A-1

Kelebihan dan Kekurangan Berjualan di E-Commerce

Di era serba teknologi seperti saat ini, E-Commerce hadir untuk memudahkan para pebisnis dalam memasarkan produknya. Pun dengan para konsumen dimana belanja online melalui E-Commerce terbilang sangat praktis. Metode pembayaran bisa melalui mbanking yang tidak mengharuskan para konsumen keluar dari rumah. Para pebisnis juga semakin dimudahkan dengan kehadiran Moota.

Berjualan di E-Commerce, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?

E-Commerce memang bisa dibilang lebih praktis karena pemilik para pebisnis hanya tinggal mengupload produknya di toko online mereka saja dan mencantumkan segala informasi mengenai produk tersebut secara detail. Namun, di balik kelebihan penjualan produk melalui E-Commerce, ada juga kekurangannya. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan bisnis online melalui E-Commerce:

Kelebihan

1. Perkembangan bisnis mudah dipantau

Bisnis yang semakin berkembang tentu menjadi tujuan setiap pebisnis. Dengan hadirnya E-Commerce, para pebisnis lebih mudah dalam memantau perkembangan bisnis yang dibangun. Karena di E-Commerce sendiri terdapat fitur insight dimana para pebisnis dapat melihat berapa banyak orang yang mengunjungi toko online mereka secara real-time.

Selain melihat jumlah pengunjung, para pebisnis juga bisa melihat jumlah calon konsumen yang merespon produk yang diupload dan berkomunikasi dengan mereka, serta melihat jumlah orang yang membeli produk yang ada di E-Commerce. Oleh karena itu, kelebihan E-Commerce untuk jualan online adalah memudahkan memantau perkembangan bisnis.

2. Tidak membutuhkan modal besar

Para pebisnis yang berjualan melalui E-Commerce tidak membutuhkan dana untuk modal sebesar para pebisnis yang berjualan secara offline. Hal ini dikarenakan berjualan secara online tidak memerlukan sejumlah modal untuk menyewa tempat seperti rumah atau ruko. Dengan begitu, para pebisnis akan lebih mudah untuk scale up keuntungan penjualannya.

Metode pembayaran yang digunakan pun bisa menggunakan layanan mbanking yang memudahkan konsumen untuk membayar produk yang dibelinya melalui smartphone tanpa harus repot keluar rumah. Para pebisnis bisa menggunakan beberapa akun rekening bank untuk metode pembayaran tersebut dan pengecekannya akan dibantu oleh Moota.

Kekurangan

1. Persaingan bisnis dan perang harga lebih tinggi

Berbisnis secara online melalui E-Commerce memiliki resiko terkait persaingan bisnis yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena banyak sekali produk yang sama antara satu penjual dengan penjual yang lain. Biasanya, untuk mengatasi hal ini, setiap penjual menerapkan strategi pemasaran yang berbeda satu sama lain meskipun produk yang diual sama persis.

2. Income tergantung reputasi

Ketika memutuskan untuk berjualan di E-Commerce, maka para pebisnis harus selalu mengelola toko mereka dengan baik. Banyaknya reseller menjadi bukti bahwa produk yang dijual memang tidak mengecewakan pelanggan. Mereka akan membantu melakukan pemasaran produk dari toko yang mereka percayai memiliki reputasi yang baik.

3. Undang-undang yang mengatur jualan di E-Commerce masih kurang

E-Commerce sama artinya dengan menjual produk dimana para konsumen tidak mengetahui seperti apa produknya baik dari segi bahan, kualitas, dan hal-hal lainnya. Hal ini disebabkan karena kurangnya Undang-Undang.

Undang-Undang tersebut berfungsi sebagai pengatur dalam melakukan kegiatan jualan melalui E-Commerce dalam skala nasional atau internasional. Oleh karena itu, sering terjadi pembeli yang merasa tertipu karena tidak sesuai dengan gambar.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan berjualan melalui E-Commerce. Para pebisnis dapat memanfaatkan Moota dalam mengelola keuangan agar lebih mudah mengecek mutasi rekening. Untuk menggunakan aplikasi tersebut, para pebisnis bisa membuka website Moota dan mendaftarkan diri agar bisa memanfaatkan keuntungan penggunaannya untuk jualan online.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya