Kesalahan Produk Digital: JARANG DISADARI

Di era digital yang serba cepat ini, menciptakan produk digital memang menjanjikan. Tapi, tahukah Anda? Seringkali ada kesalahan-kesalahan kecil Produk Digital yang jarang disadari, padahal bisa berakibat fatal bagi kesuksesan produk Anda. Nah, di artikel ini, kita akan membahas kesalahan-kesalahan tersebut dan bagaimana cara menghindarinya. Yuk, simak!

Kenapa Kesalahan Ini Jarang Disadari?

Mungkin Anda bertanya-tanya, kenapa sih kesalahan-kesalahan ini jarang disadari? Jawabannya sederhana, seringkali kita terlalu fokus pada fitur dan teknologi, hingga lupa pada hal-hal mendasar yang justru krusial. Selain itu, terkadang kita terjebak dalam asumsi bahwa apa yang kita sukai, pasti disukai juga oleh target pasar. Padahal, belum tentu demikian.

Dampak Buruk Kesalahan Produk Digital yang Tak Disadari

Kesalahan-kesalahan ini, meskipun terkesan kecil, bisa berdampak besar, lho. Misalnya:

  • Produk Kurang Laku: Jika produk tidak sesuai dengan kebutuhan pasar, tentu saja penjualan akan jeblok.
  • Reputasi Brand Terganggu: Produk yang mengecewakan bisa merusak citra brand Anda di mata konsumen.
  • Pemborosan Biaya dan Waktu: Memperbaiki kesalahan setelah produk diluncurkan tentu akan memakan biaya dan waktu yang lebih besar.
  • Kehilangan Peluang: Kesalahan kecil bisa membuat Anda kehilangan peluang untuk meraih kesuksesan.

Oleh karena itu, penting sekali untuk menghindari kesalahan-kesalahan ini sejak awal.

Kapan Kesalahan Produk Digital Ini Sering Terjadi?

Kesalahan dalam pembuatan produk digital bisa terjadi di berbagai tahap, mulai dari tahap perencanaan, pengembangan, hingga peluncuran. Namun, ada beberapa momen yang lebih rentan terhadap kesalahan, yaitu:

  • Awal Pengembangan: Saat ide baru muncul dan kita masih bersemangat, terkadang kita lupa untuk melakukan riset pasar yang mendalam.
  • Proses Pengembangan yang Terburu-buru: Deadline yang ketat seringkali membuat kita mengabaikan detail-detail penting.
  • Saat Melakukan Perubahan Besar: Perubahan yang signifikan pada fitur atau desain produk bisa memunculkan masalah baru jika tidak diuji dengan cermat.

Di Mana Kesalahan Produk Digital Ini Sering Muncul?

Kesalahan dalam pembuatan produk digital bisa muncul di berbagai aspek, mulai dari:

  • Perencanaan Produk: Kesalahan dalam menentukan target pasar, fitur, dan strategi pemasaran.
  • Desain Produk: Kesalahan dalam desain antarmuka (UI) dan pengalaman pengguna (UX).
  • Pengembangan Produk: Kesalahan dalam coding, pengujian, dan integrasi.
  • Pemasaran Produk: Kesalahan dalam memilih strategi pemasaran dan target audiens.

Siapa yang Rentan Melakukan Kesalahan Ini?

Sebenarnya, semua orang yang terlibat dalam pembuatan produk digital berpotensi melakukan kesalahan, baik itu:

  • Pengembang: Terkadang terlalu fokus pada teknis dan lupa pada kebutuhan pengguna.
  • Desainer: Terkadang terlalu fokus pada estetika dan lupa pada fungsionalitas.
  • Manajer Produk: Terkadang kurang memahami kebutuhan pasar atau kurang berkomunikasi dengan tim.
  • Pebisnis/Pemilik Produk: Terkadang terlalu idealis dan kurang realistis.

Bagaimana Cara Menghindari Kesalahan Produk Digital Ini?

Nah, ini bagian terpentingnya. Bagaimana cara menghindari kesalahan-kesalahan yang jarang disadari ini? Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

1. Lakukan Riset Pasar yang Mendalam

Sebelum memulai pengembangan produk, pastikan Anda telah melakukan riset pasar yang mendalam. Cari tahu apa kebutuhan dan keinginan target pasar Anda. Gunakan data dan fakta, bukan hanya asumsi.

2. Fokus pada Pengalaman Pengguna (UX)

Pastikan produk Anda mudah digunakan dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pengguna. Desain antarmuka (UI) yang intuitif dan alur penggunaan yang mudah sangat penting.

3. Libatkan Pengguna dalam Proses Pengembangan

Mintalah feedback dari calon pengguna selama proses pengembangan. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui apa yang mereka suka dan tidak suka, serta melakukan perbaikan sebelum produk diluncurkan.

4. Lakukan Pengujian yang Menyeluruh

Sebelum meluncurkan produk, lakukan pengujian yang menyeluruh. Uji berbagai fitur, performa, dan keamanan produk Anda. Libatkan juga pengguna dalam proses pengujian (beta testing).

5. Jangan Terlalu Terpaku pada Tren

Meskipun penting untuk mengikuti perkembangan zaman, jangan terlalu terpaku pada tren. Pastikan fitur dan desain produk Anda tetap relevan dan bermanfaat bagi pengguna dalam jangka panjang.

6. Perhatikan Detail-detail Kecil

Seringkali kesalahan justru muncul dari detail-detail kecil yang terabaikan. Oleh karena itu, perhatikan setiap detail dengan cermat, mulai dari teks, gambar, hingga alur penggunaan.

7. Komunikasi yang Efektif dalam Tim

Pastikan ada komunikasi yang efektif antar anggota tim. Dengan begitu, setiap orang memahami tujuan dan visi produk, serta dapat bekerja sama dengan baik.

8. Evaluasi dan Iterasi

Setelah produk diluncurkan, terus lakukan evaluasi dan iterasi. Kumpulkan feedback dari pengguna dan lakukan perbaikan atau penambahan fitur sesuai kebutuhan.

Contoh Kesalahan Produk Digital yang Sering Terjadi

Agar lebih jelas dan mudah dipahami, berikut beberapa contoh kesalahan yang sering terjadi dalam pembuatan produk digital, dikelompokkan berdasarkan area permasalahan:

1. Validasi Ide dan Riset Pasar:

  • Tidak Memvalidasi Ide: Ini adalah kesalahan fundamental. Langsung mengembangkan produk tanpa riset pasar yang memadai, berasumsi bahwa ide tersebut pasti bagus. Akibatnya, produk bisa jadi tidak dibutuhkan pasar atau sudah banyak kompetitor dengan solusi yang lebih baik.
  • Target Pasar yang Terlalu Luas (atau Terlalu Sempit): Menargetkan semua orang (terlalu luas) membuat pesan pemasaran tidak efektif. Sebaliknya, target yang terlalu sempit bisa membatasi potensi pasar.
  • Mengabaikan Analisis Kompetitor: Tidak mempelajari apa yang dilakukan kompetitor, baik kelebihan maupun kekurangan mereka. Padahal, analisis kompetitor bisa memberikan insight berharga untuk pengembangan produk.

2. Desain dan User Experience (UX):

  • Desain yang Terlalu Rumit: Memasukkan terlalu banyak fitur yang tidak penting atau desain antarmuka yang membingungkan pengguna. Akibatnya, produk sulit dipelajari dan digunakan.
  • Desain yang Tidak Responsif: Produk tidak optimal ditampilkan di berbagai perangkat (desktop, mobile, tablet). Ini sangat penting di era mobile-first.
  • Mengabaikan Accessibility: Tidak memperhatikan kebutuhan pengguna dengan disabilitas, misalnya teks yang terlalu kecil, kontras warna yang buruk, atau kurangnya dukungan untuk pembaca layar.
  • Alur Penggunaan yang Tidak Intuitif: Pengguna kesulitan menemukan fitur yang mereka butuhkan atau menyelesaikan tugas yang ingin mereka lakukan dalam produk.

3. Pengembangan dan Teknis:

  • Performa yang Buruk: Produk lambat, sering error, atau tidak stabil. Ini sangat mengganggu pengalaman pengguna dan bisa membuat mereka meninggalkan produk.
  • Keamanan yang Kurang: Tidak memprioritaskan keamanan data pengguna, sehingga rentan terhadap serangan hacker dan kebocoran data.
  • Kode yang Buruk dan Sulit Dipelihara: Kode yang tidak terstruktur dengan baik membuat pengembangan dan pemeliharaan produk di masa mendatang menjadi sulit dan mahal.
  • Kurangnya Pengujian (Testing): Tidak melakukan pengujian yang menyeluruh sebelum peluncuran, sehingga banyak bug yang lolos dan merusak reputasi produk.

4. Pemasaran dan Dukungan Pelanggan:

  • Kurangnya Strategi Pemasaran yang Jelas: Tidak memiliki rencana pemasaran yang matang, sehingga produk sulit dikenal dan dijangkau oleh target pasar.
  • Pesan Pemasaran yang Tidak Tepat: Pesan yang tidak relevan dengan kebutuhan atau minat target pasar.
  • Kurangnya Dukungan Pelanggan: Tidak menyediakan layanan pelanggan yang memadai, sehingga pengguna kesulitan mendapatkan bantuan jika mengalami masalah.
  • Tidak Membangun Komunitas: Mengabaikan pentingnya membangun komunitas di sekitar produk, padahal komunitas bisa menjadi sumber feedback dan promosi yang sangat berharga.
  • Tidak Memperhatikan Feedback Pengguna: Mengabaikan feedback yang diberikan pengguna, padahal feedback tersebut bisa menjadi masukan penting untuk perbaikan dan pengembangan produk.

5. Manajemen Produk:

  • Perubahan Fitur yang Terlalu Sering (Feature Creep): Terlalu banyak menambahkan fitur tanpa prioritas yang jelas, membuat produk menjadi kompleks dan sulit dikelola.
  • Kurangnya Komunikasi Antar Tim: Komunikasi yang buruk antar tim pengembangan, desain, pemasaran, dan dukungan pelanggan bisa menyebabkan miskomunikasi dan kesalahan.
  • Tidak Memiliki Roadmap Produk yang Jelas: Tidak memiliki rencana jangka panjang untuk pengembangan produk, sehingga arah pengembangan menjadi tidak jelas.

Kesimpulan dari Kesalahan Produk Digital

Membuat produk digital yang sukses memang membutuhkan perencanaan dan eksekusi yang matang. Dengan memahami dan menghindari kesalahan-kesalahan yang sering terjadi ini, Anda dapat meningkatkan peluang kesuksesan produk Anda secara signifikan. Ingatlah untuk selalu fokus pada kebutuhan pengguna, melakukan riset yang mendalam, memperhatikan setiap detail, dan membangun komunikasi yang efektif dalam tim. Dengan begitu, Anda bisa menciptakan produk digital yang benar-benar bermanfaat, disukai oleh banyak orang, dan pada akhirnya, sukses di pasar.

January 13, 2025
Baca Sekarang

1 62 63 64 65 66 197
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
October 20, 2021
October 20, 2021

Tips Membuat Foto Produk agar Lebih Menarik

Saat memutuskan untuk menjalankan bisnis online, salah satu hal yang dapat mempengaruhi laku atau tidaknya produk yang dijual adalah gambar produk tersebut. Walaupun terdengar sepele, namun hal ini justru menjadi aspek terpenting dalam strategi pemasaran. Gambar yang menarik akan lebih mudah menarik pembeli. Moota juga akan membantu pebisnis dalam pengecekan mutasi rekening bank.

Bagaimana Tips dalam Pembuatan Foto Produk agar Pembeli Lebih Mudah Tertarik?

Bukan rahasia lagi bahwa foto atau gambar produk menjadi salah satu kunci keberhasilan bisnis ukm online. Gambar produk yang asal-asalan tentu tidak akan dilirik oleh calon pembeli sehingga para pebisnis harus menerapkan beberapa tips agar lebih mudah mendapatkan omzet penjualan yang besar.

1. Mencari sumber pencahayaan yang bagus

Hasil foto sangat dipengaruhi oleh sumber pencahayaan. Dalam dunia fotografi, ada dua sumber pencahayaan yakni pencahayaan studio dan pencahayaan alami atau sinar matahari. Dengan sinar matahari alami, hasil foto akan terang dan terlihat menarik. Namun, jika sedang mendung, pencahayaan studio sangat disarankan untuk pengambilan foto produk.

Hanya saja, pencahayaan studio memerlukan sejumlah dana untuk membeli peralatan studio seperti tripod, ring light, dan background foto jika ingin mengambil foto menggunakan kamera HP. Namun jika ingin hasil yang lebih bagus lagi, para pebisnis bisa minta bantuan studio foto untuk pengambilan foto produk meskipun budget yang dikeluarkan harus lebih banyak.

2. Memilih kamera yang terbaik

Jika memiliki budget yang cukup besar dan menguasai teknik fotografi, para pebisnis bisa meluangkan waktunya untuk membeli kamera berkualitas sebagai modal dasar pengambilan foto produk. Hasil foto produk atas jepretan sendiri tentu akan berbeda rasanya dari segi kepuasan dibandingkan menerima hasil jadi foto produk dari studio.

Oleh karena itu, pastikan untuk membeli kamera yang benar-benar berkualitas agar tidak kecewa di kemudian hari. Apabila foto produk hasil jepretan sendiri diupload ke sosial media atau media jualan lainnya dan mendapatkan banyak feedback positif dari para konsumen, tentu hal tersebut akan sangat menyenangkan. Moota pun akan membantu cek mutasi rekening,

3. Memastikan warna foto dan produk tidak jauh berbeda

Sering terjadi di marketplace mengenai reviews negatif dari konsumen beberapa toko online terkait warna produk aslinya berbeda dengan warna produk yang ada di foto. Hal ini biasanya dipengaruhi dengan faktor pencahayaan yang terlalu terang atau malah terlalu gelap.

Satu hal ini terkadang menjadi boomerang tersendiri bagi para pebisnis yang menjual produk secara online. Alih-alih mendapatkan bintang 5, namun ternyata banyak mendapatkan bintang 1-2 karena faktor warna di gambar yang tidak sesuai dengan produk aslinya. Karena membuat konsumen tidak puas dengan produk yang diterima, bisnis jualan online bisa bermasalah.

4. Menggunakan model untuk foto produk

Toko online terkadang kebanjiran pesanan karena produk yang mereka jual laku keras berkat model yang menarik pelanggan. Dengan pose yang bagus dan cara menawarkan produk yang tepat menjadi salah satu trik tersendiri untuk bisa mendapatkan perhatian dari calon pembeli.

Ketiga tips di atas merupakan tips dasar dalam pembuatan foto produk yang membuat minat belanja online para konsumen bisa meningkat. Apabila foto produk berhasil menarik banyak pelanggan, para pebisnis bisa menggunakan Moota untuk pengecekan mutasi rekening supaya tidak kewalahan. Untuk mendapatkan web aplikasinya, bisa membuka website resminya di Moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
October 18, 2021
October 18, 2021

Kelebihan dan Kekurangan Berjualan di E-Commerce

Di era serba teknologi seperti saat ini, E-Commerce hadir untuk memudahkan para pebisnis dalam memasarkan produknya. Pun dengan para konsumen dimana belanja online melalui E-Commerce terbilang sangat praktis. Metode pembayaran bisa melalui mbanking yang tidak mengharuskan para konsumen keluar dari rumah. Para pebisnis juga semakin dimudahkan dengan kehadiran Moota.

Berjualan di E-Commerce, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?

E-Commerce memang bisa dibilang lebih praktis karena pemilik para pebisnis hanya tinggal mengupload produknya di toko online mereka saja dan mencantumkan segala informasi mengenai produk tersebut secara detail. Namun, di balik kelebihan penjualan produk melalui E-Commerce, ada juga kekurangannya. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan bisnis online melalui E-Commerce:

Kelebihan

1. Perkembangan bisnis mudah dipantau

Bisnis yang semakin berkembang tentu menjadi tujuan setiap pebisnis. Dengan hadirnya E-Commerce, para pebisnis lebih mudah dalam memantau perkembangan bisnis yang dibangun. Karena di E-Commerce sendiri terdapat fitur insight dimana para pebisnis dapat melihat berapa banyak orang yang mengunjungi toko online mereka secara real-time.

Selain melihat jumlah pengunjung, para pebisnis juga bisa melihat jumlah calon konsumen yang merespon produk yang diupload dan berkomunikasi dengan mereka, serta melihat jumlah orang yang membeli produk yang ada di E-Commerce. Oleh karena itu, kelebihan E-Commerce untuk jualan online adalah memudahkan memantau perkembangan bisnis.

2. Tidak membutuhkan modal besar

Para pebisnis yang berjualan melalui E-Commerce tidak membutuhkan dana untuk modal sebesar para pebisnis yang berjualan secara offline. Hal ini dikarenakan berjualan secara online tidak memerlukan sejumlah modal untuk menyewa tempat seperti rumah atau ruko. Dengan begitu, para pebisnis akan lebih mudah untuk scale up keuntungan penjualannya.

Metode pembayaran yang digunakan pun bisa menggunakan layanan mbanking yang memudahkan konsumen untuk membayar produk yang dibelinya melalui smartphone tanpa harus repot keluar rumah. Para pebisnis bisa menggunakan beberapa akun rekening bank untuk metode pembayaran tersebut dan pengecekannya akan dibantu oleh Moota.

Kekurangan

1. Persaingan bisnis dan perang harga lebih tinggi

Berbisnis secara online melalui E-Commerce memiliki resiko terkait persaingan bisnis yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena banyak sekali produk yang sama antara satu penjual dengan penjual yang lain. Biasanya, untuk mengatasi hal ini, setiap penjual menerapkan strategi pemasaran yang berbeda satu sama lain meskipun produk yang diual sama persis.

2. Income tergantung reputasi

Ketika memutuskan untuk berjualan di E-Commerce, maka para pebisnis harus selalu mengelola toko mereka dengan baik. Banyaknya reseller menjadi bukti bahwa produk yang dijual memang tidak mengecewakan pelanggan. Mereka akan membantu melakukan pemasaran produk dari toko yang mereka percayai memiliki reputasi yang baik.

3. Undang-undang yang mengatur jualan di E-Commerce masih kurang

E-Commerce sama artinya dengan menjual produk dimana para konsumen tidak mengetahui seperti apa produknya baik dari segi bahan, kualitas, dan hal-hal lainnya. Hal ini disebabkan karena kurangnya Undang-Undang.

Undang-Undang tersebut berfungsi sebagai pengatur dalam melakukan kegiatan jualan melalui E-Commerce dalam skala nasional atau internasional. Oleh karena itu, sering terjadi pembeli yang merasa tertipu karena tidak sesuai dengan gambar.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan berjualan melalui E-Commerce. Para pebisnis dapat memanfaatkan Moota dalam mengelola keuangan agar lebih mudah mengecek mutasi rekening. Untuk menggunakan aplikasi tersebut, para pebisnis bisa membuka website Moota dan mendaftarkan diri agar bisa memanfaatkan keuntungan penggunaannya untuk jualan online.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
September 25, 2021
September 25, 2021

Mengenal SMS Marketing (Blast) dalam Strategi Pemasaran

Meski SMS kini sudah mulai jarang digunakan untuk kebutuhan personal, tetapi dalam dunia bisnis, promosi melalui media ini ternyata masih dinilai efektif. Data menampilkan bahwasanya pemasaran lewat SMS 98% dibaca oleh prospek, serta 91% membacanya hanya 3 menit setelah dikirimkan. Untuk membuktikan peluang ini sendiri, Anda bisa mengecek mutasi rekening bank melalui Moota.

Tingkatkan Peluang Kesuksesan Bisnis dengan SMS Blast

1. Definisinya

SMS blast merujuk pada strategi promosi lewat SMS dengan menampilkan suatu merek sebagai nama pengirimnya. Sederhananya, saat menerima sebuah SMS blast, Anda tidak akan melihat nomor ponsel seperti pada umumnya, melainkan nama merek saja, misalnya UKM tertentu. Dalam istilah lain, kerap disebut pula sebagai broadcast SMS.

Strategi ini bisa dijalankan oleh para pelaku bisnis online yang kerap menyasar pengguna ponsel aktif sebagai calon konsumen. Meski strategi pemasaran ini bisa dibilang sudah kuno, tetapi peluangnya masih cukup besar.

Pasalnya, ada 90% lebih orang berkomunikasi memakai ponsel di seluruh dunia, dan faktanya, pasti ada fitur SMS di setiap produk ponsel apa pun tipenya. Kemudian, SMS juga dinilai lebih privat karena sekarang ini jarang ada yang memakainya untuk saling berkirim pesan. Sehingga, ketika ada SMS masuk, orang-orang akan merasa bahwa itu memang ditujukan untuk mereka.

2. Keunggulannya

Menariknya lagi, Jika Anda seorang pemilik toko online, sangat bisa untuk melakukan strategi pemasaran jenis ini secara cepat. Durasi pengiriman pesan kepada calon konsumen terbilang singkat. Intinya, yang Anda butuhkan adalah kalimat efektif dan persuasif, di mana tujuannya untuk menarik hati si penerima SMS.

Tak hanya itu, SMS blast juga cenderung bersifat personal karena langsung masuk ke kontak calon konsumen sesuai target. Bila dibandingkan dengan promosi digital lewat sosial media atau email, yang umumnya dikirim berdasarkan algoritma tertentu. Dengan kata lain, peluang berhasilnya di mana prospek mau belanja online di toko Anda memang cukup besar.

Kemudian, cara ini juga dinilai ecofriendly karena tak perlu media fisik seperti papan iklan atau kertas. Modalnya adalah pulsa, tetapi Anda juga bisa menggunakan layanan SMS blast gratisan di internet untuk menghemat dana.

Namun, untuk mengatur keuangan sedemikian rupa, Anda tak bisa mengandalkan iklan minim biaya saja, melainkan harus diikuti oleh literasi memadai dan alat bantu yang tepat.

Adalah Moota, layanan software berbasis digital yang berkomitmen memberikan laporan catatan transaksi akun perbankan secara efektif dan efisien. Di sini, Anda bisa mengintegrasikan berbagai jenis rekening hanya menggunakan satu dashboard.

3. Cara optimasinya

Jika ingin mengoptimalkan penggunaan SMS blast, Anda perlu menyajikan pesan yang singkat dan disertai call to action. Usahakan agar mampu memicu rasa penasaran calon konsumen, termasuk kemudian melakukan pembelian. Ini akan membantu bisnis Anda mengalami scale up. Hindari mengirimkan pesan berisi kalimat pasaran, apalagi terkesan seperti spam.

Seiring dengan meningkatnya penjualan, tentu omzet Anda pun akan meningkat, dan bisnis, akan menjadi sumber penghasilan yang stabil. Sebenarnya, tidak terlalu sulit untuk mengoptimalkan strategi pemasaran asal Anda tahu caranya dan siap konsisten menjalankannya. Bagi seorang pemula, SMS blast bisa jadi alternatif promosi yang bagus.

SMS blast dan Moota adalah perpaduan yang bagus untuk mengawali karir di dunia bisnis. Barengi strategi pemasaran dengan alat bantu untuk mengelola keuangan Anda, jangan sampai salah langkah. Lewat situs Moota, Anda dapat mengecek laporan riwayat rekening dalam rangka meninjau perkembangan bisnis. Setiap transaksi bisnis yang masuk maka akan dikirim lewat SMS sehingga memudahkan anda untuk mengembangkan bisnis lebih jauh.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 62 63 64 65 66 122
Keuangan
Lihat Semua
Septian Rishal
March 29, 2021
March 29, 2021

Beberapa Fungsi Mutasi Rekening yang Jarang Diketahui

Anda pengguna layanan perbankan mungkin sudah tidak asing dengan istilah mutasi rekening. Mutasi rekening ini biasanya dibutuhkan oleh para pelaku bisnis online untuk memantau alur transaksi yang terjadi di dalam rekening yang digunakan. Kalau biasanya mutasi rekening bisa didapatkan di fitur mobile atau internet banking maupun meminta langsung di bank, maka Moota bisa menjadi solusi cerdas untuk semakin memudahkan Anda.

Mutasi Rekening Memiliki Beragam Fungsi, Ini yang Paling Penting!

Sebelum mengetahui lebih jauh  tentang fungsi dari mutasi rekening ini, Anda harus tahu dulu apa itu mutasi rekening. Secara sederhana, yang dimaksud dengan mutasi ini adalah catatan yang isinya transaksi baik debit maupun kredit pada sebuah rekening. Artinya, di dalamnya tercatat dana yang masuk dan keluar beserta jumlah nominal dan pengirimnya.

Bagi setiap nasabah, setidaknya harus tahu bagaimana caranya mengecek mutasi rekening bank yang digunakannya. Apalagi untuk nasabah yang menggunakannya untuk kebutuhan bisnis berbasis online, yang setiap transaksi selalu dilakukan dengan transfer. Dari mutasi rekening inilah Anda bisa mengetahui apakah transaksi yang dilakukan oleh pelanggan berhasil dilakukan atau tidak. Sayangnya, tidak banyak nasabah yang mengetahui fungsi dari mutasi ini.

1. Mengontrol Transaksi Keuangan

Fungsi paling mendasar dari adanya fitur mutasi rekening ini adalah memungkinkan Anda sebagai pemiliknya untuk mengontrol transaksi keuangan di dalam rekening Anda. Dengan mutasi rekening ini Anda jadi bisa memantau aktivitas transaksi baik yang masuk ataupun keluar. Semuanya laporan ini bisa Anda dapatkan dalam bentuk laporan cetak atau digital.

2. Memperlancar Bisnis

Inilah fungsi yang sangat dibutuhkan terutama oleh para pelaku bisnis. Dengan memiliki catatan transaksi yang lancar, Anda jadi tahu alur keluar masuk uang bisnis Anda. Apalagi jika Anda memiliki bisnis atau toko online. Sebelum mengetahui transaksi yang dilakukan oleh konsumen berhasil dilakukan, Anda tentu tidak bisa melanjutkan proses pemesanan barang.

Nah, untuk memudahkan fungsi ini, Moota bisa menjadi solusi terbaik. Melalui tools ini, Anda bisa mengecek mutasi dengan lebih mudah, bahkan dari beberapa akun bank sekaligus. Tools ini bahkan sudah memiliki fitur aktivasi otomatis sehingga bisa lebih menghemat waktu Anda.

Sebenarnya, mutasi ini bisa juga Anda akses melalui fitur mBanking yang disediakan oleh setiap bank. Namun ini masih merepotkan karena jika Anda memiliki lebih dari 1 rekening di bank berbeda, Anda tetap butuh login berkali-kali.

3. Syarat Mengajukan Pinjaman

Satu lagi fungsi mutasi rekening yang tidak banyak orang ketahui adalah bisa dijadikan sebagai salah satu syarat untuk mengajukan pinjaman. Anda pemilik UKM yang ingin memperluas usaha yang Anda jalankan, mengajukan pinjaman ke bank konvensional bisa menjadi solusi.

Nah, untuk mengajukan pinjaman ini, biasanya pihak bank akan meminta mutasi rekening sebagai salah satu persyaratannya. Inilah mengapa mutasi rekening itu penting untuk diketahui semua nasabah.

4. Persyaratan Mengajukan Visa

Kalau Anda sering bepergian ke luar negeri, Visa adalah dokumen penting yang sangat dibutuhkan. Nah, salah satu syarat pembuatan Visa ini adalah dengan menyertakan histori transaksi keuangan pada periode tertentu. Hal ini dimaksudkan agar pihak yang menerbitkan Visa mengetahui sirkulasi keuangan Anda dan memastikan Anda tidak akan kekurangan uang saat akan berkunjung ke suatu negara.

Nah, itu tadi adalah beberapa fungsi penting dari mutasi rekening yang jarang orang ketahui. Teknologi perbankan saat ini memang memudahkan nasabahnya untuk mengecek mutasi rekening dengan satu sentuhan. Namun, dengan Moota Anda bahkan bisa mendapatkan kemudahan lebih dalam melakukan pengecekan transaksi.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
February 22, 2021
February 22, 2021

7 Tips Mencatat Transaksi Penjualan Online Pemula

Pekerjaan jualan online saat ini bisa dilakukan oleh siapapun, termasuk para pemula. Pasalnya, ada banyak hal yang bisa dijual secara online, baik makanan, jasa hingga kebutuhan sehari-hari lainnya. Dalam melakukan kegiatan ini, tentunya setiap dana yang masuk harus dicatat supaya bisa tahu berapa keuntungan yang diperoleh. Anda tak perlu khawatir karena  moota bisa membantu Anda dalam mencatat setiap transaksi yang masuk agar tidak ada yang terlewat.

Tips-Tips Mencatat Transaksi Penjualan Online untuk Pemula

Terkadang pemula kesulitan dalam mencatat transaksi penjualan, seperti harus mulai dari mana, bagaimana caranya, hingga apa saja yang perlu dicatat. Tanpa adanya transaksi penjualan, penjual pemula tidak akan mengetahui berapa omzet yang sebenarnya didapatkan. Oleh karena itu, mengelola keuangan bisa dibarengi dengan mencatat setiap transaksi penjualan.

1. Mencatat modal awal saat mulai merintis bisnis

Ketika pertama kali merintis sebuah bisnis online, hal yang pertama Anda lakukan adalah mencatat modal awal. Pemula wajib membuat buku catatan kas yang khusus digunakan untuk mencatat transaksi penjualan bisnisnya. Salah satu bisnis yang bisa Anda rintis sebagai seorang pemula dengan modal awal yang tidak begitu banyak adalah bisnis ukm.

2. Mencatat pengeluaran awal

Ketika memulai sebuah bisnis, pasti ada pengeluaran awal seperti misalnya membeli beberapa stock baju untuk dijual kembali dengan harga yang lebih mahal. Dengan mencatat pengeluaran maka Anda bisa mengetahui berapa sisa modal yang dimiliki. Pisahkan pengeluaran ini dengan pengeluaran pribadi seperti belanja online.

3. Mencatat barang-barang yang dijual

Merintis bisnis juga harus disertai dengan media pemasaran untuk menarik konsumen. Selain itu, media tersebut bisa digunakan untuk memasarkan sesuatu yang Anda jual. Anda bisa membuat toko online khusus untuk sarana berjualan supaya lebih fokus. Jangan lupa untuk mencatat semua barang yang Anda jual supaya lebih mudah ke depannya.

4. Membuat rekening khusus untuk bisnis

Agar lebih fokus saat berbisnis, buatlah rekening bank khusus yang hanya digunakan untuk transaksi bisnis Anda. Rekening tersebut akan membuat Anda lebih teliti dalam pengelolaan keuangan. Jika membuat rekening lebih dari satu, Anda bisa menggunakan bantuan moots supaya nantinya pemasukan dapat lebih mudah dipantau.

5. Rutin mengecek rekening

Setelah bisnis mulai berjalan, rajinlah mengecek rekening Anda. Supaya lebih mudah, Anda bisa mengunduh mbanking di handphone Anda. Namun jika ingin lebih menghemat memori handphone, Anda juga bisa menggunakan ibanking dengan mengaksesnya melalui browser.

6. Mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran di buku kas

Wajib untuk mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran di buku kas supaya Anda bisa tahu bagaimana cara untuk scale up perkembangan bisnis yang tengah dijalankan. Dari modal awal hingga bisnis berjalan apakah sudah balik modal atau belum. Dari buku kas tersebut Anda bisa mengetahuinya.

7. Membuat catatan laba rugi

Selanjutnya Anda bisa membuat catatan laba rugi dalam periode misal 1 bulan penjualan. Dari sini Anda bisa tahu berapa keuntungan yang Anda dapatkan serta apakah ada kerugian dalam penjualan sebulan ini. Keuntungan tersebut bisa dijadikan modal lagi atau Anda simpan di bank untuk tabungan.

Dengan mengikuti tips-tips di atas dan dibantu dengan Moota para pemula yang ingin memulai bisnis bisa lebih paham dalam membuat transaksi penjualan. Semakin banyak profit atau keuntungan yang didapatkan, maka para pemula pun bisa menikmati hidup yang lebih baik dari sebelumnya.

 

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
February 22, 2021
February 22, 2021

Tips Cerdas Mengelola Keuangan, Pemalas Wajib Coba!

Dewasa ini, hampir semua harga kebutuhan pokok semakin tinggi. Untuk bisa membeli berbagai kebutuhan pokok, Anda membutuhkan uang untuk bertransaksi. Dan uang hanya bisa didapatkan dengan bekerja. Namu,, di era modern seperti ini, bekerja tidak harus dilakukan di luar rumah. Dengan mengandalkan handphone, Anda bisa memperoleh uang dengan cara jualan online atau pekerjaan lainnya secara online. Mengelola uangnya pun mudah, moota bisa membantu Anda tanpa merasa kesulitan. Terlebih lagi bagi Anda yang mempunyai beberapa rekening dan merasa malas untuk mengecek satu-persatu transaksi yang masuk ke rekening, aplikasi tersebut akan sangat menguntungkan.

Begini Tips Cerdas Untuk Mengelola Keuangan Anda

Ketika bekerja secara online, waktu Anda bisa lebih bebas daripada bekerja offline yang banyak menyita waktu. Bekerja online bisa membuat Anda bisa lebih menikmati hidup tanpa merasa banyak target atau beban yang harus dipenuhi agar tetap dipertahankan oleh perusahaan.

Bekerja online bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah dengan berbagai cara seperti misalnya bisnis online berjualan baju, kemeja, dan lain-lain. Apabila Anda bisa telaten dan fokus dengan pekerjaan tersebut maka omzet yang Anda dapatkan pun bisa besar. Agar bisa mengelola uang dari hasil bekerja online, apa saja tipsnya?

1. Membedakan rekening tabungan dan rekening untuk bekerja online

Tips pertama ini bisa membantu Anda dalam mengelola uang dengan baik. Jika Anda mempunyai rekening yang digunakan untuk bekerja online, maka Anda juga harus mempunyai rekening khusus untuk tabungan. Rekening khusus tabungan bisa diisi dengan nominal sesuai keinginan Anda dengan uang dari hasil bisnis online. Pastikan Anda selalu mengisinya tiap bulan.

Rekening bank untuk bekerja online jangan dicampur adukkan dengan rekenin tabungan karena akan membuat pengelolaan uang Anda menjadi kacau. Anda tidak akan tahu berapa pemasukan dan pengeluaran setiap bulannya sehingga membuat Anda susah untuk menabung dari hasil bekerja online yang tengan dilakukan.

2. Selalu catat pemasukan dan pengeluaran

Tips yang kedua yakni selalu mencatat semua pemasukan dan pengeluaran terutama dana yang diperoleh dari hasil bekerja online. Anda bisa menggunakan bantuan moota untuk mengecek transaksi yang masuk ke rekening Anda. Penggunaannya yang mudah dan nyaman akan membuat Anda lebih teratur dalam mencatat pemasukan serta pengeluaran.

Tips ini bisa membantu Anda dalam mengelola keuangan secara ter-struktur. Oleh karena itu, pemasukan maupun pengeluaran yang tidak tercatat akan bisa dicegah. Akhir bulan, Anda bisa merekap semua pemasukan dan pengeluaran tersebut supaya catatan keuangan dapat Anda lihat secara transparan serta mengurangi pengeluaran yang tidak perlu di bulan selanjutnya.

3. Meminimalisir pengeluaran

Tips berikutnya yakni meminimalisir pengeluaran, salah satunya adalah mengurangi belanja online. Semakin mudahnya akses untuk berbelanja secara online terkadang menimbulkan keinginan besar untuk selalu membeli sesuatu yang sebenarnya tidak diperlukan, apalagi dengan adanya mbanking yang memudahkan pembeli saat melakukan pembayaran.

Ada juga ibanking yang penggunaannya hanya dengan mengakses melalui browser saja tanpa harus mendownload aplikasi. Kedua layanan tersebut bisa Anda akses di manapun tanpa harus mendatangi bank.

Ketiga tips di atas bisa membantu Anda dalam hal pengelolaan keuangan yang baik. Terlebih lagi dengan adanya moota yang bisa membantu Anda dalam mengelola transaksi yang masuk ke rekening Anda. Dengan mengikuti tips-tips tersebut, Anda bisa scale up kemampuan Anda dalam hal pengelolaan uang.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 62 63 64 65 66 91
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram