Memahami Pailit: Apa Itu, Prosesnya, dan Dampaknya

pasti belakangan sering dengar kata “pailit”, bukan? Apalagi kalau Sobat mengikuti berita-berita bisnis dan finansial. Bahkan perusahaan besar seperti Sritex, menghadapi situasi ini dan dampaknya tentu nggak kecil. Nah, sebenarnya apa sih pailit itu? Bagaimana sebuah bisnis bisa sampai terkena hal itu, dan apa dampaknya bagi semua pihak yang terlibat?

pailit

Dalam artikel ini, kita akan bahas secara santai namun lengkap tentang pailit, mulai dari pengertian dasar, proses hukum, hingga hal-hal yang harus diperhatikan agar Sobat bisa paham situasinya lebih jelas. Yuk, kita mulai!

1. Apa Itu Pailit?

Secara sederhana, pailit adalah kondisi ketika sebuah perusahaan atau individu tidak mampu lagi memenuhi kewajiban finansialnya terhadap kreditur atau pihak ketiga lainnya. Artinya, mereka udah nggak bisa lagi bayar utang-utang yang ada karena kondisi keuangan yang nggak mendukung. Nah, kalau di Indonesia, status pailit ini harus melalui keputusan pengadilan, dan nggak sembarang orang bisa mengajukan pailit.

Pada umumnya, pengadilan yang menangani kasus pailit adalah Pengadilan Niaga, dan keputusan ini berdasarkan Undang-Undang Kepailitan yang ada di Indonesia. Jadi, kalau perusahaan dinyatakan terkena hal itu, maka aset-asetnya akan diambil alih untuk membayar utang-utang tersebut.

2. Apa Bedanya Pailit dengan Bangkrut?

Mungkin Sobat juga sering dengar kata “bangkrut” kan? Meski terdengar mirip, ternyata pailit dan bangkrut itu beda, lho. Pailit adalah status resmi yang ditetapkan oleh pengadilan saat sebuah perusahaan atau individu nggak mampu bayar utang. Sedangkan bangkrut adalah kondisi keuangan seseorang atau perusahaan yang sudah “habis-habisan” tapi belum tentu resmi diputuskan oleh pengadilan.

Jadi, kalau seseorang atau perusahaan bisa aja dibilang bangkrut, tapi belum tentu mereka sudah dinyatakan terkena hal itu secara hukum. Dengan kata lain, pailit adalah istilah resmi, sementara bangkrut lebih mengacu pada situasi ekonomi yang kritis tanpa status hukum yang pasti.

3. Bagaimana Proses Pailit Bisa Terjadi?

Nah, gimana sih sebuah perusahaan bisa sampai terkena hal itu? Berikut adalah proses umum yang biasanya terjadi hingga sebuah bisnis dinyatakan terkena hal itu:

  • Permohonan Pailit
    Proses pailit biasanya dimulai dengan adanya permohonan pailit ke pengadilan. Permohonan ini bisa diajukan oleh pihak kreditur, debitur, atau bahkan pihak lain yang berkepentingan. Nah, yang bisa mengajukan pailit ini nggak sembarang orang, lho. Kreditur yang mengajukan harus bisa membuktikan bahwa mereka memang belum dibayar oleh perusahaan yang bersangkutan.
  • Pemeriksaan Kasus
    Setelah permohonan diajukan, pengadilan akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi keuangan perusahaan atau individu tersebut. Dalam pemeriksaan ini, pengadilan akan melihat apakah memang ada ketidakmampuan untuk memenuhi kewajiban utang sesuai bukti yang diajukan.
  • Penunjukan Kurator
    Kalau pengadilan memutuskan bahwa perusahaan tersebut pailit, maka akan ada kurator yang ditunjuk untuk mengelola aset yang tersisa. Kurator ini bertugas untuk mengurus dan menjual aset perusahaan agar bisa digunakan untuk membayar utang-utang yang tertunggak.
  • Pembagian Aset
    Setelah aset-aset dikumpulkan dan dijual, hasilnya akan dibagi kepada para kreditur. Biasanya, prioritas pembayaran diberikan kepada kreditur yang memiliki jaminan terlebih dulu, baru sisanya untuk kreditur lainnya. Dalam proses ini, pihak yang merasa dirugikan bisa mengajukan keberatan jika pembagian aset dianggap nggak adil.

Sebagai pelaku usaha atau yang punya bisnis, penting banget untuk terus memantau keuangan perusahaan. Dengan bantuan aplikasi seperti Moota, Sobat bisa terus memantau transaksi keuangan dan mutasi rekening agar lebih mudah mengambil langkah antisipasi sebelum masalah keuangan membesar.

4. Dampak Pailit Bagi Perusahaan

Pailit bukan cuma status hukum yang menyeramkan, tapi juga membawa dampak besar bagi perusahaan yang mengalaminya. Beberapa dampak setelah terkena hal itu yang sering terjadi antara lain:

  • Kehilangan Aset
    Saat perusahaan dinyatakan pailit, aset-aset yang dimiliki harus dijual untuk membayar utang. Artinya, bisnis tersebut akan kehilangan sebagian besar atau bahkan seluruh asetnya, mulai dari properti, peralatan, hingga persediaan barang.
  • Reputasi Terpuruk
    Perusahaan yang mengalami pailit biasanya akan kehilangan kepercayaan dari para kreditur, mitra bisnis, dan pelanggan. Reputasi yang hancur ini bisa membuat bisnis sulit untuk bangkit kembali, bahkan kalau mereka ingin memulai usaha baru di kemudian hari.
  • Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
    Dalam banyak kasus, pailit menyebabkan perusahaan harus melakukan PHK terhadap karyawannya. Hal ini tentu akan berdampak pada stabilitas ekonomi para karyawan yang kehilangan pekerjaan.
  • Dampak Sosial dan Ekonomi
    Pailit nggak hanya berdampak pada perusahaan dan karyawannya, tapi juga pada lingkungan sosial dan ekonomi. Terutama jika perusahaan yang pailit adalah perusahaan besar yang punya banyak karyawan dan mitra usaha, dampaknya bisa terasa lebih luas.

5. Bagaimana Mencegah Terjadinya Pailit?

Nah, sekarang Sobat udah tahu gimana proses dan dampak dari pailit. Tentunya, pailit adalah situasi yang nggak diinginkan oleh siapapun. Ada beberapa langkah yang bisa Sobat lakukan untuk mencegah kemungkinan terkena hal itu, terutama jika Sobat menjalankan bisnis sendiri:

  • Manajemen Keuangan yang Tepat
    Hal pertama yang harus dilakukan adalah menjaga manajemen keuangan dengan baik. Pastikan semua transaksi dan arus kas tercatat rapi. Kalau butuh bantuan, Moota bisa jadi solusi praktis untuk memantau mutasi rekening dan memastikan setiap pengeluaran sesuai dengan anggaran yang ada.
  • Kontrol Utang dan Piutang
    Jangan biarkan utang atau piutang menumpuk terlalu banyak. Selalu pastikan untuk membayar utang tepat waktu dan menagih piutang agar keuangan tetap sehat. Dengan kontrol yang baik, Sobat bisa menghindari masalah likuiditas yang bisa berujung pada pailit.
  • Diversifikasi Sumber Pendapatan
    Jangan hanya bergantung pada satu sumber pendapatan. Cobalah untuk diversifikasi bisnis atau investasi agar risiko lebih terdistribusi. Jika satu sektor mengalami penurunan, Sobat masih punya pendapatan dari sumber lain.
  • Monitoring Performa Bisnis Secara Berkala
    Sobat harus terus memantau kinerja bisnis secara rutin, baik dari segi keuangan, penjualan, atau operasional. Ini membantu untuk mendeteksi lebih awal jika ada masalah yang bisa berpotensi besar hingga berujung pada kebangkrutan.

6. Apa yang Harus Dilakukan Jika Bisnis Mengalami Krisis Keuangan?

Menghadapi krisis keuangan memang nggak mudah, tapi penting untuk tetap tenang dan mencari solusi. Beberapa langkah yang bisa diambil saat bisnis mengalami krisis adalah:

  • Restrukturisasi Utang
    Coba bicarakan dengan pihak kreditur untuk melakukan restrukturisasi utang. Biasanya, kreditur akan memberikan keringanan berupa penjadwalan ulang atau pengurangan bunga. Ini bisa jadi solusi untuk meringankan beban pembayaran utang.
  • Mencari Investor atau Pinjaman Tambahan
    Kalau masih memungkinkan, mencari investor atau pinjaman tambahan bisa membantu menambah modal agar bisnis tetap berjalan. Tentunya, pastikan untuk mencari investor yang terpercaya dan memiliki visi yang sejalan.
  • Optimalkan Pendapatan yang Ada
    Maksimalkan sumber pendapatan yang masih berjalan, atau pertimbangkan untuk menambah layanan atau produk baru yang bisa menarik lebih banyak pelanggan.

7. Peran Kurator dalam Proses Pailit

Kurator adalah pihak yang ditunjuk pengadilan untuk mengurus aset perusahaan yang terkena hal itu. Tugas utama kurator adalah mengelola dan menjual aset perusahaan agar hasilnya bisa digunakan untuk membayar utang kepada kreditur. Dalam proses ini, kurator harus bertindak netral dan profesional demi memastikan hak kreditur terpenuhi sesuai ketentuan.

Proses ini seringkali panjang dan membutuhkan transparansi. Bagi kreditur, keberadaan kurator memastikan bahwa ada pihak yang bertanggung jawab mengurus aset perusahaan yang pailit.


Kesimpulan

Jadi, Sobat sekarang udah lebih paham tentang pailit, kan? Mulai dari pengertian dasar, perbedaan dengan bangkrut, hingga proses dan dampaknya bagi perusahaan. Pailit adalah status hukum yang harus dijalani ketika sebuah perusahaan atau individu nggak bisa memenuhi kewajiban finansialnya. Meskipun situasi ini nggak diinginkan oleh siapapun, penting untuk memahami dan mengambil langkah preventif agar bisnis tetap aman dan stabil.

Dan ingat, Sobat bisa memanfaatkan tools seperti Moota untuk memantau keuangan bisnis, sehingga lebih mudah mendeteksi masalah keuangan sejak dini.

October 28, 2024
Baca Sekarang

1 87 88 89 90 91 197
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
October 1, 2020
October 1, 2020

Tips Kelola Penjualan di Banyak Flatform E-Commerce

Para pelaku usaha yang mempunyai banyak channel di berbagai platform e-commerce perlu menggunakan strategi jitu agar bisa berjalan maksimal. Pasalnya, setiap hasil transaksi yang jumlahnya tidak sedikit harus ditangani dengan baik. Meskipun sudah ada platform pengelola keuangan berbasis digital seperti https://moota.co/, tetap saja Anda harus mampu mengelolanya secara mandiri. Berikut tips mengelola penjualan bagi Anda yang berbisnis di banyak e-commerce.

Tips dan Trik Mengelola Penjualan di Banyak Platform E-Commerce

1. Lakukan Kategorisasi Produk

Kategorisasi produk penting dilakukan dalam bisnis online agar Anda bisa tau mana yang harus diprioritaskan saat penjualan. Kategorisasi ini juga membantu agar Anda bisa lebih paham mana item yang harus segera dikirimkan ke pembeli, reseller, dan lain-lain. Anda pun perlu mempelajari target pasar di setiap e-commerce agar kategorisasi bisa disesuaikan.

2. Periksa Stok Produk Secara Berkala

Mengapa penting mengelola stok? Dalam mekanisme jualan online, pembeli hanya akan checkout produk yang tersedia stoknya sesuai keterangan di e-commerce. Jangan sampai stock di e-commerce tidak sesuai dengan kondisi gudang, karena sama-sama merugikan baik pembeli maupun penjual.

Memeriksa stok juga nantinya akan membantu para dropship saat akan memesan barang. Jika stoknya banyak, dropshipper pun berani memesan dalam jumlah banyak. Selain itu, Anda juga harus bisa memproyeksikan stok barang secara futuristik. Maksudnya dalam jangka waktu tertentu, ada berapa barang yang harus disiapkan di toko online setiap platform e-commerce.

3. Gunakan Manajemen Inventori

Manajemen inventori merupakan sebuah sistem pengelolaan inventori produk yang secara otomatis dapat menginput data keluar masuk produk dalam jumlah besar. Bisa Anda bayangkan bagaimana ribetnya jika harus mencatat transaksi dan mengelola keuangan secara manual di berbagai platform.

Anda pun bisa menggunakan sistem pembantu untuk mencatat dan mengelola keuangan secara efisien melalui https://moota.co/. Dalam satu dashboard sudah tersedia beragam fitur manajemen omzet yang bisa memudahkan Anda mencatat transaksi dari berbagai merchant jual-beli online secara otomatis..

4. Buatlah Tempat Penyimpanan yang Efisien

Yang tak kalah penting dalam mengelola bisnis berbasis online di banyak platform adalah adanya tempat penyimpanan atau sering disebut gudang. Jika Anda memiliki produk yang sama di lebih dari satu merchant belanja online maka cukup satu gudang, asalkan memenuhi kategorisasi. Namun jika produk Anda beragam jenis, hendaknya ada beberapa gudang tersendiri.

5. Lacak Produk di Setiap Platform E-Commerce

Menjual produk di beberapa platform sekaligus mengharuskan Anda kian ketat dalam mengawal dan memonitor persediaan produk. Baik untuk level ukm yang masih rintisan, hingga perusahaan berskala besar, pelacakan produk penting dilakukan.

6. Cegah Resiko Terlambatnya Pengiriman Produk

Pengiriman produk yang terlambat memberikan dampak signifikan. Apalagi ini berkaitan dengan dana dari para pembeli yang juga akan terkendala jika produk terlambat sampai di tangan mereka. Bahkan tidak jarang perusahaan level scale up sekalipun menerima protes atas keterlambatan produk. Dengan demikian, persoalan ini harus dicegah sejak dini.

7. Tetap Jaga Ketersediaan Produk di Pasaran

Anda harus dapat memastikan agar produk yang ada di pasaran tetap terjaga stoknya. Hal ini demi menghindari hilangnya peluang keuntungan akibat penurunan permintaan pasar. Jadi, di samping mengelola keuangan hasil transaksi, manajemen produk yang ada di pasaran juga penting diperhatikan.

Tips mengelola penjualan di atas dapat Anda optimalkan dalam rangka mengembangkan bisnis berskala lebih besar. Anda juga bisa menggunakan layanan dari https://moota.co/ yang membantu pengelolaan keuangan hanya dalam satu dashboard. Pengecekan setiap transaksi pun dilakukan secara otomatis, sehingga Anda lebih efisien waktu tanpa harus mengeceknya manual.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
October 1, 2020
October 1, 2020

7 CMS Terbaik untuk Membuat Toko Online (E-Commerce)

CMS merupakan kependekan dari Content Manajemen System, yaitu perangkat atau sistem digital yang berfungsi untuk mengatur konten di sebuah situs website, misalnya e-commerce, company profile, personal blog, dan sebagainya. Bahkan platform online penunjang bisnis seperti moota juga menggunakan CMS pada situsnya. Lalu bagaimana kriteria CMS yang tepat dipilih untuk kebutuhan bisnis berbasis online? Berikut ulasannya.

CMS Terbaik untuk Kebutuhan Toko Online

1. CubeCart

Menentukan CMS yang tepat sangat penting jika Anda hendak mendirikan toko online. CMS terbaik harus mampu memberikan aspek praktis dan efektivitas unggul untuk mendukung berbagai transaksi online. CubeCart bisa menjadi pilihan CMS bagi e-commerce Anda. Platform satu ini telah dilengkapi fitur andalan guna mengoptimalkan aktivitas bisnis Anda.

CubeCart telah dilengkapi aneka tema dan pilihan plugin yang beragam. Cubecart sendiri merupakan CMS yang sifatnya open source, sehingga Anda pun dapat mengaksesnya secara gratis dan mudah. Inilah mengapa CMS cocok dipakai oleh pemula yang sedang dalam tahap merintis bisnis online.

2. Shopify

CMS yang didesain oleh perusahaan teknologi asal Kanada ini cocok dipakai untuk jualan online berskala internasional, karena mampu membidik pasaran Eropa, Amerika, hingga Kanada. Shopify mempunyai fitur yang cukup mudah sehingga dapat diaplikasikan oleh pengguna awal guna menaikkan omzet bisnis.

Selain itu, tampilan Shopify pun bergaya milenial jadi lebih mudah membidik pasar generasi muda. CMS ini telah dilengkapi fitur basic untuk mendukung pengembangan bisnis rintisan, baik ukm maupun perusahaan berskala besar. Jangkauan pasar yang luas juga memudahkan Anda melakukan dropship dari atau ke luar negeri.

3. WooCommerce

WooCommer sebenarnya adalah plugin yang dapat diaktifkan melalui WordPress. Oleh karena itu, tampilan beserta fiturnya pun menyerupai WordPress. Kelebihan utama yang dimiliki oleh WooCommerce yakni fitur ramah SEO jika dioptimalkan tentu semakin menguntungkkan bisnis Anda. WooCommerce juga intuitif untuk kegiatan transaksi belanja online.

WooCommerce telah dipercaya menjadi CMS favorit sebagian pegiat bisnis berbasis online. Apalagi CMS ini juga dilengkapi fitur optimasi khusus yang terhubung dengan sosial media, sehingga memperluas kesempatan pemasaran dan reseller sampai ke platform lain. plugin yang disediakan pun dapat dimanfaatkan tanpa membayar alias gratis.

4. Magento

Magento dapat dikatakan sebagai CMS yang potensi fleksibilitasnya paling tinggi jika dibandingkan CMS lain. Anda pun bebas menentukan skala usaha, apakah bertahan dalam cakupan kecil saja atau menuju scale up. Magento telah dilengkapi fitur multilingual dan multicurrency yang memudahkan transaksi lintas negara.

5. OpenCart

Keberadaan platform situs yang menunjang aktivitas bisnis berbasis online seperti https://moota.co/ sudah menjadi kebutuhan. Demikian pula dengan CMS ramah kustomisasi seperti Open Cart bisa Anda maksimalkan untuk meningkatkan dana penjualan. Open Cart juga telah mendukung multistore dan multiuser sehingga cocok dipakai e-commerce.

6. PrestaShop

PrestaShop telah dilengkapi fitur yang dinamis bagi penjual maupun pembeli. Anda tidak perlu dipusingkan dengan mekanisme rumit saat transaksi. Prestashop ini juga telah terintegrasi software dan gratis digunakan 100%. Fitur Prestashop telah didesain agar mampu memfasilitasi bisnis, termasuk untuk mengelola keuangan e-commerce.

7. AbanteCart

AbanteCart merupakan CMS yang dilengkapi fitur fungsionalitas dengan beragam tool-tips untuk kemudahan akses dan mengelola keuangan hasil transaksi. Platform ini pun telah didesain beserta ekstensi beserta plugin sehingga lebih praktis dipakai mengembangkan e-commerce yang masih berskala start-up.

CMS terbaik di atas dapat Anda manfaatkan untuk membuka bisnis digital dengan jangkauan pasar tak berjarak. Selain menentukan CMS, ada aspek lain yang tak kalah penting untuk mengoptimalkan e-commerce. Anda membutuhkan layanan penunjang transaksi online seperti https://moota.co/ yang dapat membantu pengelolaan keuangan dalam satu dashboard. Praktis bukan?

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
October 1, 2020
October 1, 2020

Tips Manajemen Waktu untuk Pemilik Bisnis Rumahan (UMKM)

Menjalankan bisnis rumahan dipilih oleh beberapa orang untuk menambah pemasukan. Bagi para pemilik UMKM ini penting mengatur manajemen waktu untuk memaksimalkan produktivitas kerja. Para pemilik bisnis ini juga bisa memanfaatkan teknologi canggih moota untuk mengecek semua transaksi dalam satu dashboard. Kesuksesan bisnis rumahan juga banyak dipengaruhi oleh manajemen waktu pemiliknya.

Manajemen Waktu untuk Kesuksesan Bisnis Rumahan (UMKM)

1. Mulai membuat prioritas

Saat menjalankan bisnis di rumah khususnya bisnis online seringkali dilakukan selama 24 jam. Hal tersebut membuat pekerjaan yang lain akan terbengkalai. Oleh sebab itu, penting untuk membuat skala prioritas. Pekerjaan penting seperti dropship produk-produk baru diselesaikan terlebih dahulu. Catat pekerjaan apa yang dapat dikerjakan belakangan. Bagi yang  menjadi reseller dan bekerja secara online, pekerjaan bisnis dan pekerjaan rumah dapat dipisahkan untuk dibuat skala prioritas. Lakukan pekerjaan mulai dari yang paling penting atau yang diprioritaskan paling atas.

2. Disiplin dan tidak menunda pekerjaan

Pemilik usaha atau bisnis harus bisa membiasakan diri untuk lebih disiplin dalam menyelesaikan tugas. Memantau toko online secara konsisten dan tidak menunda-nunda pekerjaan. Kebiasaan menunda dapat menyebabkan rasa malas yang tidak bagus untuk menjalankan sebuah bisnis. Mendisiplinkan diri sangat diperlukan untuk manajemen waktu para pemilik bisnis rumahan seperti mereka yang jualan online dari rumah.

3. Membuat jadwal

Melalui catatan akan lebih mudah untuk Anda mengatur waktu kegiatan dari bangun tidur hingga tidur lagi. Mencatat jadwal kegiatan ini sama pentingnya seperti mengelola keuangan yang masuk dan keluar. Waktu 24 jam harus bisa dibagi-bagi untuk kegiatan penting bisnis dan untuk lainnya. Anda bisa juga memprediksikan kapan pekerjaan selesai dan kapan bisa belanja online untuk kebutuhan bisnis rumahan Anda. Semua transaksinya dapat dikelola dengan mudah menggunakan teknologi dari moota yang memberikan kemudahan untuk mengecek transaksi secara otomatis.

4. Menyelesaikan pekerjaan

Terkadang menjalankan bisnis di rumah membuat Anda harus berbagi banyak tugas dengan pekerjaan di rumah. Hal tersebut bisa menjadi kendala bagi UKM atau bisnis rumahan untuk berkembang. Lebih baik jika fokus pada satu tugas terlebih dulu dan menyelesaikannya. Selanjutnya Anda bisa mengerjakan tugas berikutnya dengan efektif dan lebih fokus. Hal tersebut akan bagus untuk scale up bisnis yang sedang Anda bangun.

5. Menghargai waktu

Waktu adalah hal penting yang sangat berpengaruh pada bisnis. Menggunakan waktu untuk menyelesaikan tugas dan menaikan omzet bisnis tentu akan menghasilkan keuntungan. Sebaliknya, waktu yang tidak diatur dengan manajemen yang benar akan berantakan dan banyak terbuang sia-sia. Anda harus tahu kapan saat harus fokus bekerja, mengurus bisnis, mengelola dana usaha, mengecek konsumen, dan lainnya. Saat harus bekerja, semua konsentrasi dan tenaga Anda seharusnya digunakan untuk keperluan bisnis.

Pada saat jam istirahat, barulah Anda bisa mengistirahatkan pikiran agar nantinya dapat lebih fokus dalam bekerja. Walaupun sebagai pemilik usaha Anda bisa bebas istirahat kapan saja, sebaiknya tetap atur waktu dengan seimbang. Anda bisa memanfaatkan waktu luang atau waktu istirahat untuk optimasi bisnis dengan teknologi online promosi bisnis di sosial media.  Terkadang Anda mungkin akan menggunakan beberapa aplikasi untuk keperluan promosi, mengelola keuangan, dan lainnya.

Itulah beberapa tips untuk manajemen waktu bagi para pelaku bisnis rumahan atau UMKM. Kini semuanya semakin mudah dengan teknologi moota yang cocok untuk mempercepat pertumbuhan bisnis UMKM, startup, pemilik toko online, pebisnis online maupun offline.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 87 88 89 90 91 122
Keuangan
Lihat Semua
Nur Rani D
January 25, 2019
January 25, 2019

5 Tips Cerdas Menggunaan Kartu Kredit Antiboros

Kartu kredit adalah salah satu produk perbankan yang paling banyak digunakan. Dengan kartu tersebut Anda dapat membeli beraneka macam barang tanpa perlu membayar secara langsung.

Penggunaan kartu kredit sebagai alat pembayaran bak dua sisi mata koin. Di satu sisi, kartu ini akan sangat berguna untuk membeli berbagai kebutuhan primer yang membutuhkan dana besar seperti rumah atau kendaraan. Tapi di sisi lain kartu ini juga bisa menjebloskan penggunanya ke dalam lubang utang.

Untuk mencegah pemborosan, berikut ini adalah 5 tips cerdas menggunakan kartu kredit yang bisa Anda praktikkan:

1. Hindari Pembayaran Kebutuhan Sehari-Hari dengan Kartu Kredit

kurangi pembayaran dengan kartu kredit (source: elements.envato.com)

Supaya tidak boros, jangan gunakan kartu kredit untuk membayar kebutuhan sehari-hari Anda seperti belanjaan, makanan, atau pakaian. Meski nampak murah pada awalnya, dalam jangka waktu lama biaya-biaya tersebut akan menumpuk dan menyebabkan pembengkakan tagihan di kredit di akhir bulan.

Gunakanlah uang tunai atau kartu debit untuk membayar biaya kebutuhan Anda sehari-hari. Dengan demikian Anda akan memiliki kesadaran yang lebih tinggi perihal pengeluaran harian sehingga Anda secara otomatis akan berpikir dua kali sebelum menghamburkan uang.

2. Batasi Jumlah Kartu Kredit yang Anda Miliki

batasi penggunaan kartu kredit

batasi penggunaan kartu kredit (source: elements.envato.com)

Saat ini kartu kredit dapat dengan mudah Anda dapatkan di hampir seluruh bank baik negeri maupun swasta. Persyaratan pembuatan kartu kredit yang kian ringan membuat sebagian besar orang memiliki lebih dari satu kartu kredit.

Hal ini menciptakan ilusi bahwa Anda akan semakin aman dari berbagai biaya darurat yang mungkin muncul. Padahal, kartu-kartu tersebut sejatinya hanyalah alat pembayaran yang ujung-ujungnya harus Anda lunasi juga.

Supaya tidak boros, batasilah jumlah kartu kredit yang Anda punya. Sebaiknya, jangan miliki lebih dari 3 kartu kredit dalam satu waktu. Apabila Anda ingin membuat kartu kredit baru, tutuplah salah satu kartu kredit yang Anda miliki.

3. Membeli Barang yang Sesuai dengan Kemampuan Finansial

gunakan kartu kredit sewajarnya (source: elements.envato.com)

Untuk mencegah pemborosan kartu kredit, sangat penting untuk mengetahui batas kemampuan finansial Anda. Jangan memaksakan diri untuk membeli sesuatu yang ada di luar kemampuan finansial dengan anggapan bahwa semuanya akan lunas pada waktunya.

Ingatlah bahwa penggunaan kartu kredit pada dasarnya adalah pinjaman utang yang harus Anda bayar. Menggunakan alat pembayaran tersebut secara berlebihan hanya akan menyusahkan Anda di masa depan.

4. Jangan Memindahtangankan atau Meminjamkan Kartu Kredit

jangan pinjamkan kartu kredit

jangan pinjamkan kartu kredit (source: elements.envato.com)

Kartu kredit sebaiknya tidak dipindahtangankan atau dipinjamkan untuk membayar tagihan orang lain. Anda perlu berhati-hati apabila ada kerabat jauh atau teman yang meminta Anda melakukan pembayaran melalui kartu kredit.

Apabila orang tersebut kabur atau tidak bertanggung jawab atas pembayaran yang telah dilakukan, Andalah yang akan menuai masalah di kemudian hari.

5. Atur Limit Kartu Kredit Sewajarnya

atur limit kartu kredit

atur limit kartu kredit (source: elements.envato.com)

Bank biasanya memberikan opsi untuk menetukan limit pembayaran yang bisa dilakukan melalui kartu kredit Anda. Untuk mencegah terjadinya pemborosan, pastikan Anda telah mengatur limit kredit yang wajar. Tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.

Pengaturan limit yang terlalu besar akan membuat Anda cenderung lebih boros, sementara limit yang terlalu kecil akan menyulitkan Anda saat membutuhkan dana darurat. Kuncinya adalah mengetahui batasan finansial Anda. Hitunglah penghasilan Anda secara seksama, kemudian cari angka yang paling aman sebagai limit kartu kredit.

Demikianlah sejumlah tips cerdas menggunakan kartu kredit antiboros yang bisa Anda praktikkan. Pada akhirnya, menyiapkan dana cadangan di rekening Anda merupakan cara terbaik untuk mengantisipasi segala kebutuhan mendadak yang mungkin muncul.

Menjadikan kartu kredit sebagai andalan di saat-saat darurat memang bisa dilakukan, tetapi hal tersebut tentu akan memberatkan kondisi keuangan Anda di masa depan. Selalu kontrol penggunaan kartu kredit Anda dengan Moota yang bisa Anda cek dimanapun dan kapanpun.

Baca Sekarangbaca sekarang
Nur Rani D
January 25, 2019
January 25, 2019

3 Cara Mengatur Keuangan Sesuai Syariat Islam

Ajaran Islam pada dasarnya memiliki konsep rahmatan lil a’lamiin yang berarti bahwa ajaran ini adalah rahmat bagi semesta alam. Karena itu, tidak heran jika Islam mengatur secara lengkap berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk cara mengelola keuangan.

Mengatur keuangan sesuai syariat Islam sejatinya tidaklah sulit. Cara-cara yang dibolehkan dan dilarang telah dibahas secara rinci di dalam hadits dan Al-Quran sehingga Anda hanya perlu mengikuti petunjuk-petunjuk yang ada di sana.

Untuk membantu Anda memahami hal tersebut, inilah pembahasan mengenai 3 cara mengatur keuangan sesuai syariat Islam.

1. Menghindari Utang

hindari melakukan hutang

hindari melakukan hutang (source: elements.envato.com)

Islam memang membolehkan umatnya untuk berutang kepada orang lain dalam keadaan terpaksa, akan tetapi hal ini memiliki aturan yang sangat ketat dan tegas. Adapun pembayaran utang di dalam syariat Islam hukumnya adalah wajib, bahkan setelah si pemilik utang tersebut meninggal dunia.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda

“Demi yang jiwaku ada ditanganNya, apabila seorang laki-laki terbunuh di jalan Allah (mati syahid), lalu dihidupkan lagi, kemudian dia terbunuh lagi dua kali, dan dia masih punya hutang, maka dia tidak akan masuk surga sampai hutangnya itu dilunasi.”

Hadis tersebut dengan tegas menyiratkan urgensi seorang muslim untuk melunasi utang-utangnya. Oleh sebab itu, bagi Anda yang tidak berada dalam keadaan terdesak, sebaiknya jauhilah utang agar Anda selamat di dunia dan akhirat.

2. Menggunakan Uang secara Hemat

biasakan hemat pengeluaran

biasakan hemat pengeluaran (source: elements.envato.com)

Menghamburkan uang untuk berbagai hal yang sebenarnya tidak diperlukan menjadi salah satu hal yang dilarang di dalam syariat Islam. Hal ini merupakan perbuatan yang tidak terpuji sekalipun uang yang Anda miliki didapatkan dari cara yang halal.

Jika Anda adalah seorang muslim, Anda harus memiliki pribadi yang hemat dan menjauhi segala macam pemborosan, sebab boros terhadap harta adalah salah satu sifat setan. Di dalam surat Al Isra ayat 26 – 27 Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.”

Ayat tersebut menyatakan dengan tegas larangan untuk hidup boros. Selain ayat Al Quran di atas, anjuran untuk hidup hemat juga tertuang dalam sebuah hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ahmad yang berbunyi:

“Makanlah, minumlah, berpakaianlah dan bershadaqahlah dengan tidak berlebih-lebihan dan menyombongkan diri”

3. Menjauhi Riba

jauhi riba

jauhi riba (source: elements.envato.com)

Riba merupakan sebuah perbuatan yang amat dibenci oleh Allah SWT. Riba bertentangan dengan prinsip muamalah perdagangan dalam Islam. Karena itu sebagai seorang muslim Anda wajib menjauhi segala macam bentuk riba tanpa terkecuali.

Larangan untuk menjauhi riba sendiri telah tertera dengan jelas baik di dalam Al Quran ataupun hadis Nabi Muhammad SAW. Dalam surat Ali Imran ayat 130, Allah SWT melarang tegas perbuatan riba melalui firman-Nya:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.”

Sementara menurut hadis, diriwayatkan dari Ibnu Majah bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Riba mempunyai 73 pintu, yang paling ringan (dosanya) ialah seperti seorang laki-laki menikahi ibunya sendiri dan riba yang paling berat ialah merusak kehormatan seorang muslim."

Itulah 3 cara mengatur keuangan sesuai syariat Islam yang perlu Anda pahami dan amalkan.

Pada akhirnya, meskipun harta tidak dibawa mati, pertanggungjawaban Anda akan harta tersebut tetap akan diminta di akhirat kelak. Oleh karena itu pastikan Anda telah mengelola harta sesuai dengan aturan yang ada di dalam ajaran Islam. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang-orang yang beruntung.

Baca Sekarangbaca sekarang
Nur Rani D
January 20, 2019
January 20, 2019

Fungsi Laporan Keuangan Bisnis, Bantu Percepat Dapat Pembiayaan

Dalam berbisnis, bukan hanya produksi yang mencari untung rugi dan pemasaran yang perlu dilakukan. Tetapi juga pembuatan laporan keuangan bisnis yang berguna untuk memantau keadaan keuangan perusahaan. Fungsi laporan keuangan bisnis berisi keuntungan yang didapat, kerugian tiap bulan maupun tahun, neraca, serta arus kas. Dari laporan itulah, Anda sebagai pemilik perusahaan akan mengetahui ke mana saja aliran dana perusahaan.

Selain fungsi utama tersebut, ada manfaat lain dari laporan keuangan bisnis. Lebih lanjut, mari simak ulasan berikut.

1. Bahan Untuk Mengevaluasi Usaha/Bisnis

laporan keuangan untuk evaluasi bisnis

Tentu, setiap hal tidak ada yang berjalan sempurna. Akan selalu ada kesalahan di tiap langkah. Begitu pula dengan perusahaan yang tengah Anda pimpin. Bisa jadi dalam kuartal pertama keuntungan melonjak pesat, tetapi kuartal selanjutnya, justru kerugian yang menerpa. Saat itulah, dibutuhkan sebuah evaluasi usaha/bisnis untuk mengambil langkah tepat agar kerugian tidak terjadi di kuartal selanjutnya.

Fungsi laporan keuangan bisnis pun dapat digunakan sebagai bahan merencanakan program selanjutnya yang dapat menaikkan pendapatan perusahaan, maupun pertimbangan dalam mengambil keputusan.

2. Bukti Kredibilitas dan Tanggung Jawab

businesman (source :elements.envato.com)

Perusahaan yang memiliki laporan keuangan secara rinci, tanpa ada satu pun yang terlewat dapat menjadi bukti akan tanggung jawabnya baik kepada bagian internal maupun eksternal perusahaan. Bagi pegawai keuangan yang mencatat setiap rincian transaksi perusahaan, laporan tersebut dapat menjadi bukti kredibilitas dan tanggung jawabnya pada pihak manajerial maupun dewan direksi sebagai pemegang keputusan mutlak.

Begitu pula untuk bagian eksternal seperti para pemegang saham yang menanamkan modal pada perusahaan. Laporan keuangan dapat dijadikan bukti bila modal mereka digunakan dengan tepat untuk kemajuan perusahaan. Tingkat keuntungan yang didapat pun dapat tergambarkan dari laporan keuangan tersebut.

3. Gambaran Nyata Laju Bisnis/Usaha

laporan keuangan untuk perkembangan bisnis (source: pixabay.com)

Gambaran nyata laju bisnis Anda pun dapat tertuang dalam laporan keuangan. Setiap angka yang tercatat di sana, dapat menggambarkan bagaimana keadaan perusahaan saat ini. Apakah mengalami peningkatan yang cukup pesat, ataukah kemunduran. Bila margin keuntungan terus bertambah tiap tahun, artinya perusahaan dalam keadaan sehat. Sebaliknya, bila kerugian yang justru lebih besar, maka bisnis yang tengah Anda kelola mengalami masalah. Dari sana, Anda dapat mengambil tindakan apa yang harus dilakukan mulai mengevaluasi diri, memperbaiki sistem manajemen hingga pencarian dana tambahan.

4. Membantu Memperoleh Pinjaman

laporan keuangan memudahkan pinjaman

Keuangan (source:pixabay.com)

Untuk mengembangkan bisnis, tentu tidak cukup bila modal dari kantong pribadi. Dibutuhkan dana tambahan agar usaha tersebut dapat berkembang pesat. Melalui laporan keuangan yang begitu rinci dan terstruktur itulah Anda dapat memperlihatkan pada calon investor maupun kreditur bagaimana laju bisnis Anda. Laporan yang tertata pun dapat meyakinkan investor maupun kreditur untuk mengeluarkan dana demi membantu perusahaan Anda berkembang. Sebab, mereka yakin bila dana tersebut akan kembali tanpa ada tunggakan, terlihat dari keadaan keuangan yang tidak mengalami masalah dalam beberapa periode sebelumnya.

5. Penentu Perhitungan Pajak

laporan keuangan menentukan pajak

laporan keuangan menentukan pajak (source: pixabay.com)

Laporan yang baik dapat memberi gambaran pula mengenai perhitungan pajak yang harus dibayarkan perusahaan setiap periodenya. Mulai dari besaran pajak PPN, PPH, maupun yang lain. Dari laporan tersebut, dana dapat disisihkan khusus untuk perpajakan agar perusahaan tidak mengalami masalah dengan pemerintah kedepan.

Itulah gambaran dari fungsi laporan keuangan bisnis pada perusahaan. Selain melalui laporan, kini ada aplikasi yang dapat membantu Anda dalam memantau setiap transaksi keluar maupun masuk, yaitu aplikasi Moota yang menyinkronkan akun rekening secara berkala. Setiap arus kas tercatat begitu rinci.

Baca Sekarangbaca sekarang
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram