Tips Pindah Profesi dari Karyawan Jadi Entrepreneur

Lelah menjadi karyawan karena hidup terasa monoton dan stagnan? Capek menjalankan rutinitas harian 9 to 5? Ingin membuka usaha sendiri tapi bingung bagaimana harus memulainya? Memanfaatkan perkembangan teknologi, Anda bisa mengawalinya dengan bisnis online. Namun, untuk melancarkan keputusan Pindah Profesi tersebut, Anda butuh software seperti Moota dalam mengatur finansial.

profesi

Panduan Konversi dari Karyawan Jadi Entrepreneur

1. Kukuhkan niat dan mental

Kalau Anda sudah mantap ingin jadi Profesi entrepreneur, hal pertama yang harus Anda persiapkan adalah niat dan mental yang kuat. Dunia bisnis itu nggak semudah yang dibayangkan. Beda banget sama jadi karyawan yang setiap bulannya gajian sudah pasti. Dalam bisnis, terutama kalau baru merintis dari awal, Anda akan menghadapi banyak ketidakpastian. Misalnya, hari ini toko online Anda rame, tapi besoknya sepi pembeli. Kadang, bahkan reseller dari merek lain pun harus berhadapan dengan arus persaingan yang deras. Pendapatan? Jangan harap bisa selalu stabil.

Situasi seperti ini pasti bikin Anda harus ekstra sabar, tanggung jawab, dan konsisten. Jangan sampai baru berjalan setengah jalan, Anda sudah putus asa karena merasa nggak sanggup bersaing. Percayalah, itu lebih menyedihkan daripada harus berhenti karena kehabisan dana atau modal. Oleh karena itu, memiliki niat yang kuat dan mental baja adalah syarat utama kalau Anda ingin sukses jadi entrepreneur.

Nggak cuma itu, Anda juga harus siap dengan kemungkinan gagal. Bukan untuk menakut-nakuti, tapi realitanya, dunia usaha penuh dengan trial and error. Yang penting, jangan pernah berhenti belajar dan terus mencoba. Ingat, sukses nggak datang dalam semalam. Konsistensi dan mental yang kuat adalah kunci buat bertahan di dunia bisnis.

Ada kalanya Anda mendapat pelanggan hari ini, namun esok harinya amat sepi. Bagaimanapun juga, mudah saja bagi prospek untuk berpaling dari toko online satu ke toko lainnya. Situasi semacam ini akan menuntut tanggung jawab ekstra, kesabaran, dan konsistensi dari Anda.

Jangan sampai, memilih berhenti di tengah jalan karena tidak sanggup menghadapi persaingan pasar. Itu agak menyedihkan dibanding Anda berhenti karena kehabisan dana atau modal. Maka dari itu, memiliki mental dan niat yang kukuh adalah syarat pertama untuk menjadi entrepreneur sukses.

2. Literasi finansial

Setelah niat dan mental siap, sekarang waktunya Anda mengasah kemampuan literasi finansial. Ya, nggak bisa dipungkiri, urusan keuangan adalah salah satu hal terpenting dalam menjalankan usaha. Sayangnya, meskipun banyak sumber literatur tentang manajemen finansial yang bisa diakses dengan mudah, nggak semua orang mau dan konsisten untuk menerapkannya. Padahal, kalau Anda ingin bisnis yang sukses, Anda harus tahu betul bagaimana caranya mengelola keuangan dengan baik.

Sebagai karyawan yang ingin beralih jadi pengusaha, idealnya Anda sudah punya modal dari hasil menabung. Tapi kalau belum, nggak perlu khawatir. Anda bisa mempertimbangkan beberapa opsi lain seperti menjual aset, meminjam ke bank, atau bahkan mencari investor. Apapun pilihan Anda, pastikan Anda paham betul bagaimana cara mengembalikan utang tersebut. Jangan sampai niat bisnis malah jadi beban karena salah mengelola keuangan.

Tanpa literasi finansial yang memadai, mengelola arus kas bisa jadi mimpi buruk. Untuk itu, Anda juga perlu alat bantu yang bisa memudahkan pekerjaan Anda. Misalnya, Anda bisa menggunakan layanan seperti Moota, yang bisa mengintegrasikan berbagai akun perbankan dalam satu dashboard. Dengan begitu, Anda bisa mengawasi arus kas bisnis dan melayani pesanan pelanggan dengan lebih optimal. Jadi, nggak perlu repot lagi ngecek mutasi rekening bank satu per satu.

Di sini, Anda bisa mengamati arus kas bisnis, serta melayani pesanan pelanggan dengan lebih optimal. Semua akun bisa digabungkan secara terpadu sehingga tidak akan menyita terlalu banyak waktu hanya untuk perkara teknis seperti mengecek mutasi rekening bank.

3. Miliki ilmu berjualan

kemampuan berjualan secara online adalah suatu keharusan bagi para pengusaha. Orang-orang sekarang lebih suka belanja lewat online daripada cara konvensional. Karena itu, kalau Anda ingin bisnis Anda berkembang, Anda perlu mempelajari apa itu digital marketing dan bagaimana strategi mengoptimalkannya. Wawasan ini akan jadi bekal yang sangat penting untuk membantu bisnis Anda mengalami scale-up.

Sebenarnya, jualan online itu gampang-gampang susah. Susahnya kalau Anda belum tahu cara memanfaatkan peluang yang ada. Tapi, begitu Anda memahami seluk-beluknya, semuanya jadi lebih mudah. Kemampuan teknis seperti copywriting, SEO atau SEM, penggunaan media iklan digital, pengelolaan website, dan sejenisnya harus Anda pahami, setidaknya yang dasar-dasarnya dulu. Jangan khawatir kalau masih merasa kurang paham, karena kemampuan ini akan terus meningkat seiring dengan praktik yang sering dilakukan.

Meskipun Anda memulai profesi pengusaha dengan menjadi dropshipper, ilmu berjualan tetap harus dikuasai. Dropshipping memang terlihat lebih mudah karena Anda nggak perlu stok barang, tapi tetap saja, Anda harus tahu bagaimana cara memasarkan produk dengan baik. Ingat, bisnis online itu penuh dengan persaingan. Jadi, semakin banyak ilmu yang Anda miliki, semakin besar peluang Anda untuk sukses.

4. Berani Mengambil Risiko

Menjadi pengusaha itu nggak jauh-jauh dari risiko. Setiap keputusan profesi yang Anda ambil pasti punya konsekuensi. Entah itu soal investasi, pengembangan produk, atau ekspansi bisnis, semuanya pasti melibatkan risiko. Tapi, inilah yang membedakan seorang pengusaha dengan karyawan. Pengusaha harus berani mengambil risiko, bahkan kalau itu berarti Anda harus keluar dari zona nyaman.

Contohnya, saat Anda memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan tetap dan mulai bisnis sendiri, pasti ada risiko besar yang Anda hadapi. Mungkin, Anda akan kehilangan pendapatan tetap, atau bahkan harus mengorbankan banyak waktu dan tenaga. Tapi, kalau Anda yakin dengan bisnis yang Anda jalankan dan siap menghadapi semua risiko yang ada, peluang untuk sukses juga akan semakin besar.

Yang penting, sebelum mengambil keputusan, pastikan Anda sudah mempertimbangkan semua kemungkinan yang ada. Lakukan riset, buat rencana cadangan, dan jangan lupa belajar dari pengalaman orang lain. Risiko memang nggak bisa dihindari, tapi bisa dikelola dengan baik. Jadi, beranilah mengambil risiko, tapi tetap dengan perhitungan yang matang.

Apakah Anda sudah yakin untuk konversi profesi jadi entrepreneur? Sudahkah memiliki niat dan mental yang kukuh, ilmu penunjang, dan kemantapan literasi keuangan? Jika iya, sekarang waktunya untuk berlangganan Moota. Layanan perangkat lunak berbasis digital terbaik untuk membantu mencatat pengeluaran dan pemasukan bisnis Anda. Klik Moota dan rasakan manfaatnya!

September 2, 2024
Baca Sekarang

Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Nur Rani D
February 21, 2019
February 21, 2019

7 Trik Meningkatkan Penjualan dengan Teknik Perceived Value

Banyak perusahaan yang ingin meningkatkan penjualan dengan teknik perceived value. Mengapa? Karena teknik penjualan ini melibatkan pandangan subjektif atau emosi pelanggan, sehingga bisa membuat harga sebuah barang lebih mahal dari aslinya.

Pernah terbayangkan mengapa celana Levis masih jadi merek jeans populer hingga kini? Mengapa orang-orang rela antre saat iPhone terbaru keluar? Produk-produk tersebut dianggap telah sukses membangun perceived value, karena dapat memuaskan atau memenuhi kebutuhan konsumennya.

Produk yang memiliki perceived value dapat meningkatkan omzet. Umumnya, harga produk tersebut di atas rata-rata, namun orang-orang tidak keberatan untuk mengeluarkan dana untuk membelinya. Lantas, bagaimana cara melakukan teknik perceived value agar penjualan Anda meningkat?

1. Produk Berfungsi Secara Maksimal

buat konsumen puas dengan produk

buat konsumen puas dengan produk (source: elements.envato.com)

Anda membutuhkan produk yang berfungsi dengan baik untuk mendapatkan opini positif dari konsumen. Jika konsumen mendapatkan kepuasan dari fungsi produk Anda, mereka akan rela merogoh kocek untuk membeli produk tersebut. Salah satu contohnya adalah produk ponsel atau laptop yang memiliki fitur maksimal akan dicari oleh para konsumen.

2. Jual Produk dengan Harga Tinggi

produk tidak murahan

produk tidak murahan (source: pixabay.com)

Salah satu cara meningkatkan penjualan dengan teknik perceived value adalah menjual dengan harga yang tinggi. Strategi ini dapat menghindari anggapan produk Anda adalah produk ‘murahan’. Selain itu, konsumen mengacu pada harga untuk melihat kualitas.

Pastikan harga tinggi tersebut sejalan dengan kualitas yang baik pula. Jangan buat pelanggan Anda merasa tertipu dengan memberikan kualitas yang buruk. Semakin tinggi kualitasnya, produk Anda akan semakin dicari. Konsumen tidak akan mempermasalahkan dengan uang yang dikeluarkannya.

3. Lakukan Branding dengan Baik

lakukan branding yang baik

lakukan branding yang baik (source: pixabay.com)

Branding juga termasuk kunci dari teknik perceived value. Cara Anda berjualan, pengemasan produk, gaya visual iklan dan copywriting produk, hingga brand ambassador yang digunakan akan menentukan branding produk Anda.

Untuk menampilkan kesan mewah atau berkualitas, Anda harus menggunakan cara berjualan yang elegan. Anda tidak bisa membagikan brosur di pinggir jalan. Desain grafis iklan pun harus digarap dengan cita rasa yang baik. Brand ambassador juga harus dipilih yang memiliki citra yang sesuai dengan target pasar Anda.

4. Memberikan Garansi

berikan garansi terbaik

berikan garansi terbaik (source: elements.envato.com)

Garansi memberikan rasa aman dan percaya terhadap konsumen dalam jangka waktu tertentu. Semakin lama garansi tersebut, maka konsumen akan percaya bahwa kualitas barang tersebut tidak cepat rusak.

5. Memberi Trial atau Percobaan

berikan percobaan gratis

berikan percobaan gratis

Trial akan memberikan pengalaman pada konsumen untuk menikmati produk Anda. Misalnya, jika Anda bergerak di bidang teknologi dan membuat produk berupa aplikasi di ponsel atau komputer, Anda bisa memberikan percobaan selama 30 hari. Konsumen akan mendapatkan pengalaman dan mengetahui kualitas produk Anda.

6. Memberikan Bonus

berikan bonus tambahan

berikan bonus tambahan (source: pixabay.com)

Bonus juga dapat meningkatkan perceived value. Misalnya, jika Anda berjualan kamera, maka Anda bisa memberikan tas, kartu memori, atau tali sebagai bonusnya. Konsumen akan tertarik dengan produk Anda meski hanya diberikan aksesori sebagai bonusnya. Contoh lainnya, jika Anda berjualan rumah, Anda bisa memasukkan bonus pembebasan biaya administrasi atau sertifikat.

Pastikan bonus tersebut juga memiliki kualitas yang baik. Bonus yang gampang rusak atau terlihat murah dapat menurunkan tingkat kesuksesan teknik perceived value ini.

7. Tayangkan Testimoni dari Pembeli

tayangkan testimoni pelanggan

tayangkan testimoni pelanggan (source: pixabay.com)

Anda bisa menayangkan testimoni dari pembeli yang puas dengan produk atau jasa Anda. Taruh testimonial tersebut di website atau media sosial bisnis Anda. Ini akan memengaruhi calon pembeli lain saat melihat rekomendasi dari orang lain.

 

Meningkatkan penjualan dengan teknik perceived value adalah Anda mampu menjaga kualitas produk. Konsistensi produk yang baik akan menjaga kredibilitas dan kepercayaan dari konsumen. Maka tidak usah heran jika pembeli akan menjadi pelanggan setia dan menunggu produk terbaru Anda.

Baca Sekarangbaca sekarang
Nur Rani D
February 21, 2019
February 21, 2019

6 Aplikasi Edit Foto Terbaik Sebelum Posting ke Instagram

Instagram adalah platform jejaring sosial berbasis foto yang paling terkenal di dunia. Tidak heran jika banyak orang mencari aplikasi edit foto terbaik untuk menyuguhkan konten Instagram yang indah dan profesional.

Banyak aplikasi edit foto untuk Android atau iPhone yang berbayar atau gratis. Aplikasi-aplikasi ini dapat meningkatkan warna, memotong foto, menaikkan atau menurunkan tingkat kejelasan sebelum Anda mengunggahnya ke Instagram. Yuk, simak apa saja aplikasi-aplikasi tersebut!

1. VSCO Cam

vsco aplikasi edit foto

vsco aplikasi edit foto

VSCO Cam bukan hanya aplikasi edit foto. Seperti Instagram, aplikasi ini juga merupakan jejaring sosial. VSCO Cam memiliki built in camera sehingga bisa membuat penggunanya mengambil foto tanpa keluar dari aplikasi. Aplikasi ini bernuansa minimalis, sehingga kemampuan edit fotonya terbatas.

Aplikasi ini memiliki fitur penyesuaian warna, kontras, kejelasan, saturasi, bayangan, temperatur, dan warna kulit. Selain itu juga ada pilihan untuk mengubah warna, menambah tingkat kekasaran, atau memberikan efek sketsa. VSCO memiliki beberapa filter yang bisa diakses secara gratis atau berbayar.

2. Snapseed

snapseed aplikasi edit foto

snapseed aplikasi edit foto

Aplikasi edit foto buatan Google ini adalah salah satu aplikasi edit foto terbaik. Terdapat lusinan fitur edit seperti kuas agar bisa mengatur eksposur, saturasi, temperatur warna, dan alat untuk menghilangkan noda atau menghilangkan obyek dari foto.

Selain itu, Snapseed juga memiliki alat kuas yang dapat mengedit secara spesifik pada foto. Misalnya, jika ingin mempertajam detail pada foto gedung, Snapseed dapat melakukannya.

3. Afterlight

afterlight aplikasi edit foto

afterlight aplikasi edit foto

Kualitas dan kesederhanaan Afterlight ini membuat aplikasi ini dinikmati oleh para pemakainya. Selain perkakas edit foto standar seperti pengaturan saturasi, kontras, atau RBG, Afterlight memiliki lusinan filter foto yang baik.

Filter-filter fotonya memiliki nilai estetika yang lebih daripada aplikasi lain yang sering ditemukan di Instagram. Selain itu, pengguna juga bisa menambahkan bingkai pada fotonya. Afterlight juga memiliki kemampuan untuk mengeksplor foto ke resolusi yang tinggi.

4. Prisma

prisma aplikasi edit foto

prisma aplikasi edit foto

Aplikasi edit foto ini terbilang baru, tetapi cukup populer. Prisma adalah aplikasi yang sederhana dan mudah digunakan. Salah satu filter foto terbaiknya adalah ‘Modern Art Filters’ yang akan membuat foto terlihat seperti lukisan ternama Van Gogh atau Picasso.

Prisma juga merupakan jejaring sosial, sehingga para penggunanya dapat membuat profil dan berhubungan dengan teman-teman.

5. Adobe Photoshop Lightroom

adobe lightroom aplikasi edit foto

adobe lightroom aplikasi edit foto

Adobe Photoshop Lightroom merupakan adaptasi ringan dari Adobe Photoshop versi desktop. Aplikasi ini dianggap aplikasi edit foto terbaik karena mampu mengubah foto standar hasil telepon genggam menjadi karya fotografi.

Adobe Photoshop Lightroom memiliki banyak alat yang memberikan kemampuan untuk mengubah setiap detail pada gambar. Di dalamnya terhadap built in camera, dengan mode profesional yang memberikan penggunanya kontrol seperti shutter speed, white balance, dan ISO.

Salah satu fitur unik dari aplikasi ini adalah Creative Cloud Photography Plan, atau layanan bulanan untuk pelanggan yang bermanfaat seperti akses media di mana saja atau mensinkronkan hasil edit foto ke device manapun.

6. Facetune

facetune aplikasi edit foto

facetune aplikasi edit foto

Facetune adalah aplikasi edit khusus untuk swafoto. Aplikasi ini dapat memperhalus kulit, memperbesar mata, mengubah wajah, dan memutihkan gigi. Banyak orang yang menggunakan aplikasi ini karena dapat menghilangkan noda atau jerawat di muka.

 

Saat memilih aplikasi edit foto terbaik, pertimbangkan aplikasi yang nyaman digunakan. Jika Anda tidak familier dengan eksposur atau shutter speed, maka Anda tidak membutuhkan aplikasi yang memiliki fitur itu. Ingatlah bahwa semakin rumit aplikasi tersebut, maka semakin banyak waktu yang Anda perlukan untuk mengedit.

Baca Sekarangbaca sekarang
Nur Rani D
February 21, 2019
February 21, 2019

7 Cara Membuat Website Toko Online untuk Pemula yang Praktis

Cara membuat website toko online adalah hal yang wajib diketahui bagi para penjual online. Membuat situs web ini merupakan pilihan terbaik karena berjualan e-commerce memiliki kekurangan, yaitu Anda akan mudah tersingkirkan jika memasang harga lebih mahal dari toko lain.

Jajaran produk di layar akan membuat pembeli mudah untuk membandingkan. Selain itu, bagi Anda yang baru mulai berbisnis dan belum memiliki rating, ini akan menyulitkan karena toko Anda dianggap belum tepercaya.

Jika Anda ingin berjualan jangka panjang, membangun brand usaha, sebaiknya Anda membuat situs web toko online dengan beberapa langkah di bawah ini:

1. Menentukan Domain

tentukan domain website

tentukan domain website (source: moota.co)

Cara menentukan website toko online adalah menentukan domain atau alamat situs web yang mudah diingat dan sesuai dengan jenis usaha Anda. Misalnya www.namatoko.com atau www.namatoko.co.id. Nantinya, orang-orang akan menggunakan alamat tersebut untuk membeli produk Anda.

2. Memilih Web Hosting yang Baik

pilih web hosting yang baik

pilih web hosting yang baik (source: pixabay.com)

Web hosting adalah tempat untuk menyimpan data atau isi situs web pengguna. Data tersebut bisa berupa teks, gambar, atau video. Caranya, Anda tinggal mengontak perusahaan atau provider hosting untuk menyewa web hosting.

Web hosting memegang peran penting. Web hosting yang baik akan memberikan keamanan saat bertransaksi. Pengunjung situs web akan mengetahui dengan adanya label ‘secure’ di sebelah alamat situs web pada kolom browsing. Ini akan melindungi pembeli dari pencurian identitas kartu kredit yang mungkin terjadi.

3. Mencari Platform yang Tepat

gunakan platform yang tepat

gunakan platform yang tepat (source: woocommerce.com)

Salah satu platform yang sering dipakai untuk berjualan adalah WooCommerce dari WordPress. Pertama-tama, Anda harus memiliki akun WordPress. Setelah itu, install WooCommerce yang bisa ditemukan di menu ‘Plugins’ di sisi kiri admin area WordPress. Setelah diaktifkan, Anda bisa menambahkan dan mengatur produk yang akan dijual.

Anda juga bisa memakai platform lainnya seperti Wix atau Weebly. Setiap platform memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, oleh karena itu Anda harus mempelajari fitur-fiturnya.

4. Pilih Template Website yang Tepat

pilih template website yang baik

pilih template website yang baik (source: elements.envato.com)

Sebagian besar platform sudah menyediakan template atau tema situs web bawaan. Anda hanya tinggal memilihnya sesuai dengan kebutuhan. Pilih template yang navigasinya tidak membingungkan konsumen dan temanya sesuai dengan produk yang dijual. Jika Anda menjual perhiasan, pilih template yang elegan.

5. Lakukan Personalisasi

Lakukan Personalisasi

Lakukan Personalisasi (source: pixabay.com)

Ganti tulisan dan fitur lainnya yang merupakan bawaan dari template. Ganti ukuran dan font tulisan sesuai dengan gaya Anda, skema warna yang diinginkan, gambar, posisi produk, hingga memasukkan media sosial toko Anda.

6. Masukkan Foto dan Keterangan Produk

Masukkan Foto dan Keterangan Produk

Masukkan Foto dan Keterangan Produk (elements.envato.com)

Unggah foto produk dengan kualitas yang tinggi. Sebaiknya, gunakan foto buatan sendiri agar mendapat kepercayaan konsumen. Berikan foto variasi produk dan opsi zoom agar konsumen bisa melihat lebih detail.

Tambahkan keterangan nama, harga, kategori, dan berat. Untuk produk-produk yang tidak familier, tulis kegunaan benda tersebut agar konsumen memahami fungsinya. Hindari kalimat yang terlalu panjang karena akan membuat konsumen bosan.

7. Tentukan Metode Pembayaran dan Pengiriman

Tentukan Metode Pembayaran dan Pengiriman

Tentukan Metode Pembayaran dan Pengiriman (source: pixabay.com)

Tentukan apakah toko Anda menerima transfer bank atau kartu kredit. Selain itu, tentukan juga jasa layanan pengiriman barang yang Anda inginkan seperti TIKI, JNE, Si Cepat, POS Indonesia, dan lainnya.

 

Jika sudah melakukan cara membuat website toko online di atas, pastikan Anda mencobanya terlebih dahulu. Setelah mengetahui bahwa situs web berjalan dengan baik, lakukan promosi di media sosial atau menggunakan Google Adwords. Selamat mencoba!

Baca Sekarangbaca sekarang
Keuangan
Lihat Semua
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Moota merupakan aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram