
Bisnis adalah perjalanan penuh liku, yang melibatkan berbagai fase berbeda. Terkadang, kita terlalu fokus pada bagaimana memulai bisnis, namun jarang membahas apa yang terjadi selama perjalanan bisnis itu sendiri. Saya ingin berbicara tentang beberapa fase penting yang mungkin akan Anda alami dalam perjalanan bisnis Anda, yang mungkin jarang mendapatkan sorotan, namun memiliki dampak yang besar pada perkembangan bisnis Anda. Mari kita bahas setiap fase ini secara lebih mendalam.

Ingat saat-saat pertama Anda memulai bisnis? Semuanya terasa begitu menarik dan mungkin. Anda memiliki begitu banyak ide dan rencana yang ingin Anda jalankan. Selain itu, Anda juga memiliki energi yang tinggi untuk menjalankannya. Fase ini adalah saat yang tepat untuk membahas mengapa Anda memulai bisnis Anda.
Penting untuk mengingat "Mengapa" Anda memulai bisnis, karena ini adalah yang akan memberi Anda dorongan dan tekad ketika menghadapi kendala. Meskipun seringkali lebih mudah untuk berbicara tentang "Apa" yang Anda lakukan dan "Bagaimana" Anda melakukannya, "Mengapa" adalah inti dari bisnis Anda. Ini adalah panduan Anda, nilai-nilai Anda, dan motivasi Anda.
Setelah bisnis berjalan lebih dari 1 tahun, realitas mulai menghampiri Anda. Masalah muncul dari berbagai sudut, mulai dari kualitas pekerjaan yang kurang memuaskan, hingga hubungan dengan klien yang mungkin tegang. Ini adalah fase di mana banyak pengusaha merasa terjebak dalam berbagai masalah, dan beberapa mungkin mulai meragukan keputusan mereka.
Fase Evaluasi dan Pembelajaran adalah saatnya untuk merenung. Anda mulai melihat masalah sebagai tantangan yang dapat diatasi, bukan sebagai batu sandungan yang tidak bisa dilewati. Di fase ini, penting untuk kembali ke pertanyaan "Mengapa." Anda perlu mempertanyakan diri sendiri, "Mengapa saya melakukan ini? Apa visi dan misi bisnis saya?" Ini adalah saat yang tepat untuk menetapkan kembali visi dan misi perusahaan dengan lebih jelas.
Fase Pematangan adalah ketika Anda mulai lebih banyak terlibat dalam manajemen dan strategi bisnis. Anda berpikir tentang bagaimana membangun sistem yang efisien untuk perusahaan Anda. Ini juga saat Anda mulai mempercayakan tanggung jawab kepada tim Anda. Terutama jika Anda berasal dari latar belakang teknis, seperti desain grafis atau pengembangan UI/UX, ini bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun, seiring berjalannya waktu dan upaya untuk mendidik tim Anda, Anda akan melihat perkembangan yang positif.
Fase ini adalah tentang melihat jauh ke depan. Bagaimana perusahaan Anda dapat berkelanjutan selama beberapa dekade? Bagaimana Anda bisa memberikan dampak positif pada industri dan masyarakat? Di sini, visi pribadi Anda sangat memengaruhi tindakan dan rencana Anda. Ini adalah saatnya untuk berpikir besar dan berfokus pada visi jangka panjang Anda.
Semua fase dalam perjalanan bisnis memiliki tantangannya masing-masing, tetapi juga memberikan pelajaran berharga. Dengan Moota temani keuangan bisnis Anda di Fase Manapun Semoga dengan memahami dan menghargai setiap fase ini, Anda dapat menghadapi perjalanan bisnis Anda dengan lebih baik dan penuh keyakinan. 😊🚀

Di artikel ini, kami ingin berbagi Pemikiran Unik dalam dunia bisnis. Mungkin perspektif ini bisa membuat Anda berpikir lebih luas dan membantu Anda menjadi lebih unik dalam pendekatan bisnis Anda.

Terkadang, gagasan bahwa bisnis harus memiliki banyak karyawan tidak selalu sesuai dengan konteksnya. Sebagai pemilik bisnis, Anda harus selektif dalam memilih tim Anda agar kualitas pelayanan dan produk tetap terjaga. Banyak perusahaan terjebak dalam keinginan untuk terlihat besar dengan rekrutmen yang berlebihan, tetapi pertanyaannya adalah, apakah bisnis Anda benar-benar membutuhkannya saat ini?
Jika bisnis Anda dapat berjalan dengan efisien dengan tim yang lebih kecil, mengapa tidak mempertahankannya seperti itu? Pemikiran Unik dalam dunia bisnis ini berpengaruh dalam Keputusan untuk merekrut harus berdasarkan kebutuhan nyata, bukan sekadar mengikuti tren. Ingatlah, karyawan yang tidak produktif dapat menjadi beban finansial bagi bisnis Anda. Oleh karena itu, pertimbangkan dengan matang sebelum menambah jumlah karyawan Anda.
Dalam era digital ini, teknologi memungkinkan kita untuk bekerja dari mana saja. Jika bisnis Anda mendukung kerja jarak jauh, pertimbangkan untuk memberikan fleksibilitas kepada tim Anda. Ini tidak hanya dapat meningkatkan produktivitas tetapi juga membantu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Anda tidak perlu mengikuti tradisi lama di mana semua karyawan harus berada di kantor fisik. Jika tim Anda dapat melakukan pekerjaan mereka dari rumah atau lokasi lain, mengapa tidak memberi mereka kesempatan untuk melakukannya? Ini juga dapat membantu Anda menarik bakat dari berbagai lokasi geografis tanpa harus memikirkan kantor fisik yang besar.
Dalam mengelola karyawan, penting untuk memiliki SOP yang jelas (Standar Operating Procedure) dan KPI yang terukur (Key Performance Indicator). Ini membantu dalam menjaga komunikasi yang efektif dan memberikan arah yang jelas kepada tim Anda, terlepas dari seberapa sering Anda bertemu langsung.
Ketika karyawan memiliki panduan yang jelas tentang tugas dan tanggung jawab mereka, mereka akan lebih fokus dan produktif. Pemikiran Unik dalam dunia bisnis Ini juga membantu Anda dalam memantau kinerja karyawan dan memberikan umpan balik yang konstruktif. Dengan cara ini, Anda dapat memelihara lingkungan kerja yang efisien tanpa perlu banyak pertemuan tatap muka.
Anda tidak harus terpaku pada satu bisnis. Diversifikasi dapat membantu dalam mengurangi risiko keuangan. Dengan memiliki saham atau kepemilikan di beberapa bisnis yang berbeda, Anda dapat memecah risiko dan menghasilkan pendapatan dari berbagai sumber.
Diversifikasi bisnis dapat membantu Anda mengatasi fluktuasi pasar dan perubahan tren. Ini juga membuka peluang untuk mendiversifikasi portofolio investasi Anda. Namun, perlu diingat bahwa diversifikasi juga membutuhkan manajemen yang hati-hati. Anda harus memiliki pemahaman yang kuat tentang setiap bisnis yang Anda pilih untuk diinvestasikan dan memastikan bahwa mereka sesuai dengan visi dan tujuan Anda.
Jika Anda melihat sukses sejumlah orang dalam dunia bisnis, jangan langsung menelan mentah-mentah ide-ide mereka. Pertimbangkan apakah ide-ide ini sesuai dengan konteks bisnis Anda dan apakah benar-benar diperlukan. Ingatlah bahwa setiap bisnis unik, dan ada banyak cara untuk mencapai kesuksesan.
Jadi, tetaplah terbuka terhadap berbagai pendekatan dan temukan yang paling sesuai dengan visi dan tujuan bisnis Anda. kunjungi Moota untuk informasi lebih lanjut tentang pengelolaan keuangan bisnis. Kami di Moota siap membantu Anda mengembangkan bisnis baru Anda.Semoga membantu dan selamat berkomunikasi dengan sukses! 😄🚀

Komunikasi, itu penting banget! Ini proses dimana kita saling tukar-menukar info lewat tulisan, lisan, atau gambar. Tapi, ada berbagai rintangan yang bisa bikin pesan kita ga sampai tujuan. Nah, buat pastiin pesanmu nyampe dengan baik untuk harian atau Komunikasi dalam Bisnis, kamu butuh sejumlah keterampilan komunikasi yang oke banget. Di dunia kerja dan bisnis sekarang, komunikasi dalam bisnis bisa jadi senjata rahasia!

Yuk, kita bahas sepuluh keterampilan komunikasi dalam bisnis yang penting banget menurut ahli komunikasi. 😎
Langkah pertama yang gak bisa kamu lewatin adalah pahami dulu kebutuhan info. Pertanyaan yang jelas, jawabannya pasti lebih gampang dicari. Nah, setelah kamu tau apa yang kamu butuh, selanjutnya, cari sumber info yang bisa diandalkan karena penting untuk komunikasi dalam bisnis.
Setelah kamu punya info, sekarang tugas kamu adalah merangkai info itu jadi ide yang logis dan menarik. Terkadang, info berlebih bisa bikin kita lupa tujuan awal. Jadi, penting banget atur info dengan rapi supaya ide-ide kamu berkembang dengan mantap.
Ide bagus itu gak berguna kalau kamu gak bisa sampaikan dengan asyik dan kompak. Penyampaian yang bagus akan membuat komunikasi dalam bisnis kamu lebih masuk dan menarik. Kalau penyampaian asyik, ide kamu akan lebih diterima dalam presentasi.
Keterampilan mendengarkan sering dilupakan, terutama dengarkan sebelum berbicara. Padahal, info yang kamu dengar adalah dasar untuk komunikasi aktif kamu. Dengarkan dengan serius, dan pastiin kamu dapat info dengan baik.
Kemampuan berkomunikasi dengan berbagai orang dengan latar belakang yang berbeda itu sangat penting. Kamu harus bisa menyesuaikan cara berbicara, tergantung pesan, orang yang diajak bicara, dan media yang digunakan. Ini rahasia untuk sukses dalam menyampaikan pesan.
Dunia terus berubah, loh! Kamu harus paham teknologi komunikasi terbaru. Yang paling penting, kamu harus bisa pakai teknologi ini dengan cerdas buat capai tujuan komunikasi dalam bisnis kamu.
Pilihan kata itu krusial banget dalam komunikasi. Kata harus sesuai dengan konteks, siapa yang diajak bicara, dan situasinya. Pilih kata yang tepat dan jangan lupa tata bahasa yang bener karena dalam bisnis apalagi untuk urusan penting sangat penting buat memilah kata saat komunikasi dalam bisnis.
Sikap santun dan etika itu penting banget dalam bisnis. Pesan yang disampaikan dengan sopan, bahkan yang negatif, akan lebih diterima. Etika bisnis bisa bikin orang saling hormat, yang pasti pengaruh banget pada penerimaan pesan.
Manajemen waktu itu penting, apalagi dalam komunikasi. Keterampilan ini akan bantu kamu manfaatkan waktu dan sumber daya yang terbatas dengan efisien.
Informasi harus dievaluasi secara kritis sebelum diterima begitu saja. Berpikir kritis melibatkan analisis fakta buat buat penilaian yang logis. Proses ini kompleks, tapi sangat berguna.
Jadi, kesepuluh keterampilan ini adalah senjata rahasia buat sukses dalam karier dan bisnis kamu. kunjungi Moota untuk informasi lebih lanjut tentang pengelolaan keuangan bisnis. Kami di Moota siap membantu Anda mengembangkan bisnis baru Anda.Semoga membantu dan selamat berkomunikasi dengan sukses! 😄🚀

Investasi termasuk salah satu strategi untuk mendapatkan penghasilan selain penghasilan utama. Dengan berinvestasi, seseorang akan lebih mudah dalam mengelola keuangan. Hasil dari bisnis online bisa diinvestasikan agar uang yang didapatkan tidak hilang begitu saja untuk sekedar memenuhi gaya hidup. Di samping investasi, Moota juga bisa dimanfaatkan oleh para pemilik bisnis.
Warren Buffett adalah seorang CEO di perusahaan Berkshire Hathaway yang merintis karir dari bisnis kecil hingga akhirnya sekarang menjadi seorang yang sukses. Namanya semakin dikenal masyarakat luas karena kelihaiannya berinvestasi menggunakan uang dari hasil kerja kerasnya. Berikut beberapa tips dari Warren Buffett terkait investasi :
Hutang merupakan salah satu hambatan untuk meraih kesuksesan dalam berinvestasi. Karena investasi sendiri adalah penolong saat keuangan sedang berada di titik low. Jika seseorang melakukan investasi dengan cara berhutang, bukan tidak mungkin uang yang didapatkan dari hasil investasi tersebut tidak akan kembali ke Anda, melainkan untuk melunasi hutang-hutang.
Menabung memang kegiatan yang wajib dilakukan untuk memenuhi kebutuhan. Namun, memfokuskan diri pada menabung saja hanya akan merugikan diri sendiri karena inflasi akan menyebabkan harga selalu mengalami kenaikan dari waktu ke waktu. Jika sudah begitu, tentu saja Anda tidak akan bisa menikmati hidup lebih nyaman sehingga perlu berinvestasi.
Warren Buffett mengajarkan bahwa investasi bisa dimulai sejak seseorang berusia 20 tahunan. Usia tersebut termasuk usia yang masih termasuk muda untuk mulai berinvestasi karena masih menapaki karir. Investasi yang dilakukan sedikit demi sedikit akan dapat dirasakan keuntungannya suatu saat nanti. Hasil jualan online bisa menjadi modal untuk berinvestasi.
Saat ini banyak sekali bentuk investasi yang bisa dimanfaatkan hanya dengan berbekal smartphone dan jaringan internet seperti emas, saham, kripto, reksadana dan lain sebagainya. Sehingga investasi juga diperlukan di samping menjalankan bisnis ukm. Jika bisnis yang dijalankan memperoleh peningkatan omzet penjualan, maka jangan menunda berinvestasi.
Pemilik bisnis menggunakan Moota untuk mengecek setiap mutasi pada beberapa akun rekening bank yang digunakan untuk transaksi. Di samping berbisnis, tentu ada suatu ketika membutuhkan sesuatu untuk dibeli baik yang diinginkan atau memang sedang dibutuhkan. Agar investasi berjalan lancar, sebaiknya pisahkan antara kebutuhan dan keinginan.
Ketika awal kali berinvestasi, seseorang kerap mengalami kesalahan yang membuatnya paham strategi apa yang harus dilakukan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Misalnya saja, ketika berinvestasi saham, strategi yang tepat adalah membeli saham saat pasar sedang merosot dan menjualnya saat pasar sedang naik agar mendapat dana tinggi.
Salah satu sifat yang kerap ditemukan pada seseorang yang sedang mulai belajar berinvestasi adalah mudah menyerah. Justru dengan adanya kesalahan yang pernah dilakukan menjadi sumber semangat untuk tetap maju dan bangkit kembali agar bisa scale up kemampuan dalam berinvestasi.
Itulah beberapa tips dari Warren Buffett dalam hal berinvestasi. Hasil dari berbisnis bisa digunakan sebagai modal untuk berinvestasi. Untuk bisnisnya sendiri akan lebih mudah jika menggunakan aplikasi web Moota yang akan membantu dalam pengecekan mutasi rekening bank. Web service tersebut bisa didapatkan di website resminya Moota.

Ketika bisnis ukm yang dirintis masih seumur jagung, penggajian karyawan menjadi salah satu permasalahan tersendiri. Hal ini disebabkan karena belum adanya income yang stabil karena bisnis masih berfokus pada bagaimana caranya mendapatkan banyak pelanggan. Baik bisnis online maupun offline, semua pernah mengalaminya. Moota hadir untuk membantu mengecek mutasi rekening.
Usaha kecil yang dirintis dari nol tentu tidak akan langsung mendapatkan kesuksesan secara instan. Ada berbagai perjuangan dan strategi yang dilakukan agar bisnis dikenal masyarakat luas. Sebagian orang merintis usaha agar mendapatkan pemasukan dana selain penghasilan dari pekerjaan utamanya. Berikut tips untuk menentukan gaji karyawan usaha kecil :
Jika bisnis yang dirintis adalah bisnis jualan online, sistem penggajiannya sama dengan bisnis jualan offline. Cara perhitungan gajinya adalah jumlah hari kerja karyawan dalam sebulan atau yang telah dijalani dikalikan dengan gaji sebulan. Metode penggajian ini merupakan metode yang direkomendasikan untuk para pebisnis pemula agar keuangan bisnis tetap stabil.
Bisnis yang dibangun secara online membutuhkan beberapa karyawan yang menghandle toko online. Biasanya tim customer service terdiri dari beberapa orang yang bekerja dengan sistem shift. Untuk cara penghitungan gaji menyesuaikan jam kerja karyawan adalah gaji pokok ditambah dengan tunjangan tetap kemudian dibagi 173.
Agar omzet penjualan naik, pemilik bisnis harus mempertimbangkan besaran gaji pokok yang akan dibayarkan kepada karyawan setiap bulannya. Pastikan bahwa gaji tersebut tidak membuat modal bisnis untuk produksi selanjutnya menjadi minus. Karena bisnis yang dirintis masih seumur jagung, maka terapkan gaji di bawah UMR terlebih dahulu.
Pemilik bisnis tentu ingin mengelola keuangan bisnis dengan baik. Oleh karena itu, sebelum merekrut karyawan, pastikan untuk mempertimbangkan nilai pekerjaannya terlebih dahulu. Nilai pekerjaan berupa faktor geografis, kualifikasi pendidikan, hingga pengalaman pekerjaan. Tentunya gaji yang akan diberikan untuk karyawan lulusan SMA berbeda dengan lulusan S1.
Setiap posisi pekerjaan memiliki posisi vital yang sangat mempengaruhi kemajuan bisnis. Misalnya saja, dalam bisnis online tentu sangat membutuhkan tim customer service sebagai pihak terdepan yang akan berinteraksi dengan konsumen yang belanja online. Tim CS yang akan handle setiap reseller maupun konsumen yang dropship sehingga gajinya lebih besar.
Dalam membangun bisnis, Moota sangat dibutuhkan untuk melakukan pengecekan mutasi rekening. Pemilik bisnis dapat menerapkan perhitungan penggajian dengan menyesuaikan skala upah yang ditetapkan pemerintah. Skala upah ini berkaitan erat dengan kemampuan suatu perusahaan dalam menggaji karyawan sesuai skill dan posisi karyawan.
Karena bisnis masih seumur jagung, sebaiknya pemilik bisnis mempertimbangkan untuk merekrut karyawan yang belum menikah, terutama untuk karyawan laki-laki. Hal ini disebabkan karena karyawan yang sudah menikah memiliki tanggungan istri dan anak yang mana gaji yang dibutuhkan lebih besar dibandingkan karyawan yang belum menikah.
Itulah beberapa tips untuk menentukan gaji pada karyawan apabila usaha yang dijalankan masih berumur jagung. Agar lebih mudah dalam mengecek setiap mutasi pada beberapa akun rekening bank, Moota adalah pilihan yang tepat. Untuk bisa mendapatkannya, bisa mendaftarkan diri melalui Moota.

Tidak hanya berlaku di perusahaan offline saja, pada kenyataannya membangun bisnis online pun juga harus melakukan pencatatan data transaksi secara rutin sebagai dasar untuk membuat neraca. Tanpa adanya pencatatan data transaksi, maka neraca tidak akan bisa dibuat. Dalam hal ini, Moota dapat dipilih untuk membantu para pebisnis dalam mengelola keuangan bisnisnya.
Mencatat data transaksi merupakan kegiatan penting yang harus dilakukan oleh para pemilik bisnis ukm. Data transaksi yang dibuat dengan akurat, valid, dan rapi tentu akan memudahkan dalam membaca neraca. Berikut beberapa tips agar data transaksi lebih rapi:
Sebelum melangkah lebih jauh, syarat utama yang harus dilakukan oleh para pemilik bisnis adalah mengumpulkan setiap bukti transaksi terkait dengan keuangan yang pernah dilakukan. Bukti transaksi tersebut merupakan komponen penting dalam menjalankan sebuah bisnis jualan online karena berperan sebagai dasar untuk pencatatan data transaksi yang rapi.
Dengan adanya bukti transaksi tersebut, maka laporan keuangan akan sesuai dengan pemasukan dan pengeluaran yang dilakukan. Bahkan, omzet penjualan juga bisa dilihat dari laporan keuangan yang dibuat. Beberapa contoh bukti transaksi antara lain kuitansi, cek, surat perjanjian, bukti pembayaran, nota, invoice atau faktur, wesel, akte dan lain sebagainya.
Setelah mengumpulkan bukti-bukti transaksi, pastikan bahwa semuanya benar-benar asli. Hal ini dapat mencegah resiko penipuan jika diketahui bukti transaksi yang telah dikumpulkan ada beberapa yang palsu. Bukti transaksi bisa dicek keasliannya dengan melihat adanya tanda tangan, stempel, serta informasi perusahaan.
Apabila bukti-bukti transaksi tersebut terbukti asli, maka langkah selanjutnya yakni membuat jurnal transaksi. Supaya lebih rapi, para pemilik bisnis bisa mencatat apapun transaksi yang telah dilakukan pada jurnal. Dengan begitu, para pemilik bisnis bisa lebih menikmati hidup tanpa harus menunggu transaksi terkumpul lama hingga lupa untuk mencatatnya.
Setiap transaksi yang sudah dicatat pada jurnal sebaiknya langsung dipindahkan ke dalam buku besar agar kesalahan penulisan data transaksi dapat dicegah. Buku besar memiliki peranan besar dalam mengetahui ada atau tidaknya scale up terkait income pada bisnis yang dijalankan.
Setiap transaksi yang pernah dilakukan dapat dicatat di buku besar sesuai pengelompokan akunnya. Sehingga neraca akan lebih mudah dibuat apabila jurnal selalu rutin dimasukkan ke dalam buku besar. Dana yang masuk dan keluar dari setiap rekening bisnis juga bisa dicek secara rutin menggunakan aplikasi Moota.
Setelah membuat pencatatan data transaksi dengan rapi, maka pemilik bisnis bisa melakukan tahapan selanjutnya yaitu membuat laporan transaksi keuangan. Dengan membuat laporan tersebut, saldo kredit atau sisi pasiva dan saldo debit atau sisi aktiva bisa diketahui apakah jumlahnya sama atau malah berbeda. Jika berbeda, dipastikan ada kesalahan pencatatan.
Selain kesalahan pencatatan, bisa jadi ada kesalahan ketika menghitung. Sebelum neraca dibuat, para pemilik bisnis bisa membetulkannya dahulu agar resiko kesalahan pada neraca dapat diminimalisir.
Apabila pemilik bisnis mempunyai beberapa akun rekening bank yang digunakan untuk transaksi, aplikasi Moota bisa membantu dalam hal pengecekan mutasi pada rekening. Untuk mendapatkan layanan tersebut, para pemilik bisnis bisa membuka website resmi pada Moota dan mendaftarkan diri terlebih dahulu.
