Artikel Moota 13

5 Jenis Investasi yang Paling Menguntungkan

Kita tidak bisa memprediksi kondisi keuangan kita akan seperti apa dalam beberapa tahun kedepan. Karena itu, salah satu cara untuk mengamankan kondisi keuangan kita di masa depan adalah dengan memiliki investasi jangka panjang. Ini harus dipikirkan karena di masa depan ada berbagai biaya yang harus dikeluarkan seperti biaya untuk menikah, biaya untuk pendidikan anak, dan persiapan pensiun.

Karena investasi jangka panjang cakupannya tidak beberapa tahun kedepan, bisa belasan bahkan berpuluh-puluh tahun. Namun karena sifatnya jangka panjang, keuntungan nya pun tidak bisa diperoleh dalam waktu singkat. Kendati begitu, keuntungan yang didapat masih lebih stabil dengan resiko lebih rendah ketimbang investasi  berjangka waktu pendek.

Beberapa jenis investasi berjangka waktu panjang yang bisa jadi pertimbangan anda antara lain :

1. Investasi Properti

Untung jangka panjang investasi di sektor properti adalah sesuatu yang bisa jadi pilihan. Bentuk propertinya sendiri bermacam-macam, bisa rumah atau tanah. Orang akan selalu membutuhkan properti sehingga akan selalu dicari. Lebih dari itu ketersediaan properti akan terus menciut seiring terus bertambahnya jumlah manusia. Karena itu tak perlu heran jika dari waktu ke waktu harga properti kecendrungannya terus meningkat.

Memiliki aset properti berarti anda bisa menggunakannya untuk berbagai hal misalnya dengan menyewakannya. Membangun rumah sewaan atau kos adalah opsi yang selain menguntungkan, anda juga memperoleh capital gain. Di masa pensiun, ini bisa menjadi sumber penghasilan utama. Meski begitu, untuk memulai investasi ini perlu modal yang tidak sedikit. Likuiditas investasi properti terhitung susah karena tidak bisa diuangkan dengan cepat ketika investor perlu dana cepat.

2. Investasi Emas

Banyak orang tahu nilai dari satu gram emas. Karenanya emas digemari oleh banyak investor dan begitu populer. Harga emas cenderung stabil dan saat dalam kondisi terdesak bisa diuangkan dengan cepat. Bahkan ketika ekonomi dunia sedang tergocnang, harga emas relatif stabil. Meski agak fluktuatif dan bergejolak, itu hanya dalam jangka pendek. Dalam jangka waktu panjang, cenderung terjadi kenaikan harga emas. Oleh sebab itu untuk jangka panjang, investasi emas dinilai sebagai sesuatu yang cocok sekali. Lebih dari itu likuiditas dari emas terhitung cepat.

3. Investasi Saham

Berikutnya investasi saham sebagai bentuk investasi jangka panjang lainnya yang patut anda pertimbangkan. Ketika anda membeli saham dari sebuah perusahaan itu berarti anda berhak memperoleh bagian beberapa persen dari kepemilikan perusahaan penjual saham. Dalam hal ini investor memperoleh imbalan dari hasil kenaikan harga saham ketika kinerja dari perusahaan itu membaik atau ketik perusahaan mendapat keuntungan besar. Ketimbang bentuk investasi yang lain, investasi saham tentu keuntungannya lebih besar. Meski begitu, karena harga saham bisa naik turun, otomatis resiko yang ditanggung juga terhitung tinggi. Segalanya bisa berubah secara drastis dalam waktu relatif singkat.

4. Investasi Asuransi

Untuk berinvestasi dalam jangka panjang, salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah berinvestasi asuransi. Di masa depan, kerugian keuangan yang merupakan sebuah bentuk resiko, kerugiannya bisa diminimalkan dengan memakai asuransi. Sebagai contoh, ketika sewaktu-waktu anda jatuh sakit dan perlu biaya besar untuk penanganan khusus, biaya pengobatan bisa diringankan dengan asuransi kesehatan. Sama halnya dengan biaya pendidikan di masa depan yang bsia dicover dengan asuransi pendidikan.

5. Investasi Reksa dana

Reksadana adalah investasi jangka panjang lainnya yang bisa menjadi instrument investasi anda. Dalam hal ini manajer invertasi merupakan penangung jawab yang akan memproses dana investasi dari masyarakat pemodal yang sebelumnya telah menghimpun dana. Terdapat beberapa tingkat resiko pada jenis-jenis reksadana. Agar kebutuhan keuangan jangka panjang anda bisa dipenuhi, investasi jangka panjang dengan reksadana akan selalu disarankan oleh banyak perencana keuangan.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya