Seiring dengan perkembangan zaman, maka semakin banyak bisnis online yang beroperasi. Adanya kesempatan ini bahkan dijadikan peluang oleh kelompok kriminal tertentu untuk mendapatkan keuntungan bagi dirinya dan merugikan pebisnis. Untuk itu, Anda harus berhati-hati, misalnya dengan menjaga agar kekayaan bisnis terkelola dengan baik menggunakan moota.

5 Ancaman Bisnis yang Harus Anda Waspadai oleh Pengusaha

1. Pencurian Intelectual Property

Ancaman yang satu ini dikenal dengan istilah spionase. Kejahatan tersebut dilancarkan dengan melakukan mata-mata terhadap perusahaan tertentu dengan tujuan untuk melakukan pencurian intellectual property. Dari pencurian ini, penyerang akan melancarkan aksinya supaya mendapatkan banyak keuntungan.

Biasanya, target perusahaan adalah pada perusahaan yang menengah. Target ini dinilai sangat potensial untuk melancarkan aksi ini, sebab perusahaan belum memiliki banyak uang untuk melakukan pembayaran tebusan. Berbeda dengan perusahaan yang sudah besar, mereka pasti mempunyai cukup modal untuk membayarkan tebusan yang diminta.

2. Ransomware

Jenis ancaman yang satu ini menyerang beberapa bisnis seperti toko online. Pihak tersebut membuat agar sistem bisnis tak dapat lagi diakses menggunakan aplikasi tertentu. Kemudian mereka akan meminta sejumlah uang agar bisnis dapat kembali online. Uang tersebut harus diberikan sebelum ransomware dinonaktifkan atau dihapus.

Selain itu, biasanya pihak penyerang akan memberikan ancaman berupa pembuatan data korup. Dengan demikian, jika uang tak segera dibayarkan, pengusaha tak dapat lagi melakukan jualan online menggunakan platform tersebut.

3. Penyamaran Menjadi Pimpinan Perusahaan

Kejahatan yang dilakukan sangat beragam. Berbagai hal dilakukan demi mendapatkan sejumlah dana, termasuk dengan menyamar sebagai pimpinan ataupun pejabat keuangan. Penyerang melancarkan aksinya dengan meminta sejumlah perubahan dalam pembayaran faktur. Dengan demikian uang perusahaan teralihkan ke dalam rekeningnya.

Dengan adanya ancaman tersebut, Anda bisa mempercayakan pengelolaan aset perusahaan pada moota. Sehingga perusahaan dapat mengelola keuangan dengan mudah. Di sini, Anda juga bisa meneliti bagaimana arus dari perputaran kekayaan perusahaan. Anda tidak akan menemukan adanya kesalahan pencatatan sebagaimana jika dilakukan secara manual.

4. Pencurian Data Perusahaan

Sebuah perusahaan biasanya memiliki data tentang pelanggan. Dalam hal ini, penyerang mengambil data tersebut, kemudian menjualnya pada pihak tertentu. Bisa juga dengan meminta tebusan untuk pengembalian data. Hal ini tentu sangat merugikan sebuah bisnis yang sedang scale up.

Untuk itu, diperlukan usaha pengamanan agar ukm yang baru sedang dirintis tetap terus bertahan di pasaran. Bahkan, hingga membuka lowongan dropship agar perputaran usaha semakin cepat. Dengan demikian, omzet yang didapatkan juga bisa semakin tinggi.

5. Penambangan Bitcoin

Kini semakin marak kejahatan cyber yang terjadi dalam dunia bisnis. Salah satu kejahatan yang kerap terjadi yaitu penambangan bitcoin. Dalam hal ini, penyerang melakukan pemasangan aplikasi tertentu dalam sistem teknologi informasi perusahaan. Selain itu, mereka juga melakukan pembajakan pada prosesor demi mendapatkan mata uang kripto.

Jika hal ini terjadi pada bisnis Anda, maka usaha Anda bisa melambat atau bahkan sampai berhenti. Kemudian Anda juga tak berkesempatan lagi untuk membuka reseller dari perusahaan yang telah Anda jalankan sebelumnya. Untuk itu, Anda harus waspada terhadap berbagai macam ancaman yang bisa membahayakan bisnis yang Anda rintis.

Anda pasti sudah tak asing dengan aktivitas belanja online. Apalagi dengan berbagai pilihan perusahaan penyedia yang beragam, menjadikan Anda semakin tertarik. Setiap perusahaan tersebut pasti akan selalu berupaya bagaimana caranya agar tetap bertahan di pasaran, salah satunya bisa dengan mempertahankan pengelolaan kekayaan yang baik menggunakan moota.

Leave a Reply

Your email address will not be published.