Apa Itu Business Continuity Plan? Panduan Lengkap agar Bisnis Tetap Berjalan

Ketika berbicara tentang bisnis, kita semua berharap semuanya berjalan lancar setiap hari. Namun, realita kadang berkata lain. Mulai dari bencana alam, kegagalan teknologi, hingga situasi krisis seperti pandemi, berbagai ancaman bisa membuat bisnis terganggu bahkan terhenti. Nah, di sinilah peran penting dari Business Continuity Plan (BCP).

Artikel ini akan membahas apa itu BCP, mengapa penting bagi bisnis, serta langkah-langkah untuk membuat BCP yang efektif. Kita akan mengupas semuanya dalam bahasa yang santai dan mudah dipahami. Yuk, kita mulai!

Apa Itu Business Continuity Plan (BCP)?

Business Continuity Plan, atau sering disingkat BCP, adalah sebuah rencana yang disusun untuk memastikan kelangsungan operasional bisnis dalam kondisi darurat atau situasi krisis. BCP berisi langkah-langkah yang harus diambil perusahaan untuk melanjutkan operasionalnya meskipun terjadi gangguan besar.

Intinya, BCP adalah seperti peta jalan yang membantu perusahaan tetap bisa beroperasi meski di tengah badai. Dengan adanya BCP, sebuah bisnis punya pedoman jelas tentang apa yang harus dilakukan agar tidak sampai terhenti.

Mengapa Business Continuity Plan Penting?

Setiap bisnis berpotensi menghadapi risiko. Risiko ini bisa muncul kapan saja, dan tanpa persiapan yang matang, sebuah bisnis bisa saja merugi atau bahkan bangkrut. Berikut beberapa alasan mengapa BCP penting:

  • Melindungi Aset Perusahaan: Saat krisis terjadi, BCP membantu melindungi aset penting, baik fisik maupun digital.
  • Meminimalkan Kerugian: Dengan rencana yang jelas, perusahaan dapat meminimalkan dampak finansial dari krisis.
  • Meningkatkan Kepercayaan Klien dan Stakeholder: Perusahaan yang memiliki BCP menunjukkan keseriusan mereka dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan layanan, yang pastinya meningkatkan kepercayaan dari pihak eksternal.
  • Mengurangi Waktu Pemulihan: Dengan BCP, perusahaan dapat pulih lebih cepat karena sudah ada langkah-langkah yang direncanakan untuk kondisi darurat.

Bayangkan saja jika bisnis Anda mengalami gangguan besar tanpa adanya rencana. Dampaknya tidak hanya pada operasional tapi juga bisa menurunkan reputasi perusahaan. Maka dari itu, BCP adalah investasi penting untuk keberlangsungan bisnis jangka panjang.

Komponen Utama Business Continuity Plan

BCP bukan hanya tentang membuat daftar tugas untuk menghadapi krisis. Lebih dari itu, BCP adalah rencana komprehensif yang mencakup beberapa komponen utama berikut ini:

1. Identifikasi Risiko

Langkah pertama dalam membuat BCP adalah memahami risiko yang bisa dihadapi bisnis Anda. Risiko ini bisa bersifat internal atau eksternal, seperti kebakaran, banjir, serangan siber, atau kegagalan sistem. Setiap bisnis mungkin memiliki risiko yang berbeda-beda tergantung dari jenis usahanya.

Sebagai contoh, jika Anda menjalankan bisnis digital, serangan siber atau kehilangan data mungkin menjadi risiko utama yang harus diantisipasi. Di sinilah pentingnya identifikasi risiko agar Anda tahu ancaman apa saja yang perlu diatasi.

2. Analisis Dampak Bisnis (Business Impact Analysis - BIA)

BIA adalah proses untuk memahami seberapa besar dampak dari setiap risiko terhadap operasional bisnis. Dalam BIA, Anda akan menilai bagaimana setiap risiko bisa mempengaruhi pendapatan, produktivitas, atau bahkan reputasi perusahaan. Analisis ini sangat penting agar perusahaan bisa menentukan prioritas dalam BCP.

Misalnya, kegagalan sistem dalam bisnis e-commerce akan berdampak langsung pada penjualan. Sementara bagi perusahaan layanan jasa, ketidaktersediaan sistem mungkin mempengaruhi jadwal layanan klien. Dengan BIA, perusahaan bisa menyiapkan strategi yang tepat sesuai dampak yang mungkin terjadi.

3. Rencana Tindakan Darurat

BCP harus mencakup rencana tindakan darurat yang jelas. Rencana ini berisi prosedur spesifik yang harus dilakukan ketika terjadi krisis. Mulai dari prosedur evakuasi karyawan, tindakan penyelamatan data, hingga langkah-langkah komunikasi darurat.

Misalnya, perusahaan harus memiliki rencana untuk backup data secara rutin. Di sini, platform seperti Moota bisa membantu memudahkan pelacakan data keuangan, sehingga data tersebut selalu up-to-date dan siap digunakan dalam kondisi darurat.

4. Strategi Pemulihan Operasi

Setelah krisis berlalu, perusahaan perlu kembali beroperasi secepat mungkin. Strategi pemulihan operasi ini mencakup langkah-langkah yang harus diambil untuk mengembalikan operasional ke keadaan normal. Misalnya, perusahaan mungkin perlu mengalihkan operasional ke kantor cabang lain atau memindahkan sistem IT ke server cadangan.

Pemulihan ini penting untuk mengurangi downtime dan meminimalkan kerugian yang terjadi akibat gangguan. Perusahaan yang memiliki strategi pemulihan akan lebih mudah untuk kembali bangkit dan melanjutkan bisnis tanpa hambatan.

Langkah-Langkah Membuat Business Continuity Plan

Sekarang, setelah memahami apa itu BCP dan komponennya, mari kita lihat bagaimana cara membuat BCP yang efektif. Berikut langkah-langkahnya:

1. Bentuk Tim Khusus BCP

Langkah pertama adalah membentuk tim khusus yang bertanggung jawab terhadap penyusunan BCP. Tim ini sebaiknya terdiri dari beberapa divisi yang memahami aspek operasional bisnis dengan baik. Dengan tim yang solid, proses penyusunan dan pelaksanaan BCP bisa berjalan lebih efisien.

2. Identifikasi Risiko dan Dampaknya

Selanjutnya, tim BCP harus mengidentifikasi risiko dan dampaknya. Proses ini melibatkan penilaian risiko yang mungkin terjadi dan analisis dampaknya terhadap operasional bisnis.

3. Buat Rencana Tindakan Darurat

Setelah risiko diidentifikasi, langkah berikutnya adalah merancang rencana tindakan darurat. Rencana ini harus mencakup langkah-langkah yang jelas dan detail. Contoh tindakan darurat bisa berupa evakuasi, backup data, atau pengalihan operasional ke lokasi lain.

4. Tentukan Strategi Pemulihan

Pastikan juga untuk menyusun strategi pemulihan setelah krisis. Strategi ini harus mencakup semua langkah yang diperlukan untuk mengembalikan operasional bisnis seperti sediakala. Strategi pemulihan meliputi pengalihan sementara atau bahkan solusi jangka panjang jika situasi krisis berlangsung lama.

5. Lakukan Uji Coba BCP

BCP tidak hanya perlu disusun, tetapi juga harus diuji. Uji coba BCP bertujuan untuk memastikan bahwa semua rencana yang telah disusun bisa berjalan dengan baik saat krisis benar-benar terjadi. Uji coba ini bisa berupa simulasi yang melibatkan seluruh karyawan untuk memastikan setiap orang tahu apa yang harus dilakukan dalam situasi darurat.

6. Evaluasi dan Perbaikan Berkala

Terakhir, jangan lupa untuk melakukan evaluasi dan perbaikan BCP secara berkala. Kondisi bisnis bisa berubah, begitu pula risiko yang dihadapi. Dengan melakukan evaluasi, perusahaan bisa memastikan BCP selalu relevan dan siap digunakan kapan saja.

Pentingnya Mempersiapkan Keuangan dalam BCP

BCP bukan hanya tentang kesiapan fisik, tetapi juga kesiapan keuangan. Tanpa keuangan yang stabil, sulit bagi perusahaan untuk pulih dari krisis. Di sinilah peran Moota bisa menjadi solusi. Dengan Moota, perusahaan bisa memantau pemasukan dan pengeluaran secara real-time sehingga keuangan selalu terpantau. Ini akan memudahkan perusahaan dalam menyusun rencana keuangan darurat, termasuk persiapan anggaran untuk pemulihan pasca-krisis.

Contoh Penerapan Business Continuity Plan

Contoh penerapan BCP bisa kita lihat pada perusahaan yang menghadapi bencana alam, seperti banjir atau gempa. Saat bencana terjadi, perusahaan yang sudah memiliki BCP akan langsung menjalankan tindakan darurat, seperti evakuasi karyawan dan pengalihan operasional ke kantor cabang lain.

Jika bisnis tersebut menggunakan layanan digital, maka mereka bisa mengandalkan backup data agar operasional tetap berjalan. Selain itu, dengan persiapan dana darurat dan sistem keuangan yang terkelola dengan baik melalui Moota, perusahaan bisa tetap menjalankan aktivitas bisnisnya tanpa hambatan berarti.

Mulai Gratis

Kesimpulan

Business Continuity Plan adalah elemen penting untuk memastikan keberlangsungan bisnis dalam kondisi apapun. Dengan BCP, perusahaan memiliki panduan jelas tentang apa yang harus dilakukan saat krisis terjadi, dari tindakan darurat hingga strategi pemulihan.

Jadi, jangan anggap remeh pentingnya BCP. Meskipun mungkin terdengar rumit, tapi manfaatnya sangat besar. Anda bisa mulai dengan langkah sederhana, seperti mengidentifikasi risiko dan menyusun tindakan darurat. Ingatlah bahwa persiapan yang baik akan membantu bisnis tetap kuat dan terus berkembang. Dengan bantuan platform seperti Moota untuk manajemen keuangan yang rapi, perusahaan Anda siap menghadapi berbagai kemungkinan yang ada di masa depan.

November 12, 2024
Baca Sekarang

1 77 78 79 80 81 197
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
February 18, 2021
February 18, 2021

10 Istilah Keren dalam Start-Up yang Wajib Diketahui

Saat ini banyak Start-Up yang sudah didirikan dalam berbagai kegiatan usaha, terutama usaha dengan basis bisnis online. Start-Up juga memiliki berbagai keunggulan seperti transaksi operasionalnya yang efektif. Layanan yang membantu transaksi operasional Start-Up tetap efektif adalah moota dengan sistem otomatis. Keefektifan transaksi ini merupakan perwujudan dari istilah yang ada di Start-Up.

Ini dia 10 Istilah Start-Up Terkeren yang Harus Diketahui

Terdapat 10 istilah Start-Up yang terkenal dan menarik untuk diketahui. Istilah-istilah ini kebanyakan diaplikasikan Start-Up yang bergerak pada bidang usaha jualan online. Istilah dalam start-up juga menunjukkan inovasinya dalam ekosistem dunia bisnis saat ini.

1. Versi Beta

Versi beta merupakan istilah dalam Start-Up untuk pengembangan suatu program. Biasanya hal ini dilakukan berbasis jaringan seperti pembentukan toko online. Pengembangan program dilakukan untuk memperbaikinya sebelum versi program yang stabil dibagikan ke masyarakat.

2. Fundraising

Fundraising merupakan istilah penggalangan dana untuk Start-Up. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan sumber daya di Start-Up sehingga bisnis dapat segera berjalan dengan lancar.

3. Angel Investor

Angel Investor merupakan individual yang menginvestasikan uang pribadinya untuk Start-Up. Uang yang dikeluarkan dianggap sebagai pembelian saham atau hutang. Angel Investor biasanya percaya potensi Start-Up yang bisa menghasilkan omzet besar untuk kedepannya.

4. Co-Working Space

Co-Working Space merupakan tempat semacam kantor bagi Start-Up untuk bekerja. Biaya sewanya terjangkau. Contoh penggunaannya pada Start-Up program usaha dagang online. Pegawai Start-Up menggunakan Co-Working Space untuk kegiatan operasional melayani pembeli yang belanja online.

5. Akselerator

Akselerator merupakan fasilitas bantuan Start-Up untuk mengembangkan usahanya lewat pelatihan. Contohnya, Start-Up yang kebanyakan pegawainya adalah reseller sebelumnya dilatih mengembangkan ide dan inovasinya terdahulu untuk investor agar bisa memperoleh modal untuk usaha.

6. Venture Capital

Venture Capital merupakan perusahaan yang menginvestasikan uangnya sebagai saham untuk Start-Up yang memiliki potensi. Potensi yang dilihat perusahaan adalah perkembangan Start-Up ke depannya bisa menghasilkan banyak omzet sehingga menguntungkan.

7. Inkubator

Inkubator merupakan bantuan berupa program pelatihan bagi Start-Up baru untuk berkembang. Salah satu contoh pelaksanaan Inkubator adalah Start-Up baru yang kebanyakan pegawainya adalah pelaku dropship dilatih untuk mengembangkan Start-Up sesuai bidang kerjanya masing-masing.

8. M&A (Merger dan Akuisisi)

Merge menjadi istilah penggabungan dari beberapa Start-Up. Sedangkan Akuisisi menjadi istilah ketika perusahaan mengambil alih aset Start-Up dengan membelinya. Kedua hal ini menjadi bukti bahwa Start-Up sudah mengalami proses scale-up menjadi unit usaha yang lebih besar.

9. Exit

Exit memiliki 2 istilah dalam Start-Up. Pertama, exit yang baik di mana Start-Up sudah diakuisisi perusahaan sehingga menjadi proses scale-up. Kedua, exit yang buruk di mana Start-Up terpaksa tutup karena tersandung berbagai masalah.

10. Business Model

Business Model merupakan istilah yang menggambarkan dasar-dasar sistem kerja dari Start Up dalam berbagai bidang. Salah satu contohnya adalah toko online. Terdapat juga rancangan pengembangan yang dilakukan agar Start-Up bisa berjalan lancar untuk kedepannya.

Salah satu pengembangan yang bisa dilakukan adalah keefektifan transaksi operasional Start-Up. Hal ini bisa dilakukan menggunakan moota dengan sistem transaksi secara otomatis sehingga prosesnya lebih efektif.

Itulah 10 istilah Start-Up yang menarik untuk diketahui. Pada dasarnya sebuah Start-Up terutama yang berbentuk bisnis online membutuhkan transaksi operasional yang efektif. Jadi, Moota hadir untuk memberikan layanan transaksi efektif dengan sistemnya yang otomatis.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
February 18, 2021
February 18, 2021

Mengenal Integrasi Bisnis dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

Integrasi bisnis sangat marak dijumpai. Hal ini bisa terjadi dalam bisnis berbasis konvensional maupun bisnis online. Integrasi bisnis ini memiliki fungsi untuk mengembangkan usaha. Perkembangan tersebut meliputi kemudahan transaksi operasional. Kemudahan transaksi ini bisa didapatkan menggunakan moota dengan sistemnya yang otomatis sehingga transaksi menjadi lebih efektif dan efisien.

Pengertian Integrasi Bisnis dan Berbagai Manfaat Untuk Perusahaan

Integrasi bisnis adalah penggabungan dari beberapa perusahaan menjadi suatu perusahaan yang besar. Hal ini juga menjadi langkah awal suatu perusahaan kecil untuk scale up menjadi perusahaan yang lebih besar. Salah satu perusahaan kecil yang sangat berpeluang integrasi bisnis adalah UKM. Dengan integrasi bisnis, usaha semakin berkembang dan omzet semakin naik sehingga menguntungkan untuk ke depannya

Integrasi bisnis juga terjadi dalam dunia usaha secara online. Contoh yang bisa dilihat adalah adanya beberapa toko online dan juga berbagai pelayanan yang sudah terintegrasi dalam satu jaringan. Hal ini dilakukan agar sistem bisnis menjadi efektif dan efisien. Selain itu, terdapat berbagai manfaat integrasi bisnis terutama bagi pelaku usaha jualan online agar usahanya bisa berkembang secara efektif.

1. Perencanaan dalam Usaha Menjadi Jelas dan Terarah

Integrasi bisnis bisa membuat perencanaan menjadi jelas dan terarah. Hal ini dikarenakan beberapa perusahaan sebelumnya memiliki perencanaan tersendiri untuk ke depannya yang belum terarah. Dengan adanya integrasi bisnis, perencanaan tersebut bisa diperbaiki agar lebih jelas. Seperti dalam perencanaan keuangan, perlengkapan, dan berbagai hal lain untuk kedepannya.

Dalam dunia usaha online, integrasi bisnis biasanya dilakukan antara supplier barang dengan pelaku sistem dropship. Kedua belah pihak saling terintegrasi dalam satu bisnis dari produksi input hingga distribusi output. Hal ini menunjukkan bahwa perencanaan dalam usaha sudah jelas dan terarah.

2. Kualitas Ditingkatkan

Selain perencanaan menjadi jelas, integrasi bisnis juga membuat kualitas semakin ditingkatkan. Beberapa perusahaan dalam integrasi bisnis memiliki berbagai kualitas tersendiri yang akan meningkat apabila digabung. Peningkatan kualitas tersebut bisa terwujud dalam berbagai hal seperti proses produksi, efisiensi distribusi, cara mengelola keuangan, kelengkapan fasilitas, dan lain-lain.

Peningkatan kualitas bisnis juga bisa dilihat pada integrasi bisnis antara supplier dan reseller suatu barang. Integrasi bisnis membuat produk yang dihasilkan semakin berkualitas dan pemasaran juga semakin luas.

Selain itu, kualitas transaksi perusahaan juga bisa meningkat. Terdapat cara alternatif agar transaksi bisa semakin meningkat kualitasnya yaitu dengan moota. Dengan menggunakan situs ini, transaksi keuangan perusahaan akan lebih efektif karena sistemnya otomatis dan informasinya jelas.

3. Kemudahan Investasi

Integrasi bisnis juga membuat investasi menjadi mudah. Hal ini juga membuat dana yang dibutuhkan untuk investasi kemungkinan besar mencukupi karena gabungan dari beberapa perusahaan besar. Oleh karena itu, investasi menjadi lebih mudah dan lancar dengan adanya integrasi bisnis.

4. Mengurangi Persaingan

Integrasi bisnis juga mengurangi persaingan usaha secara konvensional maupun online. Dalam usaha online, hal ini bisa mengurangi persaingan antar penjual karena bisnisnya terintegrasi. Selain itu, para pelanggan akan tertarik untuk belanja online di para penjual yang bisnisnya sudah terintegrasi karena kualitasnya meningkat.

Itulah empat manfaat integrasi bisnis bagi perusahaan. Pada dasarnya, integrasi bisnis bisa membuat usaha menjadi berkembang dan menguntungkan untuk ke depannya. Selain itu, transaksi operasional dari perusahaan yang terintegrasi bisnis akan menjadi lebih efektif dan efisien jika menggunakan Moota karena sistemnya sudah otomatis.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
February 18, 2021
February 18, 2021

Pentingnya Memberikan Layanan Spesial kepada Pelanggan

Pelayanan untuk pelanggan menjadi hal yang harus diutamakan oleh penjual, apalagi dalam usaha jualan online. Ada berbagai hal yang bisa dilakukan untuk memberikan pelayanan pada pelanggan. Salah satunya adalah kemudahan transaksi, Untuk itu, moota hadir memberikan kemudahan transaksi keuangan dari pelanggan sehingga bisa meningkatkan kepuasannya terhadap pelayanan dari penjual.

Berbagai Hal yang Membuat Pelayanan Spesial Kepada Pelanggan menjadi Penting

Pelanggan menjadi salah satu hal yang bisa membuat suatu usaha menjadi berkembang apalagi jika berbasis bisnis online. Pelayanan spesial harus diberikan kepada pelanggan agar bisa memberikan ulasan yang baik. Ini harus diperhatikan ketika memulai sebuah usaha, apalagi jika baru membuka toko online. Pelayanan dari pengelola pada pelanggan menjadi hal utama agar usaha itu bisa berjalan lancar.

Pelayanan spesial menjadi penting untuk dilakukan oleh berbagai pelaku usaha, terutama bagi yang menjalankan usaha secara online. Hal ini akan meningkatkan minat pelanggan untuk belanja online. Jadi, perhatikan alasan-alasan mengapa pelayanan spesial pelanggan menjadi hal yang sangat penting.

1. Membuat Dampak Besar Terhadap Bisnis

Pelayanan spesial untuk pelanggan memiliki dampak yang besar terhadap bisnis. Jika pelanggan puas dengan layanan penjual, maka usahanya bisa berkembang. Selain itu bisa meningkatkan peluang untuk scale up menjadi usaha yang lebih besar. Hal ini juga bisa membuat omzet penjualan meningkat untuk ke depannya.

Pada bidang usaha online, pelayanan juga harus diutamakan. Salah satu contohnya bagi yang memiliki usaha dengan sistem dropship. Jika pelayanan untuk pelanggan memuaskan, dampak yang baik akan muncul untuk dirinya sendiri dan juga supplier barang sehingga usaha bisa berjalan dengan lancar.

2. Menambah Pelanggan Baru

Selain berdampak pada bisnis, pelayanan spesial dari penjual bisa menambah pelanggan baru. Hal ini dikarenakan ulasan dari pelanggan yang baik bisa menarik orang lain untuk berbelanja ke penjual. Inilah yang harus diperhatikan oleh berbagai penjual, terutama bagi yang berusaha dengan jenis UKM untuk mengembangkan usahanya.

Bagi pelaku usaha secara online, pelayanan yang spesial akan menarik pelanggan baru. Salah satu contohnya adalah pelaku usaha secara reseller. Jika pelayanan yang diberikan spesial, maka pelanggan akan puas dan mempromosikan produk yang dijual, Hal ini akan menambah pelanggan baru sehingga usahanya bisa berkembang.

3. Perwujudan Strategi Pemasaran yang Baik

Pelayanan spesial untuk pelanggan juga menjadi perwujudan strategi pemasaran yang baik. Dalam strategi pemasaran sendiri, peningkatan layanan bisa meningkatkan penjualan. Ini harus diperhatikan oleh pelaku usaha manapun, terutama yang menjalankan bisnis online.

Salah satu pelayanan yang bisa diberikan adalah kemudahan transaksi bagi pelanggan. Penjual bisa menggunakan moota untuk memudahkan pelanggan melakukan transaksi tanpa perlu konfirmasi. Hal ini juga memudahkan penjual untuk mengelola dana dari penjualan secara efektif dan efisien.

4. Menunjukkan Kepedulian pada Pelanggan

Pelayanan spesial untuk pelanggan juga menunjukkan kepedulian dari penjual. Kepedulian ini sangat penting dalam berbagai kegiatan usaha, terutama bagi yang pelaku usaha jualan online. Pelayanan yang baik memungkinkan  pelanggan akan terus membeli produk dari penjual.

Keempat hal tadi menjadi alasan mengapa pelayanan spesial untuk pelanggan begitu penting. Salah satu hal yang bisa dilakukan penjual untuk melayani pembeli adalah memberikan kemudahan transaksi dengan Moota. Hal ini penting, terutama bagi yang membuka toko online untuk berusaha. Pembeli akan tertarik untuk berbelanja karena kemudahan transaksi yang ditawarkan.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 77 78 79 80 81 122
Keuangan
Lihat Semua
Septian Rishal
September 1, 2020
September 1, 2020

Cara Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Meminjam Ke Bank

Bagi pelaku usaha, modal adalah elemen penting dalam memulai usaha. Sebagian besar menginginkan modal tanpa bersinggungan dengan bank. Alasannya beragam, mulai dari bunga yang tidak sesuai dan alasan lainnya. Saat ini pelaku usaha juga terbantu dengan fitur pendukung di Moota. Berikut 5 cara mendapatkan modal tanpa meminjam ke bank.

5 Cara Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Meminjam Ke Bank

Pemilik usaha yang sedang memulai usahanya membutuhkan modal untuk menjalankan bisnis tersebut. Ada berbagai cara untuk mendapatkan modal yang dibutuhkan. Berikut ini cara-cara alternatif yang bisa memberikan modal maksimal bagi pelaku usaha tanpa meminjam ke bank.

1. Menjual Barang Tidak Terpakai

Cara pertama dan paling mudah adalah menjual barang tidak terpakai. Untuk bisa menikmati hidup lebih bahagia dan tidak terbebani barang bekas, alangkah baiknya jika mulai saat ini Anda menyortir semua barang di rumah. Barang yang tidak terpakai sudah saatnya dijual.

Caranya bisa melalui garage sale atau dijual melalui online. Barang tak terpakai seperti perabot rumah tangga, baju dan piranti lain bisa menambah modal Anda.

2. Mendapatkan Investor dengan Ikut Seminar

Apabila modal yang diinginkan dalam jumlah yang besar, maka solusi lain melalui investor. Jika Anda memiliki prospek yang baik dengan konsep terarah maka investor akan semakin tertarik untuk memberikan modal.

Salah satu cara mendapat investor yaitu mengikuti seminar yang digelar oleh lembaga atau perusahaan industri. Para pengusaha besar dengan pengalaman mumpuni akan senang hati memberikan modal dan membantu keuangan Anda dalam mengawali usaha.

3. Menggunakan Uang Tabungan

Jika sebelumnya Anda memiliki pekerjaan tetap, maka alangkah baiknya menyisihkan uang setiap bulannya sebagai modal usaha. Dana yang sudah disisihkan kemudian ditabung melalui bank.  Untuk memudahkan transaksi bisa menggunakan https://moota.co/.

Di dalamnya ada banyak fitur pendukung untuk melakukan pengecekan saldo rekening, dimana berbagai mutasi dari rekening bisa didapatkan dari akun ibanking Anda. Semakin sering Anda menyisihkan uang di tabungan, semakin banyak modal yang Anda dapatkan untuk memulai usaha.

4. Membuat Usaha dengan Teman

Teman adalah partner potensial dalam memulai usaha. Apalagi sudah mengenal sejak lama dan mengetahui bagaimana sifat dan karakternya. Teman dengan visi dan misi yang sama akan memudahkan dalam menjalani usaha, serta bisa saling sharing berbagai hal.

Misalkan sharing modal atau sharing ide. Bentuk usaha yang bisa dilakukan contohnya membuka toko melalui dunia maya, kemudian bisa melakukan dropship. Apabila sudah berjalan dengan baik bisa juga membuka reseller. Selanjutnya, usaha hasil kerja sama dengan teman Anda tersebut perlahan akan sukses.

5. Mengajukan Pinjaman pada Orang Terdekat

Orang terdekat adalah supporting system utama bagi Anda dalam memulai usaha. Mereka akan memberi dukungan terbaik untuk kemajuan usaha Anda, tak terkecuali dalam hal memberikan dukungan finansial. Dengan demikian, jika Anda kesulitan modal maka ajukan pinjaman pada orang terdekat seperti keluarga, teman atau lainnya.

Harapannya, dengan bantuan modal tersebut bisa memudahkan Anda dalam membangun usaha dan mengelola keuangan ke depannya. Tetapi Anda harus bertanggung jawab terhadap uang modal tersebut dan memberikan kepercayaan terbaik pada mereka.

Demikian 5 cara mendapatkan modal tanpa meminjam ke bank. Untuk kemudahan dalam bertransaksi di dunia maya, Anda bisa memanfaatkan kecanggihan dari https://moota.co/. Fitur yang tersedia memudahkan pebisnis mengelola usahanya. Selain itu bisa diakses dengan mudah dimana saja serta sangat support terhadap mbanking Anda.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
September 1, 2020
September 1, 2020

Cara Agar Aset kita Tidak Tergerus Inflasi

Banyak orang mempunyai lebih dari satu rekening bank. Mereka ingin mengelola aset agar lebih aman. Akan tetapi, akses ke setiap akun cukup repot jika harus login setiap saat. Agar lebih efektif, Anda bisa memakai fitur Moota. Ini adalah layanan untuk mengelola transaksi dengan sistem satu pintu. Aset Anda bisa dipantau dengan mudah.

Cara Menjaga Aset Dari Inflasi

Akan tetapi, sistem keuangan memiliki inflasi. Jumlah uang yang Anda miliki saat ini akan mengalami penurunan value di tahun depan. Setelah lebih dari 10 tahun, jumlah uang yang sama akan berkurang hampir setengahnya terkait nilai dan kemampuan membeli.

Inflasi juga berlangsung di aset tertentu. Anda menyimpan uang di instrumen lain untuk tabungan dan investasi. Agar tidak tergerus, instrumen tersebut harus memiliki peningkatan value setara bahkan lebih dari persentase inflasi. Daftar di bawah ini akan menunjukkan beberapa cara agar aset tetap terjaga di saat inflasi.

  • Emas

Anda bisa mengubah dana tunai dan tabungan ke bentuk emas. Sebelum melakukan hal tersebut, Anda siapkan dulu uang secukupnya untuk kebutuhan dasar dan harian. Sisanya, uang beralih ke emas. Semua orang menyadari bahwa instrumen ini termasuk jaminan kekayaan. Meskipun dapat dipakai untuk investasi, emas berfungsi untuk menjaga nilai kekayaan selalu tetap. Hal ini terjadi karena nilai emas ratusan tahun lalu akan tetap sama hingga sekarang dan ratusan tahun kemudian.

  • Deposito

Anda memakai rekening bank untuk transaksi. Akan tetapi, uang di rekening tersebut bernilai sama saat memegang secara tunai. Agar tidak tergerus inflasi, Anda dapat mengubah ke bentuk deposito berjangka. Ini adalah cara mengelola keuangan yang sangat efektif. Bank memberikan bunga yaitu keuntungan dari deposito tersebut dengan persentase lebih dari inflasi. Jadi, nilai uang akan tetap dan kelebihan bunga menjadi keuntungan.

Agar lebih mudah mengelola berbagai rekening, Anda sebaiknya memakai platform https://moota.co/. Layanan ini akan menunjukkan transaksi serta status deposito. Akun terintegrasi ke rekening Anda secara otomatis.

  • Saham dan reksa dana

Opsi selanjutnya adalah saham dan reksa dana. Keduanya adalah instrumen investasi pasif. Anda membeli saham lalu mendapatkan deviden. Nilai saham bisa naik atau turun tetapi cenderung stabil jika memiliki perusahaan yang bonafid. Pembelian saham dapat dilakukan dengan mudah dari mbanking.

  • Valuta asing

Cara lain untuk menjaga nilai uang adalah menukar ke valuta asing. Mata uang dunia seperti dollar dan euro cenderung mengalami inflasi yang sangat kecil bahkan bisa nol atau negatif. Anda mengecek harga suatu produk dengan mata uang tersebut lalu bandingkan lima tahun lalu. Harga tidak banyak berubah bahkan kenaikannya tidak melebih dua persen. Untuk membeli valuta asing, Anda bisa memakai layanan ibanking dari bank. Jika dengan metode ini, pemilik rekening wajib membuka akun untuk mata uang yang dimaksud. Cara lain adalah mendapatkannya dalam bentuk tunai.

  • Properti

Menikmati hidup dengan tenang tanpa inflasi adalah impian semua orang. Meskipun terkesan kecil, inflasi ini berperan signifikan terhadap ekonomi secara makro. Anda membutuhkan aset dengan nilai yang tidak berkurang bahkan bisa bertambah signifikan. Salah satu solusinya adalah property. Rumah, tanah, dan bangunan merupakan contoh property yang jarang sekali tergerus inflasi kecuali kondisi luar biasa atau darurat.

Semua solusi di atas membutuhkan perencanaan yang tepat. Anda harus mengalokasikan keuangan di instrumen yang sesuai terutama terkait likuiditas. Beberapa dari solusi mudah dicairkan dan lainnya membutuhkan waktu. Agar lebih efisien, Anda sebaiknya memakai beberapa rekening untuk mengelola aset. Setelah itu, semua rekening dari bank tersebut dapat diakses melalui layanan satu pintu bernama https://moota.co/.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
September 1, 2020
September 1, 2020

Tips Aman Menyimpan Uang selain di Bank

Hidup semakin mudah karena memiliki beberapa rekening bank. Sebagaimana yang telah diketahui, penggunaan rekening bisa untuk apa saja. Untuk mengelolanya, Anda menggunakan https://moota.co/ karena tidak perlu login di setiap akun dari bank tersebut. Akan tetapi, menyimpan uang tidak harus di bank. Anda dapat menerapkan cara lain yang juga aman dan terjamin.

Cara dan Tips Menyimpan Uang Selain di Bank

Sebelum membahas lebih lanjut, Anda perlu menyadari bahwa bank masih belum tergantikan. Solusi selain dengan mereka bertujuan untuk kebutuhan tertentu. Anda tidak akan pernah terlepas dari sistem perbankan karena telah membuat hidup lebih mudah.

Menyimpan uang adalah bagian dari pengelolaan keuangan. Anda menempatkan sejumlah uang di instrumen dan media tertentu. Selain itu, Anda sudah memikirkan terkait likuiditas. Ini bagian penting yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Tabungan bisa diambil kapan saja dan deposito hanya tersedia di periode tertentu. Saat memilih instrumen lain, Anda sudah memperhitungkan waktu dan cara mencarikan ketika sedang membutuhkan.

  • Dompet digital

Tips pertama adalah dompet digital. Ini adalah layanan transaksi dengan konsep dompet hanya berbentuk digital. Saat ini beberapa platform tersedia untuk mendukung layanan dompet digital. Anda bisa menyimpan sejumlah uang di akun ini. Tujuannya adalah pembayaran seperti tagihan listrik, pulsa, transportasi, makan, bahkan berbelanja. Ini salah satu cara menikmati hidup di zaman digital.

Karena prinsipnya sebagai dompet, Anda hanya menempatkan uang yang cukup. Untuk mengisi saldo, pengguna dapat memanfaatkan mbanking. Anda sudah menentukan alokasi uang untuk kebutuhan harian. Deposit bisa berasal dari berbagai rekening selama platform tersebut mendukung transaksi antar bank. Untuk memastikan transfer berjalan lancar, Anda cukup membuka https://moota.co/.

  • Celengan

Jika membahas dimana tempat menyimpan uang selain di bank, jawabannya adalah cara klasik dan manual yaitu celengan. Anda menempatkan sejumlah dana berbentuk tunai ke dalam media ini. Meskipun terdengar kuno, celengan termasuk aman sebab pengguna harus memecahkan atau merusak terlebih dahulu ketika ingin mengambil uang. Anda dapat menyiapkan beberapa celengan untuk keperluan berbeda. Masing-masing adalah penyimpanan uang untuk kebutuhan tertentu misalnya pembelian gadget atau cicilan hutang jangka pendek.

  • Saham dan reksa dana

Cara lain untuk menyimpan uang adalah saham dan reksa dana. Untuk membeli keduanya, Anda dapat memakai sistem ibanking. Saham memiliki likuiditas tinggi karena bisa dijual kembali. Hal tersebut juga berlaku untuk reksa dana.

Jika ingin memakai cara ini, beberapa hal penting wajib dipertimbangkan. Pertama, Anda menggunakan saham untuk menjaga kekayaan bukan trading. Apabila saham naik, Anda sedang beruntung dan berhak menerima keuntungan. Akan tetapi, saham yang dipilih berasal dari perusahaan dengan stabilitas tinggi. Harga tidak naik turun secara drastis.

  • Emas dan property

Cara lain untuk mengelola keuangan tanpa bank adalah emas dan properti. Keduanya memiliki likuiditas level sedang dan sulit. Menjual rumah dan tanah tidak mudah tetapi property bisa untuk menjaga kekayaan. Hal yang sama juga berlaku untuk emas. Instrumen ini bahkan menjadi yang wajib dimiliki. Sistem keuangan dan perbankan menggunakan emas sebagai jaminan. Nilainya tetap dan harga selalu naik mengikuti arus inflasi. Jumlah uang dan kekayaan emas akan tetap hingga kapan pun.

Meskipun belum tergantikan, tips di atas perlu untuk mencari alternatif saat ingin menyimpan uang. Anda bisa menerapkan diversifikasi di sektor bank dengan beberapa rekening. Ini termasuk cara mengurangi risiko sehingga masih memiliki dana di bank dengan layak. Karena mengakses secara bersamaan tidak efisien, solusinya adalah https://moota.co/.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 77 78 79 80 81 91
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram