Meskipun telah beberapa bulan menjalankan model kerja Work From Home (WFH), pada kenyataannya belum semua orang mampu bekerja secara efektif. Anda perlu melakukan manajemen waktu sebaik mungkin agar hasil pekerjaan dapat terselesaikan sesuai target, salah satu caranya dengan mempercepat pertumbuhan bisnis misalnya melalui Moota. Selain itu, ada juga langkah-langkah mengelola waktu kerja saat WFH sebagai berikut.
Poin penting yang harus diperhatikan pertama kali ketika WFH adalah buat jadwal kerja. Anda harus mengatur pada pukul berapa harus menyelesaikan pekerjaan rumah, dan kapan harus mengerjakan urusan kantor. Apalagi jika Anda bekerja dalam bidang bisnis online yang mengharuskan stay on line untuk komunikasi dengan klien, maka perlu untuk memanajemen waktu secara efisien. Buatlah jadwal sepadat mungkin yang mudah direalisasikan sehari-hari.
Jika sudah membuat jadwal, yang selanjutnya harus dilakukan tentu saja mematuhi jadwal tersebut. Disiplin dalam menjalankan jadwal bisa menjadi kunci penting produktivitas selama WFH. Tak hanya perusahaan bidang keuangan dan dana saja yang berprinsip ‘time is money’, tapi seluruh elemen pelaku bisnis, baik pekerja maupun pemilik. Oleh karena itu, penting bersikap disiplin untuk mematuhi jadwal yang sudah dibuat.
Menunda-nunda pekerjaan akan membuatnya semakin menumpuk di akhir. Jika sudah demikian, akan kian malas mengerjakannya. Apalagi bagi pelaku UKM dan bisnis rumah tangga lain yang terdampak pandemi, cukup merepotkan jika pekerjaan terus bertambah sementara hasil bisnis tidak sebesar sebelumnya karena klien/konsumen berkurang.
WFH sudah ditunjang banyak sekali media online yang mendukung aktivitas bisnis. Salah satunya seperti https://moota.co/ yang membantu kelancaran transaksi berbasis online. Anda pun tak harus keluar rumah untuk menuju bank jika ingin transfer dan sebagainya, karena semua sudah dapat diakses secara online. Platform ini juga membantu mengelola keuangan bisnis Anda agar dapat mendukung pengembangan usaha dalam level lebih besar.
Bekerja di rumah cukup banyak potensi gangguannya, baik dari faktor internal maupun eksternal. Perlu diingat selalu bahwa urusan pekerjaan dan bisnis tidak boleh dikesampingkan, karena kelancaran bisnis berdampak pada kelancaran keuangan pribadi dan perusahaan. Oleh karena itu, pisahkan urusan tidak penting di rumah agar bisa dikerjakan setelah urusan pekerjaan terselesaikan.
Mengondisikan rumah agar dalam suasana kerja yang produktif penting dilakukan. Setidaknya sediakan sebuah ruangan khusus untuk bekerja, sehingga konsentrasi Anda tidak terganggu pada saat produktif. Jika memungkinkan, jauhkan ruang kerja dari kasur atau televisi agar tidak ada distraksi yang memunculkan rasa malas.
Komunikasi dan koordinasi turut mempengaruhi efektivitas saat WFH. Namun karena sudah ada komunikasi berbasis online, koordinasi pun bisa dilakukan dengan mudah. Bagi pelaku bisnis yang berkutat di dunia maya seperti jualan online harus dapat memaksimalkan komunikasi jarak jauh agar pekerjaan bisa cepat terselesaikan dalam waktu lebih singkat.
Itulah tips dan cara mengatur waktu kerja saat WFH yang dapat Anda aplikasikan di rumah. Saat ini WFH telah semakin dipermudah dengan banyaknya layanan online yang menunjang aktivitas bisnis misalnya keperluan transfer pembayaran, cek mutasi bank, dan lan-lain. Layanan keuangan berbasis digital seperti https://moota.co/ ini dapat Anda optimalkan untuk pengembangan bisnis, meskipun dalam situasi WFH yang mengharuskan kerja dari rumah.
Di tengah krisis yang melanda, ada banyak orang yang harus memutar otak untuk mencari pekerjaan lain demi memenuhi kebutuhan sehari-hari diantaranya adalah dengan memulai usaha seperti merintis bisnis online. Sayangnya, banyak orang yang beranggapan bahwa memulai usaha seperti ini terkadang cukup berisiko karena proses transaksi dilakukan secara tidak langsung. Disinilah https://moota.co/ hadir untuk membantu para pebisnis baru untuk melancarkan proses pembayaran tanpa harus khawatir dengan tindak penipuan. Selain itu, uang sering kali menjadi faktor penghambat untuk membuka usaha online. Padahal uang bukanlah modal utama meski banyak aspek kehidupan yang membutuhkan uang.
Meningkatnya pertumbuhan toko online membuat persaingan semakin ketat, terutama bagi mereka yang tertarik untuk terjun kedalam usaha sejenis ini. Banyak yang menganggap bahwa memiliki dana adalah sebuah keharusan. Sejatinya memang benar namun masih banyak modal utama yang juga akan mempengaruhi kesuksesan. Lalu, apa saja modal utama tersebut?
Sebelum memulai usaha, setiap orang harus menentukan terlebih dahulu apakah akan memulai bisnis dalam bentuk jasa atau produk. Apabila Anda berencana untuk menjual produk secara online, otomatis Anda harus mencari informasi mengenai produk yang paling digemari oleh konsumen saat ini. Misalnya dengan menjadi reseller terlebih dahulu dari penjual online yang produknya laris di pasaran.
Akan tetapi, jika Anda berencana untuk menjual jasa, maka ada baiknya untuk menawarkan jasa yang sekiranya sesuai dengan keterampilan yang Anda kuasai. Tanpa memiliki keterampilan, mungkin akan ada banyak kendala yang membuat usaha yang termasuk dalam jenis UKM tersebut tidak berkembang.
Menentukan harga untuk produk maupun jasa dengan nilai yang tepat bisa membantu Anda untuk meraup keuntungan yang lebih banyak. Membandrol harga terlalu tinggi atau bahkan terlalu rendah bisa mengakibatkan kerugian. Disini, kemampuan dalam mengelola keuangan juga sangat diperlukan agar tidak merugi.
Misal, Anda ingin jualan online, untuk bisa menentukan harga yang tepat, Anda bisa melihat harga dari para penjual lain yang menawarkan produk yang serupa dengan apa yang Anda tawarkan. Harga yang terlalu tinggi jelas tidak akan dilirik oleh konsumen.
Sebenarnya, memulai bisnis secara online tidak memerlukan keterampilan khusus. Bahkan Anda sudah bisa memulainya dengan melakukan dropship. Tugas Anda di sini hanya tinggal menawarkan apa yang Anda jual. Akan tetapi, bisnis semacam ini sering mengalami kendala dalam proses transaksi.
Padahal proses transaksi yang mudah bisa membuat banyak pembeli merasa nyaman bertransaksi. Anda bisa menawarkan beberapa jenis sistem pembayaran yang mudah dilakukan oleh setiap konsumen. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan https://moota.co/ untuk mengelola pembayaran yang masuk ke sejumlah rekening Anda dalam satu tempat.
Dengan menggunakan aplikasi web yang satu ini, proses mengatur keuangan dalam bisnis Anda juga akan menjadi lebih mudah serta tidak perlu menghabiskan terlalu banyak waktu.
Marketplace merupakan salah satu pilihan termudah untuk memulai usaha secara online. Keberadaan marketplace sendiri memudahkan para penjual dan pembeli untuk melakukan proses transaksi. Bahkan banyak pula pebisnis yang sudah lama berkecimpung di usaha online mampu meraup omzet hingga puluhan juta.
Selain keempat modal utama di atas, tekad kuat dan pantang menyerah merupakan dua hal penting untuk bisa scale up bisnis yang baru saja dirintis. Selain itu, https://moota.co juga siap untuk membantu Anda meraih kesuksesan dalam berbisnis.
Anda bisa berjualan secara online dari rumah dengan mudah. Produk tidak dipajang di toko tetapi marketplace dan sosial media. Selain itu, transaksi menggunakan layanan perbankan dan dompet digital. Sebagai penjual, Anda menyiapkan beberapa rekening untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Agar dapat dikelola dari satu akses, Anda dapat memakai layanan dari https://moota.co/.
Moota membantu para penjual dan bisnis untuk memastikan transaksi berjalan lancar hanya dari satu pintu. Bayangkan jika Anda membuka akses beberapa bank sekaligus. Prosesnya cukup ribet dan tidak efisien. Inilah alasan mengapa harus memakai layanan tersebut untuk bisnis online.
Meskipun tampak mudah, jualan online dari rumah membutuhkan strategi yang tepat. Anda bersaing dengan banyak orang sehingga harus membuat sistem pengelolaan yang baik. Beberapa tips berikut berguna untuk diterapkan bagi mereka yang ingin jualan online dari rumah.
Kendala utama yang dihadapi oleh pemula bahkan profesional adalah jenis bisnis. Banyak orang menjual produk yang sama akan tetapi mereka bukan produsen. Mayoritas sistem jualan online adalah dropship. Anda bertindak sebagai agen untuk memasarkan sebuah produk.
Jenis lain yang mirip adalah reseller. Perbedaan mendasar adalah Anda menjual produk dimana produsen mengirim dahulu ke rumah. Anda menerima order dan produk akan dikirim ke alamat konsumen. Sistem ini memiliki keuntungan yaitu penjual menetapkan sendiri harga produk tersebut.
Kedua sistem yang sudah disebutkan memiliki persamaan yaitu toko online. Meskipun penjual memiliki barang, mereka tidak menawarkan di toko konvensional. Sebaliknya, jualan memakai toko online di website, sosial media, dan marketplace. Keuntungannya adalah pengelolaan secara mutlak dari rumah.
Banyak yang gagal jualan online karena mengira mereka cukup menunggu dan melakukan promosi seadanya. Jika Anda memang ingin terjun total, sistem dan tata cara harus mengikuti prinsip bisnis. Anda memanfaatkan analisis pasar untuk mengetahui permintaan, selera, dan apa yang sedang tren. Setelah itu, Anda menggunakan data dan informasi untuk membuat strategi marketing. Bisnis secara online tetap membutuhkan peningkatan omzet karena inilah sumber utama pendapatan agar bisa bertahan.
Tips selanjutnya adalah cara mengelola keuangan yang efisien dan aman. Konsumen ingin transaksi berlangsung sesuai dengan rekening mereka. Anda bisa membuat banyak rekening dan layanan keuangan apa saja. Namun, masalah yang sering dihadapi adalah kesulitan untuk mengecek dan verifikasi karena harus membuka sistem di beberapa bank. Jika terus berlanjut, layanan Anda kurang optimal sehingga butuh solusi jitu.
Tentu saja, jawaban yang tepat adalah https://moota.co/. Layanan ini sudah memiliki ribuan klien dari berbagai bisnis. Mereka mengelola dana secara efisien dan terjamin. Fitur satu pintu untuk semua memang sangat dibutuhkan apalagi bagi penjual atau bisnis skala kecil.
Bisnis Anda mulai berjalan dan sudah menerima order secara stabil. Di saat tertentu, order yang masuk bahkan melebih kapasitas. Ini adalah waktu yang tepat untuk memikirkan ekspansi dan scale up agar mampu memenuhi permintaan. Anda pasti tidak menyangka jika bisnis di rumah memiliki potensi yang sangat besar. Semuanya bisa terjadi ketika sudah menerapkan sistem yang profesional.
Tips diatas juga cocok untuk ukm. Perlu Anda ketahui, bisnis di rumah dapat disebut dengan ukm meskipun hanya dijalankan oleh satu orang. Perbedaan mendasar adalah Anda memproduksi atau membuat suatu produk dan layanan sehingga tidak sebatas sebagai agen. Agar mampu melayani pembeli dan konsumen dengan efisien, bisnis membutuhkan tool pengelolaan keuangan yaitu https://moota.co/.
Kaya mungkin tujuan hidup Anda. Segala kebutuhan terpenuhi dengan mudah, dapat berlibur ke mana saja serta tabungan melimpah. Hingga akhirnya, segala pekerjaan dilakoni untuk mendapatkan tujuan tersebut. Namun, Anda melupakan satu hal. Bila kaya tidak melulu dari pekerjaan bergaji besar maupun memiliki bisnis yang melimpah ruah di berbagai sudut kota. Akan tetapi, kaya dapat Anda gapai bila mampu melakukan pengelolaan finansial yang tepat. Seperti yang dilakukan orang Cina. Anda dapat mencontoh cara mengatur keuangan orang Cina melalui ulasan singkat berikut.
Terbiasa membawa bekal ke kantor (source: elements.envato.com)
Seberapa pun penghasilan maupun tabungan yang tersimpan di rekening, jangan hidup berfoya-foya hingga menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak bermanfaat. Hemat, itulah kunci utama agar kesuksesan dapat tercapai.
Sederhanakan hidup Anda sejak dini. Itulah kebiasaan masyarakat Cina agar dapat memiliki tabungan berlebih. Mereka terbiasa membawa bekal untuk bepergian daripada makan di luar. Sejak kecil, mereka pun terbiasa menyisihkan uang yang dimiliki hampir setengahnya.
pintar menggunakan utang (source: elements.envato.com)
Masyarakat Cina memiliki kebiasaan lain yang patut Anda tiru, yaitu enggan berutang bila tidak ada manfaat yang didapat. Mereka akan berutang bila keadaan mendesak, itu pun secepatnya akan berusaha untuk mengembalikan. Bila tidak sanggup, keluarga akan turut membantu agar tidak terjerat utang terlalu lama. Maka tidak heran bila di Cina kartu kredit merupakan barang yang cukup langka, sebab masyarakat lebih dominan pembayaran menggunakan uang tunai atau memanfaatkan non tunai seperti dompet elektronik daripada kartu kredit.
memperhatikan masa depan (source: elements.envato.com)
Kesuksesan orang Cina rata-rata didapat karena pandangan mereka jauh ke depan. Ketika mengatur keuangan, mereka tahu akan dibuat apa uang tersebut kelak digunakan. Bahkan, bukan hanya menumpuk dengan tabungan yang terus bertambah atau sekadar memakai simpanan yang dimiliki untuk mencukupi kebutuhan mendadak, tetapi juga dimanfaatkan untuk berbisnis.
Pandai mengatur uang, tentu harus diimbangi dengan kerja keras. Itulah motto hidup orang Cina yang patut Anda tiru. Investasi menjadi andalan mereka agar kekayaan semakin bertambah.
belajar menabung sejak dini (source: elements.envato.com)
Dalam kepercayaan Konghucu, seorang anak wajib menghormati orang tua dan menjaga kehormatan keluarga dengan cara menghargai sumber daya yang dimiliki. Bila belum mampu menghasilkan uang dari jerih payah sendiri, maka mengelola dengan baik aset keluarga dan tidak berfoya-foya merupakan salah satu cara bentuk menghargai tersebut.
Selain itu, orang Cina terdidik untuk menghargai uang sejak kecil. Bukan hanya melalui kedisiplinan menyisihkan uang saku, tetapi juga belajar berbisnis sejak kecil. Maka tidak heran, jika banyak pebisnis keturunan Tionghoa yang berhasil dalam mengembangkan usaha dan semakin banyak investasi dilakukan.
mempertimbangkan segala sesuatu (source: elements.envato.com)
Dalam setiap mengambil keputusan, sudah pasti perlu pertimbangan yang matang agar tidak berdampak buruk bagi keadaan finansial pribadi maupun keluarga. Begitulah orang Cina ketika hendak mengambil langkah seperti memakai kartu kredit. Mereka akan berpikir berulang kali terlebih dahulu, mempertimbangkan untung dan ruginya sebelum menentukan pilihan.
Itulah lima hal yang dapat Anda contoh dari cara mengatur keuangan orang Cina untuk mencapai tujuan menjadi orang kaya. Ingatlah, kaya bukan berarti uang menumpuk tanpa diimbangi kerja keras maupun pengelolaan finansial yang kacau. Bila Anda ingin kaya, maka belajarlah untuk mulai mengatur keuangan secara teratur dan disiplin sejak sekarang.
Manfaatkan aplikasi Moota agar mempermudah tujuan Anda. Kelebihan dalam melacak dan melaporkan setiap transaksi yang dilakukan, memudahkan dalam mengatur uang yang Anda miliki. Semoga bermanfaat.
Kartu kredit adalah salah satu produk perbankan yang paling banyak digunakan. Dengan kartu tersebut Anda dapat membeli beraneka macam barang tanpa perlu membayar secara langsung.
Penggunaan kartu kredit sebagai alat pembayaran bak dua sisi mata koin. Di satu sisi, kartu ini akan sangat berguna untuk membeli berbagai kebutuhan primer yang membutuhkan dana besar seperti rumah atau kendaraan. Tapi di sisi lain kartu ini juga bisa menjebloskan penggunanya ke dalam lubang utang.
Untuk mencegah pemborosan, berikut ini adalah 5 tips cerdas menggunakan kartu kredit yang bisa Anda praktikkan:
kurangi pembayaran dengan kartu kredit (source: elements.envato.com)
Supaya tidak boros, jangan gunakan kartu kredit untuk membayar kebutuhan sehari-hari Anda seperti belanjaan, makanan, atau pakaian. Meski nampak murah pada awalnya, dalam jangka waktu lama biaya-biaya tersebut akan menumpuk dan menyebabkan pembengkakan tagihan di kredit di akhir bulan.
Gunakanlah uang tunai atau kartu debit untuk membayar biaya kebutuhan Anda sehari-hari. Dengan demikian Anda akan memiliki kesadaran yang lebih tinggi perihal pengeluaran harian sehingga Anda secara otomatis akan berpikir dua kali sebelum menghamburkan uang.
batasi penggunaan kartu kredit (source: elements.envato.com)
Saat ini kartu kredit dapat dengan mudah Anda dapatkan di hampir seluruh bank baik negeri maupun swasta. Persyaratan pembuatan kartu kredit yang kian ringan membuat sebagian besar orang memiliki lebih dari satu kartu kredit.
Hal ini menciptakan ilusi bahwa Anda akan semakin aman dari berbagai biaya darurat yang mungkin muncul. Padahal, kartu-kartu tersebut sejatinya hanyalah alat pembayaran yang ujung-ujungnya harus Anda lunasi juga.
Supaya tidak boros, batasilah jumlah kartu kredit yang Anda punya. Sebaiknya, jangan miliki lebih dari 3 kartu kredit dalam satu waktu. Apabila Anda ingin membuat kartu kredit baru, tutuplah salah satu kartu kredit yang Anda miliki.
gunakan kartu kredit sewajarnya (source: elements.envato.com)
Untuk mencegah pemborosan kartu kredit, sangat penting untuk mengetahui batas kemampuan finansial Anda. Jangan memaksakan diri untuk membeli sesuatu yang ada di luar kemampuan finansial dengan anggapan bahwa semuanya akan lunas pada waktunya.
Ingatlah bahwa penggunaan kartu kredit pada dasarnya adalah pinjaman utang yang harus Anda bayar. Menggunakan alat pembayaran tersebut secara berlebihan hanya akan menyusahkan Anda di masa depan.
jangan pinjamkan kartu kredit (source: elements.envato.com)
Kartu kredit sebaiknya tidak dipindahtangankan atau dipinjamkan untuk membayar tagihan orang lain. Anda perlu berhati-hati apabila ada kerabat jauh atau teman yang meminta Anda melakukan pembayaran melalui kartu kredit.
Apabila orang tersebut kabur atau tidak bertanggung jawab atas pembayaran yang telah dilakukan, Andalah yang akan menuai masalah di kemudian hari.
atur limit kartu kredit (source: elements.envato.com)
Bank biasanya memberikan opsi untuk menetukan limit pembayaran yang bisa dilakukan melalui kartu kredit Anda. Untuk mencegah terjadinya pemborosan, pastikan Anda telah mengatur limit kredit yang wajar. Tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
Pengaturan limit yang terlalu besar akan membuat Anda cenderung lebih boros, sementara limit yang terlalu kecil akan menyulitkan Anda saat membutuhkan dana darurat. Kuncinya adalah mengetahui batasan finansial Anda. Hitunglah penghasilan Anda secara seksama, kemudian cari angka yang paling aman sebagai limit kartu kredit.
Demikianlah sejumlah tips cerdas menggunakan kartu kredit antiboros yang bisa Anda praktikkan. Pada akhirnya, menyiapkan dana cadangan di rekening Anda merupakan cara terbaik untuk mengantisipasi segala kebutuhan mendadak yang mungkin muncul.
Menjadikan kartu kredit sebagai andalan di saat-saat darurat memang bisa dilakukan, tetapi hal tersebut tentu akan memberatkan kondisi keuangan Anda di masa depan. Selalu kontrol penggunaan kartu kredit Anda dengan Moota yang bisa Anda cek dimanapun dan kapanpun.
Ajaran Islam pada dasarnya memiliki konsep rahmatan lil a’lamiin yang berarti bahwa ajaran ini adalah rahmat bagi semesta alam. Karena itu, tidak heran jika Islam mengatur secara lengkap berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk cara mengelola keuangan.
Mengatur keuangan sesuai syariat Islam sejatinya tidaklah sulit. Cara-cara yang dibolehkan dan dilarang telah dibahas secara rinci di dalam hadits dan Al-Quran sehingga Anda hanya perlu mengikuti petunjuk-petunjuk yang ada di sana.
Untuk membantu Anda memahami hal tersebut, inilah pembahasan mengenai 3 cara mengatur keuangan sesuai syariat Islam.
hindari melakukan hutang (source: elements.envato.com)
Islam memang membolehkan umatnya untuk berutang kepada orang lain dalam keadaan terpaksa, akan tetapi hal ini memiliki aturan yang sangat ketat dan tegas. Adapun pembayaran utang di dalam syariat Islam hukumnya adalah wajib, bahkan setelah si pemilik utang tersebut meninggal dunia.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda
“Demi yang jiwaku ada ditanganNya, apabila seorang laki-laki terbunuh di jalan Allah (mati syahid), lalu dihidupkan lagi, kemudian dia terbunuh lagi dua kali, dan dia masih punya hutang, maka dia tidak akan masuk surga sampai hutangnya itu dilunasi.”
Hadis tersebut dengan tegas menyiratkan urgensi seorang muslim untuk melunasi utang-utangnya. Oleh sebab itu, bagi Anda yang tidak berada dalam keadaan terdesak, sebaiknya jauhilah utang agar Anda selamat di dunia dan akhirat.
biasakan hemat pengeluaran (source: elements.envato.com)
Menghamburkan uang untuk berbagai hal yang sebenarnya tidak diperlukan menjadi salah satu hal yang dilarang di dalam syariat Islam. Hal ini merupakan perbuatan yang tidak terpuji sekalipun uang yang Anda miliki didapatkan dari cara yang halal.
Jika Anda adalah seorang muslim, Anda harus memiliki pribadi yang hemat dan menjauhi segala macam pemborosan, sebab boros terhadap harta adalah salah satu sifat setan. Di dalam surat Al Isra ayat 26 – 27 Allah SWT berfirman:
“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.”
Ayat tersebut menyatakan dengan tegas larangan untuk hidup boros. Selain ayat Al Quran di atas, anjuran untuk hidup hemat juga tertuang dalam sebuah hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ahmad yang berbunyi:
“Makanlah, minumlah, berpakaianlah dan bershadaqahlah dengan tidak berlebih-lebihan dan menyombongkan diri”
jauhi riba (source: elements.envato.com)
Riba merupakan sebuah perbuatan yang amat dibenci oleh Allah SWT. Riba bertentangan dengan prinsip muamalah perdagangan dalam Islam. Karena itu sebagai seorang muslim Anda wajib menjauhi segala macam bentuk riba tanpa terkecuali.
Larangan untuk menjauhi riba sendiri telah tertera dengan jelas baik di dalam Al Quran ataupun hadis Nabi Muhammad SAW. Dalam surat Ali Imran ayat 130, Allah SWT melarang tegas perbuatan riba melalui firman-Nya:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.”
Sementara menurut hadis, diriwayatkan dari Ibnu Majah bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Riba mempunyai 73 pintu, yang paling ringan (dosanya) ialah seperti seorang laki-laki menikahi ibunya sendiri dan riba yang paling berat ialah merusak kehormatan seorang muslim."
Itulah 3 cara mengatur keuangan sesuai syariat Islam yang perlu Anda pahami dan amalkan.
Pada akhirnya, meskipun harta tidak dibawa mati, pertanggungjawaban Anda akan harta tersebut tetap akan diminta di akhirat kelak. Oleh karena itu pastikan Anda telah mengelola harta sesuai dengan aturan yang ada di dalam ajaran Islam. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang-orang yang beruntung.