Perusahaan Afiliasi: Peluang Bisnis dan Pengertiannya

Di era digital ini, perusahaan afiliasi menjadi salah satu model bisnis yang menarik bagi banyak orang. Bagi yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan atau bahkan penghasilan utama dari internet, bisnis afiliasi menawarkan peluang besar. Namun, apa itu perusahaan afiliasi dan bagaimana cara kerjanya? Artikel ini akan membahasnya dengan lengkap, sehingga Anda bisa memahami peran dan peluang yang bisa Anda manfaatkan.

Perusahaan Afiliasi

Pahami peran perusahaan afiliasi dalam bisnis digital dan peluang keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Mulai bisnis afiliasi dengan strategi efektif yang mudah diterapkan!

Apa Itu Perusahaan Afiliasi?

Perusahaan afiliasi adalah bisnis yang berbasis kemitraan di mana seseorang, yang disebut sebagai afiliasi, membantu mempromosikan produk atau layanan perusahaan lain. Ketika afiliasi berhasil mengarahkan pelanggan atau penjualan kepada perusahaan tersebut, mereka akan mendapatkan komisi. Model ini menguntungkan kedua belah pihak karena perusahaan bisa memperluas jangkauan pasarnya, sementara afiliasi mendapatkan penghasilan dari setiap transaksi yang berhasil.

Di sinilah letak kemudahan bisnis afiliasi: afiliasi tidak perlu memiliki produk sendiri atau mengelola layanan, cukup fokus pada pemasaran dan promosi. Afiliasi ini bisa dilakukan oleh siapa saja, mulai dari blogger, influencer media sosial, hingga pemilik situs web kecil.

Bagaimana Cara Kerja Bisnis Afiliasi?

Proses bisnis afiliasi terbilang sederhana namun efektif. Berikut adalah langkah-langkah umum yang terjadi dalam model ini:

  1. Afiliasi Mendaftar ke Program Afiliasi
    Pertama, seorang afiliasi harus mendaftar pada program afiliasi yang disediakan oleh perusahaan. Banyak perusahaan besar hingga usaha kecil menyediakan program afiliasi sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka.
  2. Promosi Produk atau Layanan
    Setelah diterima, afiliasi akan mendapatkan link unik atau kode referral yang bisa digunakan untuk melacak penjualan atau konversi yang datang melalui mereka. Afiliasi kemudian menggunakan link ini dalam promosi mereka, baik melalui artikel, posting media sosial, video, atau iklan berbayar.
  3. Konsumen Melakukan Pembelian Melalui Link Afiliasi
    Ketika seorang konsumen melihat promosi afiliasi dan tertarik, mereka akan mengklik link afiliasi tersebut. Jika konsumen melakukan pembelian atau tindakan tertentu sesuai persyaratan program, transaksi tersebut akan terdeteksi sebagai konversi untuk afiliasi.
  4. Afiliasi Mendapatkan Komisi
    Setiap transaksi yang berhasil akan memberikan komisi kepada afiliasi sesuai ketentuan program. Besar komisi ini bervariasi tergantung pada jenis produk dan struktur komisi yang diterapkan oleh perusahaan.

Mengapa Banyak Perusahaan Menggunakan Model Afiliasi?

Perusahaan afiliasi adalah pilihan yang menarik bagi banyak bisnis, terutama di era digital saat ini. Ada beberapa alasan utama mengapa perusahaan memilih menggunakan model afiliasi, antara lain:

  1. Biaya yang Efektif
    Model afiliasi bekerja dengan sistem pembayaran berbasis hasil, yang artinya perusahaan hanya perlu membayar ketika ada konversi atau penjualan. Ini jauh lebih efisien dibandingkan membayar iklan dengan biaya tetap yang hasilnya belum tentu seefektif model afiliasi.
  2. Memperluas Jangkauan Pasar
    Dengan adanya afiliasi, perusahaan bisa menjangkau pasar yang lebih luas tanpa harus membangun jaringan dari awal. Afiliasi yang sudah memiliki audiens atau pengikut mereka sendiri bisa membantu memperkenalkan produk kepada lebih banyak orang.
  3. Dukungan SEO dan Pemasaran Digital
    Banyak afiliasi menggunakan situs web, blog, atau media sosial yang aktif dalam strategi pemasaran digital mereka. Ini tidak hanya membantu perusahaan meningkatkan penjualan, tetapi juga meningkatkan visibilitas di mesin pencari (SEO) melalui link-link afiliasi yang tersebar di berbagai platform.

Jenis-jenis Program Afiliasi

Dalam dunia bisnis afiliasi, terdapat beberapa jenis program afiliasi yang populer. Memahami perbedaan ini bisa membantu afiliasi dalam memilih program yang paling sesuai dengan keahlian dan audiens mereka.

  1. Pay Per Sale (PPS)
    Ini adalah model yang paling umum, di mana afiliasi mendapatkan komisi setiap kali berhasil menghasilkan penjualan. Moota, sebagai salah satu platform manajemen keuangan, bisa menerapkan model ini dengan memberikan komisi kepada afiliasi yang berhasil mengarahkan pengguna baru untuk mendaftar layanan premium.
  2. Pay Per Click (PPC)
    Dalam model ini, afiliasi dibayar berdasarkan jumlah klik yang berhasil mereka bawa ke situs web perusahaan. Namun, model ini mulai kurang populer karena lebih berisiko bagi perusahaan.
  3. Pay Per Lead (PPL)
    Afiliasi mendapatkan komisi setiap kali berhasil membawa calon pelanggan yang melakukan tindakan tertentu, seperti mengisi formulir atau mendaftar. Model ini sering digunakan dalam bisnis yang fokus pada pengumpulan data pelanggan.
  4. Two-Tier Affiliate Program
    Di sini, afiliasi tidak hanya mendapatkan komisi dari penjualan yang mereka hasilkan, tetapi juga mendapatkan komisi dari afiliasi lain yang mereka rekrut ke program tersebut. Ini semacam sistem afiliasi berjenjang yang memungkinkan afiliasi memperoleh penghasilan lebih banyak.

Keuntungan Bergabung dengan Perusahaan Afiliasi

Bagi Anda yang tertarik untuk memulai bisnis afiliasi, ada beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari model ini:

  1. Potensi Pendapatan Pasif
    Dengan link afiliasi yang tersebar di berbagai platform, Anda bisa mendapatkan pendapatan pasif tanpa harus terus-menerus mengeluarkan usaha promosi yang besar. Sebagai contoh, jika Anda memiliki blog atau akun media sosial yang aktif, link afiliasi bisa menghasilkan pendapatan berulang kali.
  2. Tidak Perlu Stok atau Pengiriman Barang
    Sebagai afiliasi, Anda tidak perlu memikirkan produksi, stok, atau pengiriman produk. Tugas Anda hanya mengarahkan pembeli potensial ke situs perusahaan, sementara perusahaan yang menangani seluruh proses.
  3. Fleksibilitas Waktu dan Tempat
    Afiliasi bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Anda bisa bekerja dari rumah, dari kafe, atau bahkan sambil berlibur. Dengan modal internet dan perangkat digital, bisnis ini bisa dijalankan dengan fleksibilitas tinggi.
  4. Bisa Dijalankan dengan Modal Rendah
    Tidak seperti bisnis konvensional yang membutuhkan modal besar, afiliasi bisa dimulai dengan biaya yang minim. Anda hanya perlu menginvestasikan waktu dan kreativitas untuk membuat konten yang menarik.

Tips Memilih Program Afiliasi yang Menguntungkan

Memilih program afiliasi yang tepat sangat penting untuk kesuksesan Anda. Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu:

  1. Pilih Produk atau Layanan yang Relevan dengan Audiens Anda
    Jika audiens Anda tertarik pada topik keuangan, misalnya, program afiliasi seperti Moota yang menyediakan layanan keuangan bisa menjadi pilihan yang relevan dan menguntungkan. Ini akan memudahkan Anda dalam membuat konten yang menarik minat mereka.
  2. Periksa Struktur Komisi yang Ditawarkan
    Pastikan komisi yang ditawarkan sebanding dengan usaha yang Anda keluarkan. Program dengan komisi terlalu rendah mungkin tidak sepadan dengan upaya promosi yang Anda lakukan.
  3. Pilih Program dengan Reputasi Baik
    Pilihlah perusahaan afiliasi yang memiliki reputasi baik di industri. Bekerja dengan perusahaan terpercaya akan mengurangi risiko masalah pembayaran atau komplain dari audiens.
  4. Pahami Syarat dan Ketentuan
    Setiap program afiliasi memiliki aturan dan syarat tertentu. Pahami detailnya, termasuk batas waktu pembayaran komisi, cara pelacakan, dan ketentuan lainnya.

Bagaimana Moota Dapat Membantu Perusahaan Afiliasi?

Sebagai platform manajemen keuangan, Moota menawarkan fitur yang bisa membantu para afiliasi dalam mengelola pendapatan dari berbagai sumber. Dengan notifikasi transaksi otomatis, afiliasi bisa melacak setiap pemasukan dari komisi mereka tanpa perlu repot melakukan pengecekan manual. Hal ini tentu akan sangat membantu, terutama bagi afiliasi yang bergabung dengan lebih dari satu program afiliasi.

Tantangan dalam Bisnis Afiliasi

Meskipun bisnis afiliasi terdengar menggiurkan, ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi, antara lain:

  1. Persaingan yang Ketat
    Bisnis afiliasi sangat kompetitif karena banyak orang yang ingin mencoba model ini. Anda perlu memiliki strategi unik dan kreatif agar bisa bersaing di pasar.
  2. Perubahan Algoritma Media Sosial dan Google
    Afiliasi yang mengandalkan media sosial atau SEO harus siap menghadapi perubahan algoritma yang kadang-kadang memengaruhi visibilitas konten mereka.
  3. Tidak Ada Kendali Penuh atas Produk atau Layanan
    Afiliasi tidak memiliki kontrol atas kualitas produk atau layanan yang mereka promosikan. Jika ada masalah dengan produk, afiliasi mungkin harus menangani keluhan dari konsumen yang kecewa.

Kesimpulan: Mengoptimalkan Bisnis Afiliasi dengan Strategi yang Tepat

Bisnis afiliasi memberikan peluang besar untuk menghasilkan penghasilan tambahan dengan modal rendah. Dengan memilih program afiliasi yang tepat dan menggunakan strategi pemasaran yang efektif, Anda bisa meraih sukses dalam bisnis ini. Perusahaan afiliasi menawarkan fleksibilitas dan potensi pendapatan pasif yang menarik, terutama di era digital ini.

November 13, 2024
Baca Sekarang

1 75 76 77 78 79 197
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
February 22, 2021
February 22, 2021

Kebiasaan Buruk yang Wajib Dihindari Ketika Usaha Laris Manis

Sukses merupakan dambaan setiap pebisnis online. Sehingga dalam meraihnya, dibutuhkan banyak usaha serta waktu yang banyak. Namun saat sudah menyentuh kata “sukses”, banyak pebisnis yang mulai memiliki kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk ini bila dilakukan terus-menerus bukan tidak mungkin akan membuat usaha Anda menjadi bangkrut. Salah satu pemicunya ialah terlalu boros. Situs moota dapat menjadi salah satu alat untuk melihat kesalahan mengelola keuangan apa yang Anda lakukan. Sehingga Anda dapat memperbaiki satu kebiasaan buruk yang membawa Anda ke jurang kebangkrutan.

7 Kebiasaan Buruk Pebisnis Sukses

1. Tidak memperluas jaringan

Kebiasaan buruk pertama ialah tidak memperluas jaringan. Hal ini biasanya terjadi saat si pebisnis sudah merasa cukup dengan relasi yang dipunyainya sekarang ini. Namun bila pemikiran ini sedikit dirubah, haus akan relasi juga bisa membawa dampak positif yakni mampu membuka satu sudut pandang baru dan menambah ilmu baru tentang toko online yang belum Anda punya dari orang lain.

2. Menyalahkan keadaan

Bila terdapat masalah dalam perusahaan saat melakukan scale up, beberapa pebisnis akan menyalahkan keadaan. Entah kepada karyawannya atau kepada takdir. Sikap menyalahkan ini tidak akan pernah bisa mengubah keadaan menjadi membaik.

Alih-alih begitu, lebih baik Anda memutar otak bersama seluruh karyawan Anda untuk memikirkan solusi yang tepat dalam mengatasi masalah. Dengan begitu, masalah saat melakukan scale up akan segera teratasi.

3. Takut mengambil resiko

Ketika Anda berbisnis sebagai dropship yang lumayan sukses, Anda sedikit takut untuk mencoba memasarkan produk lain dengan kemungkinan akan gagal. Padahal, belum tentu yang Anda pikirkan benar.

Bisa jadi, setelah Anda mencoba mengambil resiko, omzet yang Anda dapat menjadi dua kali lipat. Dan branding bisnis yang Anda miliki menjadi semakin luas. Sehingga saat Anda mengecek saldo di moota, uang yang Anda miliki menjadi bertambah sangat signifikan.

4. Berkumpul dengan orang negatif

Sama seperti kisah tukang pandai besi dan penjual minyak wangi, kita juga akan terpengaruh tergantung lingkungan sosial kita. Bila berkumpul di lingkungan positif, maka akan terpengaruh menjadi orang yang positif pula. Dan bila berkumpul dalam lingkungan negatif, maka akan terpengaruh menjadi orang yang negatif pula.

Di lingkungan UKM, bila Anda bergaul dengan pemimpin yang positif, maka Anda akan tertular untuk melakukan hal yang sama terhadap perusahaan Anda. Namun bila sempat terjerumus akibat lingkungan yang buruk, Anda akan akrab dengan yang namanya gemerlap dunia malam dan akan senang berfoya-foya.

5. Meremehkan uang receh

Saat bisnis sudah besar, banyak pebisnis reseller yang membiarkan uang receh tercecer dimana-mana. Padahal bila uang receh dikumpulkan, uang tersebut bisa dipakai untuk membeli makanan karyawan sehari serta menambah rasa kekeluargaan antar anggota perusahaan.

6. Tidak menabung

Sifat boros merupakan kebiasaan buruk yang susah dihilangkan. Biasanya, pebisnis yang memiliki sifat ini akan mencoba memakai uang perusahaan untuk belanja online saat uang pribadinya habis. Hal ini akan mempengaruhi keuangan perusahaan yang harusnya memiliki banyak keuntungan, menjadi hanya mampu untuk memutar modal.

Padahal, kebiasaan menabung dapat menjadi simpanan uang bila sewaktu-waktu bisnis Anda sedang mengalami gangguan tentang masalah dana.

Itulah keenam kebiasaan buruk yang harus dihindari bila merasa sudah cukup sukses. Menikmati hidup nyaman sembari melihat penambahan uang melalui Moota merupakan masa depan pebisnis yang positif.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
February 22, 2021
February 22, 2021

7 Tips Mengenalkan Bisnis Sejak Dini pada Anak

Anda yang memiliki seorang anak, dapat mencoba mengajarinya mengenai sistematika berbisnis dari ilmu yang Anda dapat. Hal ini akan menyadarkan anak Anda bahwa proses mencari uang bukanlah hal yang mudah. Sehingga bila ada sisa uang, mereka akan memilih untuk menabung. Anda pun dapat membuatkan rekening bank untuk mengelola keuangan tabungan anak Anda. Serta dapat memeriksa total tabungan yang berhasil dikumpulkan melalui moota.  

Hal yang Dilakukan saat Mengajari Anak Berbisnis

Anda bisa mulai mengajari anak Anda dari hal-hal dasar di sekitar mereka bila merasa memiliki bakat berbisnis. Bila mampu menguasainya, mereka akan memiliki keunggulan dalam percepatan bisnis menuju scale up. Cara belajarnya, bisa melalui sebuah permainan atau kunjungan ke pusat bisnis. Anda pun dapat mulai mencobanya dengan mencoba beberapa hal berikut:

1. Mengajak anak bermain permainan jual-beli

Anak dengan usia tiga sampai delapan tahun dapat Anda ajak bermain permainan jual-beli untuk membiasakan mereka berbisnis. Mungkin bila sudah sedikit lebih besar, mereka akan secara mandiri berkeinginan membuka toko online.

Permainan sederhana ini bisa menjadi metode menyenangkan dalam pelajaran berbisnis. Anda dapat menyusupkan beberapa keahlian dalam permainan ini seperti menghitung keuangan toko setelah ada pembeli atau cara menawar harga.

2. Mengajari nilai uang

Anak-anak biasanya hanya tahu nilai uang dengan nominal kecil saja. Anda dapat mengajari mereka tingkat nilai uang dari pecahan koin seratus rupiah hingga ke pecahan seratus ribu kertas.

Dengan begitu, setelah mereka mampu menghitung berapa banyak uang yang dipunya, Anda dapat mengajak mereka menabung di bank bila mereka ingin berbelanja online. Lalu, Anda dapat memberitahu cara melakukan cek saldo di moota bila ingin mengetahui sisa dana yang mereka punya.

3. Membeli hasil payahnya

Biasanya saat pergantian semester, sekolah-sekolah akan mengadakan suatu acara. Acara ini berisi banyak permainan kelompok dan bazar-bazar dari tiap kelas. Anda dapat menyuruh anak Anda berpartisipasi berjualan. Lalu, mengunjunginya dan membeli hasil payahnya untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap bisnis pada diri anak Anda.

4. Menciptakan naluri berbisnis

Anda dapat mendorong naluri berbisnis anak-anak melalui cara memberi imbalan setelah mereka membantu Anda. Kemudian, Anda dapat memberitahu bahwa uang mereka bisa semakin bertambah bila melakukan bisnis dropship.

5. Mengajari cara mencatat laporan

Anak Anda yang sudah mendirikan bisnis online, dapat Anda ajari untuk mencatat laporan uang agar modal yang dipunya bisa terus diputar. Beri mereka sebuah buku untuk dijadikan tempat mencatat banyak transaksi yang dilakukan dan omzet yang didapat tiap bulan.

6. Bermain ke pusat bisnis langsung

Sebagai orang tua, Anda dapat mengajak mereka bermain ke pusat bisnis semacam UKM untuk mengetahui bagaimana interaksi jual-beli terjadi. Sehingga saat akan melakukan hal yang sama, anak Anda akan  mendapatkan gambaran bagaimana proses tersebut terjadi.

7. Mengajari anak berkecimpung dalam bisnis yang Anda punya

Anda yang merupakan seorang reseller dapat mengajak anak Anda melihat cara kerja jenis bisnis tersebut. Anda dapat memperlihatkan cara menyapa pelanggan secara daring. Cara ini dapat membantunya dalam merespon setiap pesan saat berkomunikasi dengan pelanggan secara daring bila hendak jualan online.

Ketujuh hal di atas dapat mensugesti anak Anda untuk menikmati hidup nyaman di masa tua dengan cara berbisnis. Anak Anda pun dapat sewaktu-waktu mengecek saldonya di Moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
February 18, 2021
February 18, 2021

Tahapan Bisnis Online Secara Garis Besar

Bisnis Online saat ini semakin berkembang dan terus bertambah jumlah pelaku usahanya. Namun, tidak semua memahami dengan benar bagaimana cara melakukan tahapan yang benar dan tepat sehingga usahanya bertahan lama dan memperoleh untung lebih. Mulai dari mengelola keuangan, mengatur komunikasi pelanggan, hingga hal-hal teknis lainnya, untuk solusi terakit telah hadir moota.

Tahapan dalam Melakukan Bisnis Online

1. Menentukan Jenis Produk untuk di jual

Sebagaimana akan melakukan sebuah kegiatan, tentu hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih tujuan, pada jualan online juga berlaku sama. Sebelum memulainya pastikan dulu produk apa saja yang akan ditawarkan kepada pelanggan. Tentunya hal ini juga harus dilakukan dengan melakukan sebuah riset sebelum akhirnya memutuskan.

Konsep apa yang paling cocok dengan keadaan keuangan sebagai modal utama Anda, juga menjadi faktor yang harus dipertimbangkan. Kesesuaian dengan hobi atau kesenangan juga bisa dijadikan satu pijakan untuk memutuskan. Selanjutnya untuk hal-hal teknis berkaitan bisa temukan solusinya di moota.

2. Buat Nama Bisnis

Pada tahapan memulai toko online tentu juga harus mempertimbangkan nama dari usaha terkait. Dimana hal ini berhubungan dengan upaya branding  dari usaha yang sedang Anda lakukan. Luangkan beberapa waktu untuk menemukan yang terbaik. Karena ini juga akan memberikan pandangan pada kesan pertama dan pengalaman pelanggan untuk dengan mudah mengingat dagangan Anda.

Seperti halnya keberadaannya yang semakin menjamur sejalan dengan perkembangan ukm, maka pemilihan nama yang tidak biasa tentu akan mudah mendapat perhatian. Lakukan riset dengan melihat lebih dekat bagaimana pengaruh dari nama-nama bisnis besar yang sudah ada. Pelajari dan kemudian terapkan sesuai dengan pattern yang ada.

3. Bangun Sebuah Website

Namanya juga melakukan jual beli online, tentu diperlukan sebuah dukungan sistem seperti website usaha. Biasanya sebuah bisnis akan terlihat lebih mandiri dan terpercaya ketika sistem dari websitenya juga mapan. Selain itu dengan cara ini Anda juga bisa membuka berbagai ruang afiliasi seperti reseller. Dengan begitu usaha Anda akan lebih mudah mencapai target pasar lebih luas lagi.

Selain itu pembuatan website yang baik dan proper juga bisa jadi salah satu bentuk scale up bisnis Anda. Oleh karenanya untuk mencapai tujuan tersebut jangan lupa untuk menyewa tenaga yang ahli. Agar nantinya benar-benar terbangun dengan baik laman bisnisnya.

4. Tentukan Suplier

Tahapan ini tentu sangat penting terutama bagi Anda yang sedang memulai bisnis dalam hal pemasaran jasa dan barang dari pada memproduksi sendiri. Tentukan supplier yang memiliki kredibilitas bagus dalam melakukan pengiriman dan pemasokan barang. Terutama ketika Anda ingin menerapkan sistem dropship.

Akan banyak sekali pilihan vendor yang bertebaran, namun berhati-hati dan tetap mempertimbangkan kesesuaiannya dengan kualitasnya juga menjadi salah satu pertimbangan utama. Jika pihak yang bertugas sebagai supplier barang dengan tepat dan juga cepat dalam merespon belanja online, tentu akan berimbas pula pada nama baik untuk usaha Anda pada kemudian hari.

5. Jangan Lupa Membuka Rekening Bank

Dalam sebuah transaksi jual beli tentu berkaitan erat dengan mengelola keungan, tentunya ini bisa dilakukan dengan membuat akun rekening bank khusus. Tujuannya agar segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan penjualan Anda bisa dikelola dan dianalisis dengan baik bagaimana alur keluar masuk kas yang terjadi, sehingga tidak terjadi kerancuan.

Selain itu, hal ini juga membantu dalam membedakan antara dana pribadi dengan dana usaha. Jika Anda menginginkan solusi atas permasalahan pengelolaannya yang terkesan ribet, kemudian bisa dipermudah dengan memanfaatkan jasa yang ada di Moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 75 76 77 78 79 122
Keuangan
Lihat Semua
Septian Rishal
October 1, 2020
October 1, 2020

Pentingnya Rekap Laporan Keuangan bagi Bisnis

Bagi pelaku bisnis, membuat laporan keuangan adalah pekerjaan yang harus dilakukan. Laporan tersebut memuat semua kinerja bisnis selama kurun waktu tertentu. Jika semua laporan tercatat secara rapi dan terstruktur maka akan memberikan keuntungan bagi keberjalanan bisnis selanjutnya. Aplikasi yang bisa digunakan adalah moota.

Pentingnya Rekap Laporan Keuangan bagi Kepentingan Bisnis

Proses mengelola keuangan harus didukung dengan pencatatan yang baik. Jika tidak ada catatan, maka sudah dipastikan sulit dalam mengontrol segala pengeluaran dan pemasukan bisnis. Laporan berupa catatan terstruktur sangat direkomendasikan dalam keberjalanan bisnis. Berikut ini pentingnya merekap laporan tersebut untuk bisnis.

1. Sebagai Acuan Mengambil Keputusan

Jika pelaku bisnis tidak memiliki bekal data berupa laporan keluar masuk uang maka akan sulit untuk membuat keputusan ke depannya. Bisa-bisa malah terjerumus ke dalam kerugian besar. Jadi laporan dibuat sebagai pijakan dalam menentukan keputusan selanjutnya berdasarkan kondisi dari bisnis yang dikelola. Untuk proyeksi ke depannya.

Misalkan pelaku bisnis memiliki bisnis online maka perlu membuat pembukuan setiap penjualan, keuntungan dan semua hal dari bisnis tersebut. Setelah laporan sudah ada, dilihat bagaimana trennya, apakah mengalami perkembangan atau sebaliknya. Apabila ada penurunan maka harus ada perencanaan serius untuk menaikkan laba selanjutnya.

2. Sebagai Bahan Evaluasi Kinerja Bisnis

Arus pergerakan dana bisnis harus terkontrol dengan baik. Bukti konkret dan tertulis bisa dilihat dari rekap laporan. Biasanya rekap dilakukan per tahun. Di akhir tahun akan ada evaluasi menyeluruh dari hasil rekap tersebut. Data-data yang terkumpul bisa memberi gambaran kondisi bisnis satu tahun tersebut. Mana yang perlu diperbaiki dan dilanjutkan.

Proses ini berlanjut untuk 5 tahun ke depan dan beberapa tahun ke depan. Pelaku bisnis juga bisa melakukan cek mutasi otomatis. Proses cek ini dapat dengan mudah dilakukan di aplikasi yang saat ini sedang ramai diperbincangkan yaitu aplikasi moota. Dari aplikasi tersebut akan memudahkan dalam mengevaluasi keberjalanan bisnis.

3. Sebagai Laporan bagi Investor

Khusus untuk bisnis berskala besar pasti memiliki investor dalam keberjalanan bisnisnya. Modal yang diberikan via bank biasanya berjumlah besar. Oleh karena itu, sebagai bahan pertanggungjawaban dibutuhkan rekap laporan yang lengkap. Uang yang diberikan oleh investor harus dikelola dengan baik dan dipertanggungjawabkan dengan baik pula.

Dari hasil rekap laporan entah hasil laporan di rekening bank atau dari arus keluar masuk uang bisa memberikan gambaran pada investor.  Selanjutnya investor dan pelaku bisnis bisa saling berkolaborasi untuk kelanjutan bisnisnya. Penurunan dan kenaikan bisnis akan menjadi pertimbangan untuk mengambil kebijakan selanjutnya dalam hal bisnis.

4. Sebagai Informasi untuk Pihak Eksternal

Penggunaan mbanking cukup ampuh mengetahui pergerakan untung atau ruginya suatu bisnis. Laporan tersebut dapat disampaikan kepada pelanggan atau pihak eksternal terkait dengan disertai batasan yang diperlukan. Dengan begitu pelanggan dan pihak lain bisa mengetahui bagaimana kinerja bisnis tersebut sebagai bahan pertanggungjawaban.

Pelanggan dan pihak lain bisa menilai untuk terus bekerja sama atau mengganti dengan yang lain. Kondisi bisnis stabil atau bahkan meningkat akan menarik pelanggan dan pihak lain untuk terus bekerja sama dan menggunakan produk dari bisnis itu. Reputasi bisnis akan semakin baik dibuktikan dengan laporan baik pergerakan dari ibanking.

Demikian tadi pentingnya rekap laporan keuangan bagi bisnis. Berbagai manfaat akan diperoleh dengan memperhatikan pencatatan setiap bulannya. Dari rekap tersebut akan mudah untuk menilai kinerja bisnis selama rentang waktu tertentu serta melakukan evaluasi selanjutnya. Proses pencatatan bisa menggunakan aplikasi moota.

 

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
October 1, 2020
October 1, 2020

Cara Mengaktifkan Email dan SMS Notifikasi Transaksi Bank

Email dan SMS notifikasi merupakan salah satu layanan dari bank untuk diakses nasabah melalui email dan SMS dengan basis plain SMS serta email. Layanan ini berupa pengiriman data transaksi. Namun proses pengiriman transaksi semacam ini akan lebih mudah lagi jika menggunakan moota, karena ada banyak kelebihan di sana.

Cara-cara Mengaktifkan Email dan SMS Notifikasi Transaksi Bank

Proses pengelolaan uang di tabungan harus rajin dipantau agar tidak miss di kemudian hari. Proses pemantauan bisa menggunakan email dan SMS. Notifikasi tersebut akan memudahkan dalam melakukan cek mutasi otomatis dan transaksi lainnya. Untuk memudahkan nasabah, berikut ini cara mengaktifkan email dan SMS notifikasi transaksi.

1. Melakukan Pengisian Formulir

Formulir biasanya diberikan oleh pihak bank untuk diisi para nasabah. Berbagai kolom harus diisi sesuai dengan identitas nasabah. Kolom yang tak kalah penting yaitu alamat email serta nomor telepon aktif. Keduanya adalah unsur penting dalam proses pengiriman notifikasi transaksi. Jadi alamat email dan nomor telepon tidak boleh salah.

Formulir juga berisi tentang penambahan, perubahan, fasilitas yang tersedia serta penutupan layanan email dan SMS notifikasi. Bisa pula mengisi untuk menggunakan layanan mbanking. Semakin banyak layanan yang dimanfaatkan akan semakin mudah pula dalam bertransaksi dan mengetahui alur keluar masuk uang.

2. Menunjukkan Bukti Identitas Diri

Bukti identitas diri yang diminta meliputi paspor, KITAS/KIMS/KITAP, KTP dan bukti kepemilikan rekening bank. Semua bukti yang diberikan harus valid dan tidak salah sedikitpun. Apabila ada kesalahan nama atau hal lain maka pengaktifan email dan SMS notifikasi tidak bisa diproses lebih lanjut. Pastikan juga semua identitas masih berlaku.

Jika identitas sudah melebihi batas waktu maka sulit pula untuk diproses. Jangan mencoba untuk memanipulasi data saat mengurus segala sesuatu, misal pengaktifan SMS dan email maupun ibanking. Manipulasi yang dilakukan nasabah hanya akan merugikan nasabah itu sendiri. Akibat terburuknya adalah dikenakan sanksi pidana.

3. Memiliki Nomor Telepon Operator GSM dan Alamat Email Aktif

Cara ketiga dalam mengaktifkan email dan SMS adalah harus memiliki nomor telepon dari operator GSM serta memiliki alamat email aktif. Proses pengiriman transaksi berupa informasi transaksi debit, transaksi kredit, informasi saldo dan lainnya bisa dilakukan hanya dengan operator GSM dan email aktif. Keduanya harus dipenuhi oleh nasabah.

Kegiatan mengelola keuangan bisa dilakukan dengan mudah jika nasabah kooperatif dengan pihak terkait. Segala persyaratan dan step harus dilakukan sebaik mungkin. Selanjutnya nasabah bisa menggunakan aplikasi moota untuk membantu mengecek berbagai transaksi yang langsung tampil di bagian dashboard.

4. Melakukan Registrasi via ATM

Tahapan selanjutnya dalam mengaktifkan notifikasi adalah dengan melakukan registrasi via ATM. Di dalam menu ATM dipilih bagian registrasi terkait email dan SMS. Apabila sudah berhasil maka tunggu proses selanjutnya. Sistem akan memproses dengan batas waktu tertentu. Selama proses berlangsung, dana dipastikan aman tidak berkurang.

Jika proses sudah berhasil, akan ada pemberitahuan kepada nasabah. Setelah itu nasabah bisa menikmati layanan melalui email dan SMS. Dari laporan transaksi yang diberikan, bisa memudahkan nasabah melakukan pengelolaan mandiri terhadap keuangan pribadinya.  Uang masuk dan keluar bisa terpantau dengan baik dan mudah.

Demikian tadi cara mengaktifkan email dan SMS notifikasi transaksi. Untuk bisa menikmati hidup lebih baik, nasabah harus mau berupaya memaksimalkan layanan yang diberikan oleh pihak-pihak terkait. Ditambah dengan hadirnya aplikasi moota sebagai sahabat karib bagi nasabah menentukan tujuan hidup berkaitan dengan uang.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
October 1, 2020
October 1, 2020

7 Tips Kelola Keuangan bagi First Jobber

Mendapatkan gaji pertama atas usaha dan kerja keras sendiri adalah apresiasi bagi diri sendiri, sehingga para fresh graduate merasa boleh menghamburkannya. Padahal harus ada tata kelola finansial yang baik agar nanti bisa menikmati hidup indah di masa tua. Layanan finansial seperti moota dapat membantu Anda mengatur finansial dengan baik. Namun di samping itu, perlu juga manajemen finansial secara mandiri bagi para first jobber. Berikut tipsnya!

1. Membelanjakan Sesuai Kebutuhan

Saat gaji pertama barangkali kondisi keuangan di rekening bank masih ‘gendut’. Lalu muncullah keinginan untuk membelanjakan uang tersebut, dengan anggapan masih ada gaji-gaji selanjutnya. Pola pikir semacam ini tidaklah tepat. Sejak gaji pertama idealnya first jobber sudah menahan diri agar hanya membelanjakan uang sesuai kebutuhan.

First jobber bukanlah orang dengan finansial stabil, sehingga perlu manajemen yang tepat agar keuangan tidak besar pasak daripada tiang. Buatlah daftar prioritas apa saja yang perlu dibeli dan tahan diri agar tidak membeli di luar daftar tersebut. Cara ini sederhana, tapi faktanya cukup sulit dilakukan mengingat kebanyakan first jobber masih berorientasi jangka pendek.

2. Buatlah Catatan Finansial

Membuat catatan finansial dapat membantu Anda mengetahui apa saja yang telah dihasilkan dari gaji dan berapa nominalnya. Catatan ini bisa berupa pendapatan beserta pengeluaran selama rentang waktu tertentu. Misal, di awal bulan Anda mengambil gaji dari bank, kemudian dihabiskan untuk apa saja, semua itu sebaiknya dicatat.

Dari catatan ini pula Anda bisa tahu berapa prakiraan dana tersisa untuk bulan selanjutnya. Anda akan lebih bisa menahan diri jika sadar berapa banyak uang yang telah dikeluarkan untuk hal-hal kurang bermanfaat.

3. Sisihkan untuk Asuransi

Jangan pernah berpikir bahwa asuransi hanya dibutuhkan orang tua dan pensiunan saja. Pada kenyataannya, asuransi penting dimiliki setiap orang karena tidak ada yang tahu kejadian apa di masa mendatang. Selain itu, asuransi sebenarnya juga turut mengelola keuangan untuk investasi hari tua secara lebih aman daripada di kantong sendiri.

4. Siapkan Anggaran Darurat

Mempersiapkan anggaran darurat akan sangat berguna pada saat Anda membutuhkan bantuan finansial secara cepat. Jadi selalu ingat untuk menyisihkan sebagian gaji sebagai anggaran darurat. Sewaktu-waktu dibutuhkan mendadak, Anda tinggal mengakses mbanking kalau sudah teregistrasi.

5. Mulai Membiasakan Menabung

Jangan menganggap remeh aktivitas menabung, karena itu nantinya berperan penting untuk masa mendatang. Anda bisa menyisihkan sebagian gaji untuk ditabung. Keberadaan platform serupa moota juga turut membantu Anda memanajemen finansial agar bisa bertahan hingga jangka waktu mendatang. Terlebih lagi, Anda juga bisa cek mutasi otomatis.

6. Beranikan untuk Investasi

Investasi adalah tabungan masa depan dalam wujud lebih potensial. First jobber bisa coba berinvestasi mulai dari hal terkecil, misalnya membuka bisnis online. Saat ini kemudahan transaksi juga sudah ditunjang beragam kemudahan seperti ibanking jadi bisa lebih dimudahkan dalam berinvestasi dan berbisnis secara digital.

7. Jangan Ragu Konsultasi

Tidak ada salahnya first jobber melakukan konsultasi finansial kepada orang-orang yang dianggap mumpuni. Bahkan kalau dirasa perlu, Anda bisa melakukan konsultasi kepada profesional terkait perencanaan yang bersifat futuristik. Orang yang memiliki kapabilitas pasti akan membantu first jobber menemukan strategi manajemen finansial paling efektif dan efisien.

Itulah tips dan trik mengelola keuangan bagi first jobber. Permasalahan finansial perlu diatur dengan strategi yang jitu agar bisa mencukupi kebutuhan hingga masa mendatang. Tak hanya bisa dilakukan secara mandiri, platform moota juga siap membantu Anda melakukan pengelolaan keuangan dengan praktis dan otomatis hanya dalam satu dashboard.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 75 76 77 78 79 91
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram