Kelola Interaksi dengan Pelanggan di Whatsapp

Hayo ngaku, siapa di sini yang nggak kenal WhatsApp? Kayaknya hampir semua orang dari Sabang sampai Merauke punya aplikasi pesan instan yang satu ini ya. Mulai dari anak sekolah, ibu rumah tangga, sampai para pekerja kantoran, semuanya pasti akrab banget sama WhatsApp. Tapi, tahukah kamu, Sobat Bisnis, kalau WhatsApp itu bukan cuma sekadar buat kirim-kirim pesan lucu ke teman atau nanyain resep masakan ke ibu aja lho? Buat banyak bisnis, baik yang skala kecil maupun yang udah gede, WhatsApp udah jadi senjata rahasia buat menjalin hubungan baik sama pelanggan. Dengan WhatsApp, interaksi sama pelanggan jadi lebih gampang, lebih cepet, dan pastinya lebih efisien. Kamu bisa langsung nyapa pelanggan, jawab pertanyaan mereka, kasih informasi produk terbaru, bahkan sampai nerima orderan juga bisa! Penasaran kan gimana caranya biar WhatsApp bisa jadi jurus ampuh buat bisnis kamu makin dekat sama pelanggan? Yuk, kita bahas tuntas!

Kenalan Lebih Dekat Sama Fitur WhatsApp yang Bikin Pelanggan Makin Sayang dan Bisnis Makin Lancar

WhatsApp punya banyak banget fitur keren yang bisa kamu manfaatkan buat berkomunikasi sama konsumen kamu. Salah satu fitur andalannya tentu aja fitur chat. Dengan fitur ini, kamu bisa ngobrol langsung satu lawan satu sama pelanggan kamu secara real-time. Jadi, kalau ada pertanyaan soal produk, keluhan, atau bahkan sekadar pengen konsultasi, bisa langsung kamu tanggepin saat itu juga. Ini tentu bikin pelanggan merasa lebih diperhatikan dan puas sama pelayanan kamu. Selain itu, ada juga fitur voice note yang berguna banget kalau kamu pengen ngejelasin sesuatu yang agak panjang atau rumit tapi males ngetik. Tinggal rekam suara, kirim deh! Fitur panggilan suara dan video juga bisa jadi pilihan yang oke banget kalau kamu pengen interaksi yang lebih personal sama pelanggan kamu. Misalnya, buat ngasih demo produk, konsultasi mendalam, atau sekadar ngobrol santai biar hubungan sama pelanggan makin akrab. Lengkap banget kan fiturnya? Kamu tinggal pilih aja fitur mana yang paling sesuai sama kebutuhan bisnis kamu. Kemudian, manfaatkan fitur-fitur ini secara maksimal untuk meningkatkan kualitas interaksi dengan pelangganmu.

Jangan Asal Chatting! Ini Strategi Jitu Kelola Interaksi Pelanggan di WhatsApp Biar Makin Loyal dan Bisnis Makin Berkembang

Tapi inget ya, Sobat Bisnis, berkomunikasi sama konsumen di WhatsApp itu nggak cuma sekadar kirim dan terima pesan aja. Kalau kamu pengen interaksi itu bener-bener efektif dan bisa bikin pelanggan kamu makin loyal, kamu perlu punya strategi yang oke. Nah, di bawah ini ada beberapa strategi jitu yang bisa kamu coba terapkan buat mengelola interaksi pelanggan kamu di WhatsApp:

Respons Cepat Itu Kunci! Jangan Bikin Pelanggan Nunggu Kayak Lagi Nunggu Kepastian dari Gebetan

Pelanggan itu maunya dilayanin dengan cepat, Sobat Bisnis. Di era serba instan kayak sekarang ini, nggak ada lagi yang suka nunggu lama. Mereka pasti berharap kamu bisa kasih respons yang kilat kalau mereka punya pertanyaan, keluhan, atau bahkan cuma sekadar pengen tahu lebih lanjut soal produk kamu. Jadi, jangan biarin mereka nunggu terlalu lama ya. Usahain kamu bisa kasih respons yang cepet dan ramah buat nunjukkin kalau kamu bener-bener peduli sama kebutuhan mereka. Misalnya, kamu bisa aktifin fitur notifikasi WhatsApp biar setiap ada pesan masuk, kamu bisa langsung tahu dan segera merespons. Dengan respons yang cepet, pelanggan juga jadi merasa lebih dihargai dan diperhatikan. Ini bisa ningkatin kepuasan pelanggan dan bikin mereka jadi lebih loyal sama bisnis kamu. Selain itu, respons cepat juga membangun citra positif untuk bisnismu di mata pelanggan.

Bikin Pesan yang Personal Biar Pelanggan Merasa Spesial Kayak Pacar Sendiri yang Selalu Diperhatiin

Pelanggan itu juga pengen merasa dihargai dan diperhatikan secara personal lho, Sobat Bisnis. Jadi, jangan cuma kirim pesan yang isinya template doang yang kesannya nggak ada sentuhan personal sama sekali. Coba deh, bikin pesan yang lebih personal dan sesuai sama konteks pelanggan kamu. Misalnya, kamu bisa nyebut nama mereka di awal pesan, nanyain kabar mereka sebelum masuk ke inti percakapan, atau sekadar ngucapin terima kasih setelah mereka melakukan pembelian atau memberikan feedback. Kamu juga bisa ngingetin mereka soal promo khusus yang relevan sama minat mereka berdasarkan riwayat pembelian sebelumnya. Hal-hal kecil kayak gini bisa bikin pelanggan kamu merasa lebih nyaman, lebih dihargai, dan akhirnya punya hubungan yang lebih dekat sama bisnis kamu. Mereka jadi ngerasa kayak lagi ngobrol sama temen, bukan cuma sama perusahaan yang jualan produk. Dengan pesan yang personal, kamu membangun koneksi emosional dengan pelangganmu.

Ngobrol Santai Aja Kayak Sama Temen di Warung Kopi! Jangan Kaku Kayak Lagi Ujian Skripsi di Depan Dosen Killer

Pelanggan itu juga pengen ngerasa kayak lagi ngobrol sama temen atau kenalan yang asyik, bukan sama robot atau customer service yang jawabannya udah diatur dan bahasanya formal banget. Jadi, gunakan bahasa yang santai dan informal saat kamu berkomunikasi sama pelanggan kamu. Jangan ragu buat pakai emoji, stiker, atau gambar biar pesan kamu jadi lebih menarik, lebih ekspresif, dan nggak monoton. Hindari bahasa yang terlalu kaku, formal, atau baku yang bisa bikin pelanggan kamu jadi nggak nyaman atau bahkan jadi males buat lanjutin percakapan. Tapi inget ya, Sobat Bisnis, meskipun kamu ngobrolnya santai kayak sama temen, kamu tetep harus menjaga profesionalitas ya. Jangan sampai kelewat batas dan malah jadi nggak sopan. Tetep perhatikan etika berkomunikasi yang baik. Dengan bahasa yang santai dan informal, kamu menciptakan suasana yang lebih akrab dan bersahabat dengan pelangganmu.

Pilih Waktu yang Tepat! Jangan Sampai Ganggu Pelanggan Lagi Asyik Bobok Cantik atau Lagi Meeting Penting

Pelanggan itu juga nggak mau diganggu atau diabaikan sama kamu. Jadi, kamu perlu tahu kapan waktu yang tepat buat menghubungi mereka dan seberapa sering kamu boleh mengirim pesan. Jangan sampai kamu ngirim pesan terlalu sering yang malah bikin pelanggan kamu jadi risih, merasa di-spam, atau bahkan akhirnya nge-block nomor kamu. Jangan juga terlalu jarang ngirim pesan yang bikin pelanggan kamu jadi lupa sama bisnis kamu atau malah merasa diabaikan. Sesuaikan waktu dan frekuensi kamu sama preferensi dan kebiasaan pelanggan kamu. Misalnya, kamu bisa tanya ke mereka kapan waktu yang paling enak buat dihubungi atau kamu bisa perhatikan kapan biasanya mereka aktif di WhatsApp. Hindari mengirim pesan di waktu yang nggak pantas, seperti tengah malam atau saat mereka lagi sibuk kerja atau istirahat. Dengan memperhatikan waktu yang tepat, kamu bisa menjaga hubungan baik sama pelanggan kamu dan menghindari kesan mengganggu. Kamu bisa memanfaatkan fitur broadcast list atau grup WhatsApp secara bijak dengan memperhatikan waktu pengiriman pesan.

Kesimpulan: WhatsApp Itu Senjata Ampuh Buat Bisnis Makin Maju! Yuk, Manfaatkan Sekarang Juga!

Gimana nih, Sobat Bisnis? Udah mulai kebayang kan betapa pentingnya WhatsApp buat interaksi sama pelanggan? Apakah kamu udah siap buat mulai mengelola interaksi dengan pelanggan kamu di WhatsApp dengan lebih efektif? Kalau belum, jangan khawatir. Dengan tips dan trik yang udah kita bahas tadi, saya yakin kamu pasti bisa melakukannya dengan baik. Ingat ya, kunci suksesnya adalah respons yang cepet, pesan yang personal, bahasa yang santai tapi tetep profesional, dan waktu yang tepat. Dengan menerapkan strategi ini, kamu bisa membangun hubungan yang lebih kuat sama pelanggan kamu, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan akhirnya bikin bisnis kamu makin maju dan berkembang. Selamat mencoba, Sobat Bisnis! Jangan ragu buat bereksperimen dan menemukan strategi yang paling cocok buat bisnis kamu. Dengan interaksi yang baik, pelanggan akan merasa dihargai dan menjadi pelanggan setia bisnismu.

Semoga artikel ini bermanfaat buat kamu ya, Sobat Bisnis. Jangan lupa buat terus belajar dan mengembangkan strategi komunikasi kamu di WhatsApp biar bisa terus memberikan pelayanan terbaik buat pelanggan kamu. Dengan pelayanan yang baik, pelanggan pasti akan makin loyal dan nggak akan ragu buat merekomendasikan bisnis kamu ke orang lain. Sampai jumpa di artikel berikutnya dengan tips-tips bisnis menarik lainnya! Tetap semangat dan sukses selalu!

April 16, 2025
Baca Sekarang

1 52 53 54 55 56 196
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
arizaz
September 21, 2023
September 21, 2023

Franchise: Salah Satu Jalan Menuju Sukses Berbisnis

Dalam dunia bisnis, seperti kata pepatah, "Banyak jalan menuju Roma." Dan salah satu jalan yang bisa membawa Anda menuju kesuksesan adalah melalui bisnis franchise atau waralaba. Ini adalah salah satu cara yang bisa dipilih oleh banyak orang untuk meraih kesuksesan dalam berbisnis.

Apa Itu Bisnis Franchise?

Franchise, atau biasa disebut waralaba, berasal dari kata Prancis kuno yang berarti keistimewaan atau kebebasan. Dalam konteks bisnis, waralaba adalah hak untuk menjual produk atau jasa dari pemilik usaha. Ini adalah kesepakatan di mana Anda bisa membeli hak untuk menjual produk atau jasa dari pemilik bisnis.

Dalam perjanjian waralaba, pemilik bisnis, yang juga disebut franchisor, memberikan bantuan kepada Anda sebagai franchisee. Bantuan ini bisa berupa penggunaan nama merek, proses produksi, manajemen sumber daya manusia, hingga pengelolaan keuangan.

Keuntungan Berbisnis Franchise

  1. Risiko Rendah:
    Salah satu keuntungan besar berbisnis franchise adalah risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan memulai bisnis dari nol. Anda memiliki bukti kesuksesan bisnis yang sudah teruji.
  2. Nama Besar :
    Dalam bisnis franchise, Anda akan bekerja di bawah nama merek yang sudah dikenal dan memiliki basis pelanggan yang kuat. Ini bisa membuat proses membangun merek menjadi lebih mudah.
  3. Sistem yang Sudah Teruji :
    Anda akan menerima sistem bisnis yang sudah teruji, termasuk manajemen, operasional, dan strategi pemasaran. Ini memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis.
  4. Akses Pendanaan :
    Bank dan lembaga keuangan lebih cenderung memberikan pinjaman kepada bisnis franchise karena mereka memiliki keyakinan pada merek yang sudah mapan.

Itulah beberapa keuntungan dalam berbisnis Franchise yang perlu Anda ketahui dan pahami sebelum memulai bisnis yang dijadikan pertimbangan

Perbedaan Franchisor & Franchisee

Seperti yang sudah kita sempat singgung sebelumnya ada istilah "franchisee" dan "franchisor" di dunia bisnis franchise. Nah, mari kita bahas lebih dalam apa perbedaannya keduanya. Begini, bayangkan kalau Anda ingin punya bisnis, misalnya restoran atau toko, yang pakai merek terkenal. Nah, kalau Anda memutuskan buat beli hak buat buka satu toko atau restoran ini, maka itu berarti Anda jadi yang disebut "franchisee."

Jadi, sebagai franchisee, Anda dapet lisensi dari pemilik asli merek dagang (franchisor) buat jalankan bisnis pakai nama dan sistem yang udah terkenal itu. Tapi ingat, meskipun Anda punya hak buat pake merek dan sistem mereka, Anda tetep harus jalanin bisnisnya sesuai sama standar yang udah ditentuin sama franchisor.

Di sisi lain, franchisor itu pemilik asli bisnisnya. Mereka yang udah ngebangun konsep, merek dagang, dan sistem yang udah sukses. Nah, mereka ngekasih hak buat Anda, si franchisee, buat jalankan bisnis mereka pake nama yang udah terkenal itu. Tapi sebagai gantinya, biasanya Anda harus bayar biaya ke franchisor, kayak biaya awal dan royalti yang berjalan terus.

Jadi, pokoknya, Anda sebagai franchisee adalah yang ngurus bisnis sehari-hari, sementara franchisor adalah yang punya bisnisnya dan ngasih hak buat Anda. Mudah-mudahan penjelasan ini membantu Anda nangkep bedanya antara kedua peran dalam sistem waralaba ini.

Moota: Buat Keuangan Franchise Anda Jadi Lebih Lancar

Tips untuk Franchisor: Strategi Sukses

Bagi franchisor, menjalankan bisnis franchise dengan sukses melibatkan beberapa strategi kunci:

  • Tentukan fokus bisnis dengan baik.
  • Persiapkan pengembangan bisnis dengan teliti.
  • Atur manajemen dengan baik, termasuk rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan karyawan.
  • Bangun citra merek yang kuat.
  • Tetapkan standar kerja dan sistem operasional yang berkualitas.

Jadi, bagi franchisor, sukses dalam bisnis franchise melibatkan beberapa strategi kunci seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Sekarang, mari kita lanjut ke pembahasan selanjutnya.

Tips untuk Franchisee: Strategi Sukses

Bagi franchisee, ada beberapa strategi awal yang dapat membantu Anda sukses dalam memilih dan mengelola bisnis waralaba:

  • Pilih bisnis franchise yang sesuai dengan potensi pasar.
  • Kenali profil pemilik franchise.
  • Pilih usaha dengan proyeksi keuntungan yang tinggi.
  • Pelajari hak dan kewajiban sebagai franchisee.
  • Waspadai penipuan dan pantau bisnis franchise dengan cermat.

Dengan strategi-strategi ini, Anda dapat meningkatkan peluang sukses Anda dalam menjalankan bisnis waralaba. Ayo, kita lanjut ke topik berikutnya.

Contoh Sukses Bisnis Franchise di Indonesia

Di Indonesia, beberapa contoh pengusaha sukses dalam bisnis franchise termasuk Kebab Babarafi, Hong Tang, dan Kopi Chuseyo. Mereka juga menggunakan Moota.co sebagai alat untuk mengelola keuangan bisnis mereka dengan lebih baik.

Kelola Laporan Keuangan Bisnis Franchise melalui Moota.co

Moota.co dapat membantu Anda dalam mengelola dan memantau laporan keuangan bisnis franchise dengan mudah dan efisien. Dengan tampilan dashboard bisnis dan laporan arus kas real-time, Anda dapat membuat keputusan bisnis yang lebih baik dalam situasi yang kritis. Fitur-fitur seperti rekonsiliasi bank juga akan memudahkan pengelolaan arus kas Anda.

Jadi, bisnis franchise bisa menjadi salah satu jalan menuju kesuksesan dalam berbisnis, dan Moota.co siap membantu Anda dalam mengelola aspek keuangan dari perjalanan tersebut. Apakah Anda siap untuk memulai bisnis franchise?

Baca Sekarangbaca sekarang
arizaz
August 23, 2023
August 23, 2023

Landing Page vs. Sales Page: Kapan Menggunakan Mana dan Mengapa Keduanya Penting?

Ketika adanya kehadiran dalam dunia bisnis online, pebisnis sering mendengar istilah "landing page" dan "sales page." Meskipun terdengar mirip, keduanya memiliki peran dan tujuan yang berbeda dalam mendukung usaha pemasaran Anda. Mari kita jelajahi perbedaan antara landing page dan sales page, serta kapan sebaiknya Anda menggunakan masing-masing dari mereka.

Apa Itu Landing Page?

Landing page adalah halaman web tunggal yang diciptakan dengan tujuan tertentu, seperti mengumpulkan informasi kontak dari pengunjung atau mengarahkan mereka menuju tindakan tertentu. Umumnya, landing page memiliki elemen yang sederhana dan berfokus pada satu tindakan spesifik yang diinginkan dari pengunjung, seperti mengisi formulir atau mengklik tautan. Tujuan utama dari landing page adalah mengubah pengunjung menjadi prospek dengan mengumpulkan data penting atau membimbing mereka menuju langkah berikutnya.

Apa Itu Sales Page?

Di sisi lain, sales page adalah halaman web yang didesain untuk meyakinkan pengunjung agar melakukan pembelian. Sales page memiliki fokus yang lebih spesifik pada menjelaskan produk atau layanan secara mendalam, menyajikan manfaatnya, dan memberikan alasan yang kuat mengapa pengunjung harus membeli. Dalam sales page, pesan-pesan persuasif dan elemen visual yang efektif digunakan untuk mempengaruhi pembaca agar melakukan pembelian.

Kapan Menggunakan Landing Page?

Landing page cocok digunakan ketika:

1. Mengarahkan Kampanye Iklan

Jika Anda menjalankan kampanye iklan online, seperti iklan Google Ads atau media sosial, landing page adalah tempat yang ideal untuk mengalihkan pengunjung yang mengklik iklan Anda. Landing page yang relevan dengan iklan akan memberikan pengalaman yang konsisten dan membantu meningkatkan konversi.

2. Mengumpulkan Informasi Kontak

Landing page juga efektif untuk mengumpulkan informasi kontak dari calon pelanggan, seperti alamat email. Anda dapat menawarkan sesuatu yang berharga, seperti e-book gratis atau diskon khusus, sebagai imbalan untuk pengunjung yang memberikan informasi mereka.

3. Memandu Pengunjung Menuju Tujuan Tertentu

Jika Anda ingin membimbing pengunjung menuju langkah tertentu, seperti mengunduh aplikasi, mendaftar webinar, atau mengikuti kontes, landing page yang jelas dan terfokus akan membantu mengarahkan mereka dengan baik.

Kapan Menggunakan Sales Page?

Sales page cocok digunakan ketika:

1. Menjual Produk atau Layanan

Jika tujuan utama Anda adalah menjual produk atau layanan, sales page adalah pilihan yang tepat. Sales page memberikan ruang untuk menjelaskan secara mendalam tentang produk atau layanan Anda, menyajikan fitur, manfaat, dan testimonial yang meyakinkan.

2. Menggambarkan Nilai dan Solusi

Sales page memungkinkan Anda untuk menggambarkan secara rinci bagaimana produk atau layanan Anda dapat mengatasi masalah atau memenuhi kebutuhan pengguna. Ini adalah tempat di mana Anda dapat membangun argumen yang kuat mengapa pembeli potensial seharusnya memilih Anda.

3. Menciptakan Dorongan untuk Tindakan

Sales page didesain untuk memicu tindakan pembelian. Dengan menggunakan elemen visual yang menarik, testimonial yang kuat, dan panggilan aksi yang mengundang, Anda dapat menciptakan urgensi dan keinginan untuk melakukan pembelian.

Kesimpulan: Keduanya Penting, Tergantung pada Tujuan

Secara keseluruhan, baik landing page maupun sales page memiliki peran yang penting dalam strategi pemasaran online Anda sebagai pebisnis. Landing page membantu mengalihkan pengunjung menuju tindakan tertentu dan mengumpulkan informasi penting, sementara sales page membantu meyakinkan pengunjung untuk membeli produk atau layanan Anda. Keduanya harus mendukung satu sama lain dalam upaya pemasaran Anda, bergantung pada tujuan yang ingin Anda capai.

Sebagai pebisnis cerdas, Anda perlu memahami kapan dan mengapa Anda harus menggunakan landing page atau sales page. Dengan mengintegrasikan kekuatan keduanya, Anda dapat mengoptimalkan konversi dan memberikan pengalaman yang menarik bagi calon pelanggan Anda. Jadi, dalam setiap langkah pemasaran Anda, pertimbangkan dengan bijak apakah Anda membutuhkan landing page yang berfokus atau sales page yang persuasif, atau mungkin kombinasi keduanya!

Baca Sekarangbaca sekarang
arizaz
August 22, 2023
August 22, 2023

FOMO sebagai Pendorong Keputusan Pembelian Di Sales Page

Ketika Anda mengunjungi sebuah situs web, ecommerce, atau Sales Page, apakah pernah merasakan dorongan yang kuat untuk segera melakukan pembelian? Rasanya seperti ada sesuatu yang harus Anda ambil sebelum hilang, bukan? Ini adalah efek dari FOMO, atau Fear of Missing Out.

Memahami FOMO: Fear of Missing Out

FOMO adalah fenomena psikologis yang melibatkan rasa cemas atau kekhawatiran bahwa kita akan kehilangan peluang atau pengalaman berharga jika tidak segera bertindak. Dalam dunia pemasaran dan penjualan, FOMO telah menjadi alat yang ampuh untuk mendorong keputusan pembelian.

Mekanisme FOMO dalam Pembelian

FOMO bekerja dengan memanfaatkan naluri manusia untuk ingin terlibat dalam apa yang dianggap populer atau diinginkan oleh orang lain. Ini melibatkan beberapa aspek psikologis yang memainkan peran penting dalam keputusan pembelian:

1. Rasa Kekurangan dan Keunikan

Ketika seseorang merasa bahwa produk atau tawaran memiliki keterbatasan atau tampilan eksklusif, FOMO menjadi lebih kuat.

Konsep scarcity (keterbatasan) memberi kesan bahwa kesempatan untuk mendapatkan produk tersebut sangat terbatas, sehingga membuat pembeli potensial merasa harus bertindak cepat agar tidak melewatkan peluang tersebut.

2. Efek Sosial dan Konformitas

Ketika orang lain di sekitar kita berpartisipasi atau memanfaatkan suatu peluang, kita cenderung merasa tertinggal jika tidak ikut serta. Dalam pemasaran, penggunaan testimonial atau pengalaman positif orang lain yang sudah membeli produk dapat meningkatkan efek FOMO. Kita ingin merasakan apa yang orang lain rasakan.

Menerapkan FOMO di Sales Page

1. Teknik Scarcity yang Efektif

Salah satu cara paling efektif untuk memanfaatkan FOMO adalah dengan menggunakan teknik scarcity. Ini dapat diwujudkan dengan menampilkan jumlah terbatas dari produk yang tersedia atau batas waktu tertentu untuk mendapatkan penawaran. Contohnya, "Hanya tersisa 5 produk lagi!" atau "Penawaran berakhir dalam 24 jam!".

2. Penggunaan Visual yang Menekankan Kecepatan Tindakan

Visual juga memiliki dampak besar dalam membangkitkan FOMO. Gambar atau animasi yang menunjukkan hitungan mundur atau tampilan produk yang seolah-olah akan segera lenyap dapat meningkatkan sensasi kekurangan dan dorongan untuk bertindak.

3. Testimoni dan Bukti Sosial

Testimoni dari pelanggan yang puas dengan produk Anda atau berbagi pengalaman positif dapat memicu FOMO. Seseorang yang membaca bahwa banyak orang sudah memanfaatkan produk Anda mungkin akan merasa tertinggal dan ingin ikut serta.

Studi Kasus: Kesuksesan FOMO dalam Pemasaran

Sebuah studi kasus menarik adalah peluncuran produk teknologi terbaru. Perusahaan sering kali membatasi jumlah produk yang tersedia pada peluncuran pertama.

Ini menghasilkan antrian panjang di depan toko, bahkan sebelum toko dibuka. Mengapa ini terjadi? FOMO berperan besar di sini. Orang-orang ingin menjadi yang pertama memiliki produk terbaru dan merasa tertinggal jika mereka tidak ada dalam barisan.

Kesimpulan: Mendorong Aksi dengan FOMO

Dalam dunia pemasaran, FOMO adalah alat yang kuat untuk mendorong tindakan pembelian. Dengan memanfaatkan rasa kekurangan, keunikan, dan efek sosial, bisnis dapat menciptakan urgensi dalam pikiran pembeli. Teknik scarcity, visual yang menekankan waktu, dan testimoni adalah beberapa cara efektif untuk mengaktifkan FOMO pada landing page Anda. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan FOMO haruslah etis dan memberikan nilai nyata kepada konsumen.

Dengan memahami psikologi FOMO dan menerapkannya dengan bijak, Anda dapat memengaruhi keputusan pembelian melalui landing page Anda. Jadi, jangan biarkan pembeli potensial Anda merasa tertinggal. Tawarkan pengalaman yang tidak bisa mereka lewatkan!

Baca Sekarangbaca sekarang
1 52 53 54 55 56 122
Keuangan
Lihat Semua
Septian Rishal
September 27, 2021
September 27, 2021

Cara Mengumpulkan Donasi Secara Online

Walaupun mengumpulkan donasi online sekarang bukan lagi suatu hal aneh, namun banyak hal yang wajib diperhatikan. Apalagi karena ini menyangkut keuangan, maka Anda akan harus mengeceknya dengan teliti. Tenang saja karena saat ini telah hadir Moota sebagai aplikasi web yang dapat membantu hal tersebut.

Berikut Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Mengumpulkan Donasi Secara Online

1. Menyampaikan dengan Sopan

Apabila Anda ingin mengumpulkan dana dengan cara donasi online kepada kerabat atau teman, maka jangan lupa untuk memperhatikan tata karma yang umum dipakai. Gunakanlah kata-kata yang memang sopan dan sesuai dengan budaya yang ada di Indonesia.

Begitu juga terhadap orang lain yang belum Anda kenal, gunakanlah kalimat yang baik dan menunjukkan bahwa Anda menganggap bahwa donasi dari mereka tersebut akan sangat berarti. Hal ini adalah bentuk penghargaan atau penghormatan terdapap eksistensi orang lain.

2. Ditujukan Kepada Orang yang Tepat

Kepada siapa Anda menyampaikan penggalangan donasi adalah faktor yang penting. Hal tersebut dipikirkan ketika berencana mencari donasi online melewati internet. Pertimbangkan secara matang siapa orang yang bersedia mendukung Anda dalam situasi ini. Para pelaku bisnis online yang biasanya siap membantu kegiatan donasi ini karena mereka memiliki koneksi yang luas.

3. Sertakan Dengan Penjelasan yang Lengkap

Cara mengumpulkan donasi online yang baik yaitu dengan memberikan informasi jelas kepada calon donatur. Hal tersebut menjadikan calon donatur bisa mempertimbangkan secara tepat apakah mau mendukung Anda ataupun justru sebaliknya. Pasalnya, penjelasan yang Anda berikan nantinya akan dijadikan acuan donatur dalam mengelola keuangan mereka sebelum didonasikan.

Beberapa informasi yang wajib disampaikan antara lain seperti jumlah yang dibutuhkan, pesan donasi, dan media pengiriman donasi seperti ibanking. Semakin lengkap informasi yang diberikan, maka pengumpulan donasi pun semakin meyakinkan.

4. Jangan Memaksa Ketika Meminta Donasi

Sama seperti ketika Anda sedang jualan online, meminta donasi pun tidak bisa dipaksa. Hal itu supaya tidak menimbulkan rasa tidak nyaman untuk calon donatur. Inti dari donasi sendiri yaitu kerelaan untuk memberi. Apabila terkesan menjadi kewajiban, maka wajar bila orang lain merasa waswas dan tidak nyaman.

Oleh sebab itu, ketika membagikan link donasi, maka sampaikanlah dengan kalimat yang benar. Pakai kata-kata menarik, namun bukan berarti bisa mengeksploitasi perhatian dari orang lain. Berikan waktu yang cukup panjang guna mempertimbangkan permintaan donasi itu, terutama bagi calon donatur yang memiliki penghasilan pas-pasan atau omzet yang tidak besar.

5. Memberikan Pertanggungjawaban

Anda harus memberikan pertanggungjawaban atas donasi yang telah diberikan. Oleh karena itu, uang dari donasi yang terkumpul wajib disimpan di tempat yang aman, misalnya saja pada mbanking maupun internet banking. Anda juga bisa melakukan pengecekan saldo dan mutasi rekening melalui aplikasi web Moota.

Kebanyakan orang mungkin saja tidak akan memikirkan donasi yang sudah mereka serahkan. Tetapi, hal tersebut bukan berarti Anda justru bisa menikmati hidup  tanpa harus mempertanggungjawabkan donasi itu. Tepatilah komitmen yang sudah dibuat serta sampaikan hal tersebut kepada donatur secara terbuka.

Penggalangan donasi secara online ini pasti tidak akan jauh-jauh dengan rekening bank. Pasalnya, itu merupakan salah satu fasilitas yang bisa digunakan untuk menggalang maupun menyalurkan donasi.  Akses ke rekening pun bisa dilakukan secara aman dengan menggunakan Moota. Aplikasi web yang satu ini bisa Anda nikmati dengan mengunjungi  https://moota.co/ .

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
August 31, 2021
August 31, 2021

7 Fitur iBanking yang Memudahkan Kegiatan Transaksi Keuangan

Ibanking merupakan media akses rekening secara daring yang cukup banyak digunakan masyarakat. Selain memudahkan pengguna untuk melakukan transaksi secara mandiri, platform ini juga bisa mengecek berbagai transaksi keluar masuk dari rekening. Anda yang mengembangkan perusahaan secara online bisa memanfaatkan Moota untuk melihat berbagai riwayat transaksi.

Tujuh Fitur Menarik di Ibanking

1. Pemaksimalan Fungsi ATM

Platform ini tidak hanya berfungsi untuk mengirimkan uang secara digital, namun juga menerima uang dengan cara yang sama. Jadi Anda tidak perlu datang ke bank atau ATM hanya untuk mengecek uang yang masuk atau keluar dari rekening, sebab akan terekam langsung di platform ini.

2. Fitur EDC

Anda tentu tidak asing dengan fitur EDC, fitur dengan kepanjangan electronic data capture ini akan memudahkan Anda menyimpan berbagai transaksi dari rekening bank yang dimiliki. Fitur ini akan membantu Anda untuk melakukan pembayaran kartu kredit maupun kartu debit tanpa perlu menggunakan uang tunai.

3. Layanan yang Lengkap

Layanan yang dimiliki oleh mbanking cukup lengkap, Anda akan serasa memiliki asisten pribadi sendiri di platform tersebut. Anda tidak hanya bisa melakukan semua transaksi secara daring, namun juga mendapatkan informasi yang rinci terkait dengan transaksi yang sudah dilakukan.

Anda yang mengembangkan bisnis online misalnya, tentu akan repot jika harus ke ATM berkali-kali untuk mengecek transaksi yang masuk. Selain menggunakan platform ini, Anda bisa menggunakan aplikasi Moota. Aplikasi ini cocok untuk Anda yang ingin praktis dan mengetahui lebih cepat tiap transaksi masuk yang dilakukan oleh pelanggan.

4. Fitur SMS Banking

Ketika menggunakan platform elektronik banking ini, Anda tentu tidak asing dengan fitur SMS Banking, Fitur ini cukup menarik karena Anda melakukan transaksi dari rekening bank tanpa perlu menggunakan jaringan internet, cukup dengan pulsa. Layanan ini tersebut hampir di semua platform e-banking yang disediakan oleh bank.

5. Mobile Banking

Selain SMS banking, Anda juga mendapatkan fitur Mobile Banking, fitur ini cocok untuk Anda yang ingin melakukan pengelolaan keuangan dengan lebih mudah. Sebab untuk melakukan semua aktivitas rekening, dari mengirimkan dan menerima dana, melakukan pembayaran hingga melakukan cek saldo bisa menggunakan satu ponsel saja.

6. Fitur Phone Banking

Berikutnya adalah fitur phone banking, fitur yang bisa Anda manfaatkan untuk melakukan transaksi dengan lebih cepat. Jika ingin menggunakan layanan transaksi keuangan, cukup dengan menelpon, maka transaksi bisa dilakukan langsung oleh pihak bank. Anda yang ingin mengelola keuangan dengan mudah, fitur ini tidak boleh dilewatkan.

Dengan fitur ini, Anda bisa melakukan transaksi tanpa perlu ke bank, ke ATM, atau menggunakan jaringan internet. Namun untuk menggunakan fitur ini, Anda harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

7. Video Banking

Fitur terakhir adalah video banking, fitur yang bisa dimanfaatkan untuk mengelola keuangan ukm agar proses transaksi tetap aman. Fitur ini memudahkan Anda bertemu dengan teller tanpa perlu datang ke bank. Anda bisa menggunakan pelayanan ini di jam kerja pada hari senin sampai Jumat, atau sesuai dengan ketentuan pihak bank.

Demikianlah berbagai fitur menarik yang bisa Anda temukan di m-banking. Anda yang tertarik dengan platform ini, bisa melakukan pendaftaran sekarang di bank pilihan. Platform ini juga cocok untuk Anda yang sering melakukan belanja online karena proses transfer yang mudah. Manfaatkan Moota untuk membuat setiap transaksi terekam dengan baik.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
August 29, 2021
August 29, 2021

Kiat Membesarkan Bisnis dengan Modal Kecil dan Terbatas

Mengembangkan usaha memang bukan perkara yang mudah, ada banyak aspek yang perlu diperhatikan. Modal memang menjadi aspek penting untuk membuat usaha berkembang, namun ternyata tidak hanya itu yang harus dilakukan oleh usahawan. Menggunakan aplikasi yang memudahkan transaksi seperti Moota juga bisa membantu Anda.

Cara Mengembangkan Perusahaan dengan Modal Kecil

1. Manfaatkan Peralatan yang Dimiliki

Ketika membuka usaha, tentu Anda membutuhkan peralatan yang menunjang proses produksi. Alih-alih menggunakan peralatan yang canggih dan modern, Anda bisa menggunakan peralatan yang sederhana untuk mengembangkan bisnis online atau konvensional.

Apalagi jika peralatan yang dipakai bisa diakali dengan peralatan sehari-hari, tentunya budget bisa ditekan seminim mungkin. Uang yang mungkin Anda pinjam di bank sebagi modal usaha, bisa dialihkan ke bagian yang lain, misalnya marketing atau pengembangan jumlah dan kualitas produksi.

2. Memilih Lokasi yang Tepat

Aspek lain yang membuat ukm berkembang dengan baik adalah lokasi melakukan bisnis. Lokasi yang strategis memang membutuhkan biaya sewa yang besar, namun jika belum mampu untuk menyewa lokasi baru, Anda disarankan menggunakan lokasi yang lebih murah harganya, misalnya rumah sendiri.

Walaupun mengembangkan jualan online di rumah tanpa adanya toko sewa sebagai tempat untuk melakukan packing dan pameran produk, Anda tetap bisa membuka dan mengembangkan bisnis. Fokuskan marketing di media sosial, sehingga Anda tetap bisa mendapatkan pelanggan dalam lingkup yang lebih luas.

3. Gunakan Modal dengan Bijak

Ketika mengelola bisnis secara daring ataupun konvensional, Anda tentu membutuhkan dana atau modal. Pastikan Anda menggunakan dengan bijak uang tersebut untuk hal yang benar-benar urgen, sehingga produk dan distribusi tahap awal bisa berjalan dengan lancar.

Agar tidak kalap melakukan restock ataupun pembelanjaan di tahap awal, Anda bisa membuat rencana belanja. Rencana ini harus disusun dengan baik, sehingga semua modal usaha dapat dimasukkan ke pos yang tepat. Anda bisa memanfaatkan Moota sebagai media untuk memudahkan transaksi keluar masuk di dalam rekening toko.

4. Pandai Mengatur Waktu

Dalam mengembangkan usaha, Anda dituntut untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Sehingga setiap hal yang dilakukan memberikan keuntungan dan perkembangan yang baik bagi perusahaan. Jangan ragu untuk memiliki timeline mingguan agar perusahaan dapat melakukan scale up.

Usahakan untuk tidak menunda-nunda pekerjaan, sehingga Anda bisa lebih cepat dalam menyelesaikan berbagai hal. Modal yang dimiliki juga dapat dilihat hasilnya dan Anda mampu bersaing dengan sehat bersama competitor. Dengan pandai mengatur waktu, omzet yang akan dimiliki akan terus naik.

5. Lakukan Inovasi pada Produk

Konsumen memiliki sifat yang mudah bosan jika produk Anda hanya itu-itu saja, ada baiknya melakukan inovasi pada produk yang Anda jual. Sehingga Anda bisa menarik pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan yang lama. Misalnya jika Anda membuka toko online baju, ada banyak pilihan model baru setiap bulannya.

Dengan adanya inovasi baru, maka pelanggan akan penasaran dan melakukan pembelian ulang di toko yang Anda kelola. Ingat, jangan lupa untuk memberikan pelayanan yang baik untuk mengimbangi produk baru yang dibuat, sehingga pelanggan baru bisa menjadi pelanggan tetap dan mengelola keuangan serta modal berjalan baik.

Demikianlah berbagai tips yang bisa Anda lakukan untuk membuat toko dengan modal kecil berkembang dengan pesat. Anda juga bisa memanfaatkan dropship agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Gunakan Moota untuk proses transaksi dengan dropship maupun pelanggan lebih mudah untuk dilakukan.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 52 53 54 55 56 91
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram