Meningkatkan Penjualan Bisnis dengan Teknik Upselling dan Cross-Selling

Nur Rani D
Maret 11, 2019

Persaingan pasar yang semakin ketat menyebabkan perlunya mencari dan mengembangkan strategi pemasaran yang tepat. Ada berbagai cara meningkatkan penjualan yang bisa dilakukan, misalnya dengan upselling dan cross-selling.

Istilah upselling dan cross-selling sangat sering disebutkan dalam dunia pemasaran. Kedua strategi ini awalnya digunakan oleh bisnis perhotelan dan restoran. Kemudian, teknik-teknik ini mulai diterapkan pada beragam usaha, misalnya bisnis online atau daring.

Ingin menerapkannya ke dalam bisnis Anda? Sebaiknya ketahui dahulu seluk-beluk upselling dan cross-selling di bawah ini.

Apa Itu Upselling dan Cross-Selling?

Jika belum mengetahui tentang kedua teknik ini, itu berarti Anda belum menyadarinya. Keduanya sudah sering terjadi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Contohnya, Anda pergi ke restoran dan mendapati adanya promo jika membeli makanan yang porsinya lebih banyak. Pernah mengalaminya?

Kejadian di atas termasuk ke dalam metode upselling. Dalam metode ini, produk tertentu ditawarkan dengan nilai jual yang lebih tinggi disertai kompensasi berupa manfaat tambahan. Produk yang ditawarkan sama, tetapi dapat memberikan keuntungan bagi konsumen sehingga rela mengeluarkan uang lebih banyak untuk membelinya.

Cara meningkatkan penjualan selanjutnya adalah cross-selling. Berbeda dengan upselling, teknik ini adalah menawarkan produk-produk yang berbeda satu sama lain.

Kedua teknik memiliki tujuan yang sama, yaitu agar pelanggan mau mengeluarkan uang lebih sehingga meningkatkan penjualan. Cross-selling dilakukan ketika konsumen telah membeli suatu produk, lalu Anda tawarkan produk yang berbeda untuk melengkapi produk sebelumnya.

Cara Menerapkan Upselling dan Cross-Selling

1. Tentukan Produk dan Harga yang Menarik

meningkatkan penjualan bisnis
meningkatkan penjualan bisnis (source: elements.envato.com)

Anda harus mengetahui produk tertentu secara detail sebelum memasarkannya. Detail itulah yang akan memudahkan dalam menentukan produk tambahan yang bisa menambah nilai dan manfaat untuk pelanggan. Konsumen lebih tertarik pada sebuah produk jika orang yang menawarkannya benar-benar paham dengan produk tersebut.

Untuk metode upselling, tawarkan produk yang sama dengan produk sebelumnya, tetapi memiliki nilai tambah. Contohnya, seorang pelanggan ingin membeli sebuah ponsel dengan merek tertentu dan tidak ingin merek yang lain. Setelah menemukan ponsel yang sesuai keinginannya, Anda bisa tawarkan ponsel bermerek sama, tetapi memiliki fitur dan keunggulan yang lebih dibanding ponsel sebelumnya.

Metode cross-selling bisa dilakukan dengan cara menawarkan produk yang mampu melengkapi produk awal. Mari ambil contoh yang hampir sama dengan metode upselling, tetapi ada yang berbeda. Seseorang telah membeli sebuah ponsel, kemudian Anda tawarkan produk-produk lain yang terkait. Seperti menawarkan pelindung layar untuk ponsel dan kartu memori agar meningkatkan performa ponsel tersebut.

Tentukan harga yang menarik, yaitu harga yang mampu mendorong seseorang membeli sebuah produk. Jika menerapkan strategi upselling maka buatlah harga yang tidak terlalu jauh dengan produk sebelumnya. Calon pembeli pasti akan berpikir dua kali untuk membelinya karena dengan harga yang sedikit lebih meningkat, mereka mendapatkan manfaat yang lebih banyak dibanding produk yang lebih murah.

2. Rekomendasikan Produk dengan Cara yang Tepat

cara meningkatkan penjualan
cara meningkatkan penjualan (source: elements.envato.com)

Lakukan dengan cara yang santai dan tidak memaksa calon pelanggan untuk membelinya. Sikap memaksa dan terang-terangan menjual bukan hal yang bagus dalam strategi pemasaran. Sikap ini membuat orang yang ditawarkan merasa jengkel dan terganggu, lalu akhirnya mengurangi potensi lakunya sebuah produk.

3. Ketahui Kebutuhan Pelanggan

cara meningkatkan penjualan baju
cara meningkatkan penjualan baju (source: elements.envato.com)

Setelah memahami produk dan menentukan harga, Anda harus mampu memahami yang sedang dicari pelanggan. Dalam metode upselling, tawarkan produk yang lebih unggul dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Jika tidak membutuhkannya, tentu saja mereka tidak akan membelinya sekalipun produk tersebut lebih unggul. Untuk strategi cross-selling, ketahui produk pelengkap yang berpotensi akan dibutuhkan oleh pelanggan. Jangan menawarkan produk yang tidak ada sangkut pautnya.

4. Buat Prosedur

meningkatkan efektivitas penjualan
meningkatkan efektivitas penjualan (source: elements.envato.com)

Prosedur operasional sangat diperlukan agar strategi upselling dan cross-selling berjalan dengan lancar. Selain mendukung suksesnya penjualan, manajemen pemasaran juga menjadi lebih rapi. Prosedur yang sudah dibuat sebaiknya dipraktikkan dan ditaati supaya mendukung lancarnya pemasaran.

5. Latihan dan Tes

meningkatkan keuntungan penjualan
meningkatkan keuntungan penjualan (source: elements.envato.com)

Setelah membuat prosedur, lakukan latihan dan tes dengan metode upselling dan cross-selling. Tujuannya adalah untuk mengetahui strategi mana yang lebih banyak berkontribusi dalam meningkatkan penjualan. Apabila kurang maksimal, pelajari lebih dalam dan lakukan perbaikan pada kekurangannya.

Itulah tadi cara meningkatkan penjualan dengan menggunakan metode upselling dan cross-selling yang perlu Anda ketahui. Tertarik untuk menerapkannya dalam bidang usaha yang Anda geluti? Ada baiknya untuk mempelajari kedua teknik tersebut lebih jauh lagi sebelum mengaplikasikannya. Semoga pembahasan di atas bermanfaat.

Kelola Keuangan Berbagai Akun Bank Dalam Satu Dashboard Dan Cek Transaksi Secara Otomatis
Artikel Terkait

Moota Perbarui Syarat dan Ketentuan

Kami punya kabar penting nih! Moota baru aja memperbarui Syarat dan Ketentuan layanan kami di Moota.co. Pembaruan ini penting banget buat meningkatkan kualitas layanan kami dan memberikan perlindungan lebih bagi pengguna setia Moota. ️

Apa yang Diperbarui?

Penyesuaian Data Akun Pengguna, dengan rincian sebagai berikut:

  • Pengguna moota yang tidak aktif (tidak ada aktifitas pembelian layanan moota) lebih dari 6 bulan dianggap memutuskan layanan dengan moota, dan data akan permanen di hapus.
  • Jika Pengguna moota terdeteksi aktif dengan program afiliasi, layanan & data terkait affiliator tetap di simpan.

Mengklarifikasikan Hak Kamu Terkait Penggunaan Layanan Moota:

Kami ingin memastikan kamu paham betul hak-hakmu sebagai pengguna Moota. Cek di Ketentuan Umum Layanan Moota.co ya!

Mengapa Diperbarui?

Pembaruan ini dilakukan untuk beberapa alasan:

  • Meningkatkan Kualitas Layanan: Kami ingin memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna Moota. Pembaruan ini membantu kami mencapai tujuan tersebut.
  • Memberikan Perlindungan Lebih Bagi Pengguna: Keamanan data kamu adalah prioritas utama kami. Pembaruan ini membantu kami melindungi data kamu dengan lebih baik.
  • Memastikan Kejelasan dan Transparansi: Kami ingin kamu paham betul cara kerja Moota dan hak-hakmu sebagai pengguna. Pembaruan ini membantu kami mencapainya.

Bagaimana Cara Mengetahui Lebih Lanjut?

Kamu bisa membaca Ketentuan Umum Layanan Moota.co di https://moota.co/syarat-ketentuan/.

Mari Berkembang Bersama!

Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan Moota dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna. Terima kasih atas kepercayaanmu kepada Moota!

Baca Selengkapnya

Migrasi Layanan Support di Moota

Moota, platform otomatisasi keuangan terkemuka, dengan bangga mengumumkan perubahan besar dalam layanan support kami. Mulai Senin, 10 Juni 2024, kami akan mengalihkan semua layanan dukungan dari email [email protected] ke live chat yang tersedia di dalam aplikasi Moota (app.moota.co) dan seluruh media sosial resmi kami.

Moota Melakukan Migrasi Layanan Support: Lebih Cepat dan Efisien dengan Live Chat

Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kami dengan memberikan respon yang lebih cepat dan solusi yang lebih efektif bagi para pengguna. Dengan live chat, tim support Moota dapat langsung merespon pertanyaan dan keluhan Anda secara real-time, sehingga mengurangi waktu tunggu yang biasanya terjadi saat menggunakan email.

Selain melalui live chat di aplikasi, Anda juga dapat menghubungi kami melalui media sosial resmi Moota untuk mendapatkan dukungan:

Mengapa Kami Melakukan Migrasi Ini?

  1. Respon Lebih Cepat: Dengan live chat, Anda bisa mendapatkan jawaban dalam hitungan menit, bukan jam.
  2. Pelayanan Terintegrasi: Semua interaksi Anda dengan tim support dapat dilakukan langsung melalui aplikasi Moota, memudahkan tracking dan monitoring.
  3. Kemudahan Akses: Media sosial menjadi channel tambahan yang memudahkan Anda untuk menghubungi kami kapan saja dan di mana saja.

Cara Menggunakan Live Chat

  1. Login ke aplikasi Moota.
  2. Klik ikon live chat di pojok kanan bawah.
  3. Mulai percakapan dengan tim support kami.

Kami yakin, dengan adanya migrasi ini, pengalaman Anda dalam menggunakan layanan Moota akan semakin meningkat. Kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi para pengguna setia kami.

Terima kasih telah menjadi bagian dari keluarga Moota. Kami berharap perubahan ini membawa banyak manfaat bagi Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami melalui live chat atau media sosial jika ada pertanyaan atau kebutuhan dukungan.

Salam hangat, Tim Moota

Baca Selengkapnya

Aktivasi Bank BSI Giro CUZ dari CMS

Kami ingin menginformasikan bahwa Untuk status Bank Bank BSI Giro Anda diNonaktfikan dikarenakan adanya update pada BSI Giro CMS dimana telah melakukan migrasi ke sistem baru, yaitu CUZ. Sehubungan dengan Aktivasi Bank BSI Giro CMS ke CUZ, seluruh pengguna diminta untuk melakukan aktivasi ulang akun BSI Giro ke CUZ.

Untuk memudahkan proses aktivasi, kami telah menyediakan video panduan official dari Bank BSI yang berisi langkah-langkah detail aktivasi CUZ di sini:

video Official dari Bank BSI

1. Langkah-langkah Aktivasi Ulang Akun BSI Giro CUZ

Aktivasi Bank BSI Giro CMS ke CUZ
Poster Ofiicial Bank BSI

1. Klik "Forgot Password" pada laman login:

Akses laman login di cuz.bankbsi.co.id dan klik opsi "Forgot Password".

2. Masukkan Company ID dan User ID:

Input Company ID dan User ID yang tertera pada email yang Anda terima.

3. Cek Email:

Buka email Anda dan cari email dengan subjek "Reset Password".

4. Klik Tautan Aktivasi:

Klik tautan aktivasi yang terdapat di email tersebut.

5. Buat Password Baru:

Buat password baru dengan kombinasi alfanumerik, huruf besar, dan huruf kecil untuk keamanan maksimal.

6. Login di Laman CUZ:

Masuk kembali ke cuz.bankbsi.co.id menggunakan password baru Anda.

2. Langkah-langkah di Moota

1. Perbarui Password BSI Giro di Moota:

Setelah Anda berhasil melakukan login iBanking BSI Giro CUZ silahkan untuk memperbarui data iBanking terutama password iBanking tadi di moota.

2. Aktifkan Status Bank:

Terakhir agar cek mutasi Bank Anda dapat berjalan normal kembali maka silahkan aktifkan kembali status Bank yg Nonaktif menjadi Aktif

Setelah berhasil melakukan aktivasi ulang akun BSI Giro CUZ, silakan update password iBanking CUZ di Moota dan mengaktifkan status bank agar cek mutasi dapat berjalan normal kembali.

Informasi Tambahan

Jika Anda sudah melakukan aktivasi CUZ dan telah mengupdate Data iBanking (Corporate id, User id, Password) sesuai dengan yang di CUZ terbaru silahkan cukup dengan mengaktifkan status Bank di Mootanya

Yuk Buruan Daftar!

Dan mengalami kendala selama proses migrasi atau memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi tim support kami di [email protected]

Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Salam, Tim Moota

Baca Selengkapnya
Moota merupakan aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2024 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram