Tools dan Software untuk Bantu Keuanganmu

Mengelola keuangan, baik pribadi maupun bisnis, sering kali terasa rumit. Tapi tenang, di zaman sekarang ada banyak tools dan software canggih yang bisa membantu kamu. Dengan alat-alat ini, kamu bisa lebih mudah memantau pengeluaran, menyusun anggaran, hingga memastikan cash flow tetap sehat.

Nah, kalau kamu lagi bingung mau mulai dari mana, yuk kita bahas lebih dalam soal tools dan software yang cocok buat bantu urusan keuanganmu!

Apa Itu Tools dan Software Keuangan?

Tools dan software keuangan adalah aplikasi atau program yang dirancang untuk membantu kamu mengelola keuangan dengan lebih mudah dan terorganisir. Mulai dari mencatat pengeluaran sehari-hari, membuat laporan keuangan, hingga memprediksi cash flow, semuanya bisa dilakukan hanya dengan beberapa klik.

Contoh populer dari tools keuangan ini adalah aplikasi budgeting seperti Mint, software akuntansi seperti QuickBooks, hingga layanan pengelolaan pembayaran seperti Moota.co. Semua tools ini hadir dengan fitur yang dirancang untuk kebutuhan keuangan yang berbeda-beda.

Kenapa Kamu Butuh Tools dan Software Keuangan?

Mengelola keuangan tanpa bantuan teknologi ibarat mendaki gunung tanpa peta. Berikut beberapa alasan kenapa kamu perlu tools keuangan:

  1. Hemat Waktu
    Mencatat keuangan secara manual itu ribet dan makan waktu. Dengan software, semuanya otomatis dan cepat.
  2. Akurasi Lebih Tinggi
    Kesalahan hitung bisa fatal, apalagi kalau menyangkut uang bisnis. Tools keuangan memastikan akurasi lebih tinggi dibanding cara manual.
  3. Keamanan Data
    Kebanyakan tools modern dilengkapi dengan enkripsi data, sehingga informasi keuanganmu lebih aman.
  4. Membantu Pengambilan Keputusan
    Dengan laporan keuangan yang lengkap dan rapi, kamu bisa mengambil keputusan finansial dengan lebih percaya diri.

Singkatnya, tools keuangan itu bukan cuma mempermudah, tapi juga bikin keuanganmu lebih teratur dan aman.

Kapan Sebaiknya Mulai Menggunakan Tools Keuangan?

Jawabannya: Sekarang juga!

Kamu nggak perlu menunggu sampai keuanganmu kacau balau untuk mulai menggunakan tools keuangan. Faktanya, semakin awal kamu mulai, semakin mudah mengatur arus keuangan dan menghindari potensi masalah besar di masa depan. Tools keuangan hadir untuk menyederhanakan proses yang mungkin selama ini terasa rumit atau memakan waktu.

Namun, ada beberapa tanda penting yang menunjukkan bahwa kamu benar-benar sudah butuh tools keuangan. Misalnya:

  • Uangmu seperti ‘menghilang’ begitu saja setiap bulan.
    Pernah merasa bingung kenapa gaji atau pendapatan cepat habis, padahal kamu merasa tidak banyak belanja? Ini sering terjadi karena tidak ada pencatatan yang jelas. Tools keuangan bisa membantumu melacak semua transaksi sehingga kamu tahu persis ke mana uangmu pergi.
  • Kesulitan memisahkan keuangan pribadi dan bisnis.
    Kalau kamu menjalankan bisnis kecil atau berjualan online, mencampur keuangan pribadi dan bisnis adalah kesalahan yang sering terjadi. Tools keuangan membantu memisahkan pengeluaran dan pemasukan dari dua aspek ini sehingga kamu punya gambaran yang lebih jelas.
  • Butuh laporan keuangan untuk berbagai keperluan.
    Jika kamu menjalankan usaha, laporan keuangan adalah dokumen penting, baik untuk evaluasi internal maupun pengajuan pinjaman atau proposal kerja sama. Tools keuangan mempermudah pembuatan laporan ini secara otomatis, menghemat waktu dan tenaga.
  • Arus kas sering minus di akhir bulan.
    Salah satu masalah klasik adalah pengeluaran yang lebih besar daripada pemasukan. Tools keuangan membantumu mengelola cash flow dengan menyusun anggaran dan memberikan peringatan jika ada pengeluaran yang tidak sesuai rencana.

Menggunakan tools keuangan bukan hanya tentang mengatasi masalah yang sudah ada, tapi juga mencegah munculnya masalah baru. Semakin cepat kamu mulai, semakin cepat pula kamu bisa mengontrol keuanganmu dan fokus pada hal-hal lain yang lebih penting, seperti mengembangkan bisnis atau mencapai tujuan finansial pribadi.

Di Mana Kamu Bisa Mendapatkan Tools Keuangan?

Sekarang, tools keuangan bisa kamu akses dengan sangat mudah, baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis. Banyak platform menawarkan fitur yang dirancang sesuai kebutuhan spesifik. Berikut beberapa cara untuk menemukan tools keuangan yang tepat:

  1. Aplikasi Mobile
    Di era serba digital, kamu hanya perlu membuka Play Store atau App Store untuk mengunduh aplikasi seperti Mint, YNAB (You Need A Budget), atau Spendee. Aplikasi ini dirancang untuk membantu kamu mencatat pengeluaran, membuat anggaran, dan memonitor keuangan langsung dari ponsel.
  2. Website Resmi
    Beberapa software akuntansi populer, seperti QuickBooks dan Xero, bisa diakses melalui website mereka. Software ini biasanya lebih cocok untuk bisnis kecil hingga menengah yang membutuhkan fitur akuntansi lengkap.
  3. Layanan Online Lokal
    Kalau kamu menjalankan bisnis di Indonesia, tools lokal seperti Moota.co bisa jadi pilihan yang relevan. Moota memungkinkanmu memantau transaksi rekening bank dari berbagai akun dalam satu dashboard. Ini sangat membantu untuk kamu yang sering menerima banyak pembayaran dari pelanggan.

Tips penting: sebelum memilih, pastikan tools tersebut mudah digunakan, memiliki fitur yang sesuai kebutuhanmu, dan harga langganannya sesuai anggaran.

Siapa yang Cocok Menggunakan Tools dan Software Keuangan?

Sebenarnya, tools ini cocok untuk semua orang. Tapi ada beberapa kelompok yang paling membutuhkan:

  • Mahasiswa atau Anak Kos: Supaya pengeluaran bulanan nggak bocor terus.
  • Pemilik UMKM: Untuk mencatat transaksi, membuat laporan, dan memantau cash flow.
  • Karyawan: Agar bisa menyusun anggaran dan menabung lebih efektif.
  • Freelancer: Supaya nggak bingung mencatat pemasukan dan pajak.
  • Startup atau Bisnis Skala Besar: Dengan volume transaksi yang tinggi, tools keuangan menjadi solusi wajib.

Apapun profesi atau kebutuhanmu, pasti ada tools yang bisa disesuaikan untuk membantu.

Bagaimana Cara Memilih Tools Keuangan yang Tepat?

Supaya nggak salah pilih, berikut langkah-langkah memilih tools keuangan yang sesuai:

1. Tentukan Tujuanmu

Apa yang ingin kamu capai dengan tools ini? Apakah hanya mencatat pengeluaran harian, atau membuat laporan keuangan yang kompleks?

2. Perhatikan Fitur yang Ditawarkan

Pilih tools yang menawarkan fitur yang kamu butuhkan. Contohnya:

  • Pengelolaan Anggaran: Tools seperti Mint cocok untuk kamu yang fokus pada budgeting.
  • Pelacakan Transaksi Bank: Moota.co adalah solusi ideal untuk memantau mutasi rekening secara real-time.

3. Kemudahan Penggunaan

Pilih tools yang user-friendly dan nggak ribet. Kalau terlalu rumit, kamu malah jadi malas menggunakannya.

4. Harga yang Sesuai

Banyak tools yang menawarkan versi gratis, tapi untuk fitur premium, kamu harus berlangganan. Pastikan biayanya sesuai anggaranmu.

5. Baca Ulasan Pengguna

Sebelum memilih, cari tahu pengalaman pengguna lain. Kamu bisa lihat di forum, ulasan app store, atau testimoni di website resmi.

Rekomendasi Tools dan Software Keuangan

Biar nggak bingung, berikut beberapa tools yang bisa kamu coba:

  1. Mint
    Aplikasi budgeting populer dengan fitur pelacakan pengeluaran otomatis. Cocok untuk keuangan pribadi.
  2. YNAB (You Need A Budget)
    Aplikasi yang membantu kamu mengatur keuangan dengan metode anggaran yang terstruktur.
  3. QuickBooks
    Software akuntansi yang handal untuk pemilik usaha kecil hingga menengah.
  4. Xero
    Cocok untuk bisnis yang membutuhkan fitur akuntansi berbasis cloud.
  5. Moota.co
    Solusi lokal yang mempermudah pelacakan transaksi bank. Kamu nggak perlu repot login ke banyak rekening karena semua transaksi bisa dipantau dalam satu dashboard.

Kesimpulan

Mengelola keuangan sekarang nggak perlu ribet. Dengan tools dan software keuangan yang tepat, kamu bisa lebih mudah mengatur anggaran, memantau cash flow, hingga membuat keputusan finansial yang cerdas.

Apapun kebutuhanmu—baik untuk keuangan pribadi maupun bisnis—pasti ada tools yang bisa membantu. Jadi, tunggu apa lagi? Mulai gunakan salah satu tools di atas untuk menyederhanakan urusan keuanganmu sekarang juga!

January 20, 2025
Baca Sekarang

1 60 61 62 63 64 197
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
November 12, 2021
November 12, 2021

Cara Mempercepat Loading Toko Online

Di tengah situasi pada saat ini, banyak pengusaha yang harus bisa memutar otak guna mencari pekerjaan demi terpenuhinya kebutuhan sehari-hari. Usaha yang banyak dilakukan seperti mendirikan bisnis online. Namun, banyak orang beranggapan bahwa mendirikan usaha tersebut cukup beresiko sebab proses transaksi tidak dilakukan secara langsung. Disinilah hadir sebuah layanan untuk membantu para pengusaha online yang baru merintis usaha untuk memudahkan proses pembayaran tanpa khawatir dengan penipuan, yakni Moota. Selain itu, toko online juga perlu mempercepat loading atau kecepatan dalam membuat web. Hal ini tentu saja berguna untuk meningkatkan jumlah pengunjung serta meningkatkan omzet penjualan.

Berikut Hal yang Dapat Dilakukan Untuk Mempercepat Loading Toko Online

Berdasarkan penelitian google, terdapat 53% pengunjung yang akan meninggalkan website apabila memiliki loading lebih dari 3 detik. Maka dari itu, semakin cepat waktu yang diperlukan website untuk loading, semakin banyak pula pengunjung yang datang ke website toko Anda. Lalu, apa saja yang dapat dilakukan untuk mempercepat loading toko online?

1. Batasi Penggunaan Plug In

Dengan semakin banyaknya plug in yang terpasang, maka semakin berat pula beban kerja dari suatu website. Hal ini semakin diperparah apabila plug in memiliki bug atau perbuatan yang tidak optimal.

Bug dapat mengakibatkan website berjalan lebih lambat ketika dibuka, sehingga banyak orang yang memilih tidak jadi belanja online dan batal mengunjungi website tersebut. Anda dapat mengatasi masalah ini dengan mengurangi penggunaan plug in.

2. Pilih Hosting dengan Kecepatan Super

Anda harus benar-benar memastikan dengan lebih teliti bahwa website yang Anda pilih sudah berada di hosting dengan kecepatan super. Hal ini disebabkan, langkah-langkah berikutnya akan sia-sia jika Anda salah memilih web hosting.

Web hosting memiliki peran yang begitu penting sebab dapat melindungi pelanggan atau reseller Anda dari adanya pencurian data yang ada pada kartu kredit. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan aplikasi Moota untuk lebih memudahkan serta melindungi segala transaksi toko secara online.

3. Menggunakan Tema Toko yang Ringan

Memilih tema toko dapat menjadi penyebab lambatnya loading pada website secara drastis. Maka dari itu memilih tema toko tidak bisa dipandang hanya karena visualnya yang menarik. Pastikan bahwa Anda memakai tema yang responsif dan cepat guna meningkatkan barang jualan online yang Anda tawarkan.

Memilih tema yang cukup rumit biasanya dapat membuat kerja website online semakin berat. Memilih tema yang responsif juga penting dilakukan sebab hal ini dapat membuat lebih sedikit respurces atau membuat gambar dengan resolusi tinggi dapat menjadi lebih ringan jika dibuka di smartphone.

4. Menggunakan Fitur AMP

Accelerated Mobile Pages atau AMP adalah halaman mobile yang dipercepat. Dengan adanya fitur ini, dapat semakin mempercepat loading ada marketplace yang anda miliki, terutama jika menggunakan penelusuran Google pada smartphone. Dengan menggunakan fitur ini dapat lebih mempercepat loading pada website toko Anda.

5. Lakukan Optimasi

Agar kecepatan toko online dapat optimal, perlu dilakukan optimasi yang berkala. Seperti mengaktifkan cache, mengecilkan resource gambar, html, javascript dan css serta melakukan tuning pada hosting atau server yang anda gunakan.

Itulah beberapa cara untuk mempercepat loading pada website toko yang dapat Anda lakukan. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan Moota untuk mengelola pembayaran yang masuk ke rekening bank yang Anda miliki dalam satu tempat. Layanan ini dapat Anda kunjungi di Moota. Dengan menggunakan aplikasi ini, Anda dapat lebih memudahkan proses pengaturan keuangan toko dan lebih menikmati hidup.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
November 11, 2021
November 11, 2021

Teknik Menangani Pembeli PHP

Sukses dalam dunia bisnis adalah impian banyak orang. Penjualan laris tanpa terkendali apapun membutuhkan strategi jitu dan manajemen yang baik. Dibutuhkan juga teknik jitu dalam menangani pembeli yang suka PHP. Lebih jauh, untuk mempermudah usaha Anda baik offline atau bisnis online maka dapat memanfaatkan kehadiran Moota. Web service ini sangat membantu dalam pengecekan setiap transaksi dan mutasi dalam satu dashboard.

Inilah Trik Jitu Menangani Pembeli PHP

Ketika berbisnis, owner kerap mengalami kendala. Salah satu kendala yakni mengenai banyak karakter pembeli. Untuk pembeli yang serius tentu memberi keuntungan yang bagus. Lain halnya dengan pembeli yang suka PHP. Maka perlu trik jitu untuk mengatasi pembeli yang suka tidak serius.

1. Memahami calon pembeli

Penting sekali untuk Anda mengetahui karakter seorang pembeli. Sebab kebiasaan customer sangat beragam. Kebiasaan seperti mengecek harga terlebih dahulu merupakan sesuatu yang wajar di Indonesia. Sayangnya beberapa berujung memberi harapan palsu atau PHP. Apalagi transaksi dilakukan di toko online yang tidak perlu face to face atau tatap muka.

Dalam mengatasi karakteristik pembeli yang demikian Anda harus bersikap bijak. Mulailah memahami karakter pembeli dan jangan dahulu memarahi customer yang banyak bertanya. Bagaimana pun pembeli adalah raja sehingga sikap ramah penjual harus tetap diutamakan. Banyak memang calon customer yang bertanya untuk menyesuaikan budget atau dana di kantong.

Jadi, jika ada pembeli bawel atau banyak tanya, layani sebaik mungkin. Selain itu, fokus pada apa yang mereka inginkan, karena peran customer service yaitu menyelesaikan masalah calon pembeli.

2. Melakukan teknik sapaan

Teknik sapaan dapat menjadi cara jitu menangani pembeli yang suka PHP. Penerapan teknik ini sangat penting agar Anda tahu keseriusannya dalam membeli produk terutama saat belanja online. Lakukan sapaan seperti memberikan kalimat sapaan terkait pemesanan yang sudah dilakukan pembeli. Berikan pula rekening bank Anda dan batas waktu pengiriman transfer agar pembeli lebih memperhatikan.

Contoh teknik sapaan yaitu salam disertai penyebutan nama. Jika belum tahu namanya bisa tanyakan. Menyebut nama dapat membuat calon pembeli merasa dihargai dan chat berikutnya akan lebih intim.

3. Memanfaatkan teknik kirim gambar

Apabila teknik sapaan masih belum berhasil, Anda wajib mencoba teknik kirim gambar. Metode ini terbilang efektif dalam memberi kepastian calon pembeli. Bagaimanapun omzet penjualan Anda harus terjaga agar kelancaran usaha tetap berjalan. Teknik kirim gambar dilakukan dengan cara penjual mengirimkan foto atau gambar produk yang sudah siap dikirimkan ke calon pembeli. Melalui trik ini dimaksudkan agar customer segera melakukan transfer.

Selain itu, anda bisa kirimkan gambar yang menjelaskan informasi mengenai produk apa yang anda jual, bisa juga berupa price list.

4. Tetap berhubungan baik

Mau bagaimana pun karakteristik pembeli, Anda harus tetap menghargainya. Sikap sopan sangat penting agar bisnis tetap berjalan. Apalagi bila customer tersebut telah menjadi langganan dari produk Anda. Tetap menjaga hubungan baik dapat menjadi kunci kelancaran usaha.

Lebih jauh, jika tak mau ribet dalam pengecekan transaksi  dan mengelola keuangan maka Anda dapat memilih mempercayakan ke Moota. Dengan aplikasi ini penjual tidak perlu lagi keluar masuk dalam cek satu per satu dengan ibanking. Semua transaksi dilakukan dengan mudah dalam satu dashboard.

5. Sedikit melakukan ancaman dengan follow up

Teknik ancaman dilakukan bukan sebagai menakut-nakuti dengan cara kasar. Dalam menjalankan metode ini Anda hanya perlu menyapa kembali calon pembeli. Beri kalimat pesan seperti stok barang menipis sebagai ancaman bila tidak segera melakukan transfer bank. Tambahkan juga teks tentang kedatangan barang akan lama bila stok telah habis. Mendengar bunyi pesan demikian akan membuat pembeli langsung merespon.

Itulah beberapa teknik dalam menangani pembeli PHP. Trik di atas tidak selamanya berhasil namun dapat memberi kepastian jadi tidaknya pembeli. Mengetahui kepastian dari awal akan memberikan keuntungan Anda dalam berbisnis. Selain itu Anda juga dapat memanfaatkan website Moota untuk mempermudah cek transaksi penjualan. Sebab setiap mutasi atau transaksi bank dapat di cek hanya dalam satu dashboard. Bila tertarik langsung saja buka https//moota.co.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
October 26, 2021
October 26, 2021

7 Keuntungan Migrasi dari Marketplace ke Toko Online Milik Sendiri

Saat ini telah hadir Moota yang bisa membantu para pebisnis untuk dapat memudahkan dalam proses pembayaran tanpa perlu merasa khawatir adanya penipuan. Bagi Anda yang saat ini masih berjualan di marketplace mungkin ada baiknya untuk mempertimbangkan membuka toko online sendiri. Nyatanya dengan migrasi dari marketplace ke toko online, akan memberikan banyak sekali keuntungan. Berikut adalah keuntungannya.

Apa Saja 7 Keuntungan Migrasi dari Market ke Toko Online?

1. Lebih Hemat Biaya

Dengan Anda bermigrasi dari market ke toko online hal tersebut tentu akan membuat Anda lebih mampu menghemat dana. Hal itu dikarenakan Anda tidak perlu berbagi persentase dengan marketplace atau pun harus membayar biaya-biaya tertentu. Biaya yang dibutuhkan dengan membuka toko online milik Anda sendiri tentu akan jauh lebih hemat keuangan.

2. Memperbesar Laba

Keuntungan berikutnya ketika Anda memiliki toko online sendiri yaitu Anda akan mampu lebih optimasi laba. Nantinya Anda akan dapat bebas memasang iklan di berbagai sosial media, seperti contohnya Facebook, sehingga akan makin banyak menarik pelanggan.

Nantinya Laba yang didapat dengan membuka toko online tentu makan bisa diambil oleh Anda sendiri. Hal itu berbeda jika Anda berjualan di marketplace. Karena dengan berjualan di marketplace, penghasilan yang didapat harus dibagi dengan pihak marketplace itu sendiri.

3. Pangsa Pasar yang Luas

Keuntungan selanjutnya dengan memiliki toko online sendiri yaitu Anda akan lebih mudah untuk mencari pangsa pasar yang lebih luas. Bahkan disini penjualan juga bisa dilakukan hingga ke luar negeri. Kemampuan Anda untuk mencakup negara di seluruh dunia pun tidak dibatasi, bahkan di sini bisa sampai ke Eropa, Amerika dan lain sebagainya. Pada akhirnya Hal itu pun juga akan meningkatkan omzet yang akan Anda dapatkan. Untuk membantu mengelola pembayaran, Anda tidak perlu khawatir karena disini dapat memanfaatkan layanan dari Moota.

4. Lebih Mudah dalam Menampilkan Best Seller

Selanjutnya dengan Anda memiliki toko online juga lebih memudahkan dalam menampilkan produk-produk terbaik yang Anda miliki. Dengan begitu para konsumen pun akan jauh lebih bisa untuk melihat apa saja produk-produk yang memang mereka cari, terutama di sini merupakan produk best seller.

Alasan mengapa banyak sekali konsumen yang memilih untuk belanja online produk dengan kategori best seller yaitu karena produk tersebut telah terbukti banyak diminati dan cukup bagus. Tentunya akan banyak yang mencari produk-produk dengan kualitas bagus tersebut.

5. Lebih Mudah dalam Menarget Konsumen

Memiliki toko online sendiri juga akan lebih memudahkan Anda dalam menargetkan kembali para konsumen di area Anda ketika tengah menjalankan bisnis online. Bisnis yang Anda jalani tersebut akan jadi jauh lebih menguntungkan.

Nantinya Anda pun juga dapat membuat Facebook pixel. Anda bisa memakai aplikasi dalam membantu untuk menarik kembali para konsumen untuk mampir ke toko online Anda. Anda juga dapat mengumpulkan alamat-alamat email dengan memakai pesan pop-up dan melanjutkan strategi pemasaran yang berikutnya.

6. Lebih Mudah Berinteraksi dengan Konsumen

Memiliki toko online sendiri juga akan lebih memudahkan Anda dalam melakukan interaksi dengan para konsumen. Interaksi ini tentu sangatlah penting dalam jualan online. Karena hal tersebut akan semakin meningkatkan loyalitas mereka pada produk Anda.

Dengan interaksi yang cukup intens hal tersebut akan membuat para konsumen merasa dirinya dianggap. Hal tersebut tentu akan susah untuk dilakukan ketika Anda lebih memilih berjualan di marketplace.

7. Lebih Leluasa

Tidak dapat dipungkiri jika Anda membuat toko online sendiri maka disini Anda tidak akan dikekang oleh aturan-aturan yang diberlakukan oleh marketplace. Anda bisa membuat peraturan Anda sendiri sesuka Hati. Tentunya beberapa aturan di marketplace dirasa kurang efektif menurut Anda, sehingga di sini bisa menerapkan hal tersebut di toko online milik sendiri tanpa harus ada intervensi dari pihak lain.

Itulah tadi keuntungan migrasi dari marketplace ke toko online milik sendiri yang perlu untuk Anda ketahui. Untuk membantu dalam menjalankan bisnis online Anda nantinya maka perlu menggunakan layanan Moota. Dengan layanan website tersebut akan lebih memudahkan Anda dalam memantau pergerakan dan mengelola keuangan dengan mudah.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 60 61 62 63 64 122
Keuangan
Lihat Semua
Septian Rishal
April 7, 2021
April 7, 2021

7 Investasi yang Cocok untuk Pemilik Bisnis Online

Moota sebuah layanan dalam bentuk tools untuk membantu proses transaksi penjualan dalam sistem online. Pengelolaan pengeluaran dan pemasukan bisa dilakukan secara otomatis. Terkait hal itu untuk menaikkan tingkatan pendapatan kenali 7 investasi sebagai sumber passive income bagi pemiliki bisnis online.

Perlu Dipersiapkan! 7 Investasi yang Cocok untuk Pemilik Bisnis Online

1. Saham

Investasi yang cocok untuk scale up pendapatan Anda adalah dengan melakukan pembelian saham. Tentunya ini tidak semudah gambaran keuntungan yang mungkin di dapatkan. Dalam menjalankannya juga diperlukan sebuah strategi dan perhitungan matang, sehingga tidak benar-benar dikatakan sumber pasif.

Namun, cara ini bisa dijadikan bagian dari menikmati hidup setelah memperoleh keuntungan pasti. Mempertahankan untuk jangka panjang menjadi kebaikan yang mungkin didapatkan dengan investasi saham.

2. Kursus Online Tentang Bisnis

Ketika jualan online yang sudah dibangun dan mendapatkan banyak pelanggan, tentunya kesuksesan tersebut bisa dibagikan kepada orang lain. Namun, tidak dengan percuma, bisa gunakan sistem kursus untuk medianya.

Saat ini banyak orang yang mulai berminat untuk membuat ukm, oleh karena itulah peluang tersebut bisa dimanfaatkan. Ketika usaha Anda sudah memiliki jangkauan dan juga nama yang besar, tentu ini menjadi satu daya pikat yang menjanjikan untuk tambahan pendapatan pasif.

3. Menjalin Afiliasi

Produk yang sudah mulai mendapatkan tempat di hati konsumen, dan memiliki pelanggan tetap tentu akan banyak yang mencari. Untuk itu melakukan sebuah upaya afiliasi bisa menjadi satu investasi yang menjanjikan. Bisa juga gunakan sistem reseller sebagai salah satu caranya.

Jika sudah memungkinkan sistem dropship bisa juga dibuka untuk orang yang tertarik membantu pemasaran. Keduanya ataupun usaha afiliasi lain bisa disesuaikan dengan kondisi produk dari bisnis saat ini.

4. Monetisasi Web Penjualan atau Blog

Namanya juga melakukan usaha lewat media elektronik tentunya mempunyai sebuah toko online. Untuk jenis e-commerce  biasanya menggunakan media web ataupun blog dalam penjualannya. Saat ini sistem blog atau web sudah menerapkan monetesasi.

Setiap transaksi belanja online dilakukan melalui web atau blog akan terbaca sebagai trafik pengunjung. Semakin banyak, maka iklan akan bermunculan dan memberikan pendapatan pasif untuk toko Anda.

5. Silent Partner

Tentunya dana jualan Anda tidak boleh berhenti begitu saja. Harus ada upaya untuk memutar  dan menghasilkan uang lagi. Salah satu caranya dengan menjadi silent partner.

Miliki sebagian kepemilikan dari sebuah bisnis rintisan, dapatkan keuntungannya. Ketika potensinya berkembang baik, saldo akun bank Anda akan semakin bertambah. Tetapi strategi dan pengamatan potensi sangat diperlukan agar mencapai keberhasilan.

6. Meminjamkan Uang

Mengelola keuangan dalam sebuah bisnis bisa gampang juga sulit, tergantung dari pemilik. Jika memang terdapat kelebihan pendapatan, agar tidak tercampur bisa kemudian dipinjamkan sebagian dalam bentuk pinjaman berjangka dengan bunga.

Omzet penjualan bisa dibagi menjadi dua, untuk modal, uang darurat, dan dipinjamkan. Jika terorganisir dengan baik langkah ini sangat menjanjikan.

7. Membuat Jasa Penyewaan

Keuangan yang stabil belum tentu bebas dari kebutuhan darurat, sehingga mengurangi pengambilan pribadi penting dilakukan. Agar mendapatkan penghasilan lain, bisa memanfaatkan mobil ataupun kendaraan berpajak, untuk disewakan.

Dengan begitu rekening bank akan tetap bersih dan terjaga. Sedangkan pengeluaran untuk pajak dan sebagainya juga tertutupi.

Investasi memang penting, tapi pengelolaan modal usaha juga sama urgennya. Agar semua lebih mudah bukan hanya dengan mbanking Anda bisa melakukan transaksi lebih efisien, moota juga hadir untuk melengkapi prosesnya. Sehingga tidak ada lagi pengecekan manual pembayaran pelanggan atau repot-repot menggunakan ibanking,  semua ada dalam satu layanan, mampir ke Moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
April 6, 2021
April 6, 2021

Mengenal Perbedaan E-Commerce, M-Commerce dan E-Bussieness

Pasti sudah sering sekali mendengar istilah E-Commerce, M-Commerce, dan juga E-Bussines, namun masih banyak yang bingung perbedaan diantara ketiganya. Sebelum itu, bagi yang sedang menjalankan bisnis online, ada satu tools yang hadir dengan pelayanan terbaik dalam melakukan pengaturan transaksi yaitu Moota. Bisa pilihan terbaik untuk mendukung bisnis Anda. 

Wajib Tahu! Ini Perbedaan E –Commerce, M-Commerce, dan E-Bussiness

1. E-Commerce

  • E-Commerce dalam praktiknya mirip seperti ukm namun pengerjaannya dilakukan meggunakan media elektronik. Saat ini mungkin banyak yang lebih mengenalnya melalui penawaran di internet, namun sebenarnya dahulu lebih banyak memanfaatkan media televisi dan telepon untuk pemasaran produk.
  • Omzet bisa ditingkatkan dengan menjalin kerjasama seperti penjual tangan kedua ataupun sejenisnya. Karena modalnya juga tidak terlalu banyak, sehingga keuntungan menjanjikan jika dilakukan dengan manajemen terbaik.
  • Dana yang digunakan untuk menjalankan e-commerce lebih sedikit dibandingkan dengan bangunan ruko atau tempat jualan offline. Tidak ada keterlibatan SDM sehingga penggajian tidak masuk hitungan. Selain itu pengeluaran sewa untuk toko dan pajak juga berkurang.
  • Pengelolaan keuangan bisa dilakukan dengan lebih efisien, dengan melibatkan transaksi secara online. Biasanya banyak yang memanfaatkan fasilitas pelayanan di market Place.
  • Pada model bisnis ini, Anda bisa berperan sebagai penjual dengan sistem Tanpa harus memikirkan stok dan juga pengemasan, tren tersebut makin banyak diminati. Sistem ini hanya dikembangkan pada e-commerce.

2. M-Commerce

  • M-commerce merupakan sistem dagang secara online dengan memanfaatkan telepon seluler atau sejenisnya. Transaksinya mengandalkan jaringan internet, sama seperti e-commerce  karena memang bagian dari pelayanannya yang lebih sederhana.
  • Transaksi pemasaran produknya tentu serupa belanja online. Keberadaannya merupakan gabungan dari e-dagang dengan sistem mobile computing. Lebih singkatnya, bisa juga disamakan dengan e-commerce namun dalam ruang jaringan nirkabel.
  • Reseller kebanyakan juga menggunakan jenis bisnis ini. Karena secara garis besar kegiatannya masuk dalam bagian sistem e-commerce.
  • Mbanking juga sering digunakan untuk membantu transaksi pembayaran bagi pelanggan dan penjual.
  • Selain itu juga ada ibanking sebagai alat lain yang membantu proses pembayaran dari pembeli kepada penjual.

3. E-Bussiness

  • Secara istilah E-Bussiness merupakan sebuah kegiatan bisnis yang menggunakan sistem jualan online. Di dalam transaksinya terjadi sebuah jual beli dengan jalinan pelanggan ataupun bentuk kerjasama. Jangkauannya lebih luas dibandingkan dua lainnya.
  • Di dalam sebuah e-bussiness tidak hanya berhubungan dengan cara menikmati hidup  namun juga pengelolaan SDM dan  produk serta jasa. Penjualannya dilakukan sampai dengan tahap analisis resiko di dalamnya. Cakupan transaksinya berlaku bukan hanya jual beli, tetapi penyediaan barang untuk rekan bisnis yang menjalin afiliasi.
  • Pemrosesan data internal dan eksternal dilakukan dengan metode lebih efektif dan efisien. Salah satu kegiatan di dalamnya yaitu mengelola keuangan secara online. Untuk membantu proses ini bisa menggunakan layanan  Moota, tools  otomatis mengecek bukti transaksi.
  • Di dalamnya meliputi e-commerce dan segala bentuk dagang melalui media internet. Metode pembayarannya menggunakan jasa bank online untuk transaksinya.
  • Scale up dalam e-bussiness juga meliputi purchasing dan juga supply dalam value Chain. Proses perencanaan dan analisisnya dilakukan dengan maksimal.

Munculnya e-commerce, m-commerce, dan juga e-bussiness menjadi sebuah tren toko online yang harus diimbangi oleh teknologi untuk mempermudah. Moota hadir dengan segala kebutuhan yang memudahkan pengaturan pemasukan uang dan juga pengecekan otomatis tanpa harus memisahkan jenis pembayaran dari  rekening bank berbeda. Informasi pelayanan lebih lengkap kunjungi Moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
April 4, 2021
April 4, 2021

Strategi Tancap Gas Bisnis Online untuk Pemula

Di jaman teknologi seperti sekarang ini, banyak sekali bisnis online yang tersebar di berbagai media. Bahkan, pebisnis pun berasal dari kalangan usia yang beraneka ragam. Sebelum mencapai kesuksesan, pebisnis merupakan pemula yang membangun sebuah bisnis dari nol. Mereka menggunakan Moota dalam mengelola keuangan dari penghasilan yang didapatnya.

Beberapa Strategi yang Bisa Dipraktekkan oleh Pebisnis Pemula

Membangun sebuah bisnis meskipun dikelola secara online merupakan hal yang susah susah gampang. Faktanya, saat ini banyak toko online yang menjamur di tanah air. Yang dijual pun bermacam-macam. Dengan produk yang sama, tak jarang satu brand bisnis bersaing dengan brand lainnya dalam hal harga. Berikut beberapa strategi untuk para pebisnis pemula.

1. Menentukan produk apa yang akan dijual

Strategi yang pertama yakni menentukan produk apa yang akan dipilih untuk dijadikan bisnis jualan online. Cara termudah dalam menentukan produk apa yang akan dijual yakni pilihlah produk yang paling sering digunakan karena Anda pasti sudah menguasai produk tersebut beserta memahami kelebihan serta kekurangannya.

2. Melakukan survey kompetitor

Setelah Anda sudah menentukan produk yang akan Anda jual secara online, maka selanjutnya adalah melakukan survey kompetitor. Hal ini bisa Anda lakukan dengan cara memilih dahulu media mana yang akan Anda gunakan dalam menjual produk. Usahakan memilih media yang belum banyak kompetitornya.

3. Memilih supplier produk

Setelah itu, Anda harus memilih salah satu supplier produk yang akan Anda jual. Pastikan supplier tersebut merupakan supplier yang lokasinya dekat dengan lokasi Anda, terpercaya dan sudah banyak review positif yang menilainya. Hal ini akan mempengaruhi kualitas barang sehingga omzet penjualan Anda akan meningkat setiap bulannya.

4. Melakukan survey harga di pasaran

Anda harus melakukan survey harga di pasaran yang menjual produk yang sama dengan Anda. Saat ini ada banyak bisnis ukm yang menjual satu produk yang sama dengan bisnis lainnya. Strategi ini akan mempengaruhi kelancaran bisnis Anda karena jika harga yang Anda tawarkan terlalu mahal maka tidak akan ada pembeli yang mendekat.

5. Membuat konten produk yang menarik

Apabila Anda sudah menentukan produk yang akan dijual, menemukan supplier yang cocok serta menentukan harga yang tepat, maka selanjutnya adalah membuat konten produk yang menarik. Dengan konten yang menarik maka minat belanja online para pembeli akan jatuh pada bisnis milik Anda.

6. Melakukan promosi produk

Setelah membuat konten yang menarik, Anda harus melakukan promosi produk supaya produk Anda dikenal oleh masyarakat luas. Anda bisa menggunakan media sosial dalam mempromosikan produk Anda. Pilihlah waktu yang tepat ketika akan melakukan promosi produk supaya banyak pembeli yang notice dengan produk yang Anda promosikan.

7. Memberi kemudahan media pembayaran

Dalam hal ini Moota akan membantu Anda dalam mengelola keuangan dari penghasilan yang Anda peroleh. Agar pembeli lebih mudah saat membeli produk bisnis Anda, berikanlah opsi beberapa rekening bank yang bisa digunakan sebagai media pembayaran. Dengan begitu, pembeli tidak akan kesulitan jika mereka menggunakan bank yang sama.

Beberapa strategi di atas bisa Anda lakukan jika Anda seorang pemula yang ingin membangun bisnis online. Kunci dalam membangun bisnis secara online yakni ketekunan dan kesabaran agar hasil penjualan selalu meningkat dari waktu ke waktu. Gunakan Moota supaya Anda lebih mudah dalam pengelolaan penghasilan.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 60 61 62 63 64 91
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram