Pembayaran transaksi di masa mutakhir sudah dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu otomatis dan manual. Perbedaan keduanya cukup signifikan, namun sama-sama membutuhkan dana baik dari rekening pribadi maupun hasil mutasi. Jika pembayaran manual mengharuskan Anda verifikasi secara manual, sedangkan pembayaran otomatis seperti di moota sudah bisa terverifikasi otomatis. Berikut selengkapnya tentang perbedaan pembayaran otomatis dan manual.

5 Perbedaan Pembayaran Otomatis dan Manual

1. Mekanisme Pembayaran

Pembayaran otomatis dapat dilakukan melalui transfer dari rekening bank secara langsung. Adapun jika pada pembayaran manual Anda harus pergi ke ATM atau teller terlebih dahulu, pada pembayaran otomatis tidak perlu. Anda dapat memanfaatkan mbanking yang telah terkoneksi pada smartphone.

Namun, Anda harus registrasi terlebih dahulu sebelum menggunakan layanan mobile banking. Registrasi dapat dilakukan di customer service setiap bank, selanjutnya dapat dioperasikan secara mandiri user pengguna. Langkah ini tentu jauh lebih fleksibel daripada Anda harus bergegas ke bank setiap akan melakukan transaksi.

2. Mekanisme Pengecekan

Setiap kali bertransaksi, dari pihak yang dituju akan melakukan pengecekan: apakah transaksi berhasil, atau perlu diulang kembali. Pada pembayaran otomatis, sistem pengecekan ini dilakukan secara ‘cerdas’ oleh sistem komputer, terutama jika Anda bertransaksi menggunakan ibanking. Berbeda dengan pembayaran manual yang masih konvensional.

3. Cara Konfirmasi

Pada saat Anda selesai mengirimkan sejumlah uang, misalnya, maka perlu melakukan konfirmasi kepada pihak penerima yang menyatakan transaksi telah dilaksanakan. Pada pembayaran otomatis, cara konfirmasi transaksi keuangan ini dilakukan secara otomatis oleh sistem yang terintegrasi dengan server bank.

Adapun pada pembayaran manual, Anda perlu mengonfirmasi mandiri setiap selesai transaksi. Biasanya cara paling umum dilakukan adalah dengan memfoto bukti transfer atau bukti pembayaran. Cara ini bisa dibilang lebih ribet, karena akan lebih cepat jika Anda bertransaksi langsung dengan bantuan layanan seperti https://moota.co/.

4. Cara Verifikasi

Verifikasi dilakukan oleh pihak bank apabila selesai melakukan transaksi. Ada verifikasi yang sifatnya otomatis, ada pula yang masih dilakukan secara manual. Pada pembayaran otomatis, verifikasi yang dibutuhkan telah dihandle oleh sistem transaksi keuangan modern. Termasuk dalam hal cek mutasi otomatis sudah ditangani oleh sistem cerdas.

Pada pembayaran manual, semua verifikasi dilakukan secara konvensional. Ketika Anda telah menginputkan bukti transaksi, maka bukti tersebut akan dikroscek untuk menyesuaikan data tercantum dalam bukti transaksi dengan yang sebenarnya. Inilah yang menyebabkan transaksi dan proses mengelola keuangan dengan pembayaran manual cenderung butuh waktu lama.

5. Kelebihan Pembayaran Otomatis dan Manual

Tentu setiap metode pembayaran memiliki kelebihan masing-masing. Pembayaran otomatis unggul pada lebih banyak aspek daripada pembayaran manual. Mekanisme pembayaran jadi lebih cepat, praktis, dan dapat dilakukan di mana saja tanpa ada batasan waktu atau tempat. Anda pun jadi lebih menikmati hidup untuk melakukan aktivitas bermanfaat lainnya.

Sementara itu pada pembayaran manual Anda, salah satu kelebihannya adalah dari aspek keamanan. Pembayaran otomatis semuanya telah dihandle oleh sistem buatan, dan bukan tidak mungkin suatu ketika ada peretas yang masuk ke sistem. Keamanan data Anda pun terancam. Kasus semacam ini kecil potensi terjadinya dalam pembayaran manual.

Itulah perbedaan pembayaran secara otomatis dan manual yang perlu Anda ketahui. Pada dasarnya setiap metode pembayaran terdapat plus minus masing-masing. Jika Anda menginginkan kepraktisan dalam bertransaksi, terutama untuk kebutuhan mendesak dalam jumlah banyak, lebih baik menggunakan platform bantuan transaksi seperti https://moota.co/ yang sudah menyiapkan semua dalam satu dashboard.

Leave a Reply

Your email address will not be published.