Jualan Online Gak Pake Marketplace?

Bisnis online sekarang udah jadi hal yang lumrah. Tapi, seringkali kita terpaku pada platform-platform besar seperti Tokopedia, Shopee, dan lainnya. Padahal, ada banyak peluang untuk berjualan online di luar marketplace. Dalam podcast kali ini, Kita ngobrol bareng Mang Andi, seorang pengusaha yang juga menggunakan platform Saas bernama Loops.id.

Selain itu Kita bahas banyak hal, mulai dari pentingnya traffic dan penawaran, perbedaan marketplace vs. landing page, model reseller, hingga fokus pada produk digital.

Mengapa Jualan di Luar Marketplace?

Sebelum kita lanjut, penting buat kita ngerti dulu kenapa sih kita perlu jualan di luar marketplace?

  • Kendali Lebih Besar: Jualan di luar marketplace memberikan kita kendali yang lebih besar atas bisnis kita. Kita bisa menentukan sendiri strategi pemasaran, desain website, dan pengalaman pelanggan.
  • Branding yang Lebih Kuat: Dengan memiliki platform sendiri, kita bisa membangun brand yang lebih kuat dan unik. Kita bisa menciptakan identitas visual yang konsisten dan menyampaikan pesan brand dengan lebih efektif.
  • Biaya yang Lebih Rendah: Jualan di marketplace biasanya melibatkan biaya komisi yang cukup besar. Dengan memiliki platform sendiri, kita bisa mengurangi biaya-biaya tersebut.
  • Data Pelanggan yang Lebih Lengkap: Ketika kita jualan di luar marketplace, kita memiliki akses langsung ke data pelanggan kita. Ini memungkinkan kita untuk memahami perilaku pelanggan dengan lebih baik dan melakukan pemasaran yang lebih tertarget.

Strategi Jualan di Luar Marketplace

Lantas, gimana sih cara jualan online di luar marketplace?

1. Menentukan Target Pasar: Langkah pertama adalah menentukan target pasar kita dengan jelas. Siapa target pelanggan kita? Apa kebutuhan dan keinginan mereka? Dengan memahami target pasar, kita bisa mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif.

2. Membangun Traffic: Setelah menentukan target pasar, langkah selanjutnya adalah membangun traffic. Bagaimana cara mendatangkan pengunjung ke website atau landing page kita? Beberapa strategi yang bisa dilakukan antara lain:

  • SEO (Search Engine Optimization): Mengoptimalkan website agar mudah ditemukan oleh mesin pencari seperti Google.
  • Social Media Marketing: Membangun kehadiran di media sosial dan menggunakannya untuk mempromosikan produk atau jasa.
  • Content Marketing: Membuat konten yang menarik dan bermanfaat untuk menarik perhatian pengunjung.
  • Iklan Online: Menggunakan platform iklan online seperti Google Ads atau Facebook Ads untuk menjangkau target pasar.

3. Menciptakan Penawaran yang Menarik: Setelah berhasil mendatangkan traffic, langkah selanjutnya adalah menciptakan penawaran yang menarik bagi pengunjung. Penawaran yang menarik bisa berupa:

  • Harga yang kompetitif: Menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan kompetitor.
  • Diskon dan promo: Memberikan diskon atau promo khusus untuk menarik minat pelanggan.
  • Bonus dan hadiah: Memberikan bonus atau hadiah kepada pelanggan yang melakukan pembelian.
  • Garansi dan layanan purna jual: Memberikan garansi dan layanan purna jual yang memuaskan.

4. Membangun Hubungan dengan Pelanggan: Setelah melakukan penjualan, penting untuk membangun hubungan yang baik dengan pelanggan. Beberapa cara untuk membangun hubungan dengan pelanggan antara lain:

  • Memberikan layanan pelanggan yang excellent: Responsif terhadap pertanyaan dan keluhan pelanggan.
  • Meminta feedback dan testimoni: Meminta feedback dari pelanggan untuk meningkatkan kualitas produk atau jasa.
  • Menjalankan program loyalitas: Memberikan reward kepada pelanggan setia.

Perbedaan Marketplace vs. Landing Page

Salah satu hal penting yang dibahas dalam podcast adalah perbedaan antara marketplace dan landing page.

  • Marketplace: Platform e-commerce yang menyediakan tempat bagi penjual untuk menjual produk mereka. Contoh: Tokopedia, Shopee, Lazada.
  • Landing Page: Halaman khusus yang dirancang untuk tujuan tertentu, seperti mengumpulkan leads, mempromosikan produk atau jasa, atau meningkatkan penjualan.

Kelebihan Marketplace:

  • Mudah digunakan: Mudah untuk memulai berjualan tanpa perlu membangun website sendiri.
  • Jangkauan pasar yang luas: Menjangkau jutaan pengguna yang aktif di platform tersebut.
  • Traffic yang tinggi: Mendapatkan traffic dari pengguna yang mencari produk di marketplace.

Kekurangan Marketplace:

  • Kompetisi yang tinggi: Bersaing dengan banyak penjual lain untuk mendapatkan perhatian pelanggan.
  • Biaya komisi yang tinggi: Membayar komisi kepada marketplace untuk setiap transaksi.
  • Kendali yang terbatas: Terbatas dalam hal desain, branding, dan pengalaman pelanggan.

Kelebihan Landing Page:

  • Kendali penuh: Memiliki kendali penuh atas desain, branding, dan pengalaman pelanggan.
  • Biaya yang lebih rendah: Tidak perlu membayar komisi kepada pihak ketiga.
  • Data pelanggan yang lebih lengkap: Mendapatkan data pelanggan yang lebih lengkap untuk keperluan pemasaran.

Kekurangan Landing Page:

  • Membutuhkan investasi waktu dan biaya: Membutuhkan waktu dan biaya untuk membangun dan mengoptimalkan landing page.
  • Membutuhkan keahlian teknis: Membutuhkan keahlian teknis untuk membangun dan mengelola landing page.
  • Membutuhkan strategi pemasaran yang efektif: Membutuhkan strategi pemasaran yang efektif untuk mendatangkan traffic ke landing page.

Model Bisnis Online

Ada beberapa model bisnis online yang bisa dipilih, antara lain:

  • Reseller: Menjual produk orang lain dengan mengambil keuntungan dari selisih harga.
  • Affiliate: Mempromosikan produk orang lain dan mendapatkan komisi dari setiap penjualan yang dihasilkan.
  • Dropshipper: Menjual produk tanpa harus menyimpan stok barang.

Penting untuk memilih model bisnis yang sesuai dengan kemampuan dan minat kita.

Fokus pada Produk Digital

Menjual produk digital memiliki beberapa keuntungan dibandingkan produk fisik, antara lain:

  • Biaya produksi yang rendah: Tidak memerlukan biaya produksi yang tinggi seperti bahan baku, tenaga kerja, dan biaya pengiriman.
  • Mudah didistribusikan: Dapat didistribusikan secara digital melalui internet.
  • Tidak ada biaya penyimpanan: Tidak memerlukan biaya untuk menyimpan stok barang.

Contoh produk digital yang bisa dijual antara lain:

  • E-book: Buku elektronik dalam format digital.
  • Kursus online: Kursus online dalam berbagai bidang.
  • Software: Aplikasi atau perangkat lunak.
  • Desain grafis: Desain logo, brosur, dan lainnya.
  • Musik: Lagu atau album musik.

Pentingnya Motivasi dalam Bisnis

Motivasi adalah faktor penting dalam kesuksesan bisnis. Ada tiga faktor utama yang mendorong pebisnis untuk bertahan dan berkembang:

  • Survival: Motivasi untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan dasar.
  • Reward: Motivasi untuk mendapatkan penghargaan, seperti uang, status, atau pengakuan.
  • Aktualisasi diri: Motivasi untuk mengembangkan diri dan mencapai potensi maksimal.

Rencana Pengembangan LoopsE

LoopsE, platform yang digunakan Mang Andi untuk mengelola leads dan pesan WhatsApp, juga memiliki rencana pengembangan ke depan. Salah satu rencana pengembangan LoopsE adalah menambahkan fitur untuk mendukung transaksi produk digital.

Kemudahan Mengelola Keuangan Bisnis dengan Moota

Selain fokus pada penjualan dan pengembangan produk, pengelolaan keuangan bisnis juga merupakan hal yang krusial. Untuk memudahkan pengelolaan keuangan bisnis, Anda bisa memanfaatkan Moota. Moota adalah platform yang membantu Anda memantau transaksi bank secara real-time, membuat laporan keuangan, dan mengelolaInvoice dengan mudah. Dengan Moota, Anda bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis Anda tanpa perlu khawatir tentang masalah keuangan.

Mulai Gratis

Kesimpulan

Jualan online di luar marketplace memiliki potensi yang besar, tetapi juga memiliki tantangan tersendiri. Dengan memahami strategi yang tepat, membangun traffic yang berkualitas, dan menciptakan penawaran yang menarik, kita bisa sukses dalam berjualan online di luar marketplace. Jangan lupa untuk memanfaatkan platform seperti Moota untuk mempermudah pengelolaan keuangan bisnis Anda.

Jika Anda tertarik untuk memulai bisnis online, saya sarankan untuk melakukan riset terlebih dahulu dan mempelajari berbagai model bisnis yang ada. Setelah itu, pilih model yang sesuai dengan kemampuan dan minat Anda. Jangan takut untuk memulai, karena dengan usaha dan kerja keras, Anda pasti bisa sukses.

Semoga artikel ini bermanfaat!

January 30, 2025
Baca Sekarang

1 30 31 32 33 34 43
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
arizaz
August 29, 2024
August 29, 2024

Cara Menjadi Reseller Sukses di Kampung Halaman

Impian banyak orang untuk menjadi seorang reseller kini semakin meningkat. Tentu saja hal ini tidak mengherankan sebab pekerjaan yang satu ini mendatangkan sangat banyak keuntungan. Berbeda dengan petugas dropship, pekerjaan ini memiliki tugas untuk menjual barang yang produk dari supplier. Mengintip dari Moota, keduanya memiliki persamaan yakni pekerjaan yang merujuk pada usaha dagang namun sangat berbeda pula. Berikut adalah tips untuk menjadi seorang reseller yang sukses.

cara menjadi reseller

Ragam Cara Menjadi Reseller yang Sukses di Kampung Halaman

1. Riset Popularitas Produk

Langkah pertama yang wajib Anda lakukan sebelum mulai berjualan online adalah riset mendalam tentang popularitas produk yang ingin dipasarkan. Ini adalah kunci sukses yang nggak boleh Anda abaikan. Kenapa? Karena dengan mengetahui produk apa yang sedang tren dan diminati banyak orang, Anda bisa memastikan bahwa barang yang Anda jual akan laris manis di pasaran.

Misalnya, jika Anda berencana menjual produk fashion, cari tahu dulu jenis fashion item apa yang lagi hits. Apakah itu baju dengan motif tertentu, aksesoris dengan warna-warna pastel, atau mungkin sepatu sneakers yang sedang booming? Dengan riset ini, Anda bisa menyiapkan stok produk yang tepat, sehingga peluang untuk meraih omzet besar semakin terbuka lebar.

Selain itu, riset juga membantu Anda dalam memastikan bahwa produk yang Anda pilih memiliki kualitas dan reputasi yang baik. Produk yang populer dengan reputasi bagus akan lebih mudah dijual, dan Anda nggak perlu khawatir jika harus menyetok dalam jumlah besar. Ingat, produk yang diminati banyak orang biasanya punya potensi besar untuk meraih scale up dengan cepat. Jadi, jangan ragu untuk meluangkan waktu melakukan riset sebelum benar-benar terjun ke dunia bisnis online.

Pastikan produk tersebut memiliki kualitas dan reputasi yang baik sehingga Anda tidak perlu harus merasa khawatir saat ingin menyetok produk dalam jumlah yang cukup banyak, sebab konsumen pun pasti akan menggunakan bisnis jualan online Anda untuk membeli barang tersebut. Produk yang memiliki popularitas tinggi juga akan membantu Anda meraih scale up yang cepat.

2. Tentukan Harga Produk

Setelah menemukan produk yang tepat, langkah berikutnya adalah menentukan harga jualnya. Menentukan harga produk adalah seni tersendiri dalam bisnis online. Anda mungkin tergoda untuk memasang harga tinggi demi keuntungan besar, tapi tahan dulu! Sebaiknya, hindari mematok harga yang terlalu tinggi, karena itu bisa membuat calon pembeli berpikir dua kali sebelum membeli.

Ingat, persaingan di dunia online sangat ketat. Konsumen bisa dengan mudah membandingkan harga produk Anda dengan produk serupa di toko online lain. Jadi, alangkah bijaknya jika Anda menetapkan harga yang kompetitif namun tetap menguntungkan. Coba hitung dengan cermat, berapa biaya yang Anda keluarkan untuk mendapatkan produk tersebut, dan tambahkan margin keuntungan yang masuk akal. Jangan lupa juga untuk mempertimbangkan biaya pengiriman, karena ini bisa mempengaruhi harga akhir yang harus dibayar oleh konsumen.

Selain itu, penting juga untuk tidak menghabiskan terlalu banyak modal di awal. Misalnya, ketika ingin memasok produk, pastikan Anda hanya membeli dalam jumlah yang wajar, terutama jika ini adalah kali pertama Anda menjual produk tersebut. Dengan begitu, Anda nggak akan merasa rugi jika produk tersebut ternyata nggak secepat yang Anda bayangkan. Anda juga bisa memanfaatkan layanan seperti Moota untuk membantu mengelola keuangan bisnis Anda secara efisien.

Selain itu, mengeluarkan dana yang tidak terlalu banyak saat ingin memasok produk pun juga penting sehingga Anda tidak akan merasa terlalu rugi. Anda dapat mengandalkan Moota, sebuah layanan berbasis ibanking yang mampu membantu Anda untuk mengelola keuangan saat melakukan bisnis tertentu.

3. Pasarkan Produk Secara Online

Di era digital ini, memasarkan produk secara online adalah langkah wajib yang nggak boleh terlewatkan. Kenapa? Karena internet adalah tempat di mana sebagian besar konsumen Anda berada, terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi dan media sosial. Dengan memanfaatkan platform online, Anda bisa menjangkau lebih banyak orang dalam waktu singkat, bahkan tanpa perlu keluar rumah.

Ada banyak cara untuk memasarkan produk secara online. Anda bisa mulai dengan membuat akun di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, atau Twitter. Pastikan Anda mengunggah foto-foto produk yang menarik, disertai dengan deskripsi yang jelas dan meyakinkan. Gunakan bahasa yang ramah dan engaging agar calon pembeli tertarik untuk berinteraksi dengan Anda.

Jangan lupa juga untuk memanfaatkan fitur iklan berbayar yang ditawarkan oleh platform tersebut. Dengan iklan berbayar, Anda bisa menargetkan audiens tertentu yang sesuai dengan produk yang Anda jual, sehingga peluang untuk mendapatkan pembeli yang tepat semakin besar. Selain itu, Anda juga bisa bekerja sama dengan influencer atau blogger yang memiliki banyak followers untuk mempromosikan produk Anda. Semakin kreatif strategi pemasaran yang Anda gunakan, semakin besar kemungkinan produk Anda dikenal oleh banyak orang.

4. Sesuaikan dengan Kondisi

Agar produk jualan online Anda cepat laku, Anda perlu cermat dalam membaca situasi dan kondisi yang ada. Misalnya, saat musim hujan tiba, banyak orang pasti akan mencari jas hujan, payung, atau perlengkapan lain yang mendukung aktivitas mereka di tengah cuaca yang tidak bersahabat. Nah, ini adalah peluang emas yang bisa Anda manfaatkan!

Ketika cuaca sedang nggak menentu, Anda bisa mulai menjual produk-produk yang memang dibutuhkan di saat-saat seperti itu. Misalnya, Anda bisa menawarkan jas hujan yang trendy dan berkualitas, atau mungkin payung dengan desain yang unik dan praktis dibawa ke mana-mana. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan fitur-fitur menarik pada produk Anda, seperti bahan yang tahan air atau ukuran yang bisa dilipat menjadi sangat kecil, sehingga mudah disimpan di dalam tas.

Menyesuaikan produk dengan kondisi juga berarti Anda harus peka terhadap tren yang sedang berkembang. Misalnya, saat terjadi pandemi, produk-produk kesehatan seperti masker dan hand sanitizer sangat diburu oleh konsumen. Jika Anda bisa melihat peluang ini lebih awal, Anda bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan penjualan. Intinya, selalu up-to-date dengan kondisi dan kebutuhan pasar, dan jadikan itu sebagai acuan dalam menentukan produk yang akan dijual.

5. Menentukan Supplier

Supplier adalah salah satu faktor penting dalam bisnis online yang seringkali terabaikan. Padahal, memilih supplier yang tepat adalah kunci sukses dalam memastikan bahwa produk yang Anda jual memiliki kualitas yang baik dan dapat diandalkan. Maka dari itu, jangan sampai salah pilih supplier!

Pertama-tama, pastikan supplier yang Anda pilih memiliki reputasi yang baik dan sudah terbukti terpercaya. Anda bisa mencari informasi tentang mereka dari review pelanggan atau bahkan dari rekomendasi teman yang sudah pernah bekerja sama dengan supplier tersebut. Cobalah untuk mencari supplier yang memiliki stok produk yang stabil, sehingga Anda nggak perlu khawatir akan kehabisan barang saat permintaan sedang tinggi.

Selain itu, pastikan juga bahwa supplier Anda mampu memberikan harga yang kompetitif. Jangan ragu untuk melakukan negosiasi agar Anda bisa mendapatkan harga terbaik. Ini penting, karena harga produk dari supplier akan sangat mempengaruhi harga jual yang Anda tetapkan nanti. Semakin murah harga dari supplier, semakin besar margin keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

Terakhir, pastikan supplier Anda bisa diandalkan dalam hal pengiriman. Produk yang dikirim tepat waktu dan dalam kondisi baik akan meningkatkan kepuasan pelanggan, dan ini bisa menjadi nilai tambah bagi bisnis Anda. Jadi, jangan ragu untuk meluangkan waktu lebih banyak dalam memilih supplier yang tepat, karena ini akan sangat mempengaruhi kelancaran bisnis Anda ke depannya.

6. Perhitungkan dengan Matang

Sebagai pelaku UKM, Anda harus pintar dalam mengelola keuangan. Jangan sampai Anda mengeluarkan uang terlalu banyak dari rekening hanya untuk menyetok barang. Ingat, semakin besar modal yang Anda keluarkan, semakin besar pula risiko yang Anda hadapi, terutama jika stok barang tersebut tidak terjual dalam waktu yang cepat.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat perhitungan yang matang mengenai kebutuhan modal. Mulai dari modal untuk membeli stok produk, biaya pengemasan, hingga biaya promosi di media sosial. Jangan lupa juga untuk memperhitungkan biaya pengiriman dan pengelolaan inventaris. Semuanya harus dicatat dengan rinci agar Anda bisa mengontrol pengeluaran dengan baik.

Selain itu, Anda juga harus memiliki rencana cadangan jika produk yang Anda jual ternyata tidak laku. Misalnya, Anda bisa menawarkan diskon atau promosi khusus untuk menghabiskan stok yang ada. Ini akan membantu Anda menghindari kerugian yang lebih besar. Dan tentu saja, Anda bisa memanfaatkan layanan seperti Moota yang bisa membantu Anda dalam mengelola keuangan bisnis dengan lebih efisien. Dengan perencanaan yang matang, bisnis Anda akan lebih stabil dan mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Nah, itu dia beberapa Cara Menjadi Reseller yang bisa Anda terapkan agar bisa sukses di pekerjaan ini. Anda pun juga bisa menggunakan layanan Moota apabila masih belum terlalu yakin untuk memulai bisnis ini.

Baca Sekarangbaca sekarang
arizaz
August 28, 2024
August 28, 2024

Menerapkan Promo Diskon Sehat untuk Bisnis Online

Meningkatkan omzet penjualan produk bisa dilakukan dengan menerapkan langkah promosi, salah satunya adalah penerapan diskon. Sekitar 57% konsumen memilih untuk membeli produk yang mereka inginkan ketika sedang ada diskon. Namun, penerapan diskon sendiri harus dilakukan dengan beberapa strategi supaya banyak konsumen yang tertarik dan dikelola dengan menggunakan Moota.

promo diskon

Beberapa Strategi Menerapkan Promo Diskon Sehat dalam Bisnis Online

Membuat program diskon tidak bisa dilakukan sembarangan, ada beberapa strategi yang harus diterapkan sehingga bisnis jualan online semakin meningkat dan banyak konsumen yang tertarik untuk membeli produk yang sedang didiskon. Meskipun menerapkan promo diskon, jangan sampai lupa untuk mengambil keuntungan dari penjualan produk. Sehingga keuangan Anda semakin meningkat.

Dengan strategi yang tepat, penerapan diskon tetap akan menyehatkan eksistensi toko online Anda meskipun sudah memasuki harga normal. Strategi yang tepat akan memberikan banyak manfaat terutama dalam hal peningkatan penjualan. Perhatian konsumen akan tertuju pada brand Anda meskipun periode diskon pada produk-produk brand Anda sudah habis.

Beberapa strategi berikut bisa diterapkan dalam bisnis Anda :

1. Menambahkan promo gratis ongkir atau free gift

Siapa sih yang nggak suka dengan promo gratis ongkir atau hadiah tambahan ketika berbelanja online? Nah, strategi ini memang jadi salah satu yang paling populer di kalangan pebisnis online. Apalagi di tengah maraknya belanja online seperti sekarang, konsumen selalu mencari cara untuk mendapatkan lebih banyak dengan membayar lebih sedikit. Maka dari itu, strategi promo seperti ini menjadi daya tarik yang besar buat para pembeli.

Bayangkan begini, Sobat, banyak pelanggan yang tertarik untuk membeli produk dari toko online Anda, tapi begitu mereka lihat ongkos kirim yang mahal, niat belanja mereka langsung surut. Promo gratis ongkir bisa jadi solusi ampuh untuk masalah ini. Nggak hanya membuat pelanggan lebih sering mampir ke toko Anda, tapi juga mendorong mereka untuk membeli lebih banyak produk dalam satu kali transaksi.

Selain gratis ongkir, free gift alias hadiah gratis juga bisa jadi daya tarik tambahan. Misalnya, jika pelanggan belanja dengan nominal tertentu, mereka bisa dapat hadiah kecil seperti aksesoris, sampel produk, atau barang-barang unik lainnya. Ini bukan hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tapi juga membuat mereka merasa mendapatkan nilai lebih dari setiap pembelian. Dengan begitu, mereka nggak hanya puas, tapi juga kemungkinan besar akan kembali untuk belanja lagi di lain waktu.

Dengan menerapkan strategi ini, konsumen akan lebih sering berkunjung ke toko bisnis online Anda untuk berbelanja produk bahkan merasa tertarik untuk memborong produk pada toko Anda. Banyak konsumen yang mengeluh karena ketika akan membeli suatu produk, mereka terkendala dengan mahalnya harga ongkir. Oleh karena itu, strategi ini menjadi strategi jitu.

2. Memanfaatkan media sosial untuk syarat dalam penukaran diskon

Di era digital seperti sekarang, media sosial bukan hanya tempat untuk berinteraksi dengan teman atau keluarga, tapi juga jadi alat yang sangat efektif untuk meningkatkan brand awareness dan memperluas jangkauan bisnis Anda. Jadi, kenapa nggak memanfaatkannya untuk strategi penukaran diskon? Strategi ini bisa sangat efektif, terutama buat bisnis UKM yang ingin meningkatkan jumlah followers sekaligus mendongkrak penjualan.

Misalnya, Anda bisa memberikan syarat bahwa untuk mendapatkan promo diskon khusus, pelanggan harus mem-follow akun bisnis Anda di media sosial. Ini nggak hanya menambah jumlah followers, tapi juga membuat akun bisnis Anda lebih terlihat oleh audiens yang lebih luas. Dan itu belum semua! Anda bisa juga minta pelanggan untuk share atau buat story di akun pribadi mereka tentang produk atau promo yang sedang Anda jalankan. Bayangkan efek domino yang terjadi; teman-teman mereka bisa lihat postingan itu, dan mungkin tertarik untuk ikut belanja juga.

Dengan makin banyak orang yang tahu tentang bisnis Anda lewat media sosial, otomatis brand Anda bakal semakin dikenal luas. Bukan cuma itu, tapi juga bisa mendorong peningkatan penjualan karena lebih banyak orang yang tahu dan tertarik untuk mencoba produk Anda. Ini adalah strategi yang bisa bikin brand Anda scale up secara organik, tanpa harus keluar biaya iklan yang besar.

Selain memfollow akun bisnis, Anda juga bisa meminta konsumen untuk membuat story pada akun pribadi mereka sehingga teman, kerabat, dan keluarga konsumen mengetahui adanya diskon pada bisnis Anda. Dengan begitu maka brand Anda akan mengalami scale up dalam hal penjualan karena semakin banyak orang yang akan mencicipi diskon produk bisnis Anda.

3. Membuat keunikan konsep dalam promo diskon

Diskon memang jadi salah satu trik lama yang selalu ampuh menarik perhatian pembeli, tapi gimana kalau Anda bisa memberikan sentuhan yang lebih unik? Nah, strategi ini adalah tentang bagaimana menciptakan promo diskon yang nggak cuma menarik, tapi juga memorable dan bikin orang-orang ngomongin brand Anda. Diskon yang punya konsep unik nggak hanya bikin penasaran, tapi juga bisa jadi pembeda antara brand Anda dengan kompetitor lainnya.

Contohnya, Anda bisa memberikan diskon khusus untuk orang-orang dengan nama tertentu di bulan yang sesuai. Misalnya, diskon spesial buat mereka yang bernama ‘Agus’ selama bulan Agustus. Atau mungkin diskon khusus untuk pasangan yang belanja bareng di hari Valentine. Konsep diskon seperti ini bukan hanya menarik, tapi juga bikin pelanggan merasa spesial dan lebih terhubung dengan brand Anda.

Untuk memastikan pengelolaan dana hasil penjualan tetap tertata dengan baik, Anda bisa menggunakan layanan seperti Moota. Layanan ini membantu Anda dalam memonitor keuangan bisnis, sehingga Anda bisa fokus pada strategi pemasaran tanpa pusing mikirin cash flow. Dengan strategi diskon yang kreatif dan pengelolaan keuangan yang baik, bisnis Anda bukan cuma menarik di mata konsumen, tapi juga siap berkembang pesat di pasar yang kompetitif.

Beberapa strategi di atas bisa dipratekkan oleh para pebisnis yang ingin meningkatkan omzet penjualan. Banyak konsumen yang senang mendengar kata ‘diskon’, sehingga Anda perlu untuk menerapkan strategi yang tepat sehingga semakin banyak konsumen yang ingin membeli produk Anda. Dalam mengelolanya, Anda bisa menggunakan moota..

Baca Sekarangbaca sekarang
arizaz
August 27, 2024
August 27, 2024

Kekurangan Marketplace yang Merugikan

Kehadiran Moota saat ini semakin memudahkan bagi para pelaku bisnis online. Karena dengan adanya layanan tersebut, maka pengelolaan keuangan akan jadi lebih mudah dilakukan. Oleh karena itu, Anda yang saat ini masih berjualan di marketplace, tak ada salahnya untuk segera membuka toko online sendiri. Nyatanya berjualan di marketplace akan membuat Anda sebagai penjual akan dirugikan karna Kekurangan Marketplace dan tidak bisa memperoleh laba secara maksimal. Untuk lebih jelasnya berikut adalah ulasan lengkapnya.

Kekurangan Marketplace

Apa Saja Alasan Mengapa Marketplace Merugikan Penjual?

1. Ada Banyak Kompetitor

Berjualan di marketplace bukan berarti di sini Anda tidak akan memperoleh tantangan. Tantangan yang sangat nyata yaitu itu di tempat tersebut Anda akan menemukan banyak sekali kompetitor. Dengan banyaknya kompetitor, tentu Anda perlu untuk melakukan ekstra kerja keras agar bisa meyakinkan konsumen untuk setia pada produk Anda.

Sobat, berjualan di marketplace memang terlihat menarik dan menjanjikan. Namun, jangan salah, di balik semua kemudahan yang ditawarkan, ada tantangan besar yang harus Sobat hadapi, salah satunya adalah banyaknya kompetitor. Bayangkan, di marketplace yang sama, Sobat akan berhadapan dengan puluhan, bahkan ratusan penjual yang menawarkan produk serupa. Ini berarti Sobat harus ekstra kerja keras untuk bisa meyakinkan konsumen agar memilih produk Sobat dibanding yang lain.

Bagi Sobat yang baru terjun ke dunia marketplace, ini bisa menjadi tantangan yang cukup berat. Persaingan harga, kualitas produk, hingga layanan pelanggan, semuanya harus diperhatikan. Salah satu strategi yang sering digunakan oleh penjual baru adalah banting harga. Meskipun strategi ini bisa menarik perhatian konsumen, sayangnya ini hanya akan memberikan laba yang minim dan omzet yang didapat pun tidak seberapa.

Namun, Sobat perlu berhati-hati dalam menerapkan strategi ini. Jika terlalu sering banting harga, bukan hanya keuntungan yang minim, tetapi juga bisa menurunkan nilai dari produk Sobat di mata konsumen. Jadi, daripada fokus pada perang harga, lebih baik Sobat fokus pada peningkatan kualitas produk dan layanan yang bisa memberikan nilai lebih bagi konsumen. Dengan begitu, Sobat bisa membangun loyalitas pelanggan tanpa harus mengorbankan margin keuntungan.

2. Para Pengguna yang Mudah Teralih

Sobat, satu lagi tantangan yang harus dihadapi ketika berjualan di marketplace adalah pengguna yang mudah teralih. Marketplace sering kali menawarkan fitur rekomendasi produk yang sangat menguntungkan bagi konsumen. Namun, di sisi lain, fitur ini bisa menjadi mimpi buruk bagi penjual. Ketika konsumen melihat produk lain yang serupa dengan harga lebih murah atau dengan penawaran yang lebih menarik, mereka bisa dengan mudah beralih ke toko lain dan meninggalkan produk Sobat.

Bayangkan, Sobat sudah berusaha keras menarik perhatian konsumen, tapi mereka bisa saja tergoda dengan produk lain yang muncul dalam rekomendasi. Ini tentu bisa mengurangi peluang Sobat untuk mendapatkan penjualan, bahkan bisa membuat toko Sobat kehilangan konsumen potensial. Padahal, mendapatkan konsumen yang setia dan mau kembali membeli produk Sobat adalah kunci keberhasilan dalam bisnis online.

Oleh karena itu, penting bagi Sobat untuk terus berinovasi dan menawarkan sesuatu yang unik agar konsumen tetap tertarik dan tidak mudah berpindah ke toko lain. Sobat bisa menawarkan diskon khusus, layanan pelanggan yang cepat tanggap, atau produk-produk eksklusif yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Dengan begitu, Sobat bisa menjaga konsumen tetap loyal meskipun mereka terus dibombardir dengan berbagai rekomendasi produk dari marketplace.

Hal tersebut tentunya akan membuat toko Anda di marketplace akan kehilangan satu konsumen yang potensial. Itulah kenapa berjualan di marketplace akan membuat Anda sebagai pedagang akan dirugikan. Dan hal tersebut tentu akan berdampak pada pemasukan dan keuangan Anda.

3. Susah Memperoleh Database Customer

Sobat, dalam bisnis online, database customer atau data leads adalah salah satu aset paling berharga. Dengan memiliki database ini, Sobat bisa berkomunikasi langsung dengan konsumen, memberikan penawaran baru, atau bahkan melakukan retargeting untuk meningkatkan penjualan. Sayangnya, ketika Sobat berjualan di marketplace, mendapatkan database customer ini bukan hal yang mudah, bahkan bisa dibilang hampir mustahil.

Marketplace memiliki aturan ketat mengenai privasi data, sehingga Sobat tidak bisa dengan bebas mengakses informasi pribadi pelanggan seperti nomor telepon atau email dimana ini adalah Kekurangan Marketplace. Informasi yang bisa Sobat dapatkan mungkin hanya sebatas nomor telepon yang digunakan untuk keperluan pengiriman barang. Ini tentu saja menjadi kerugian besar bagi Sobat yang ingin membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Tanpa database customer, Sobat akan kesulitan untuk melakukan follow-up, mengirimkan promosi, atau bahkan sekadar menyapa pelanggan setelah mereka melakukan pembelian. Oleh karena itu, jika Sobat serius ingin membangun bisnis jangka panjang, pertimbangkan untuk mulai mengarahkan pelanggan ke platform yang Sobat kelola sendiri, seperti website atau toko online pribadi. Dengan begitu, Sobat bisa mengumpulkan data leads secara legal dan memanfaatkannya untuk strategi pemasaran yang lebih efektif.

Database customer bersifat pribadi dan tidak boleh di dibagikan pada para penjual. Nantinya para penjual hanya bisa melakukan pencatatan nomor telepon yang dilampirkan untuk melakukan kepentingan pengiriman barang. Hal tersebut tentu akan merugikan bagi Anda yang ingin berinteraksi dengan para konsumen.

4. Aturan yang Mengikat

Sobat, berjualan di marketplace memang menawarkan banyak kemudahan, tapi di balik itu semua, Sobat juga harus siap untuk mengikuti berbagai aturan yang mengikat dimana ini termasuk Kekurangan Marketplace. Setiap marketplace memiliki kebijakan dan aturan yang harus dipatuhi oleh semua penjual. Jika Sobat melanggar salah satu aturan ini, risikonya bisa sangat besar, mulai dari penalti hingga penutupan toko Sobat di marketplace tersebut.

Misalnya, beberapa marketplace memiliki aturan ketat tentang deskripsi produk, foto yang digunakan, hingga cara pengiriman barang. Sobat harus memastikan semua hal ini sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh marketplace. Jika tidak, produk Sobat bisa dihapus atau toko Sobat bisa mendapatkan peringatan. Aturan-aturan ini memang dibuat untuk menjaga kualitas dan kenyamanan konsumen, tapi bagi penjual, kadang bisa terasa cukup membatasi.

Jika Sobat merasa aturan-aturan ini terlalu mengikat dan menghambat kreativitas Sobat dalam berbisnis, mungkin saatnya Sobat mulai mempertimbangkan untuk membuka toko online sendiri. Dengan toko online pribadi, Sobat bisa lebih bebas menentukan aturan mainnya, termasuk dalam hal promosi, desain toko, dan pengelolaan stok. Dan untuk memudahkan proses pembayaran, Sobat bisa memanfaatkan layanan seperti Moota yang akan membantu mengelola transaksi dengan lebih mudah dan efisien.

Maka dari itu, bagi Anda yang merasa tidak ingin terikat oleh kebijakan-kebijakan yang dirasa cukup memberatkan, maka perlu untuk segera membuka toko online sendiri. Dengan memiliki toko online sendiri Anda akan bisa bebas menentukan apa saja yang perlu dan tidak perlu dilakukan. Saat Anda telah membangun toko online sendiri, maka untuk membantu mengelola pembayaran, Anda dapat memanfaatkan layanan dari Moota.

5. Kekurangan Marketplace Terakhir: Susah dalam Membangun Brand

obat, salah satu kelemahan terbesar berjualan di marketplace adalah sulitnya membangun brand yang kuat. Ketika konsumen membeli produk di marketplace, sering kali mereka lebih mengingat nama marketplace-nya daripada nama toko Sobat. Ini tentu menjadi tantangan besar jika Sobat ingin membangun brand yang dikenal luas dan memiliki pelanggan setia.

Dalam marketplace, konsumen biasanya lebih fokus pada produk dan harga daripada siapa penjualnya. Akibatnya, meskipun produk Sobat berkualitas tinggi dan layanan Sobat luar biasa, nama toko Sobat mungkin tetap tenggelam di antara ribuan penjual lainnya. Ini sangat disayangkan, terutama jika Sobat sudah berusaha keras membangun citra brand yang kuat.

Untuk mengatasi hal ini, Sobat perlu melakukan upaya ekstra dalam membangun brand di luar marketplace. Misalnya, Sobat bisa aktif di media sosial, membuat konten yang menarik, atau bahkan mengadakan event online untuk menarik perhatian konsumen. Dengan begitu, meskipun Sobat masih berjualan di marketplace, brand Sobat tetap bisa dikenal dan diingat oleh konsumen. Ingat, membangun brand adalah investasi jangka panjang yang akan sangat berguna untuk kesuksesan bisnis Sobat di masa depan.

Padahal di sini nama toko atau brand sangatlah penting supaya nantinya Anda memiliki konsumen setia yang selalu menantikan produk-produk yang Anda jual.

Kesimpulan Kekurangan Marketplace

Itulah tadi ulasan mengenai apa saja Kekurangan Marketplace yang hanya akan merugikan penjual. Mulai sekarang sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk membuat toko online sendiri. Dalam menjalankan bisnis online nantinya,  bisa menggunakan layanan Moota. Dengan layanan website tersebut akan lebih memudahkan dalam memantau dan mengelola keuangan dengan lebih mudah lagi.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 30 31 32 33 34 121
Keuangan
Lihat Semua
arizaz
July 5, 2024
July 5, 2024

Apa Itu Flashsale Dalam Bisnis Online?

Flashsale merupakan program terbaru yang digunakan oleh enterpreneur dalam melakukan promosi online guna menghabiskan stok barang dalam waktu yang cukup singkat. Dalam hal ini konsumen akan berlomba-lomba untuk mendapatkan produk idamannya, sehingga kata yang tepat yakni siapa cepat dia yang dapat. Keuntungan ini tentu saja dirasakan oleh pembeli dan juga pemilik bisnis online. Ibarat kata program ini sama dengan moota yang selalu memberikan manfaat baik kepada pihak-pihak yang bersangkutan.

Keuntungan Mengikuti Program Flash Sale Bagi Pelaku Usaha Online

1. Memperluas jangkauan pasar

Setiap pengusaha harus memenangkan strategi memperluas jangkauan pasar di atas pesaing. Semakin banyak orang mengenal produk jualan online mereka, maka pendapatan pun akan naik. Oleh sebab itu tak sedikit dari enterpreneur yang mencoba peruntungan di program flashsale.

Sebelum melakukan ini, perusahaan harus memikirkan hal penting, yaitu ketepatan sistem dalam mengelola keuangan. Sebab bisa saja pembeli membludak sehingga akan membuat admin kewalahan dalam mengecek hasil penjualan yang masuk ke rekening.

Untuk itu moota hadir dan akan membantu dalam permasalahan tersebut. persoalan kualitas tidak perlu khawatir karena sampai saat ini sudah sekitar 7.200 lebih pembisnis baik skala besar maupun ukm yang bergabung demi menghemat waktu dalam memantau transaksi.

2. Menghabiskan produk

Setiap kali ada produk terbaru pasti ada beberapa yang tidak laku di pasaran. Dalam mengatasi persoalan ini enterpreneur akan mengikuti flashsale yang terdapat di platform-platoform jual beli online. Keuntungan yang sangat dirasakan adalah menghabiskan produk dalam waktu singkat.

Meskipun harganya lebih murah, namun setidaknya keuangan usaha tetap bisa berjalan dengan lancar. Selain itu para pembeli pun akan merasa senang karena dapat belanja online dengan pengeluaran uang yang tidak terlalu banyak, namun kualitas produk masih tetap terjamin.

3. Menyelamatkan toko online dari kerugian

Setiap pengusaha pasti mengalami kerugian sebagai momok terbesar. Sekalipun itu jumlahnya tidak seberapa. Aplikasi E-Commerce yang menyediakan flash sale akan sangat membantu enterpreneur menyelamatkan omzet dari penurunan tajam.

Tentu saja hal ini akan meminimalisirkan kerugian-kerugian yang tidak tertafsirkan pada sebelumnya. Untuk membantu menyukseskanya pemilik usaha bisa menyebar para resseler di berbagai lokasi penjualan. Selain cepat laku, nama baik bisnis juga ikut terkenal di kalangan masyarakat, terlebih kepercayaan akan pemenuhan kebutuhan.

4. Memperkenalkan produk-produk terbaru

Orang-orang biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menerima produk terbaru dari suatu bisnis. Maka dari itu pengusaha bisa memanfaatkan flashsale untuk menaikkan popularitas brand secara online. Adapun cara lain yakni menggunakan sistem dropship guna memudahkan promosi.

Dengan demikian dana dari perusahaan akan tetap stabil sekalipun produk tersebut tergolong baru. Selain itu manfaatkan pula rasa keingintahuan dari konsumen jika melihat ada barang-barang baru dengan sedikit bumbu kalimat yang menarik seperti diskon atau potongan harga.

Informasi tadi menjelaskan beberapa keuntungan yang pelaku usaha bisa peroleh jika menggunakan flash sale dengan sebaik mungkin. Program ini dapat membantu mereka scale up perusahaan yang dibangun, lebih menariknya lagi. Akan lebih mudah dalam menjalankannya terlebih bagian transaksi maka moota akan siap sedia membantu. Kecanggihan yang dimiliki telah terbukti di mana-mana, sehingga Anda tidak perlu khawatir jika tidak merasakan keuntungan.

Baca Sekarangbaca sekarang
arizaz
June 28, 2024
June 28, 2024

Keuangan Keluarga, Cara Mengaturnya Agar Tenang

Siapa sih yang nggak mau hidup bahagia dan harmonis bersama keluarga? Tapi, tahukah kamu bahwa keuangan yang stabil merupakan salah satu kunci utama untuk mencapai kebahagiaan tersebut. Mengelola keuangan keluarga memang bukan hal yang mudah. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, mulai dari pemasukan, pengeluaran, tabungan, hingga utang.

keuangan keluarga

Namun, jangan khawatir!

Dengan panduan yang tepat, kamu dan keluarga bisa mengatasi rintangan keuangan dan membangun masa depan yang lebih cerah.

Langkah-Langkah Jitu Mengatur Keuangan Keluarga

Berikut beberapa langkah jitu yang bisa kamu ikuti untuk mengatur keuangan keluarga:

1. Komunikasi Terbuka dan Jujur

Langkah pertama dan terpenting adalah membangun komunikasi terbuka dan jujur tentang keuangan dengan anggota keluarga. Bicarakan tentang penghasilan, pengeluaran, tujuan keuangan, dan keinginan masing-masing.

Penting untuk saling memahami situasi keuangan satu sama lain agar dapat membuat keputusan bersama yang tepat.

2. Buat Catatan Pengeluaran keuangan keluarga

Catatlah semua pengeluaran, baik yang besar maupun kecil. Kamu bisa menggunakan buku catatan, aplikasi keuangan, atau spreadsheet untuk memudahkan prosesnya.

Dengan mencatat pengeluaran, kamu dapat mengidentifikasi di mana uangmu dihabiskan dan menemukan peluang untuk menghemat.

3. Buat Anggaran Belanja

Setelah mengetahui pola pengeluaran, buatlah anggaran belanja yang realistis. Anggaran ini harus sesuai dengan penghasilan dan prioritas keuangan keluarga.

Alokasikan dana untuk kebutuhan pokok, tagihan, tabungan, dan pengeluaran lainnya.

4. Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan

Belajarlah untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan adalah hal-hal yang esensial untuk kelangsungan hidup, seperti makanan, tempat tinggal, dan pakaian.

Sedangkan keinginan adalah hal-hal yang tidak wajib, seperti gadget terbaru, liburan, atau makan di restoran mahal.

Prioritaskan kebutuhan daripada keinginan untuk menghindari pengeluaran yang tidak perlu.

5. Sisihkan Dana Darurat

Hal yang tak terduga bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu, penting untuk memiliki dana darurat yang dapat digunakan untuk mengatasi situasi darurat, seperti sakit, kehilangan pekerjaan, atau kerusakan rumah.

Sisihkan setidaknya 3-6 bulan pengeluaran sebagai dana darurat.

6. Mulai Menabung

Menabung adalah kunci untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang, seperti membeli rumah, mobil, atau membiayai pendidikan anak.

Tetapkan tujuan menabung yang realistis dan buatlah rencana untuk mencapainya.

Kamu bisa menyisihkan sebagian dari penghasilan secara rutin atau mencari penghasilan tambahan.

7. Hindari Utang Berlebihan

Utang memang bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan darurat atau mencapai tujuan keuangan. Namun, hindari berutang berlebihan karena dapat membebani keuangan dan menyebabkan stres.

Bayarlah utang tepat waktu untuk menghindari bunga yang semakin besar.

8. Evaluasi dan Lakukan Penyesuaian

Evaluasi keuangan keluarga secara teratur dan lakukan penyesuaian jika diperlukan.

Kebutuhan dan prioritas keuangan dapat berubah seiring waktu, sehingga penting untuk menyesuaikan anggaran dan rencana keuangan agar tetap relevan.

Manfaat Mengatur Keuangan Keluarga

Mengatur hal ini bukan hanya tentang menghemat uang, tetapi juga tentang mencapai tujuan keuangan, mengurangi stres, dan membangun keluarga yang harmonis.

Berikut beberapa manfaat dari Mengatur hal ini:

  • Memperkuat hubungan keluarga dengan meningkatkan komunikasi dan kerjasama.
  • Meningkatkan rasa aman dan stabilitas dalam keluarga.
  • Mempermudah pencapaian tujuan keuangan, seperti membeli rumah, mobil, atau membiayai pendidikan anak.
  • Memberikan ketenangan pikiran dan mengurangi stres.
  • Mengajarkan anak-anak tentang nilai penting uang dan tanggung jawab keuangan.

Kesimpulan dalam Mengatur Keuangan Keluarga

Mengatur hal ini memang membutuhkan komitmen dan usaha.

Namun, dengan panduan yang tepat dan kerja sama yang solid dari semua anggota keluarga, kamu dapat mencapai tujuan dan membangun keluarga yang harmonis dan bahagia.

Ingatlah bahwa:

  • Komunikasi terbuka dan jujur adalah kunci utama.
  • Membuat catatan pengeluaran, anggaran belanja, dan rencana keuangan sangatlah penting.
  • Bedakan antara kebutuhan dan keinginan.
  • Sisihkan dana darurat dan mulai menabung.
  • Hindari utang berlebihan dan bayarlah utang tepat waktu.
  • Evaluasi keuangan keluarga secara teratur dan lakukan penyesuaian jika diperlukan.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, kamu dan keluarga dapat meraih masa depan yang lebih cerah dan bahagia!

Bonus:

  • Banyak sumber daya yang tersedia untuk membantumu mengatur keuangan keluarga, seperti buku, website, dan aplikasi keuangan.
  • Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan perencana keuangan jika kamu membutuhkan bantuan profesional.
  • Mengatur keuangan keluarga adalah proses yang berkelanjutan. Teruslah belajar dan berkembang, dan kamu akan mencapai tujuanmu!

Ayo, mulai atur keuangan keluargamu sekarang!

Baca Sekarangbaca sekarang
arizaz
June 27, 2024
June 27, 2024

Memahami CIF Bank dan Kegunaannya di Moota

Di dunia perbankan, kamu mungkin sering mendengar istilah "CIF". Tapi, apa sih sebenarnya CIF Bank itu? Dan apa kaitannya dengan Moota? Nah, artikel ini akan mengupas tuntas tentang CIF dan kegunaannya di Moota, khusus untuk kamu para pengguna setia!

CIF Moota

Apa itu CIF Bank?

Singkatan dari Customer Information File, CIF adalah sebuah berkas digital yang memuat seluruh informasi nasabah di bank. Berkas ini layaknya identitas unik yang berisi data pribadi, seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, hingga riwayat transaksi.

Kenapa CIF Penting?

Pada dasarnya CIF bagaikan kunci utama bagi bank untuk mengenal nasabahnya dengan lebih baik. Berkat CIF, bank dapat:

  • Melakukan verifikasi identitas nasabah dengan mudah dan akurat.
  • Memberikan layanan yang lebih personal sesuai dengan kebutuhan nasabah.
  • Menjaga keamanan transaksi dengan memantau aktivitas nasabah.
  • Melacak riwayat transaksi nasabah dengan mudah.

Kegunaan CIF di Moota

Kemudian di Moota, platform pembayaran digital ternama di Indonesia, CIF berperan penting dalam proses cek mutasi oleh sistem. Saat kamu ingin melakukan cek mutasi BSI Giro melalui Moota, sistem akan memerlukan nomor CIF untuk masuk ke iBanking BSI terlebih dahulu.

Manfaat Cek Mutasi BSI Giro di Moota

Melakukan cek mutasi BSI Giro di Moota menawarkan beberapa manfaat, di antaranya:

  • Kemudahan dan Praktis: Kamu dapat cek mutasi kapan saja dan di mana saja melalui smartphone atau browsher kamu.
  • Hemat Waktu: Tidak perlu lagi ke ATM atau kantor cabang bank untuk cek mutasi.
  • Riwayat Transaksi Lengkap: Detail transaksi BSI Giro kamu tersaji dengan lengkap dimulai dari saat menambahkan di Moota dan mudah dimengerti.
  • Approval Transaksi: Jika Kamu memiliki toko online dan memakai BSI Giro untuk rekeningnya maka moota bisa banget jadi otomasi dari transaksi pada toko onlinemu
  • Aman dan Terpercaya: Moota menjamin keamanan data Anda. Karena akan mengenkripsi data Anda, juga menggunakan protocol https yang akan mengenkripsi aktivitas Anda di browser. Sehingga keamanannya akan lebih optimal. Mengenai iBanking, moota hanya mengambil data mutasi dan saldo saja.

Bagaimana Cara Mengetahui Nomor CIF?

Ada beberapa cara untuk mengetahui nomor CIF kamu:

  • Melalui buku tabungan: Nomor CIF biasanya tertera di halaman depan buku tabungan kamu.
  • Menghubungi call center bank: Kamu bisa menghubungi call center bank kamu untuk menanyakan nomor CIF.
  • Mengunjungi kantor cabang bank: Datanglah ke kantor cabang bank kamu dan tanyakan nomor CIF kepada petugas.

Tips Aman Menjaga Kerahasiaan CIF

Nomor CIF merupakan informasi penting yang harus dijaga kerahasiaannya. Berikut beberapa tips untuk menjaga keamanan CIF kamu:

  • Jangan pernah membagikan nomor CIF kepada orang lain.
  • Rahasiakan password iBanking kamu.
  • Hati-hati terhadap modus penipuan yang meminta nomor CIF.
  • Gunakan antivirus dan firewall yang terpercaya.

Kesimpulan CIF

Terakhir CIF adalah elemen penting dalam dunia perbankan, termasuk di Moota. Dengan memahami kegunaannya, kamu dapat memanfaatkan platform Moota dengan lebih maksimal dan aman.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 30 31 32 33 34 90
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Moota merupakan aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram