Artikel Moota 18

Mengelola Keuangan untuk Menikmati Hidup di Masa Muda

Semua orang ingin bahagia dan menata hidupnya dengan baik. Dibalik itu semua pengelolaan keuangan merupakan fondasi utama untuk hidup yang tertata dengan baik. Kendati begitu tak semua orang bersedia menabung kemudian mengeloka keuangan mereka denan baik. Terlebih generasi milenial masa kini yang berada di rentang usia 18 sampai 30 tahun.

Saat ini cukup banyak generasi milenial yang menikmati hidup mereka dengan nonton konser, berbelanja online, nongkrong, dan jalan-jalan padahal semua itu termasuk perilaku konsumtif dan boros. Ini adalah fakta yang cukup mengkhawatirkan terlebih dari waktu ke waktu harga kebutuhan pokok dan properti terus meningkat.

Tak perlu heran jika seseorang merasa dirinya tak mempunyai apa-apa kendati sudah bekerja bertahun-tahun. Ia tidak mempunyai aset sama sekali sebagai tabungan untuk masa depannya. Tentu saja untuk menabung perlu keseriusan karena tidak mudah. Tekad kuat arus ada dan ia harus bisa mengelola keuangannya secara lebih maksimal. Namun tak perlu risau, jika masih merasa sulit untuk mengelola keuangan, mungkin beberapa tips di bawah ini bisa membantu.

1. Membuat Buka rekening tabungan khusus

Untuk menabung, saat ini, di zaman semodern ini telah ada bagitu banyak produk perbankan yang bisa digunakan. Di antara berbagai produk tadi, semua menawarkan banyak kemudahan disertai fasilitas-fasilitas yang oke. Manfaatnya pun sangat banyak dan bisa membuat anda gemar menabung. Usahakan membuat dua rekening bank untuk alokasi yang berbeda. Yang pertama untuk menyimpan gaji bulanan, dan yang satu lagi dipakai untuk menyimpan uang tabungan. Gunakan cara ini agar kamu bisa mengontrol keuangan bulananmu dengan mudah.

2. Menyisihkan 10% dari penghasilan

Kendati persentase ini tampak sedikit, jika anda bisa melakukannya secara berkala dan betul-betul disiplin, anda bisa menyisihkan penghasilan anda untuk ditabung ke rekening tabungan yang sebelumnya telah anda buat. Sebagai contoh jika gaji anda Rp. 4.000.000,- maka jika diambil 10% nya akan ada uang sejumlah Rp. 400.000,- yang bisa anda tabung. Namun perlu diingat, melakukan hal ini perlu kedisiplinan dan konsistensi yang kuat.

3. Membuat daftar pengeluaran

Setiap bulannya, anda bisa mengatur keuangan dengan membuat skala prioritas atau daftar pengeluaran. Buatlah detail pengeluaran secara terperinci agar nantinya anda bisa melihat ke arah mana alokasi pengeluaran terbesar itu diperuntukkan.

4. Mencari Extra Income 

Tak perlu khawatir jika anda berpikir bahwa untuk tabungan, anda masih belum bisa menyisihkan sebagian dari gaji bulanan anda. Solusinya carilah penghasilan tambahan dari sektor lain untuk menabung misalnya dengan menjadi reseller dari sebuah produk, bekerja freelance, dan aktivitas lainnya. Yang penting jangan sampai pekerjaan utama anda terganggu.

5. Mengurangi Menggunakan kartu kredit           

Jika keuangan anda sedang terpuruk tak perlu lah kiranya anda menggunakan kartu kredit jika tidak terlalu penting. Ketika jumlah kartu kredit anda lebih dari satu, bisa jadi perilaku konsumtif anda akan lebih memburuk. Karena itu jika belum sanggup membayar tagihan kartu kredit pada setiap bulannya, hindarilah menggunakan kartu kredit.

6. Segera Berinvestasi

Saat ini banyak generasi milenial mulai menyisihkan uangnya untuk ditabung, meski belum semuanya. Meski begitu belum banyak generasi milenial yang mulai berinvestasi sejak dini. Padahal di masa depan investasi ini bisa sangat membantu perekonomian. Pilih saja jenis investasi yang anda suka, serius mendalami bidang tersebut dan scale up jika dirasa bahwa keuntungannya sudah sangat maksimal.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya