16

Tips Mengatasi Orderan Membludak Ketika Jualan Online

Berbisnis memang tampak mudah. Namun, terdapat banyak hal yang harus diperhatikan mulai dari penjualan, penyediaan barang, promosi, hingga pengiriman. Khususnya pada bisnis online dimana penjual dan pembeli tidak bertemu secara langsung dan hanya mengandalkan jaringan internet sebagai sarana komunikasi. Oleh karena itu, untuk mewanti-wanti apabila sewaktu-waktu permintaan dari konsumen membludak Anda sudah mengerti cara mengatasinya. Memang banyaknya jumlah pesanan menandakan usaha Anda laris manis, namun bila tidak dibarengi sikap yang tepat nantinya akan menyebabkan kewalahan dalam mengatur. Jangan khawatir karena moota bisa mengatasi hal tersebut dengan ringkas. Anda bisa mengeceknya di moota untuk detail lebih lengkapnya. Nah, selanjutnya simak cara mengatasi orderan melimpah supaya tidak kewalahan berikut ini.

Cara Mengatasi Orderan Melimpah Tanpa Merasa Kewalahan

1. Memantau Jumlah Stok Barang

Jika dirasa salah satu produk jualan online sedang trend dibeli Anda harus rajin-rajin mengecek persediaan barang yang tersisa. Jangan sampai membiarkan jumlah orderan terus meningkat tetapi tidak seimbang dengan jumlah stoknya.

Pemantauan bisa dilakukan rutin tiap beberapa jam supaya lebih akurat. Selain itu, bila Anda adalah seorang dropship alangkah baiknya terus mengabari produsen supaya jumlah pesanan tidak melampaui batas.

2. Memperbarui Jumlah Stok Barang

Hal yang perlu dilakukan setelah memantau penjualan maka selanjutnya adalah memperbarui secara aktif jumlah stok barang yang tersisa. Ketika suatu usaha mencapai tahap yang lebih besar setelah startup disebut dengan nama scale up. Salah satu tandanya adalah penjualan meningkat signifikan.

Hindari kekecewaan pelanggan saat belanja online di store milik Anda. Pasti tidak enak sekali rasanya sudah memasukkan barang ke dalam keranjang lengkap dengan pembayarannya namun ternyata stok tersebut telah habis.

3. Menerapkan Sistem Pre-Order

Apakah Anda adalah seorang reseller? Jika iya, alangkah baiknya membuka pre order terlebih dahulu untuk mengecek seberapa banyak minat pembeli terhadap suatu produk. Karena tidak ada ketersediaan barang secara langsung jadi diharapkan Anda bijak menutup pre order dalam jangka waktu tertentu apabila pesanannya sudah membludak.

Tidak perlu khawatir urusan rekap pembayaran dan lain sebagainya. Dengan menggunakan moota yang bisa diakses di https://moota.co/ Anda hanya perlu mengerjakan pekerjaan yang ringan sebab moota telah membantu banyak pebisnis diluar sana dalam hal pengecekan transaksi.

4. Sering Berkomunikasi dengan Supplier

Pemilik toko online yang baik harus selalu menjaga interaksi dengan supplier supaya jumlah stok barang terjaga. Karena tanpa adanya supplier, pengaruh pada jumlah stok barang akan sangat terasa dampaknya.

Jaga hubungan baik supplier dengan sering berkomunikasi menanyakan ketersediaan produk. Jumlah produk yang dijual dalam masa waktu tertentu akan menjadi omzet Anda setelah melakukan perhitungan antara jumlah produk dengan harganya.

5. Mencari Karyawan Tambahan

Apabila bisnis ukm yang direpresentatifkan menjadi usaha online terlalu sulit dilakukan sendiri maka bisa merekrut karyawan untuk meringankan pekerjaan. Tugaskan masalah perekapan order kepada karyawan.

Dana hasil penjualan bisa disisihkan sebagian untuk membayar jasa karyawan tersebut. Lagipula jika pemesanan bertambah banyak maka Anda semakin merasa untung. Selain itu, juga sudah ada karyawan yang membantu.

Sedangkan urusan mengelola keuangan bisa diserahkan kepada diri sendiri atau bantuan moota yang siap mengecek transaksi yang telah dilakukan. Mengurus usaha online tidak lagi ribet bila dipikir dengan tenang.

Nah, itulah beberapa tips cara mengatasi jumlah orderan yang meningkat tajam dan menghindari kewalahan dalam menyikapi. Salah satu solusi alternatif untuk meringankan tugas Anda dalam mengurusi orderan tersebut ialah dengan mengunjungi laman https://moota.co/ yang siap membantu.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya