Vendor Perusahaan: Peran dan Manfaatnya dalam Dunia Bisnis

Dalam dunia bisnis yang semakin kompleks, keberadaan vendor perusahaan atau bisnis menjadi bagian penting dari rantai pasokan. Tapi, sebenarnya apa itu vendor, dan kenapa banyak perusahaan bergantung pada mereka? Yuk, kita bahas selengkapnya tentang vendor perusahaan, bagaimana peran mereka dalam bisnis, dan apa saja yang perlu Anda ketahui untuk memilih vendor yang tepat.

Vendor Perusahaan

Kenali peran vendor dalam perusahaan dan bisnis, serta manfaat dan tips memilih vendor yang tepat untuk menunjang kebutuhan bisnis Anda.


Apa Itu Vendor dalam Dunia Bisnis?

Secara sederhana, vendor adalah pihak ketiga atau mitra yang menyediakan barang atau jasa kepada perusahaan atau bisnis untuk mendukung operasional mereka. Vendor ini bisa berwujud perseorangan, perusahaan, hingga organisasi besar. Mulai dari penyedia bahan baku, teknologi, layanan pemasaran, hingga logistik, vendor memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan bisnis.

Di era digital seperti sekarang, kehadiran vendor juga semakin beragam. Misalnya, jika Anda memiliki bisnis online dan butuh alat untuk memantau arus kas, vendor seperti Moota bisa menjadi solusi untuk membantu mencatat dan mengelola transaksi. Vendor ini pada dasarnya membantu bisnis mencapai tujuan lebih efisien dan mengurangi beban operasional.


Jenis-Jenis Vendor dalam Bisnis

Vendor tidak hanya satu macam; jenis-jenisnya tergantung dari barang atau jasa yang mereka tawarkan. Berikut beberapa jenis vendor yang sering ditemukan dalam bisnis:

1. Vendor Barang

Vendor barang menyediakan produk atau bahan baku yang diperlukan perusahaan untuk memproduksi barang. Misalnya, perusahaan makanan mungkin membutuhkan vendor untuk bahan baku seperti tepung, gula, atau kemasan.

2. Vendor Jasa

Vendor jasa menyediakan layanan untuk mendukung operasional bisnis, seperti jasa pemasaran, desain grafis, keamanan, atau layanan IT. Misalnya, vendor yang menyediakan layanan pengiriman atau kurir sangat penting bagi bisnis e-commerce.

3. Vendor Teknologi

Di zaman modern ini, vendor teknologi menjadi sangat penting. Vendor teknologi biasanya menyediakan software, hardware, atau infrastruktur IT yang dibutuhkan perusahaan. Contoh sederhananya adalah perusahaan yang menggunakan sistem cloud atau aplikasi pembayaran online.

4. Vendor Logistik

Vendor logistik bertanggung jawab untuk pengelolaan distribusi produk. Mereka membantu dalam pengiriman barang, penyimpanan, hingga tracking produk sampai ke tangan pelanggan.

5. Vendor Pembiayaan

Beberapa bisnis bekerja sama dengan vendor yang menyediakan layanan pembiayaan atau pembayaran, terutama untuk skema cicilan atau pembiayaan proyek besar.


Mengapa Vendor Penting untuk Perusahaan?

Tanpa vendor, perusahaan mungkin akan kesulitan menjalankan operasional dengan lancar. Vendor membantu mengurangi beban kerja, mempercepat proses, dan tentunya menekan biaya produksi. Berikut beberapa alasan kenapa vendor sangat penting:

  1. Efisiensi Operasional
    Vendor membantu perusahaan fokus pada core business mereka tanpa harus memikirkan setiap detail operasional. Misalnya, perusahaan dapat fokus pada pengembangan produk tanpa harus mengurus pengiriman atau penyimpanan barang.
  2. Penghematan Biaya
    Bekerja sama dengan vendor sering kali lebih murah daripada mengerjakan semua secara mandiri. Vendor biasanya memiliki spesialisasi dan sumber daya yang dapat menawarkan biaya lebih rendah dibandingkan jika perusahaan melakukan sendiri.
  3. Akses ke Teknologi atau Keahlian Khusus
    Beberapa vendor menawarkan teknologi dan keahlian yang mungkin tidak dimiliki perusahaan. Misalnya, vendor layanan keuangan seperti Moota dapat membantu perusahaan memantau transaksi secara otomatis.
  4. Fleksibilitas
    Perusahaan bisa menyesuaikan kebutuhan vendor sesuai situasi bisnis. Misalnya, ketika permintaan sedang tinggi, vendor logistik bisa menyediakan lebih banyak tenaga untuk memastikan produk cepat sampai.
  5. Mengurangi Risiko
    Dengan mengalihkan beberapa tugas ke vendor, perusahaan dapat mengurangi risiko terkait produksi atau distribusi. Vendor biasanya memiliki peralatan atau sistem yang lebih canggih untuk mengelola risiko ini.

Tips Memilih Vendor yang Tepat

Memilih vendor yang tepat adalah kunci agar bisnis Anda berjalan lancar. Berikut beberapa tips yang bisa Anda gunakan:

1. Tentukan Kebutuhan Anda

Sebelum memilih vendor, pastikan Anda tahu kebutuhan bisnis Anda. Misalnya, jika Anda butuh solusi pencatatan transaksi, Anda bisa mencari vendor seperti Moota yang fokus pada layanan tersebut.

2. Lakukan Riset Pasar

Cari tahu vendor yang tersedia di pasar dan bandingkan layanan serta harga yang mereka tawarkan. Pastikan juga vendor memiliki reputasi baik di bidangnya.

3. Cek Kredibilitas dan Pengalaman

Vendor dengan pengalaman lebih biasanya memiliki sistem yang sudah teruji. Tanyakan kepada calon vendor tentang portofolio mereka atau minta referensi dari perusahaan lain yang pernah bekerja sama dengan mereka.

4. Perhatikan Harga dan Kualitas Layanan

Harga murah bukan segalanya, apalagi jika kualitas yang diberikan tidak sesuai harapan. Lebih baik memilih vendor dengan harga sedikit lebih tinggi tapi dengan layanan berkualitas.

5. Komunikasi dan Layanan Pelanggan

Pastikan vendor memiliki layanan pelanggan yang responsif dan mudah dihubungi. Jika terjadi kendala, Anda akan lebih tenang jika vendor bisa segera memberikan solusi.

6. Sesuaikan dengan Anggaran

Vendor yang baik adalah yang sesuai dengan anggaran bisnis Anda. Jangan tergiur untuk memilih vendor dengan layanan yang mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan Anda.


Manfaat Jangka Panjang Bekerja Sama dengan Vendor

Kerja sama dengan vendor bukan hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tapi juga dalam jangka panjang. Berikut beberapa manfaat jangka panjang dari kerja sama yang baik dengan vendor:

  1. Hubungan yang Berkelanjutan
    Jika Anda membangun hubungan baik dengan vendor, mereka mungkin akan memberikan prioritas atau potongan harga di masa depan. Vendor yang merasa dihargai biasanya lebih bersedia membantu.
  2. Efisiensi yang Berkelanjutan
    Ketika perusahaan dan vendor sudah terbiasa bekerja sama, proses kerja biasanya menjadi lebih efisien. Ini bisa menghemat waktu dan biaya dalam jangka panjang.
  3. Dukungan di Masa Sulit
    Vendor yang sudah memiliki hubungan baik dengan perusahaan biasanya lebih fleksibel jika bisnis sedang menghadapi masa sulit. Misalnya, mereka bisa memberikan waktu pembayaran tambahan atau bantuan lain.
  4. Inovasi dan Pembaruan Layanan
    Vendor yang terus mengikuti perkembangan teknologi atau pasar bisa membantu perusahaan tetap kompetitif. Misalnya, vendor teknologi mungkin akan memberikan update fitur tanpa biaya tambahan.

Tantangan dalam Mengelola Vendor

Meskipun vendor bisa memberikan banyak manfaat, ada beberapa tantangan yang perlu Anda hadapi saat bekerja sama dengan vendor:

  1. Ketergantungan
    Terlalu bergantung pada vendor bisa jadi masalah jika vendor mengalami gangguan atau kebangkrutan. Sebaiknya perusahaan memiliki beberapa alternatif atau rencana cadangan.
  2. Kualitas Layanan yang Tidak Konsisten
    Beberapa vendor mungkin tidak konsisten dalam memberikan layanan. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan evaluasi berkala.
  3. Biaya yang Meningkat
    Vendor mungkin menaikkan harga setelah kerja sama berjalan lama. Negosiasi dan kontrak yang jelas bisa membantu menghindari kenaikan harga yang tidak terduga.

Mengelola Vendor dengan Bantuan Teknologi

Teknologi bisa membantu perusahaan mengelola vendor dengan lebih efisien. Salah satu contohnya adalah dengan menggunakan aplikasi atau platform untuk memantau transaksi dan pembayaran ke vendor. Aplikasi seperti Moota bisa membantu Anda melacak pengeluaran atau pemasukan secara otomatis, sehingga lebih mudah untuk memantau anggaran yang digunakan untuk vendor.


Kesimpulan

Vendor adalah mitra penting dalam dunia bisnis, baik dalam penyediaan barang maupun jasa. Dengan vendor yang tepat, perusahaan bisa mencapai efisiensi, menghemat biaya, dan lebih fokus pada tujuan utama bisnis mereka. Memilih vendor yang sesuai membutuhkan riset, perbandingan, dan evaluasi yang cermat. Jangan lupa untuk menjalin hubungan baik agar kerja sama dengan vendor dapat berlangsung dalam jangka panjang.

Jadi, apakah Anda sudah mempertimbangkan vendor untuk mendukung bisnis Anda? Gunakan tips di atas agar bisa menemukan vendor yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda dan membantu Anda mencapai kesuksesan bisnis secara lebih efektif.

November 15, 2024
Baca Sekarang

1 68 69 70 71 72 192
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
May 24, 2021
May 24, 2021

Keuntungan dan Kerugian Membangun Bisnis Keluarga

Membangun bisnis yang melibatkan keluarga tentu memiliki nilai lebih dan kurang. Dari segi dana atau pendanaan, tujuan bisnis, aspek ketenagakerjaan hingga pengambilan keputusan. Tidak perlu terlalu jauh, contohnya ketika menjalankan bisnis online yang melibatkan keluarga saja, pasti akan ada pro dan kotranya. Disini Anda mungkin membutuhkan peran Moota, salah satuya untuk mengatur pengelolaan keuangan bisnis Anda.

Mengenali Keuntungan dan Kerugian dari Bisnis Keluarga

Ada banyak contoh bisnis keluarga yang berjalan sukses dan berkembang pesat. Anda pun bisa menjadikannya contoh, misal dimulai dengan membuka toko online yang melibatkan anggota keluarga. Bisnis keluarga ini memiliki keuntungan seperti:

1. Tujuan Jangka Panjang yang Sama

Menjalankan bisnis keluarga yang artinya setiap anggota keluarga memiliki hubungan baik, pada akhirnya akan membawa pada tujuan yang sama. Entah itu yang masih berskala kecil seperti UKM ataupun berskala besar. Tujuannya adalah membuat bisnis tetap exist, dan pada akhirnya tentu menguntungkan masing-masing pemegang saham dalam bisnis tersebut.

2. Terjalin Kolaborasi dan Kompromi

Hal lain yang menguntungkan dari menjalankan bisnis keluarga adalah terjalinnya kolaborasi dan kompromi dalam berbagai aspek. Sesama anggota keluarga tentu sudah saling mengenal, tidak perlu lagi adanya orientasi untuk karyawan.

Dengan mengetahui karakteristik, mulai dari kelebihan hingga kekurangan, anggota keluarga juga memudahkan saat berdiskusi dan berbagi peran. Contohnya dalam hal mengelola keuangan. Untuk soal ini, pekerjaan dan tugas mengatur keuangan bisa lebih mudah dengan Moota sebagai tools untuk membantu.

Dua poin di atas hanya sebagian kecil keuntungan dari menjalankan bisnis keluarga. Namun, selain keuntungan menjalankan bisnis keluarga juga pasti memiliki aspek negatif. Aspek-aspek negatif inilah yang masih harus dipelajari dan terus diperbaiki sehingga meskipun masih berskala kecil, sebut saja jualan online atau membuka usaha berbasis online, nantinya bisnis tersebut bisa berkembang.

3. Tata Kelolanya yang Bersifat Informal

Fleksibilitas yang menjadi salah satu keuntungan bisnis keluarga di sisi lain juga bisa menjadi kekurangannya. Tata kelolanya yang lebih bersifat informal justru bisa menimbulkan konflik karena bisa saja kepemimpinan atau tanggung jawab terbesar diberikan kepada orang yang tidak kompeten.

Belum lagi hal tersebut juga kadang didukung dengan perencanaan yang kurang matang, membuat aspek negatifnya jadi semakin meningkat. Perencanaan dalam segala hal, baik itu dalam hal keuangan atau manajemen lain, rentan menimbulkan masalah di kemudian hari.

4. Sumberdaya Manusia yang Kompleks

Kompleksitas dalam hal sumberdaya manusia juga menjadi poin kekurangan lain dari bisnis keluarga ini. Meskipun bernama bisnis keluarga, tapi tentu saja tidak semua sumberdaya manusianya berasal dari anggota keluarga. Pasti dibutuhkan sumberdaya manusia dari non keluarga.

Inilah yang membuat manajemen sumberdaya manusianya semakin kompleks. Adanya sumberdaya keluarga dan non keluarga tentu menuntut perlakuan yang kadang berbeda. Kembali lagi pada faktor fleksibilitas, yang mana hal tersebut tentu tidak bisa diberlakukan kepada semua sumberdaya. Inilah yang kemudian membuat manajemen sumber daya semakin kompleks.

Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangannya, kini Anda jadi memiliki pandangan lebih luas sebelum membangun bisnis keluarga. Nah, guna membantu dalam pengelolaan keuangan, Moota bisa menjadi tools yang sangat membantu. Tools ini memungkinkan Anda untuk memantau setiap transaksi dan mutasi rekening dari berbagai rekening bank dengan lebih mudah. Apalagi jika Anda menjalankan bisnis berbasis online. Anda tidak perlu lagi repot mengurusi cek transaksi dan bisa lebih fokus meningkatkan omzet. Kenali lebih lanjut tools ini di Moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
May 23, 2021
May 23, 2021

Punya Bisnis Online? Inilah Tips Menghemat Biaya Operasional

Bagi para pemilik usaha bisnis online, menghemat biaya operasional tentu menjadi salah satu hal yang paling diinginkan sebab ketika berbisnis, mengurangi biaya pengeluaran merupakan hal yang sangat penting. Untuk itu, Anda terkadang memerlukan jasa yang mampu mengelola lajur keuangan seperti Moota. Lantas bagaimanakah tips menghemat biaya operasional?

Beberapa Tips Untuk Menghemat Biaya Operasional

1. Mengatur Waktu Cuti Karyawan

Mengatur jumlah cuti yang boleh diambil karyawan adalah tips pertama yang dapat Anda lakukan untuk menghemat biaya operasional sebagai pemilik toko online. Hal ini karena karyawan yang sedang cuti akan membuat pekerjaan menjadi terbengkalai sehingga membuat jam lembur menjadi meningkat.

Anda dapat mengatur waktu cuti tersebut dengan memastikan bahwa karyawan sudah menyelesaikan tugasnya sebelum mengambil cuti. Dengan begitu, maka Anda pun tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk kerja lembur.

2. Mengatur Penggunaan Air dan Listrik

Ketika sedang bekerja di kantor, tentu air dan listrik adalah hal penting yang harus diperhatikan. Periksalah biaya air dan listrik yang sudah dikeluarkan untuk proses perusahaan yang ada dalam beberapa bulan terakhir.

Apabila Anda ingin mengelola keuangan dengan lebih efisien, Anda dapat menggunakan jasa Moota yang mampu membantu Anda dalam transaksi keuangan. Dengan begitu, Anda pun tidak lagi merasa khawatir lagi dengan keuangan yang harus dikeluarkan oleh kantor Anda.

3. Optimalkan Kinerja Karyawan

Karyawan yang bekerja dengan lebih cepat tentu akan membuat konsumen menjadi puas sehingga tidak ada lagi barang-barang menumpuk di dalam kantor. Memiliki karyawan dengan kualitas tinggi tentu akan membuat Anda tidak perlu lagi mengeluarkan dana untuk merekrut karyawan yang baru.

Dengan begitu, maka Anda pun juga akan meminimalisir biaya tenaga kerja yang harus dikeluarkan. Proses jualan online pun juga akan berjalan dengan jauh lebih lancar sehingga pelanggan akan tetap setia dengan perusahaan yang Anda jalankan.

4. Membatasi Penggunaan Internet

Tidak hanya biaya air dan listrik saja, namun Anda pun juga perlu memperhatikan batasan penggunaan internet yang ada di kantor. Meskipun menaungi bisnis toko online, Anda dapat mengganti paket internet berlanggan dengan cara menggantinya menjadi paket yang memiliki kuota atau kecepatan yang lebih kecil. Namun, tetap perhatikan kebutuhan karyawan akan internet.

5. Bernegosiasi dengan Supplier

Tips terakhir yang dapat Anda lakukan untuk mengatur jumlah keuangan yang harus dikeluarkan adalah dengan cara bernegosiasi dengan supplier. Sebelum bernegosiasi, Anda harus memastikan bahwa Anda sudah membayar tagihan dalam waktu yang tepat.

Dengan cara itu, maka kemungkinan agen supplier memberikan keringanan pada Anda pun tinggi. Apabila mereka tidak setuju mengenai negosiasi Anda, maka Anda pat menggunakan supplier lain yang lebih terjangkau.

Nah, begitulah beberapa tips yang bisa Anda terapkan ketika ingin menghemat biaya operasional. Anda pun bisa mempertimbangkan untuk menggunakan jasa Moota ketika masih kebingungan dan tidak menemukan jalan keluar. Dengan meminimalisir biaya operasional, maka perusahaan pun bisa berjalan dengan lebih lancar dan Anda pun bisa lebih tenang dalam menikmati hidup.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
May 21, 2021
May 21, 2021

Kiat Membangun Gurita Bisnis Kecil Kecilan

Gurita bisnis merupakan suatu bisnis yang dilakukan menggunakan strategi di bidang bisnis asuransi dan menempatkan cabangnya di beberapa tempat. Untuk memulai gurita bisnis diperlukan beberapa kiat sehingga bisnis yang dijalankan mampu meraup omzet penjualan yang lumayan besar. Dengan begitu, maka Anda akan membutuhkan bantuan Moota supaya bisnis dapat dikelola dengan baik.

Beberapa Kiat dalam Membangun Gurita Bisnis Kecil Kecilan

Keuntungan yang berlebih akan didapatkan jika memiliki gurita bisnis yang sukses. Namun, untuk mencapai kesuksesan, dibutuhkan beberapa kiat sehingga bisnis yang dijalankan dari nol sedikit demi sedikit memperoleh peningkatan yang signifikan. Sebagai contoh, pemilik gurita bisnis Mc Donalds yang telah mencapai sukses mampu menikmati hidup dengan lebih lega.

Berikut beberapa kiat yang bisa dilakukan dalam membangun gurita bisnis meskipun masih kecil-kecilan :

1. Menyusun visi misi dan rencana bisnis dengan matang

Sebuah bisnis online maupun offline tentu memerlukan perencanaan bisnis yang matang serta visi dan misi yang tepat. Hal tersebut merupakan kiat sukses dalam mengawali bisnis supaya tujuan berbisnis akan mudah tercapai. Untuk mencapai tujuan, diperlukan beberapa misi yang tepat supaya hasil dari perjuangan dalam mencapai visi tersebut dapat maksimal.

Yang terpenting adalah Anda harus selalu focus dalam mencapai tujuan bisnis sehingga segala perencanaan dapat berjalan sesuai dengan alurnya. Perencanaan bisnis yang matang akan memberikan kelancaran pada bisnis toko online yang Anda kelola. Dengan begitu maka bisnis akan selalu berkembang dari waktu ke waktu hingga tujuan tercapai.

2. Mematangkan produk bisnis

Jika Anda memilih untuk jualan online, maka pastikan produk yang dijual tidak berubah-ubah. Misalnya saja Anda memilih untuk berbisnis jualan sepatu, maka fokuslah pada satu produk tersebut, maksimalkan segala kelebihan yang dimiliki produk sepatu yang Anda jual. Banyak sekali pebisnis yang terlalu bersemangat untuk menjual produk apa saja namun gagal.

Hal tersebut dikarenakan pebisnis tersebut tidak fokus pada satu produk. Sehingga customer pun enggan untuk membelinya kembali. Oleh karena itu, untuk bisa membangun gurita bisnis kecil-kecilan, Anda bisa memulai untuk mematangkan produk bisnis terlebih dahulu. Buatlah para konsumen tertarik bahwa produk bisnis ukm yang Anda buat dapat dipercaya.

3. Menyiapkan modal

Persiapan modal tentu sangat diperlukan untuk kelancaran bisnis. Siapkan juga beberapa akun bank untuk media pembayaran para konsumen. Pengelolaan beberapa akun bank bisa dibantu dengan menggunakan Moota. Aplikasi tersebut sangat membantu para pebisnis dalam mengelola keuangan hasil dari bisnis yang mereka jalankan.

Agar lebih tertata, Anda bisa membuat rincian pengeluaran dan pemasukan pada bisnis yang Anda kelola. Hal tersebut dapat membantu supaya Anda mengetahui berapa jumlah uang yang telah Anda keluarkan untuk membangun bisnis tersebut. Selain itu, Anda juga bisa mengetahui jumlah uang yang masuk ke rekening bank bisnis dari hasil penjualan.

4. Mendisiplinkan waktu

Waktu yang disiplin akan membuat pebisnis lebih mudah menjalankan bisnisnya. Buatlah jam operasional pada bisnis Anda sehingga waktu bisa lebih tertata dengan baik. Usahakan untuk selalu tepat waktu, misalnya saja jika bisnis dibuka pukul 8 pagi dan tutup pukul 4 sore, maka usahakan untuk mentaati peraturan jam operasional yang telah dibuat.

Agar lebih menikmati hidup, gunakan bantuan Moota supaya segala transaksi pada bisnis Anda bisa tertata dengan baik. Karena aplikasi tersebut membantu Anda dalam mengecek beberapa transaksi dalam lebih dari satu akun bank.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 68 69 70 71 72 121
Keuangan
Lihat Semua
Septian Rishal
December 3, 2020
December 3, 2020

Mendapatkan Keuntungan Selain dari Penjualan

Dengan semakin melejitnya penggunaan internet, semakin banyak pula peluang mendapatkan uang dari internet. Bahkan tanpa perlu berjualan, Anda pun tetap bisa mendapatkan penghasilan. Siapa sangka, ternyata penghasilan dari bekerja melalui internet ini bisa setara atau malah melebihi penghasilan karyawan kantor! Penasaran apa saja pekerjaan lewat internet yang tidak mengharuskan Anda menjalani bisnis online alias jualan online? Berikut Moota rangkum beberapa pekerjaan yang menjanjikan di era digital ini.

Dapat Uang Tanpa Harus Berjualan? Bisa Banget!

Tak perlu dipungkiri lagi, ada banyak macam bisnis online, namun sebagian besar berujung pada menjual barang. Jika Anda tipikal orang yang ingin mendapatkan uang tanpa perlu berjualan, internet juga menawarkan kesempatan itu bagi Anda.

1. Affiliate Marketing

Walaupun namanya ‘marketing’, menjadi seorang affiliate marketer tidak mengharuskan Anda untuk mendekati pelanggan satu per satu untuk menawarkan barang. Biasanya, affiliate marketer akan membuat konten yang berujung pada penawaran terhadap suatu produk.

Lantas, darimana seorang affiliate marketer mendapatkan uang? Tentu dari pihak yang menjual produk yang Anda pasarkan. Biasanya, Anda akan mendapatkan komisi dari setiap pembelian melalui konten Anda. Affiliate marketing ini adalah salah satu trik untuk mendapatkan passive income. Hanya perlu sekali membuat konten, Anda akan dapat menikmati hasilnya kelak – hasilnya bahkan langsung ‘diantar’ ke rekening bank Anda!

2. Selebgram

Sebenarnya konsep kerja ‘selebgram’ mirip dengan affiliate marketer. Hanya saja, selebgram biasanya sudah punya modal massa yang besar, sehingga beragam endorsee pun akan menawarkan kerja sama.

Memang, meningkatkan followers di media sosial tidak mudah. Akan tetapi hal ini setara dengan keuntungan yang akan Anda dapatkan setelah Anda berhasil memiliki massa yang banyak. Siap-siap saja rekening bank Anda jadi gendut!

3. Bermain saham

Ada dua tipe orang dalam investasi saham, yaitu investor dan trader. Jika Anda tidak ingin melakukan jual beli saham seperti yang dilakukan trader, Anda bisa menjadi investor saja. Tentu untuk memulai, Anda harus cukup tahu bagaimana cara bermain saham dengan baik.

Saat ini cukup banyak pihak yang memperbolehkan investasi dengan dana minimal. Tentu hal ini akan mempermudah jalan Anda untuk mendapatkan keuntungan tanpa perlu berjualan. Anda pun bisa menikmati hidup tanpa perlu banting tulang bekerja keras.

Namun perlu diingat, dalam bermain saham, perlu waktu cukup lama agar Anda bisa memperoleh keuntungan sesuai dengan jumlah yang Anda inginkan. Oleh karena itu, untuk mendapatkan keuntungan lebih cepat, banyak orang lebih memilih menjadi trader daripada investor.

Nah, jika Anda sudah mulai mendapatkan keuntungan dari saham dan merasa kesulitan untuk mengelola keuangan yang masuk ke rekening Anda, Anda bisa menggunakan Moota. Aplikasi ini akan membantu Anda untuk mengecek mutasi rekening yang diperoleh dari akun iBanking Anda. Dengan demikian, Anda tak perlu repot-repot lagi cek dana yang masuk ke rekening Anda.

4. Menjadi content creator

Content creator makin menjamur akhir-akhir ini. Entah itu di platform YouTube, Instagram, atau platform yang sudah cukup lama dikenal seperti blog. Dengan makin banyaknya content creator, makin pula dituntut kreativitas Anda dalam membuat konten.

Menjadi seorang content creator membutuhkan konsistensi dan kerja keras dalam membuat konten yang berkualitas. Dengan demikian, akan banyak orang yang suka dengan konten-konten Anda. Semakin banyak orang yang menyaksikan konten Anda, tentunya akan semakin bahagia pula kala membuka akun mBanking Anda: melihat pendapatan yang melimpah!

Itulah 4 pekerjaan online yang dapat Anda lakukan tanpa perlu berjualan. Apapun pilihan pekerjaan Anda, untuk masalah mengelola keuangan, Anda bisa mempercayakannya pada Moota. Aplikasi ini sudah membantu ribuan pebisnis untuk mempermudah mereka dalam mengatur keuangan. Penasaran tentang aplikasi ini? Anda bisa mengetahuinya melalui link berikut https://moota.co.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
December 3, 2020
December 3, 2020

Perbedaan Revenue dan Income

Perkembangan dunia usaha dan bisnis online kian melejit dari  tahun ke tahun. Ada saja tipe perusahaan yang variatif mulai bermunculan. Fakta demikian membuktikan bahwa dengan berbisnis maka dapat menjanjikan keuntungan lebih. Meski begitu dibutuhkan strategi dan juga pemahaman dari setiap istilah dalam dunia bisnis. Misalnya Anda harus paham mengenai revenue dan juga income. Dua istilah itu kerap di anggap sama tetapi sebetulnya berbeda. Jangan lupa manfaatkan layanan Moota yang memiliki manfaat positif memudahkan setiap transaksi yang dijalankan dalam bisnis.

Inilah Beberapa Perbedaan Revenue dan Income

1. Di tinjau dari pengertiannya

Untuk membuat Anda paham maka ketahui dahulu masing-masing pengertian kedua istilah terlebih dahulu. Baik revenue dan income kerap dianggap sama padahal bisa ditinjau dari pengertian saja memiliki arti yang berbeda. Revenue merupakan penghasilan bersih dari total penjualan produk perusahaan. Artinya setiap omzet yang masuk dalam periode tertentu maka tergolong sebagai sebuah revenue. Pendapatan atau keuntungan ini dapat langsung masuk ke bank kas perusahaan serta belum mengalami pemotongan kebutuhan lain.

Sedangkan pengertian income bisa dibilang merupakan proses lebih lanjut dari istilah sebelumnya. Sebuah income memiliki arti ialah sebagai pendapatan atau dana bersih dari kegiatan perusahaan. Berbeda dengan revenue, pada income laba bersih tersebut telah terhitung dari pengurangan berbagai kebutuhan perusahaan. Jadi dapat di simpulkan bahwa total penjualan produk akan di kurangi dengan biaya produksi seperti hutang, bunga, gaji karyawan, pajak dan lain-lain. Demi mempermudah dalam setiap transaksi terkait dengan rekening bank maka Anda dapat gunakan layanan Moota agar makin mudah dengan berbagai proses terlihat dalam satu dashboard.

2. Perbedaan berdasarkan sumber

Proses scale up memberikan manfaat penting bagi perusahaan. Hasil positif juga kerap berhubungan dengan pendapatan hasil penjualan yang bisa makin meningkat. Kembali terkait dengan istilah revenue dan income sebetulnya jika di cermati lagi maka ada perbedaan yang terlihat makin membedakan dua istilah di atas. Berdasarkan dari sumber maka revenue sebetulnya bukan hanya merupakan pendapatan terkait dengan hasil penjualan saja melainkan juga hasil dari deposito dari sebuah bunga ataupun investasi.

Sementara itu sebuah income bisa dibilang merupakan sebuah pendapatan yang mana telah menjadi laba bersih perusahaan. Hasil dari income atau pendapatan keuangan hanya bersumber dari pendapatan penjualan dari bisnis yang telah dijalankan. Semua total hasil penjualan akan dihitung secara keseluruhan dan itulah yang dinamakan dengan income.

3. Perbedaan cara perhitungan

Perbedaan mengenai income dan revenue akan semakin jelas tergambar dari cara perhitungannya. Kedua istilah itu memiliki perhitungan yang yang sangat berbeda. Bila mana revenue dapat di hitung dengan cara melakukan penjumlahan dari setiap total penjualan sebagai penerimaan, lain hal dengan income. Dalam perhitungan income maka akan ditelusuri lebih jauh untuk mendapatkan laba bersih. Jadi total pendapatan akan di kurangi baik dari biaya produksi maupun biaya tidak langsung. Biaya tersebut terkait dengan untuk gaji karyawan untuk kebutuhan dan menikmati hidup, pajak, promosi dan lain-lain.

Itulah perbedaan dari revenue dan income. Perbedaan di atas sangat mudah dipetakan jadi Anda tidak boleh lagi keliru untuk membedakan dua istilah demikian. Untuk penunjang dalam mengelola keuangan serta setiap transaksi ada baiknya Anda memilih untuk menggunakan Moota. Layanan ini memberi kemudahan dalam setiap transaksi keuangan sebab bisa dilihat dan dilakukan dalam satu dashboad.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
December 3, 2020
December 3, 2020

Jenis Barang yang Cocok untuk Sistem Dropship

Di era serba digital ini, semua hal bisa dilakukan dengan mudah, salah satunya bisnis. Tentu bukan hal baru bagi masyarakat masa kini dengan istilah dropship. Bisnis yang cukup menjanjikan ini banyak dilakukan karena tak memerlukan banyak modal. Pemilihan jenis barang dan pengelola keuangan yang tepat membuat bisnis berjalan dengan lancar. Moota adalah aplikasi yang telah membantu lebih dari 7200 pebisnis mengorganisir pembayaran.

Rekomendasi Barang yang Cocok untuk Bisnis Dropship

1. Aksesoris gadget

Aksesoris gadget merupakan item bisnis online yang cukup menjanjikan. Banyaknya variasi aksesoris unik dan lucu yang membuat gadget tampilan makin cantik. Barang yang paling banyak dijual oleh para dropshipper biasanya berupa softcase atau hardcase smartphone, pelindung kabel earphone, dan sebagainya.

Untuk jenis barang seperti earphone, flashdisk, mouse dan item yang berfungsi secara langsung lainnya perlu perhatian yang ekstra. Pasalnya barang-barang tersebut rawan rusak, sehingga bukan untung yang didapat tetapi malah komentar yang buruk. Oleh karena itu, pintar-pintarlah mencari supplier yang terpercaya agar bisnis Anda bisa scale up.

2. Kosmetik dan skincare

Perempuan merupakan sasaran empuk para pedagang. Pasalnya dengan kemudahan belanja online mereka tak perlu lelah berkeliling toko cukup dengan scroll ponselnya. Kosmetik dan skincare merupakan pasar bisnis yang tak ada matinya.

Berbagai produk kecantikan hampir selalu mengeluarkan tren baru setiap bulannya. Dengan memanfaatkan peluang pasar bisa dipastikan omzet bisa naik tiap harinya. Pastikan memilih jenis produk yang banyak diminati oleh semua kalangan dan barang yang berkualitas.

3. Perlengkapan rumah

Peralatan dan perlengkapan rumah tangga juga menjadi salah satu ide bisnis dropship yang cukup menjanjikan. Meskipun terdengar remeh, nyatanya barang-barang tersebut memiliki banyak peminat dan hasil yang cukup menguntungkan.

Berbagai perlengkapan rumah yang bisa dijual bisa berupa item yang berfungsi untuk menunjang kebutuhan sehari-hari seperti piring, gelas dan sendok. Atau barang-barang unik yang bisa dijadikan dekorasi seperti jam dinding kayu dan dekorasi ruangan lainnya. Umumnya para dropshipper pelengkapan rumah memilih barang desain unik yang dipasarkan di toko online mereka.

4. Pakaian

Item yang selalu laris dan tak pernah sepi peminat adalah pakaian. Item tersebut merupakan ide bisnis online yang tepat, karena keluaran mode tren-tren baru selalu menjadi pemikat para pelanggan khususnya para wanita.

Selain itu, pakaian juga memiliki banyak variasi seperti kemeja, kaos, gamis, baju olahraga, kerudung. Anda bisa memilih salah satu jenis pakaian atau lebih, namun pastikan tidak kesulitan mengatur transaksi orderan dan pembayaran. Gunakan aplikasi Moota supaya konfirmasi pembayaran bisnis lebih mudah. Aplikasi tersebut mempermudah transaksi baik pebisnis dan ukm.

5. Sepatu dan tas

Tidak hanya pakaian, sepatu dan tas adalah ide jualan online yang cukup menjanjikan. Meskipun tak terlalu terlihat, item fashion tersebut menjadi barang yang banyak dicari baik produk lokal ataupun import. Bagi Anda yang menyukai fashion dan ingin membuka bisnis tapi tak mempunyai banyak dana, barang tersebut cocok dijadikan ide bisnis.

6. Perlengkapan bayi

Para orang tua tentunya akan memberikan semua kepada anaknya tak peduli seperti apa kondisi keuangan mereka. Manfaatkan peluang tersebut dengan menjual barang atau perlengkapan bayi. Item tersebut ternyata mendulang banyak dana bagi para dropshipper. Pilih barang dengan model-model lucu dan unik.

Itulah beberapa barang yang bisa dijadikan ide untuk berjualan. Setelah menentukan item yang dipilih jangan lupa untuk mengelola keuangan dengan baik. Gunakan Moota agar terhindar dari kesalahan saat transaksi dan mengirim pesanan ke pelanggan.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 68 69 70 71 72 90
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Moota merupakan aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram