Vendor Perusahaan: Peran dan Manfaatnya dalam Dunia Bisnis

Dalam dunia bisnis yang semakin kompleks, keberadaan vendor perusahaan atau bisnis menjadi bagian penting dari rantai pasokan. Tapi, sebenarnya apa itu vendor, dan kenapa banyak perusahaan bergantung pada mereka? Yuk, kita bahas selengkapnya tentang vendor perusahaan, bagaimana peran mereka dalam bisnis, dan apa saja yang perlu Anda ketahui untuk memilih vendor yang tepat.

Vendor Perusahaan

Kenali peran vendor dalam perusahaan dan bisnis, serta manfaat dan tips memilih vendor yang tepat untuk menunjang kebutuhan bisnis Anda.


Apa Itu Vendor dalam Dunia Bisnis?

Secara sederhana, vendor adalah pihak ketiga atau mitra yang menyediakan barang atau jasa kepada perusahaan atau bisnis untuk mendukung operasional mereka. Vendor ini bisa berwujud perseorangan, perusahaan, hingga organisasi besar. Mulai dari penyedia bahan baku, teknologi, layanan pemasaran, hingga logistik, vendor memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan bisnis.

Di era digital seperti sekarang, kehadiran vendor juga semakin beragam. Misalnya, jika Anda memiliki bisnis online dan butuh alat untuk memantau arus kas, vendor seperti Moota bisa menjadi solusi untuk membantu mencatat dan mengelola transaksi. Vendor ini pada dasarnya membantu bisnis mencapai tujuan lebih efisien dan mengurangi beban operasional.


Jenis-Jenis Vendor dalam Bisnis

Vendor tidak hanya satu macam; jenis-jenisnya tergantung dari barang atau jasa yang mereka tawarkan. Berikut beberapa jenis vendor yang sering ditemukan dalam bisnis:

1. Vendor Barang

Vendor barang menyediakan produk atau bahan baku yang diperlukan perusahaan untuk memproduksi barang. Misalnya, perusahaan makanan mungkin membutuhkan vendor untuk bahan baku seperti tepung, gula, atau kemasan.

2. Vendor Jasa

Vendor jasa menyediakan layanan untuk mendukung operasional bisnis, seperti jasa pemasaran, desain grafis, keamanan, atau layanan IT. Misalnya, vendor yang menyediakan layanan pengiriman atau kurir sangat penting bagi bisnis e-commerce.

3. Vendor Teknologi

Di zaman modern ini, vendor teknologi menjadi sangat penting. Vendor teknologi biasanya menyediakan software, hardware, atau infrastruktur IT yang dibutuhkan perusahaan. Contoh sederhananya adalah perusahaan yang menggunakan sistem cloud atau aplikasi pembayaran online.

4. Vendor Logistik

Vendor logistik bertanggung jawab untuk pengelolaan distribusi produk. Mereka membantu dalam pengiriman barang, penyimpanan, hingga tracking produk sampai ke tangan pelanggan.

5. Vendor Pembiayaan

Beberapa bisnis bekerja sama dengan vendor yang menyediakan layanan pembiayaan atau pembayaran, terutama untuk skema cicilan atau pembiayaan proyek besar.


Mengapa Vendor Penting untuk Perusahaan?

Tanpa vendor, perusahaan mungkin akan kesulitan menjalankan operasional dengan lancar. Vendor membantu mengurangi beban kerja, mempercepat proses, dan tentunya menekan biaya produksi. Berikut beberapa alasan kenapa vendor sangat penting:

  1. Efisiensi Operasional
    Vendor membantu perusahaan fokus pada core business mereka tanpa harus memikirkan setiap detail operasional. Misalnya, perusahaan dapat fokus pada pengembangan produk tanpa harus mengurus pengiriman atau penyimpanan barang.
  2. Penghematan Biaya
    Bekerja sama dengan vendor sering kali lebih murah daripada mengerjakan semua secara mandiri. Vendor biasanya memiliki spesialisasi dan sumber daya yang dapat menawarkan biaya lebih rendah dibandingkan jika perusahaan melakukan sendiri.
  3. Akses ke Teknologi atau Keahlian Khusus
    Beberapa vendor menawarkan teknologi dan keahlian yang mungkin tidak dimiliki perusahaan. Misalnya, vendor layanan keuangan seperti Moota dapat membantu perusahaan memantau transaksi secara otomatis.
  4. Fleksibilitas
    Perusahaan bisa menyesuaikan kebutuhan vendor sesuai situasi bisnis. Misalnya, ketika permintaan sedang tinggi, vendor logistik bisa menyediakan lebih banyak tenaga untuk memastikan produk cepat sampai.
  5. Mengurangi Risiko
    Dengan mengalihkan beberapa tugas ke vendor, perusahaan dapat mengurangi risiko terkait produksi atau distribusi. Vendor biasanya memiliki peralatan atau sistem yang lebih canggih untuk mengelola risiko ini.

Tips Memilih Vendor yang Tepat

Memilih vendor yang tepat adalah kunci agar bisnis Anda berjalan lancar. Berikut beberapa tips yang bisa Anda gunakan:

1. Tentukan Kebutuhan Anda

Sebelum memilih vendor, pastikan Anda tahu kebutuhan bisnis Anda. Misalnya, jika Anda butuh solusi pencatatan transaksi, Anda bisa mencari vendor seperti Moota yang fokus pada layanan tersebut.

2. Lakukan Riset Pasar

Cari tahu vendor yang tersedia di pasar dan bandingkan layanan serta harga yang mereka tawarkan. Pastikan juga vendor memiliki reputasi baik di bidangnya.

3. Cek Kredibilitas dan Pengalaman

Vendor dengan pengalaman lebih biasanya memiliki sistem yang sudah teruji. Tanyakan kepada calon vendor tentang portofolio mereka atau minta referensi dari perusahaan lain yang pernah bekerja sama dengan mereka.

4. Perhatikan Harga dan Kualitas Layanan

Harga murah bukan segalanya, apalagi jika kualitas yang diberikan tidak sesuai harapan. Lebih baik memilih vendor dengan harga sedikit lebih tinggi tapi dengan layanan berkualitas.

5. Komunikasi dan Layanan Pelanggan

Pastikan vendor memiliki layanan pelanggan yang responsif dan mudah dihubungi. Jika terjadi kendala, Anda akan lebih tenang jika vendor bisa segera memberikan solusi.

6. Sesuaikan dengan Anggaran

Vendor yang baik adalah yang sesuai dengan anggaran bisnis Anda. Jangan tergiur untuk memilih vendor dengan layanan yang mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan Anda.


Manfaat Jangka Panjang Bekerja Sama dengan Vendor

Kerja sama dengan vendor bukan hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tapi juga dalam jangka panjang. Berikut beberapa manfaat jangka panjang dari kerja sama yang baik dengan vendor:

  1. Hubungan yang Berkelanjutan
    Jika Anda membangun hubungan baik dengan vendor, mereka mungkin akan memberikan prioritas atau potongan harga di masa depan. Vendor yang merasa dihargai biasanya lebih bersedia membantu.
  2. Efisiensi yang Berkelanjutan
    Ketika perusahaan dan vendor sudah terbiasa bekerja sama, proses kerja biasanya menjadi lebih efisien. Ini bisa menghemat waktu dan biaya dalam jangka panjang.
  3. Dukungan di Masa Sulit
    Vendor yang sudah memiliki hubungan baik dengan perusahaan biasanya lebih fleksibel jika bisnis sedang menghadapi masa sulit. Misalnya, mereka bisa memberikan waktu pembayaran tambahan atau bantuan lain.
  4. Inovasi dan Pembaruan Layanan
    Vendor yang terus mengikuti perkembangan teknologi atau pasar bisa membantu perusahaan tetap kompetitif. Misalnya, vendor teknologi mungkin akan memberikan update fitur tanpa biaya tambahan.

Tantangan dalam Mengelola Vendor

Meskipun vendor bisa memberikan banyak manfaat, ada beberapa tantangan yang perlu Anda hadapi saat bekerja sama dengan vendor:

  1. Ketergantungan
    Terlalu bergantung pada vendor bisa jadi masalah jika vendor mengalami gangguan atau kebangkrutan. Sebaiknya perusahaan memiliki beberapa alternatif atau rencana cadangan.
  2. Kualitas Layanan yang Tidak Konsisten
    Beberapa vendor mungkin tidak konsisten dalam memberikan layanan. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan evaluasi berkala.
  3. Biaya yang Meningkat
    Vendor mungkin menaikkan harga setelah kerja sama berjalan lama. Negosiasi dan kontrak yang jelas bisa membantu menghindari kenaikan harga yang tidak terduga.

Mengelola Vendor dengan Bantuan Teknologi

Teknologi bisa membantu perusahaan mengelola vendor dengan lebih efisien. Salah satu contohnya adalah dengan menggunakan aplikasi atau platform untuk memantau transaksi dan pembayaran ke vendor. Aplikasi seperti Moota bisa membantu Anda melacak pengeluaran atau pemasukan secara otomatis, sehingga lebih mudah untuk memantau anggaran yang digunakan untuk vendor.


Kesimpulan

Vendor adalah mitra penting dalam dunia bisnis, baik dalam penyediaan barang maupun jasa. Dengan vendor yang tepat, perusahaan bisa mencapai efisiensi, menghemat biaya, dan lebih fokus pada tujuan utama bisnis mereka. Memilih vendor yang sesuai membutuhkan riset, perbandingan, dan evaluasi yang cermat. Jangan lupa untuk menjalin hubungan baik agar kerja sama dengan vendor dapat berlangsung dalam jangka panjang.

Jadi, apakah Anda sudah mempertimbangkan vendor untuk mendukung bisnis Anda? Gunakan tips di atas agar bisa menemukan vendor yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda dan membantu Anda mencapai kesuksesan bisnis secara lebih efektif.

November 15, 2024
Baca Sekarang

1 73 74 75 76 77 197
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
March 25, 2021
March 25, 2021

7 Ide Bisnis Kreatif Sebagai Penghasil Uang Tambahan

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menambah pundi-pundi rupiah salah satunya dengan membangun bisnis online. Di era yang super canggih ini, belanja lewat online sudah bukan hal baru lagi sehingga menjadi peluang emas bagi Anda yang memiliki ide kreatif. Namun perlu diketahui bahwa bisnis tidak hanya cara menjual produk saja namun juga cara kelola keuangan seperti yang dilakukan Moota.

Inilah 7 Ide Bisnis Kreatif yang Bisa Menjadi Penghasilan Tambahan

1. Bisnis makanan dan minuman online

Seiring berkembangnya waktu, belanja online makan dan minuman kini tidak harus dilakukan dengan datang ke tempat. Bisnis satu in cukup menjanjikan terlebih di kondisi yang rawan penyebaran virus mengharuskan kita selalu berada di rumah dan menjaga jarak aman dengan lainnya.

2. Les privat

Untuk menambah penghasilan, banyak mahasiswa atau tenaga pengajar yang menawarkan jasa les privat. Hingga sejauh ini, bisnis les privat cukup menjanjikan untuk menambah saldo bank karena para orangtua yang mengutamakan pendidikan pasti menggunakan jasa ini.

Les privat yang ditawarkan bisa bermacam-macam sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing. Kemudian tarif juga bisa disesuaikan dengan durasi pelajaran dan jarak dari yang ditempuh.

3. Penerjemah

Menguasai bahasa asing? Kelebihan tersebut cocok dijadikan ide kreatif membuka bisnis sebagai penerjemah. Memang tidak mudah menjadi penerjemah karena rata-rata pesaing adalah penerjemah profesional. Namun dengan hasil yang tak kalah baik dan dana yang masuk akal menjadi daya tarik agar pelanggan terus berdatangan.

4. Menjual barang bekas

Siapa bilang barang bekas tidak bernilai? Ternyata barang bekas yang menumpuk di rumah bisa menghasilkan uang tambahan dengan menjualnya. Jika Anda memiliki pakaian bekas yang masih layak atau barang yang sudah tidak digunakan, sebaiknya kumpulkan lalu jual kembali baik secara langsung atau menarik minat konsumen untuk belanja online karena hasilnya cukup menjanjikan.

5. Blogging

Apabila Anda mempunyai hobi menulis, bisa memanfaatkannya untuk menambah penghasilan dengan membuat blog. Banyak yang tidak menyangka bahwa dengan menulis di blog bisa menghasilkan omzet yang tinggi asal pengunjungnya sudah ramai di atas 1000 pengunjung.

Agar blog menarik minat pengunjung, Anda bisa menuliskan tips-tips yang bermanfaat dan dibutuhkan setiap hari. Selain itu, buat tulisan atau isi blog semenarik mungkin dengan mencari referensi lewat buku atau kejadian sekitar.

6. Jual foto hasil sendiri

Menjual foto hasil sendiri merupakan salah satu ide bisnis menarik terlebih jika Anda gemar menggunakan kamera untuk foto. Tidak punya kamera canggih? Tak usah khawatir karena dengan kamera smartphone sekalipun foto masih bisa dijual asal memiliki kualitas bagus. Anda bisa menjual foto-foto tersebut lewat situs online yang kini banyak tersedia dengan harga bervariasi.

7. Membuka laundry

Laundry merupakan bisnis yang cukup menguntungkan, terlebih jika letaknya di kawasan yang strategis seperti perkantoran, perguruan tinggi atau kawasan padat penduduk. Bisnis ini cukup mudah namun mengelola keuangan dan layanan cukup susah karena saat ramai, pesanan akan membludak.

Namun tak perlu khawatir karena kini ada Moota, yang bisa membantu pengelolaan pemasukan dengan mudah dari berbagai rekening bank. Tools tersebut merupakan bagian yang wajib dimiliki oleh setiap pebisnis masa kini.

Itulah ulasan tentang ide bisnis yang bisa Anda coba untuk menambah penghasilan. Apapun bisnis yang dikelola akan menjadi lebih mudah jika menggunakan bantuan tools Moota yang bisa diakses melalui Moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
March 24, 2021
March 24, 2021

Keuntungan & Kerugian Membangun Bisnis Bersama Teman

Memiliki teman yang saling mendukung dan membantu satu sama lain begitu menyenangkan. Pertemanan dengan hobi dan passion yang sama bisa dimanfaatkan untuk membangun bisnis yang dikelola bersama. Mengelola keuangannya pun menggunakan Moota supaya lebih mudah.

Beberapa Keuntungan dan Kerugian Berbisnis dengan Teman

Berbisnis bersama teman berarti menyatukan dua atau lebih kepala dengan berbagai ide dan pemikiran menjadi sebuah bisnis yang terkonsep. Bisnis online merupakan salah satu jenis bisnis yang bisa dijalankan oleh dua orang atau lebih.

Keuntungan berbisnis dengan teman antara lain :

1. Modal bisnis bisa ditanggung bersama

Bisnis yang dibangun bersama teman bisa lebih meminimalisir dana yang dibutuhkan untuk modal awal dalam membangun bisnis. Karena biasanya modal awal membutuhkan biaya yang cukup besar dalam beberapa jenis bisnis tertentu. Dengan modal yang tidak ditanggung seorang diri, jika bisnis jualan online tidak berkembang, kerugiannya tidak terlalu besar.

Jika mengalami kerugian pun seperti produk tidak laku, maka Anda tidak akan kerepotan mengurus semuanya sendirian. Modal awal yang telah diubah menjadi produk bisnis bisa dipikirkan bersama akan dikemanakan produk yang tidak laku tersebut. Dengan begitu, keuangan Anda pun tidak terlalu terasa banyak berkurang.

2. Saling bekerjasama saat baru merintis

Ketika sedang merintis bisnis, Anda dan teman bisa saling berbagi tugas yang disesuaikan dengan skill masing-masing. Apabila Anda dan teman membuat toko online, maka tugas bisa dibagi bersama sehingga adil.

Dengan saling bekerjasama, maka kemampuan dalam berbisnis akan lebih meningkat. Hasil yang diterima pun bisa membuat Anda dan teman lebih menikmati hidup karena bisnis yang dibangun bersama maka hasilnya juga akan dinikmati bersama. Ada banyak bisnis ukm yang bisa dipilih untuk Anda rintis bersama dengan teman.

Kerugian berbisnis dengan teman antara lain :

1. Profit yang didapat kecil

Karena dibangun bersama teman, maka profit yang didapatkan dari hasil berbisnis juga harus dibagi secara proporsional. Dengan begitu Anda dan teman mendapatkan bagian yang sudah dibagi secara adil dan merata. Omzet yang didapat pun harus dibagi rata sehingga Anda hanya mendapatkan sesuai bagian. Moota akan membantu mengelola keuangan bisnis Anda.

Hal ini bisa menjadi pertimbangan apakah Anda ingin membangun bisnis bersama teman atau tidak. Jika memang sudah siap menerima kerugian yang akan didapatkan, maka tidak akan menjadi masalah jika sudah disepakati bersama-sama dari awal. Terkadang hal ini menjadi tolak ukur apakah pertemanan yang dijalin sehat maupun tidak.

2. Rentan terjadi permusuhan

Ketika sedang merintis bisnis biasanya belum terlalu terlihat perbedaan pendapat antara Anda dengan teman. Namun seiring berjalannya waktu saat bisnis Anda dan teman mulai berkembang, maka kesalahpahaman ataupun perbedaan pendapat pasti akan ada. Sebagai owner bisnis online, maka Anda dan teman harus saling memahami satu sama lain.

Karena jika tidak bisa saling memahami perbedaan pendapat, maka Anda dan teman rentan terjerumus ke dalam permusuhan. Hal ini menyebabkan hubungan pertemanan Anda terpecah belah karena persoalan bisnis yang Anda jalankan bersama teman. Dengan kondisi seperti itu, maka tidak ada yang bisa mengelola keuangan hasil bisnis dengan baik.

Berbisnis bersama teman terlihat lebih mudah dijalankan karena ada yang bisa diajak berbagi keluh kesah. Namun keuntungan dan kerugiannya perlu dipikirkan dengan matang sebelum memulai bisnisnya. Jika bisnis berjalan lancar, maka Moota akan membantu dalam mengelola keuangannya.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
March 23, 2021
March 23, 2021

Hal Sederhana namun Terbukti Membuat Bisnis Lancar

Membangun bisnis bukan sesuatu hal yang mudah. Banyaknya persaingan dalam berbisnis terkadang membuat pebisnis lengah dan berpengaruh pada bisnis yang dijalankannya. Sehingga dalam mengelola bisnis online diperlukan beberapa hal sederhana yang bisa membuat bisnis berjalan lancar. Moota turut serta dalam mengelola keuangan dari bisnis yang Anda jalankan tersebut.

Beberapa Hal Sederhana yang Membuat Bisnis Lancar

Tujuan utama para pebisnis dalam menjalankan bisnisnya yakni mendapatkan kelancaran. Dengan bisnis yang lancar, maka pebisnis akan lebih bisa menikmati hidup lebih leluasa. Untuk mendapatkan kelancaran, pebisnis dapat melakukan beberapa hal sederhana berikut ini.

1. Membuat produk berbeda dari beberapa segi

Bisnis ukm biasanya memiliki kemiripan produk antara satu brand dengan brand lainnya. Meskipun begitu, Anda bisa menyiasatinya dengan membuat perbedaan dari beberapa segi seperti desain, kualitas, daya tahan, hingga keistimewaan tersendiri dari brand Anda dibandingkan produk dari brand lain.

Hal sederhana ini memberikan pengaruh besar pada kelancaran bisnis Anda. Karena perbedaan yang mencolok itu menjadi poin plus dalam dunia bisnis jualan online. Perbedaan dari beberapa segi itu juga yang akan memberikan semacam ‘identitas’ bagi brand bisnis Anda. Antara satu bisnis dengan bisnis yang lain biasanya mempunyai ‘identitas’ yang berbeda.

2. Menentukan target pasar yang tepat

Sebelum memulai membuat bisnis dengan membuat toko online, lebih baik Anda menentukan terlebih dahulu target pasar yang tepat untuk produk bisnis Anda. Apabila sudah menentukan target pasar yang tepat, Anda bisa lebih mudah dalam mendapatkan customer yang memang benar-benar membutuhkan produk yang Anda jual.

Target pasar yang tepat akan meningkatkan omzet penjualan Anda karena produk Anda tepat sasaran. Pastikan produk Anda bukan produk musiman sehingga produk yang Anda jual akan laku setiap saat ketika target pasar Anda sedang membutuhkannya. Hal ini akan membantu meningkatkan keuangan Anda dan gunakanlah Moota untuk mengelolanya.

3. Membuat konten produk yang eye-catching

Akan sangat terasa percuma jika kualitas produk bisnis Anda sangat berkualitas namun dijual dengan video atau foto yang asal-asalan. Oleh karena itu, tariklah minat berbelanja online customer dengan konten berisi video atau foto produk yang eye-catching. Hal ini terbukti ampuh dalam membuat customer tertarik untuk scroll toko online bisnis Anda.

Anda bisa menggunakan kamera yang bagus supaya hasil foto atau video tidak buram. Konten yang menarik biasanya menggunakan tema sehingga terkesan tidak berantakan. Untuk menggunakan tema premium yang bisa diaplikasikan pada konten produk Anda, biasanya harus mengeluarkan dana yang jumlahnya disesuaikan dengan kerumitan pada tema tersebut.

4. Mengadakan promo menarik

Tidak ada orang yang tidak suka dengan promo. Oleh karena itu sesekali buatlah promo supaya banyak customer yang berminat untuk membeli produk Anda. Sebisa mungkin promo yang Anda buat tidak monoton. Misalnya saja, di bulan ini Anda memberikan promo buy 1 get 1. Kemudian, bulan berikutnya membuat promo potongan harga dengan minimal pembelian.

Hal sederhana ini bisa membantu scale up penjualan produk bisnis Anda supaya laris di pasaran. Selain itu, customer juga bisa merekomendasikan brand Anda ke teman-teman maupun kerabatnya jika kualitas produk Anda tetap terjaga meskipun dipromokan.

Beberapa hal sederhana seperti itulah yang bisa memberikan pengaruh kelancaran bisnis Anda. Meskipun sederhana namun pengaruhnya begitu besar. Supaya lebih mudah dalam mengelola penghasilan yang diperoleh dari bisnis tersebut, cobalah menggunakan Moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 73 74 75 76 77 122
Keuangan
Lihat Semua
Septian Rishal
October 28, 2020
October 28, 2020

Perbedaan Pelit dan Hemat yang Harus Kamu Tahu

Uang merupakan sesuatu yang penting bagi umat manusia. Melalui uang manusia dapat menjalankan kehidupan dan mempengaruhi pola hidup. Dalam kaitannya mengelola keuangan dapat menimbulkan perbedaan pemikiran hingga munculan istilah pelit dan hemat. Kedua istilah memiliki maksud yang sama yakni hati-hati dalam pengeluaran tetapi ada perbedaan maksud dan demikian di dalamnya. Lebih jauh pada pengaturan pengeluaran dan data transaksi usaha kini bisa dilakukan dengan mudah. Melalui Moota, Anda dapat melakukan pengecekan dari berbagai rekening berbeda hanya dengan satu dashbord.

Kenali 5 Perbedaan Pelit dan Hemat yang Harus Anda Tahu

Moota membantu setiap transaksi dalam urusan bisnis online. Tak ayal banyak pengusaha kini mempercayakan terhadapnya. Lebih jauh, sebetulnya melalui pengelolaan bisnis dapat terlihat betul bagaimana karakter dan perbedaan antara pelit dan hemat. Untuk mengerti lebih jauh simak beberapa perbedaannya berikut ini.

1. Penilaian dalam kualitas

Antara pelit dan hemat memang dapat di lihat dari segi pengaturan keuangan. Anda dapat melihat transaksi keuangan dengan Moota dan tahu karakter orang seperti apa itu. Bila Anda termasuk orang yang mempertimbangkan kualitas maka Anda termasuk orang yang hemat. Hal itu dapat terlihat dari pembelian barang yang sedikit lebih mahal namun mempertimbangkan keawetan barang tersebut. Berbeda dengan orang pelit yang mana memilih produk yang murah padahal keawetannya tidak terjamin.

2. Tujuan menyimpan uang

Perbedaan pelit dan hemat dapat dilihat dari cara orang menyimpan uang. Bilamana Anda tergolong kategori pelit maka tujuan penyimpanan uang hanya sebagai bentuk kekhawatiran akan hari esok atau ketakutan akan kekurangan. Lain halnya dengan hemat, orang yang hemat menyimpan dana dengan rencana investasi atau ingin membangun bisnis di kemudian hari. Melalui pemikiran itu diharapkan dapat membuat uang yang di simpan jauh lebih banyak kelak.

3. Dalam hal keperluan

Setiap manusia pasti memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi. Dalam hal pemenuhan kebutuhan ada sifat yang berbeda dari pelit dan hemat. Jika orang tersebut pelit maka akan lebih berusaha meminimkan segala pengeluaran dengan tujuan agar uang tetap utuh. Berbeda dengan hemat yang memiliki pola pikir terbuka yang mana lebih memberi prioritas barang yang wajib di beli ataupun tidak. Jika produk yang harus dibeli mahal maka tetap di beli dengan pertimbangan produk terkait wajib untuk di miliki.  Moota siap membantu Anda dalam memudahkan setiap transaksi baik itu pengeluaran maupun pemasukan. Meski menggunakan banyak perbedaan rekening bank maka tetap akan terlihat dalam satu dashbord sebab telah di kaitkan.

4. Pola pikir

Perbedaan pola pikir sangat terlihat dari pelit dan hemat. Hal itu dapat dilihat dari saat membeli keperluan atau sesuatu yang dibutuhkan. Orang pelit akan memiliki banyak alasan ketika diperuntuhkan membeli sesuatu. Padahal barang terkait sangat penting untuk dibeli tapi selalu saja ada alasan agar tidak keluar biaya. Sedangkan orang hemat akan lebih bisa menikmati hidup. Jika ada yang harus dibeli maka akan dibeli apalagi bila penting. Tak peduli pembayaran secara langsung atau melalui ibanking.

5. Dalam hal menabung

Sebetulnya orang pelit dan hemat memiliki kesamaan yang cukup mendasar yang mana keduanya suka menabung. Uang tabungan bisa di disimpan sendiri atau melalui bank. Namun, ada perbedaan sifat yang mencolok di antara keduanya. Perbedaan terlihat dari mana seorang yang pelit cenderung akan lebih merugikan orang lain. Bagaimana tidak, segala keperluan tidak mau modal sama sekali. Bisa-bisa malah memaksa pihak lain untuk melakukannya.

Itulah beberapa perbedaan mendasar antara pelit dan hemat. Umumnya perbedaan terlihat dari bagaimana pengaturan uang yang dikeluarkan. Perlu Anda tahu bahwa Moota telah hadir untuk memudahkan setiap transaksi. Pengecekan bahkan bisa dilalui dengan mudah baik itu pembelian atau penjualan melalui kartu kredit ataupun mbanking bisa di cek dalam satu dashboard.

 

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
October 1, 2020
October 1, 2020

5 Tips Keuangan Sederhana Bagi Pedagang Online

Berbisnis online saat ini semakin merajalela dengan persaingan yang cukup sengit. Bisnis ini ada yang dikelola sangat baik tetapi ada yang dikelola dengan cara biasa saja. Manajemen keuangan pedagang online ini merupakan hal krusial bagi bisnis ini. Bila keuangan tak dikelola dengan baik, bisnis online bisa tidak berkembang dan bahkan jatuh berantakan. Untuk membantu Anda cara pengelolaan bisnis ini dengan baik, Anda bisa mempelajari moota.

Tips Mengatur Keuangan Sederhana bagi Pedagang Online

1. Membuat Rekening Khusus untuk Pedagang Online

Bisnis secara online sangat berkaitan erat dengan sistem pembayaran dari bank. Anda harus paham terkait media dan sistem pembayaran ini yang dipakai dalam transaksi oleh para pedagang online. Sistem ini biasanya dilakukan melalui rekening bank tertentu. Rekening ini sudah ditentukan oleh pemilik usaha online. Anda harus membuat rekening khusus untuk toko online Anda sebagai media pembayaran dan transaksi keuangan.

Dengan adanya rekening sendiri, maka aliran uang keluar dan masuk bisa dikontrol dalam satu pekan dan juga bulan. Pastikan Anda memilih rekening dari bank terpercaya dan banyak digunakan oleh konsumen. Saat Anda membuka rekening di bank, pastikan bahwa rekening Anda sudah memiliki mbanking dan ibanking agar lebih mudah dipantau saat ada transaksi uang masuk. Bahkan Anda juga bisa melakukan kerja sama dengan aplikasi uang online untuk memfasilitasi transaksi pembayaran.

2. Jangan Memakai Uang di Rekening Bisnis untuk Kebutuhan Pribadi

Saat Anda memulai usaha online, Anda harus sangat bijaksana dalam mengelola keuangan bisnis tersebut. Jangan sampai Anda memakai uang dari hasil penjualan dagangan online untuk membeli kebutuhan pribadi diluar untuk kebutuhan usaha. Pastikan bahwa rekening usaha online hanya digunakan untuk keperluan bisnis dan usaha saja. Kalau Anda mencampur-adukan, maka bisa dipastikan tak lama lagi Anda akan mengalami kebangkrutan.

3. Mencatat Uang Masuk Per Hari

Langkah selanjutnya untuk mengelola keuangan dalam usaha online Anda adalah dengan mencatatkan semua uang masuk per harinya. Anda bisa melakukannya dengan cara cek mutasi otomatis dari rekening buku tabungan Anda. Ini sangat penting untuk mengetahui sumber uang dan transaksi setiap harinya untuk dicatatkan di sistem pembukuan Anda setiap harinya di komputer. Anda bisa membuat sistem pembukuan sendiri ataupun mempercayakan pada moota. Desain sistem pembukuan dari aplikasi ini sangat baik sekali dan bisa mendeteksi berapa banyak uang masuk yang Anda bukukan tiap harinya. Bahkan Anda juga menghitung laba harian dari hasil penjualan usaha online Anda tersebut.

4. Mempunyai Laporan Keuangan

Tak hanya itu saja,  mengelola sistem keuangan usaha online Anda bisa dilakukan dengan membuat laporan keuangan. Laporan ini harus dan wajib dibuat oleh semua usaha baik yang online dan offline. Dengan adanya laporan keuangan, maka Anda bisa mengetahui seluk beluk dan riwayat secara kronologis perkembangan bisnis Anda. Apakah dalam menjalankan bisnis ada peningkatan dalam hal penjualan atapun ada penurunan. Laporan keuangan ini harus akurat dalam membukukan aktivitas toko online Anda.

5. Mempunyai Sistem Akuntansi yang Kompatibel

Langkah terakhir dalam memulai usaha belanja online adalah dengan membuat sistem akuntansi yang baik. Anda bisa memakai software untuk memiliki sistem ini agar semuanya tertata dengan baik terkait laporan keuangan dan pencatatan jual beli dari usaha online Anda. Tentu saja ini akan mampu memonitor kegiatan transaksi dari usaha online Anda.

Bila Anda kurang yakin dengan sistem akuntansi ataupun pembuatan laporan usaha online Anda, maka Anda bisa mempercayakan pada https://moota.co/ yang bisa membantu Anda dalam pengecekan transaksi di rekening bank Anda.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
October 1, 2020
October 1, 2020

Jenis Investasi yang Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

Investasi hendaknya menjadi salah satu kebiasaan baik yang dapat diterapkan sejak usia muda. Investasi tidak harus dengan jumlah dan risiko yang besar, terutama untuk yang baru memulai seperti dari kalangan pelajar atau mahasiswa. Investasi ini biasanya menggunakan akun bank untuk digunakan. Hasilnya bisa dicek di akun tersebut atau bisa melalui https://moota.co/ yang sudah terhubung dengan rekening untuk hasil investasi. Mahasiswa atau pelajar dapat memulai investasi seperti jenis-jenis investasi berikut.

Memulai Investasi yang Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

1. Reksadana

Salah satu investasi yang mudah untuk dipelajari adalah reksadana. Investasi ini dapat dimulai dengan modal yang kecil, beberapa bahkan menyediakan modal investasi mulai dari 100 ribu untuk pelajar dan mahasiswa. Uang yang sudah ditransfer melalui  rekening bank ini nantinya dapat bernilai lebih dari waktu ke waktu. Anda hanya perlu menunggu hasilnya saja untuk uang di dalam rekening bertambah.

2. Saham

Pelajar dan mahasiswa juga bisa belajar investasi melalui saham. Memiliki risiko yang lebih tinggi, namun menawarkan keuntungan keuangan yang besar juga. Beberapa saham kini menawarkan saham modal kecil mulai dari ratusan ribu. Cocok untuk kantong mahasiswa yang masih terbatas. Hasil dari investasi dapat disimpan di rekening khusus dan dicek saldo mbanking untuk rekening investasi tersebut. Jadi rekening untuk jajan dan untuk investasi sebaiknya dipisah.

3. Investasi emas

Jenis investasi yang tidak membutuhkan dana terlalu besar adalah emas. Pelajar atau mahasiswa dapat memulai investasi dengan membeli emas dan menyimpannya. Saat harga emas sedang naik, emas dapat dijual untuk mendapatkan keuntungan. Anda bisa menyimpan keuntungan tersebut di rekening dan setiap kali menyimpannya langsung dicek bertapa total keuntungan yang sudah diperoleh. Jika ingin lebih mudah dan praktis untuk mengecek transaksi rekening dan jumlah saldonya, Anda bisa menggunakan https://moota.co/ yang dapat dihubungkan ke lebih dari satu rekening.

4. Peer to peer

Jenis investasi ini bisa diikuti oleh pelajar atau mahasiswa dengan modal awal sekitar 100 ribu. Investasi peer to peer umumnya dilakukan dengan kerjasama antara investor dan seorang pelaku bisnis. Anda bisa transfer dengan ibanking untuk sejumlah uang yang ingin ditanamkan pada pelaku bisnis tersebut. Uang tersebut digunakan untuk menjalankan usaha. Keuntungan dari usaha inilah yang akan menjadi hasil dari investasi yang sudah diberikan. Anda tidak perlu repot-repot mengelola keuangan karena Anda hanya akan dikirimi hasil dari keuntungan usaha tersebut.

5. Deposito

Bagi pelajar atau mahasiswa yang memiliki uang lebih dapat belajar investasi dengan menabung deposito. Jenis investasi yang tidak memiliki risiko besar ini dapat memberikan keuntungan untuk mahasiswa dan pelajar nantinya bisa menikmati hidup dari tambahan bunga deposito. Walaupun tidak banyak, keuntungan deposito ini bisa menambah uang saku atau untuk belajar investasi. Deposito dilakukan dengan menyimpan sejumlah uang dalam kurun waktu 1, 2, hingga 10 tahun. Setiap tahunnya, Anda bisa cek mutasi otomatis dari rekening yang memiliki tabungan deposito untuk hasil atau bunga yang diperoleh. Menabung deposito dapat melatih diri untuk tidak mengambil atau menarik uang sesuka hati untuk keperluan yang tidak penting.

 

Itulah beberapa jenis investasi yang cocok untuk para pelajar dan mahasiswa. Nilai investasi dan risiko yang tidak terlalu besar adalah kriteria investasi yang paling bagus untuk kalangan mahasiswa atau pelajar. Hasilnya dapat disimpan di rekening pribadi dan dicek melalui https://moota.co/ untuk setiap transaksi yang menambah atau mengurangi saldo rekening.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 73 74 75 76 77 91
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram