Cara Install WordPress Melalui Jaringan Localhost

Tutorial •  May, 10 2024

Halo sobat Moota! Kalian pengen coba membuat sebuah website tapi takut hasilnya nggak sesuai karena keterampilan dalam bidang coding kurang? atau bahkan kalian kepingin coba Buka Toko Online pakai plugin popular seperti WooCommerce dan Easy Digital Download? Kalian datang di Artikel yang tepat. Karena pada artikel kali ini, Kita mau bahas gimana cara install Wordpress melalui lintas jaringan localhost. Penasaran? Yuk, Simak sampai akhir ya!

## Kenapa kita harus menginstalnya secara localhost?

Mungkin kalian juga bertanya-tanya, kenapa kita tidak menggabungkannya langsung dengan Hosting tertentu sehingga pengunjung bisa mengaksesnya lebih awal? Kita memiliki alasan untuk memungkinkan pengembang dan desainer menguji fitur-fitur yang sedang mereka buat terlebih dahulu. Jadi, jika kita menemukan bug pada fitur, kita bisa langsung menanganinya tanpa mengganggu pengalaman pengguna-nya nanti.

Lalu, jika ada pengguna yang ingin mengeksplor atau belajar lebih dulu tentang WordPress, mereka bisa memanfaatkan keuntungan WordPress lokal sebagai solusi gratis tanpa perlu membayar biaya tambahan untuk hosting atau domain terlebih dahulu.

Terakhir jika sudah siap untuk digunakan dan berkreasi, Maka pengguna tersebut bisa dengan mudah mengekspor dan impor hasil kerja yang ada pada localhost ke live server nantinya.

Cara Install WordPress dalam localhost

Nah, Udah tau kelebihan dari install WordPress secara local kan? sekarang langsung aja kita ke tutorialnya. Dalam case ini, Kita akan menggunakan sebuah Aplikasi Penyedia server local PHP bernama XAMPP yang populer dikalangan Pengembang PHP.

1. Download XAMPP

Tentu saja, Jika kalian belum memiliki Aplikasinya, Kalian bisa download XAMPP melalui Website Official Apache Friends dan sesuaikan dengan sistem operasi Kalian Ya!

### 2. Install dan Jalankan XAMPP di Komputer Kamu

Setelah Berhasil di Download, Install XAMPP ke dalam komputer kalian. Sangat disarankan untuk menginstall dengan settingan default. Dalam beberapa kasus, mungkin kalian akan menemukkan sebuah pop-up “Warning!” seperti dibawah ini

Jangan Khawatir, Kalian cukup menekan tombol OK atau Close untuk melanjutkan progress installasi. Setelah Berhasil melakukan installasi, Jalankan XAMPP dengan menekan tombol Start pada Action untuk Apache dan MySQL.

Jika sistem operasi yang kalian jalankan adalah Sistem Operasi Windows, Kemungkinan kalian akan menemukkan kendala localhost yang reject to connect, Kalian bisa coba untuk menonaktifkan firewall atau menghentikan program yang menggunakan port 80.

3. Download ZIP WordPress

Setelah Server diaktifkan dan berjalan dengan baik, kalian bisa download WordPress versi terbaru dalam bentuk ZIP dan ekstrak file ZIP tersebut ke Drive dimana XAMPP kalian berada (Secara default berada di Drive C:\xampp\htdocs). Kalian juga bisa mengganti nama folder WordPress yang sudah kalian ekstrak agar menjadi lebih mudah untuk mencari dan mengembangkan projek yang sedang dalam pengerjaan di dalam web server XAMPP.

4. Buat Sebuah Database Local

Buka kembali kontrol panel XAMPP-mu dan klik tombol Admin pada modul MySQL untuk mengakses halaman phpMyAdmin (Atau ketikkan localhost/phpmyadmin) untuk mengelola database MySQL. alat administrasi ini dapat membantu kalian untuk membuat database MySQL local untuk sebuah situs web baru.

Cara buatnya, kalian klik pada tab Basis Data (Database) lalu masukkan nama Database yang ingin kalian pakai lalu klik Buat.

Setelah dibuat, Database yang telah kalian buat akan muncul pada sidebar kiri halaman web.

5. Install WordPress di localhost

Selesaikan instalasi WordPress kalian dengan mengakses pada URL localhost/nama_folder melalui browser kalian. ganti placeholder “nama_folder” kalian dengan nama folder yang kalian ekstrak di folder htdocs (Secara default nama foldernya adalah wordpress).

WordPress memerlukan daftar informasi untuk membangun situs di localhost. Isi informasi database yang diperlukan sebagai berikut :

  • Nama Basis Data (Database Name) - Kolom ini diisi dengan database yang sudah kalian buat sebelumnya
  • Nama Pengguna (Username) - Kolom ini diisi dengan nama username pengguna. Kalian bisa isi kolom ini dengan memasukkan nama “root” sebagai pengguna default
  • Kata Sandi (Password) - Kolom ini umumnya tidak perlu diisi (Kecuali jika kalian set sebuah password untuk pengguna root atau yang lain)
  • Host Basis Data (Database Host) - kolom ini diisi sebagai “localhost“ sebagai defaultnya
  • Prefiks Tabel (Table Prefix) - secara default, kolom ini diisi sebagai “wp_“.

Jika semua kolom informasi database telah terisi, Klik pada tombol Kirim dan Klik Jalankan Pemasangan. Selanjutnya, Kalian akan ditanyakan mengenai Informasi tambahan yang diperlukan, seperti judul situs, data credential pengguna (Username & password) dan Email pengguna. Jika sudah diisi klik pada tombol “Install WordPress” untuk mengakhiri proses Instalasi.

6. Periksa Situs Lokal Kalian dengan melakukan Login sebagai Admin

Setelah proses install selesai, Cobalah untuk memeriksa Situs lokal kalian dan login dengan data credential yang sudah kalian buat di URL localhost/nama_folder/wp-admin untuk mengakses dashboard WordPress.

Selesai, WordPress Local sudah siap digunakan

Selamat, WordPress kalian udah siap tuh buat dipakai untuk pengujian. Perlu diingat jika kalian ingin Situs WordPress local kalian menjadi Situs WordPress Online, Kalian perlu sebuah Hosting dan domain yang dimana keduanya memerlukkan biaya tambahan.

Ditulis Oleh:

Arfi Nouvama

Arfi Nouvama

May 10, 2024