3

Membuat Sistem Transaksi Efisien di Era Otomatisasi

Tahun 2019 merupakan awal dari perkembangan dan kejayaan bisnis online di Indonesia. Program digitalisasi mulai dikenal dan pengembangan layanan ICT (Internet Communication Technolgy) juga semakin ditingkatkan. Namun, transaksi pembayaran tidak langsung cukup beresiko terlebih dengan tingkat kejahatan internet yang semakin meningkat. Guna mendukung layanan transaksi pembayaran bisnis Anda agar lebih efisien, maka Moota hadir sebagi solusi terbaik.

5 Strategi Bisnis Agar Sistem Transaksi Lebih Efisien dan Aman

1. Identifikasi Hambatan Bisnis

Mengidentifikasi hambatan adalah salah satu cara dalam menentukan permulaan dalam menjalankan  jualan online Anda. Tujuan dari  strategi ini adalah memberikan pandangan bagi Anda para pembisnis pemula yang ingin melakukan scale up kualitas produk ataupun jasa pelayanan.

Hal ini penting, karena sistem transaksi yang tidak efisien akan menghambat peluang kompetisi pada pasar, yang berdampak terhadap kepercayaan konsumen. Keadaan tersebut memungkinkan akan berpengaruh pada penurunan omzet bisnis Anda. Karena penawaran yang semakin berkurang dan sistem yang terlalu berbelit-belit.

2. Kerjasama Tim

Dalam memulai sebuah bisnis maka dibutuhkan kerjasama antar tim yang solid. Hal ini sangat berpengaruh pada sistem transaksi bisnis Anda. Sebuah pekerjaan yang hanya dilakukan oleh satu orang akan kalah efisien dengan usaha yang dijalankan oleh sebuah tim.

Selain sebuah tim, Anda juga membutuhkan alat pendukung transaksi bisnis Anda agar lebih efisien dan professional. Moota hadir sebagai solusi agar Anda dan tim lebih mudah dalam melakukan pengecekan transaksi dengan pihak ketiga yaitu Bank atupun penyedia jasa pembayaran lainnya.

3. Integrasi Media Digital

Perkembangan dunia digital mengalami perkembangan yang pesat di era revolusi 4.0 atau digitalisasi industri. Sebagai pelaku bisnis, Anda harus mampu memanfaatkannya agar sistem bisnis Anda lebih efisien.

Dengan melakukan integrasi media digital, Anda juga bisa menekan biaya untuk pengeluaran anggaran seperti promosi dan pengenalan produk. Pada era digitalisasi semua dapat diakses secara real time melalui integrasi media digital. Selain itu Anda juga bisa melakukan integrasi dalam bentuk penyedia layanan transaksi pembayaran online seperti M-Banking dan sejenisnya.

4. Mengambil Resiko

Setiap pengusaha harus berani mengambil resiko untuk mendapatkan keuntungan. Resiko adalah bagian dari sebuah usaha, tidak bisa dihindari tapi bisa untuk ditekan pada potensinya. resiko tersebut.  Salah satunya adalah membuat rencana terburuk, sehingga benar-benar siap dalam menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.

Resiko  dana  yang minus adalah salah satu yang paling dikhawatirkan oleh pengusaha. Terlebih jika penawaran menurun pada jumlah persediaan yang banyak. Bisnis bisa saja bangkrut dan gulung tikar. Maka diperlukannya rencana terburuk.

5. Pemanfaatan Teknologi

Perkembangan teknologi semakin pesat, banyak bermunculan aplikasi-aplikasi yang dapat mebuat transaksi bisnis Anda lebih efisien. Anda bisa memanfaatkan teknologi  untuk mengelola keuangan Anda. Sehingga siklus keluar masuk transaksi lebih jelas dan akurat.

Banyak sekali masalah yang bisnis yang bersumber dari pengelolaan keuangan yang tidak benar. Sehingga berpengaruh pada performa yang diberikan pada  pelayanan konsumen. Hal ini jika dibiarkan akan mengakibatkan kerugian materil pada usaha Anda. Untuk itu gunakan cara efisien dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia.

Salah satu teknologi yang bisa Anda gunakan untuk membantu bisnis menjadi lebih efisien adalah Moota. Layanan ini menawarkan kemudahan bagi Anda untuk melakukan penghematan waktu untuk login dan cek transaksi pembayaran di akun bank Anda. Sehingga tidak perlu bolak-balik login ke I-Banking, karena semua sudah tersedia dilayannya.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya