Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
January 4, 2021
January 4, 2021

7 Ide Bisnis Rumahan Cocok untuk Ibu Milenial

Menjadi seorang pengusaha tidak membutuhkan syarat harus berskala besar. Hanya diperlukan tekad kuat untuk mendapatkan keuntungan dari bisnis yang dijalankan. Dalam bisnis, membutuhkan adanya pengelolaan keuangan, untuk itu Anda bisa menggunakan moota,

Inilah 7 Ide Bisnis Rumahan Cocok untuk Ibu Milenial

1. Membuat Berbagai Kerajinan Tangan

Usaha yang satu ini membutuhkan keterampilan khusus serta daya kreativitas yang cukup tinggi. Anda bisa bebas berkreasi untuk menciptakan berbagai kerajinan dengan berbagai macam bahan baku.

Produk yang telah Anda buat dapat dijual di toko online. Sehingga produk Anda bisa dikenal dan tersebar luas pada berbagai kalangan masyarakat. Apalagi dengan menjamurnya belanja online, bisa menjadi peluang untuk produk Anda dilirik banyak orang.

2. Menjadi Penulis Freelance

Bagi Anda yang suka dengan dunia kepenulisan, menjadi seorang penulis freelance bisa menjadi salah satu pilihannya. Jasa ini cukup dibutuhkan oleh banyak pihak, misalnya lembaga, perusahaan, ataupun individu.

Hal yang perlu dipersiapkan pun cukup simpel, yakni perangkat komputer dan tersambung dengan internet. Apabila Anda menekuninya, usaha ini juga dapat sebagai cara untuk menstabilkan kondisi keuangan ibu milenial.

3. Membuka Jasa Dekorasi Interior

Peluang ini bisa dimanfaatkan oleh Anda yang memiliki keahlian dalam bidang dekorasi. Keterampilan dalam bidang ini cukup langka, sehingga memiliki kesempatan berhasil yang lebih luas.

Bahkan Anda juga tidak harus menempuh pendidikan tertentu untuk scale up bisnis ini. Anda hanya perlu belajar secara mandiri dan tekun. Jika jasa yang Anda berikan memuaskan, maka Anda berpotensi untuk mendapatkan tambahan pelanggan di kemudian hari.

4. Bisnis Camilan

Usaha selanjutnya yang dapat Anda pilih yaitu dengan terjun dalam bisnis camilan. Bisnis sangat cocok bagi Anda yang suka membuat aneka camilan. Namun, bagi Anda yang tak bisa membuatnya, Anda tak perlu khawatir, sebab Anda bisa mengambil peran menjadi reseller.

Camilan tersebut bisa Anda pasarkan dengan cara jualan online di berbagai marketplace. Apabila Anda mahir dalam mempromosikannya, maka Anda dapat memperoleh banyak pelanggan. Dengan demikian, penghasilan Anda juga akan bertambah. Maka, Anda perlu moota untuk membantu mengelola keuangan.

5. Berbisnis Saham

Karena perkembangan zaman yang semakin pesat, maka kini tak jarang orang yang masuk dalam dunia saham, tak terkecuali ibu rumah tangga. Berbisnis saham cukup digemari, sebab, bisnis ini dapat menghasilkan dana dengan waktu cukup singkat.

Untuk menjalankan bisnis ini, Anda juga tak perlu keluar rumah. Hanya saja, Anda harus menguasai dengan baik bagaimana kinerja dari bisnis tersebut. Hal ini dilakukan supaya Anda terhindar dari kerugian yang mungkin timbul.

6. Menjadi Jasa Penerjemah

Bisnis ini merupakan pilihan bisnis online yang tepat jika Anda menguasai beberapa bahasa asing. Modal yang diperlukan juga cukup simple, yakni hanya laptop serta kuota internet. Anda bisa memulai bisnis ini dengan menawarkan kepada kerabat serta menyebarkannya di media sosial.

Sehingga, bagi Anda yang memiliki keahlian ini, bisa menjadi peluang untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Bahkan jika Anda menekuninya, omzet yang Anda dapatkan bisa melebihi ekspektasi.

7. Bisnis Tanaman Hias

Bisnis ini dapat dipilih oleh Anda yang gemar menanam tanaman. Sehingga, di samping mengerjakan hobby, Anda juga bisa sekaligus menghasilkan uang. Bahkan bisnis ini juga bisa menjadi  ukm.

Jika Anda tidak memiliki bibit tanaman sendiri dan lahan untuk menanam, Anda bisa memulai usaha ini dengan dropship. Selanjutnya, Anda hanya perlu merawatnya dengan baik supaya tanaman tetap terjaga.

Walaupun Anda berada di rumah, Anda tetap dapat mendapat penghasilan. Untuk mengetahui bagaimana arus keluar masuk pendapatan tersebut Anda bisa menggunakan situs moota.

 

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
January 4, 2021
January 4, 2021

Mengenal Perbedaan B2B, B2C dan C2C

Geliat pertumbuhan pasar online di Indonesia terasa semakin besar. Aktivitas belanja online sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Setiap hari selalu ada transaksi yang terjadi. Bagi costumer, belanja menjadi kegiatan untuk memenuhi kebutuhan atau bisa saja hanya hiburan semata. Sementara bagi penjual, peningkatan penjualan menuntut peningkatan dalam berbagai hal. Peningkatan ini dilakukan guna meningkatkan kapasitas bisnis online yang dijalankan. Akselerasi dalam transaksi menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan dengan seksama.

Peningkatan kecepatan transaksi dapat berpengaruh pada tingkat kepercayaan konsumen. Semakin cepat transaksi dilakukan, membuat kemungkinan untuk melakukan scale up semakin tinggi. moota hadir untuk membantu melakukan akselerasi dalam proses transaksi penjualan.  Sebelum membuat proses penjualan menjadi efektif dan efisien, Anda harus memahami berbagai jenis model penjualan dan perbedaannya.

Jenis Metode Penjualan Dan Perbedaannya

1. Target pembeli

Ada tiga jenis model yang harus penjual pahami yaitu B2B, B2C dan C2C. Salah satu letak perbedaan ada di target pembeli. Pada model B2B (Business to Business) penjualan dilakukan oleh pelaku bisnis kepada pelaku bisnis lainnya. Sementara B2C (Business to Costumer) melakukan penjualan kepada konsumen dari pelaku bisnis. C2C (Costumer to Costumer) merupakan model penjualan di mana konsumen menjual produk kepada konsumen lain dalam sebuah marketplace atau toko online.

2. Jumlah pembelian

Salah satu hal yang ingin dicapai ketika berbisnis adalah nominal keuntungan tertentu. Keuntungan ini berasal dari setiap produk yang terjual kepada pelanggan dengan omzet tertentu. Dengan model B2B, penjual akan mendapat keuntungan walaupun kuantitas yang terjual tidak besar karena pada dasarnya harga jual sudah sangat tinggi. Sementara dengan B2C, penjual harus berupaya melakukan penjualan dalam jumlah besar agar omzet dapat tinggi.

3. Hubungan penjual dan pembeli

Dalam metode B2B, hubungan antara penjual dan pembeli biasanya akan berlangsung lama ketika telah terjalin kepercayaan. Namun, proses di awal bisa saja rumit dan panjang. Model B2C membuat hubungan bisnis yang terjalin berjalan dalam jangka pendek. Pelanggan dapat berpindah dapi penjual satu ke penjual lain dengan lebih mudah.

Namun, dalam proses bisnis pencatatan keuangan yang efektif dan efisien tetap diperlukan baik dalam hubungan jangka panjang maupun pendek. Untuk mempermudah jalannya bisnis, Anda dapat menggunakan moota untuk membantu mengelola keuangan.

4. Persaingan

Pembukaan sebuah bisnis membutuhkan dana yang tidak sedikit. Karena itu, sebelum terjun ke lapangan, pebisnis harus mempelajari kondisi lapangan terlebih dahulu. Memahami kondisi persaingan di lapangan harus dilakukan dengan serius untuk menentukan arah bisnis ke depannya.

Metode pemasaran B2B di Indonesia sendiri belum terlalu diminati. Hal ini membuat persaingan di lapangan belum begitu kuat. Rata-rata yang menggunakan metode ini adalah pihak yang telah lama terjun dalam bisnis. Kunci dari metode ini adalah koneksi dan reputasi. Dalam B2C persaingan bisnis dengan pelaku yang sama begitu tinggi. Persaingan di model ini terjadi dari perusahaan besar hingga ukm rumahan.

Bagi Anda pelaku bisnis yang tengah berjuang meningkatkan hasil jualan online, baik produsen mandiri, dropship atau reseller, selain memahami metode penjualan Anda harus melakukan pencatatan setiap transaksi dengan baik. Pencatatan yang baik akan membuat keseluruhan bisnis menjadi baik pula. Sudah menjadi rahasia umum jika pencatatan transaksi merupakan sesuatu yang rumit. Kerumitan itu kini dapat terurai dengan mengunjungi moota sebagai platform yang telah banyak membantu pebisnis Indonesia untuk melakukan pengecekan transaksi dengan lebih mudah.

 

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
January 4, 2021
January 4, 2021

Kelebihan dan Kekurangan Jualan di Marketplace

Di tengah masa sulit seperti ini banyak memanfaatkan waktunya untuk memulai bisnis online. Memang bukan hal yang mudah untuk memulai itu semua, karena banyak hal yang harus dipertimbangkan salah satunya masalah keuangan. Sebagian orang merasa kesulitan mengatur uang saat berjualan, namun itu sebelum mereka mengenal moota. Sebagai platform pembayaran yang membantu para pebisnis untuk melancarkan transaksi tanpa khawatir adanya penipuan.

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Berjualan Di Marketplace

Kelebihan

Marketplace merupakan pasar atau platform belanja baik itu berupa website atau aplikasi. Platform tersebut menjadi titik temu antara penjual dan  pembeli secara online yang mana dikelola sebuah perusahaan. Ada banyak kelebihan berjualan di marketplace, antara lain:

  • Tidak membutuhkan modal besar

Seperti yang Anda ketahui jualan online di marketplace tidak perlu membutuhkan biaya lebih. Hal ini dikarenakan berjualan secara online tidak memerlukan sewa tempat. Sehingga Anda bisa menghemat pengeluaran tanpa khawatir dengan biaya sewa ruko dan sebagainya.

  • Peluang dan target pasar lebih luas

Jika dikatakan secara harfiah marketplace merupakan pasar dimana semua penjual mulai dari ukm, pedagang rumahan hingga bisnis ternama berkumpul. Dalam marketplace tersebut memungkinkan untuk para pebisnis memasarkan usaha merak lebih luas supaya bisa meraup omzet yang tinggi.

  • Dapat dimulai dengan mudah

Membuat toko online di marketplace bukanlah hal yang sulit. Anda bisa memulainya kapan saja dan dimana saja asalkan mempunyai perangkat elektronik seperti smartphone, laptop, tablet atau PC untuk membukanya. Dan yang tak kalah penting adalah koneksi internet yang bagus.

Setelah itu, daftarkan akun toko Anda di marketplace yang diinginkan. Kemudian tentukan ingin menggunakan sistem bisnis dropship atau berjualan seperti toko umumnya yang menyediakan stok.

  • Sudah tersedia sistem dan fitur yang mudah

Sistem dan fitur marketplace sengaja dibangun untuk mempermudah konsumen belanja online. Namun, meskipun fitur dan sistem yang lengkap, berjualan di marketplace sering mengalami kendala, yaitu proses transaksi. Sebenarnya ada banyak cara untuk menawarkan proses transaksi salah satunya dengan menggunakan moota.

Dengan menggunakan platform tersebut proses pembayaran akan semakin mudah, dimana transaksi dari sejumlah rekening akan muncul dalam satu dashboard saja. Selain itu, keuangan akan dikelola dengan baik tanpa khawatir tertipu atau kehilangan.

Kekurangan

  • Memiliki banyak pesaing

Sebagai layanan yang umum dan bisa diakses siapapun membuat berbisnis online memiliki banyak peminat. Itu artinya semakin banyak pesaing baik itu penjual yang menerapkan reseller atau grosir.

  • Target laba terbatas

Ketatnya persaingan membuat banyak pedagang berlomba-lomba untuk memberikan harga yang menarik. Memang menarik minat pelanggan, namun dibalik itu bisnis tidak bisa scale up sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

  • Kesulitan membangun brand awareness

Jika Anda ingin produk atau brand yang dijual terkenal, sebaiknya bersabar atau jangan menggunakan marketplace. Berjualan di marketplace akan lebih sulit membangun brand awareness karena para konsumen akan lebih mengenal marketplace alih-alih pedagangnya. Selain itu, bisnis tidak akan diuntungkan, sebab selain dana, brand yang dimiliki akan sulit diingat oleh banyak orang.

Itulah kekurangan dan kelebihan berjualan di marketplace. Tidak mudah memang dalam membangun bisnis, selain mengelola keuangan hal yang tak kalah penting adalah bertahan dalam persaingan. Untuk mengatur keuangan percayakan pada moota yang siap membantu proses pembayaran hingga bisnis bisa berkembang dengan pesat.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 78 79 80 81 82 121
Keuangan
Lihat Semua
Septian Rishal
September 1, 2020
September 1, 2020

7 Resiko Investasi yang Wajib Diketahui

Siapa yang tak tahu investasi, salah satu cara mengelola keuangan yang mendatangkan keuntungan di masa depan. Meskipun nampak menggiurkan untuk dicoba, namun masih ada beberapa resiko yang mesti ditanggung oleh pihak investor. Bahkan hal ini juga dinilai dapat memberikan efek pada keuntungan yang akan didapatkannya. Akan tetapi untuk menjawab semua kegundahan itu, moota hadir dengan segala bentuk layanan yang memuaskan untuk semua orang.

Niat Berinvestasi? Ketahui 7 Resiko Ini Terlebih Dahulu

1. Likuiditas

Likuiditas bisa diartikan sebagai kemunculan resiko yang akan dialami pihak investor karena sulitnya menyediakan uang tunai dalam periode tertentu. Biasanya ini sering terjadi jika pemilik dana investasi berusaha menjual asetnya namun tak ada pihak manapun di pasaran yang ingin membelinya. Sehingga asset tidak bisa dikonversi sehingga menjadi likuid.

2. Reinvestment

Aktivitas re-invest dari sebuah perusahaan pada umumnya dilakukan karena asset keuangan berpengaruh pada penghasilan. Resiko ini juga tidak dapat dihindari oleh investor jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. namun perusahaan harus benar-benar memahami cara melakukan kegiatan tersebut agar pengelolaan investasi bisa tetap seimbang.

3. Inflasi

Resiko inflasi dilansir menjadi momok terbesar dari para investor. Karena jika sampai terjadi maka kerugian yang cukup besar akan dialaminya. Bukan hanya itu saja inflasi juga sangat berpengaruh terhadap nilai daya beli masyarakat terhadap investasi. Hal itu disebabkan adanya potensi kerugian yang signifikan akibat rata-rata kenaikan dari suatu harga konsumsi.

4. Suku bunga

Suku bunga ternyata tidak hanya dimiliki oleh pihak bank saja melainkan juga ada di dalam investasi. Malahan untuk para investor suku bunga menjadi salah satu resiko karena dapat menjadi pengaruh terhadap pendapatan investasi. Pada umumnya apabila suku bunga naik maka obligasi pasti akan menurun harganya, begitu juga sebaliknya.

5. Nilai tukar mata uang

Mungkin saja nilai tukar mata uang asing ke rupiah tidak terlalu berpengaruh pada orang-orang awam. Akan tetapi hal ini dapat menjadi resiko terburuk yang dialami oleh investor, karena dapat menyebabkan terjadinya kerugian. Misalnya saja mau melakukan investasi menggunakan dollar, jika sampai uang asing itu menguat, dapat dipastikan jika rupiah akan melemah. Itulah yang membuat investor mati-matian harus mengeluarkan lebih banyak uang dari rekening bank agar tetap bisa berinvestasi.

Sebenarnya hal itu bisa diantisipasi terlebih dahulu dengan melakukan pengecekan dalam jangka waktu tertentu lewat Mbanking yang ada di https://moota.co/.  Dengan begitu investor bisa melakukan tindakan dan tidak terjebak dalam situasi yang cukup sulit seperti itu.

6. Pasar

Dengan adanya Ibanking yang memudahkan orang transfer uang, membuat siapa saja yang ingin memperoleh keuntungan banyak segeran berinvestasi, tanpa berpikir resikonya. Padahal perubahan pasar keuangan terhadap saham maupun obligasi menjadi salah satu resiko besar yang tak dapat dihindari oleh investor. Bahkan bisa saja mereka mendapatkan capital loss pada hasil investasinya nanti.

7. Negara

Perpolitikan negara ternyata juga dapat menjadi resiko investasi. Tak jarang dari investor yang mengeluhkan karena keuntungan yang didapatinya menurun drastic karena pergejolakan politik yang ada di negaranya. Karena memang pada dasarnya jika politiknya baik maka dampaknya juga positif pada investasi, begitu pun sebaliknya.

Nah itulah tadi penjelasan dari resiko-resiko yang dialami oleh para investor. Merencanakan pengelolaan uang untuk masa depan agar dapat menikmati hidup enak dengan berinvestasi memang diperbolehkan. Namun juga harus memperhatikan resikonya. Untuk memperkecil kemungkinan buruk itu, bisa juga berkonsultasi terlebih dahulu lewat https://moota.co/ agar uang yang dimiliki bisa digunakan tepat sasaran.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
September 1, 2020
September 1, 2020

Cara Cepat Cek Transferan Uang yang Masuk ke ATM

Sekarang ini proses transaksi online seolah sudah menjadi kebutuhan pokok yang hampir setiap hari dilakukan. Apalagi jika tengah menjalankan bisnis online, mau tidak mau harus menggunakan via transfer untuk menerima uang dari customernya. Terkadang banyaknya uang hasil penjualan yang masuk ke rekening bank, membuat para penjual itu malas untuk mengecek saldo dengan cara bolak-balik ke Atm. Namun, dengan kehadiran layanan dari Moota semua persoalan itu akan mendapatkan solusi yang tepat.

Mau Cek Transferan Uang Tak Ingin Ribet? Coba Tips Berikut Ini

Bank BRI selalu menjadi pilihan masyarakat disaat akan melakukan serangkaian proses transaksi. Hal ini dikarenakan ada banyak cabang BRI beserta ATM nya di setiap daerah sehingga memudahkan mereka saat mencarinya. Alasan terlalu antri untuk menunggu giliran bisa melakukan cek transferan ataupun saldo selalu menjadi alasan orang untuk lebih memilih menggunakan cara-cara simpel seperti berikut ini.

1. Menggunakan Mobile Banking

Selama di dalam smartphone ada aplikasi Mbanking dan kuota internetnya, maka hal itu akan sangat menguntungkan untuk para nasabah, termasuk Anda. Bagaimana tidak, Anda tak perlu repot lagi harus keluar rumah untuk bisa mengetahui apakah proses transfer dari customer sudah masuk.

Namun, terlebih dahulu Anda harus melakukan registrasi pada pihak BRI, agar secepatnya bisa menggunakan aplikasi tersebut. nah, jika ingin lebih mudah lagi cobalah menggunakan https://moota.co/ yang memang sudah menyediakan semua jenis transaksi untuk Anda, termasuk mengelola keuangan.  Sementara itu di bawah ini ada langkah-langkah memakai Mobile Banking.

  • Setelah memastikan Anda sudah registrasi, silahkan lanjutkan untuk membuka aplikasi BRI Mobile di HP.
  • silahkan pilih menu tulisan Mobile Banking BRI. Klik menu INFO dan lanjutkan memilih INFO MUTASI
  • ketikkan password untuk melanjutkan proses. Tekan OK
  • Tunggulah beberapa saat, sampai SMS masuk untuk bisa mengetahui hasil rekaman proses transfer dan juga dana yang Anda miliki saat ini.

2. Menggunakan SMS

Via SMS bisa juga Anda gunakan untuk mengetahui rekaman keuangan yang  sudah masuk ke ATM. Caranya cukup mudah, namun nomor yang digunakan untuk mengirim pesan haruslah sudah terdaftar melalui proses registrasi. Berikut ini penjelasannya.

  • Cek pulsa terlebih dahulu, dan pastikan nominalnya mencukupi untuk mengirim pesan.
  • Buka fitur pesan yang ada di HP Anda, kirimkan SMS dengan formatnya INFO MUTASI<spasi>angka password SMS Banking, Lanjutkan untuk mengirim ke nomor 3300
  • Tunggu sampai ada pemberitahuan lewat sms yang berisikan riwayat dari semua transaksi beserta saldo yang tersisa.

3. Menggunakan Internet Banking

Ibanking menjadi cara terakhir yang bisa Anda coba. Namun ada beberapa hal yang mesti Anda perhatikan seperti, melakukan pendaftaran lalu aktivasi akun internet. setelah itu barulah bisa melanjutkan langkah-langkah seperti berikut ini.

  • Silahkan buka website dari Internet Banking BRI
  • Masuk dengan User ID beserta PIN yang Anda miliki. Isi juga tampilan Captha yang ada.
  • Lanjutkan dengan klik tombol masuk, klik lagi opsi berbentuk tiga garis berwarna orange sehingga akan menampilkan beberapa pilihan menu di layar HP.
  • Pencet bagian Menu Rekening, sampai submenu muncul dan klik Mutasi Rekening. Pilih di tanggal berapa Anda ingin melihat proses transfer, akhiri dengan klik Tampilkan.
  • Cek mutasi otomatis selesai.

Nah, itu tadi penjelasan terkait beberapa cara mudah untuk cek saldo tanpa perantara ATM. Namun ada solusi tercepat lagi jika Anda tidak ingin membuang waktu, yakni menggunakan https://moota.co/. Dengan begitu Anda tidak perlu lagi cek dengan cara manual dan bisa menikmati hidup dengan tenang karena sudah ada layanan yang terpercaya.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
August 14, 2020
August 14, 2020

Cara Mengelola Gaji dengan Bijak

Mendapatkan gaji merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang yang bekerja. Dengan gaji tersebut orang bisa melakukan kegiatan apapun seperti menabung, membeli kebutuhan, membayar tagihan, dsb. Akan tetapi mengelola keuangan seolah menjadi persoalan yang cukup rumit jika tidak dirinci dengan bijak. Bisa saja gaji yang di dapatkan bulan ini habis tanpa tujuan yang jelas. Namun, dengan adanya moota.co semua masalah tersebut dapat teratasi.

Inilah Cara Mengelola Gaji dengan Bijak yang Dapat Dipraktekkan

1. Membuat rekening khusus untuk menabung

Di Indonesia terdapat banyak bank yang bisa membantu orang-orang untuk memenuhi kebutuhan transaksi atau pembuatan Atm. Terutama moota.co yang sudah bekerja sama dengan pihak keuangan di seluruh Indonesia.  Nah, jika Anda ingin gaji yang sudah diperoleh aman maka memiliki dua rekening berbeda bisa menjadi cara paling efektif jika dicoba.

Usahakan untuk memilih rekening dengan biaya administrasi per bulan rendah. Sebab rekening Anda yang satu hanya memiliki fungsi sebagai penampung tabungan saja. Oleh karena itulah jika administrasinya rendah, tabungan yang Ada miliki tidak akan berkurang dengan jumlah yang banyak.

2. Berusaha mencegah diri untuk belanja yang tidak penting

Seringkali orang yang habis gajian ingin menikmati hidup dengan berfoya-foya dan membeli barang yang tidak penting. Padahal hal itu malah akan mencekik gaji yang sudah Anda dapat. Agar uang yang Anda miliki tetap aman, maka sebaiknya belajar menanamkan rasa pencegahan diri untuk tidak menghambur-hamburkan uang. Selalu ingat bahwa uang itu bersifat sementara, jadi jangan boros.

3. Menetapkan pengeluaran dengan target mingguan

Pengeluaran keuangan yang tidak teratur akan membuat gaji Anda cepat habis. Oleh karena itulah sebagai orang yang memiliki penghasilan tiap bulannya haruslah pandai dalam menetapkan pengeluaran dengan target mingguan. Untuk bisa menentukan target, Anda sebaiknya mengisi dompet dengan uang cash seperlunya saja. Jadi Anda tidak perlu bolak-balik ke ATM untuk menarik uang lagi karena sudah ada list daftar total pengeluaran.

4. Tidak perlu melakukan kredit yang berlebihan

Tuntutan gaya hidup yang semakin mahal, membuat seseorang lebih rela menghabiskan dana yang tidak sedikit demi terlihat menawan. Akan tetapi semua itu tidak perlu dilakukan oleh Anda, karena akan merugikan diri sendiri jika tak sanggup membayarnya. Mungkin di awal bulan cicilan tidak akan terasa berat.

Namun seiring berjalannya waktu kebutuhan juga semakin tambah sehingga Anda akan merasa pusing terbebani oleh hutang tersebut dan pastinya akan selalu membuka mbanking untuk melihat saldo. Namun jika Anda memilih untuk bergaya hidup sesuai budget yang diperoleh maka ketentraman lah yang nantinya di dapatkan.

5. Menyimpan kartu ATM dengan rapi

Setiap orang yang memiliki penghasilan bulanan pastilah membuat rekening bank dan mendapatkan kartu ATM. Jika ingin berhemat alangkah baiknya jika kartu yang Anda miliki tidak ikut terbawa nongkrong bersama teman-teman. Cukup bawa uang tunai sesuai kebutuhan saja, agar Anda tidak perlu menarik uang dari kartu ATM. Dengan menyimpan kartu yang Anda miliki, daya tarik untuk membeli barang mahal akan terurungkan.

Nah itulah tadi penjelasan tentang cara mengelola gaji dengan bijak. Semua pengeluaran akan sangat terencana jika Anda mengikuti cara di atas. Termasuk jika Anda orang yang sering menggunakan ibanking untuk mengecek uang yang tersisa, moota.co bisa menjadi solusi yang paling baik.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 78 79 80 81 82 90
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Moota merupakan aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram