Pentingnya Membangun Loyalitas Pelanggan

Loyalitas pelanggan adalah salah satu faktor paling penting dalam menjaga kelangsungan bisnis di tengah persaingan yang semakin ketat. Sobat, bayangkan ini: bisnis yang bisa membuat pelanggan datang kembali bukan hanya sekadar menawarkan produk atau layanan, tetapi juga membangun hubungan yang penuh kepercayaan dan kenyamanan. Nah, di sinilah pentingnya membangun loyalitas pelanggan. Jadi, dalam artikel ini, kita akan ngobrol santai tapi profesional tentang bagaimana Sobat bisa meningkatkan loyalitas pelanggan dan strategi apa yang bisa diterapkan.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi dunia pentingnya membangun loyalitas pelanggan dan bagaimana strategi-strategi sederhana dapat membuat pelanggan betah berada di sisi Anda. Plus, simak juga cara aman dan efisien untuk mengelola transaksi pelanggan dengan Moota.co, solusi terpercaya untuk cek transaksi otomatis, terutama dalam urusan bank transfer. Oh iya, nanti juga bakal ada tips soal pengelolaan transaksi pelanggan dengan lebih efisien pakai Moota.co!

Apa Itu Loyalitas Pelanggan?

Sebelum kita melangkah lebih jauh, mari kita bahas dulu, apa sih loyalitas pelanggan itu? Jadi, Sobat, loyalitas pelanggan adalah keinginan pelanggan untuk tetap menggunakan produk atau layanan dari bisnis Sobat dalam jangka waktu yang lama, bahkan di tengah persaingan yang ketat. Loyalitas ini tidak muncul begitu saja. Ia terbentuk melalui proses panjang yang melibatkan kualitas produk, pengalaman positif, serta bagaimana Sobat memperlakukan pelanggan.

Setiap kali Sobat berhasil membuat pelanggan merasa puas, nyaman, dan diperhatikan, Sobat sedang membangun dasar yang kuat untuk loyalitas. Ini penting, karena pelanggan yang loyal biasanya akan terus kembali dan bahkan merekomendasikan bisnis Sobat kepada orang lain. Pada akhirnya, bisnis yang memiliki pelanggan setia cenderung lebih stabil dan tahan terhadap guncangan ekonomi.

1. Kualitas Produk atau Layanan Adalah Kunci

Pertama dan paling penting, kualitas produk atau layanan Sobat harus top-notch. Ini adalah fondasi dari segala hal. Kalau produk atau layanan Sobat tidak memenuhi ekspektasi pelanggan, sulit untuk membuat mereka kembali. Jadi, pastikan kualitas selalu terjaga dan bahkan ditingkatkan. Kualitas yang konsisten dan tinggi adalah langkah pertama untuk meraih loyalitas pelanggan.

2. Layanan Pelanggan yang Ramah dan Responsif

Layanan pelanggan adalah cerminan dari bagaimana Sobat menjalankan bisnis. Pelanggan senang ketika mereka merasa didengarkan dan dibantu dengan cepat. Jadi, pastikan Sobat punya tim layanan pelanggan yang ramah, sabar, dan cepat tanggap. Mereka adalah jembatan antara Sobat dan pelanggan, dan bagaimana mereka berinteraksi bisa sangat memengaruhi pengalaman pelanggan.

Misalnya, ketika ada keluhan atau pertanyaan, tanggapi dengan cepat dan beri solusi yang jelas. Ini akan membuat pelanggan merasa dihargai dan diperhatikan. Di sinilah Sobat bisa mencuri hati pelanggan—dari cara Sobat menangani masalah mereka.

3. Program Reward dan Loyalty Points

Siapa sih yang gak suka reward? Sobat, dengan memberikan reward atau program poin loyalitas, Sobat bisa memberikan insentif kepada pelanggan untuk terus kembali. Misalnya, Sobat bisa menawarkan diskon khusus atau bonus produk setiap kali pelanggan melakukan pembelian tertentu. Program ini tidak hanya membuat pelanggan merasa diuntungkan, tetapi juga menciptakan perasaan eksklusivitas.

Sobat bisa mulai dengan program sederhana seperti memberikan poin setiap kali mereka melakukan pembelian, yang nantinya bisa ditukarkan dengan produk atau layanan gratis. Atau mungkin diskon spesial untuk pelanggan yang sering berbelanja? Gak harus mahal-mahal, yang penting mereka merasa dihargai dan ingin terus mendukung bisnis Sobat.

4. Personalisasi Layanan Berdasarkan Data Pelanggan

Dengan kemajuan teknologi, Sobat sekarang punya akses ke data pelanggan yang bisa digunakan untuk personalisasi layanan. Misalnya, Sobat bisa mengirimkan rekomendasi produk atau layanan berdasarkan riwayat pembelian mereka. Ini akan membuat pelanggan merasa Sobat benar-benar mengenal kebutuhan mereka.

Analisis data juga bisa membantu Sobat memahami perilaku pelanggan dengan lebih baik. Jadi, Sobat bisa menawarkan promosi atau layanan yang lebih relevan dan sesuai dengan preferensi mereka. Personalisasi ini bisa menjadi kunci untuk membuat pelanggan merasa lebih dekat dengan bisnis Sobat, sehingga mereka merasa lebih sulit untuk beralih ke kompetitor.

Dampak Positif Loyalitas Pelanggan

Setelah Sobat menerapkan berbagai strategi tadi, dampaknya bisa sangat besar dan positif bagi bisnis Sobat. Loyalitas pelanggan tidak hanya tentang retensi, tapi juga bisa memberikan dampak yang lebih luas.

1. Meningkatkan Retensi Pelanggan

Pelanggan yang puas dan loyal akan kembali lagi dan lagi. Ini artinya, Sobat gak perlu terlalu repot mencari pelanggan baru terus-menerus. Sebenarnya, mempertahankan pelanggan yang ada jauh lebih hemat biaya dibandingkan harus mendapatkan pelanggan baru.

2. Promosi Gratis dari Pelanggan Setia

Pelanggan yang loyal sering kali akan merekomendasikan bisnis Sobat ke teman, keluarga, atau bahkan di media sosial. Ini adalah bentuk promosi gratis yang sangat berharga. Testimoni dari pelanggan setia juga bisa meningkatkan kredibilitas bisnis Sobat di mata calon pelanggan baru.

3. Meningkatkan Penjualan

Loyalitas pelanggan berbanding lurus dengan peningkatan penjualan. Pelanggan yang setia cenderung melakukan pembelian lebih sering dan dalam jumlah yang lebih besar. Mereka sudah percaya pada kualitas produk atau layanan Sobat, sehingga mereka merasa nyaman untuk terus bertransaksi.

Manajemen Transaksi yang Efisien dengan Moota.co

Ngomong-ngomong soal transaksi, mengelola transaksi pelanggan dengan baik juga merupakan bagian penting dari menjaga loyalitas mereka. Ketika transaksi berjalan lancar dan tanpa hambatan, pelanggan akan merasa lebih nyaman berbelanja di tempat Sobat. Salah satu cara efektif untuk memastikan kelancaran transaksi adalah dengan menggunakan layanan cek mutasi otomatis seperti yang ditawarkan oleh Moota.co.

Dengan Moota.co, Sobat bisa memantau semua transaksi masuk dan keluar dari berbagai bank secara otomatis. Ini sangat membantu, terutama untuk bisnis yang sering menerima pembayaran melalui transfer bank. Semua data transaksi bisa langsung terlihat tanpa perlu cek manual satu per satu. Dengan begini, Sobat bisa fokus pada peningkatan layanan pelanggan, sementara urusan transaksi sudah tertangani dengan baik.

Tantangan dalam Membangun Loyalitas Pelanggan

Tentu saja, membangun loyalitas pelanggan bukanlah perjalanan yang selalu mulus. Ada beberapa tantangan yang mungkin Sobat hadapi di sepanjang jalan, seperti:

  1. Persaingan yang Ketat
    Dalam industri apa pun, persaingan selalu ada. Namun, jika Sobat berhasil menawarkan sesuatu yang berbeda, misalnya layanan pelanggan yang luar biasa atau program loyalitas yang menarik, ini bisa jadi nilai tambah yang sulit ditandingi oleh kompetitor.
  2. Ekspektasi Pelanggan yang Terus Berkembang
    Seiring waktu, ekspektasi pelanggan akan terus berubah. Sobat harus selalu siap beradaptasi dengan kebutuhan mereka. Itu sebabnya, penting untuk terus melakukan riset dan berinovasi agar tetap relevan di mata pelanggan.

Kesimpulan

Membangun loyalitas pelanggan memang membutuhkan usaha, tapi dampaknya sangat besar bagi kelangsungan bisnis Sobat. Dengan fokus pada kualitas produk, layanan pelanggan yang responsif, program reward, dan personalisasi berdasarkan data, Sobat bisa menciptakan hubungan yang erat dengan pelanggan. Jangan lupa, kelola juga transaksi pelanggan dengan cara yang efisien menggunakan Moota.co agar pengalaman belanja mereka semakin nyaman.

Tentu aja, gak semua mulus. Ada tantangan-tantangan yang harus Sobat Cuan hadapi. Tapi dengan inovasi dan keseriusan, semuanya bisa teratasi. Akhir kata, pelanggan yang puas dan loyal adalah kunci kesuksesan jangka panjang. Jadi, yuk mulai sekarang kita berikan yang terbaik untuk pelanggan setia Sobat!

October 21, 2024
Baca Sekarang

Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
August 11, 2020
August 11, 2020

5 Langkah Awal Belajar Bisnis Online

Melalui media sosial, Anda sudah bisa mengembangkan bisnis secara online yang keuntungannya tidak kalah dari bisnis langsung. Namun, cara untuk memulai menjadi pebisnis daring tentunya tidak mudah. Banyak hal yang perlu disiapkan untuk rencana kedepannya. Untuk itu perlu manajemen yang benar-benar teratur agar bisnis tidak keteteran. Anda tidak perlu khawatir karena semua itu bisa di handle dengan mudah oleh moota.co yang menawarkan berbagai jasa menarik.

Inilah Tahapan yang Perlu Dilakukan Pemula untuk Berbisnis Daring

1. Menguatkan Niat dan Tekad

Hal pertama yang harus dilakukan tentunya mempersiapkan mental dan niat terlebih dahulu. Penting untuk menguatkan tekad dengan motivasi tinggi agar bisnis dapat dijalani dengan suka cita tanpa perasaan yang mengganjal. Dalam memulai bisnis online, perlu mengetahui alasan mengapa Anda tertarik memulai bisnis tersebut. Entah karena desakan ekonomi atau sekadar ingin mengisi waktu luang.

Jangan pernah menganggap remeh langkah pertama ini. Meskipun terkesan sepele, faktanya membangun bisnis dengan niat setengah-setengah tentunya tidak menghasilkan hal baik. Karena dalam proses jualan online dilakukan dengan tidak maksimal.

2. Mempersiapkan Modal dan Menentukan Barang

Langkah kedua yang perlu dilakukan adalah menyiapkan dana. Dengan begitu, Anda bisa tahu mempunyai budget berapa untuk memikirkan langkah selanjutnya dalam penentuan produk yang akan dijual.

Menentukan produk bisa meminta saran kepada teman atau keluarga yang sekiranya nanti dapat laku keras. Biasanya barang-barang yang dijual akan kalah saing dengan para pengusaha UKM yang telah terlebih dahulu mempunyai nama.

Apalagi jika pilihan produk yang ingin dijual sudah pasaran, maka perlu pintar-pintar memikirkan strategi. Toko online yang baik berarti bisa memikirkan bagaimana produknya dikenal luas oleh masyarakat. Misalnya dengan ciri khas pengemasan yang unik dan menarik.

3. Memahami Posisi dalam Usaha Online

Dalam melakukan bisnis daring, terdapat beberapa istilah yang mungkin masih asing bagi pemula. Misalnya seperti drop shipper, supplier, dan sejenisnya. Namun, kini telah tersedia moota.co yang semakin memudahkan Anda dengan membantu manajemen order, transaksi, dan masih banyak lainnya.

Nah, istilah yang paling sering di dengar di dunia bisnis daring yaitu reseller. Istilah ini merujuk kepada seseorang yang membeli produk kepada produsen untuk dijual kembali dengan mengambil keuntungan dan harus mempunyai stok barang.

Selain itu, terdapat pula istilah dropship yang memiliki arti cukup mirip. Perbedaannya, tidak perlu menyetok barang sehingga ketika ada pemesanan yang masuk itu akan secara langsung diteruskan ke supplier. Dengan begitu, kedua pihak akan mendapatkan keuntungan.

4. Membuat Lapak Website

Selanjutnya, Anda perlu membuat lapak bisnis sendiri dengan menghadirkan katalog. Katalog itulah yang nantinya memudahkan para pembeli untuk melihat barang jualan Anda. Apabila telah mendapatkan kepercayaan konsumen, maka Anda bisa mempertimbangkan bisnis untuk masuk ke tahap scale up. Salah satu tandanya yaitu ketika telah membutuhkan karyawan tambahan.

5. Menyediakan Rekening Penjualan

Jangan mencampurkan pendapatan online dengan uang pribadi. Karena nantinya akan susah menghitung laba bersih dari omzet yang telah ada. Oleh karena itu, kehadiran rekening khusus sangat diperlukan oleh setiap pebisnis daring.

Ditambah, dengan rekening khusus tersebut akan memudahkan Anda dalam mengelola keuangan. Sebab jika hasil pendapatan tidak dipisah menggunakan rekening terpisah pasti akan memusingkan sewaktu menghitung hasil yang diperoleh selama berjualan.

Itulah 5 tahapan awal yang diperlukan pemula dalam memulai bisnis daring. Dengan menggunakan jasa moota.co yang telah membantu lebih dari 7200 pebisnis daring diluar sana dalam memanajemen transaksi, pengecekan order, unlimited website, dan lain-lain. Keuntungan yang lebih menggiurkan ialah Anda bisa menghemat waktu dan mempercayakannya untuk diurus oleh jasa terpercaya ini.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
July 2, 2020
July 2, 2020

7 Ide Bisnis yang Bisa Dijalankan dari Rumah (Work from Home)

Dalam situasi yang penuh ketidakpastian seperti sekarang semua orang mengandalkan usaha masing-masing untuk bertahan hidup. Bayangkan saja semua perkantoran berhenti beroperasi, sekolah-sekolah ditutup, dan hanya penjual makanan saja yang diperbolehkan beroperasi. Jika berlangsung dalam waktu lama, akan terjadi bencana karena semua orang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Istilahnya saat dalam kondisi serba kekurangan, dapur harus terus ngebul.

Sebagai individu yang memiliki keahlian tertentu, terlebih kemampuan internet marketing, kita tidak boleh berpangku tangan begitu saja. Cobalah mencari ide bisnis yang bisa dijalankan dari Rumah. Berikut kami sampaikan di sini 7 Ide Bisnis Yang Bisa Dijalankan dari Rumah (Work From Home), ini informasinya :

1. Jasa Penerjemah

Saya yakin anda memiliki kemampuan berbahasa asing yang oke. Bahasa asing yang dikuasi bisa beragam mulai dari bahasa Jepang, Bahasa Jerman, Bahasa Korea, Hingga Bahasa Inggris, yang umum dikuasai. Di zaman modern seperti sekarang, kemampuan berbahasa Inggris mutlak diperlukan. Rupa-rupanya menjalankan jasa penerjemah menjadi opsi menguntungkan untuk mendulang rupiah. Menjalankan usaha ini tak mengharuskan anda pergi ke luar rumah, anda bisa mempromosikan jasa terjemahan melalui medsos atau jejaring sosial. Cobalah promosikan layanan terjemahan anda melalui jalur komunikasi online seperti whatsapp dan sebagainya.

2. Jasa Tulis Artikel

Punya kemampuan menulis artikel ? kini manfaatkan kemampuan anda ini untuk mendatangkan uang. Banyak sekali tema yang bisa anda pilih seperti otomotif, kesehatan, kecantikan, dan teknologi. Meski para blogger punya banyak website, banyak dari mereka yang tidak banyak waktu untuk menulis konten yang menjual. Dalam hal ini anda bisa menawarkan jasa tulis artikel kepada mereka. Kendati anda tetap bekerja dari rumah, ini tak berarti pendapatan anda stagnan. Dengan membuka jasa tulis artikel anda bisa berharap banyak untuk mendapatkan cukup penghasilan.

3. Jasa Desain Grafis

Punya kemampuan grafis yang jempolan meski skill menulis nya tidak begitu menonjol. Itu berarti dunia desain harus anda geluti. Silakan tawarkan jasa apa saja yang berkaitan dengan desain grafis. Dalam hal ini anda bisa menawarkan jasa membuat desain poster, kaos, sablon, dan logo merek. Di luar sana banyak sekali orang yang memerlukan jasa desain grafis. Ini adalah opsi yang cukup menjanjikan bagi anda.

Untuk bekerja membuat aneka desain grafis, anda harus mempunyai PC atau laptop. Berikut aplikasi grafis yang akan dipakai untuk membuat desain grafis berkualitas tinggi. Buatlah beberapa desain menarik sebagai contoh kemudian ditawarkan di beberapa forum jual beli desain di Internet. By the way tariff membuat desain dari orang luar lebih gede lho.

4. Membuka Toko Online

Katakanlah anda membuat beberapa situs toko online sebagai ganti aktivitas berjualan offline di pinggir jalan. Di masa pandemic ini, opsi membuat website olshop adalah opsi beralasan. Tentu harga jualnya pun lebih besar ketimbang berjualan offline. Kini manfaatkan skill anda dengan membuat website online shop, atau bahkan berjualan online.

Jika memilih berjualan online, anda bisa menjual berbagai produk di banyak marketplace lokal seperti Tokopedia, Marketplace Facebook, Lazada, Bukalapak, dan lain-lain. Jika berpendapat bahwa menjual produk di marketplace lokal itu sesuatu yang ribet dan memusingkan. Anda bisa menjual produk anda di forum chatting seperti Instagram dan whatsapp.

5. Jualan Pulsa dan Paket Internet

Aturan pemerintah mengharuskan kita untuk lebih banyak berada di rumah. Untuk menyiasati kondisi ini anda bisa mencoba jualan pulsa dan paket internet. Jualan pulsa dan paket internet sangat cocok karena anda bisa terus berada di rumah sambil mendulang uang yang cukup banyak. Pandemi korona membuat semua orang mencari ide bisnis rumahan, dan ini merupakan salah satunya.

6. Menjual Snack Kiloan

Ini adalah sebuah ide kreatif dan cocok dijadikan usaha rumahan. Banyak orang gemar dengan makanan kecil dan dari dulu tak pernah turun prospek penjualannya. Untuk memulai usaha ini pun tak perlu modal terlalu banyak, namun sudah pasti harus punya kenalan supplier snack. Kalau bisa supplier tersebut harus seseorang yang sudah anda kenal baik sehingga anda bisa membeli produk mereka dengan harga murah.

7. Menjadi Youtuber

Menjadi youtuber kini bisa dilakukan selama masa wfh ini. Buatlah video-video yang keren dan bermanfaat kemudian upload ke youtube. Jangan lupa membuat akun youtube nya dan kumpulkan subscriber yang banyak, lalu datangkan traffic ke semua video anda hingga anda menjadi youtuber jutawan.

Itulah beberapa ide bisnis yang bisa dengan mudah anda jalankan dirumah, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
July 2, 2020
July 2, 2020

Indikator Bisnis Siap untuk melakukan Scale Up

Jarak antara kesuksesan dengan harapan tidaklah terlalu jauh. Ketika anda mengharapkan sebuah keberhasilan maka tidak lain yang anda perlukan adalah sebuah kerja keras. Upaya nyata yang dilakukan untuk mencapai semua keberhasilan itu. Namun jika anda tidak begitu berpengalaman dalam menjalankan bisnis, di sini kami akan memberi panduan yang pasti anda perlukan.

Pertama-tama kita akan membahas isu bisnis startup sebagai permulaan dari bahasan ini. Anda tahu sebuah startup memulai bisnis dalam skala kecil, dengan personel yang jumlahnya masih bisa dihitung dengan jari, yang tentu berbeda jauh dengan bisnis berskala lebih besar dengan personel yang jumlahnya ratusan. Kalau bisnis anda sudah berada di fase ini, maka bisnis itu sudah waktunya untuk dikembangkan (scale up).

Ketika melihat bahwa upaya untuk melakukan scale up diperlukan. Pemilik bisnis tidak harus secara penuh mengontrol segalanya karena justru yang diperlukan di sini adalah sebuah sistem bisnis yang memungkinkan segalanya berjalan secara otomatis. Meski begitu anda harus bisa menentukan kapan sebuah bisnis memerlukan scale up.

Jika ingin menghemat biaya dengan terus membiarkan bisnis yang kita jalankan berada dalam skala kecil terus menerus itu bisa saja dilakukan oleh semua orang. Namun tidak puas rasanya menjalankan bisnis jika skalanya masih seperti itu-itu saja. Dalam hal ini sebagai upaya mengembangkan bisnis diperlukan biaya untuk menambah gaji karyawan, membeli peralatan baru.

Scale up diperlukan ketika pemilik bisnis melihat bahwa pada sebuah titik, terjadi peningkatan beban kerja karyawan hingga biaya operasional karena permintaan yang terus meningkat dan daripada itu, sekali lagi, segalanya perlu penyesuaian.

Berikut Adalah Indikasi Bisnis Kecil anda harus di Scale UP

a. Saat Beban Kerja Karyawan Meningkat

Tak dirasa kini dalam sebulan permintaan terhadap produk yang anda jual meningkat beberapa persen dan ini membuat karyawan harus bekerja ekstra keras untuk memenuhi semua permintaan itu. Dalam hal ini ada banyak langkah baru yang perlu dilakukan antara lain dengan mengikut sertakan freelancer dalam lini produksi, agar beban kerja karyawan bisa dikurangi. Meskipun begitu opsi ini bisa jadi malah membuat anda menggelontorkan biaya tambahan.

Sesekali tanyalah karyawan, seperti apa kini beban kerja mereka. Mereka pasti memberi jawaban kendati jawabannya itu sifatnya subyektif. Tetapi jika secara umum menjawab bahwa mereka telah bekerja melebihi apa yang seharusnya mereka lakukan, ini berarti scale up adalah satu-satunya opsi yang harus dilakukan. Dengan scale paling tidak terjadi pengurangan beban kerja karyawan anda.

b. Saat Sistem Sudah Kurang Efektif

Beban kerja biasanya berkaitan dengan sistem yang kita gunakan. Salah satunya adalah teknologi pendukung. Contohnya misal lembaga donasi yang sedang mengumpulkan uang secara online. Jika kita mengumpulkanya manual dan mengecek mutasi secara satu-satu, tentu akan sangat lama dan membuang banyak waktu.

Berbeda dengan lembaga donasi yang sudah menggunakan sistem autoconfirm, misalnya integrasi website dengan sejoli dan moota. Setiap orang yang melakukan donasi akan otomatis di konfirmasi, dihitung dan ditotalkan. Kita mudah untuk melihat laporan keuangan yang telah dikumpulkan.

Itulah mengapa sistem juga perlu diperhatikan ketika bisnis mulai kewalahan dalam mehandle beban kerja.

c. Memilih Model Penjualan yang Pas

Ketika bisnis yang dijalankan telah mencapai usia beberapa tahun ini mengindikasikan bahwa tidak ada lagi fase coba-coba dalam operasional bisnis anda. Semua personel sudah betul-betul paham seperti apa seharusnya mereka menghandle calon pelanggan di semua tahap, setelah itu melakukan personalisasi di tahap lebih lanjut. Apabila semua tahapan bisa dijalankan dengan lancar dan semua proses berulang, itu menjadi pertanda bahwa bisnis yang dijalankan siap dibawa ke audiens yang lebih besar. Banyak segmen pun bisa diperhitungkan dengan seksama.

Apabila model penjualan terbaik untuk bisnis tidak bisa begitu saja ditentukan oleh anda. Barangkali sebuah dasar kuat bisa diciptakan untuk diterapkan oleh anda bersama tim. Harus ada fondasi kokoh yang memiliki langkah-langkah konkrit, jelas, dan semua bisa memahaminya sebagai sebuah tindak lanjut untuk lebih maju.

Baca Sekarangbaca sekarang
Keuangan
Lihat Semua
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram