3

7 Tips Kelola Keuangan bagi First Jobber

Mendapatkan gaji pertama atas usaha dan kerja keras sendiri adalah apresiasi bagi diri sendiri, sehingga para fresh graduate merasa boleh menghamburkannya. Padahal harus ada tata kelola finansial yang baik agar nanti bisa menikmati hidup indah di masa tua. Layanan finansial seperti moota dapat membantu Anda mengatur finansial dengan baik. Namun di samping itu, perlu juga manajemen finansial secara mandiri bagi para first jobber. Berikut tipsnya!

1. Membelanjakan Sesuai Kebutuhan

Saat gaji pertama barangkali kondisi keuangan di rekening bank masih ‘gendut’. Lalu muncullah keinginan untuk membelanjakan uang tersebut, dengan anggapan masih ada gaji-gaji selanjutnya. Pola pikir semacam ini tidaklah tepat. Sejak gaji pertama idealnya first jobber sudah menahan diri agar hanya membelanjakan uang sesuai kebutuhan.

First jobber bukanlah orang dengan finansial stabil, sehingga perlu manajemen yang tepat agar keuangan tidak besar pasak daripada tiang. Buatlah daftar prioritas apa saja yang perlu dibeli dan tahan diri agar tidak membeli di luar daftar tersebut. Cara ini sederhana, tapi faktanya cukup sulit dilakukan mengingat kebanyakan first jobber masih berorientasi jangka pendek.

2. Buatlah Catatan Finansial

Membuat catatan finansial dapat membantu Anda mengetahui apa saja yang telah dihasilkan dari gaji dan berapa nominalnya. Catatan ini bisa berupa pendapatan beserta pengeluaran selama rentang waktu tertentu. Misal, di awal bulan Anda mengambil gaji dari bank, kemudian dihabiskan untuk apa saja, semua itu sebaiknya dicatat.

Dari catatan ini pula Anda bisa tahu berapa prakiraan dana tersisa untuk bulan selanjutnya. Anda akan lebih bisa menahan diri jika sadar berapa banyak uang yang telah dikeluarkan untuk hal-hal kurang bermanfaat.

3. Sisihkan untuk Asuransi

Jangan pernah berpikir bahwa asuransi hanya dibutuhkan orang tua dan pensiunan saja. Pada kenyataannya, asuransi penting dimiliki setiap orang karena tidak ada yang tahu kejadian apa di masa mendatang. Selain itu, asuransi sebenarnya juga turut mengelola keuangan untuk investasi hari tua secara lebih aman daripada di kantong sendiri.

4. Siapkan Anggaran Darurat

Mempersiapkan anggaran darurat akan sangat berguna pada saat Anda membutuhkan bantuan finansial secara cepat. Jadi selalu ingat untuk menyisihkan sebagian gaji sebagai anggaran darurat. Sewaktu-waktu dibutuhkan mendadak, Anda tinggal mengakses mbanking kalau sudah teregistrasi.

5. Mulai Membiasakan Menabung

Jangan menganggap remeh aktivitas menabung, karena itu nantinya berperan penting untuk masa mendatang. Anda bisa menyisihkan sebagian gaji untuk ditabung. Keberadaan platform serupa moota juga turut membantu Anda memanajemen finansial agar bisa bertahan hingga jangka waktu mendatang. Terlebih lagi, Anda juga bisa cek mutasi otomatis.

6. Beranikan untuk Investasi

Investasi adalah tabungan masa depan dalam wujud lebih potensial. First jobber bisa coba berinvestasi mulai dari hal terkecil, misalnya membuka bisnis online. Saat ini kemudahan transaksi juga sudah ditunjang beragam kemudahan seperti ibanking jadi bisa lebih dimudahkan dalam berinvestasi dan berbisnis secara digital.

7. Jangan Ragu Konsultasi

Tidak ada salahnya first jobber melakukan konsultasi finansial kepada orang-orang yang dianggap mumpuni. Bahkan kalau dirasa perlu, Anda bisa melakukan konsultasi kepada profesional terkait perencanaan yang bersifat futuristik. Orang yang memiliki kapabilitas pasti akan membantu first jobber menemukan strategi manajemen finansial paling efektif dan efisien.

Itulah tips dan trik mengelola keuangan bagi first jobber. Permasalahan finansial perlu diatur dengan strategi yang jitu agar bisa mencukupi kebutuhan hingga masa mendatang. Tak hanya bisa dilakukan secara mandiri, platform moota juga siap membantu Anda melakukan pengelolaan keuangan dengan praktis dan otomatis hanya dalam satu dashboard.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya