Ketahui PPh UMKM: Panduan Lengkap untuk Pemilik Usaha Kecil dan Menengah

Peraturan pajak menjadi hal yang penting dipahami oleh pelaku usaha, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu yang sering jadi perhatian adalah Pajak Penghasilan (PPh). Artikel ini akan memberikan panduan lengkap mengenai PPh UMKM, termasuk tarif, ketentuan, serta cara membayarnya. Dengan memahami aturan ini, diharapkan para pemilik UMKM dapat menjalankan usahanya dengan lebih tenang tanpa khawatir terkena sanksi pajak.

PPh UMKM

Apa Itu PPh UMKM?

Pajak Penghasilan untuk UMKM (PPh UMKM) adalah jenis pajak yang dikenakan pada pelaku usaha dengan penghasilan di bawah batas tertentu. Pajak ini menjadi bagian penting dari kontribusi pelaku usaha terhadap pembangunan negara. Tarif yang berlaku untuk UMKM umumnya lebih rendah dibanding perusahaan besar. Meski begitu, pemahaman yang tepat diperlukan agar para pemilik usaha tidak salah dalam perhitungan dan pelaporannya.

Mengapa PPh UMKM Penting untuk Dipahami oleh Pengusaha Kecil?

PPh UMKM adalah kewajiban hukum yang harus dipatuhi oleh semua pelaku usaha, baik mikro, kecil, maupun menengah. Pemahaman yang baik tentang PPh UMKM dapat menghindarkan pengusaha dari denda dan sanksi hukum. Di sisi lain, membayar pajak dengan benar juga menunjukkan kepatuhan terhadap aturan negara dan turut membantu pertumbuhan ekonomi nasional.

Jenis-Jenis Pajak yang Berlaku untuk UMKM

Untuk UMKM, terdapat beberapa jenis pajak yang harus diperhatikan:

1. PPh Final Pasal 4 Ayat 2

Pajak ini dikenakan dengan tarif tetap yang dipotong dari omzet bruto UMKM, tanpa memperhitungkan biaya operasional.

2. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Walau PPN biasanya dikenakan untuk perusahaan besar, UMKM yang sudah melebihi omzet tertentu juga bisa dikenakan PPN.

3. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Apabila UMKM memiliki tanah atau bangunan sebagai aset usahanya, PBB juga menjadi kewajiban yang harus diperhatikan.

Tarif PPh UMKM yang Berlaku

Berdasarkan peraturan terbaru, tarif PPh UMKM ditetapkan sebesar 0,5% dari omzet bruto. Tarif ini berlaku untuk usaha dengan omzet di bawah Rp4,8 miliar per tahun. Tarif yang lebih rendah ini dimaksudkan untuk memberikan keringanan kepada pelaku usaha kecil, sehingga mereka tetap dapat berkembang tanpa terbebani pajak yang besar.

Contoh Perhitungan PPh UMKM

Mari kita ambil contoh sederhana untuk mempermudah pemahaman. Misalkan, sebuah usaha kecil memiliki omzet bulanan sebesar Rp50 juta. Dengan tarif 0,5%, pajak yang harus dibayar adalah:

50 juta x 0,5% = Rp250.000

Jadi, pajak yang harus dibayarkan setiap bulan adalah sebesar Rp250.000.

Ketentuan Batasan Omzet untuk PPh UMKM

Tidak semua UMKM dikenakan pajak penghasilan dengan tarif 0,5%. Ada batasan omzet yang harus dipenuhi agar tarif ini bisa diterapkan. Bagi UMKM yang memiliki omzet di atas Rp4,8 miliar per tahun, mereka tidak lagi bisa menggunakan tarif PPh final 0,5% dan harus menggunakan skema pajak umum seperti perusahaan besar lainnya.

Cara Mendaftar sebagai Wajib Pajak UMKM

Bagi pelaku UMKM yang ingin memenuhi kewajiban pajaknya, langkah pertama adalah mendaftarkan diri sebagai wajib pajak. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Pengusaha harus memiliki NPWP untuk dapat membayar pajak. Proses ini bisa dilakukan secara online maupun offline melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat.

2. Melaporkan Omzet Usaha

Setelah memiliki NPWP, pengusaha wajib melaporkan omzet usahanya setiap bulan untuk menentukan besaran pajak yang harus dibayarkan.

3. Pembayaran Pajak Melalui e-Billing

Pembayaran pajak kini bisa dilakukan secara online melalui aplikasi e-Billing yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Cara Menghitung PPh UMKM dengan Benar

Menghitung PPh UMKM sebenarnya cukup sederhana, yaitu dengan mengalikan omzet bruto bulanan dengan tarif 0,5%. Namun, perlu diingat bahwa omzet bruto adalah total pendapatan yang diterima sebelum dipotong biaya operasional. Pengusaha harus jeli dalam melaporkan omzetnya agar tidak terjadi kesalahan yang berujung pada denda.

PPh Final vs PPh Umum: Apa Bedanya?

PPh final untuk UMKM berbeda dengan PPh umum yang dikenakan pada perusahaan besar. Pada PPh final, pajak dihitung langsung dari omzet tanpa memperhitungkan biaya lainnya. Sedangkan pada PPh umum, pajak dihitung dari penghasilan bersih setelah dikurangi biaya operasional dan pengeluaran lain yang diperbolehkan.

Keuntungan PPh Final bagi UMKM

  • Tarif rendah dan tetap (0,5%)
  • Tidak perlu repot menghitung pengeluaran usaha
  • Proses pelaporan lebih sederhana

Namun, kelemahan dari PPh final adalah tidak memperhitungkan pengeluaran bisnis, sehingga pengusaha dengan margin keuntungan yang kecil bisa merasa terbebani.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Membayar PPh UMKM?

PPh UMKM harus dibayarkan setiap bulan berdasarkan omzet yang diperoleh pada bulan sebelumnya. Batas waktu pembayaran biasanya adalah tanggal 15 setiap bulan. Jika terlambat, pengusaha bisa dikenakan denda administrasi. Oleh karena itu, penting untuk selalu tepat waktu dalam melaporkan dan membayar pajak.

Sanksi dan Denda Bagi UMKM yang Tidak Membayar Pajak

Tidak membayar pajak bukanlah pilihan bijak. Jika UMKM lalai dalam memenuhi kewajibannya, ada beberapa sanksi yang bisa dikenakan, seperti:

1. Denda Administrasi

Denda ini bisa dikenakan jika pelaporan pajak terlambat atau terdapat kesalahan dalam pengisian laporan.

2. Sanksi Pidana

Dalam kasus yang lebih serius, pengusaha bisa dikenakan sanksi pidana jika terbukti sengaja menghindari pembayaran pajak.

Pakai Moota, Yuk Buruan Daftar!

Bagaimana Cara Melaporkan PPh UMKM?

Melaporkan PPh UMKM bisa dilakukan dengan mudah melalui sistem e-Filing yang tersedia di website Direktorat Jenderal Pajak. Melalui e-Filing, pelaku UMKM dapat melaporkan pajak mereka secara online kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke Kantor Pajak.

Langkah-langkah Melaporkan Pajak Melalui e-Filing

1. Login ke Akun DJP Online

Gunakan NPWP dan kata sandi yang sudah terdaftar.

2. Pilih Formulir yang Sesuai

Pilih formulir untuk pelaporan PPh UMKM.

3. Isi Data Omzet dan Hitungan Pajak

Masukkan omzet usaha dan hitung besaran pajak yang harus dibayarkan.

4. Submit dan Selesai

Setelah semua data terisi, submit laporan Anda dan simpan bukti pelaporan.

Manfaat Memahami PPh UMKM bagi Pelaku Usaha

Dengan memahami PPh UMKM, pengusaha tidak hanya dapat menghindari sanksi dan denda, tetapi juga dapat merencanakan keuangan bisnisnya dengan lebih baik. Selain itu, membayar pajak tepat waktu juga meningkatkan reputasi usaha di mata stakeholder, termasuk calon investor dan konsumen.

Kesimpulan

PPh UMKM adalah aspek yang sangat penting bagi keberlangsungan bisnis kecil dan menengah. Dengan tarif yang lebih rendah dibanding pajak perusahaan besar, pemerintah berusaha memberikan kemudahan bagi UMKM agar mereka dapat berkembang tanpa beban pajak yang terlalu berat. Namun, kepatuhan terhadap aturan dan pemahaman yang baik tetap menjadi kunci agar pelaku UMKM tidak terkena sanksi pajak yang merugikan.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Siapa saja yang wajib membayar PPh UMKM?

PPh UMKM wajib dibayar oleh pelaku usaha yang memiliki omzet di bawah Rp4,8 miliar per tahun.

2. Apakah UMKM wajib membayar PPN?

UMKM hanya wajib membayar PPN jika omzet usahanya melebihi batas tertentu yang ditetapkan dalam peraturan perpajakan.

3. Bagaimana cara menghitung PPh UMKM?

PPh UMKM dihitung dengan mengalikan omzet bruto dengan tarif 0,5%.

4. Kapan batas waktu pembayaran PPh UMKM?

Batas waktu pembayaran PPh UMKM adalah setiap tanggal 15 bulan berikutnya setelah perolehan omzet.

5. Apa yang terjadi jika UMKM tidak membayar pajak?

Jika UMKM tidak membayar pajak, mereka bisa dikenakan denda administrasi dan dalam kasus serius, sanksi pidana.

November 6, 2024
Baca Sekarang

1 80 81 82 83 84 197
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
January 4, 2021
January 4, 2021

Kelebihan dan Kekurangan Jualan di Marketplace

Di tengah masa sulit seperti ini banyak memanfaatkan waktunya untuk memulai bisnis online. Memang bukan hal yang mudah untuk memulai itu semua, karena banyak hal yang harus dipertimbangkan salah satunya masalah keuangan. Sebagian orang merasa kesulitan mengatur uang saat berjualan, namun itu sebelum mereka mengenal moota. Sebagai platform pembayaran yang membantu para pebisnis untuk melancarkan transaksi tanpa khawatir adanya penipuan.

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Berjualan Di Marketplace

Kelebihan

Marketplace merupakan pasar atau platform belanja baik itu berupa website atau aplikasi. Platform tersebut menjadi titik temu antara penjual dan  pembeli secara online yang mana dikelola sebuah perusahaan. Ada banyak kelebihan berjualan di marketplace, antara lain:

  • Tidak membutuhkan modal besar

Seperti yang Anda ketahui jualan online di marketplace tidak perlu membutuhkan biaya lebih. Hal ini dikarenakan berjualan secara online tidak memerlukan sewa tempat. Sehingga Anda bisa menghemat pengeluaran tanpa khawatir dengan biaya sewa ruko dan sebagainya.

  • Peluang dan target pasar lebih luas

Jika dikatakan secara harfiah marketplace merupakan pasar dimana semua penjual mulai dari ukm, pedagang rumahan hingga bisnis ternama berkumpul. Dalam marketplace tersebut memungkinkan untuk para pebisnis memasarkan usaha merak lebih luas supaya bisa meraup omzet yang tinggi.

  • Dapat dimulai dengan mudah

Membuat toko online di marketplace bukanlah hal yang sulit. Anda bisa memulainya kapan saja dan dimana saja asalkan mempunyai perangkat elektronik seperti smartphone, laptop, tablet atau PC untuk membukanya. Dan yang tak kalah penting adalah koneksi internet yang bagus.

Setelah itu, daftarkan akun toko Anda di marketplace yang diinginkan. Kemudian tentukan ingin menggunakan sistem bisnis dropship atau berjualan seperti toko umumnya yang menyediakan stok.

  • Sudah tersedia sistem dan fitur yang mudah

Sistem dan fitur marketplace sengaja dibangun untuk mempermudah konsumen belanja online. Namun, meskipun fitur dan sistem yang lengkap, berjualan di marketplace sering mengalami kendala, yaitu proses transaksi. Sebenarnya ada banyak cara untuk menawarkan proses transaksi salah satunya dengan menggunakan moota.

Dengan menggunakan platform tersebut proses pembayaran akan semakin mudah, dimana transaksi dari sejumlah rekening akan muncul dalam satu dashboard saja. Selain itu, keuangan akan dikelola dengan baik tanpa khawatir tertipu atau kehilangan.

Kekurangan

  • Memiliki banyak pesaing

Sebagai layanan yang umum dan bisa diakses siapapun membuat berbisnis online memiliki banyak peminat. Itu artinya semakin banyak pesaing baik itu penjual yang menerapkan reseller atau grosir.

  • Target laba terbatas

Ketatnya persaingan membuat banyak pedagang berlomba-lomba untuk memberikan harga yang menarik. Memang menarik minat pelanggan, namun dibalik itu bisnis tidak bisa scale up sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

  • Kesulitan membangun brand awareness

Jika Anda ingin produk atau brand yang dijual terkenal, sebaiknya bersabar atau jangan menggunakan marketplace. Berjualan di marketplace akan lebih sulit membangun brand awareness karena para konsumen akan lebih mengenal marketplace alih-alih pedagangnya. Selain itu, bisnis tidak akan diuntungkan, sebab selain dana, brand yang dimiliki akan sulit diingat oleh banyak orang.

Itulah kekurangan dan kelebihan berjualan di marketplace. Tidak mudah memang dalam membangun bisnis, selain mengelola keuangan hal yang tak kalah penting adalah bertahan dalam persaingan. Untuk mengatur keuangan percayakan pada moota yang siap membantu proses pembayaran hingga bisnis bisa berkembang dengan pesat.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
January 4, 2021
January 4, 2021

5 Ancaman Bisnis yang Harus Anda Waspadai

Seiring dengan perkembangan zaman, maka semakin banyak bisnis online yang beroperasi. Adanya kesempatan ini bahkan dijadikan peluang oleh kelompok kriminal tertentu untuk mendapatkan keuntungan bagi dirinya dan merugikan pebisnis. Untuk itu, Anda harus berhati-hati, misalnya dengan menjaga agar kekayaan bisnis terkelola dengan baik menggunakan moota.

5 Ancaman Bisnis yang Harus Anda Waspadai oleh Pengusaha

1. Pencurian Intelectual Property

Ancaman yang satu ini dikenal dengan istilah spionase. Kejahatan tersebut dilancarkan dengan melakukan mata-mata terhadap perusahaan tertentu dengan tujuan untuk melakukan pencurian intellectual property. Dari pencurian ini, penyerang akan melancarkan aksinya supaya mendapatkan banyak keuntungan.

Biasanya, target perusahaan adalah pada perusahaan yang menengah. Target ini dinilai sangat potensial untuk melancarkan aksi ini, sebab perusahaan belum memiliki banyak uang untuk melakukan pembayaran tebusan. Berbeda dengan perusahaan yang sudah besar, mereka pasti mempunyai cukup modal untuk membayarkan tebusan yang diminta.

2. Ransomware

Jenis ancaman yang satu ini menyerang beberapa bisnis seperti toko online. Pihak tersebut membuat agar sistem bisnis tak dapat lagi diakses menggunakan aplikasi tertentu. Kemudian mereka akan meminta sejumlah uang agar bisnis dapat kembali online. Uang tersebut harus diberikan sebelum ransomware dinonaktifkan atau dihapus.

Selain itu, biasanya pihak penyerang akan memberikan ancaman berupa pembuatan data korup. Dengan demikian, jika uang tak segera dibayarkan, pengusaha tak dapat lagi melakukan jualan online menggunakan platform tersebut.

3. Penyamaran Menjadi Pimpinan Perusahaan

Kejahatan yang dilakukan sangat beragam. Berbagai hal dilakukan demi mendapatkan sejumlah dana, termasuk dengan menyamar sebagai pimpinan ataupun pejabat keuangan. Penyerang melancarkan aksinya dengan meminta sejumlah perubahan dalam pembayaran faktur. Dengan demikian uang perusahaan teralihkan ke dalam rekeningnya.

Dengan adanya ancaman tersebut, Anda bisa mempercayakan pengelolaan aset perusahaan pada moota. Sehingga perusahaan dapat mengelola keuangan dengan mudah. Di sini, Anda juga bisa meneliti bagaimana arus dari perputaran kekayaan perusahaan. Anda tidak akan menemukan adanya kesalahan pencatatan sebagaimana jika dilakukan secara manual.

4. Pencurian Data Perusahaan

Sebuah perusahaan biasanya memiliki data tentang pelanggan. Dalam hal ini, penyerang mengambil data tersebut, kemudian menjualnya pada pihak tertentu. Bisa juga dengan meminta tebusan untuk pengembalian data. Hal ini tentu sangat merugikan sebuah bisnis yang sedang scale up.

Untuk itu, diperlukan usaha pengamanan agar ukm yang baru sedang dirintis tetap terus bertahan di pasaran. Bahkan, hingga membuka lowongan dropship agar perputaran usaha semakin cepat. Dengan demikian, omzet yang didapatkan juga bisa semakin tinggi.

5. Penambangan Bitcoin

Kini semakin marak kejahatan cyber yang terjadi dalam dunia bisnis. Salah satu kejahatan yang kerap terjadi yaitu penambangan bitcoin. Dalam hal ini, penyerang melakukan pemasangan aplikasi tertentu dalam sistem teknologi informasi perusahaan. Selain itu, mereka juga melakukan pembajakan pada prosesor demi mendapatkan mata uang kripto.

Jika hal ini terjadi pada bisnis Anda, maka usaha Anda bisa melambat atau bahkan sampai berhenti. Kemudian Anda juga tak berkesempatan lagi untuk membuka reseller dari perusahaan yang telah Anda jalankan sebelumnya. Untuk itu, Anda harus waspada terhadap berbagai macam ancaman yang bisa membahayakan bisnis yang Anda rintis.

Anda pasti sudah tak asing dengan aktivitas belanja online. Apalagi dengan berbagai pilihan perusahaan penyedia yang beragam, menjadikan Anda semakin tertarik. Setiap perusahaan tersebut pasti akan selalu berupaya bagaimana caranya agar tetap bertahan di pasaran, salah satunya bisa dengan mempertahankan pengelolaan kekayaan yang baik menggunakan moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
January 4, 2021
January 4, 2021

5 Ide Bisnis yang Tidak Menyita Banyak Waktu

Meskipun banyak orang yang telah memiliki pekerjaan, tak jarang dari mereka yang tetap ingin memiliki usaha sampingan sebagai tambahan penghasilan. Untuk itu, diperlukan sebuah bisnis yang tak menyita banyak waktu. Ketika seseorang berhasil melakukannya, maka dibutuhkan moota untuk membantu mengelola keuangan bisnis tersebut.

Di Bawah Ini 5 Ide Bisnis yang Tidak Menyita Banyak Waktu

1. Menjadi Reseller

Pilihan ini merupakan pilihan yang tepat bagi Anda yang belum memiliki cukup modal untuk membuat toko online dengan melakukan  kegiatan produksi sendiri. Jika kemudian Anda memiliki cukup modal, Anda juga bisa menjalankan bisnis dropship.

Tentu sudah banyak diketahui bahwa menjadi seorang reseller merupakan alternatif usaha untuk mendapatkan penghasilan tanpa memerlukan banyak waktu. Sebab, bisnis ini hanya memerlukan teknik promosi yang menarik. Anda bisa memasarkan produk dengan cara jualan online, sehingga Anda perlu media elektronik untuk menawarkan produk.

2. Desainer Grafis

Bagi Anda yang mempunyai keahlian dalam bidang desain, maka Anda bisa memanfaatkannya untuk membuat sebuah bisnis desain grafis. Maraknya bisnis online memerlukan adanya sebuah desain menarik agar menarik minat pelanggan. Untuk itu, Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menawarkan keahlian Anda.

Untuk menjalankan bisnis ini, Anda tak terikat dengan jam kerja khusus, sehingga Anda dapat melakukannya di sela-sela pekerjaan utama, atau mungkin setelah pekerjaan utama selesai. Dengan demikian, usaha desain grafis bisa menjadi pekerjaan sampingan Anda.

3. Bisnis Jasa Print

Bagi Anda yang memiliki printer, Anda bisa membuka bisnis ini. Sehingga, selain kebutuhan Anda terpenuhi, Anda juga bisa sekaligus mendapatkan tambahan pemasukan dari usaha ini. Jika Anda menekuninya, maka omzet yang dihasilkan bisa melebihi perkiraan Anda. Jika hal ini tercapai, Anda bisa menggunakan moota untuk mengelola kekayaan Anda.

Untuk menjalankan bisnis ini juga tak menyita waktu, sebab Anda dapat melakukannya kapan saja. Bisnis ini cukup menarik, karena tak jarang orang yang malas untuk mengantri di tempat print. Sehingga dengan bisnis ini, dapat menjadi solusi atas hal tersebut.

4. Bisnis Ikan Cupang

Ide bisnis yang satu ini cukup potensial mendapat perhatian dari banyak orang. Apalagi bagi Anda yang menyukai spesies ikan ini, maka hobi Anda bisa mendapatkan hasil. Untuk memasarkannya, Anda bisa memasang iklan di media sosial.

Bisnis ini bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin tetap mempertahankan kondisi keuangan di era yang banyak persaingan usaha. Jika Anda menerapkan strategi yang tepat, maka scale up bisnis akan maksimal. Dengan demikian, bisnis Anda bisa tetap eksis di pasaran.

5. Usaha Pulsa dan Token Listrik

Usaha ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin memperoleh tambahan dana untuk mencukupi keperluan sehari-hari. Transaksi dalam bisnis hanya butuh waktu singkat. Bisnis ini tetap dapat berjalan tanpa adanya tempat usaha, seperti ukm yang lain. Sebab, Anda hanya perlu smartphone dan aplikasi tertentu.

Usaha ini cukup potensial untuk menghasilkan keuntungan, sebab pulsa dan token listrik dibutuhkan banyak orang. Apalagi dengan maraknya penggunaan listrik dengan basis pulsa, maka bisnis Anda akan mendapat sambutan dari banyak orang, terutama dari orang-orang di sekitar Anda.

Banyaknya masyarakat yang lebih memilih belanja online dibanding datang langsung, bisa menjadi kesempatan usaha untuk mendirikan usaha online. Usaha tersebut bisa mendatangkan keuntungan bagi Anda. Ketika terakumulasi, maka Anda perlu pengelolaan hasil usaha tersebut. Dengan moota Anda tak perlu khawatir tentang hal tersebut.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 80 81 82 83 84 122
Keuangan
Lihat Semua
Septian Rishal
August 14, 2020
August 14, 2020

Mudahnya Mencari Uang Secara Online

Seiring berjalannya waktu perkembangan teknologi semakin mempengaruhi kegiatan manusia. Bahkan tak sedikit orang yang menjadikan sosial media untuk melakukan bisnis online. Hal tersebut dinilai lebih efektif jika dibandingkan dengan jualan secara langsung. Mengingat banyak masyarakat yang sering menggunakan smartphone di setiap harinya. Namun apabila menginginkan pekerjaan lancar tanpa merasa kesulitan maka gunakanlah moota.co untuk menjadi penunjang kesuksesan Anda.

Mudahnya Mencari Uang Secara Online Lewat Berbagai Macam Bisnis

Mengelola keuangan yang Anda miliki untuk membangun sebuah usaha merupakan investasi yang menarik untuk dicoba. Selain bisa mendapatkan keuntungan, usaha tersebut dapat diturunkan untuk anak cucu kemudian. Dengan begitu Anda tidak perlu khawatir lagi akan masa depan keluarga tercinta. Misalnya saja melakukan usaha lewat internet seperti di bawah ini.

1. Toko Online

Di kalangan orang-orang milenial sekarang ini semua yang bisa dilakukan secara online akan dipilih. Misalnya saja membeli keperluan seperti bedak, baju, tas, sepatu dll, yang kebanyakan dibeli melalui internet. Hal itu sebenarnya bisa menjadi kegiatan yang praktis tanpa harus keluar rumah untuk membeli barang.

Namun, kewaspadaan harus tetap diutamakan mengingat penipuan lewat dunia maya sangat sering terjadi. Jika ingin berbelanja usahkan memilih toko yang menggunakan sistem reseller terpercaya. Itu jika Anda sebagai konsumennya, namun apabila sebagai pemilik toko maka memberikan kepuasan bagi pembeli adalah visi yang paling utama.

2. Jualan online di situs jual beli

Menjadi seorang enterprenur tidak selalu mengharuskan Anda keluar ruangan untuk menarik perhatian calon konsumen. Hanya perlu menawarkan lewat situs jual beli online sudah bisa menjadi trik untuk memperlihatkan produk yang Anda miliki. Namun, perlu diketahui bahwa setiap penawaran juga membutuhkan sedikit sentuhan kalimat yang menggiurkan untuk membuat orang semakin penasaran terkait apa yang Anda jual.

Anda bisa menggunakan sistem dropship untuk membuat produk semakin dikenal banyak orang. jika sudah menjadi bisnis besar pastilah Anda akan kesulitan untuk mengakses transaksi yang dilakukan oleh pelanggan. Oleh karena itulah moota.co hadir untuk membantu menangani persoalan Anda. Dengan begitu semua akan berjalan dengan lancar tanpa ada kesalahan sedikitpun.

3. Jual stok foto keren

Jika kebetulan Anda adalah seseorang yang menyukai dunia fotografi, menekuni bisnis yang satu ini bisa menjadi alternatif. Selain tidak membutuhkan modal yang begitu besar Anda juga dapat merasakan liburan setiap hari untuk mendapatkan spot foto keren. Omzet yang akan Anda dapatkan juga cukup menjanjikan jika untuk tambah tabungan. Apalagi jika foto-foto yang Anda jual sampai di situs luar negeri, pastilah per fotonya akan di bandrol dengan harga yang mahal.

4. Freelance

Menjadi seseorang yang bekerja di dunia freelance ternyata memiliki penghasilan yang lumayan. Bahkan bisnis satu ini dinilai paling banyak yang berminat karena tidak membutuhkan dana besar sebagai modal awal. Namun, disini yang terpenting adalah Anda bisa menulis, editing, ataupun kemampuan lain.

Ditambah lagi ada banyak UKM yang membutuhkan jasa freelance untuk membantunya menawarkan produk atau jasanya. Tentulah hal ini akan sangat menguntungkan bukan?. Oleh karena itulah pekerjaan satu ini bisa Anda coba.

Demikianlah beberapa cara mudah mendapatkan uang lewat online. meskipun terbilang banyak saingannya, namun dengan metode scale up akan membuat bisnis Anda semakin berkembang. Apalagi jika Anda juga menggunakan moota.co sebagai pembantu pengelola berbagai transaksi.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
August 14, 2020
August 14, 2020

5 Aplikasi Pencatat Keuangan Terbaik Gratis

Pengelolaan bisnis yang efektif menjadi kunci kesuksesan dalam menjalankan usaha. Penggunaan moota.co misalnya, dapat mempermudah pelaku bisnis untuk mengetahui seluruh transaksi dalam satu sentuhan. Selain itu, pencatatan yang baik dapat mempermudah dalam mengelola keuangan. Kali ini, kita akan membahas aplikasi yang dapat membantu dalam pencatatan keuangan.

5 Aplikasi Pencatatan Keuangan Terbaik Gratis pada Smartphone

Terkadang dalam menjalankan usaha, kita menggunakan beberapa rekening bank. Namun acap kali kita kesulitan untuk tracking transaksi yang terjadi. Moota.co dapat menjadi jawaban karena laman ini membuat kita dapat menyatukan semua transaksi dari akun yang kita miliki dalam satu tampilan. Tambahan penggunaan aplikasi pencatatan keuangan juga menambah kemudahan berbisnis. Berikut adalah aplikasi pencatatan keuangan yang dapat digunakan secara gratis, seperti:

1. Microsoft Excel

Kita sering menggunakannya melalui pc. Microsoft Excel merupakan salah satu aplikasi yang populer digunakan untuk melakukan pencatatan akuntansi. Penggunaannya sangatlah fleksibel dengan beragam rumus dan menu penunjang pencatatan dana anda. Saat ini, aplikasi dapat diunduh pada smartphone. Fitur yang diberikan sama seperti pc. Jika anda pengguna android, Google Sheets dapat menjadi pilihan untuk aplikasi sejenis.

2. Teman Bisnis – Aplikasi Pencatatan Keuangan Bisnis

Aplikasi ini sangat pas bagi yang sedang memulai usaha, seperti bisnis online. Aplikasi ini memiliki menu untuk pencatatan pemasukan serta pengeluaran. Selain itu, ada catatan hutang serta perhitungan otomatis untuk laporan keuangan seperti arus kas dan laba rugi. Kita juga dapat menyesuaikan kategori sesuai kebutuhan usaha. Teman Bisnis dapat digunakan pada smartphone berbasis android.

3. Buku Warung

Jika takut untuk menagih utang pada rekan bisnis. Aplikasi Buku Warung dapat menjadi jawaban anda. Buku Warung akan mengirimkan sms untuk mengingatkan pembayaran menggunakan nomor khusus. Isi pesan dapat disesuaikan, seperti memasukkan bank pembayaran. Kita juga dapat melakukan tracking utang dengan menuliskan nama yang berhutang. Tak perlu repot membuat laporan keuangan karena Buku Warung telah menyiapkan laporan harian, mingguan, bulanan hingga untung rugi dalam satu genggaman. Data yang tersimpan akan dijamin keamanannya karena penyimpanan dilakukan secara online.

4. Catatan Keuangan Harian

Terkadang kita harus membuka m-banking untuk mengetahui pengeluaran dan menghitung manual. Tentu hal tersebut sangat menyulitkan, apalagi jika transaksi yang dilakukan sangatlah banyak. Penggunaan aplikasi catatan keuangan harian akan memberikan kemudahan hanya dengan memasukkan pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan. Sisanya akan dilakukan oleh aplikasi canggih ini, seperti menghitung selisih serta membuat laporan bulanan. Selain itu, masih ada fitur menarik lain yang patut untuk di coba. Kita hanya perlu mengunduh aplikasi ini melalui play store dan siap digunakan.

5. Monefy – Money Manager

Membuka menu pada smartphone tak perlu dilakukan jika menggunakan aplikasi Monefy. Penambahan fitur widget memudahkan anda untuk menginput transaksi yang dilakukan. Aplikasi ini bahkan dapat memuat beberapa akun sekaligus, seperti akun pribadi serta usaha. Pengaturan kategori juga dibuat sefleksibel mungkin sehingga dapat memenuhi seluruh kebutuhan anda, seperti penambahan kategori transaksi i-banking. Tampilan yang nyaman dan mudah dimengerti di tambah dengan fitur pembuatan laporan dalam bentuk diagram yang begitu eye catching.

Itulah beberapa aplikasi yang mempermudah pengaturan keuangan bisnis anda. Semua dapat dilakukan dengan mudah melalui smartphone dan beberapa device penunjang. Tambahan penggunaan moota.co akan menjadikan urusan bisnis anda menjadi lebih cepat. Anda pun akan leluasa untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
August 14, 2020
August 14, 2020

Cara Mengelola Beberapa Rekening Tabungan

Memiliki beragam rekening bank kini telah menjadi trend tersendiri bagi kaum milenial dengan beragam tujuan dan kebutuhan. Melihat hal ini, moota.co pun muncul menawarkan kemudahan melacak transaksi dalam satu laman. Selain melacak transaksi, tentu kita harus dapat mengelola rekening tersebut sebaik mungkin. Berikut akan kita bahas bagaimana mengelola beberapa rekening secara efektif.

Cara Mengelola Beberapa Rekening Tabungan dengan Efektif

Di era teknologi informasi yang kian mudah, segala hal menjadi serba dalam genggaman, termasuk berbelanja. Belum lagi transaksi tersebut didukung dengan lahirnya beragam fitur perbankan. Makin mudah saja rasanya untuk menghabiskan pendapatan dalam semalam. Memiliki beberapa rekening bisa menjadi filter tersendiri untuk mengatur budget berbelanja. Inilah beberapa langkah efektif mengelola keuangan dengan beberapa rekening tabungan dalam satu waktu.

1. Buka rekening sesuai tujuan

Merencanakan keuangan di awal adalah salah satu penentu mengatur pendapatan. Membuka beberapa rekening sekaligus dapat menjadi pilihan yang baik. Bank kini memiliki beragam produk dengan fitur yang ditujukan sesuai kebutuhan penggunanya. Ada yang mengandalkan kemudahan transaksi online, tabungan berjangka dan semacamnya. Sekarang tinggal anda yang menentukan, untuk apa tiap rekening yang dimiliki.

Biasanya, ada satu rekening yang ditujukan untuk kegunaan sehari-hari dan rekening lain ditujukan sebagai tabungan untuk kebutuhan darurat. Dalam beberapa kesempatan, satu orang bisa memiliki empat akun perbankan sekaligus. Memilih rekening dengan fitur m-banking akan sangat pas jika ditujukan untuk pemakaian sehari-hari. Sedangkan memilih tabungan dengan rekening bebas biaya admin atau rendah dapat menjadi opsi terbaik rekening tabungan anda.

2. Gunakan sesuai dengan tujuan

Setelah membuka sejumlah rekening sesuai kebutuhan, kita harus segera membagi pendapatan sesuai dengan pos yang dianggarkan. Semisal pos dana darurat 20% dari total keseluruhan pendapatan. Setelah menerima uang, harus segera disetorkan ke rekening tersebut. Hal yang juga dilakukan jika anda memiliki tabungan berjangka atau investasi lainnya. Penggunaan fitur autodebet akan menghindarkan anda menunda menyetorkannya.

Selain itu, dilarang keras menggunakan rekening tidak sesuai dengan pos yang ditujukan. Misal menggunakan i-banking atau menggunakan rekening tabungan untuk bersenang-senang. Meninggalkan kartu atm dan token pada rekening tabungan bisa menjadi pilihan bagi anda yang memiliki kesulitan dalam mengendalikan diri ketika berbelanja. Kedisiplinan dalam pengaturan rekening adalah kunci pengelolaan pendanaan yang lebih baik.

3. Maksimalkan layanan yang diberikan

Pastikan anda mengetahui dengan baik jasa perbankan yang digunakan untuk memaksimalkan kegunaan. Pastikan pula bahwa biaya admin yang dibayarkan telah sesuai dengan kegunaannya. Jangan sampai rekening anda yang begitu banyak hanya menjadi tempat sementara gaji anda untuk berlabuh. Bukankah membuka rekening tertentu adalah cara untuk menjaga kesehatan keuangan anda?

Jika sedang menjalankan bisnis online, menggunakan seluruh kemudahan transaksi perbankan melalui jaringan internet adalah salah satu cara memaksimalkan layanan perbankan. Jika memiliki beberapa rekening yang digunakan sekaligus, menggunakan moota.co dapat menjadi jalan ninja bagi anda untuk dapat melihat seluruh transaksi dalam satu dashboard saja. Tentu ini sangat menghemat waktu. Anda tidak perlu repot membuka satu per satu rekening yang dimiliki. Biaya yang dikeluarkan juga sangat terjangkau dengan beragam benefit yang diberikan.

Beberapa langkah tadi sangat mudah untuk dijalankan bukan? Mengelola beberapa rekening dengan efektif membuat pendanaan anda menjadi terkelola dengan baik. Moota.co juga dapat membantu anda untuk mengelola beberapa rekening tabungan serta mengecek transaksi dalam satu langkah mudah.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 80 81 82 83 84 91
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram