meningkatkan penjualan dengan Perceived Value

7 Trik Meningkatkan Penjualan dengan Teknik Perceived Value

Banyak perusahaan yang ingin meningkatkan penjualan dengan teknik perceived value. Mengapa? Karena teknik penjualan ini melibatkan pandangan subjektif atau emosi pelanggan, sehingga bisa membuat harga sebuah barang lebih mahal dari aslinya.

Pernah terbayangkan mengapa celana Levis masih jadi merek jeans populer hingga kini? Mengapa orang-orang rela antre saat iPhone terbaru keluar? Produk-produk tersebut dianggap telah sukses membangun perceived value, karena dapat memuaskan atau memenuhi kebutuhan konsumennya.

Produk yang memiliki perceived value dapat meningkatkan omzet. Umumnya, harga produk tersebut di atas rata-rata, namun orang-orang tidak keberatan untuk mengeluarkan dana untuk membelinya. Lantas, bagaimana cara melakukan teknik perceived value agar penjualan Anda meningkat?

1. Produk Berfungsi Secara Maksimal

buat konsumen puas dengan produk
buat konsumen puas dengan produk (source: elements.envato.com)

Anda membutuhkan produk yang berfungsi dengan baik untuk mendapatkan opini positif dari konsumen. Jika konsumen mendapatkan kepuasan dari fungsi produk Anda, mereka akan rela merogoh kocek untuk membeli produk tersebut. Salah satu contohnya adalah produk ponsel atau laptop yang memiliki fitur maksimal akan dicari oleh para konsumen.

2. Jual Produk dengan Harga Tinggi

produk tidak murahan
produk tidak murahan (source: pixabay.com)

Salah satu cara meningkatkan penjualan dengan teknik perceived value adalah menjual dengan harga yang tinggi. Strategi ini dapat menghindari anggapan produk Anda adalah produk ‘murahan’. Selain itu, konsumen mengacu pada harga untuk melihat kualitas.

Pastikan harga tinggi tersebut sejalan dengan kualitas yang baik pula. Jangan buat pelanggan Anda merasa tertipu dengan memberikan kualitas yang buruk. Semakin tinggi kualitasnya, produk Anda akan semakin dicari. Konsumen tidak akan mempermasalahkan dengan uang yang dikeluarkannya.

3. Lakukan Branding dengan Baik

lakukan branding yang baik
lakukan branding yang baik (source: pixabay.com)

Branding juga termasuk kunci dari teknik perceived value. Cara Anda berjualan, pengemasan produk, gaya visual iklan dan copywriting produk, hingga brand ambassador yang digunakan akan menentukan branding produk Anda.

Untuk menampilkan kesan mewah atau berkualitas, Anda harus menggunakan cara berjualan yang elegan. Anda tidak bisa membagikan brosur di pinggir jalan. Desain grafis iklan pun harus digarap dengan cita rasa yang baik. Brand ambassador juga harus dipilih yang memiliki citra yang sesuai dengan target pasar Anda.

4. Memberikan Garansi

berikan garansi terbaik
berikan garansi terbaik (source: elements.envato.com)

Garansi memberikan rasa aman dan percaya terhadap konsumen dalam jangka waktu tertentu. Semakin lama garansi tersebut, maka konsumen akan percaya bahwa kualitas barang tersebut tidak cepat rusak.

5. Memberi Trial atau Percobaan

berikan percobaan gratis
berikan percobaan gratis

Trial akan memberikan pengalaman pada konsumen untuk menikmati produk Anda. Misalnya, jika Anda bergerak di bidang teknologi dan membuat produk berupa aplikasi di ponsel atau komputer, Anda bisa memberikan percobaan selama 30 hari. Konsumen akan mendapatkan pengalaman dan mengetahui kualitas produk Anda.

6. Memberikan Bonus

berikan bonus tambahan
berikan bonus tambahan (source: pixabay.com)

Bonus juga dapat meningkatkan perceived value. Misalnya, jika Anda berjualan kamera, maka Anda bisa memberikan tas, kartu memori, atau tali sebagai bonusnya. Konsumen akan tertarik dengan produk Anda meski hanya diberikan aksesori sebagai bonusnya. Contoh lainnya, jika Anda berjualan rumah, Anda bisa memasukkan bonus pembebasan biaya administrasi atau sertifikat.

Pastikan bonus tersebut juga memiliki kualitas yang baik. Bonus yang gampang rusak atau terlihat murah dapat menurunkan tingkat kesuksesan teknik perceived value ini.

7. Tayangkan Testimoni dari Pembeli

tayangkan testimoni pelanggan
tayangkan testimoni pelanggan (source: pixabay.com)

Anda bisa menayangkan testimoni dari pembeli yang puas dengan produk atau jasa Anda. Taruh testimonial tersebut di website atau media sosial bisnis Anda. Ini akan memengaruhi calon pembeli lain saat melihat rekomendasi dari orang lain.

 

Meningkatkan penjualan dengan teknik perceived value adalah Anda mampu menjaga kualitas produk. Konsistensi produk yang baik akan menjaga kredibilitas dan kepercayaan dari konsumen. Maka tidak usah heran jika pembeli akan menjadi pelanggan setia dan menunggu produk terbaru Anda.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya