4

10 Istilah Keren dalam Start-Up yang Wajib Diketahui

Saat ini banyak Start-Up yang sudah didirikan dalam berbagai kegiatan usaha, terutama usaha dengan basis bisnis online. Start-Up juga memiliki berbagai keunggulan seperti transaksi operasionalnya yang efektif. Layanan yang membantu transaksi operasional Start-Up tetap efektif adalah moota dengan sistem otomatis. Keefektifan transaksi ini merupakan perwujudan dari istilah yang ada di Start-Up.

Ini dia 10 Istilah Start-Up Terkeren yang Harus Diketahui

Terdapat 10 istilah Start-Up yang terkenal dan menarik untuk diketahui. Istilah-istilah ini kebanyakan diaplikasikan Start-Up yang bergerak pada bidang usaha jualan online. Istilah dalam start-up juga menunjukkan inovasinya dalam ekosistem dunia bisnis saat ini.

1. Versi Beta

Versi beta merupakan istilah dalam Start-Up untuk pengembangan suatu program. Biasanya hal ini dilakukan berbasis jaringan seperti pembentukan toko online. Pengembangan program dilakukan untuk memperbaikinya sebelum versi program yang stabil dibagikan ke masyarakat.

2. Fundraising

Fundraising merupakan istilah penggalangan dana untuk Start-Up. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan sumber daya di Start-Up sehingga bisnis dapat segera berjalan dengan lancar.

3. Angel Investor

Angel Investor merupakan individual yang menginvestasikan uang pribadinya untuk Start-Up. Uang yang dikeluarkan dianggap sebagai pembelian saham atau hutang. Angel Investor biasanya percaya potensi Start-Up yang bisa menghasilkan omzet besar untuk kedepannya.

4. Co-Working Space

Co-Working Space merupakan tempat semacam kantor bagi Start-Up untuk bekerja. Biaya sewanya terjangkau. Contoh penggunaannya pada Start-Up program usaha dagang online. Pegawai Start-Up menggunakan Co-Working Space untuk kegiatan operasional melayani pembeli yang belanja online.

5. Akselerator

Akselerator merupakan fasilitas bantuan Start-Up untuk mengembangkan usahanya lewat pelatihan. Contohnya, Start-Up yang kebanyakan pegawainya adalah reseller sebelumnya dilatih mengembangkan ide dan inovasinya terdahulu untuk investor agar bisa memperoleh modal untuk usaha.

6. Venture Capital

Venture Capital merupakan perusahaan yang menginvestasikan uangnya sebagai saham untuk Start-Up yang memiliki potensi. Potensi yang dilihat perusahaan adalah perkembangan Start-Up ke depannya bisa menghasilkan banyak omzet sehingga menguntungkan.

7. Inkubator

Inkubator merupakan bantuan berupa program pelatihan bagi Start-Up baru untuk berkembang. Salah satu contoh pelaksanaan Inkubator adalah Start-Up baru yang kebanyakan pegawainya adalah pelaku dropship dilatih untuk mengembangkan Start-Up sesuai bidang kerjanya masing-masing.

8. M&A (Merger dan Akuisisi)

Merge menjadi istilah penggabungan dari beberapa Start-Up. Sedangkan Akuisisi menjadi istilah ketika perusahaan mengambil alih aset Start-Up dengan membelinya. Kedua hal ini menjadi bukti bahwa Start-Up sudah mengalami proses scale-up menjadi unit usaha yang lebih besar.

9. Exit

Exit memiliki 2 istilah dalam Start-Up. Pertama, exit yang baik di mana Start-Up sudah diakuisisi perusahaan sehingga menjadi proses scale-up. Kedua, exit yang buruk di mana Start-Up terpaksa tutup karena tersandung berbagai masalah.

10. Business Model

Business Model merupakan istilah yang menggambarkan dasar-dasar sistem kerja dari Start Up dalam berbagai bidang. Salah satu contohnya adalah toko online. Terdapat juga rancangan pengembangan yang dilakukan agar Start-Up bisa berjalan lancar untuk kedepannya.

Salah satu pengembangan yang bisa dilakukan adalah keefektifan transaksi operasional Start-Up. Hal ini bisa dilakukan menggunakan moota dengan sistem transaksi secara otomatis sehingga prosesnya lebih efektif.

Itulah 10 istilah Start-Up yang menarik untuk diketahui. Pada dasarnya sebuah Start-Up terutama yang berbentuk bisnis online membutuhkan transaksi operasional yang efektif. Jadi, Moota hadir untuk memberikan layanan transaksi efektif dengan sistemnya yang otomatis.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya