Kategori : 
Bisnis

Dampak FinTech Pada Transformasi Industri Keuangan

Apakah Anda pernah bertanya-tanya bagaimana teknologi merubah dunia keuangan? Nah, sobat cuan, biarkan saya mengajak Anda dalam perjalanan singkat ini tentang peran teknologi FinTech dalam mengubah wajah industri keuangan kita.

Definisi FinTech: Lebih dari Sekadar Teknologi

Mari kita mulai dengan memahami apa itu FinTech. Jadi, FinTech adalah singkatan dari Financial Technology. Ini bukan sekadar teknologi, tapi lebih seperti perpaduan antara teknologi dan layanan keuangan. Jadi, saat Anda membicarakan segala hal dari aplikasi perbankan digital hingga platform investasi online.

Sejarah dan Perkembangan: Dari Penggunaan Pertama hingga Kekuatan Global

Kisah FinTech dimulai bukan di zaman modern ini, Sobat. Pada kenyataannya, jejaknya dapat ditelusuri kembali ke beberapa dekade yang lalu. Namun, yang menarik adalah bagaimana ia berkembang dari aplikasi sederhana hingga menjadi kekuatan global yang mempengaruhi cara kita memandang dan menggunakan uang. Dari ATM pertama hingga aplikasi perbankan pintar yang kita gunakan sehari-hari, dan telah merambah ke setiap aspek kehidupan keuangan kita.

Peran di Dalam Industri Keuangan: Akses Lebih Mudah, Transaksi Lebih Efisien

Sobat, mari kita bicara tentang bagaimana FinTech merubah permainan di industri keuangan. Salah satu hal yang paling mencolok adalah bagaimana ia membuat layanan keuangan menjadi lebih mudah diakses. Sekarang, tidak perlu lagi antri di bank atau mengisi formulir panjang untuk membuka rekening. Cukup dengan beberapa klik di ponsel Anda, Anda dapat memiliki akses ke berbagai layanan keuangan. Ini sungguh revolusioner, bukan?

Dan tunggu, itu belum semuanya! Transaksi pun menjadi lebih efisien dan efektif. Dengan teknologi seperti blockchain, kita bisa melakukan transfer uang lintas negara dengan cepat dan aman tanpa melalui proses yang rumit dan mahal seperti sebelumnya. Bayangkan betapa menyenangkannya hidup tanpa harus khawatir tentang biaya transfer yang tinggi dan waktu yang dibutuhkan.

Inovasi Produk dan Layanan Keuangan: Membawa Yang Baru ke Meja

Nah, Sobat, inovasi produk dan layanan keuangan juga tidak kalah menariknya. FinTech telah membawa banyak hal baru ke meja. Misalnya, aplikasi investasi yang memungkinkan Anda berinvestasi dengan modal kecil dan tanpa harus menjadi pakar keuangan. Atau platform pinjaman peer-to-peer yang menghubungkan peminjam langsung dengan investor, menghilangkan perantara tradisional.

Pakai Moota, Yuk Buruan Daftar!

Studi Kasus Transformasi Industri Keuangan melalui FinTech

Saya ingin Anda melihat studi kasus nyata tentang bagaimana FinTech telah mengubah industri keuangan. Salah satu contohnya adalah Moota.co, sebuah platform cek transaksi otomatis spesialis dalam transfer bank. Dengan Moota.co, Anda dapat melacak transaksi Anda dengan mudah dan cepat, tanpa harus repot-repot melalui proses manual yang membosankan. Ini adalah contoh bagaimana teknologi membawa kemudahan dan efisiensi ke industri keuangan.

Kesimpulan: Melangkah ke Masa Depan Keuangan

Jadi, apa kesimpulannya, Sobat? FinTech memiliki dampak besar pada masa depan industri keuangan. Dari meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan hingga meningkatkan efisiensi transaksi dan menghadirkan inovasi produk baru, teknologi terus mengubah cara kita berinteraksi dengan uang. Tapi, tentu saja, ada tantangan yang harus dihadapi, seperti masalah keamanan dan regulasi. Namun, dengan terus berkembangnya teknologi dan semangat inovasi, masa depan teknologi dan industri keuangan tampak cerah.

Jadi, Sobat, apakah Anda siap untuk menjadi bagian dari revolusi FinTech? Yuk, mari kita jelajahi masa depan keuangan bersama-sama!

Baca Sekarang
selengkapnya

Cara Memilih Nama Brand yang Tepat

Memilih nama brand yang tepat adalah langkah penting dalam membangun identitas bisnis yang kuat dan mudah dikenali. Dengan memperhatikan beberapa tips praktis, Anda dapat menciptakan nama brand yang sesuai dengan karakteristik bisnis Anda dan menarik perhatian konsumen. Mari kita jelajahi tips-tips tersebut secara lebih mendalam.

Riset dan Inspirasi Nama Brand

Sebelum Anda memilih nama branding, Sobat, penting untuk melakukan riset dan mencari inspirasi yang tepat. Salah satu cara yang efektif adalah dengan melakukan riset kata kunci industri menggunakan alat seperti Google Keyword Planner. Ini membantu Anda menemukan ide yang relevan dengan industri bisnis Anda, serta memahami tren pasar dan kebutuhan konsumen. Pilihlah nama yang mengandung kata kunci strategis untuk meningkatkan visibilitas di hasil pencarian mesin pencari.

Ciptakan kombinasi unik dan kata baru, Sobat. Menggunakan kata baru atau kombinasi dari beberapa kata dapat menghasilkan identitas branding yang orisinal dan mengurangi risiko memiliki nama yang mirip dengan brand lain. Selain itu, ini juga memberikan kesempatan untuk membangun cerita di balik makna nama branding Anda.

Aspek Praktis dalam Memilih Nama Brand

Pastikan Mudah Diucap dan Diingat

Saat memilih nama brand, Anda ingin memastikan bahwa nama tersebut mudah diucap dan diingat oleh konsumen. Nama yang sulit diucapkan atau diingat dapat menyulitkan dalam membangun kesadaran merek.

Cek Ketersediaan Domain dan Media Sosial

Sebelum Anda putuskan, pastikan untuk memeriksa ketersediaan domain dan username media sosial yang sesuai dengan nama brand tersebut. Hal ini penting agar Anda dapat memastikan konsistensi dan kelancaran branding Anda di berbagai platform online.

Hindari Konotasi Kata Negatif

Perhatikan juga untuk memastikan bahwa nama brand Anda tidak memiliki konotasi negatif atau ambigu yang dapat merugikan reputasi bisnis Anda.

Sesuaikan dengan Visi Misi Bisnis

Nama branding yang Anda pilih harus sesuai dengan visi dan misi bisnis Anda, Sobat. Pastikan bahwa nama tersebut mencerminkan nilai-nilai dan tujuan perusahaan Anda.

Pertimbangkan Aspek Kultural dan Bahasa

Ketika memilih nama branding, penting untuk mempertimbangkan aspek kultural dan bahasa. Pastikan bahwa nama tersebut tidak menyinggung budaya atau bahasa tertentu, terutama jika Anda beroperasi di pasar global.

Sesuaikan Nama dan Logo dengan branding

Pastikan keselarasan antara nama dan logo branding Anda, Sobat. Nama brandingdan logo harus saling mendukung dan memperkuat identitas bisnis Anda.

Uji Coba Survei Target Pasar

Sebelum Anda memutuskan branding secara definitif, Anda dapat mengumpulkan masukan dari calon konsumen melalui survei.

Moota.co: Sobat, sebelum kita selesai, izinkan saya memperkenalkan Moota.co. Moota.co adalah alat cek transaksi otomatis yang spesialis dalam transfer bank. Dengan Moota.co, Anda dapat memantau transaksi bisnis online Anda dengan mudah. Sehingga, walau inflasi terjadi, Anda punya alat yang membantu mengelola keuangan bisnis Anda.

Mulai Gratis

Jadi, Sobat, sekarang Anda tahu cara memilih nama brand yang tepat. Ingatlah bahwa branding adalah investasi jangka panjang. Buatlah cerita yang unik dan biarkan bisnis Anda berbicara melalui nama yang Anda pilih. Semangat, Sobat Cuan! 🚀

Baca Sekarang
selengkapnya

‘Social Listening’ #1 - Pengertian dan Persiapan

Pertama-tama, Sobat, mari kita bahas apa itu kampanye 'social listening'. Jadi, ini adalah serangkaian langkah untuk mengidentifikasi, mengkategorikan, dan mengoperasionalisasi cara kita berinteraksi dengan sebutan sosial secara efektif. Penting banget nih dalam strategi pemasaran digital, karena bisa bantu kita memahami dan merespons tren serta percakapan yang lagi rame di media sosial.

Definisi ‘Social Listening‘

Tujuan:

Jadi, apa tujuan utamanya? Tentu, kita mau menyiapkan kampanye 'social listening' yang bisa mengidentifikasi, mengkategorikan, dan mengoperasikan cara kita menangani sebutan sosial secara paling efektif. Kenapa? Supaya kita bisa tahu apa yang lagi dibicarakan orang tentang merek kita di media sosial dan bisa bertindak sesuai dengan itu.

Hasil Ideal:

Jelasnya, dengan kampanye ini, kita bisa lebih baik dalam memberikan dukungan pelanggan dan membuat keputusan bisnis yang lebih terinformasi. Mantap kan?

Mengapa Ini Penting:

Menyiapkan kampanye social listening akan membantu Anda menawarkan dukungan pelanggan yang lebih baik, serta membuat keputusan bisnis yang lebih terinformasi, berdasarkan apa yang dikatakan klien, calon klien, dan orang-orang di industri Anda tentang perusahaan Anda.

Dimana Dilakukan:

Di Google Alerts atau Hootsuite, tergantung pada sumber daya keuangan yang Anda siapkan untuk ini.

Kapan Ini Dilakukan:

Semakin cepat, semakin baik.

Siapa yang Melakukannya:

Anda, Manajer Media Sosial Anda, atau Asisten Virtual Anda.

Pengaturan Awal

Oke, sekarang kita masuk ke pengaturan awal. Pertama-tama, pastikan kamu punya akses ke akun media sosial perusahaanmu. Nanti bakal kita gunain buat menghubungkan alat pemantauan kita dan juga buat menjawab sebutan sosial. Nah, selanjutnya, kita harus tentuin alat mana yang mau kita pake. Misalnya, buat contoh, kita bakal bahas pengaturan kampanye social listening pake dua alat: yang gratis, Google Alerts, dan yang berbayar, Hootsuite. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, jadi kita harus pilih yang paling cocok dengan kebutuhan kita.

Untuk di arikel ini, kami akan memberikan contoh pengaturan kampanye social listening menggunakan dua alat: yang gratis (Google Alerts), dan yang berbayar (Hootsuite). Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan untuk masing-masing alat ini:

Google Alerts:

Kelebihan:

  • Gratis;
  • Mudah untuk diatur;
  • Bagus untuk bisnis kecil yang baru memulai dalam pemasaran digital.

Kekurangan:

  • Tidak akan mengirimkan pemberitahuan untuk semua saluran sosial, hanya yang pesan-pesannya diindeks di Google (misalnya Twitter.)

Hootsuite:

Kelebihan:

  • Mudah untuk diatur;
  • Dapat membantu Anda mengakses penyebutan sosial di berbagai jaringan media sosial;
  • Memungkinkan Anda untuk menjawab penyebutan ini langsung dari aplikasi (tidak perlu masuk secara terpisah ke setiap jaringan sosial tempat merek Anda hadir);
  • Memungkinkan Anda untuk menugaskan masalah-masalah tertentu kepada anggota tim Anda (misalnya menugaskan keluhan kepada Spesialis Layanan Pelanggan Anda);
  • Memungkinkan Anda untuk menjadwalkan posting media sosial dan mendapatkan metrik.

Kekurangan:

  • Ini adalah alat berbayar (meskipun menawarkan rencana gratis dengan fungsionalitas terbatas)
  • Mungkin membatasi untuk bisnis besar dan perusahaan.

Dengan persiapan yang matang untuk kampanye 'social listening', Anda telah mengambil langkah awal yang penting dalam memahami dan merespons tren serta percakapan yang terjadi di media sosial. Melalui identifikasi, pengkategorian, dan operasionalisasi cara perusahaan Anda berinteraksi dengan penyebutan sosial secara efektif, Anda telah membuka pintu bagi pemahaman yang lebih dalam tentang apa yang dikatakan orang tentang merek Anda di media sosial.

teruslah mengikuti seri artikel dari Moota ini untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana Anda dapat mengoptimalkan kampanye 'social listening' Anda. Nantikan bagian selanjutnya!

Baca Sekarang
selengkapnya

Memulai Kalender Media Sosial untuk Bisnis

Halo, Sobat Cuan! Ayo kita bahas bagaimana cara memulai kalender media sosial untuk bisnis Anda. Dengan kalender ini, Anda tak perlu lagi kebingungan apa yang harus diposting hari ini atau besok. Semuanya akan lebih terorganisir dan tidak akan membuat Anda pusing.

Tujuannya apa?

Tujuan kita adalah untuk membuat kalender media sosial agar Anda bisa merencanakan dan memantau aktivitas media sosial bisnis Anda.

Dengan begitu, Anda tidak akan lagi bertanya-tanya, "Hey guys, apa yang mau kita posting di Facebook hari ini?" atau "Di mana kita harus posting ini?" Tujuan kita adalah untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan semacam itu.

Apa yang harus kita siapin? 

Anda hanya perlu memiliki akun media sosial dan akses ke Google Sheets. Selain itu, kesabaran dan ketelitian juga sangat penting, ya. 😊

Kenapa ini penting? 

Semua upaya pemasaran digital harus terencana dengan baik. Anda harus mengetahui apa yang ingin Anda posting, kapan, dan di mana. Jadi, mari kita mulai membuat kalender media sosial sendiri!

Jadi, ketika Anda memutuskan untuk memulai pemasaran di media sosial, pertimbangkan untuk menggunakan kalender sebelum memposting. Anda hanya perlu membuat kalender sekali, tetapi kami merekomendasikan membuat salinan baru setiap minggu.

Jika tidak, kemungkinan kalender akan terlalu padat, terutama jika Anda memposting setiap hari di lebih dari satu saluran media sosial.

Setelah Anda menyiapkan kalender, cukup perbarui saat Anda pergi. Ini seharusnya tidak memakan waktu lebih dari 5-10 menit per hari, terutama jika Anda sudah memiliki konten yang ingin Anda posting.

Siapa yang melakukan ini:

Anda, Manajer Media Sosial Anda, atau Manajer Komunitas.

Setelah kita membahas tentang tujuannya, sekarang fokus pada langkah-langkahnya. Siap? Yuk, kita bahas!

Langkah 1: Persiapan

  1. Buka Social Media Calendar Template.
  2. Buat salinan template ini untuk digunakan ke depannya.

Langkah 2: Sesuaikan dengan Kebutuhan Anda

Setiap bisnis memiliki karakteristik yang berbeda, bukan? Begitu juga dengan konten yang ingin Anda posting di media sosial. Karena itu, Anda dapat menyesuaikan template yang kami buat dengan kebutuhan bisnis Anda.

Cara mengeditnya:

  1. Pilih sel yang ingin Anda ubah.
  2. Buka Data – Data Validation.
  3. Tambahkan atau hapus kategori sesuai kebutuhan Anda.

Langkah 3: Isi template

Yuk, mari kita isi template ini! Caranya sangat mudah. Ada beberapa kolom yang harus Anda isi:

  1. Tanggal Publikasi: Ini jelas, tanggal kapan Anda ingin memposting konten di media sosial.
  2. Tipe Konten: Ada beberapa pilihan nih, seperti:
    1. “Kursus” buat konten yang berhubungan dengan kursus,
    2. “Kampanye Pemasaran” buat tawaran spesial,
    3. “Evergreen” buat konten yang bisa dipromosikan berkali-kali, dan
    4. “Right-Time” buat konten yang pas banget diposting saat event atau momen tertentu.
  3. Topik/Judul: Tulis topik umum atau judul spesifik kontennya di sini.
  4. Konten/Detail: Ceritain deh isi dan tujuan kontennya apa. Jangan lupa detailnya ya!
  5. Jaringan Sosial: Pilih media sosial mana yang mau Anda gunakan. Bisa Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, atau Pinterest. Kalau nggak cocok bisa dihapus atau ditambah.
  1. Jenis Postingan Mari kita bahas jenis-jenis postingan yang penting dalam kalender media sosial kita. Ingat, ini yang akan menentukan tampilan dan isi postingan kita. Berikut beberapa pilihan yang bisa kita gunakan:
    • “Normal Post”: Ini biasanya berisi teks dan satu atau dua gambar.
    • “Link Post”: Cocok untuk membagikan tautan atau artikel.
    • “Chained Post”: Khusus untuk Twitter, di mana kita bisa membuat rangkaian tweet.
    • “Carousel Posts”: Kalau kita mau menampilkan beberapa produk atau gambar sekaligus, kita bisa gunakan fitur “Carousel” yang memungkinkan pengguna menggeser gambar-gambar tersebut.
  2. Jenis Konten Konten juga penting, karena ini akan memengaruhi gaya, tone, dan panjang tulisan kita. Berikut beberapa pilihan yang bisa kita gunakan:
    • "Foto"
    • "Grafik"
    • "GIF"
    • "Video"
    • "UGC" (Konten buatan pengguna)
    • “Tanpa aset” (misalnya, ketika Anda hanya memposting teks, tanpa aset apa pun yang terkait dengannya).
  3. Tulisan Masukkan tulisan yang akan kita posting.
  4. Asset Salin dan tempelkan asset yang akan kita gunakan dengan postingan. Kalau berupa gambar, kita bisa unggah ke sel di spreadsheet ini dan atur ukurannya.

Langkah 4: Bagian Perilisan

  1. Tautan Tambahkan tautan yang akan kita gunakan dalam postingan, jika diperlukan.
  2. Tautan Pendek yang Dilacak Kalau kita memendekkan tautan, kita bisa lacak dengan layanan seperti bit.ly dan masukkan di sini.
  3. Waktu Publikasi Pastikan kita menambahkan waktu publikasi agar postingan muncul di waktu yang tepat di berbagai platform media sosial.
  4. Persetujuan 1 dan Persetujuan 2. Jika postingan Anda perlu disetujui sebelum ditayangkan, simpan kolom ini (atau hanya salah satu dari mereka jika hanya perlu satu persetujuan). Persetujuan kedua. Anda dapat dengan mudah menandai seseorang dengan menambahkan komentar ke sel dan memasukkan email mereka dengan tanda "+" di depannya (misalnya, "[email protected]").
  1. Catat Tautan Aktif Setiap Postingan Supaya kita bisa pantau performa postingan, catat tautan aktif setiap postingan yang sudah dipublikasikan.

Ingat, kita bikin kalender ini biar semuanya lebih teratur dan nggak bingung lagi, ya! 😊

Baca Sekarang
selengkapnya

Pentingnya Menabung dan Berinvestasi untuk Masa Depan

Hai, Sobat Cuan! Sudah siap mengendalikan masa depan finansial Anda? Dalam artikel ini, kita akan membahas pentingnya menabung dan berinvestasi serta membagikan beberapa tips berharga untuk memulai perjalanan menuju keamanan finansial.

pentingnya-menabung-dan-berinvestasi

Menabung dengan Bijak

Mari kita mulai dengan hal dasar: menabung uang. Menabung bukan hanya soal menyimpan uang di bawah kasur; itu tentang mengembangkan kebiasaan yang cerdas yang akan membantu Anda sukses dalam jangka panjang. Salah satu strategi yang efektif adalah mengotomatisasi tabungan Anda dengan mengatur transfer berkala dari rekening checking ke rekening tabungan terpisah.

Dengan cara ini, Anda akan lebih sedikit tergoda untuk menghabiskan tabungan Anda secara impulsif. Ingatlah untuk menetapkan tujuan spesifik untuk tabungan Anda, baik itu membangun dana darurat, menabung untuk liburan, atau berinvestasi untuk masa depan Anda.

Berinvestasi dengan Cermat

Sekarang, mari kita bahas tentang investasi. Berinvestasi seperti menanam benih untuk masa depan finansial Anda, memungkinkan uang Anda tumbuh dari waktu ke waktu. Tetapi dengan begitu banyak pilihan investasi di luar sana, dari mana Anda harus memulai? Pertimbangkan untuk mendiversifikasi investasi Anda di berbagai kelas aset, seperti saham, obligasi, dan real estat, untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan hasil.

Jika Anda baru dalam berinvestasi, pilihlah opsi yang lebih aman seperti reksa dana indeks atau reksa dana, yang menawarkan diversifikasi bawaan dan manajemen profesional.

Kesimpulan

Dalam kesimpulan, menabung dan berinvestasi adalah dua sisi dari satu koin yang sama ketika membicarakan keamanan finansial Anda. Dengan mengembangkan kebiasaan menabung yang cerdas dan membuat keputusan investasi yang bijak, Anda dapat membangun kekayaan dari waktu ke waktu dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang Anda. Jadi mulailah sekarang, dan saksikan uang Anda berkembang!

Mulai Gratis

Berbicara tentang pengelolaan keuangan, sudahkah Anda mengunjungi Moota.co? Ini adalah alat yang sangat membantu bagi pengusaha online, menawarkan otomatisasi transfer bank yang lancar untuk menyederhanakan proses transaksi Anda. Katakan selamat tinggal pada transfer manual dan sambutlah manajemen keuangan tanpa usaha dengan Moota.co!

Baca Sekarang
selengkapnya

Kesalahan Manajemen Keuangan Sering Dilakukan

Sobat Cuan, dalam menjalankan bisnis online, pernahkah Sobat merasa bingung mengenai manajemen keuangan? Jika iya, Sobat tidak sendirian. Banyak pebisnis online yang sering melakukan kesalahan dalam manajemen keuangan. Yuk, kita pelajari bersama!

Pentingnya Manajemen Keuangan dalam Bisnis Online

Salah satu aspek terpenting dalam menjalankan bisnis. Tanpa manajemen keuangan yang baik, bisnis bisa saja gagal meski memiliki produk atau jasa yang berkualitas. Oleh karena itu, penting bagi Sobat untuk memahami kesalahan-kesalahan apa saja yang sering dilakukan pebisnis online.

Kesalahan Umum dalam Manajemen Keuangan

Ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan pebisnis online dalam manajemen keuangan. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

Tidak memiliki rencana bisnis

Rencana bisnis adalah panduan yang membantu Sobat dalam menjalankan bisnis. Tanpa rencana bisnis, Sobat bisa saja kehilangan arah dan membuat keputusan yang kurang tepat.

Mengabaikan biaya kecil

Biaya kecil yang sering diabaikan bisa menumpuk dan menjadi beban bagi bisnis. Oleh karena itu, penting bagi Sobat untuk mencatat semua biaya, tidak peduli seberapa kecilnya.

Tidak memisahkan akun pribadi dan bisnis

Menggunakan akun pribadi untuk bisnis bisa membuat Sobat kesulitan dalam melacak pengeluaran dan pendapatan bisnis. Oleh karena itu, penting bagi Sobat untuk memisahkan akun pribadi dan bisnis.

Tidak mempertimbangkan pajak

Pajak adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pebisnis. Jika Sobat mengabaikan pajak, Sobat bisa mendapatkan sanksi dari pemerintah.

Solusi untuk Menghindari Kesalahan dalam Manajemen Keuangan

Setelah mengetahui kesalahan-kesalahan dalam manajemen keuangan, sekarang saatnya Sobat mengetahui solusinya. Berikut ini adalah beberapa solusi yang bisa Sobat lakukan:

Membuat rencana bisnis

Rencana bisnis akan membantu Sobat dalam menjalankan bisnis. Dengan rencana bisnis, Sobat bisa menentukan tujuan bisnis dan strategi untuk mencapainya.

Melacak semua pengeluaran

Dengan melacak semua pengeluaran, Sobat bisa mengetahui biaya apa saja yang harus dikeluarkan dalam menjalankan bisnis. Hal ini akan membantu Sobat dalam membuat anggaran.

Membuka rekening bank bisnis

Dengan memiliki rekening bank khusus untuk bisnis, Sobat bisa lebih mudah dalam melacak pengeluaran dan pendapatan bisnis.

Konsultasi dengan akuntan

Jika Sobat merasa kesulitan, Sobat bisa konsultasi dengan akuntan. Akuntan bisa membantu Sobat dalam mengatur keuangan bisnis.

Pakai Moota, Yuk Buruan Daftar!

Kesimpulan

Itu tadi adalah aspek penting dalam menjalankan bisnis online. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, Sobat bisa menjalankan bisnis dengan lebih baik.

Sebagai catatan, moota.co bisa menjadi alat yang membantu Sobat Cuan dalam melakukan cek transaksi otomatis khususnya untuk transaksi via bank transfer. Dengan moota.co, Sobat bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnisnya.

Baca Sekarang
selengkapnya

Mengelola Arus Kas untuk Bisnis Online

Sobat Cuan, pernahkah Anda merasa kesulitan dalam mengelola arus kas bisnis online Anda? Jika iya, Anda tidak sendirian. Banyak pebisnis online yang merasa demikian. Namun, jangan khawatir! Artikel ini akan membantu Anda memahami dan menerapkan strategi pengelolaan yang efektif.

Pengertian dan Dampaknya terhadap Bisnis Online

Arus kas adalah total uang yang masuk dan keluar dari bisnis Anda. Dalam bisnis online, bisa sangat dinamis. Oleh karena itu, pengelolaan yang baik sangat penting. Jika tidak, bisnis Anda bisa jadi tidak stabil. Dalam konteks bisnis online, keuangan yang tidak terkelola dengan baik bisa berdampak pada stabilitas operasional bisnis Anda. Misalnya, jika arus kas tidak terkelola dengan baik, Anda mungkin akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan operasional bisnis, seperti pembayaran kepada supplier, biaya operasional, dan lain sebagainya.

Teknik dan Strategi dalam Mengelola

Ada beberapa teknik yang bisa Anda terapkan. Misalnya, melakukan pencatatan yang rapi, memisahkan akun pribadi dan bisnis, dan menggunakan alat bantu seperti moota.co untuk cek transaksi otomatis spesialis bank transfer. Teknik-teknik ini dapat membantu Anda dalam memonitor dan mengelola arus kas bisnis Anda dengan lebih efisien. Selain itu, teknik-teknik ini juga dapat membantu Anda dalam membuat proyeksi arus kas di masa mendatang, sehingga Anda dapat merencanakan strategi bisnis Anda dengan lebih baik.

Studi Kasus dan Implementasi Strategi

Mari kita lihat beberapa studi kasus. Misalnya, bisnis A yang berhasil stabil setelah menerapkan strategi pengelolaan yang baik. Atau bisnis B yang mengalami kesulitan karena kurangnya pengelolaan. Studi kasus ini dapat memberikan Anda gambaran tentang bagaimana implementasi strategi pengelolaan dalam praktiknya. Selain itu, studi kasus ini juga dapat menjadi inspirasi bagi Anda dalam mengelola bisnis Anda.

Pakai Moota, Yuk Buruan Daftar!

Kesimpulan

Dengan pengelolaan yang baik, bisnis online Anda bisa menjadi lebih stabil. Jadi, jangan tunda lagi, yuk mulai terapkan strategi-strategi di atas! Dengan demikian, Anda dapat memastikan bahwa bisnis online Anda dapat beroperasi dengan lancar dan stabil. Selamat mencoba, Sobat Cuan Moota! 😊

Baca Sekarang
selengkapnya

Keseimbangan antara Bisnis dan Kehidupan Pribadi

Sobat, apakah Anda merasa sulit untuk menyeimbangkan bisnis dan kehidupan pribadi Anda? Jika iya, artikel ini adalah untuk Anda. Kami akan membahas cara-cara untuk mencapai keseimbangan tersebut.

keseimbangan-bisnis-dan-kehidupan-pribadi

Tantangan dalam Mencapai Keseimbangan antara Bisnis dan Kehidupan Pribadi

Mencapai keseimbangan antara bisnis dan kehidupan pribadi bisa menjadi tantangan. Terutama jika Anda adalah seorang pebisnis yang sibuk. Namun, dengan strategi yang tepat, Anda bisa mencapai keseimbangan tersebut. Tantangan ini bisa berasal dari berbagai aspek, mulai dari manajemen waktu, tekanan kerja, hingga konflik antara kebutuhan bisnis dan kebutuhan pribadi.

Strategi dan Tips untuk Mencapai Keseimbangan Bisnis dan Kehidupan Pribadi

Ada beberapa strategi yang bisa Anda coba. Misalnya, menetapkan batas waktu kerja, memprioritaskan tugas, dan meluangkan waktu untuk diri sendiri dan keluarga. Menetapkan batas waktu kerja bisa membantu Anda untuk tidak terjebak dalam rutinitas kerja yang melelahkan. Sementara itu, memprioritaskan tugas bisa membantu Anda untuk fokus pada hal-hal yang benar-benar penting. Dan yang terakhir, meluangkan waktu untuk diri sendiri dan keluarga adalah hal yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan.

Studi Kasus dan Implementasi Strategi Keseimbangan

Mari kita lihat beberapa studi kasus. Misalnya, pebisnis C yang berhasil mencapai keseimbangan. Dia berhasil melakukannya dengan menerapkan strategi-strategi yang telah kita bahas sebelumnya. Dia menetapkan batas waktu kerja, memprioritaskan tugas, dan meluangkan waktu untuk diri sendiri dan keluarga. Hasilnya, dia tidak hanya sukses dalam bisnisnya, tetapi juga dalam kehidupan pribadinya.

Atau pebisnis D yang masih berjuang untuk mencapai keseimbangan tersebut. Meski sudah mencoba berbagai strategi, dia masih merasa kesulitan untuk menyeimbangkan. Ini menunjukkan bahwa mencapai keseimbangan tersebut memang bukan hal yang mudah dan membutuhkan usaha yang konsisten.

Pakai Moota, Yuk Buruan Daftar!

Kesimpulan

Mencapai keseimbangan bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan strategi yang tepat, Anda bisa mencapai keseimbangan tersebut dan menikmati sukses di kedua aspek tersebut. Jadi, jangan menyerah, Sobat! Teruslah berusaha dan percayalah bahwa Anda bisa mencapai keseimbangan tersebut. Semoga sukses! 😊

Baca Sekarang
selengkapnya

Mengenal Bank Transfer sebagai Metode Pembayaran

Transfer rekening, atau yang sering disebut juga transfer uang, adalah salah satu metode pembayaran online yang paling populer. Dengan transfer rekening, Anda bisa mengirim atau menerima uang dari rekening bank Anda ke rekening bank lainnya.

mengenal-kelebihan-dan-kekurangan-bank-transfer

Cara Kerja Bank Transfer

Transfer rekening bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti melalui ATM, internet banking, mobile banking, atau teller bank. Proses transfer rekening biasanya melibatkan beberapa pihak, yaitu:

  • Pengirim: orang yang mengirim uang
  • Penerima: orang yang menerima uang
  • Bank pengirim: bank yang digunakan oleh pengirim
  • Bank penerima: bank yang digunakan oleh penerima
  • Bank intermediari: bank yang bertindak sebagai perantara antara bank pengirim dan bank penerima

Transfer rekening bisa berlangsung dalam waktu yang berbeda-beda, tergantung pada jenis transfer, bank yang terlibat, dan waktu transaksi. Transfer rekening yang dilakukan antara bank yang sama biasanya lebih cepat daripada transfer rekening yang dilakukan antara bank yang berbeda.

Kelebihan Transfer Rekening

Transfer rekening memiliki beberapa kelebihan, di antaranya adalah:

  • Keamanan: transfer rekening dijamin oleh bank dan dilindungi oleh sistem keamanan yang canggih. Anda tidak perlu khawatir tentang kehilangan uang atau pencurian data Anda.
  • Kemudahan: transfer rekening bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, asalkan Anda memiliki akses ke sarana yang dibutuhkan, seperti ATM, internet, atau ponsel. Anda juga tidak perlu membawa uang tunai yang banyak atau mengisi formulir yang rumit.
  • Transaksi besar: transfer rekening memungkinkan Anda untuk melakukan transaksi dalam jumlah besar, tanpa batasan nominal atau frekuensi. Anda juga bisa mengirim atau menerima uang dalam mata uang yang berbeda, dengan kurs yang ditentukan oleh bank.

Kekurangan Transfer Rekening

Namun, transfer rekening juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya adalah:1

  • Waktu: transfer rekening bisa memakan waktu yang relatif lama, terutama jika dilakukan antara bank yang berbeda atau di luar jam kerja bank. Anda mungkin harus menunggu beberapa jam atau bahkan beberapa hari sebelum uang Anda sampai ke tujuan.
  • Biaya: transfer rekening biasanya dikenakan biaya oleh bank, baik dari sisi pengirim maupun penerima. Biaya ini bisa bervariasi tergantung pada bank, jenis transfer, jumlah uang, dan mata uang yang digunakan. Biaya ini bisa menjadi beban bagi Anda, terutama jika Anda sering melakukan transfer rekening.
  • Kesalahan: transfer rekening bisa mengalami kesalahan, seperti salah memasukkan nomor rekening, nama penerima, atau jumlah uang. Kesalahan ini bisa menyebabkan uang Anda terkirim ke rekening yang salah, tertahan, atau bahkan hilang. Untuk menghindari kesalahan ini, Anda harus selalu memeriksa kembali data yang Anda masukkan sebelum melakukan transfer rekening.

Kesimpulan

Transfer rekening adalah metode pembayaran online yang memiliki kelebihan dan kekurangan2. Anda harus mempertimbangkan kedua aspek ini sebelum memilih transfer rekening sebagai metode pembayaran Anda.

Pakai Moota, Yuk Buruan Daftar!

Namun, ada satu hal yang bisa membantu Anda mengatasi kekurangan transfer rekening. Yaitu, menggunakan layanan dari moota.coMoota.co adalah alat cek transaksi otomatis yang spesialis dalam transfer rekening3Dengan moota.co, Anda bisa memantau transaksi Anda dengan mudah dan cepat45. Anda juga bisa mendapatkan notifikasi, laporan, dan integrasi dengan berbagai platform online yang Anda gunakan.

Jadi, apakah transfer rekening adalah pilihan yang tepat untuk Anda?6 Jawabannya tergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda7Jika Anda mengutamakan keamanan dan kemudahan dalam transaksi besar, maka transfer rekening bisa menjadi pilihan yang tepat8Namun, jika Anda mengutamakan kecepatan dan biaya transaksi yang rendah, maka mungkin Anda perlu mempertimbangkan metode pembayaran lain9.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Selamat mencoba!

Baca Sekarang
selengkapnya
1 31 32 33 34 35 80

5 Langkah Awal Belajar Bisnis Online

Melalui media sosial, Anda sudah bisa mengembangkan bisnis secara online yang keuntungannya tidak kalah dari bisnis langsung. Namun, cara untuk memulai menjadi pebisnis daring tentunya tidak mudah. Banyak hal yang perlu disiapkan untuk rencana kedepannya. Untuk itu perlu manajemen yang benar-benar teratur agar bisnis tidak keteteran. Anda tidak perlu khawatir karena semua itu bisa di handle dengan mudah oleh moota.co yang menawarkan berbagai jasa menarik.

Inilah Tahapan yang Perlu Dilakukan Pemula untuk Berbisnis Daring

1. Menguatkan Niat dan Tekad

Hal pertama yang harus dilakukan tentunya mempersiapkan mental dan niat terlebih dahulu. Penting untuk menguatkan tekad dengan motivasi tinggi agar bisnis dapat dijalani dengan suka cita tanpa perasaan yang mengganjal. Dalam memulai bisnis online, perlu mengetahui alasan mengapa Anda tertarik memulai bisnis tersebut. Entah karena desakan ekonomi atau sekadar ingin mengisi waktu luang.

Jangan pernah menganggap remeh langkah pertama ini. Meskipun terkesan sepele, faktanya membangun bisnis dengan niat setengah-setengah tentunya tidak menghasilkan hal baik. Karena dalam proses jualan online dilakukan dengan tidak maksimal.

2. Mempersiapkan Modal dan Menentukan Barang

Langkah kedua yang perlu dilakukan adalah menyiapkan dana. Dengan begitu, Anda bisa tahu mempunyai budget berapa untuk memikirkan langkah selanjutnya dalam penentuan produk yang akan dijual.

Menentukan produk bisa meminta saran kepada teman atau keluarga yang sekiranya nanti dapat laku keras. Biasanya barang-barang yang dijual akan kalah saing dengan para pengusaha UKM yang telah terlebih dahulu mempunyai nama.

Apalagi jika pilihan produk yang ingin dijual sudah pasaran, maka perlu pintar-pintar memikirkan strategi. Toko online yang baik berarti bisa memikirkan bagaimana produknya dikenal luas oleh masyarakat. Misalnya dengan ciri khas pengemasan yang unik dan menarik.

3. Memahami Posisi dalam Usaha Online

Dalam melakukan bisnis daring, terdapat beberapa istilah yang mungkin masih asing bagi pemula. Misalnya seperti drop shipper, supplier, dan sejenisnya. Namun, kini telah tersedia moota.co yang semakin memudahkan Anda dengan membantu manajemen order, transaksi, dan masih banyak lainnya.

Nah, istilah yang paling sering di dengar di dunia bisnis daring yaitu reseller. Istilah ini merujuk kepada seseorang yang membeli produk kepada produsen untuk dijual kembali dengan mengambil keuntungan dan harus mempunyai stok barang.

Selain itu, terdapat pula istilah dropship yang memiliki arti cukup mirip. Perbedaannya, tidak perlu menyetok barang sehingga ketika ada pemesanan yang masuk itu akan secara langsung diteruskan ke supplier. Dengan begitu, kedua pihak akan mendapatkan keuntungan.

4. Membuat Lapak Website

Selanjutnya, Anda perlu membuat lapak bisnis sendiri dengan menghadirkan katalog. Katalog itulah yang nantinya memudahkan para pembeli untuk melihat barang jualan Anda. Apabila telah mendapatkan kepercayaan konsumen, maka Anda bisa mempertimbangkan bisnis untuk masuk ke tahap scale up. Salah satu tandanya yaitu ketika telah membutuhkan karyawan tambahan.

5. Menyediakan Rekening Penjualan

Jangan mencampurkan pendapatan online dengan uang pribadi. Karena nantinya akan susah menghitung laba bersih dari omzet yang telah ada. Oleh karena itu, kehadiran rekening khusus sangat diperlukan oleh setiap pebisnis daring.

Ditambah, dengan rekening khusus tersebut akan memudahkan Anda dalam mengelola keuangan. Sebab jika hasil pendapatan tidak dipisah menggunakan rekening terpisah pasti akan memusingkan sewaktu menghitung hasil yang diperoleh selama berjualan.

Itulah 5 tahapan awal yang diperlukan pemula dalam memulai bisnis daring. Dengan menggunakan jasa moota.co yang telah membantu lebih dari 7200 pebisnis daring diluar sana dalam memanajemen transaksi, pengecekan order, unlimited website, dan lain-lain. Keuntungan yang lebih menggiurkan ialah Anda bisa menghemat waktu dan mempercayakannya untuk diurus oleh jasa terpercaya ini.

Baca Sekarang

7 Ide Bisnis yang Bisa Dijalankan dari Rumah (Work from Home)

Dalam situasi yang penuh ketidakpastian seperti sekarang semua orang mengandalkan usaha masing-masing untuk bertahan hidup. Bayangkan saja semua perkantoran berhenti beroperasi, sekolah-sekolah ditutup, dan hanya penjual makanan saja yang diperbolehkan beroperasi. Jika berlangsung dalam waktu lama, akan terjadi bencana karena semua orang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Istilahnya saat dalam kondisi serba kekurangan, dapur harus terus ngebul.

Sebagai individu yang memiliki keahlian tertentu, terlebih kemampuan internet marketing, kita tidak boleh berpangku tangan begitu saja. Cobalah mencari ide bisnis yang bisa dijalankan dari Rumah. Berikut kami sampaikan di sini 7 Ide Bisnis Yang Bisa Dijalankan dari Rumah (Work From Home), ini informasinya :

1. Jasa Penerjemah

Saya yakin anda memiliki kemampuan berbahasa asing yang oke. Bahasa asing yang dikuasi bisa beragam mulai dari bahasa Jepang, Bahasa Jerman, Bahasa Korea, Hingga Bahasa Inggris, yang umum dikuasai. Di zaman modern seperti sekarang, kemampuan berbahasa Inggris mutlak diperlukan. Rupa-rupanya menjalankan jasa penerjemah menjadi opsi menguntungkan untuk mendulang rupiah. Menjalankan usaha ini tak mengharuskan anda pergi ke luar rumah, anda bisa mempromosikan jasa terjemahan melalui medsos atau jejaring sosial. Cobalah promosikan layanan terjemahan anda melalui jalur komunikasi online seperti whatsapp dan sebagainya.

2. Jasa Tulis Artikel

Punya kemampuan menulis artikel ? kini manfaatkan kemampuan anda ini untuk mendatangkan uang. Banyak sekali tema yang bisa anda pilih seperti otomotif, kesehatan, kecantikan, dan teknologi. Meski para blogger punya banyak website, banyak dari mereka yang tidak banyak waktu untuk menulis konten yang menjual. Dalam hal ini anda bisa menawarkan jasa tulis artikel kepada mereka. Kendati anda tetap bekerja dari rumah, ini tak berarti pendapatan anda stagnan. Dengan membuka jasa tulis artikel anda bisa berharap banyak untuk mendapatkan cukup penghasilan.

3. Jasa Desain Grafis

Punya kemampuan grafis yang jempolan meski skill menulis nya tidak begitu menonjol. Itu berarti dunia desain harus anda geluti. Silakan tawarkan jasa apa saja yang berkaitan dengan desain grafis. Dalam hal ini anda bisa menawarkan jasa membuat desain poster, kaos, sablon, dan logo merek. Di luar sana banyak sekali orang yang memerlukan jasa desain grafis. Ini adalah opsi yang cukup menjanjikan bagi anda.

Untuk bekerja membuat aneka desain grafis, anda harus mempunyai PC atau laptop. Berikut aplikasi grafis yang akan dipakai untuk membuat desain grafis berkualitas tinggi. Buatlah beberapa desain menarik sebagai contoh kemudian ditawarkan di beberapa forum jual beli desain di Internet. By the way tariff membuat desain dari orang luar lebih gede lho.

4. Membuka Toko Online

Katakanlah anda membuat beberapa situs toko online sebagai ganti aktivitas berjualan offline di pinggir jalan. Di masa pandemic ini, opsi membuat website olshop adalah opsi beralasan. Tentu harga jualnya pun lebih besar ketimbang berjualan offline. Kini manfaatkan skill anda dengan membuat website online shop, atau bahkan berjualan online.

Jika memilih berjualan online, anda bisa menjual berbagai produk di banyak marketplace lokal seperti Tokopedia, Marketplace Facebook, Lazada, Bukalapak, dan lain-lain. Jika berpendapat bahwa menjual produk di marketplace lokal itu sesuatu yang ribet dan memusingkan. Anda bisa menjual produk anda di forum chatting seperti Instagram dan whatsapp.

5. Jualan Pulsa dan Paket Internet

Aturan pemerintah mengharuskan kita untuk lebih banyak berada di rumah. Untuk menyiasati kondisi ini anda bisa mencoba jualan pulsa dan paket internet. Jualan pulsa dan paket internet sangat cocok karena anda bisa terus berada di rumah sambil mendulang uang yang cukup banyak. Pandemi korona membuat semua orang mencari ide bisnis rumahan, dan ini merupakan salah satunya.

6. Menjual Snack Kiloan

Ini adalah sebuah ide kreatif dan cocok dijadikan usaha rumahan. Banyak orang gemar dengan makanan kecil dan dari dulu tak pernah turun prospek penjualannya. Untuk memulai usaha ini pun tak perlu modal terlalu banyak, namun sudah pasti harus punya kenalan supplier snack. Kalau bisa supplier tersebut harus seseorang yang sudah anda kenal baik sehingga anda bisa membeli produk mereka dengan harga murah.

7. Menjadi Youtuber

Menjadi youtuber kini bisa dilakukan selama masa wfh ini. Buatlah video-video yang keren dan bermanfaat kemudian upload ke youtube. Jangan lupa membuat akun youtube nya dan kumpulkan subscriber yang banyak, lalu datangkan traffic ke semua video anda hingga anda menjadi youtuber jutawan.

Itulah beberapa ide bisnis yang bisa dengan mudah anda jalankan dirumah, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

Baca Sekarang

Indikator Bisnis Siap untuk melakukan Scale Up

Jarak antara kesuksesan dengan harapan tidaklah terlalu jauh. Ketika anda mengharapkan sebuah keberhasilan maka tidak lain yang anda perlukan adalah sebuah kerja keras. Upaya nyata yang dilakukan untuk mencapai semua keberhasilan itu. Namun jika anda tidak begitu berpengalaman dalam menjalankan bisnis, di sini kami akan memberi panduan yang pasti anda perlukan.

Pertama-tama kita akan membahas isu bisnis startup sebagai permulaan dari bahasan ini. Anda tahu sebuah startup memulai bisnis dalam skala kecil, dengan personel yang jumlahnya masih bisa dihitung dengan jari, yang tentu berbeda jauh dengan bisnis berskala lebih besar dengan personel yang jumlahnya ratusan. Kalau bisnis anda sudah berada di fase ini, maka bisnis itu sudah waktunya untuk dikembangkan (scale up).

Ketika melihat bahwa upaya untuk melakukan scale up diperlukan. Pemilik bisnis tidak harus secara penuh mengontrol segalanya karena justru yang diperlukan di sini adalah sebuah sistem bisnis yang memungkinkan segalanya berjalan secara otomatis. Meski begitu anda harus bisa menentukan kapan sebuah bisnis memerlukan scale up.

Jika ingin menghemat biaya dengan terus membiarkan bisnis yang kita jalankan berada dalam skala kecil terus menerus itu bisa saja dilakukan oleh semua orang. Namun tidak puas rasanya menjalankan bisnis jika skalanya masih seperti itu-itu saja. Dalam hal ini sebagai upaya mengembangkan bisnis diperlukan biaya untuk menambah gaji karyawan, membeli peralatan baru.

Scale up diperlukan ketika pemilik bisnis melihat bahwa pada sebuah titik, terjadi peningkatan beban kerja karyawan hingga biaya operasional karena permintaan yang terus meningkat dan daripada itu, sekali lagi, segalanya perlu penyesuaian.

Berikut Adalah Indikasi Bisnis Kecil anda harus di Scale UP

a. Saat Beban Kerja Karyawan Meningkat

Tak dirasa kini dalam sebulan permintaan terhadap produk yang anda jual meningkat beberapa persen dan ini membuat karyawan harus bekerja ekstra keras untuk memenuhi semua permintaan itu. Dalam hal ini ada banyak langkah baru yang perlu dilakukan antara lain dengan mengikut sertakan freelancer dalam lini produksi, agar beban kerja karyawan bisa dikurangi. Meskipun begitu opsi ini bisa jadi malah membuat anda menggelontorkan biaya tambahan.

Sesekali tanyalah karyawan, seperti apa kini beban kerja mereka. Mereka pasti memberi jawaban kendati jawabannya itu sifatnya subyektif. Tetapi jika secara umum menjawab bahwa mereka telah bekerja melebihi apa yang seharusnya mereka lakukan, ini berarti scale up adalah satu-satunya opsi yang harus dilakukan. Dengan scale paling tidak terjadi pengurangan beban kerja karyawan anda.

b. Saat Sistem Sudah Kurang Efektif

Beban kerja biasanya berkaitan dengan sistem yang kita gunakan. Salah satunya adalah teknologi pendukung. Contohnya misal lembaga donasi yang sedang mengumpulkan uang secara online. Jika kita mengumpulkanya manual dan mengecek mutasi secara satu-satu, tentu akan sangat lama dan membuang banyak waktu.

Berbeda dengan lembaga donasi yang sudah menggunakan sistem autoconfirm, misalnya integrasi website dengan sejoli dan moota. Setiap orang yang melakukan donasi akan otomatis di konfirmasi, dihitung dan ditotalkan. Kita mudah untuk melihat laporan keuangan yang telah dikumpulkan.

Itulah mengapa sistem juga perlu diperhatikan ketika bisnis mulai kewalahan dalam mehandle beban kerja.

c. Memilih Model Penjualan yang Pas

Ketika bisnis yang dijalankan telah mencapai usia beberapa tahun ini mengindikasikan bahwa tidak ada lagi fase coba-coba dalam operasional bisnis anda. Semua personel sudah betul-betul paham seperti apa seharusnya mereka menghandle calon pelanggan di semua tahap, setelah itu melakukan personalisasi di tahap lebih lanjut. Apabila semua tahapan bisa dijalankan dengan lancar dan semua proses berulang, itu menjadi pertanda bahwa bisnis yang dijalankan siap dibawa ke audiens yang lebih besar. Banyak segmen pun bisa diperhitungkan dengan seksama.

Apabila model penjualan terbaik untuk bisnis tidak bisa begitu saja ditentukan oleh anda. Barangkali sebuah dasar kuat bisa diciptakan untuk diterapkan oleh anda bersama tim. Harus ada fondasi kokoh yang memiliki langkah-langkah konkrit, jelas, dan semua bisa memahaminya sebagai sebuah tindak lanjut untuk lebih maju.

Baca Sekarang

Tips Manajemen Bisnis UKM Skala Menengah Kebawah

Anda berpikir bahwa bisnis berskala UKM tidak memerlukan manajemen, maka pemikiran anda itu keliru. Dalam bisnis berskala apapun itu, manajemen tetaplah diperlukan karena merupakan upaya yang dilakukan secara kolaboratif untuk mencapai target tertentu. Jika manajemen tidak ada, bisnis bisa tumbang dalam waktu singkat. Karena itu untuk mengembangkan bisnis skala UKM, harus diaplikasikan manajemen yang benar.

1. Upaya Memperhatikan Manajemen

Yang kami maksudkan dengan manajemen, tidak hanya merujuk pada hal tertentu saja tetapi mencakup banyak hal. Daripada itu jika posisi anda sebagai manajer, atau pemilik bisnis, anda harus memikirkan banyak hal. Alasannya karena manajemen berkaitan erat dengan jatuh bangunnya sebuah bisnis. Manajemen yang harus diperhatikan meliputi manajemen keuangan, manajemen pegawai, resiko, manajemen produksi dan pemasaran, hingga manajemen pengembangan.

Semua manajemen tadi memerlukan perhatian yang baik. Semua poin terkait aspek manajemen di atas harus diperbaiki jika terlihat ada kekurangan. Jika kondisinya sudah baik, lakukanlah kontrol dan pengawasan. Ini bermanfaat untuk memudahkan pengelolaan bisnis, agar keuntungan bisa lebih maksimal.

2. Manajamen Keuangan

Dalam tata kelola keuangan di bisnis yang anda jalankan, harus dibedakan antara uang bisnis dengan uang pribadi. Mencampur adukkan keduanya bisa berkibat fatal. Dalam manajemen ini anda harus mempunyai catat dari seluruh transaksi yang terjadi, barang masuk dan keluar. Dan seterusnya. Cek laba yang didapat oleh perusahaan. Karena perusahaan terus berkembang, akan semakin kompleks pula sistem keuangan yang dijalankan. Di sini diperlukan akuntan, pengawas, dan seterusnya.

3. Manajemen Sumber Daya Manusia

Untuk memaksimalkan Sumber Daya Manusia di bisnis anda, perlu juga manajemen SDM. Hal ini bisa lebih dispesifikan lagi melalui penjenjangan pendidikan dari pegawai. Untuk melakukan persaingan sehat, anda perlu berinovasi. SDM harus secara kontinyu diberi pelatihan agar kinerjanya makin produktif.

4. Manajemen Resiko

Akan selalu ada resiko dibalik bisnis UKM anda. Untuk meminimalisir resiko, analisalah masalah dan resiko yang mungkin terjadi. Upaya ini harus dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan keruginan finansial yang bisa diderita oleh bisnis anda. Manajemen resiko bentuknya bisa cukup beragam dan ini ditentukan oleh resiko yang menjadi perhatian anda.

5. Manajemen Pemasaran

Soal pemasaran tidak hanya terbatas pada upaya mendistribusikan barang hingga sampai di tangan konsumen, tapi juga memperhatikan kesesuaian antara apa yang diinginkan oleh pasar dengan apa yang ditawarkan oleh anda. Hal lainnya yang termasuk ke dalam manajemen pemasaran adalah masalah iklan, sosialisasi, dan banyak lagi yang lainnya. Waktu, tenaga, dan dana bisa dihemat dengan baik jika anda memiliki manajemen pemasaran yang hebat. Contoh kasusnya seperti ini, di sebuah hotel, sikat gigi dibuat dengan kualitas yang tidak begitu baik dan hanya bisa bertahan tak lebih dari 1 minggu. Ditilik dari manajemen pemasaran, ini adalah opsi yang tepat, memilih produk berkualitas rendah tapi tepat guna.

6. Manajemen Produksi

Katakanlah anda sudah punya sebuah produk yang dijual. Bicara mengenai produk berarti berbicara juga masalah kualitas. Apakah produk yang anda buat itu merupakan produk homogen atau heterogen tak jadi soal, hanya saja, berikanlah sesuatu yang pasti berkualitas. Merupakan sebuah kewajiban bagi bisnis skala UKM untuk memberikan produk berkualitas. Lebih dari itu, produk yang dikeluarkan bisnis UKM harus memiliki standarisasi yang bisa meningkatkan mutu produk.

Baca Sekarang

Meningkatkan Omzet Jualan Online dengan Teknik Crosselling dan Upselling

Pengertian dari Cross Selling

Rupa-rupanya berjualan barang juga ada seninya lho dan salah satunya adalah teknik Cross Selling ini. Dahsyat sekali efek dari teknik cross seliing ini karena bisa melipatgandakan hasil penjualan. Betapa tidak, kita ambil contoh kasus di sebuah retail kecil di mana setelah anda selesai membayar barang di kasir, si petugas kasir dengan serta merta menawarkan barang lainnya dengan kalimat “Mau sekalian dengan pulsanya pak?”…

Contoh kasus lainnya adalah saat kita makan di sebuah gerai cepat saji, pada mulanya mungkin kita hanya ingin membeli daging ayam saja, tapi ketika tidak sengaja melihat ada produk lainnya yang menari, dengan serta merta anda pun kemudian membeli es kopi berikut salad nya. Dengan ini anda beralasan bahwa itu membuat perut cepat kenyang tanpa harus mampir ke gerai makan lainnya.

Kasus lainnya yang tak kalah menarik adalah ketika anda pergi ke warung internet di mana ketika berada di sana bukan Cuma paket internet saja yang ditawarkan tetapi juga makanan dan minuman enak yang akan menemani ketiak anda asyik berselancar di internet. Atau saat anda mampir ke warung makan untuk membeli masakan di sana. Tadinya anda hanya ingin membeli tempe goreng dan sayur bayam saja tapi secara tiba-tiba mendapat penawaran lainnya dari penjual “mau sekalian ikan bumbunya pak ?” hal seperti ini sering luput dari perhatian tapi pada dasarnya ini adalah sebuah bentuk promosi cross selling.

Pengertian dari Up Selling

Nah arti dari teknik up selling lain sekali dengan teknik cross selling. Menggunakan teknik up selling berarti ketika anda menawarkan barang kepada konsumen, anda akan menyertainya dengan hal lain seperti fakta manfaat, keunggulan dari produk tersebut, hingga garansi yang diberikan kepada pembeli sehingga mereka merasa diuntungkan. Lebih jelasnya, teknik up selling adalah seni menjual sebuah produk A dan agar penjualan lebih meningkan dijadikanlah produk itu A+, A++ dan seterusnya.

Dengan teknik Up Selling, penjual berusaha menonjolkan sebuah produk yang memang sudah jadi incaran pembeli. Penjual menekankan lagi betapa produk itu layak dibeli dengan menjelaskan kelebihan-kelebihannnya meski tujuannya tetap sama dengan cross selling, agar pembeli membayar untuk membeli produk tertentu.

Contoh kasusnya seperti ini, di satu kesempatan anda pergi ke sebuah gerai komputer untuk membeli flashdisk berkapasitas 4 GB, namun sesampainya di sana, penjual memberi pertimbangan lebih bahwa flashdisk 8 GB jauh lebih bermanfaat karena kapasitas daya tampungnya yang jauh lebih besar, dengan pertimbangan itu pula anda memilih membeli flashdisk berkapasitas 8 GB.

Kasus kedua contohnya seperti ini. Pada mulanya ketika mempunyai sejumlah uang, anda memutuskan untuk membeli sebuah laptop dengan spesifikasi sesuai keinginan. Namun sesampainya di sana, penjual malah memberi arahan bahwa produk B harganya jauh lebih murah dengan spesifikasi yang tak kalah hebat dengan produk A yang tadinya anda inginkan. Akhirnya setelah berpikir masak-masak, anda pun memilih membeli produk B yang dikenal lebih awet dan jempolan.

Anda terhitung sering membeli produk digital ? Karenanya anda pasti sudah familiar dengan up selling. Sebuah kondisi di mana penjual sering menjual produknya dalam beberapa segmen harga. Yang pertama dengan harga normal, kemudian harga kedua dan ketiga dengan produk sejenis tetapi disertai bonus extra mulai dari bonus bergabung dengan group tertentu sampai live video.

Bagaimana Agar Proses Cross dan Up Selling Lancar?

Seiring dengan meningkatnya omzet, tentu transaksi pun bertambah. Jika kita mengecek transfer atau mutasi secara manual tentu kita akan kesulitan dan banyak membuang waktu.

Nah, agar lebih produktif dan cepat dalam melakukan upscale bisnis, kita bisa menggunakan website toko online yang sudah terintegrasi sistem automasi. Misalnya Woocommerce, Berdu atau Orderonline. Semua flatform tersebut telah mendukung sistem moota yang canggih untuk mengelola transaksi anda.

Semakin kita pintar memanfaatkan teknologi, tentu kita dengan mudah untuk meningkatkan omzet bisnis online kita.

Baca Sekarang

Tips Agar Toko Online Laris Manis Banyak Kunjungan

Anda termasuk pemain baru di dunia bisnis online ? Tak perlu takut bisnis anda kalah karena persaingan karena di sini saya akan membagi Tips Agar Toko Online Laris Manis Banyak Kunjungan. Pantau terus konten artikel di website ini karena akan anda dapati banyak informasi menarik dan bermanfaat, terutama untuk membangun bisnis online yang profitable.

Sebagai sebuah bisnis, apapun strategi yang anda mainkan, strategi itu haruslah tepat dan efektif agar bisa survive dalam persaingan bisnis yang sengit. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjadikan bisnis anda lebih produktif sekaligus menguntungkan, yaitu :

1. Membangun Traffic

Satu hal penting dan menjadi kebutuhan utama dalam menjalankan bisnis online adalah mencari sumber traffic. Traffic atau pengunjung toko online sumbernya bisa dari saja dan ini berguna untuk membuat toko online anda terekspose di dunia online. Jika traffic harian toko online anda makin besar dari hari ke hari, kemungkinan untuk meningkatkan penjualan pun semakin besar. Traffic bisa diperoleh melalui :

a. Berpromosi ke teman dan keluarga

Siapapun itu, teman atau keluarga, bisa menjadi sumber traffic yang bagus. Karena itu berpromosilah ke orang-orang terdekat untuk membantu meningkatkan traffic di toko online anda.

b. Membuat Postingan di Akun Medsos

Saat ini forum dan group facebook, komunitas online, dan lain-lain, bisa menjadi alat untuk meperkenalkan eksistensi toko online anda. Link toko online anda bisa dishare di forum-forum media sosial.

c. Melalui Iklan Berbayar

Karena platform media sosial ada yang menyediakan format prmosi dengan beriklan, anda bisa memanfaatkan opsi ini untuk mendatangkan traffic yang lumayan. Saat ini yang sedang digandrungi adalah flatform facebook ads dan goodle ads. Bisa juga langsung beriklan di marketplace lokal seperti Tokopedia dengan menyesuaikan kategori produk yang anda jual. Terus update informasi yang diberikan oleh pihak marketplace melalui fitur berbayar yang mereka sampaikan.

2. Membuat dan Menyebar Konten Menarik

Saat merumus sebuah konten postingan, sertakan juga tagline atau hashtag dalam postingan itu. Setelah nanti konten itu selesai dibuat, anda bisa menyasar konten tadi ke semua audience toko online anda. Agar seluruh audience bisa anda targetkan, lakukanlah cara-cara berikut :

a. Dengan Menggunakan Endorser

Secara khusus anda menggunakan sistem endorse untuk mempromosikan produk tertentu dengan memilih seorang fublik figur. Para endorser yang dipilih biasanya memiliki follower yang cukup banyak. Silakan promosikan secara luas semua produk milik anda dengan memanfaatkan jasa mereka. Selain itu, para endorser akan sering meminta pengikut mereka untuk membeli produk yang anda jual.

b. Melalui Program Partnership

Anda bisa mencoba program partnership dengan bekerjasama dengan toko-toko online lainnya. Mereka yang anda ajak kerjasama akan mempromosikan produk atau toko online anda. Dengan cara ini anda bisa menyasar calon konsumen yang sebelumnya dimiliki oleh partner bisnis anda.

3. Melakukan Evaluasi dan Peningkatan

Ketika semua langkah tadi berhasil dilakkan oleh anda dan rekan, pastikan untuk selalu melakukan evaluasi terhadap langkah-langkah yang telah dijalankan. Ini sebagai cara untuk memastikan bahwa semua langkah yang dipilih sudah sesuai dengan visi-visi anda. Jika ternyata masih ditemukan beberapa kelemahan, cobalah untuk mengevaluasi strategi itu. Kini sebagai penjual anda tak perlu takut kehilangan calon konsumen atau kalah bersaing. Semoga semua langkah di atas bisa membantu dan bisnis anda terus berkembang.

Baca Sekarang

Tips Menjalankan Bisnis Sampingan melalui Bisnis Online

Beberapa orang memulai bisnis online karena berbagai alasan. Bisa jadi anda memulai sebuah bisnis online karena merasa bahwa penghasilan utama anda di kantor tidak mencukupi, bisa juga memulainya karena merasa ingin mengikuti trend dan sebagainya. Lebih dari itu, di sini saya mencoba untuk berbagi Tips menjalankan Bisnis Sampingan Melalui Bisnis Online yang terbukti efektif dan menjadi andalan. Bukan tak mungkin usaha sampingan ini bisa dijadikan bisnis utama anda.

Ada banyak pebisnis online yang telah sukses menjalankan bisnisnya ini. Kita bisa mempelajari kesuksesan mereka. Dan mengenai pilihan bisnis, ada berbagai niche bisnis online yang bisa dijalankan. Tentu jenis bisnis online yang dipilih harus yang realistis dan secepatnya dirintis dari nol.

1. Mencari Inspirasi Bisnis

Ketika mulai berpikir untuk menjalankan bisnis online anda mulai berpikir tentang produk apa yang ingin dijual. Layaknya usaha dagang offline, berjualan online pun memerlukan produk tertentu untuk dijual. Produk tersebut bisa diriset, dan merupakan sebuah produk yang laku dipasaran karena dicari orang banyak. Inspirasi mengenai masalah ini bisa diperoleh dari keluarga atau teman ketika sedang berkumpul. Cobalah dengar apa yang diutarakan oleh masing-masing dari mereka. Setelah itu cobalah mencari di mana produk tersebut bisa diperoleh, kalau bisa dapatkan supplier yang memberi harga murah. Di tahap permulaan ini, cobalah untuk memahami apa yang dibutuhkan oleh publik.

2. Memilih Produk Yang Akan Dijual

Mendapatkan info soal pilihan produk dari keluarga dan teman sangat inspiratif. Namun jika anda tak punya banyak waktu untuk ngobrol-ngobrol, bisa juga meriset produk dengan kata kunci di mesin pencari. Dalam hal ini bisa dicoba mencari produk dengan kata kunci. Semakin banyak orang yang mencari sebuah produk, itu berarti produk itulah yang anda butuhkan. Kendati begitu harus diingat bahwa memasarkan produk tersebut tidak akan mudah karena sudah ada kompetitornya. Sebagai antisipasi, anda bisa memilih dua jenis produk yang sifatnya durable, ngetren, dan long time. Produk itu harus selalu dibutuhkan oleh konsumen.

3. Pilihan Sistem Jual Beli

Anda sangat beruntung sekali jika melek teknologi. Teknologi digital saat ini memudahkan banyak orang untuk mencari berbagai informasi. Kini kita bisa dengan mudah mencari produk up to date untuk selanjutnya dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan. Soal pilihan sistem jual beli yang kini sedang digandrungi adalah sistem dropship. Sistem dropship tak mengharuskan seorang dropshipper untuk menyetok barang atau memproses barang ketika muncul orderan. Semua itu akan dihandle oleh supplier, bahkan hingga pengepakan dan pengiriman barang.

4. Membangun Sebuah Website

Kalau anda menginginkan bisnis online yang bisa survive dalam berbagai kondisi dan tidak sepenuhnya mengandalkan sistem dropship. Anda bisa membangun sebuah website di mana anda bisa menyetok sendiri barang di rumah dan mengurus sendiri pengemasan hingga pengiriman barang. Di mata konsumen, sistem ini bisa menjadikan anda terlihat lebih kredibel. Untuk keperluan ini mulailah membangun sebuah website sebagai etalase barang anda di dunia online. Website itu hampir mirip dengan SPG online yang terus menawarkan barang anda tanpa henti kepada pembeli potensial.

5. Menggunakan Jaringan Media Sosial

Ketika anda selesai membangun website online shop di dunia maya, kini tiba waktu untuk mengnformasikan perihal website itu kepada khalayak. Percuma saja anda membangun sebuah website dengan biaya besar jika tak seorang pun tahu bahwa website anda itu ada. Hadirnya berbagai media sosial dewasa ini adalah berkah tersendiri untuk anda karena bisa menjadi media promosi gratis. Silakan memakai media sosial sebagai tempat promosi andalan yang menguntungkan.

Baca Sekarang

Mengenal Hukum Pareto, agar Bisnis Semakin Efisien

Prinsip atau Hukum Pareto diinisiasi oleh Vilfredo Pareto, seorang ekonom asal italia, di tahun 1906. Ia mendapati bahwa di italia, kepemilikan tanah di Italia, hingga 80% dimiliki oleh sekitar 20% dari populasi di Italia. Daripada itu, Pareto mengembangkan prinsip-prinsipnya dengan asumsi bahwa hampir sebanyak 20% dari kacang polong di kebunnya mengandung 80% keseluruhan dari semua kacang polong. Dan dalam perjalanannya nanti, dikenallah prinsip 80:20 pada tahun 1940 sebagai sebuah distribusi dari hukum kekuatan khusus, kita mengenalnya dengan istilah hukum pareto yang analisis-analisis nya didasarkan pada kualitas hingga cacat produksi yang diperkenalkan oleh Joseph M. Juran, seorang konsultan.

Dalam Teori Pareto dikatakan bahwa untuk banyak kejadian, hingga 80% dari efek yang diperoleh, 20% dikarenakan oleh penyebabnya sehingga dikenal juga dengan aturan 80-20. Joseph M. Juran dikenal sebagai orang pertama yang mengajukan prinsip ini yang menamakan prinsipnya berdasarkan pemikiran ekonomi Italia, Vilfredo Pareto yang di tahun 1906 melakukan pengamatan bahwa 20% dari seluruh populasi menjadi pemegang pendapatan di Italia, hingga 80%. Tetapi dalam realitasnya, terdapat sejumlah faktor di dunia bisnis yang menjadikan teori ini sangat solid. Kendati begitu kita tidak boleh begitu saja mengaplikasikan semua itu pada aktivitas yang kita lakukan. Simak saja contoh berikut ini :

Sekarang cobalah anda bertanya pada seorang manajer makanan dan minuman di sebuah restoran tentang menu yang paling diminati (paling laku), di restorannya itu. Boleh jadi, dari seluruh menu di situ, secara rata-rata, hanya 20% nya saja yang laku keras terjual. Dan istimewanya lagi, ke 20% dari menu itu menjadi penyumbang pemasukan terbesar bahkan hingga 80% dari seluruh pendapatan di restoran itu.

Nah kini anda bisa mencoba mengecek sendiri market share anda. Boleh jadi total 20% dari semua pelanggan anda mengasilkan total pendapatan anda.

Anda bisa melakukan aktivitas promosi yang sangat beragam mulai dari berpromosi di radio, di Koran, memasang billboard, flier, dan lain-lain. Selebihnya anda bisa mencatat atau membuat statistik yang menjelaskan sumber traffic (tamu) sebagai sumber informasi di mana konsumen mendapatkan info mengenai usaha anda. Bukan tak mungkin, hingga 80% dari para tamu itu akan merujuk pada satu hingga dua dari aktifitas advertising anda yang ketika anda coba bandingkan hanya mewakili 20% dari seluruh kegiatan promosi anda.

Sama halnya dengan sumber traffic di website bisnis anda. Tak jarang kita menemukan dalam log kita, hanya sebanyak 20% dari seluruh keyword yang tersedia yang berkonstribusi prositif terhadap share traffic kita (sebanyak hingga 80%).

Tapi kendati begitu, kita berhipotesis sekali lagi bahwa secara harfiah, teori ini tak bisa anda artikan begitu saja. Semisal jika kita katakana bahwa sebanyak 20% karyawan melakukan 80% pekerjaan. Ketika anda meyakini fakta dari teori ini secara membabi buta, itu akan membuat dinamika kerja perusahaan terganggu. Boleh jadi KPI (Key ferformance indicator) menjadi alat ukur yang lebih sesuai.Kita tidak mempunyai hak untuk menghakimi bahwa teori pareto yang telah banyak diterapkan sebagai sesuatu yang valid selain sebagai upaya efisiensi semata. Semisal di beberapa manajemen dan aplikasinya, sering digunakan hukum pareto dan ternyata berhasil. Semisal ketika sepuluh aktivitas yang mutlak perlu dilakukan dibuat dalam rangka menambah kontrol kualitas (quality control), maka hanya dua saja dar sepuluh daftar aktifitas tadi yang kita gunakan.

Baca Sekarang

Apa Perbedaan Reseller dan Dropshipper?

Menjadi orang dewasa berarti kita memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Termasuk dalam hal tanggung jawab keuangan. Kita kini bertanggung jawab untuk tidak lagi tergantung kepada orang tua. Otimatis kita harus melirik beberapa peluang bisnis antara lain dengan menjadi reseller atau dropshipper. Secara umum baik reseller maupun dropshipper ada persamaannya, keduanya merujuk ke usaha dagang. Banyak dilakukan sebagai usaha sampingan. Meski begitu, dua istilah ini ternyata banyak bedanya lho. Dan dalam postingan ini kita sengaja membahas Perbedaan Reseller dan Dropshipper. Apa perbedaan spesifiknya, simak penjelasannya berikut ini :

1. Cara Kerja Sebagai Pembeda Antara Reseller dengan Dropshipper

Cara kerja dari sistem bisnis ini bisa menjadi pembeda yang spesifik. Bisa dikatakan usaha reseller itu serupa dengan pedagang. Reseller harus terlebih dulu membeli barang/nyetok barang dengan cara membeli dari supplier, setelah itu menjualnya kepada konsumen. Beda halnya dengan dropshipper yang bekerja dengan menawarkan dulu barang kepada konsumen, baru nanti setelah ada orderan masuk, pemesanannya diberikan langsung ke distributor atau supplier. Nantinya supplier atau distributor itulah yang mengurus orderan itu lalu mengirim barangnya ke konsumen.

2. Unsur Modal Sebagai Pembeda Antara Reseller dengan Dropshipper

Dari segi modal, tentu saja dropshipper lebih unggul karena sama sekali tidak memerlukan modal. Alasannya karena seorang dropshipper hanya bertugas menawarkan barang saja kepada konsumen tanpa harus membelinya. Berbeda dengan reseller di mana ketika memulai menjalankan bisnisnya memerlukan sejumlah modal untuk membeli barang.

3. Segi Keuntungan Sebagai Pembeda Antara Reseller dengan Dropshipper

Menyimak perbedaan antara reseller dengan dropshipper dari segi keuntungan adalah pembahasan yang menarik. Dalam hal ini tentu seorang reseller memiliki kemungkinan untuk mendapat untung lebih besar karena bisa membeli barang dengan harga sangat murah untuk kemudian dijual dengan harga mahal sesuka hatinya. Beda halnya dengan dropshipper di mana harga barang sudah dipatok oleh penjual sehingga margin keuntungannya terbatas.

4. Faktor Resiko Sebagai Pembeda Antara Reseller dengan Dropshipper

Bekerja menjadi reseller atau dropshipper tak berarti bahwa di sini tidak ada resikonya. Dua pekerjaan ini memiliki beberapa konsekuensi. Semisal ketika seorang dropshipper mendapatkan orderan dalam jumlah banyak namun setelah dikonfirmasikan ke supplier atau distributor ternyata stok barang sedang tidak ada. Begitu pula dengan reseller yang bisa menghadapi resiko, namun berbeda dengan dropshipper. Stok barang yang dimiliki oleh reseller bisa saja tidak laku dalam waktu lama hingga beberapa bulan sebelum ada orderan masuk dan barangnya itu terjual.

5. Aspek Pelayanan Sebagai Pembeda Antara Reseller dengan Dropshipper

Antara reseller dengan dropshipper sistem pelayanannya kepada konsumen tentu tidak sama. Seorang reseller ketika mendapat pesanan barang, ia akan bekerja sendiri memproses pesanan tersebut dengan mengepak sendiri, lalu mengirim sendiri barang pesanan tersebut ke tukang paket. Dalam hal ini pengemasan hingga biaya kirim menjadi urusan dari reseller tersebut. Beda halnya dengan dropshipper di mana ketika terdapat pesanan barang, ia akan menyerahkan list orderan barang itu kepada supplier atau dropshipper. Dalam hal ini masalah pengemasan barang dan pengiriman barang pun menjadi tanggung jawab supplier.

Oke itu tadi Perbedaan Reseller dan Dropshipper yang bisa saya sampaikan di sini. Semoga dengan membaca artikel ini anda bisa menentukan pekerjaan mana yang cocok untuk anda pilih. Lebih dari itu, pastikan juga bahwa anda sudah siap dengan semua konsekuensi dari masing-masing pekerjaan ini.

 

 

 

Baca Sekarang
1 31 32 33 34 35 41
hello world!
Moota merupakan aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram