15

Mengenal Sinking fund, Menabung Asik untuk Membeli Barang Idaman

Pernahkah Anda mendengar kata Sinking fund? jika tidak berikut penjelasannya. Mungkin sebagian dari orang sudah mengenal  istilah dana pensiun, dana cadangan, ataupun dana darurat, begitulah cara contoh kerjanya. Misal Anda memerlukan ruko untuk bisnis online maka upaya ini adalah solusinya. Jika masih bingung kunjungi moota  untuk menemukan jawabannya.

Hal-hal yang Berkaitan dengan Sinking fund

1. Jenis Akun yang Digunakan

Sinking fund biasanya banyak di simpan dalam sebuah rekening bank, dengan waktu jangka panjang yang kemudian disesuaikan dengan tujuan Anda. Disarankan untuk kemudian memilih produk pendukung terkait yang bisa memudahkan untuk pencairannya. Jika memang ingin segera digunakan dalam beberapa masa terdekat.

Apabila Anda merencanakan untuk melakukan penyimpanan dalam waktu setahun atau lebih, disarankan untuk memilih bank dengan sistem yang susah diambil. Namun bukan berarti sembarang dalam memutuskan. Sebagai catatan, usahakan untuk tidak melakukan investasi di pasar saham, karena kondisi yang ditimbulkan bisa saja memperburuk keadaan. Lebih aman simpan di deposito atau tabungan saja.

Upaya Sinking fund ini bisa menjadi alat untuk mengelola keuangan, dalam bentuk pemisahan tabungan untuk kebutuhan yang tidak bisa langsung dibeli. Contohnya untuk pembelian properti dan sejenisnya.

2. Fungsinya

Pada kondisi tertentu seperti penyewaan properti, Sinking fund menjadi solusi untuk kebutuhan perbaikan di luar anggaran. Misalnya, ketika rumah yang dimaksud disewakan dalam keadaan bagus, namun ketika beralih penyewa terdapat kerusakan seperti keran air atau sejenis, bisa kemudian diatasi tanpa pengeluaran dana tambahan. Berikut beberapa keadaan yang menggambarkannya:

  • Besaran Biaya

Sistem pembayaran yang ada pada Sinking fund bisa diatur dengan sebuah kesepakatan antara Anda dan pihak terkait. Catatannya adalah bahwa untuk iuran tahunan tetap harus dibayarkan tepat waktu dengan perhitungan kalender. Namun juga bisa diangsur dalam jangka waktu bulanan. Besaran biaya tersebut biasanya berkisar di nilai 10% – 15% dari IPL. Semua transaksi lebih mudah dengan layanan mbanking.

  • Peningkatan Per Tahun

Jumlah Sinking fund bisa mengalami sebuah peningkatan per tahunnya. Hal ini berpengaruh dengan kondisi keuangan. Besarannya diperoleh dari sebuah perkiraan atas komponen yang memerlukan sebuah pembaruan serta pemeliharaan, contohnya untuk jenis apartemen. Karena nominal tersebut tidak pasti, maka memungkinkan sebuah kenaikan harga atas jasa terkait.

  • Tidak Bisa Diambil saat Pindah

Tidak seperti saat melakukan jualan online, Sinking fund pada sebuah jenis sewa properti tidak bisa diambil ketika pindah. Karena semua akan digunakan untuk tambahan perbaikan yang mungkin saja Anda lakukan saat menempatinya. Sehingga, untuk penghuni setelahnya tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk kegiatan terkait.

  • Menjaga Nilai

Sinking fund berperan dalam upaya untuk menjaga nilai bangunan, sehingga tidak menimbulkan penambahan harga untuk dibayarkan oleh orang selanjutnya. Hal ini tentu tidak ada hubungannya dengan penentuan omzet, karena ini bukanlah sebuah bisnis. Kondisi dimana nilai tetap stabil dari tempat yang Anda sewa, tentu juga menguntungkan karena Anda tidak memerlukan untuk merogoh kocek lagi.

  • Perbedaannya dengan Tabungan

Tabungan digunakan untuk  scale up jumlah uang yang dimiliki, dengan cara membangun sebuah aset kekayaan. Dilakukan dengan ritme yang tidak terburu-buru namun konsisten. Sedangkan Sinking fund, merupakan sebuah cara lain, dalam artian membelanjakan uang namun tidak membuat pembengkakan anggaran.

Begitulah cara menikmati hidup yang stabil dan tentunya tidak memberatkan. Banyak hal yang perlu dipelajari agar semua menjadi seimbang dan tidak berlebihan.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya