mengenal rasio keuangan dalam bisnis

Mengenal Rasio Keuangan dalam Bisnis

Saat seseorang memutuskan untuk terjun dalam dunia bisnis, maka diperlukan pemahaman yang baik terhadap data. Data hasil laporan keuangan bisa dilakukan analisis, sehingga bisa membawa pengaruh yang baik bagi bisnisnya. Data tersebut bisa diperoleh dari aplikasi yang dipakai seperti aplikasi dari Moota. Lebih lanjut akan dibahas terkait 5 macam rasio keuangan dalam bisnis.

5 Macam Rasio Keuangan dalam Bisnis

Rasio keuangan merupakan suatu alat ukur untuk melakukan analisis keadaan keuangan suatu bisnis. Selain itu bisa dilihat pula kinerja bisnis untuk menentukan keputusan selanjutnya yang bisa diambil. Untuk lebih mengenal dan memahami rasio keuangan dalam bisnis, berikut 4 macam rasio keuangan dalam menilai kesehatan bisnis.

1. Rasio Aktivitas

Rasio aktivitas fungsinya untuk menilai tingkat dari penggunaan aktiva atau kekayaan yang ada pada suatu bisnis. Aktivitas rendah pada penjualan tertentu bisa mengakibatkan besarnya dana berlebih pada aktiva tersebut. Dana berlebih ini akan lebih baik jika ditanam di aktiva yang produktif supaya menghasilkan hasil maksimal.

Rasio aktivitas yang sering dilihat antara lain rasio perputaran persediaan yang memperlihatkan tentang efisiensi pengelolaan inventaris bisnis, yang kedua rasio perputaran piutang usaha yang bisa menilai efektivitas mengelola piutang dalam bisnis.

2. Rasio Likuiditas

Rasio yang berfungsi mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban keuangan dalam jangka pendek dengan melihat aktiva/aktivitas perusahaan terhadap hutang piutang jangka pendeknya. Suatu perusahaan dikatakan rasio lancar jika mampu menutupi kewajiban jangka pendeknya. Artinya perusahaan bisa mengelola keuangan dengan baik.

Selanjutnya, dikatakan rasio cepat apabila perusahaan mempunyai kemampuan membayar kewajiban atau utang dengan aktiva lancar tanpa melihat nilai persediaan. Dan terakhir cash ratio merupakan perbandingan aktiva lancar dan kas. Semakin tinggi rasionya, maka semakin baik.

3. Rasio Profitabilitas

Rasio profitabilitas berfungsi untuk menilai keberhasilan perusahaan. Seberapa baik kinerja dari suatu perusahaan dengan melihat laba yang dihasilkan. Rasio ini  dikenal juga dengan rasio dasar bank. Jika suatu bisnis mempunyai rasio profitabilitas lebih tinggi dari yang lain maka bisa dipastikan bisnis tersebut lebih baik dari pesaingnya tersebut.

Misalnya bisnis online, jika bisnis tersebut menghasilkan laba melebihi pesaing yang lain maka bisa dikatakan bisnis itu lebih baik. Biasanya bisnis via online menggunakan aplikasi dari https://moota.co/ dalam berbagai transaksi. Hal ini tidak terlepas dari berbagai keunggulan yang ditawarkan, sehingga memudahkan dalam berbisnis.

4. Rasio Investasi

Rasio ini bertujuan untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam memberi imbalan kepada pemberi modal, contohnya investor. Sebelum melakukan analisis rasio, harus ada laporan keuangan yang lengkap dan jelas. Segala bentuk pengeluaran bisnis baik yang tercatat di ibanking maupun di tempat lain harus diperhatikan dengan baik.

Rasio investasi memiliki nilai manfaat bagi investor sesuai dengan fungsi laporan keuangan untuk investor yaitu untuk menilai sekuritas saham yang ada di pasar modal.

5. Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas menilai kemampuan dari perusahaan dalam memenuhi kewajiban saat perusahaan di likuiditas. Semakin kecil jumlah hutang terhadap modal, semakin baik pula keamanan pembiayaan yang dipunyai suatu perusahaan. 

Sebagian besar rasio solvabilitas membandingkan kewajiban dengan aset.  Dengan demikian perlu memperhatikan setiap detil kewajiban yang dikeluarkan perusahaan contohnya dilihat dari pengeluaran dari transaksi mbanking

Itulah 5 macam rasio untuk lebih mengenal rasio keuangan dalam bisnis. Berbagai pengeluaran dan transaksi bisnis bisa semakin mudah jika menggunakan https://moota.co/. Kelebihan lain aplikasi tersebut, laporan keuangan disajikan secara terperinci sehingga pebisnis bisa menikmati hdup dengan lebih baik.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya