
Pernah nggak sih, kita kebingungan sendiri saat cek mutasi pembayaran dari bank, payment gateway, atau virtual account secara manual setiap hari? Kalau iya, webhook Moota ini bisa jadi solusi tepat untuk mempercepat dan memudahkan semua update transaksi Anda. Dengan webhook Moota, setiap kali ada transaksi baru, sistem bisa otomatis menerima data tanpa perlu refresh atau menunggu laporan mutasi bank. Layanan ini membantu tim finance, toko online, hingga startup digital agar bisa langsung mengupdate status pembayaran di aplikasi tanpa harus melakukan input data manual. Namun, di balik kemudahan ini, ada juga beberapa best practice yang wajib dilakukan agar sistem tetap andal, aman, dan tidak ada error saat menerima banyak transaksi sekaligus.

Jadi, sebelum menjalankan webhook ke proses bisnis Anda, yuk, kita pahami dulu kenapa penggunaan async pada webhook Moota itu penting, dan bagaimana langkah-langkah mengimplementasinya tanpa ribet!
Webhook Moota adalah solusi cerdas untuk mengotomasi update transaksi bisnis. Setiap ada transaksi baru di bank, virtual account, atau payment gateway, Moota langsung memberikan notifikasi ke sistem Anda secara real time.
Tapi, banyak yang belum tahu: proses webhook sebaiknya dijalankan secara asynchronous (async), bukan langsung di-handle ke proses bisnis utama. Ini penting agar sistem tetap stabil dan transaksi Anda benar-benar aman.

https://domainanda.com/webhook/moota).Nah, pertanyaannya: kenapa datanya nggak langsung diproses saja pas webhook diterima? Ada beberapa alasan kuat mengapa async jadi pilihan terbaik:
Webhook dari Moota harus direspons secepat mungkin, idealnya kurang dari 5 detik. Jika proses bisnis (misal: update order, generate invoice, kirim email) dilakukan langsung dalam endpoint webhook, sistem Anda bisa mengalami timeout. Akibatnya, Moota akan menganggap request gagal dan bisa mengirim ulang data yang sama (duplikat).
Kalau proses bisnis yang langsung, ada resiko:
Dengan async, data diterima lalu diproses di background oleh worker terpisah sehingga error bisa diisolasi tanpa ganggu data lain.
Async bikin sistem Anda lebih scalable. Kalau transaksi harian mulai ratusan sampai ribuan, worker bisa dengan mudah dibuat paralel atau diatur antrian, tanpa membuat endpoint webhook jadi bottleneck.
Dengan menyimpan data webhook ke database/queue lebih dulu, Anda bisa melakukan pengecekan:
Perhatikan baik-baik, hanya izinkan request dari Moota dengan whitelist IP:
103.236.201.178
Langkah ini bisa Anda lakukan pada pengaturan firewall/VPS/server agar webhook hanya diterima dari alamat IP resmi Moota.
Di dashboard webhook, peringatannya sangat jelas:
Pastikan whitelist IP 103.236.201.178 untuk transaksi aman dengan Moota, dan tidak menerima dari yang lain, Terima kasih!
Cukup mudah, masuk ke integrasi > webhook pada dashboard Moota, lalu klik “Tambah Webhook”.
Pilih akun bank, VA, atau payment gateway yang ingin Anda hubungkan.
Masukkan URL endpoint webhook, serta secret token untuk keamanan signature.

Di bagian ini, Anda bisa menentukan akun, tipe transaksi, kode unik, hingga memasukkan secret token khusus untuk validasi signature webhook.
Setiap kali terjadi transaksi baru, Moota akan mengirimkan data ke endpoint webhook yang Anda daftarkan dengan metode POST.
Contoh payload JSON yang dikirim:
json
[{"account_number": "12312412312","date": "2019-11-10 14:33:01","description":"TRSF E-BANKING ...", "amount": 50000,...}]
Header request juga mengandung signature dan data identitas dari Moota yang wajib diverifikasi.
Pada setiap request webhook, Moota mengirim header “Signature” yang dapat divalidasi menggunakan secret token milik Anda.
Cara validasinya:
php
$signature = hash_hmac('sha256', $payload_json, $secret); // Cocokan hasil signature ini dengan value 'Signature' di header
Jangan pernah lewatkan tahap ini – signature memastikan data benar-benar dari Moota, bukan pihak lain.
Best practice-nya adalah:
Contoh sederhana di PHP Laravel:
php
public function handle(Request $request) { // Simpan payload WebhookQueue::create([ 'payload' => json_encode($request->all()), 'signature' => $request->header('Signature') ]); // Langsung balas OK ke Moota return response()->json(['status' => 'received'], 200); } // Worker: proses data dari queue public function processQueue() { foreach(WebhookQueue::pending() as $webhook) { // Validasi, update order, dsb } }
Moota menyediakan fitur Sandbox yang memungkinkan Anda mencoba webhook tanpa mengganggu sistem produksi. Coba dari menu “Virtual Account Sandbox” pada dashboard.
Dengan menerapkan teknik asynchronous pada webhook Moota, kita bisa memastikan semua transaksi berjalan tanpa hambatan, sistem anti-jebol saat traffik naik, dan yang terpenting: bisnis Anda jauh lebih aman dari error dan duplikasi data.
Jika ingin tutorial step-by-step sekaligus penjelasan teknis yang lebih rinci, Anda bisa cek langsung halaman panduan lengkap di website Moota.
Atau, butuh inspirasi best practice lain? Jangan ragu baca juga artikel tips otomatisasi transaksi di Moota.co.
Yuk, optimalkan integrasi bisnis Anda bersama Moota! Kita pastikan bisnis semakin otomatis, anti-ribet, dan siap scale ke level berikutnya.
Artikel ini membahas: webhook Moota, cara penggunaan webhook Moota, best practice async webhook, tips mengamankan webhook Moota.

Pertama pernahkah kamu pusing menentukan harga jual yang pas untuk produkmu, Bingung antara untung dan rugi, Tenang, kamu gak sendirian! Banyak pengusaha yang mengalami kesulitan ini. Tapi, tenang aja, di artikel dari moota ini, kita bakal bahas tuntas cara jitu menentukan harga jual yang menguntungkan di tahun 2024.

Pertama kita harus menghitung semua biaya yang kita keluarkan untuk memproduksi barang atau jasa, termasuk bahan baku, upah tenaga kerja, biaya overhead seperti sewa tempat dan listrik, serta biaya lain yang terkait dengan produksi.
Sebaliknya, berapa keuntungan yang ingin kamu peroleh dari menjual produkmu? Tentukan target keuntungan yang realistis berdasarkan kondisi pasar dan persaingan.
Setelahnya kita harus riset pasar untuk tau harga jual produk serupa yang ditawarkan oleh kompetitor, bandingkan kualitas, fitur, dan nilai tambah produk kita dengan produk kompetitor.
Kita tahu bahwa menggunakan beberapa metode penetapan harga, misalnya seperti:
Pertama Cost-plus pricing: Menetapkan harga berdasarkan biaya produksi ditambah margin keuntungan yang diinginkan.
Kemudian Competitive pricing: Menetapkan harga berdasarkan harga jual produk kompetitor.
Selanjutnya Value-based pricing: Menetapkan harga berdasarkan nilai yang dirasakan oleh konsumen terhadap produkmu.
Tak kalah penting Market-demand pricing: Menetapkan harga berdasarkan permintaan pasar.
Pada dasarnya konsumen seringkali memiliki persepsi tertentu tentang harga dan kualitas produk. Kita bisa memanfaatkan faktor psikologis ini dengan menetapkan harga yang menarik dan mudah diingat.
Setelahnya menetapkan harga, lakukan uji coba di pasar untuk melihat bagaimana respon konsumen, Evaluasilah hasil uji coba dan sesuaikan harga jika diperlukan.
Ingat, kunci utama dalam menentukan agar tetap menguntungkan adalah menyeimbangkan antara keuntungan yang ingin kamu dapatkan dengan harga yang wajar bagi konsumen. Dengan mengikuti langkah-langkah dan tips di atas, kamu bisa memaksimalkan keuntungan bisnismu di tahun 2024!
Terakhir dengan Menentukan harga jual yang menguntungkan bukan perkara mudah, Dengan strategi dan pertimbangan yang tepat, kamu bisa mencapai target keuntunganmu dan mengembangkan bisnismu dengan sukses.
Ayo, Sobat Cuan! Terapkan strategi-strategi di atas dan raup cuan maksimal dari bisnismu!
Penting:
Pada dasarnya, kita harus ingat bahwa strategi-strategi di atas hanya panduan umum, Kita perlu menyesuaikannya dengan kondisi bisnis dan target pasar kita dan Semoga artikel dari moota ini bermanfaat!
Salam cuan!

Di era digital ini, bisnis online kian merajalela. Tapi, persaingan pun semakin ketat. Gimana sih cara jitu untuk menarik perhatian pelanggan dan mengubahnya menjadi pembeli setia? Jawabannya: copywriting.

Copywriting adalah seni menulis iklan yang menarik dan persuasif. Dengan copywriting yang tepat, kamu bisa mengubah kata-katamu menjadi magnet yang menarik pelanggan dan meningkatkan omzet bisnismu.
Langkah pertama dalam copywriting adalah memahami pasarmu, siapa target pelangganmu? Apa kebutuhan dan keinginan mereka? Dengan memahami pasarmu, kamu bisa membuat pesan yang tepat sasaran dan menarik bagi mereka.
Contoh:
Target pasarmu adalah ibu-ibu muda yang ingin memulai bisnis online. Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan berikan tips-tips praktis untuk memulai bisnis mereka.
Kemudian Hindari bahasa yang kaku dan formal, gunakan bahasa yang menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan target pasarmu. Kamu juga bisa menggunakan humor atau cerita untuk membuat pesanmu lebih menarik.
Contoh:
Gunakan kalimat yang pendek dan jelas. Hindari kalimat yang berbelit-belit dan sulit dipahami.
Selanjutnya Orang-orang tertarik dengan solusi, Tawarkan solusi atas masalah yang dihadapi target pasarmu dalam copywritingmu. Berikan mereka alasan yang kuat untuk membeli produkmu.
Contoh:
Jika kamu menjual produk kecantikan, jelaskan bagaimana produkmu dapat membantu pelanggan mendapatkan kulit yang lebih cerah dan sehat.
Pada umumnya Call to action adalah ajakan untuk bertindak. Beritahu pelangganmu apa yang kamu ingin mereka lakukan, baik itu membeli produk, mengunjungi website, atau mendaftar newsletter.
Contoh:
Gunakan kalimat seperti "Beli sekarang", "Dapatkan gratis", atau "Daftar sekarang".
Tips terakhir adalah setelah omzet bisnismu meningkat, jangan lupa untuk mengelola keuanganmu dengan baik. Gunakan aplikasi keuangan seperti Moota.co([https://moota.co/]) untuk membantu kamu melacak pemasukan, pengeluaran, dan arus kas bisnismu.
Moota.co menawarkan berbagai fitur canggih yang dapat membantu kamu mengelola keuangan bisnismu dengan lebih mudah dan efisien. Fitur-fitur tersebut antara lain:
Selain itu juga menawarkan berbagai paket harga yang terjangkau untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang berbeda-beda.
Terakhir Copywriting adalah alat yang ampuh untuk meningkatkan omzet bisnismu, karna dengan copywriting yang tepat, kamu bisa menarik perhatian pelanggan dan mengubahnya menjadi pembeli setia. Jangan lupa untuk mengelola keuanganmu dengan mudah dan praktis menggunakan Moota.co.
Tips:
Semoga artikel ini bermanfaat!

Memilih lokasi yang tepat untuk bisnis retail bagaikan menemukan harta karun. Di era digital yang serba cepat ini, persaingan bisnis semakin ketat, dan tips memilih lokasi usaha yang strategis menjadi kunci utama untuk menarik pelanggan dan meningkatkan keuntungan.

Nah, di artikel dari Moota ini, kita akan kupas tuntas tips jitu untuk memilih lokasi usaha retail yang strategis dan membawa bisnismu ke level selanjutnya. Siapkan catatanmu, ya!
Langkah pertama yang krusial adalah memahami target pasar bisnismu. Siapa yang ingin kamu jangkau dengan produk atau jasamu?
Pelajari demografi, kebiasaan, dan kebutuhan mereka untuk menentukan lokasi yang ideal. Contohnya, jika kamu ingin menargetkan anak muda, pilihlah lokasi yang dekat dengan kampus atau pusat perbelanjaan modern.
Pastikan lokasi usahamu mudah diakses oleh target pasar. Apakah lokasinya mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi, transportasi umum, atau jalan kaki?
Pertimbangkan juga kondisi lalu lintas dan ketersediaan parkir untuk kenyamanan pelanggan.
Setelah itu Lakukan riset dan analisis terhadap pesaing di sekitar lokasi yang kamu tuju. Pelajari kekuatan, kelemahan, dan strategi mereka untuk menentukan posisi yang tepat bagi bisnismu.
Selanjutnya Pilihlah lokasi yang memiliki daya tarik dan fasilitas yang sesuai dengan target pasar dan produkmu.
Jika kamu menjual produk fashion, pilihlah lokasi yang ramai dan trendi. Jika kamu menjual produk kebutuhan rumah tangga, pilihlah lokasi yang dekat dengan pemukiman penduduk.
Biaya sewa atau pembelian tempat usaha merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan. Pastikan biayanya sesuai dengan anggaran dan target keuntungan bisnismu.
Pilihlah lokasi yang memiliki potensi pertumbuhan di masa depan. Pertimbangkan perkembangan infrastruktur, demografi penduduk, dan rencana pembangunan di sekitar lokasi.
Anda tuju untuk mengamati kondisi lingkungan, keramaian, dan potensi pelanggan. Selain itu, lakukan juga simulasi untuk mengetahui waktu-waktu ramai dan sepi di lokasi tersebut.
Jangan ragu untuk meminta saran dan rekomendasi dari orang-orang yang berpengalaman di bidang bisnis retail. Mereka mungkin bisa memberikan masukan yang valuable untuk membantumu memilih lokasi yang tepat.
Selain faktor-faktor logis, pertimbangkan juga faktor emosional dalam memilih lokasi usaha. Pilihlah lokasi yang kamu sukai dan merasa nyaman untuk bekerja di sana.
Jangan ragu untuk menegosiasikan harga sewa atau pembelian tempat usaha dengan pemilik properti. Tunjukkan bahwa kamu adalah calon penyewa/pembeli yang serius dan potensial.
Memilih lokasi usaha retail yang strategis adalah kunci utama untuk meningkatkan keuntungan dan membawa bisnismu ke level selanjutnya. Dengan mengikuti tips-tips yang telah disebutkan di atas, kamu akan lebih mudah menemukan lokasi emas untuk bisnismu.
Ingatlah bahwa kunci utama dalam memilih lokasi adalah dengan melakukan riset yang menyeluruh, memahami target pasar, dan mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan. Dengan ketekunan dan strategi yang tepat, kamu akan menemukan lokasi yang tepat untuk membawa bisnismu meraih kesuksesan.
Selain dari tips-tips diatas berikut adalah tips tambahan yang bisa Anda pertimbangkan:
Maka dari itu semua adalah tips yang bisa kita berikan, pelajari lebih dan Semoga tips-tips ini dari Moota ini bermanfaat!

Nah, gimana nih ceritanya soal bank dan perkembangannya tiap era-nya di Indonesia? Kalau dulu kita nyimpen, ngirim uang, atau bertransaksi pasti langsung mikir ke Bank, kan? Tapi sekarang, Bank udah ngalamin banyak perkembangan, geng! Mereka udah bener-bener kekinian dari segi layanan sampe sistemnya. Kalau dulu, buat transfer uang, mesti ke ATM, sekarang udah bisa lewat Mbanking atau IBanking, jadi gampang banget buat urus keuangan kita. Bank juga punya sejarahnya lho, terutama di Indonesia. Yuk, kita lihat gimana Bank berkembang dari zaman ke zaman.
Jadi, Bank pertama kali muncul di Indonesia itu waktu jaman Belanda, loh! Namanya Bank Courant en Bank Van Leening. Bank ini diurus sama VOC, tapi sayangnya udah tutup toko tahun 1818.
Lalu, ada masa di tahun 1953 di mana Bank Indonesia didirikan sebagai bank sentral kita. Setelah itu, muncul deh berbagai Bank umum.
Nah, Bank umum pertama di Indonesia adalah BNI (Bank Negara Indonesia) yang dimiliki oleh BUMN. Mereka punya berbagai produk keren dan juga punya mesin ATM (Automatic Teller Machine) yang bener-bener bikin hidup makin praktis. Tapi sayang, tahun 1998, Indonesia ngalamin krisis ekonomi, dan banyak orang panik, sampe uang mereka di Bank ditarik semua.
Era ini bisa disebut era bangkitnya perbankan. Orang-orang mulai percaya lagi sama Bank dan kembali gunain layanan mereka.
Baca Juga : Rekomendasi Bank Digital Terbaik Indonesia 2023 - Moota.co
Di masa sekarang, Bank dan teknologi itu udah kayak sahabatan deket banget, ya! Bank udah bener-bener canggih, pakai teknologi di semua aspeknya. Kita gak perlu lagi repot ke ATM buat transaksi, cukup pakai smartphone aja. Bahkan sekarang udah ada aplikasi pihak ketiga dalam perbankan, kayak Moota. Dengan Moota, kamu gak perlu lagi datang ke ATM buat ngecek transaksi, tinggal buka dashboard Moota, udah keliatan semua datanya. Udah pernah nyobain Moota? Yuk, pakai Moota dan aktifin akun Bankmu di Moota. Seru deh!

Sangat penting bagi kita di bank, untuk memiliki sebuah rekening bank. Apalagi di zaman modern yang sudah serba digital ini, semuanya terhitung aman.
Kini hampir di semua sektor telah digunakan cara pembayaran digital. Coba deh anda masuk ke akun internet banking anda, di sana anda bisa mengisi pulsa, membayar tagihan listrik, dan keperluan lainnya.
Dari situ dapat kita simpulkan bahwa punya rekening bank itu penting, enggak cuma bikin hidup lebih nyaman, tapi juga bikin kita bisa bertransaksi dengan mudah, misalnya buat bayar-bayar tagihan atau mungkin nabung.

Tapi, kalau kamu belum punya rekening bank atau masih bingung caranya, tenang aja, kita bakal kasih tau nih cara membuat rekening bank dengan mudah. Simak terus yuk!
Langkah pertama tentunya adalah memilih bank yang sesuai dengan kebutuhanmu. Di Indonesia, banyak banget bank yang bisa kamu pilih, mulai dari bank swasta sampai bank milik pemerintah. Setiap bank punya jenis rekening yang berbeda, jadi pastikan kamu memilih yang cocok.
Nah ternyata persyaratannya tidak ribet yah. Kalau begitu bagamana dengan mereka yang baru saja menempati rumah baru di luar kota tempat ia tinggal dan bermaksud untuk membuka rekening bank? Tentu ia harus membuat KTP dulu dengan mendatangi kantor kecamatan di mana ia tinggal kemudian menyerahkan kartu keterangan domisili yang menjelaskan bahwa ia tinggal di kecamatan itu.
Setelah semua dokumen siap, kamu bisa langsung ke cabang bank terdekat. Di sana, biasanya ada petugas bank yang akan membantu proses pembuatan rekeningmu. Kamu cukup mengisi formulir yang disediakan dan menyerahkan dokumen yang diminta.
Setelah mengisi formulir dan menyerahkan dokumen, bank akan memproses permohonanmu. Biasanya, dalam beberapa hari atau minggu, kamu akan mendapatkan buku tabungan atau kartu ATM sebagai bukti bahwa rekeningmu sudah aktif.
Kini dengan semakin berkembangnya teknologi, kehadiran kartu ATM dirasa jauh lebih menguntungkan ketimbang memiliki buku tabungan. Karena dulu sebelum teknologi berkembang seperti sekarang, untuk menabung dan mengambil uang harus dilakukan secara manual menggunakan buku tabungan.
Jadi, itu dia cara membuat rekening bank dengan mudah, Sobat Moota! Ingat, memiliki rekening bank itu penting buat mengatur keuangan. Yuk, segera buat rekeningmu dan mulai kelola keuangan dengan lebih baik!
Jangan lupa, kunjungi Moota.co untuk informasi lebih lanjut tentang layanan keuangan yang bisa memudahkanmu dalam mengelola transaksi bisnismu. 😊

Salah satu cara yang efektif untuk memungkinkan tim karyawan bisnis online mengakses rekening yang sama adalah dengan menggunakan rekening bersama. Rekening bersama adalah solusi yang dapat meningkatkan keamanan dalam transaksi online dan memudahkan akses ke rekening yang digunakan oleh tim. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara rinci tentang penggunaan rekening bersama dan bagaimana Anda dapat membuatnya. Kami juga akan memperkenalkan peran Moota dalam membantu Anda mengelola keuangan bisnis dengan lebih efektif

Jika Anda aktif dalam bisnis online dan memiliki tim karyawan, memiliki rekening bersama menjadi hal yang sangat penting. Ini memungkinkan tim Anda untuk mengakses rekening yang sama dan melakukan transaksi secara efisien. Selain itu, rekening bersama juga membantu mengurangi potensi penipuan yang sering terjadi dalam transaksi online.
Untuk membuat rekening bersama bagi tim karyawan, Anda perlu mengikuti beberapa langkah berikut:
Langkah 1: Anda dan anggota tim Anda harus pergi ke kantor cabang bank dengan membawa dokumen identitas pribadi masing-masing.
Langkah 2: Kemudian, Anda harus mengisi formulir yang disediakan oleh customer service bank. Pengisian formulir ini penting karena data Anda akan disimpan oleh bank.
Langkah 3: Customer service akan melakukan verifikasi data dan kemudian memberikan buku tabungan, akses fasilitas ke mbanking atau internet banking (sesuai permintaan tim karyawan), dan juga kartu ATM. Dengan rekening bersama yang telah dibuat, tim karyawan dapat menggunakannya bersama-sama.
Cara menggunakan rekening bersama mirip dengan cara menggunakan rekening konvensional. Tim karyawan dapat melakukan transaksi, penarikan dana tunai, transfer uang, dan lainnya. Mereka dapat menggunakan mesin ATM atau mendatangi teller di kantor cabang bank terdekat.
Jika anda ingin lebih mudah tanpa perlu ribet mengurus administrasi, anda cukup menggunakan moota. Dengan bantuan moota, seluruh tim anda bisa mengakses dashboard keuangan dan melihat mutasi bank. Tidak hanya satu bank, bisa beberapa bank sekaligus sehingga lebih aman, nyaman dan cepat.
Menggunakan rekening bersama adalah cara yang efektif untuk memungkinkan tim karyawan bisnis online mengakses rekening yang sama. Hal ini tidak hanya meningkatkan keamanan transaksi, tetapi juga meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan keuangan bisnis Anda. Untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan bisnis Anda, Anda dapat mengandalkan Moota sebagai solusi yang dapat membantu Anda dengan cepat, aman, dan nyaman.
Jika Anda adalah seorang pelaku bisnis online yang ingin meningkatkan bisnis Anda, Moota dapat menjadi mitra yang handal dalam mengurus masalah pembayaran dan keuangan bisnis Anda. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website resmi Moota
