Dunia digital yang berkembang semakin pesat memberikan kesempatan dan kemudahan bagi siapa saja yang mau memanfaatkannya. Salah satu yang paling umum adalah menjadikan dunia digital sebagai lahan bisnis. Bahkan kini sudah ada digital Nomad, salah satu aktivitas jualan online yang bisa dilakukan siapapun. Kali ini Moota akan memberikan gambaran tentang bisnis ini.

Digital Nomad, Trend Pekerjaan dengan Pro dan Consnya

Digital Nomad sendiri memiliki arti merujuk pada seseorang yang menggunakan teknologi untuk bekerja dan bisa melakukannya dimanapun tanpa terikat oleh waktu. Ada banyak pekerjaan yang termasuk dalam kelompok Nomad ini, bahkan menjalankan bisnis online pun termasuk di dalamnya. Beberapa jenis pekerjaan menjadikan  misalnya:

1. Seorang freelancer

Baik itu web programmer, writer atau admin sosial media yang bertugas menjaga aset dari kliennya dengan membuat konten. Admin ini bisa juga berperan mengelola toko online yang dimiliki oleh klien.

2. Entrepreneur

Seorang entrepreneur juga bisa saja bekerja dengan sistem digital Nomad. Caranya dengan mengatur tim yang ada di belakangnya untuk menggunakan segala tools secara online, seperti layanan mbanking yang digunakan oleh entrepreneur untuk lebih memudahkan transaksi yang dilakukan.

3. Professional

Dari kalangan professional pun ada yang mengandalkan sistem atau cara kerja ini. Misalnya dengan membuka layanan konseling, seperti seorang akuntan yang membuka layanan konseling untuk mengelola keuangan dan lain sebagainya. Inilah yang dilakukan oleh moota.

Situs bisa bekerja layaknya seorang pofesional dimana Anda bisa mempercayakan dan mengelola akun rekening bank Anda dalam satu situs. Situs ini biasanya dimanfaatkan oleh berbagai bisnis online sebagai langkah pengembangan atau scale up usahanya.

Melalui Moota ini, Anda tidak perlu kerepotan dalam mengelola transaksi yang masuk ke rekening bisnis Anda. Apalagi harus melakukan pengecekan satu per satu transaksi yang dilakukan oleh konsumen untuk kemudian melakukan verifikasi. Semuanya kini bisa dilakukan hanya dalam 1 tools.

4. Usaha Kecil Menengah

Para pelaku sistem kerja digital Nomad ini juga bisa saja berasal dari kalangan pelaku UKM (usaha Kecil Menengah). Pada dasarnya, sistem kerja ini tidak terikat tempat maupun waktu. Maka, sistem kerja ini bisa diterapkan sebagai cara untuk meningkatkan usahanya.

Melihat dari cara kerjanya, mungkin akan banyak orang yang menganggap ini adalah sebuah pekerjaan yang menyenangkan untuk dijalani. Namun tetap saja, kebaikan dan kekurangan dari sistem kerja seperti ini. Seperti beberapa kelebihan yang menjadi daya tarik berikut ini.

Keunggulan utama yang pasti menjadi daya tarik dari pekerjaan ini adalah tidak terikat waktu. Jadi, sambil bekerja Anda bisa tetap sambil menikmati hidup memanfaatkan waktu untuk liburan. Asal, tentu saja tanggung jawab pekerjaan Anda sudah selesai.

Dengan fleksibilitas waktu dan tempat bekerja, para pelaku sistem kerja digital Nomad ini tentu memiliki lebih banyak waktu untuk bisa bersosialisasi dan bertemu dengan orang baru. Hal ini membuka kesempatan bagi Anda untuk menjalin relasi yang lebih luas pula.

Kekurangannya, karena tidak ada waktu kerja yang mengikat, hal selanjutnya yang menjadi kekurangan adalah bisa membolak balikkan kebiasaan atau pola hidup. Maksudnya, bisa saja waktu bekerja digunakan untuk istirahat, pun sebaliknya waktu istirahat yang dipakai untuk bekerja.

Setiap pekerjaan tentu selalu memiliki sisi kelebihan dan kekurangan. Tinggal bagaimana Anda sebagai pelaku dari pekerjaan tersebut bisa bertanggung jawab atas pekerjaan yang Anda pilih. Begitu pula yang dialami oleh para pekerja yang menerapkan cara kerja digital Nomad, seperti contohnya yang dilakukan oleh Moota. Selain memberikan keunggulan, tentu ada kekurangan yang harus menjadi konsekuensinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.