan di era digital ini.
Tak perlu dipungkiri lagi, ada banyak macam bisnis online, namun sebagian besar berujung pada menjual barang. Jika Anda tipikal orang yang ingin mendapatkan uang tanpa perlu berjualan, internet juga menawarkan kesempatan itu bagi Anda.
Walaupun namanya ‘marketing’, menjadi seorang affiliate marketer tidak mengharuskan Anda untuk mendekati pelanggan satu per satu untuk menawarkan barang. Biasanya, affiliate marketer akan membuat konten yang berujung pada penawaran terhadap suatu produk.
Lantas, darimana seorang affiliate marketer mendapatkan uang? Tentu dari pihak yang menjual produk yang Anda pasarkan. Biasanya, Anda akan mendapatkan komisi dari setiap pembelian melalui konten Anda. Affiliate marketing ini adalah salah satu trik untuk mendapatkan passive income. Hanya perlu sekali membuat konten, Anda akan dapat menikmati hasilnya kelak – hasilnya bahkan langsung ‘diantar’ ke rekening bank Anda!
Sebenarnya konsep kerja ‘selebgram’ mirip dengan affiliate marketer. Hanya saja, selebgram biasanya sudah punya modal massa yang besar, sehingga beragam endorsee pun akan menawarkan kerja sama.
Memang, meningkatkan followers di media sosial tidak mudah. Akan tetapi hal ini setara dengan keuntungan yang akan Anda dapatkan setelah Anda berhasil memiliki massa yang banyak. Siap-siap saja rekening bank Anda jadi gendut!
Ada dua tipe orang dalam investasi saham, yaitu investor dan trader. Jika Anda tidak ingin melakukan jual beli saham seperti yang dilakukan trader, Anda bisa menjadi investor saja. Tentu untuk memulai, Anda harus cukup tahu bagaimana cara bermain saham dengan baik.
Saat ini cukup banyak pihak yang memperbolehkan investasi dengan dana minimal. Tentu hal ini akan mempermudah jalan Anda untuk mendapatkan keuntungan tanpa perlu berjualan. Anda pun bisa menikmati hidup tanpa perlu banting tulang bekerja keras.
Namun perlu diingat, dalam bermain saham, perlu waktu cukup lama agar Anda bisa memperoleh keuntungan sesuai dengan jumlah yang Anda inginkan. Oleh karena itu, untuk mendapatkan keuntungan lebih cepat, banyak orang lebih memilih menjadi trader daripada investor.
Nah, jika Anda sudah mulai mendapatkan keuntungan dari saham dan merasa kesulitan untuk mengelola keuangan yang masuk ke rekening Anda, Anda bisa menggunakan Moota. Aplikasi ini akan membantu Anda untuk mengecek mutasi rekening yang diperoleh dari akun iBanking Anda. Dengan demikian, Anda tak perlu repot-repot lagi cek dana yang masuk ke rekening Anda.
Content creator makin menjamur akhir-akhir ini. Entah itu di platform YouTube, Instagram, atau platform yang sudah cukup lama dikenal seperti blog. Dengan makin banyaknya content creator, makin pula dituntut kreativitas Anda dalam membuat konten.
Menjadi seorang content creator membutuhkan konsistensi dan kerja keras dalam membuat konten yang berkualitas. Dengan demikian, akan banyak orang yang suka dengan konten-konten Anda. Semakin banyak orang yang menyaksikan konten Anda, tentunya akan semakin bahagia pula kala membuka akun mBanking Anda: melihat pendapatan yang melimpah!
Itulah 4 pekerjaan online yang dapat Anda lakukan tanpa perlu berjualan. Apapun pilihan pekerjaan Anda, untuk masalah mengelola keuangan, Anda bisa mempercayakannya pada Moota. Aplikasi ini sudah membantu ribuan pebisnis untuk mempermudah mereka dalam mengatur keuangan. Penasaran tentang aplikasi ini? Anda bisa mengetahuinya melalui link berikut https://moota.co.
