Iklan boncos lagi? Sudah beriklan dengan menggunakan budget yang tinggi ternyata jangkauannya kecil? nggak mau kan yang kayak gini terulang lagi? Saat beriklan harusnya kita menggunakan strategi, agar iklan dapat mencapai tujuan, baik jangkauan, maupun penjualan.

Sebagai contoh, anggaplah kita memiliki budget sekitar 5 juta untuk endorse namun kita belum membentuk branding. Akibatnya produk kita belum banyak dikenal, tapi kita sudah mengeluarkan biaya yang cukup besar. Di sinilah kita harus menyusun strategi dalam beriklan.

Kali ini moota mau share sedikit tips tentang menyusun strategi dalam beriklan. Apa saja sih yang harus kita lakukan sebelum kita beriklan. Berikut strategi dalam beriklan:

1. Pelajari Produk Secara Detail

Sebelum beriklan pelajari dulu secara detail produk yang mau kamu iklankan. Mulai dari bahannya, fungsinya, kualitasnya, harganya dan lain sebagainya. Pahami hingga detailnya karena ketika mengiklankan produk pastinya menarik audience. Mereka akan bertanya perihal produk yang kamu jual. Hindari jawaban “tidak tahu” agar calon customer tidak kecewa.

2. Ketahui Audience

Pahami juga siapa target audience kalian berdasarkan produk yang dijual. Karena tidak mungkin menjual produk hijab kepada bapak bapak. Cara mengetahui product audience bisa dengan riset, memperhatikan kompetitor produk, dan lain sebagainya. Dengan mengetahui target audience maka iklan dapat disesuaikan dengan target.

3. Mempelajari Algoritma Iklan

Di dunia digital terutama sosial media, ada yang dinamakan algoritma pendistribusian konten sesuai target. Tujuan algoritma juga menjangkau pengguna baik pengguna lama maupun pengguna baru. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi algoritma, mulai dari isi konten, konsistensi, dan juga waktu tayang. Ada juga yang dinamakan search engine optimization (SEO) dalam website yang membantu dalam pencarian. SEO berpengaruh jika kamu memiliki website untuk toko onlinemu.

baca juga: konten konten untuk menaikkan reach

4. Memperkuat Branding

Alangkah lebih nyaman jika kita membeli produk dari yang sudah kita kenal baik riwayat produknya. Akan ada kepercayaan penuh dibanding produk yang belum kita kenal sama sekali. Tugas kita juga adalah memperkuat brand yang kita miliki. Membentuk brand memang tidak sebentar namun konsistensi yang membuat sebuah brand menjadi dikenal.

5. Memilih Channel Iklan

Ada banyak channel untuk beriklan dan menaikkan penjualan. Seperti facebook ads, instagram ads, endorse dan sebagainya. Semuanya memiliki kelemahan dan kekuatan yang berbeda-beda. Pahami channel yang memang cocok untuk produk kita agar iklan menjadi tepat sasaran.

6. Menentukan Biaya

Setelah semua poin di atas dilakukan, tentukan biaya yang dikeluarkan untuk beriklan. Perlu diingat bahwa iklan dalam bisnis itu penting namun bukan prioritas. Jangan sampai biaya untuk beriklan lebih besar. Disarankan biayanya untuk pengembangan brand dibanding untuk beriklan.

7. Eksekusi

Setelah semuanya dirancang, target audience sudah diketahui, dan budget sudah disiapkan, lakukan eksekusi. Jangan lupa membuat laporan dari hasil beriklan untuk evaluasi dalam menjalankan bisnis.

Beriklan memiliki manfaat untuk meningkatkan penjualan, jangkauan, dan memperkuat brand. Namun, tetap perhatikan juga biaya dan feedback yang akan didapatkan. Jangan sampai beriklan yang boncos lagi.

Bagi kalian yang membutuhkan tool untuk memproses pembayaran, Moota akan segera merilis fitur baru bernama Transaksi. Moota transaksi memiliki fitur unggulan seperti konfirmasi otomatis, dan kode unik yang ngebantu banget dalam urusan transaksi. Yuk pakai Moota sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published.