Gaji Bersih Adalah: Panduan Lengkap untuk Memahami dan Menghitungnya

Gaji bersih adalah istilah yang sering muncul ketika kita berbicara soal penghasilan. Istilah ini mungkin sudah terdengar familiar, tetapi masih banyak yang bingung mengenai apa itu gaji bersih sebenarnya, bagaimana cara menghitungnya, dan apa saja yang mempengaruhinya. Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas semua yang perlu Anda ketahui tentang gaji bersih. Mulai dari perbedaan dengan gaji kotor, komponen yang mempengaruhi, hingga cara mengelola gaji bersih untuk mencapai tujuan finansial Anda. Yuk, kita mulai obrolannya!

Gaji Bersih Adalah

Apa Itu Gaji Bersih?

Gaji bersih adalah jumlah uang yang Anda terima di tangan setelah semua potongan pajak, asuransi, dan tunjangan lainnya dikurangkan dari gaji kotor Anda. Jika gaji kotor adalah total penghasilan sebelum pemotongan, gaji bersih adalah uang yang benar-benar Anda bawa pulang. Istilah lain yang sering digunakan untuk menyebut gaji bersih adalah "take-home pay" atau "penghasilan bersih."

Perbedaan Antara Gaji Kotor dan Gaji Bersih

Perbedaan utama antara gaji kotor dan gaji bersih terletak pada jumlahnya. Gaji kotor adalah jumlah total pendapatan yang Anda hasilkan sebelum pajak dan potongan lainnya. Di sisi lain, gaji bersih adalah jumlah yang tersisa setelah semua potongan tersebut.

Mengerti perbedaan ini penting untuk memahami bagaimana gaji Anda diproses. Misalnya, saat Anda menerima slip gaji, Anda akan melihat gaji kotor di bagian atas dan gaji bersih di bagian bawah setelah semua potongan. Jadi, jika Anda ingin tahu berapa banyak yang benar-benar bisa Anda belanjakan atau simpan setiap bulan, lihatlah gaji bersih Anda.

Mengapa Penting untuk Menghitung Gaji Bersih?

Mengetahui gaji bersih membantu Anda merencanakan keuangan dengan lebih baik. Dengan memahami berapa yang tersisa setelah potongan, Anda bisa lebih mudah membuat anggaran, menabung, atau bahkan berinvestasi. Moota, sebuah platform keuangan yang membantu melacak transaksi, bisa menjadi pilihan bagi Anda untuk lebih mudah memonitor pemasukan dan pengeluaran dari gaji bersih yang diterima.

Komponen yang Mempengaruhi Gaji Bersih

Agar lebih memahami cara menghitung gaji bersih, Anda juga perlu mengetahui komponen yang bisa mempengaruhinya. Berikut adalah beberapa komponen utama yang biasanya mempengaruhi jumlah gaji bersih Anda:

1. Pajak Penghasilan (PPh 21)

Di Indonesia, pajak penghasilan atau PPh 21 merupakan pajak yang dikenakan pada penghasilan karyawan. Jumlahnya bervariasi, tergantung pada besaran gaji kotor dan status pajak karyawan (seperti apakah ia memiliki tanggungan atau tidak). Pajak ini akan langsung dipotong oleh perusahaan sebelum Anda menerima gaji bersih.

2. BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan

Selain pajak, biasanya perusahaan juga memotong gaji untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Kedua potongan ini diwajibkan oleh pemerintah untuk melindungi karyawan dari risiko kecelakaan kerja dan memberikan akses kesehatan yang lebih terjangkau.

3. Asuransi Lainnya

Beberapa perusahaan menawarkan asuransi tambahan di luar BPJS, misalnya asuransi kesehatan atau asuransi jiwa. Potongan ini biasanya bersifat opsional, artinya Anda bisa memilih apakah ingin mengikuti program asuransi tersebut atau tidak.

4. Pinjaman atau Cicilan

Jika Anda memiliki pinjaman dari perusahaan, seperti pinjaman darurat atau pinjaman karyawan, cicilan pinjaman tersebut akan otomatis dipotong dari gaji. Ini akan berdampak pada jumlah akhir gaji bersih yang Anda terima.

5. Potongan Lainnya

Potongan lainnya bisa meliputi dana pensiun, koperasi karyawan, atau bahkan sumbangan sosial. Potongan-potongan ini bersifat opsional atau tergantung kebijakan perusahaan tempat Anda bekerja.

Cara Menghitung Gaji Bersih Anda

Setelah memahami komponen-komponen di atas, sekarang saatnya kita melihat cara menghitung gaji bersih. Secara sederhana, Anda dapat menggunakan rumus berikut:

Gaji Bersih = Gaji Kotor - Total Potongan (Pajak, BPJS, Asuransi, dan Potongan Lainnya)

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut adalah contoh perhitungan gaji bersih:

Misalnya, gaji kotor Anda adalah Rp10.000.000 per bulan. Anda memiliki potongan-potongan berikut:

  • Pajak penghasilan: Rp500.000
  • BPJS Ketenagakerjaan: Rp200.000
  • BPJS Kesehatan: Rp100.000
  • Asuransi tambahan: Rp150.000
  • Cicilan pinjaman karyawan: Rp250.000

Maka, perhitungan gaji bersih Anda adalah sebagai berikut:

Gaji Bersih = Rp10.000.000 - (Rp500.000 + Rp200.000 + Rp100.000 + Rp150.000 + Rp250.000)
            = Rp10.000.000 - Rp1.200.000
            = Rp8.800.000

Jadi, gaji bersih yang Anda bawa pulang setiap bulan adalah Rp8.800.000.

Strategi Mengoptimalkan Gaji Bersih

Setelah mengetahui cara menghitungnya, langkah berikutnya adalah memanfaatkan gaji bersih untuk kebutuhan dan tujuan finansial Anda. Berikut adalah beberapa tips untuk mengoptimalkan penggunaan gaji bersih:

1. Buat Anggaran Bulanan

Memiliki anggaran bulanan sangat membantu untuk mengontrol pengeluaran. Dengan anggaran, Anda bisa memastikan bahwa setiap pengeluaran sudah direncanakan dengan baik. Moota bisa membantu Anda mencatat pemasukan dan pengeluaran harian, sehingga Anda tahu ke mana aliran dana Anda setiap bulannya.

2. Sisihkan Tabungan di Awal Bulan

Tabungan harus diprioritaskan setiap kali Anda menerima gaji. Salah satu cara yang efektif adalah langsung menyisihkan tabungan begitu Anda menerima gaji bersih. Dengan cara ini, Anda tidak akan tergoda untuk menggunakan dana tabungan untuk hal-hal yang kurang penting.

3. Evaluasi Pengeluaran Rutin

Cobalah untuk rutin mengevaluasi pengeluaran bulanan Anda, seperti tagihan listrik, air, atau bahkan paket data internet. Terkadang, ada pengeluaran yang bisa ditekan atau dikurangi. Dengan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, Anda bisa mengalokasikan lebih banyak dana ke dalam tabungan atau investasi.

4. Manfaatkan Promo dan Diskon

Menggunakan promo dan diskon saat berbelanja juga bisa menghemat sebagian gaji bersih Anda. Tentunya, ini bisa membantu Anda memaksimalkan pendapatan bulanan tanpa mengurangi kualitas hidup. Namun, pastikan Anda tetap bijak dan tidak tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

5. Gunakan Gaji Bersih untuk Investasi

Investasi bisa menjadi cara untuk mengembangkan uang yang Anda miliki. Jika memungkinkan, sisihkan sebagian gaji bersih Anda untuk berinvestasi. Mulailah dengan investasi yang minim risiko atau gunakan platform terpercaya untuk memulai investasi pertama Anda.

Mulai Gratis

Kesimpulan

Mengerti apa itu gaji bersih dan bagaimana cara menghitungnya sangat penting untuk memastikan keuangan Anda terkelola dengan baik. Gaji bersih bukan hanya angka akhir dari pendapatan, tetapi juga menjadi dasar bagi Anda untuk membuat perencanaan keuangan yang matang. Dengan menggunakan strategi pengelolaan yang baik, Anda bisa memaksimalkan gaji bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, menabung, bahkan berinvestasi demi masa depan yang lebih baik.

Tidak hanya itu, dengan memanfaatkan tools seperti Moota, Anda bisa memonitor keuangan lebih efisien dan menghindari pengeluaran yang tidak perlu. Memahami gaji bersih adalah langkah awal menuju kebebasan finansial. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Anda mengelola keuangan dengan lebih baik!

November 12, 2024
Baca Sekarang

1 74 75 76 77 78 192
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
February 22, 2021
February 22, 2021

Kebiasaan Buruk yang Wajib Dihindari Ketika Usaha Laris Manis

Sukses merupakan dambaan setiap pebisnis online. Sehingga dalam meraihnya, dibutuhkan banyak usaha serta waktu yang banyak. Namun saat sudah menyentuh kata “sukses”, banyak pebisnis yang mulai memiliki kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk ini bila dilakukan terus-menerus bukan tidak mungkin akan membuat usaha Anda menjadi bangkrut. Salah satu pemicunya ialah terlalu boros. Situs moota dapat menjadi salah satu alat untuk melihat kesalahan mengelola keuangan apa yang Anda lakukan. Sehingga Anda dapat memperbaiki satu kebiasaan buruk yang membawa Anda ke jurang kebangkrutan.

7 Kebiasaan Buruk Pebisnis Sukses

1. Tidak memperluas jaringan

Kebiasaan buruk pertama ialah tidak memperluas jaringan. Hal ini biasanya terjadi saat si pebisnis sudah merasa cukup dengan relasi yang dipunyainya sekarang ini. Namun bila pemikiran ini sedikit dirubah, haus akan relasi juga bisa membawa dampak positif yakni mampu membuka satu sudut pandang baru dan menambah ilmu baru tentang toko online yang belum Anda punya dari orang lain.

2. Menyalahkan keadaan

Bila terdapat masalah dalam perusahaan saat melakukan scale up, beberapa pebisnis akan menyalahkan keadaan. Entah kepada karyawannya atau kepada takdir. Sikap menyalahkan ini tidak akan pernah bisa mengubah keadaan menjadi membaik.

Alih-alih begitu, lebih baik Anda memutar otak bersama seluruh karyawan Anda untuk memikirkan solusi yang tepat dalam mengatasi masalah. Dengan begitu, masalah saat melakukan scale up akan segera teratasi.

3. Takut mengambil resiko

Ketika Anda berbisnis sebagai dropship yang lumayan sukses, Anda sedikit takut untuk mencoba memasarkan produk lain dengan kemungkinan akan gagal. Padahal, belum tentu yang Anda pikirkan benar.

Bisa jadi, setelah Anda mencoba mengambil resiko, omzet yang Anda dapat menjadi dua kali lipat. Dan branding bisnis yang Anda miliki menjadi semakin luas. Sehingga saat Anda mengecek saldo di moota, uang yang Anda miliki menjadi bertambah sangat signifikan.

4. Berkumpul dengan orang negatif

Sama seperti kisah tukang pandai besi dan penjual minyak wangi, kita juga akan terpengaruh tergantung lingkungan sosial kita. Bila berkumpul di lingkungan positif, maka akan terpengaruh menjadi orang yang positif pula. Dan bila berkumpul dalam lingkungan negatif, maka akan terpengaruh menjadi orang yang negatif pula.

Di lingkungan UKM, bila Anda bergaul dengan pemimpin yang positif, maka Anda akan tertular untuk melakukan hal yang sama terhadap perusahaan Anda. Namun bila sempat terjerumus akibat lingkungan yang buruk, Anda akan akrab dengan yang namanya gemerlap dunia malam dan akan senang berfoya-foya.

5. Meremehkan uang receh

Saat bisnis sudah besar, banyak pebisnis reseller yang membiarkan uang receh tercecer dimana-mana. Padahal bila uang receh dikumpulkan, uang tersebut bisa dipakai untuk membeli makanan karyawan sehari serta menambah rasa kekeluargaan antar anggota perusahaan.

6. Tidak menabung

Sifat boros merupakan kebiasaan buruk yang susah dihilangkan. Biasanya, pebisnis yang memiliki sifat ini akan mencoba memakai uang perusahaan untuk belanja online saat uang pribadinya habis. Hal ini akan mempengaruhi keuangan perusahaan yang harusnya memiliki banyak keuntungan, menjadi hanya mampu untuk memutar modal.

Padahal, kebiasaan menabung dapat menjadi simpanan uang bila sewaktu-waktu bisnis Anda sedang mengalami gangguan tentang masalah dana.

Itulah keenam kebiasaan buruk yang harus dihindari bila merasa sudah cukup sukses. Menikmati hidup nyaman sembari melihat penambahan uang melalui Moota merupakan masa depan pebisnis yang positif.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
February 22, 2021
February 22, 2021

7 Tips Mengenalkan Bisnis Sejak Dini pada Anak

Anda yang memiliki seorang anak, dapat mencoba mengajarinya mengenai sistematika berbisnis dari ilmu yang Anda dapat. Hal ini akan menyadarkan anak Anda bahwa proses mencari uang bukanlah hal yang mudah. Sehingga bila ada sisa uang, mereka akan memilih untuk menabung. Anda pun dapat membuatkan rekening bank untuk mengelola keuangan tabungan anak Anda. Serta dapat memeriksa total tabungan yang berhasil dikumpulkan melalui moota.  

Hal yang Dilakukan saat Mengajari Anak Berbisnis

Anda bisa mulai mengajari anak Anda dari hal-hal dasar di sekitar mereka bila merasa memiliki bakat berbisnis. Bila mampu menguasainya, mereka akan memiliki keunggulan dalam percepatan bisnis menuju scale up. Cara belajarnya, bisa melalui sebuah permainan atau kunjungan ke pusat bisnis. Anda pun dapat mulai mencobanya dengan mencoba beberapa hal berikut:

1. Mengajak anak bermain permainan jual-beli

Anak dengan usia tiga sampai delapan tahun dapat Anda ajak bermain permainan jual-beli untuk membiasakan mereka berbisnis. Mungkin bila sudah sedikit lebih besar, mereka akan secara mandiri berkeinginan membuka toko online.

Permainan sederhana ini bisa menjadi metode menyenangkan dalam pelajaran berbisnis. Anda dapat menyusupkan beberapa keahlian dalam permainan ini seperti menghitung keuangan toko setelah ada pembeli atau cara menawar harga.

2. Mengajari nilai uang

Anak-anak biasanya hanya tahu nilai uang dengan nominal kecil saja. Anda dapat mengajari mereka tingkat nilai uang dari pecahan koin seratus rupiah hingga ke pecahan seratus ribu kertas.

Dengan begitu, setelah mereka mampu menghitung berapa banyak uang yang dipunya, Anda dapat mengajak mereka menabung di bank bila mereka ingin berbelanja online. Lalu, Anda dapat memberitahu cara melakukan cek saldo di moota bila ingin mengetahui sisa dana yang mereka punya.

3. Membeli hasil payahnya

Biasanya saat pergantian semester, sekolah-sekolah akan mengadakan suatu acara. Acara ini berisi banyak permainan kelompok dan bazar-bazar dari tiap kelas. Anda dapat menyuruh anak Anda berpartisipasi berjualan. Lalu, mengunjunginya dan membeli hasil payahnya untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap bisnis pada diri anak Anda.

4. Menciptakan naluri berbisnis

Anda dapat mendorong naluri berbisnis anak-anak melalui cara memberi imbalan setelah mereka membantu Anda. Kemudian, Anda dapat memberitahu bahwa uang mereka bisa semakin bertambah bila melakukan bisnis dropship.

5. Mengajari cara mencatat laporan

Anak Anda yang sudah mendirikan bisnis online, dapat Anda ajari untuk mencatat laporan uang agar modal yang dipunya bisa terus diputar. Beri mereka sebuah buku untuk dijadikan tempat mencatat banyak transaksi yang dilakukan dan omzet yang didapat tiap bulan.

6. Bermain ke pusat bisnis langsung

Sebagai orang tua, Anda dapat mengajak mereka bermain ke pusat bisnis semacam UKM untuk mengetahui bagaimana interaksi jual-beli terjadi. Sehingga saat akan melakukan hal yang sama, anak Anda akan  mendapatkan gambaran bagaimana proses tersebut terjadi.

7. Mengajari anak berkecimpung dalam bisnis yang Anda punya

Anda yang merupakan seorang reseller dapat mengajak anak Anda melihat cara kerja jenis bisnis tersebut. Anda dapat memperlihatkan cara menyapa pelanggan secara daring. Cara ini dapat membantunya dalam merespon setiap pesan saat berkomunikasi dengan pelanggan secara daring bila hendak jualan online.

Ketujuh hal di atas dapat mensugesti anak Anda untuk menikmati hidup nyaman di masa tua dengan cara berbisnis. Anak Anda pun dapat sewaktu-waktu mengecek saldonya di Moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
February 18, 2021
February 18, 2021

Tahapan Bisnis Online Secara Garis Besar

Bisnis Online saat ini semakin berkembang dan terus bertambah jumlah pelaku usahanya. Namun, tidak semua memahami dengan benar bagaimana cara melakukan tahapan yang benar dan tepat sehingga usahanya bertahan lama dan memperoleh untung lebih. Mulai dari mengelola keuangan, mengatur komunikasi pelanggan, hingga hal-hal teknis lainnya, untuk solusi terakit telah hadir moota.

Tahapan dalam Melakukan Bisnis Online

1. Menentukan Jenis Produk untuk di jual

Sebagaimana akan melakukan sebuah kegiatan, tentu hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih tujuan, pada jualan online juga berlaku sama. Sebelum memulainya pastikan dulu produk apa saja yang akan ditawarkan kepada pelanggan. Tentunya hal ini juga harus dilakukan dengan melakukan sebuah riset sebelum akhirnya memutuskan.

Konsep apa yang paling cocok dengan keadaan keuangan sebagai modal utama Anda, juga menjadi faktor yang harus dipertimbangkan. Kesesuaian dengan hobi atau kesenangan juga bisa dijadikan satu pijakan untuk memutuskan. Selanjutnya untuk hal-hal teknis berkaitan bisa temukan solusinya di moota.

2. Buat Nama Bisnis

Pada tahapan memulai toko online tentu juga harus mempertimbangkan nama dari usaha terkait. Dimana hal ini berhubungan dengan upaya branding  dari usaha yang sedang Anda lakukan. Luangkan beberapa waktu untuk menemukan yang terbaik. Karena ini juga akan memberikan pandangan pada kesan pertama dan pengalaman pelanggan untuk dengan mudah mengingat dagangan Anda.

Seperti halnya keberadaannya yang semakin menjamur sejalan dengan perkembangan ukm, maka pemilihan nama yang tidak biasa tentu akan mudah mendapat perhatian. Lakukan riset dengan melihat lebih dekat bagaimana pengaruh dari nama-nama bisnis besar yang sudah ada. Pelajari dan kemudian terapkan sesuai dengan pattern yang ada.

3. Bangun Sebuah Website

Namanya juga melakukan jual beli online, tentu diperlukan sebuah dukungan sistem seperti website usaha. Biasanya sebuah bisnis akan terlihat lebih mandiri dan terpercaya ketika sistem dari websitenya juga mapan. Selain itu dengan cara ini Anda juga bisa membuka berbagai ruang afiliasi seperti reseller. Dengan begitu usaha Anda akan lebih mudah mencapai target pasar lebih luas lagi.

Selain itu pembuatan website yang baik dan proper juga bisa jadi salah satu bentuk scale up bisnis Anda. Oleh karenanya untuk mencapai tujuan tersebut jangan lupa untuk menyewa tenaga yang ahli. Agar nantinya benar-benar terbangun dengan baik laman bisnisnya.

4. Tentukan Suplier

Tahapan ini tentu sangat penting terutama bagi Anda yang sedang memulai bisnis dalam hal pemasaran jasa dan barang dari pada memproduksi sendiri. Tentukan supplier yang memiliki kredibilitas bagus dalam melakukan pengiriman dan pemasokan barang. Terutama ketika Anda ingin menerapkan sistem dropship.

Akan banyak sekali pilihan vendor yang bertebaran, namun berhati-hati dan tetap mempertimbangkan kesesuaiannya dengan kualitasnya juga menjadi salah satu pertimbangan utama. Jika pihak yang bertugas sebagai supplier barang dengan tepat dan juga cepat dalam merespon belanja online, tentu akan berimbas pula pada nama baik untuk usaha Anda pada kemudian hari.

5. Jangan Lupa Membuka Rekening Bank

Dalam sebuah transaksi jual beli tentu berkaitan erat dengan mengelola keungan, tentunya ini bisa dilakukan dengan membuat akun rekening bank khusus. Tujuannya agar segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan penjualan Anda bisa dikelola dan dianalisis dengan baik bagaimana alur keluar masuk kas yang terjadi, sehingga tidak terjadi kerancuan.

Selain itu, hal ini juga membantu dalam membedakan antara dana pribadi dengan dana usaha. Jika Anda menginginkan solusi atas permasalahan pengelolaannya yang terkesan ribet, kemudian bisa dipermudah dengan memanfaatkan jasa yang ada di Moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 74 75 76 77 78 121
Keuangan
Lihat Semua
Septian Rishal
October 1, 2020
October 1, 2020

Dampak Resesi Ekonomi Bagi Bisnis Kecil (UMKM)

Resesi ekonomi merupakan suatu fenomena di mana penurunan ekonomi yang disebabkan karena berkurangnya aktivitas industri dan perdagangan. Keadaan tersebut ditandai dengan terjadinya penurunan kondisi keuangan dalam kurun waktu dua kuartal secara berkelanjutan. Fenomena ini juga dapat terjadi pada bisnis kecil, sehingga membutuhkan adanya solusi seperti moota.

Berbagai Dampak Resesi Ekonomi Bagi Bisnis Kecil (UMKM)

1. Maraknya Pemutusan Hubungan Kerja

Dampak ini merupakan yang paling terlihat ketika resesi ekonomi terjadi. Hal tersebut terjadi karena ekonomi melambat sehingga beberapa perusahaan terpaksa tutup dan tidak beroperasi lagi, selanjutnya penjualan menurun yang diikuti penurunan pendapatan.

Hal ini juga terjadi pada UMKM. Hanya saja kerugian yang ditimbulkan tidak sebesar perusahaan jenis yang lain. Karena modal yang dikeluarkan belum begitu besar dan kredit yang dimiliki juga tidak begitu banyak. Pengangguran selanjutnya akan berdampak pada maraknya kemiskinan yang terus saja bertambah.

Hal ini terjadi karena mereka kehilangan sumber pendapatan. Kebutuhan yang meningkat tanpa disertai kenaikan pendapatan tentunya akan menyebabkan timbulnya banyak hutang. Padahal sumber keuangan yang dimiliki juga berkurang, maka masyarakat akan kebingungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Inilah sebab pentingnya untuk mengelola keuangan dengan baik.

2. Daya Beli Masyarakat Menurun

Dampak ini sangat dirasakan oleh mereka yang memiliki UMKM. Karena ketika resesi terjadi, daya beli masyarakat akan mengalami penurunan dan mereka akan memilih untuk menahan dan dana yang mereka miliki. Sehingga omset maupun keuntungan yang diterima oleh UMKM juga akan berkurang.

Maka deflasi akan memberikan keuntungan bagi masyarakat, akan tetapi justru merusak perekonomian yang dapat menyebabkan meningkatnya jumlah pengangguran. Pandemi Covid-19 benar-benar telah menyebabkan dampak bagi pelaku UMKM.

Daya beli masyarakat yang menurun akan mendorong pemerintah untuk melakukan upaya lebih untuk membangkitkan keadaan ekonomi. Pemerintah harus mencari cara agar masyarakat tidak hanya mengandalkan bantuan yang diberikan kepada mereka, melainkan pada aktivitas masyarakat sendiri.

3. Tingkat Suku Bunga

Resesi ekonomi juga berdampak pada tingkat suku bunga bank meningkat, rupiah ditarik, dan berakibat pada terjadinya inflasi. Padahal UMKM juga memerlukan pendanaan melalui kredit. Jika suku bunga yang ditetapkan tinggi, maka pelaku UMKM juga tak dapat dengan mudah memutuskan untuk mengambil pinjaman.

4. Arus Kas yang Tidak Stabil

Sangat penting untuk melakukan pemeriksaan secara berkala pada laporan laba rugi UMKM. Resesi ekonomi dapat berpotensi menyebabkan pengeluaran yang lebih besar dibandingkan dengan pemasukan. Maka pelaku UMKM harus mengantisipasi hal tersebut.

Supaya mudah dalam melakukannya, Anda dapat menggunakan aplikasi seperti moota. Melalui aplikasi tersebut Anda juga dapat belajar banyak hal termasuk tentang mengembangkan bisnis offline maupun bisnis online. Selain itu, Anda juga dapat melakukan cek mutasi otomatis pada saldo rekening bank yang Anda miliki.

Pelaku UMKM juga perlu untuk memperbesar pemasukan, dan menabung. Agar lebih mudah untuk memantau kondisi kas, Anda dapat menggunakan fitur ibanking maupun mbanking. Ketika pandemi covid-19 ini usai, maka Anda masih memiliki uang untuk membangun kembali bisnis Anda agar kembali bangkit.

Penting bagi UMKM untuk menandai customer yang memang berlangganan, pada saat seperti ini apabila memang sulit untuk mendapat pelanggan baru, Anda dapat fokus pada pelanggan yang sudah Anda dapatkan. Menggunakan moota Anda dapat dengan mudah, handal, dan aman dalam melakukan transaksi dengan pelanggan Anda secara cepat dan praktis.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
October 1, 2020
October 1, 2020

Pentingnya Rekap Laporan Keuangan bagi Bisnis

Bagi pelaku bisnis, membuat laporan keuangan adalah pekerjaan yang harus dilakukan. Laporan tersebut memuat semua kinerja bisnis selama kurun waktu tertentu. Jika semua laporan tercatat secara rapi dan terstruktur maka akan memberikan keuntungan bagi keberjalanan bisnis selanjutnya. Aplikasi yang bisa digunakan adalah moota.

Pentingnya Rekap Laporan Keuangan bagi Kepentingan Bisnis

Proses mengelola keuangan harus didukung dengan pencatatan yang baik. Jika tidak ada catatan, maka sudah dipastikan sulit dalam mengontrol segala pengeluaran dan pemasukan bisnis. Laporan berupa catatan terstruktur sangat direkomendasikan dalam keberjalanan bisnis. Berikut ini pentingnya merekap laporan tersebut untuk bisnis.

1. Sebagai Acuan Mengambil Keputusan

Jika pelaku bisnis tidak memiliki bekal data berupa laporan keluar masuk uang maka akan sulit untuk membuat keputusan ke depannya. Bisa-bisa malah terjerumus ke dalam kerugian besar. Jadi laporan dibuat sebagai pijakan dalam menentukan keputusan selanjutnya berdasarkan kondisi dari bisnis yang dikelola. Untuk proyeksi ke depannya.

Misalkan pelaku bisnis memiliki bisnis online maka perlu membuat pembukuan setiap penjualan, keuntungan dan semua hal dari bisnis tersebut. Setelah laporan sudah ada, dilihat bagaimana trennya, apakah mengalami perkembangan atau sebaliknya. Apabila ada penurunan maka harus ada perencanaan serius untuk menaikkan laba selanjutnya.

2. Sebagai Bahan Evaluasi Kinerja Bisnis

Arus pergerakan dana bisnis harus terkontrol dengan baik. Bukti konkret dan tertulis bisa dilihat dari rekap laporan. Biasanya rekap dilakukan per tahun. Di akhir tahun akan ada evaluasi menyeluruh dari hasil rekap tersebut. Data-data yang terkumpul bisa memberi gambaran kondisi bisnis satu tahun tersebut. Mana yang perlu diperbaiki dan dilanjutkan.

Proses ini berlanjut untuk 5 tahun ke depan dan beberapa tahun ke depan. Pelaku bisnis juga bisa melakukan cek mutasi otomatis. Proses cek ini dapat dengan mudah dilakukan di aplikasi yang saat ini sedang ramai diperbincangkan yaitu aplikasi moota. Dari aplikasi tersebut akan memudahkan dalam mengevaluasi keberjalanan bisnis.

3. Sebagai Laporan bagi Investor

Khusus untuk bisnis berskala besar pasti memiliki investor dalam keberjalanan bisnisnya. Modal yang diberikan via bank biasanya berjumlah besar. Oleh karena itu, sebagai bahan pertanggungjawaban dibutuhkan rekap laporan yang lengkap. Uang yang diberikan oleh investor harus dikelola dengan baik dan dipertanggungjawabkan dengan baik pula.

Dari hasil rekap laporan entah hasil laporan di rekening bank atau dari arus keluar masuk uang bisa memberikan gambaran pada investor.  Selanjutnya investor dan pelaku bisnis bisa saling berkolaborasi untuk kelanjutan bisnisnya. Penurunan dan kenaikan bisnis akan menjadi pertimbangan untuk mengambil kebijakan selanjutnya dalam hal bisnis.

4. Sebagai Informasi untuk Pihak Eksternal

Penggunaan mbanking cukup ampuh mengetahui pergerakan untung atau ruginya suatu bisnis. Laporan tersebut dapat disampaikan kepada pelanggan atau pihak eksternal terkait dengan disertai batasan yang diperlukan. Dengan begitu pelanggan dan pihak lain bisa mengetahui bagaimana kinerja bisnis tersebut sebagai bahan pertanggungjawaban.

Pelanggan dan pihak lain bisa menilai untuk terus bekerja sama atau mengganti dengan yang lain. Kondisi bisnis stabil atau bahkan meningkat akan menarik pelanggan dan pihak lain untuk terus bekerja sama dan menggunakan produk dari bisnis itu. Reputasi bisnis akan semakin baik dibuktikan dengan laporan baik pergerakan dari ibanking.

Demikian tadi pentingnya rekap laporan keuangan bagi bisnis. Berbagai manfaat akan diperoleh dengan memperhatikan pencatatan setiap bulannya. Dari rekap tersebut akan mudah untuk menilai kinerja bisnis selama rentang waktu tertentu serta melakukan evaluasi selanjutnya. Proses pencatatan bisa menggunakan aplikasi moota.

 

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
October 1, 2020
October 1, 2020

Cara Mengaktifkan Email dan SMS Notifikasi Transaksi Bank

Email dan SMS notifikasi merupakan salah satu layanan dari bank untuk diakses nasabah melalui email dan SMS dengan basis plain SMS serta email. Layanan ini berupa pengiriman data transaksi. Namun proses pengiriman transaksi semacam ini akan lebih mudah lagi jika menggunakan moota, karena ada banyak kelebihan di sana.

Cara-cara Mengaktifkan Email dan SMS Notifikasi Transaksi Bank

Proses pengelolaan uang di tabungan harus rajin dipantau agar tidak miss di kemudian hari. Proses pemantauan bisa menggunakan email dan SMS. Notifikasi tersebut akan memudahkan dalam melakukan cek mutasi otomatis dan transaksi lainnya. Untuk memudahkan nasabah, berikut ini cara mengaktifkan email dan SMS notifikasi transaksi.

1. Melakukan Pengisian Formulir

Formulir biasanya diberikan oleh pihak bank untuk diisi para nasabah. Berbagai kolom harus diisi sesuai dengan identitas nasabah. Kolom yang tak kalah penting yaitu alamat email serta nomor telepon aktif. Keduanya adalah unsur penting dalam proses pengiriman notifikasi transaksi. Jadi alamat email dan nomor telepon tidak boleh salah.

Formulir juga berisi tentang penambahan, perubahan, fasilitas yang tersedia serta penutupan layanan email dan SMS notifikasi. Bisa pula mengisi untuk menggunakan layanan mbanking. Semakin banyak layanan yang dimanfaatkan akan semakin mudah pula dalam bertransaksi dan mengetahui alur keluar masuk uang.

2. Menunjukkan Bukti Identitas Diri

Bukti identitas diri yang diminta meliputi paspor, KITAS/KIMS/KITAP, KTP dan bukti kepemilikan rekening bank. Semua bukti yang diberikan harus valid dan tidak salah sedikitpun. Apabila ada kesalahan nama atau hal lain maka pengaktifan email dan SMS notifikasi tidak bisa diproses lebih lanjut. Pastikan juga semua identitas masih berlaku.

Jika identitas sudah melebihi batas waktu maka sulit pula untuk diproses. Jangan mencoba untuk memanipulasi data saat mengurus segala sesuatu, misal pengaktifan SMS dan email maupun ibanking. Manipulasi yang dilakukan nasabah hanya akan merugikan nasabah itu sendiri. Akibat terburuknya adalah dikenakan sanksi pidana.

3. Memiliki Nomor Telepon Operator GSM dan Alamat Email Aktif

Cara ketiga dalam mengaktifkan email dan SMS adalah harus memiliki nomor telepon dari operator GSM serta memiliki alamat email aktif. Proses pengiriman transaksi berupa informasi transaksi debit, transaksi kredit, informasi saldo dan lainnya bisa dilakukan hanya dengan operator GSM dan email aktif. Keduanya harus dipenuhi oleh nasabah.

Kegiatan mengelola keuangan bisa dilakukan dengan mudah jika nasabah kooperatif dengan pihak terkait. Segala persyaratan dan step harus dilakukan sebaik mungkin. Selanjutnya nasabah bisa menggunakan aplikasi moota untuk membantu mengecek berbagai transaksi yang langsung tampil di bagian dashboard.

4. Melakukan Registrasi via ATM

Tahapan selanjutnya dalam mengaktifkan notifikasi adalah dengan melakukan registrasi via ATM. Di dalam menu ATM dipilih bagian registrasi terkait email dan SMS. Apabila sudah berhasil maka tunggu proses selanjutnya. Sistem akan memproses dengan batas waktu tertentu. Selama proses berlangsung, dana dipastikan aman tidak berkurang.

Jika proses sudah berhasil, akan ada pemberitahuan kepada nasabah. Setelah itu nasabah bisa menikmati layanan melalui email dan SMS. Dari laporan transaksi yang diberikan, bisa memudahkan nasabah melakukan pengelolaan mandiri terhadap keuangan pribadinya.  Uang masuk dan keluar bisa terpantau dengan baik dan mudah.

Demikian tadi cara mengaktifkan email dan SMS notifikasi transaksi. Untuk bisa menikmati hidup lebih baik, nasabah harus mau berupaya memaksimalkan layanan yang diberikan oleh pihak-pihak terkait. Ditambah dengan hadirnya aplikasi moota sebagai sahabat karib bagi nasabah menentukan tujuan hidup berkaitan dengan uang.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 74 75 76 77 78 90
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Moota merupakan aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram