15

7 Penyebab Bisnis Sulit Berkembang

Perkembangan sebuah bisnis merupakan sebuah hal yang patut untuk diperhatikan dengan teliti dan tepat. Banyak sekali perusahaan yang sukar dalam melakukan scale up usahanya. Terutama dalam hal transaksi yang belum menggunakan bantuan dari Moota yang banyak orang akses melalui moota. Selain itu, masih banyak lagi penyebab lainnya yang menghambat berkembangnya sebuah bisnis.

Faktor yang Menyebabkan Bisnis Susah Berkembang

1. Perencanaan yang kurang

Dalam semua kegiatan usaha, baik itu bisnis online maupun offline, pastinya harus menggunakan sebuah perencanaan yang sangat matang agar tujuannya dapat tercapai dengan baik. Untuk memulai sebuah usaha ada baiknya menggunakan perencanaan yang sederhana agar dapat dieksekusi dengan baik.

2. Penempatan uang yang tidak disiplin

Disiplin adalah salah satu kunci dalam kesuksesan dari sebuah usaha. Bahkan dalam mengelola keuangan yang kurang disiplin juga dapat mempengaruhi perkembangan. Banyak orang yang mencampuradukkan uang pribadi dengan uang usaha. Sehingga saat terjadi sebuah transaksi akan sangat sulit diatasi permasalahannya.

Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk menggunakan bantuan dari Moota dalam mengatasi permasalahan tersebut. Anda dapat mengaksesnya melalui website resminya di https://moota.co/.

3. Kurangnya inovasi

Strategi dalam sebuah usaha pastinya memerlukan sebuah peningkatan. Termasuk juga dengan bisnis yang dilakukan di internet seperti jualan online. Setiap penjual pastinya harus melakukan improvisasi terhadap cara jualannya agar lebih menarik calon pembeli.

4. Teknik pemasaran yang kurang

Pemasaran adalah hal yang penting dalam sebuah usaha, termasuk UKM. Bagi para usaha kecil ini agar menjadi besar, pastinya harus memerlukan pengetahuan dalam memasarkan produknya.

Untuk para usaha kecil, pastinya perkembangan sebuah bisnis terletak dalam bidang pemasarannya agar memperoleh pemasukan yang tinggi. Banyak sekali yang dapat dilakukan, seperti target pemasaran produk Anda secara tepat pada orang yang memang membutuhkan. Apabila dilakukan dengan benar, pastinya orang tersebut akan belanja online ataupun offline di tempat Anda.

5. Tempat yang kurang strategis

Memang benar toko online tidak memerlukan tempat yang strategis, akan tetapi berbeda dengan toko yang dilakukan secara offline. Anda harus bisa menghubungkan bisnis apa yang sedang Anda kerjakan untuk dikaitkan dengan kondisi wilayah dari toko yang akan ditempati. Misal saja, Anda menjual pakaian di pasar ikan. Tentu saja yang datang ke pasar tersebut mayoritas akan membeli ikan, bukan pakaian.

6. Tidak melakukan evaluasi

Evaluasi sangat diperlukan oleh seseorang yang sedang melakukan usaha. Karena sekecil apapun hasil evaluasinya, akan berdampak besar terhadap perkembangan bisnis Anda. Evaluasi ini bertujuan agar memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi pada saat itu juga. Contoh saja, dana yang mengalami kerugian, pekerja yang terlambat, dan lain sebagainya.

7. Target yang masih kurang jelas

Dalam melakukan sebuah usaha baik itu online maupun offline, ketepatan sebuah target haruslah jelas. Karena dengan sebuah target ataupun tujuan yang jelas, dapat mengukur kekuatan dari usaha yang Anda jalankan tersebut, sepert omzet yang didapat dalam sebulan, target penjualan, dan sebagainya.

Tentunya dengan memperhatikan faktor-faktor di atas, dapat membantu Anda meningkatkan sebuah bisnis yang sedang dijalankan. Pastikan semua hal tersebut dapat dipelajari dengan baik terutama disiplin dalam hal keuangan. Apabila Anda sedikit mengalami kesulitan saat mengelola keuangan pribadi maupun usaha, bisa menggunakan jasa dari Moota yang bisa diakses melalui moota. Moota telah membantu dalam hal bertransaksi yang baik bagi ribuan pebisnis Indonesia dengan kecepatan bertransaksinya.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya