i

Jangan Salah Lagi, Inilah Perbedaan Omzet dan Profit

Ada banyak istilah dalam dunia bisnis yang mungkin masih asing bagi masyarakat awam bahkan penggunaannya sering tertukar. Seperti istilah omzet dan profit misalnya. Mungkin masih banyak yang masih salah dalam menggunakan kedua istilah ini. Moota akan membantu Anda dalam mengelola mutasi rekening saat omset penjualan bisnis berbasis online Anda sudah meningkat.

Perbedaan Antara Omzet dan Profit dari Berbagai Aspek

Anda yang baru akan atau sudah bergelut di dunia bisnis seharusnya memahami istilah-istilah yang digunakan di dalamnya. Misalnya istilah omset dan profit, dimana kedua istilah ini adalah istilah yang berkaitan erat dengan penjualan dalam bisnis. Baik bisnis online atau offline kerap kali menggunakan kedua istilah ini.

1. Perbedaan Pengertian

Untuk membedakan antara omset dan profit pertama bisa dilihat dari pengertian. Omset adalah jumlah nilai total penjualan suatu produk dalam kurun waktu tertentu. Kalau Anda jualan online, maka omset adalah nilai total produk yang terjual dalam situs tempat Anda jualan.

Sedangkan profit adalah jumlah uang yang dihasilkan dari penjualan suatu produk setelah dikurangi modal dan biaya untuk kebutuhan produksi lainnya. Keduanya mengacu pada istilah keuangan yang hampir sama.

2. Bagaimana Cara Mendapatkannya

Untuk mendapatkan omset yang besar dengan profit yang besar juga dilakukan dengan cara berbeda. Kalau untuk mendapatkan omset besar, bisnis yang produk jualannya mengalami perputaran persediaan cepat dan umumnya produk-produk dengan tanggal kadaluwarsa singkat adalah pilihan bisnisnya.

Agar omset penjualan tetap besar, cara mengelola keuangan dengan mengukur arus profit dan kas harus dilakukan dengan cermat. Sementara kalau bisnis yang mengincar profit besar, pilihan paling tepat adalah bisnis yang menual produk pasar ritel. Produk yang tidak memiliki kadaluwarsa sehingga bisa dibuat stok dalam jangka panjang.

3. Peran Penting Omset dan Profit dalam Bisnis

Meskipun berbeda, keduanya sama-sama berperan penting dalam keberlangsungan usaha. Jumlah omset yang diperoleh dari sebuah bisnis, misal toko online, berfungsi untuk memantau kemampuan bisnis tersebut dalam menjual suatu produk. Keduanya sama-sama menggambarkan hasil penjualan dari sebuah bisnis. Bedanya, omset menggambarkan hasil penjualan kotor sedangkan profit hasil penjualan bersih.

Omset harus ditulis dalam laporan keuangan untuk memantau kondisi penjualan atas barang tersebut. Maka dari itu ketika menjalankan bisnis berbasis online dan Anda sudah mulai banyak mendapatkan pelanggan, Anda juga harus bisa memantau arus keluar masuk rekening bank yang digunakan. Untuk memudahkan fungsi ini Anda bisa memanfaatkan tools bernama Moota.

Sedangkan profit meski sama-sama berperan namun perannya lebih besar. Profit inilah yang berperan menjadi acuan usaha Anda dalam menghasilkan keuntungan yang juga nantinya bisa menarik perhatian dari investor.

Dalam sebuah bisnis, antara omset dan profit adalah dua hal yang sama-sama dibutuhkan dan dikejar. Namun sebuah kesalahan jika yang dikejar hanya omset karena omset ini hanya penghasilan kotor. Untuk bisa scale up sebuah bisnis setidaknya harus bisa meningkatkan profit dengan stabil. Selain juga harus meningkatkan omset.

Nah, itu tadi adalah penjelasan tentang perbedaan omset dan profit dari beberapa aspek. Untuk bisa meningkatkan sebuah usaha, apalagi bisnis berbasis online, peningkatan pengelolaan keuangannya pun harus dilakukan peningkatan. Moota adalah tools yang bisa Anda percaya untuk membantu hal tersebut. Memantau mutasi transaksi berbagai rekening bank kini bisa dilakukan dari satu tools dan dengan satu cara mudah.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya