20

7 CMS Terbaik untuk Membuat Toko Online (E-Commerce)

CMS merupakan kependekan dari Content Manajemen System, yaitu perangkat atau sistem digital yang berfungsi untuk mengatur konten di sebuah situs website, misalnya e-commerce, company profile, personal blog, dan sebagainya. Bahkan platform online penunjang bisnis seperti moota juga menggunakan CMS pada situsnya. Lalu bagaimana kriteria CMS yang tepat dipilih untuk kebutuhan bisnis berbasis online? Berikut ulasannya.

CMS Terbaik untuk Kebutuhan Toko Online

1. CubeCart

Menentukan CMS yang tepat sangat penting jika Anda hendak mendirikan toko online. CMS terbaik harus mampu memberikan aspek praktis dan efektivitas unggul untuk mendukung berbagai transaksi online. CubeCart bisa menjadi pilihan CMS bagi e-commerce Anda. Platform satu ini telah dilengkapi fitur andalan guna mengoptimalkan aktivitas bisnis Anda.

CubeCart telah dilengkapi aneka tema dan pilihan plugin yang beragam. Cubecart sendiri merupakan CMS yang sifatnya open source, sehingga Anda pun dapat mengaksesnya secara gratis dan mudah. Inilah mengapa CMS cocok dipakai oleh pemula yang sedang dalam tahap merintis bisnis online.

2. Shopify

CMS yang didesain oleh perusahaan teknologi asal Kanada ini cocok dipakai untuk jualan online berskala internasional, karena mampu membidik pasaran Eropa, Amerika, hingga Kanada. Shopify mempunyai fitur yang cukup mudah sehingga dapat diaplikasikan oleh pengguna awal guna menaikkan omzet bisnis.

Selain itu, tampilan Shopify pun bergaya milenial jadi lebih mudah membidik pasar generasi muda. CMS ini telah dilengkapi fitur basic untuk mendukung pengembangan bisnis rintisan, baik ukm maupun perusahaan berskala besar. Jangkauan pasar yang luas juga memudahkan Anda melakukan dropship dari atau ke luar negeri.

3. WooCommerce

WooCommer sebenarnya adalah plugin yang dapat diaktifkan melalui WordPress. Oleh karena itu, tampilan beserta fiturnya pun menyerupai WordPress. Kelebihan utama yang dimiliki oleh WooCommerce yakni fitur ramah SEO jika dioptimalkan tentu semakin menguntungkkan bisnis Anda. WooCommerce juga intuitif untuk kegiatan transaksi belanja online.

WooCommerce telah dipercaya menjadi CMS favorit sebagian pegiat bisnis berbasis online. Apalagi CMS ini juga dilengkapi fitur optimasi khusus yang terhubung dengan sosial media, sehingga memperluas kesempatan pemasaran dan reseller sampai ke platform lain. plugin yang disediakan pun dapat dimanfaatkan tanpa membayar alias gratis.

4. Magento

Magento dapat dikatakan sebagai CMS yang potensi fleksibilitasnya paling tinggi jika dibandingkan CMS lain. Anda pun bebas menentukan skala usaha, apakah bertahan dalam cakupan kecil saja atau menuju scale up. Magento telah dilengkapi fitur multilingual dan multicurrency yang memudahkan transaksi lintas negara.

5. OpenCart

Keberadaan platform situs yang menunjang aktivitas bisnis berbasis online seperti https://moota.co/ sudah menjadi kebutuhan. Demikian pula dengan CMS ramah kustomisasi seperti Open Cart bisa Anda maksimalkan untuk meningkatkan dana penjualan. Open Cart juga telah mendukung multistore dan multiuser sehingga cocok dipakai e-commerce.

6. PrestaShop

PrestaShop telah dilengkapi fitur yang dinamis bagi penjual maupun pembeli. Anda tidak perlu dipusingkan dengan mekanisme rumit saat transaksi. Prestashop ini juga telah terintegrasi software dan gratis digunakan 100%. Fitur Prestashop telah didesain agar mampu memfasilitasi bisnis, termasuk untuk mengelola keuangan e-commerce.

7. AbanteCart

AbanteCart merupakan CMS yang dilengkapi fitur fungsionalitas dengan beragam tool-tips untuk kemudahan akses dan mengelola keuangan hasil transaksi. Platform ini pun telah didesain beserta ekstensi beserta plugin sehingga lebih praktis dipakai mengembangkan e-commerce yang masih berskala start-up.

CMS terbaik di atas dapat Anda manfaatkan untuk membuka bisnis digital dengan jangkauan pasar tak berjarak. Selain menentukan CMS, ada aspek lain yang tak kalah penting untuk mengoptimalkan e-commerce. Anda membutuhkan layanan penunjang transaksi online seperti https://moota.co/ yang dapat membantu pengelolaan keuangan dalam satu dashboard. Praktis bukan?

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya