Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
14/08/2020

Membuat Toko Online Gratis dengan Woocommerce

Anda tentu sudah tidak asing dengan bisnis online, sebab belakangan bisnis dengan jenis ini berkembang cukup pesat. Selain karena lebih efisien, berbagai keadaan mengharuskan masyarakat untuk melakukan jual beli secara daring. Agar pengelolaan uang lebih mudah, Anda dapat menggunakan layanan moota.co dan menikmati berbagai kemudahan yang ditawarkan.

Langkah Mudah Membuat Toko Online dengan Woocommerce

Untuk membuat toko daring, Anda memerlukan beberapa perangkat lunak pendukung, yang paling terkenal adalah Pretashop, Woocmmerce, dan Openchart. Karena Woocomerce lebih ramah untuk pemula, maka perangkat lunak tersebut yang paling sering digunakan. Berikut merupakan cara untuk mengaktifkan Woocommerce untuk melakukan aktifitas jualan online di internet.

1. Instal WordPress

WordPress merupakan laman yang paling mudah untuk diakses oleh pengguna, baik ia seorang penjual ataupun reseller. Terdapat banyak tutorial di internet yang akan membantu Anda untuk melakukan instalasi pada laman WordPress. Anda dapat menggunakan Cloud Hosting maupun WordPress Hosting.

Keduanya memiliki cara yang berbeda untuk melakukan instalasi dan pembuatan toko online. Anda bisa membuatnya dengan bantuan orang lain, atau mempelajarinya sendiri. Namun sesuaikan dengan kemampuan, sebab ke depanya Anda akan mengelola situs tersebut secara pribadi. Jangan ragu untuk meminta bantuan apabila memang diperlukan.

2. Login ke Dashboard WordPress

Langkah selanjutnya untuk membuat toko daring Woocommerce adalah melakukan login ke Wp yang dimiliki oleh admin. Anda juga menggunakan dashboard pada situs Anda untuk memaksimalkan kinerja admin nantinya. Lakukan login dengan mengikuti panduan yang benar.

Jika dilakukan dengan baik maka mengelola keuangan juga bisa dilakukan dengan lebih mudah. Sebab transaksi yang kemungkinan terjadi bisa direkam melalui percakapan di situs tersebut ataupun menggunakan moota.co. Perangkat lunak penunjang tersebut akan membantu mengelola keluar masuk uang hanya dengan akun email saja.

3. Penginstalan Woocommerce

Setelah situs jadi, Anda bisa  melakukan pemasangan woocomerce, yang bisa Anda dapatkan pluginnya secara gratis. Untuk menemukannya, Anda harus masuk ke menu plugins, kemudian tambahkan baru dan pilih Woocommerce. Agar belanja online dan aktifitas pendukungnya berjalan lancar, aktifkan Woocommerce dengan benar sesuai dengan langkah pemasangannya.

Seperti yang telah diketahui, melakukan penjualan secara daring kemungkinan akan mendapatkan omzet yang besar. Berbeda jika menjadi reseller, Anda juga harus melakukan penambahan stok untuk mempermudah melakukan strategi marketing dan menyediakan berbagai jenis barang untuk pelanggan.

Namun jika budget yang Anda miliki kecil, tidak perlu berusah payah, karena Anda bisa menjadi dropshipper. Menjadi dropship tidak membutuhkan anggaran dan uang yang banyak, karena Anda hanya perlu melakukan marketing untuk menjual produk. Keuntungan akan Anda dapatkan ketika terdapat selisih pada ongkos kirim dan harga barang.

4. Konfigurasi Woocommerce

Setelah pengaktifan Wocommerce, Anda hanya perlu melakukan konfigurasi ke laman resminya. Anda bisa melengkapinya dengan informasi terkait ukm atau bisnis daring yang sedang Anda kembangkan.

Tentunya aktifitas belanja online juga bisa termonitor dengan baik, sebab setelah pengaktifan Woocommerce dan konfigurasinya, Anda hanya perlu memasukkan berbagai produk, barang ataupun jasa yang hendak Anda tawarkan. Scale up keuntungan juga lebih memungkinkan untuk terjadi di masa yang akan datang.

Demikianlah cara mudah untuk mengaktifkan plugin Woocommerce dalam laman WordPress. Dengan perangkat lunak tersebut, Anda bisa menghemat dana untuk tidak membuka toko fisik dan mengalihkannya ke toko daring. Jangan lupa gunakan moota.co untuk akses transaksi keuangan yang lebih mudah dan praktis.

Baca Sekarangbaca sekarang
14/08/2020

Membangun Kerjasama Tim yang Solid

Perlunya sebuah tim sangatlah perlu agar dapat membawa keberhasilan dalam suatu bisnis. Mulai dari membangun kerjasama, memperhatikan pasar, menaikkan scale up dan masih banyak lagi. Terlebih lagi, maraknya bisnis online yang cukup banyak membuat para pebisnis berlomba-lomba untuk menjadi pusat perhatian bagi pecinta belanja online. Di samping itu, hadirnya beberapa layanan ecommerce seperti moota.co tentu akan membuat bisnis anda menjadi lebih terkontrol. Nah bagi anda yang ingin tau apa saja yang dibutuhkan dalam membangun kerjasama tim. Yuk simak beberapa ulasan di bawah ini.

Apa Saja yang Dibutuhkan Dalam Membangun Kerjasama Tim untuk Berbisnis Online

1. Menentukan Posisi yang Dibutuhkan

Dalam menjalankan sebuah bisnis tentu sangatlah sulit jika semuanya dilakukan dengan sendirian. Maka dari itu, anda harus menentukan posisi yang dibutuhkan seperti admin toko online, manager sosial media, dan beberapa freelancer. Setelah anda selesai merekrut karyawan yang dibutuhkan, pastikan setiap individu mampu berperan dalam mewujudkan tujuan bersama yang tidak lain adalah bisnis online anda. Tak hanya itu saja, anda juga dapat mempersilahkan reseller atau dropship untuk bergabung pada usaha online anda. Dengan begitu, bisnis akan terus maju dan berkembang pesat.

2. Menyampaikan Ide Kreatif

Disinilah pentingnya peran sebuah tim, masing-masing individu mampu membuat ide-ide kreatif dan menyampaikannya. Mereka juga dapat saling bertukar pikiran tentang inovasi dan ide menarik yang lainnya. Sehabis melakukan diskusi yang cukup panjang, sebuah inovasi pun akan terbangun. Sehingga ide yang dihasilkan dapat terealisasikan secara optimal. Bisnis Online akan jauh lebih berkembang dari yang sebelum-sebelumnya.

3. Melakukan Evaluasi

Memulai bisnis dengan jualan online memang memiliki kenikmatan tersendiri. Selain dapat dilakukan dimana saja bisnis online tidaklah begitu sulit. Namun untuk mewujudkan itu semua, perlunya evaluasi sangatlah penting dalam sebuah tim. Mulai dari mengukur pencapaian kinerja, meninjau omzet dan jumlah pengeluaran dana dan masih banyak lagi. Nah bagi anda yang tidak ingin melihat transaksi rekening satu persatu, anda dapat menggunakan aplikasi moota.co untuk mengatur keuangan anda.

4. Membangun Rasa Saling Percaya dan Kebersamaan

Hal yang penting dalam menciptakan tim yang solid yaitu membangun rasa saling percaya dan kebersamaan. Dimana mereka dapat memulai dengan berbagi suka duka maupun masalah yang dihadapi kepada tiap-tiap rekan. Selain itu, hilangkan rasa curiga sesama tim dengan memulai mengerjakan bersama-sama. Dengan begitu, anda dapat memulai karir dan menikmati hidup dengan nyaman.

5. Mendefinisikan Peran dan Tugas Masing-masing

Kunci dari kerjasama tim yang solid didapatkan oleh masing-masing individu. Oleh karena itu, pentingnya sebuah peran dan tugas sudah menjadi kewajiban bagi sebuah tim. Seperti admin yang bertugas mengelola keuangan, costumer service yang memberikan layanan kepada masyarakat, dan masih banyak lagi. Selain itu, mereka juga berperan besar dalam membangun kesuksesan kedepannya. Apabila tiap-tiap individu telah melakukan perannya dengan benar tentu akan tercipta sebuah tim yang solid dan kolaboratif. Maka dari itu, jangan lupa untuk selalu mendukung sesama tim dan memberikan motivasi.

Demikian beberapa ulasan mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam membangun kerjasama tim untuk berbisnis online. Tanpa adanya hal itu, menjalankan sebuah bisnis tentu sangatlah sulit. Mulai dari ukm, bisnis online, bisnis offline, toko online, dan usaha-usaha lainnya kini dapat dilakukan dengan mudah. Adanya moota.co membantu semua jenis kebutuhan transaksi menjadi lebih mudah.

Baca Sekarangbaca sekarang
11/08/2020

Kenapa Jualan Online Saya Tidak Laku?

Bisnis online merupakan salah satu usaha yang paling menjanjikan untuk saat ini. Tidak sedikit orang yang memiliki usaha online lebih dari satu. Akhirnya beberapa di antara pebisnis tersebut memutuskan untuk menggunakan jasa dari moota.co dalam membantu mereka dalam urusan finansialnya.

Alasan Mengapa Jualan Online Susah Laku

Terutama bagi para penjual online dengan sistem dropship sering mengalami hal di mana barang tidak laku-laku. Karena sistem ini paling banyak digunakan oleh orang-orang dalam memperoleh penghasilannya dan terbilang cukup mudah melakukannya.

Dropshipper atau para reseller ini akan merasa sangat mudah melakukan sebuah penjualan karena menurut mereka hanya tinggal posting produk dan menunggu sang pembeli menghubunginya.

Namun, hal tersebut kuranglah efektif untuk sebuah toko online yang ingin berkembang nantinya. Karena masih ada hal-hal lain yang harus diperhatikan agar menyaring para konsumen lebih mudah dan semakin meningkat di hari-hari berikutnya.

Berikut beberapa alasan yang dapat dijadikan sebuah acuan agar usaha jualan online Anda menjadi semakin meningkat:

1. Kurangnya respon dari petugas Admin-nya

Petugas Admin ataupun Customer Service merupakan bagian yang sangat penting dalam sebuah bisnis, terutama yang memiliki sistem online seperti saat ini. Saat seseorang ingin melakukan belanja online pada suatu website, pastinya memerlukan sebuah respon yang sangat cepat dari adminnya.

Bila pada layanan pertama Anda telat untuk merespon, ada kalanya para pembeli akan berpindah ke toko lain untuk mendapatkan barang yang mereka inginkan. Buatlah standar waktu yang tepat untuk membalas chat dari calon customer Anda.

2. Tempat pemasaran dan kebutuhan customer yang kurang tepat

Salah satu alasan mengapa dana Anda mengendap beruba dagangan dan tidak mengalami peningkatan yakni pemasarannya kurang tepat. Misal saja, website tempat berjualan Anda membicarakan mengenai tanaman. Namun yang Anda jual malah tas, dompet dan sebagainya.

Sebaiknya Anda memasarkan dengan cara dan tempat yang sesuai dan benar. Selain memenuhi kebutuhan para customer, Anda juga akan memperoleh omzet yang tinggi dengan cepat tentunya.

Selain itu, perhatikan juga apa yang sedang dibutuhkan oleh seorang customer. Jangan membuat kesalahan dengan menawarkan produk yang salah kepada customer. Hal tersebut akan membuat mereka sangat tidak nyaman dan membuat hubungan Anda dengan customer berantakan.

3. Tidak fokus

Fokus adalah salah satu yang mendasari berkembangnya suatu usaha, terutama di bidang jual beli online. Meskipun memiliki banyak usaha, belum tentu akan mengalami peningkatan di semua tempat untuk mengelola keuangan Anda tersebut karena fokus akan terpecah-pecah.

Untuk menghindari hal tersebut, misal saja dalam hak finance Anda, moota.co akan membantu dalam mengatasi hal tersebut dalam memantau di semua usaha online yang sedang berjalan. Sehingga Anda akan semakin lebih fokus dalam cara memasarkan produk agar cepat laku.

4. Belum konsisten

Konsisten adalah sebuah hal yang sangat mendasar yang harus dimiliki oleh para pengusaha, terutama bagi pengusaha kecil dan menengah. UKM akan berjalan menjadi sebuah usaha besar apabila dilakukan secara terus-menerus dengan cara yang benar.

Tidak ada kata ‘nanti saja’ bila ingin mengembangkan bisnisnya. Bila ingin menikmati kenyamanan hidup yang diinginkan, pastikan terus untuk selalu scale up usaha Anda secara konsisten.

Itulah alasan mengapa Anda belum mengalami peningkatan penjualan. Dengan mempelajari faktor-faktor di atas, pastinya Anda akan menikmati hidup yang lebih menyenangkan. Apalagi bila semua kegiatan yang mengharuskan Anda untuk selalu mengecek saldo maupun mutasi dari usaha online, moota.co dapat membantu dengan senang hati.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 61 62 63 64 65 92
Keuangan
Lihat Semua
02/07/2020

Apa Perbedaan Reseller dan Dropshipper?

Menjadi orang dewasa berarti kita memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Termasuk dalam hal tanggung jawab keuangan. Kita kini bertanggung jawab untuk tidak lagi tergantung kepada orang tua. Otimatis kita harus melirik beberapa peluang bisnis antara lain dengan menjadi reseller atau dropshipper. Secara umum baik reseller maupun dropshipper ada persamaannya, keduanya merujuk ke usaha dagang. Banyak dilakukan sebagai usaha sampingan. Meski begitu, dua istilah ini ternyata banyak bedanya lho. Dan dalam postingan ini kita sengaja membahas Perbedaan Reseller dan Dropshipper. Apa perbedaan spesifiknya, simak penjelasannya berikut ini :

1. Cara Kerja Sebagai Pembeda Antara Reseller dengan Dropshipper

Cara kerja dari sistem bisnis ini bisa menjadi pembeda yang spesifik. Bisa dikatakan usaha reseller itu serupa dengan pedagang. Reseller harus terlebih dulu membeli barang/nyetok barang dengan cara membeli dari supplier, setelah itu menjualnya kepada konsumen. Beda halnya dengan dropshipper yang bekerja dengan menawarkan dulu barang kepada konsumen, baru nanti setelah ada orderan masuk, pemesanannya diberikan langsung ke distributor atau supplier. Nantinya supplier atau distributor itulah yang mengurus orderan itu lalu mengirim barangnya ke konsumen.

2. Unsur Modal Sebagai Pembeda Antara Reseller dengan Dropshipper

Dari segi modal, tentu saja dropshipper lebih unggul karena sama sekali tidak memerlukan modal. Alasannya karena seorang dropshipper hanya bertugas menawarkan barang saja kepada konsumen tanpa harus membelinya. Berbeda dengan reseller di mana ketika memulai menjalankan bisnisnya memerlukan sejumlah modal untuk membeli barang.

3. Segi Keuntungan Sebagai Pembeda Antara Reseller dengan Dropshipper

Menyimak perbedaan antara reseller dengan dropshipper dari segi keuntungan adalah pembahasan yang menarik. Dalam hal ini tentu seorang reseller memiliki kemungkinan untuk mendapat untung lebih besar karena bisa membeli barang dengan harga sangat murah untuk kemudian dijual dengan harga mahal sesuka hatinya. Beda halnya dengan dropshipper di mana harga barang sudah dipatok oleh penjual sehingga margin keuntungannya terbatas.

4. Faktor Resiko Sebagai Pembeda Antara Reseller dengan Dropshipper

Bekerja menjadi reseller atau dropshipper tak berarti bahwa di sini tidak ada resikonya. Dua pekerjaan ini memiliki beberapa konsekuensi. Semisal ketika seorang dropshipper mendapatkan orderan dalam jumlah banyak namun setelah dikonfirmasikan ke supplier atau distributor ternyata stok barang sedang tidak ada. Begitu pula dengan reseller yang bisa menghadapi resiko, namun berbeda dengan dropshipper. Stok barang yang dimiliki oleh reseller bisa saja tidak laku dalam waktu lama hingga beberapa bulan sebelum ada orderan masuk dan barangnya itu terjual.

5. Aspek Pelayanan Sebagai Pembeda Antara Reseller dengan Dropshipper

Antara reseller dengan dropshipper sistem pelayanannya kepada konsumen tentu tidak sama. Seorang reseller ketika mendapat pesanan barang, ia akan bekerja sendiri memproses pesanan tersebut dengan mengepak sendiri, lalu mengirim sendiri barang pesanan tersebut ke tukang paket. Dalam hal ini pengemasan hingga biaya kirim menjadi urusan dari reseller tersebut. Beda halnya dengan dropshipper di mana ketika terdapat pesanan barang, ia akan menyerahkan list orderan barang itu kepada supplier atau dropshipper. Dalam hal ini masalah pengemasan barang dan pengiriman barang pun menjadi tanggung jawab supplier.

Oke itu tadi Perbedaan Reseller dan Dropshipper yang bisa saya sampaikan di sini. Semoga dengan membaca artikel ini anda bisa menentukan pekerjaan mana yang cocok untuk anda pilih. Lebih dari itu, pastikan juga bahwa anda sudah siap dengan semua konsekuensi dari masing-masing pekerjaan ini.

 

 

 

Baca Sekarangbaca sekarang
02/07/2020

7 Peluang Usaha Online tanpa Modal yang Menguntungkan

Siapapun tak menolak ketika mendapati beberapa ide bisnis tanpa modal yang bisa dilakukan secara real dan menguntungkan. Berikut kita bahas di sini 7 Peluang Usaha Online Tanpa Modal Yang Menguntungkan untuk dicoba, antara lain :

1. Menjadi Dropshipper atau Reseller

Sebelumnya mungkin anda pernah mendengar istilah dropshipper atau reseller. Merupakan sebuah peluang bisnis online yang bisa dijalankan dengan sama sekali tanpa modal. Yang perlu dimiliki hanya akun medsos saja. Contohnya jika anda membantu menjualkan sepatu sneakers seorang penjual kenalan. Anda bisa jualan melalui media sosial. Tentu aktivitas jual beli hanya bisa dilakukan kalau ada pembeli. Dalam hal ini peluang anda untuk sukses melalui cara ini terhitung besar. Secara ekonomi, ini cukup menguntungkan dengan margin yang bisa diatur sendiri dan minim resikonya. Kalau taka da stok barang anda tinggal mencari supplier saja.

Selain itu, kita bisa membuat website toko online sendiri, misalnya menggunakan flatform seperti Woocommerce, Order Online atau Prestashop yang sepenuhnya telah mendukung integrasi moota.

2. Menjadi Penulis/Writer

Punya kemampuan menulis yang hebat, coba saja menjadi penulis artikel untuk blog dan website. Saat ini peluang untuk menjadi penulis terhitung besar dan medianya bermacam-macam. Modal untuk menjadi penulis terbilang minim. Anda hanya harus punya laptop saja dan koneksi internet. Untuk mencari orderan menulis artikel, masuk saja ke website Sribulancer, freelancer Indonesia, dan website loker yang memerlukan jasa penulis artikel.

3. Menjadi Blogger

Tak berbeda jauh dengan menjadi penulis/writer, pekerjaan sebagai blogger juga besar potensinya. Dalam hal ini kita mengandalkan program iklan seperti google adsense, yang memungkinkan publisher iklan memasang iklan google di website-website mereka. Potensi pendapatan dari program ini bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Anda bisa menulis artikel berbagai niche yang sesuai passion anda. Untuk mendapatkan pengunjung yang banyak bisa diaplikasikan teknik SEO.

4. Menjadi Youtuber

Saat ini ada beberapa youtuber terkenal di Indonesia dengan penghasilan mencapai milyaran per bulan. Sebagai contoh, salah satu youtuber Indonesia yang terkenal, Atta Halilintar, penghasilannya dari Youtube mencapai 22,4 miliar per bulan. Bukankah itu angka yang spektakuler ? Dalam hal ini anda bisa mencontoh apa yang dilakukan oleh Atta Halilintar cukup dengan membuat channel Youtube, dan gunakan smartphone pribadi untuk membuat video-video viral yang oke dan bermanfaat.

5. Menjadi Affliliate Marketer

Tak mudah lho memilih bisnis online tanpa modal yang kelima ini. Alasannya karena anda harus pandai mendatangkan traffic. Anda tahu, traffic itu datangnya bisa dari mana saja, bisa dari social media, akun youtube, dan blog. Untuk menjalankan bisnis ini yang anda lakukan adalah memasang link affiliate, bisa itu affiliate produk dan lainnya. Semua itu bisa diperoleh dari toko online misalnya saja Bukalapak, Tokopedia, dan Lazada. Di dunia offline, program affiliate itu tak berbeda jauh dengan profesi makelar hanya saja kita melakukannya secara online. Dan kita mendapatkan komisi bila terjadi penjualan.

6. Menjadi Penerjemah

Anda bisa lancar berbahasa asing seperti bahasa arab, jepang, jerman, china, dan inggris ? Hey, itu sebuah potensi bisnis lho. Anda bisa bekerja sendiri menjadi penerjemah. Peluang untuk ini masih terbuka luas baik di perusahaan-perusahaan, atau dengan menawarkan jasa anda ke berbagai travel agent. Anda harus mampu berbahasa asing dengan lancar.

7. Gabung Survey Online

Ada beberapa lembaga survey online yang menawarkan uang dengan meminta anda bergabung dengan program mereka. Sama sekali tak diperlukan modal. Anda hanya tinggal mengisi beberapa survey yang diperlukan. Survey online yang saat ini sudah dikenal antara lain You Gov, Vandale Research, Survey Junkie, Priza Rebel, dan lain-lain.

Baca Sekarangbaca sekarang
11/11/2019

Impulsive Buying: Seberapa Bijakkah Kita Ketika Berbelanja?

Pernahkah Anda sedang jalan-jalan di Mall tanpa tujuan untuk membeli barang namun tiba-tiba keluar Mall bawa banyak belanjaan?

Atau ketika Anda ke swalayan tujuannya hanya beli barang kebutuhan dapur, tapi pas keluar malah beli barang yang tidak masuk dalam daftar kebutuhan tadi?

Beberapa orang dan termasuk Anda mungkin pernah bahkan sering mengalami hal tersebut, kan?

Gambaran contoh diatas adalah perilaku impulsive buying (pembeli impulsif). Impulsive buying adalah tindakan yang tidak terencana atau dalam hal ini adalah membeli produk atau jasa secara tiba-tiba.

Bagaimana ini bisa terjadi?

Banyak alasan yang membuat seseorang menjadi impulsive buying yaitu:

1. Pengaruh Kepribadian Individu

Apel, Pasar Petani, Membeli, Pembelianpembelian impulsif di indonesia (source: pixabay.com)

Banyak diantara kita yang gemar atau senang sekali berbelanja. Terkadang bagi sebagian orang, berbelanja merupakan satu cara untuk melampiaskan emosi. Ada sebuah kesenangan yang bisa dia rasakan setelah melakukan belanja.

Atau menjadi sebuah pembalasan ketika misalnya dulu seseorang ingin membeli sebuah barang namun tidak punya uang cukup. Setelah dia memiliki pekerjaan dan uang lalu dia membeli barang yang dulu tidak bisa dibeli.

Hal ini dikenal dengan istilah shopaholic atau kegilaan seseorang untuk berbelanja.

2. Perencanaan yang Kurang

pembelian impulsif online (source: pixabay.com)

Kebanyakan dari orang yang melakukan impulsive buying adalah mereka yang hanya berpikir jangka pendek, hidup ya mengalir saja tanpa rencana.

"Bersenang-senang dahulu, bersakit-sakit (menyesal) kemudian".

Eitss, jangan mengikuti peribahasa yang ngaco yaa.

Jangan bersikap konsumtif yang sebentar-sebentar beli barang, padahal tidak benar-benar diperlukan. Jika kita terus-terusan berpikir seperti itu lama-lama tabungan akan terkuras tak jelas.

3. Pengaruh Tampilan Produk dan Toko

pembelian secara impulsif (source: pixabay.com)

Ketika seseorang melihat sesuatu yang menarik, pasti mata dan pikiran langsung terkecoh dan penasaran atau kepo sama barang itu.

Apalagi kalau ditambah dengan cara marketing yang unik, seperti promo, diskon, cashback, buy 1 get 1 atau yang lainnya, sudah pasti bikin penasaran dong produk apa itu.

Awalnya mendekat untuk lihat-lihat saja eh ujungnya beli juga karena promonya yang lumayan. Kalau ada promo itu biasanya merasa "ogah rugi".

Atau misalnya ketika Anda mau bayar ke kasir, lalu sambil nunggu antrian Anda lihat ada barang lucu dan menarik dekat kasir tersebut dan ujung-ujungnya Anda beli juga barangnya.

Otak dasar manusia sifatnya konservatif dan mencari aman atau loss aversion switch. Ketika melihat produk yang sedang diskon lalu pesan itu masuk ke dalam otak kita dan pikiran takut rugi itu muncul alhasil dibelilah barang diskon tadi.

Lalu, bagaimana cara menghindari impulsive buying?

1. Susun Daftar Belanja Tetap

impulsive buying adalah (source: pixabay.com)

Jangan hanya dipikirkan, namun tulislah kebutuhan apa saja yang harus dibeli untuk keperluan pribadi Anda.

Bawalah daftar belanjaan tadi ketika akan pergi belanja agar Anda fokus untuk membeli barang-barang yang ada di daftar tadi.

2. Buat Anggaran Belanja

faktor impulse buying (source: pixabay.com)

Rutinlah membuat anggaran belanjaan Anda setiap bulan bahkan setiap minggu agar pengeluaran bisa Anda kontrol sejak awal.

Lakukan pembagian keuangan menjadi beberapa pos agar uang terebut jelas digunakan untuk apa. Misalnya pos tabungan, pos investasi dan pos belanja.

Nah, gunakan pos belanja tadi khusus hanya untuk membeli barang yang ada di dalam daftar belanjaan yang sudah dibuat. Cobalah untuk berkomitmen tinggi agar tidak membeli barang diluar daftar kebutuhan.

3. Lakukan Pembayaran Cash

impulsive buying online (source: pixabay.com)

Ketika Anda akan pergi belanja, usahakan agar tidak membayar dengan kartu debit apalagi kartu kredit. Karena hal itu malah menjadikan Anda terlalu nyaman dan ujung-ujungnya boros.

Siapkan uang kas sesuai kebutuhan, misalnya Anda hanya akan belanja sekitar Rp. 500.000 maka sebaiknya Anda mengambil uang maksimal Rp. 600.000 sehingga Anda masih bisa mengontrol keuangan Anda.

4. Fokus Pada Tujuan

menghindari impulsive buying (source: pixabay.com)

Sebelum memutuskan untuk membeli barang, coba ingat pada tujuan yang sudah Anda susun.

Beli barang apa? Untuk apa? Jika fungsinya dirasa belum terlalu penting, maka tunda terlebih dahulu. Coba tunggu minimal 2 minggu, apakah setelah 2 minggu itu Anda masih ingin membeli barang tersebut atau tidak.

Pengecekan data keuangan sangatlah penting, karena semua berawal dari dan untuk diri kita sendiri, baru bisa kita implementasikan ke hal yang lebih besar misalnya keuangan perusahaan dan bisnis.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 61 62 63 64 65 68
Tutorial
Lihat Semua
[wpforms id="9350"]
Moota merupakan aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2023 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram