Cara Menentukan Waktu Pensiun dari Bisnis

Menentukan kapan waktu yang tepat untuk pensiun dari bisnis adalah keputusan besar yang perlu dipertimbangkan dengan matang. Apalagi kalau Anda sudah bertahun-tahun membangun bisnis tersebut dari nol. Tidak mudah memang, Sobat, tetapi dengan perencanaan yang tepat, Anda bisa pensiun dengan tenang tanpa rasa khawatir. Yuk, kita bahas bagaimana cara menentukan waktu yang pas untuk pensiun dari bisnis Anda.

Mengapa Pensiun dari Bisnis Perlu Direncanakan?

Pensiun dari bisnis bukan berarti Anda berhenti berkontribusi. Justru, dengan pensiun yang terencana, Anda bisa menikmati hasil kerja keras selama ini tanpa harus terus-terusan terlibat secara langsung. Alasan lain mengapa perencanaan ini penting meliputi:

  • Menghindari Burnout
    Mengelola bisnis tanpa henti bisa membuat Anda kelelahan fisik dan mental. Dengan pensiun, Anda memberi ruang bagi diri sendiri untuk fokus pada hal-hal lain. Burnout adalah kondisi kelelahan ekstrim yang bisa merusak produktivitas dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan. Sebuah studi menunjukkan bahwa lebih dari 50% pemilik bisnis mengalami burnout di beberapa titik dalam karir mereka. Oleh karena itu, merencanakan pensiun dengan baik adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan mental dan fisik Anda.
  • Memberi Kesempatan pada Generasi Baru
    Pensiun memungkinkan Anda untuk memberikan tongkat estafet kepada orang lain, entah itu anak, tim kepercayaan, atau profesional berpengalaman. Generasi baru bisa membawa perspektif segar dan inovasi yang mungkin tidak terpikirkan oleh Anda. Memberikan kesempatan kepada generasi baru untuk mengambil alih bisnis bisa berarti memberikan mereka kesempatan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan manajemen mereka, yang akan sangat bermanfaat bagi keberlanjutan bisnis di masa depan.
  • Menikmati Hasil Kerja Keras
    Apa gunanya sukses dalam bisnis jika Anda tidak punya waktu untuk menikmatinya? Dengan pensiun, Anda bisa menikmati kehidupan yang lebih santai. Menikmati hasil kerja keras bisa berupa menikmati hobi yang selama ini tertunda, melakukan perjalanan yang telah lama diimpikan, atau sekadar menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga dan teman-teman tercinta. Pensiun memberikan Anda kebebasan untuk mengejar kebahagiaan pribadi yang mungkin sulit dicapai ketika Anda masih aktif mengelola bisnis.

Tanda-Tanda Anda Siap Pensiun dari Bisnis

Tidak ada rumus pasti kapan waktu yang ideal untuk pensiun. Namun, beberapa tanda berikut bisa menjadi sinyal bahwa Anda sudah siap untuk melangkah ke fase berikutnya:

1. Keuangan Bisnis Sudah Stabil

Sebelum pensiun, pastikan bisnis Anda sudah memiliki fondasi keuangan yang kuat. Jika bisnis tetap menghasilkan keuntungan tanpa Anda harus terlibat langsung, ini pertanda baik. Jangan lupa gunakan alat bantu seperti Moota untuk memantau arus kas dan memastikan kondisi keuangan selalu terkendali. Stabilitas keuangan adalah kunci agar Anda bisa merasa tenang ketika memutuskan untuk pensiun, karena Anda tahu bahwa bisnis dapat bertahan tanpa kehadiran Anda yang terus-menerus.

2. Ada Tim yang Kompeten

Tim yang solid adalah kunci agar bisnis tetap berjalan lancar meskipun Anda pensiun. Pastikan Anda sudah melatih dan mempercayakan tanggung jawab kepada orang-orang yang mampu mengambil alih peran Anda. Tim yang kompeten tidak hanya menguasai tugas-tugas operasional, tetapi juga memiliki visi yang sejalan dengan Anda. Mereka harus mampu mengatasi tantangan yang mungkin muncul dan terus mendorong bisnis untuk mencapai kesuksesan lebih lanjut.

3. Tujuan Pribadi Lebih Menarik

Jika Anda merasa lebih bersemangat untuk mengejar hobi, traveling, atau menghabiskan waktu bersama keluarga dibandingkan mengurus bisnis, ini bisa menjadi tanda bahwa waktu pensiun sudah dekat. Tujuan pribadi yang lebih menarik bisa memberikan Anda motivasi untuk menikmati hidup dengan cara yang baru dan berbeda. Misalnya, Anda mungkin ingin fokus pada kegiatan filantropi, menulis buku, atau bahkan memulai bisnis baru yang lebih sesuai dengan minat Anda saat ini.

4. Anda Merasa Burnout

Rasa lelah yang terus-menerus tanpa motivasi untuk melanjutkan biasanya menjadi sinyal bahwa Anda perlu istirahat panjang. Burnout tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik tetapi juga kesejahteraan mental. Jika Anda merasa sulit untuk menemukan kebahagiaan dalam pekerjaan yang dulunya Anda cintai, mungkin ini adalah saat yang tepat untuk mempertimbangkan pensiun. Mengakui bahwa Anda membutuhkan istirahat bukanlah tanda kelemahan, tetapi langkah bijak untuk menjaga kesehatan jangka panjang Anda.

Langkah-Langkah Menentukan Waktu Pensiun

1. Buat Rencana Keuangan yang Jelas

Langkah pertama adalah memastikan Anda memiliki tabungan atau investasi yang cukup untuk menopang kebutuhan sehari-hari setelah pensiun. Hitung estimasi kebutuhan Anda dan bandingkan dengan aset yang dimiliki. Pastikan Anda mempertimbangkan inflasi dan pengeluaran tak terduga dalam perencanaan keuangan Anda. Gunakan layanan finansial seperti Moota untuk memantau pemasukan dan pengeluaran secara real-time. Dengan begitu, Anda bisa lebih percaya diri mengambil keputusan. Rencana keuangan yang jelas akan memberikan Anda gambaran tentang apa yang bisa Anda harapkan setelah pensiun, sehingga Anda dapat menikmati masa pensiun tanpa khawatir tentang keuangan.

2. Identifikasi Pengganti Anda

Apakah Anda ingin anak Anda melanjutkan bisnis? Atau mungkin tim kepercayaan? Proses transisi ini memerlukan waktu, jadi mulailah lebih awal untuk melatih dan memberikan tanggung jawab secara bertahap. Melibatkan pengganti Anda dalam proses pengambilan keputusan sehari-hari dan memberi mereka tanggung jawab secara bertahap dapat membantu mereka untuk lebih siap saat waktunya tiba. Selain itu, pastikan pengganti Anda memahami visi dan misi bisnis, sehingga mereka dapat menjaga kesinambungan bisnis dan mungkin membawa bisnis ke tingkat yang lebih tinggi.

3. Tentukan Waktu yang Tepat

Idealnya, pensiun dilakukan ketika bisnis Anda sedang berada dalam kondisi terbaik. Ini akan memudahkan proses transisi dan memberikan rasa aman kepada semua pihak yang terlibat. Menentukan waktu yang tepat memerlukan penilaian terhadap berbagai faktor, termasuk kondisi pasar, kesehatan keuangan bisnis, dan kesiapan tim pengganti. Pastikan Anda memilih waktu yang memberikan keuntungan strategis bagi bisnis, sehingga transisi dapat berjalan dengan mulus dan tanpa gangguan berarti.

4. Dokumentasikan Proses Operasional

Pastikan semua proses operasional bisnis terdokumentasi dengan baik. Mulai dari SOP (Standar Operasional Prosedur) hingga strategi pemasaran, semuanya harus terdokumentasi agar pengganti Anda bisa memahami dan menjalankan bisnis dengan lancar. Dokumentasi yang baik tidak hanya membantu dalam transisi, tetapi juga sebagai referensi yang dapat digunakan untuk pelatihan dan pengembangan di masa depan. Ini memastikan bahwa pengetahuan dan keahlian yang telah Anda bangun selama bertahun-tahun tidak hilang begitu saja.

5. Konsultasi dengan Profesional

Jika Anda merasa ragu, jangan segan untuk berkonsultasi dengan ahli keuangan atau konsultan bisnis. Mereka dapat membantu Anda menentukan waktu yang paling tepat berdasarkan kondisi bisnis dan pribadi. Konsultasi dengan profesional dapat memberikan perspektif objektif dan saran praktis yang mungkin tidak terpikirkan oleh Anda. Mereka juga dapat membantu Anda mengidentifikasi potensi risiko dan cara mengatasinya, sehingga Anda bisa pensiun dengan lebih percaya diri.

Kesalahan yang Harus Dihindari

Menunda Terlalu Lama

Menunggu waktu yang "sempurna" untuk pensiun bisa menjadi jebakan. Kadang, Anda hanya perlu percaya pada rencana yang sudah dibuat dan mulai mengambil langkah. Menunda terlalu lama bisa membuat Anda kehilangan momentum dan kesempatan untuk menikmati masa pensiun yang Anda impikan. Oleh karena itu, penting untuk menetapkan target waktu yang realistis dan berpegang pada rencana Anda.

Tidak Memiliki Rencana Penerus

Bisnis yang Anda bangun akan kehilangan arah jika tidak ada orang yang bisa melanjutkannya. Pastikan Anda sudah menyiapkan penerus yang kompeten. Tanpa rencana penerus yang jelas, bisnis Anda bisa menghadapi berbagai tantangan yang mungkin sulit diatasi. Oleh karena itu, persiapkan penerus Anda dengan baik dan pastikan mereka siap untuk mengambil alih peran Anda ketika waktunya tiba.

Melupakan Kesehatan

Jangan sampai Anda terus memaksakan diri untuk bekerja hingga kesehatan terganggu. Ingat, kesehatan adalah aset utama yang perlu dijaga. Terlalu fokus pada bisnis bisa membuat Anda mengabaikan tanda-tanda awal masalah kesehatan. Pensiun memberi Anda kesempatan untuk fokus pada kesehatan dan kesejahteraan Anda. Mulailah dengan menjalani gaya hidup sehat, seperti olahraga teratur, pola makan seimbang, dan waktu istirahat yang cukup. Kesehatan yang baik akan membuat Anda bisa menikmati masa pensiun dengan lebih baik.

Pakai Moota, Yuk Buruan Daftar!

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Pensiun?

Setelah memutuskan untuk pensiun, Anda tidak harus berhenti total dari dunia bisnis. Ada beberapa aktivitas yang bisa Anda lakukan untuk tetap produktif:

  • Menjadi Mentor
    Pengalaman Anda dalam bisnis tentu sangat berharga. Anda bisa membagikan pengetahuan ini dengan menjadi mentor bagi generasi muda. Mentoring memberikan Anda kesempatan untuk tetap terlib
  • Mencoba Investasi Baru Jika Anda masih ingin berkecimpung di dunia bisnis, investasi di bidang lain bisa menjadi pilihan menarik. Ini bisa membantu Anda tetap merasa produktif dan berkontribusi tanpa harus terlibat langsung dalam operasional sehari-hari. Anda bisa mengeksplorasi investasi di berbagai sektor seperti properti, saham, atau bahkan usaha kecil yang sesuai dengan minat dan pengalaman Anda.
  • Nikmati Waktu Luang Pensiun adalah saat yang tepat untuk mengeksplorasi hobi, traveling, atau menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga. Ini adalah waktu untuk menikmati hasil jerih payah Anda selama bertahun-tahun dan menciptakan kenangan indah dengan orang-orang terdekat. Mengambil waktu untuk bersantai dan menikmati kehidupan akan membantu Anda menjaga keseimbangan emosional dan mental.

Kesimpulan

Menentukan waktu pensiun dari bisnis bukan keputusan yang bisa diambil secara mendadak. Perlu perencanaan matang, mulai dari keuangan, penerus bisnis, hingga tujuan pribadi Anda. Dengan langkah-langkah yang tepat, Anda bisa pensiun tanpa rasa khawatir dan menikmati hidup dengan lebih tenang. Dalam merencanakan pensiun, penting untuk selalu mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kesejahteraan Anda agar bisa menikmati masa pensiun dengan penuh kebahagiaan.

Jangan lupa, gunakan alat bantu seperti Moota untuk memastikan semua transaksi keuangan bisnis Anda berjalan lancar selama proses transisi. Semoga artikel ini membantu Anda merencanakan pensiun dari bisnis dengan lebih percaya diri.

November 18, 2024
Baca Sekarang

1 72 73 74 75 76 197
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
March 28, 2021
March 28, 2021

10 Usaha yang Jarang Tapi Sangat Dibutuhkan Saat Ini

Seiring perkembangan waktu makin banyak ide-ide kreatif yang mungkin bahkan tidak terpikirkan sebelumnya. Namun siapa yang menduga bisnis tersebut justru menghasilkan omzet yang tinggi. Penghasilan yang meningkat bisa dicek dengan mudah lewat Moota tanpa harus cek akun satu persatu.

10 Peluang Usaha yang Jarang Digeluti Namun Sangat Dibutuhkan

1. Bahan makanan yang siap masak

Usaha satu ini mungkin masih terdengar baru bagi Anda, namun percayalah bahwa ia merupakan ide bisnis yang memiliki peluang scale up cukup tinggi. Dibanding dengan menjual sayuran satuan, akan lebih mudah jika menjualnya dengan menjadikannya satu paket yang siap untuk dimasak.

2. Kerajinan tangan

Hasil kerajinan tangan sangat berbeda dengan hasil pabrikan sehingga membuatnya nampak berbeda dan unik. Hal tersebut justru yang dicari kebanyakan orang karena memiliki ciri khas tersendiri. Bahkan tak sedikit pebisnis pemula yang menjadikannya sebagai modal usaha sebagai reseller maupun dropshipper.

3. Catering sehat

Gaya hidup sehat sudah mulai menjadi kebiasaan sebagian masyarakat Indonesia saat ini, namun tidak sedikit yang kesusahan untuk menyiapkannya. Dari situ, Anda bisa mengambil celah dengan membangun bisnis online catering dengan berbagai menu yang menyehatkan.

4. Jamu modern

Selain menu sehat, di tengah pandemi ini hampir semua lapisan masyarakat membutuhkan minuman yang dapat memperkuat imun salah satunya dengan minum jamu. Saat ini banyak ukm yang memulai memasarkan jamu dengan lebih modern sehingga cocok dengan tren saat ini.

5. Menjual peralatan dan bahan kue

Peralatan dan bahan kue bisa menjadi ide bisnis yang cukup menjanjikan saat ini. Anda bisa memanfaatkan kegemaran masyarakat akan belanja online dengan menawarkan alat dan bahan pembuat kue tanpa harus keluar rumah.

6. Laundry sepatu

Laundry baju mungkin sudah biasa, namun bagaimana dengan laundry sepatu? Pada umumnya sepatu memerlukan perawatan khusus dan berbeda dibanding baju. Dengan demikian Anda bisa membuka peluang bisnis baru dengan menawarkan jasa laundry sepatu dengan transaksi online maupun langsung.

7. Menjual produk daur ulang

Barang bekas atau sampah semakin membludak setiap tahunnya. Untuk menyiasatinya banyak orang yang mendaur ulang barang tersebut menjadi berbagai bentuk sehingga bisa digunakan kembali dan lebih bernilai bahkan bisa menjadi sumber keuangan menjanjikan.

8. Penyewaan alat elektronik

Kebutuhan masyarakat akan alat elektronik bisa dibilang cukup tinggi. Namun saat ini sangat jarang usaha yang menawarkan jasa penyewaan alat elektronik seperti done dan kamera. Padahal jika ditekuni usaha satu ini cukup potensial meskipun untuk memulainya membutuhkan dana yang tidak sedikit.

9. Jasa bersih-bersih

Rutinitas sebagian orang khususnya di kota besar sangat sibuk bahkan tak ada waktu untuk sekadar bersih-bersih rumah. Dari situ, Anda bisa mengambil peluang usaha dengan menawarkan jasa bersih-bersih rumah secara fleksibel.

10. Content writer

Berkembangnya teknologi membuat jenis pekerjaan juga bermacam-macam salah satunya content writer. Bisnis ini sangat dibutuhkan khususnya mereka yang merancang bisnis online dan sedang gencar melakukan pemasaran. Usaha tersebut tidak hanya menjanjikan namun juga membantu pelanggan mendapat banyak pemasukan sehingga butuh pengelola transaksi seperti Moota.

10 ide usaha yang telah disebutkan di atas dapat Anda coba sebagai jebolan bisnis baru. Agar bisnis lancar dan berkembang dengan baik gunakan tools Moota karena ia memberikan banyak kemudahan mulai dari cek saldo rekening bank hingga notifikasi pembayaran yang bisa diakses di hanya di Moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
March 27, 2021
March 27, 2021

Tips Sukses Membuat Webinar dan Pelatihan Berbayar

Bagi Anda yang tertarik atau mempunyai ilmu lebih bisa mengadakan webinar maupun pelatihan berbayar untuk menambah pemasukan keuangan. Seiring banyaknya peminat membuat transaksi kewalahan karena terlalu banyak rekening. Namun tak perlu khawatir karena Moota dapat membantu cek transfer tanpa login berkali-kali sehingga webinar dan pelatihan berbayar bisa sukses dan menarik banyak orang.

Ini Tips Agar Webinar dan Pelatihan Berbayar Sukses

1. Tema yang spesifik

Webinar atau web-seminar serta pelatihan berbayar adalah salah saru teknik marketing yang juga bermanfaat untuk membagi ilmu. Acara tersebut tidak jauh berbeda dengan seminar atau pelatihan pada umumnya yaitu memerlukan sebuah tema atau topik tertentu.

Supaya menarik minat para peserta sebaiknya, acara tersebut memilih tema yang spesifik dan detail sehingga pembahasan bisa fokus dan tidak melenceng. Ada banyak tema yang bisa dipilih sesuai dengan bidang masing-masing seperti membangun toko online atau membagi tips menarik.

2. Cara pemasaran yang tepat

Webinar atau pelatihan berbayar juga termasuk bisnis online karena memerlukan teknik pemasaran yang tepat agar menarik banyak peserta. Terdapat berbagai macam strategi yang bisa digunakan salah satunya dengan promosi lewat sosial media.

3. Cara kerja yang terstruktur

Penting bagi penyelenggara pelatihan atau webinar untuk menyusun susunan acara dengan baik. Acara tersebut sangat tepat untuk mempromosikan sekaligus mempelajari suatu produk atau bisnis sehingga bisa dimanfaatkan sebagai bahan perkembangan yang mampu meningkatkan omzet suatu bisnis.

4. Menggunakan platform atau software online yang mumpuni

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, webinar atau pelatihan berbayar harus direncanakan dengan matang termasuk dengan peralatan hingga platform atau software yang akan digunakan. Saat ini ada berbagai macam platform mulai dari yang berbayar lewat mbanking hingga gratis tergantung dengan kebutuhan masing-masing.

Pilih platform atau software terbaik untuk melaksanakan live streaming webinar atau pelatihan. Pastikan media tersebut dapat digunakan baik untuk desktop maupun telepon seluler dengan kualitas yang mumpuni.

5. Presentasi yang menarik

Setelah mempersiapkan semua kebutuhan, agar webinar atau pelatihan berbayar berjalan dengan baik maka penting untuk membuat presentasi semenarik mungkin. Untuk mewujudkannya bisa dimulai dengan mendesain template yang unik dan menarik perhatian, tema yang segar, serta penggunaan tools yang baik.

Bagian yang tidak kalah penting yakni untuk menyampaikan materi dengan jelas sehingga bisa ditangkap dengan mudah. Selain itu, mulai acara tepat waktu karena masing-masing peserta mempunyai kesibukan berbeda entah belanja online atau mengurus rumah.

6. Ajak peserta untuk berpartisipasi

Keikutsertaan peserta dalam webinar maupun pelatihan sangat berperan besar karena dengan mengajaknya mereka merasa dilibatkan dan dihargai. Beberapa contoh nyata yang bisa dilakukan yaitu dengan mengajukan pertanyaan, mengajak diskusi atau mengadakan survei.

7. Proses pembayaran yang mudah

Dari semua tips yang sudah disebutkan di atas proses pembayaran adalah yang paling penting. Karena berbayar maka sebelum mengikuti peserta diharuskan membayar terlebih dahulu dengan transfer lewat bank.

Seiring meningkatnya peminat webinar dan pelatihan berbayar membuat Anda kesulitan untuk mengelola keuangan yang masuk dari berbagai rekening. Namun tak perlu bingung karena kini ada Moota yang bisa cek mutasi tanpa harus login berkali-kali.

Itulah beberapa tips agar webinar atau pelatihan berbayar bisa berjalan dengan sukses. Untuk melengkapi tips dan kegiatan di atas, Anda bisa menggunakan tools Moota yang bisa diakses dengan mudah dan kunjungi website resmi Moota untuk mendapatkan informasi lebih lengkapnya.

 

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
March 26, 2021
March 26, 2021

10 Ide Usaha Modal Kecil yang Cocok di Pedesaan

Di pedesaan pada umumnya memiliki hasil bumi yang khas sehingga bisa dimanfaatkan untuk membuka peluang bisnis baru. Tak perlu bingung dengan modal, karena ada banyak pilihan usaha di desa mulai dari warung hingga menjadi reseller. Supaya bisnis semakin lancar jangan lupa mengatur keuangan dengan menggunakan Moota. Tanpa menunggu lebih lama berikut ide usaha di pedesaan yang patut dicoba.

Daftar 10 Ide Usaha Modal Kecil di Pedesaan

1. Menjual hasil bumi

Masyarakat pedesaan umumnya memiliki hasil bumi yang melimpah dan jarang ditemukan di tempat lain seperti buah-buahan atau sayuran. Hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha baru dengan dana minim karena Anda mengambil dari tangan pertama secara langsung.

2. Menjadi distributor

Selain menjualnya secara langsung, Anda juga bisa menjadi distributor atau pengepul hasil bumi milik warga setempat. Usaha ini cukup menjanjikan karena bisa dimulai dengan modal yang rendah namun dengan omzet yang tinggi.

3. Jual tanaman hias

Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan berbagai jenis tanaman hias yang cantik dan beragam warna. Hal tersebut dapat Anda manfaatkan dengan menjual berbagai macam tanaman hias agar saldo dalam rekening bank bertambah.

4. Membuka toko sembako

Membuka toko sembako merupakan salah satu ide yang patut untuk dicoba. Tidak harus membuka toko dalam skala besar, dalam lingkup yang kecil pun toko akan laku karena barang yang dijual adalah kebutuhan sehari-hari. Anda bisa memulai dengan membuka toko di rumah agar biaya lebih murah.

5. Toko oleh-oleh

Jika di tempat tinggal Anda terdapat makanan atau kerajinan yang khas bisa dimanfaatkan sebagai ide bisnis. Manfaatkan peluang tersebut dengan menjual oleh-oleh khas desa tersebut atau dengan mengajak kerjasama ukm setempat.

6. Budidaya ikan

Bisnis satu ini cocok dilakukan karena memiliki prospek yang menjanjikan. Salah satu jenis ikan yang banyak dijadikan budidaya yaitu lele karena ikan tersebut cepat berkembang dan memiliki banyak peminat sehingga bisnis bisa scale up.

7. Beternak

Ada banyak pilihan hewan yang bisa dijadikan ternak seperti ayam, bebek, kambing bahkan sapi. Hasil bisnis satu ini tidak hanya dijual di pasar secara langsung namun juga sudah merambah dunia digital menjadi bisnis online. Selain itu, bahan makanan yang mudah didapat menjadikan bisnis ini memiliki keuntungan yang cukup besar.

8. Jasa pangkas rambut

Daripada jauh-jauh ke kota atau barbershop, akan lebih baik jika Anda membuka jasa pangkas rambut di desa. Peluang bisnis ini cukup menguntungkan karena bisa dilakukan dengan fleksibel yakni pelanggan datang langsung atau sebaliknya.

9. Jasa menjahit

Jika Anda mahir membuat baju atau menjahit bisa dijadikan peluang bisnis untuk menambah penghasilan. Seiring berkembangnya mode maka Anda bisa mengkreasikan hasil jahitan dengan lebih modern sehingga pelanggan menjadi lebih puas dan luas.

10. Toko online

Peluang usaha yang tidak kalah menjanjikan yaitu dengan membuka toko online. ada bisa menjual berbagai jenis barang mulai dari hasil kerajinan, hasil pangan bahkan makanan khas desa tersebut secara online. Bisnis yang potensial harus diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang mumpuni, salah satunya dengan menggunakan Moota.

Moota merupakan tools yang banyak membantu para pebisnis untuk mengatur pembayaran dari berbagai bank. Cukup dengan satu tools maka semua transaksi dan kegiatan pembayaran bisa diselesaikan dengan aman. Untuk lebih lengkap silahkan kunjungi website resminya di Moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 72 73 74 75 76 122
Keuangan
Lihat Semua
Septian Rishal
October 28, 2020
October 28, 2020

7 Hal yang Harus Dihindari Pebisnis yang Baru Merintis

Pada era sekarang banyak bermunculan UKM baru di dunia bisnis dan industri Indonesia. Terlebih setelah banyak yang mengalami pemecatan dan kehilangan pekerjaan karena dampak pandemik Covid-19. Penghasilan yang semakin berkurang, sedangkan kebutuhan tetap sama dan bertambah, membuat banyak orang memutar otaknya. Selain itu banyak pula pengembang aplikasi yang berlomba menawarkan lapak on-line untuk berjualan. Namun, transaksi tidak langsung tentunya bukan tanpa resiko, untuk itu Moota hadir untuk memberikan kenyaman dan kemudahan bagi pelaku bisnis baru.

7 Hal yang Harus Dihindari oleh Pembisnis Pemula

1. Terlambat

Ketepatan adalah kesan pertama yang akan membangun kepercayaan pelanggan dan investor terhadap usaha nada. Jangan menyepelekan terkait hal waktu, karena dapat berakibat fatal. Gunakan momen yang tepat untuk mengembangkan bisnis. Seperti saat pandemik ini merupakan peluang untuk mengembangkan usaha anda dalam sebuah bisnis on-line.

2. Ekspektasi Tinggi pada Laba

Ketika memulai usaha hindari ekspektasi tinggi akan untung yang banyak. Karena bisnis adalah sesuatu dengan risiko yang tinggi. Tidak pernah terdengar jika bisnis terhindar dari kemungkinan rugi, sepanjang usaha anda tetap berjalan. Omzet maksimal adalah ukuran dari risiko besar dari bisnis. Jadi, jangan patahkan semangat anda dengan berekspektasi pada kemungkinan yang riskan.

3. Pengelolaan Keuangan

Aspek lain yang harus dihindari oleh pembisnis pemula adalah kebocoran dana utama. Hal ini bisa dihindari dengan memisahkan pendapatan dengan pengeluaran pribadi. Untuk mendapatkan siklus transaksi yang rapih dan akurat gunakan sistem yang efisien dan tanpa resiko seperti Moota.

Mengelola keuangan membutuhkan ketelitian dan keakuratan. Sekali anda salah dalam melakukan pencatatan, maka akan berpengaruh pada performa pelayanan dan produksi

4. Bekerja Sendiri

Sebuah bisnis tidak bias dijalankan sendiri, diperlukan tangan professional untuk membantu. Kebanyakan pemula, merasa ragu untuk merekrut orang karena harus mengeluarkan biaya tambahan. Namun, hal ini seharusnya dihindari, karena anda membutuhkan sentuhan pemikiran dari orang lain untuk scale up produk.

5. Tidak Melakukan Ekspansi Jaringan

Kesalahan selanjutnya yang harus dihindari adalah berpuas diri, dengan tidak berusaha untuk melakukan ekspansi jaringan.  Padahal sebuah bisnis akan dikatakan berhasil jika kemampuan ekspansinya bagus. Semakin banyak kita dikenal semakin banyak yang akan melirik usaha kita. Sehingga dimungkinkan akan banyak investor, yang membantu masalah keuangan anda.

Selain melakukan perluasan, lakukan kerjasama yang baik dengan pihak penyedia jasa keuangan seperti Bank. Karena ini dapat membantu mengefisienkan sistem.

6. Tidak menguji Ide Bisnis

Kebanyakan pemilik usaha baru datang dengan ide bisnis yang belum dilakukan uji pasar. Akibatnya, produk susah mendapatkan persona dari konsumen. Hal ini harus dihindari karena berkaitan dengan usia bisnis anda. Usahakan melakukan evaluasi dan pengembangan setiap bulannya. Agar kualitas tetap terjaga dengan pengembangan produk yang semakin inovatif.

7. Perencanaan Tidak Matang

Hal ini berhubungan dengan ide bisnis, produk, sistem transaksi pembayaran, dan sistem pelayanan pelanggan. Jika tidak dilakukan perencanaan yang matang seperti menggunakan alat-alat bantu transaksi M-banking. Maka dimungkinkan akan mengalami kesulitan dalam sistem pengecekan mutasi pembayaran.

Moota bagian dari solusi sistem yang mudah, efisien, dan aman tanpa resiko. Dengan aplikasi ini, anda tidak perlu melakukan pengecekan manual pada rekening bank anda. Sehingga, pesanan secara otomatis bias divalidasi.

Selain itu, anda juga tidak perlu melakukan login berulang pada aplikasi I-Banking untuk pengecekan mutasi rekening. Karena semua telah tersedia dalam dashboard dengan satu klik yang mudah dan efisien.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
October 28, 2020
October 28, 2020

Perbedaan Hutang Konsumtif dan Hutang Produktif

Banyak orang yang mungkin sangat anti dengan kata hutang, karena terkesan memiliki konotasi yang negatif. Akan tetapi di dunia usaha seperti bisnis online hutang merupakan sesuatu yang biasa demi memenuhi tuntutan modal usaha. Karenanya,sebenarnya hutang tak selalu bermakna negatif asalkan penggunaanya jelas, maka sering ada istilah hutang produktif dan hutang konsumtif. Lantas apa itu hutang konsumtif dan hutang produktif? Moota akan memberikan penjelasannya sebagai berikut.

Mengenal Hutang Produktif dan Hutang Konsumtif

Berbicara tentang hutang produktif dan hutang konsumtif berarti berbicara tentang fungsi atau penggunaan hutang tersebut, apakah digunakan untuk tujuan kebutuhan ataukah keinginan. Penggunaan hutang haruslah dipahami dengan baik agar pengelolan keuangan dapat terkontrol dengan baik.

1. Hutang Produktif

Banyak alasan mengapa seseorang harus berhutang. Ada yang didorong oleh tekanan hidup, ada juga yang dipengaruhi oleh tuntutan pribadi untuk memiliki barang-barang tertentu. Hutang produktif adalah hutang yang digunakan untuk tujuan usaha. Cirinya bisa dilihat dari aset yang dibeli akan meningkatkan omzet pendapatan, misalnya berhutang untuk membuka usaha katering.

Hutang produktif biasanya merupakan alternatif untuk membesarkan usaha, sehingga scale up produk dapat meningkat. Oleh sebab itu, hutang dengan tujuan ini cenderung menguntungkan pelaku usaha.

2. Hutang Konsumtif

Penggunaan hutang jenis ini selalu didorong oleh keinginan pribadi. Sehingga dengan berhutang biasanya seseorang tak akan pernah lepas dari yang namanya cicilan. Tak ada penambahan pendapatan, sehingga hutang jenis ini cenderung merugikan. Alhasil, seseorang tidak bisa menikmati hidup karena disibukkan dengan cicilan setiap bulan, misalnya berhutang untuk membeli mobil, kendaraan dan sebagainya.

Jika penggunaan hutang tak dikendalikan dan dibatasi untuk hal-hal yang harus diprioritaskan, maka hal ini bisa berdampak pada krisis ekonomi secara pribadi. Adapun hal ini juga dapat mengganggu stabilitas keuangan dan psikologis pelaku hutang, oleh sebab itu hutang konsumtif bukanlah keputusan yang bijak.

Aturan Main dalam Utang Piutang

1. Perhatikan jumlah hutang dan rasio pendapatan

Agar hidup Anda tidak habis digunakan untuk membayar hutang maka usahakan untuk berhutang tidak lebih dari 30% pendapatan Anda. Selain itu, Anda perlu memantau secara terus menerus pengeluaran agar dapat membagi pengeluaran dengan baik. Untuk mempermudah proses transaksi Anda bisa menggunakan ibanking atau mbanking.

Untuk domain yang lebih besar seperti mengelola keuangan untuk kepentingan usaha, Anda akan sangat terbantu dengan menggunakan aplikasi digital seperti Moota sebagai ganti laporan transaksi rekening bank, sehingga Anda bisa memantau riwayat transaksi bahkan dari berbagai bank.

2. Gunakan kartu kredit untuk memudahkan proses transaksi

Pastikan kartu kredit Anda memiliki sejumlah dana yang akan digunakan sebagai pembayaran di akhir bulan

3. Jangan Menukar Kartu Kredit dengan Hutang yang Memiliki Jaminan

Hutang dengan jaminan akan mengharuskan Anda untuk menggadaikan aset. Jika hutang tak bisa dilunasi, maka aset Anda secara otomatis akan disita oleh pihak bank. Sedangkan jika Anda tidak bisa membayar kartu kredit, maka aset Anda tidak akan bisa diambil.

Dari paparan di atas terdapat beberapa situasi yang mengharuskan seseorang untuk berhutang. Jikalau pun terpaksa berhutang, maka pastikan Anda dapat memanfaatkannya dengan baik untuk meningkatkan pendapatan Anda. Oleh sebab itu Anda juga harus pandai dalam memainkan strategi dan mengelola keuangan dengan baik. Anda bisa menggunakan Motta (https://moota.co/) sebagai financial planner untuk memudahkan manajemen keuangan Anda kapan pun dan dimana pun.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
October 28, 2020
October 28, 2020

Tips Menikmati Hidup dengan Traveling Hemat

Traveling adalah salah satu cara menikmati hidup dan lari dari padatnya rutinitas sehari-hari.  Namun, banyak orang yang masih ragu untuk memutuskan pergi travelling karena terkendala biaya, karena liburan identik dengan biaya yang mahal. Nah, ternyata ada beberapa tips agar travelling Anda menyenangkan, namun sesuai dengan bujet, misalnya mengelola keuangan  dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti Moota, sayangnya tak semua orang mengetahui itu, berikut beberapa tips travelling hemat dan menyenangkan.

Cara Traveling Minim Bujet

1. Merencanakan Traveling Terlebih Dahulu

Ketika Anda memutuskan untuk travelling, rencanakanlah perjalanan Anda jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Jika Anda menginginkan travelling sesuai bujet banyak hal yang perlu dipersiapkan. Pertama, Anda harus melakukan riset untuk memutuskan kemana tempat tujuan Anda melalui internet atau rekomendasi teman yang sering melakukan travelling. Anda bisa mulai mengatur jadwal tempat mana saja yang akan Anda kunjungi, sehingga Anda bisa mengetahui apakah estimasi Anda sesuai dengan dana yang tersedia.

2. Memilih Waktu yang Tepat

Mengetahui waktu yang tepat untuk travelling akan sangat mempengaruhi bujet liburan Anda. Jika musim liburan tiba maka harga tiket pesawat akan melonjak begitu pula yang lain. Dengan memilih liburan di low season bujet Anda tidak akan membengkak, tanpa menghilangkan pengalaman travelling yang menyenangkan.

3. Mengatur Keuangan

Selanjutnya, setelah destinasi sudah ditentukan Anda bisa mulai mengatur bujet minimum travelling yakni dengan merinci pengeluaran setiap titik-titik yang paling crucial seperti transportasi, penginapan, biaya makan. Anda juga bisa menggunakan alat bantuan untuk mengatur keuangan agar transaksi dapat terkendali dengan baik sesuai bujet.

Yang tak kalah penting, pastikan untuk mempersiapkan biaya cadangan untuk kebutuhan yang tidak terduga. Mempersiapkan rencana yang matang dari awal akan memudahkan Anda mengelola keuangan dengan baik.

4. Mencatat Pengeluaran

Meskipun persiapan sudah matang , jika Anda tidak rajin mencatat pengeluaran akan sangat sulit untuk mengetahui apakah travelling Anda masih on the track. Meskipun agak sedikit merepotkan, ini akan sangat membantu Anda untuk memantau keuangan. Anda juga bisa menggunakan Moota untuk menampilkan transaksi mutasi rekening bank.

Tak perlu khawatir dengan penggunaan bank yang berbeda, dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi travelling Anda pasti akan lebih menyenangkan. Bahkan jika Anda memiliki bisnis online, Anda tetap dapat memantau transaksi meski sedang liburan.

5. Rajin Cari Promo

Salah satu hal yang bisa dilakukan agar travelling Anda minim bujet adalah dengan menekan biaya tiket pesawat pulang dan pergi. Caranya, Anda harus sering cek promo tiket pesawat online. Kunjungi juga situs-situs pembanding agar Anda bisa mendapatkan harga pesawat yang paling murah. Jangan lupa untuk mengunjungi travel fair, biasanya event seperti ini menghadirkan banyak promo yang akan sangat membantu meringankan biaya tiket pesawat.

6. Memilih Tempat Makan

Travelling yang menyenangkan dan berkesan tak selalu identik dengan hal-hal yang mewah. Anda tetap bisa menikmati makanan enak meski tidak di restoran mahal, misalnya berburu food street akan jauh lebih seru, selain harganya murah, makanannya juga lebih bervariasi.

Bagaimana? Menarik bukan? Menentukan gaya liburan Anda sendiri akan lebih mengesankan dari pada mengikuti yang model liburan pada umumnya. Tips-tips di atas tidak hanya membuat travelling Anda lebih hemat, tapi juga lebih mengesankan. Mengingat keuangan adalah hal yang utama maka Anda bisa mengunjungi website moota. Di sana Anda akan menemukan fitur-fitu menarik dari Moota untuk membantu mengelola keuangan Anda selama liburan.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 72 73 74 75 76 91
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram