Marketplace

Marketplace telah menjadi salah satu fenomena terbesar dalam dunia bisnis digital saat ini. Dari platform e-commerce raksasa hingga pasar online lokal, marketplace menyediakan ruang bagi penjual dan pembeli untuk berinteraksi dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tapi, apa sebenarnya marketplace itu? Dan mengapa begitu banyak orang dan bisnis tertarik untuk terlibat di dalamnya? Mari kita telusuri bersama!

Marketplace

Pengertian Marketplace

Marketplace, atau pasar online, adalah platform digital yang mempertemukan penjual dan pembeli dalam satu ekosistem. Mirip seperti pasar tradisional, tetapi dengan skala yang jauh lebih besar dan jangkauan yang lebih luas. Di marketplace, berbagai produk dan layanan dapat ditemukan dalam satu tempat, memudahkan konsumen untuk mencari dan membeli apa yang mereka butuhkan tanpa harus pergi ke berbagai situs web.

Jenis-Jenis Marketplace

Marketplace tidak hanya terdiri dari satu jenis saja. Mereka hadir dalam berbagai bentuk, masing-masing dengan karakteristik unik yang melayani kebutuhan pasar yang berbeda.

Marketplace B2C

Business-to-Consumer (B2C) adalah jenis marketplace yang menghubungkan bisnis langsung dengan konsumen. Contohnya seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada. Di sini, penjual menawarkan produk mereka langsung kepada pembeli akhir, menciptakan hubungan yang lebih langsung dan personal.

Marketplace C2C

Consumer-to-Consumer (C2C) memungkinkan konsumen untuk bertransaksi langsung dengan konsumen lainnya. Platform seperti Bukalapak dan OLX adalah contoh utama dari jenis ini, di mana individu dapat menjual barang bekas atau produk unik mereka kepada orang lain tanpa perantara bisnis besar.

Marketplace B2B

Business-to-Business (B2B) adalah marketplace yang fokus pada transaksi antar bisnis. Platform seperti Alibaba dan Indotrading menyediakan ruang bagi perusahaan untuk membeli dan menjual produk dalam jumlah besar, sering kali dengan harga grosir. Ini mempermudah bisnis dalam rantai pasokan mereka dan mengurangi biaya operasional.

Keuntungan Menggunakan Marketplace

Menggunakan marketplace sebagai platform bisnis memiliki berbagai keuntungan yang signifikan. Mengapa memilih untuk menjual di marketplace daripada membangun toko online sendiri?

  • Akses ke Basis Pengguna yang Luas: Marketplace biasanya memiliki jutaan pengguna aktif, memberikan peluang besar untuk meningkatkan penjualan.
  • Biaya Awal yang Rendah: Dibandingkan dengan membangun situs web sendiri, bergabung dengan marketplace sering kali lebih ekonomis.
  • Kemudahan Penggunaan: Platform marketplace menyediakan infrastruktur yang sudah jadi, memudahkan penjual untuk memulai tanpa perlu keahlian teknis yang mendalam.
  • Kepercayaan Konsumen: Marketplace yang sudah terkenal memberikan rasa aman bagi konsumen, meningkatkan kemungkinan mereka untuk berbelanja.

Tantangan di Dunia Marketplace

Namun, seperti halnya setiap ekosistem bisnis, marketplace juga memiliki tantangan tersendiri yang perlu dihadapi oleh para penjual.

  • Persaingan yang Ketat: Dengan banyaknya penjual di satu platform, membedakan diri bisa menjadi sulit.
  • Biaya Komisi: Marketplace biasanya mengambil persentase dari setiap penjualan, yang dapat mempengaruhi margin keuntungan.
  • Kontrol Terbatas atas Branding: Di marketplace, penjual memiliki kontrol yang lebih sedikit terhadap tampilan dan nuansa toko mereka, yang bisa membatasi upaya branding.
  • Ketergantungan pada Platform: Perubahan kebijakan atau algoritma marketplace dapat berdampak besar pada penjualan.

Strategi Sukses Berjualan di Marketplace

Bagaimana cara memastikan bisnis Anda sukses di tengah lautan kompetisi marketplace? Berikut beberapa strategi yang bisa Anda terapkan.

Optimasi Produk

Produk adalah inti dari setiap bisnis. Pastikan deskripsi produk Anda jelas, menarik, dan mengandung kata kunci yang relevan untuk meningkatkan visibilitas di mesin pencari marketplace.

Pelayanan Pelanggan

Memberikan pelayanan pelanggan yang luar biasa dapat membuat bisnis Anda menonjol. Tanggapi pertanyaan dengan cepat, tangani keluhan dengan baik, dan berikan pengalaman belanja yang menyenangkan.

Perkembangan Terkini dalam Marketplace

Dunia marketplace terus berkembang seiring dengan perubahan teknologi dan perilaku konsumen. Beberapa tren terbaru yang patut diperhatikan antara lain:

  • Integrasi AI dan Chatbots: Membantu dalam pelayanan pelanggan dan personalisasi pengalaman belanja.
  • Marketplace Vertikal: Fokus pada niche pasar tertentu untuk menawarkan produk yang lebih spesifik.
  • Pembayaran Digital yang Lebih Aman: Meningkatkan kepercayaan konsumen dengan sistem pembayaran yang lebih aman dan mudah.

Masa Depan Marketplace: Tren yang Harus Diperhatikan

Melihat ke depan, ada beberapa tren yang diperkirakan akan membentuk masa depan marketplace:

  • Augmented Reality (AR): Memungkinkan konsumen untuk mencoba produk secara virtual sebelum membeli.
  • Sustainability: Meningkatnya permintaan akan produk ramah lingkungan dan etis.
  • Penggunaan Blockchain: Untuk meningkatkan keamanan dan transparansi transaksi.

Marketplace vs Toko Online Sendiri

Memilih antara menjual di marketplace atau membangun toko online sendiri adalah keputusan penting bagi setiap bisnis. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan.

  • Marketplace: Lebih mudah dan cepat untuk memulai, tetapi dengan kontrol yang lebih rendah.
  • Toko Online Sendiri: Memberikan kontrol penuh atas branding dan pengalaman pengguna, namun memerlukan investasi lebih besar dalam pemasaran dan pengelolaan situs.

Bagaimana Marketplace Mempengaruhi UMKM

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan dorongan besar dari hadirnya marketplace. Mereka dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa harus memiliki infrastruktur yang besar. Namun, UMKM juga perlu bersaing dengan pemain besar, sehingga inovasi dan diferensiasi menjadi kunci keberhasilan.

Memilih Marketplace yang Tepat untuk Bisnis Anda

Tidak semua marketplace cocok untuk setiap jenis bisnis. Penting untuk memilih platform yang sesuai dengan produk dan target pasar Anda. Pertimbangkan faktor seperti demografi pengguna, biaya komisi, dan fitur yang ditawarkan sebelum membuat keputusan.

Pentingnya Ulasan dan Rating di Marketplace

Ulasan dan rating memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan konsumen. Produk dengan ulasan positif cenderung lebih menarik bagi calon pembeli. Oleh karena itu, mendorong pelanggan untuk memberikan feedback dan menangani ulasan negatif dengan bijak adalah strategi yang efektif.

Metode Pembayaran di Marketplace

Kemudahan dalam metode pembayaran dapat meningkatkan konversi penjualan. Marketplace biasanya menawarkan berbagai opsi pembayaran seperti kartu kredit, transfer bank, e-wallet, dan pembayaran COD (Cash on Delivery) untuk memenuhi preferensi konsumen yang berbeda.

Logistik dan Pengiriman di Era Marketplace

Pengiriman yang cepat dan efisien adalah faktor kunci dalam kepuasan pelanggan. Banyak marketplace telah bermitra dengan layanan logistik untuk memastikan pengiriman tepat waktu dan biaya yang kompetitif. Penjual juga perlu mempertimbangkan strategi pengiriman yang optimal untuk meningkatkan pengalaman belanja.

Keamanan Transaksi di Marketplace

Keamanan adalah prioritas utama dalam transaksi online. Marketplace terus mengembangkan sistem keamanan yang canggih untuk melindungi data pengguna dan mencegah penipuan. Penjual juga harus memastikan bahwa mereka mengikuti praktik terbaik dalam menjaga keamanan transaksi mereka.

Membangun Brand Melalui Marketplace

Meskipun marketplace menawarkan platform yang sama untuk semua penjual, masih mungkin untuk membangun brand yang kuat. Fokus pada kualitas produk, pelayanan pelanggan yang unggul, dan strategi pemasaran yang kreatif dapat membantu bisnis Anda menonjol di tengah keramaian.

Mengelola Inventaris di Marketplace

Manajemen inventaris yang efektif adalah kunci untuk menjaga kelancaran operasional. Gunakan alat dan teknologi yang tersedia untuk memantau stok secara real-time, menghindari kehabisan barang, dan memastikan bahwa Anda dapat memenuhi permintaan pelanggan dengan cepat.

Pemasaran dan Promosi di Marketplace

Memanfaatkan fitur pemasaran yang ditawarkan oleh marketplace, seperti iklan berbayar dan promosi khusus, dapat meningkatkan visibilitas produk Anda. Selain itu, aktif di media sosial dan melakukan kolaborasi dengan influencer dapat memperluas jangkauan pemasaran Anda secara signifikan.

Analisis dan Pemantauan Kinerja di Marketplace

Mengukur dan menganalisis kinerja penjualan adalah langkah penting untuk memahami apa yang berhasil dan apa yang perlu ditingkatkan. Gunakan alat analitik yang disediakan oleh marketplace untuk melacak metrik seperti jumlah penjualan, konversi, dan ulasan pelanggan.

Mengatasi Masalah Pengembalian dan Refund di Marketplace

Pengelolaan pengembalian dan refund yang efisien dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan. Tetapkan kebijakan pengembalian yang jelas dan mudah dipahami, serta tangani setiap permintaan dengan cepat dan profesional untuk menjaga reputasi bisnis Anda.

Kolaborasi dengan Penjual Lain di Marketplace

Bekerja sama dengan penjual lain dapat membuka peluang baru dan memperluas jaringan bisnis Anda. Pertimbangkan untuk melakukan cross-promotion atau bundling produk dengan penjual lain yang memiliki produk komplementer untuk menarik lebih banyak pelanggan.

Penggunaan Teknologi dalam Meningkatkan Penjualan di Marketplace

Teknologi terus memainkan peran penting dalam mengoptimalkan penjualan di marketplace. Dari otomatisasi proses hingga penggunaan AI untuk personalisasi, memanfaatkan teknologi terbaru dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi bisnis Anda.

Yuk Buruan Daftar!

Kesimpulan

Marketplace telah mengubah cara kita berbelanja dan berbisnis secara signifikan. Dengan berbagai keuntungan yang ditawarkannya, tidak heran jika semakin banyak bisnis yang memilih untuk menjual di platform ini. Namun, untuk sukses di dunia marketplace yang kompetitif, diperlukan strategi yang tepat, pemahaman mendalam tentang pasar, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan tren yang terus berubah. Dengan pendekatan yang tepat, marketplace dapat menjadi katalisator utama dalam pertumbuhan dan kesuksesan bisnis Anda.

FAQ

1. Apa perbedaan utama antara marketplace B2C dan B2B?

Marketplace B2C menghubungkan bisnis langsung dengan konsumen akhir, sedangkan B2B fokus pada transaksi antar bisnis, biasanya dalam skala besar dan grosir.

2. Bagaimana cara meningkatkan rating produk di marketplace?

Meningkatkan kualitas produk, memberikan pelayanan pelanggan yang baik, dan meminta ulasan dari pelanggan yang puas dapat membantu meningkatkan rating produk Anda.

3. Apakah saya perlu membayar biaya untuk bergabung dengan marketplace?

Sebagian besar marketplace mengenakan biaya komisi dari setiap penjualan. Beberapa juga mungkin menawarkan paket berbayar dengan fitur tambahan untuk penjual.

4. Bagaimana cara menangani pengembalian barang yang sering terjadi?

Tetapkan kebijakan pengembalian yang jelas, tanggapi permintaan pengembalian dengan cepat, dan pastikan prosesnya mudah bagi pelanggan untuk menjaga kepuasan mereka.

5. Apakah saya bisa menjual produk digital di marketplace?

Ya, banyak marketplace yang mendukung penjualan produk digital seperti e-book, software, dan layanan online. Pastikan untuk memilih marketplace yang sesuai dengan jenis produk digital Anda.

November 5, 2024
Baca Sekarang

1 81 82 83 84 85 196
Kami sediakan update terbaru, tutorial, dan tips terbaik untuk Anda
Septian Rishal
January 4, 2021
January 4, 2021

7 Motivasi Bisnis dari Tokoh Terkenal

Perlu diketahui bahwa seseorang tidak harus menjadi pemilik untuk memulai bisnis, sehingga bisa memulai dengan sistem dropship. Supaya penghasilan yang nantinya diperoleh dapat terkelola dengan baik, Anda bisa menggunakan moota.

Berikut ini 7 Motivasi Bisnis dari Tokoh Terkenal

1. Steve Jobs

Sebagai seorang yang dikenal sebagai pendiri perusahaan Apple, dirinya memiliki motivasi bisnis yang sangat inspiratif. Dirinya mengatakan bahwa seseorang tidak pernah tahu hal apa yang akan dihadapinya di masa mendatang. Untuk itu, setiap peristiwa patut dijadikan pembelajaran.

Hal ini sangat tepat untuk dijadikan motivasi bagi para pelaku bisnis online. Sebab, dalam menjalankan sebuah bisnis bukan tidak mungkin mengalami pasang surut dan hambatan tertentu.

2. Mark Zuckerberg

Siapa yang tidak kenal Mark Zuckerberg? Sebagai pendiri media sosial bernama facebook, namanya dikenal luas di masyarakat. Ia berpendapat bahwa peraturan simple dalam bisnis adalah dengan melakukan hal yang dianggap paling mudah.

Dengan demikian, dirinya akan berkembang ke arah yang lebih baik. Apabila motivasi ini diterapkan, bisa menjadi upaya scale up dalam bisnis Anda. Kemudian dapat meningkatkan omzet dari usaha yang Anda jalankan.

3. Bill Gates

Bill gates merupakan pendiri platform besar bernama Microsoft. Ia memiliki semboyan bahwa kesuksesan tidak harus dirayakan, sebab ada hal yang jauh lebih penting dibandingkan hal tersebut, yaitu belajar dari keterpurukan yang sudah terjadi.

Dari semboyan tersebut dapat disimpulkan bahwa menikmati hidup tidak selalu tentang perayaan. Prinsip ini bisa Anda terapkan pada usaha toko online. Jadi ketika Anda berhasil, bukan berarti tak lagi membutuhkan upaya untuk menjadi lebih baik.

4. Warren Buffet

Warren Buffet yaitu seseorang yang masuk dalam deretan investor paling sukses. Dirinya cukup handal mengelola keuangan, itulah mengapa dirinya bisa memiliki jumlah saham yang sangat besar.

Beliau berprinsip bahwa penghasilan tidak bisa digantungkan pada satu sumber saja, melainkan harus berani berinvestasi untuk membuka jalan penghasilan yang lain. Di era sekarang, Anda bisa terbantu dengan moota untuk membantu mengelola keuangan.

5. Bob Sadino

Beliau dikenal sebagai pengusaha Kemfood and Kemchick. Beliau mendefinisikan bisnis yang baik ialah yang dimulai, bukan yang banyak pertanyaan. Berawal dari UKM, bukan tak mungkin menjadi bisnis yang besar.

Oleh karena itu, jika dirasa Anda belum memiliki modal yang cukup, Anda bisa menggunakan alternatif bisnis sebagai reseller. Tanpa banyak bertanya, Anda bisa memanfaatkan dana yang ada dan langsung belajar dengan terjun dalam bisnis.

6. Barbara Carcoran

Beliau menjadi salah satu wanita yang bisnisnya berhasil di Amerika. Hal ini karena dirinya tetap bersabar dan positif thinking, meskipun banyak pihak yang tidak menyukainya. Barbara tetap fokus tentang bagaimana caranya agar kondisi keuangan bisnisnya tetap stabil.

Mental seperti inilah yang harus dimiliki oleh pelaku jualan online. Dengan demikian, dirinya tetap dapat terus bertahan walaupun kurang mendapat dukungan.

7. Michael Dell

Ia merupakan pendiri sekaligus pimpinan dari perusahaan Dell Inc. Untuk bisa seperti sekarang, dirinya menerapkan pola berpikir out of the box dalam bisnisnya dan tak banyak meminta saran terkait apa yang sebenarnya ingin dilakukan.

Dengan demikian, ia dapat leluasa mengeksplor kemampuan yang ada dalam dirinya dengan optimal. Saran mungkin memang penting, namun jika tak memiliki pendirian, maka seseorang akan sulit bertahan.

Jualan online dinilai lebih efektif, itulah mengapa akhirnya banyak orang yang memilih untuk belanja online dari pada datang langsung. Dalam hal pengelolaan aset Anda juga bisa tanpa harus beranjak pergi, melainkan cukup masuk ke moota.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
January 4, 2021
January 4, 2021

7 Bisnis Makanan Menguntungkan yang Sering Dipandang Sebelah Mata

Kini banyak orang yang tertarik dengan dunia bisnis online dalam ranah kuliner. Hal tersebut dilakukan seseorang karena ingin meningkatkan kondisi keuangan mereka. Untuk itu, supaya Anda lebih mudah dalam melihat bagaimana mutasi aset bisnis Anda, Anda bisa mencoba berkunjung di moota.

Inilah 7 Bisnis Makanan Menguntungkan yang Sering Dipandang Sebelah Mata

1. Keripik

Keripik menjadi salah satu camilan yang digandrungi banyak kalangan. Terdapat berbagai jenis bahan yang dapat diolah menjadi keripik, sehingga jika Anda tertarik untuk menjual keripik di toko online, Anda tak perlu khawatir akan ketersediaan bahannya.

Beberapa bahan yang bisa Anda pilih diantaranya singkong, tempe, tahu, dan pisang. Selain membuat sendiri, Anda juga bisa menjadi reseller dari usaha milik orang lain.

2. Roti Bakar

Jenis makanan yang satu ini juga disukai oleh banyak orang, karena rasanya yang manis dengan berbagai jenis toppingnya. Bisnis yang satu ini cukup mudah untuk didirikan, modal yang dibutuhkan tidak begitu besar.

Bahkan omzet yang dihasilkan bisa jauh di atas modal yang digunakan untuk mendirikan bisnis ini. Untuk menjualnya, Anda bisa memilih tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian, misalnya di tepi jalan, taman, ataupun di depan minimarket.

3. Gorengan

Siapa yang tidak suka makanan yang satu ini? Hampir semua orang menyukainya. Gorengan akan terasa lebih nikmat jika dimakan bersama cabai hijau. Variasi yang dapat dipilih juga sangat banyak.

Dana yang diperlukan untuk membuka usaha ini juga cukup terjangkau. Supaya dagangan Anda banyak dilirik, Anda bisa menyediakan gorengan yang beraneka ragam serta menggunakan resep yang tepat.

4. Bubur Kacang Hijau

Makanan ini juga sering dicari oleh banyak orang. Hampir dari semua kalangan, baik menengah ke bawah maupun ke atas menyukai hidangan ini. Selain rasanya yang lezat, gizi yang terkandung di dalamnya juga cukup lengkap.

Apabila Anda mengelola keuangan bisnis ini dengan baik, maka usaha Anda akan berhasil. Untuk itu, Anda bisa menggunakan https://moota.co/ untuk membantu Anda menata penghasilan yang Anda peroleh.

5. Pepes

Pepes adalah jenis olahan makanan yang dibungkus menggunakan daun pisang yang dimasak dengan cara dikukus ataupun dipanggang. Beberapa bahan makanan yang bisa dibuat pepes diantaranya ikan dan tahu.

Anda bisa memasarkannya secara langsung ataupun dengan jualan online. Sebelum membuatnya, Anda bisa open order terlebih dahulu, supaya jumlah pepes yang dibuat sesuai dengan yang dibutuhkan pelanggan.

6. Singkong Keju

UKM dapat menjadi alternatif pilihan bagi Anda yang ingin memiliki sebuah usaha kecil-kecilan. Menariknya belum banyak orang yang memilih bisnis ini, sehingga Anda memiliki peluang yang lebih besar untuk eksis di pasar.

Bahan baku untuk membuat singkong keju cukup mudah ditemukan. Pembuatannya juga tidak sulit. Sehingga jika Anda menekuninya, Anda bisa sampai tahap scale up usaha ini.

7. Tahu Kremes

Tahu merupakan salah satu bahan yang dapat dibuat menjadi berbagai olahan makanan. Selain menjadi salah satu lauk untuk dimakan bersama nasi, tahu juga bisa menjadi camilan, misalnya tahu kremes.

Maraknya masyarakat yang melakukan belanja online, maka Anda berkesempatan untuk memasarkannya secara online, misalnya dengan sosial media. Usaha ini bisa menjadi pilihan yang berpotensi mendatangkan keuntungan.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan penghasilan tanpa membuat sendiri produknya, Anda bisa memilih sistem dropship. Sehingga Anda akan mendapatkan keuntungan dari laba penjualan. Di Moota Anda akan dibantu untuk mengelola keuntungan tersebut.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
December 3, 2020
December 3, 2020

Tips Mencari Ide Bisnis Bagi Pengusaha Muda

Dewasa ini, banyak mahasiswa yang sudah bisa merintis usaha di bidang bisnis online. Bahkan banyak dari mereka yang kewalahan dalam mengurusi bisnisnya, sehingga harus menggunakan jasa yang ditawarkan oleh Moota untuk mempermudah semua proses transaksi. Akan tetapi, banyak pengusaha muda yang masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan ide usaha. Padahal ada banyak metode yang bisa digunakan untuk mencari ide bisnis. Lalu bagaimana caranya menemukan ide-ide menarik untuk memulai sebuah usaha? Berikut ulasannya.

Cara Mencari Ide Bisnis yang Menarik

1. Menyerap Gagasan dari Problematika Masyarakat

Dana memang sering menjadi faktor yang menghalangi pengusaha muda untuk memulai sebuah bisnis. Padahal tidak semua bisnis membutuhkan modal yang besar. Meskipun sudah memiliki modal, banyak pengusaha yang tidak tahu bisnis apa yang harus mereka rintis.

Cara yang paling mudah untuk menemukan ide bisnis adalah melihat masalah yang dialami oleh setiap orang. Setiap masalah tersebut pasti ada solusinya dan solusi inilah yang bisa Anda jadikan ide untuk membuka usaha, seperti jualan online pakaian bekas misalnya.

Tidak semua orang mampu membeli barang bermerk, sehingga mereka memilih untuk membeli produk bekas yang masih layak pakai. Hal ini bisa Anda manfaatkan untuk membuka toko online yang menawarkan berbagai jenis produk bekas dari merk ternama.

2. Melakukan Riset Produk

Meski pemerintah juga ikut mendorong adanya UKM, banyak masyarakat yang masih tidak tahu usaha apa yang harus mereka jalankan. Ide bisnis bisa didapatkan dengan mencari tahu produk apa yang sedang banyak diminati di masyarakat.

Riset seperti ini bisa dilakukan dengan bantuan sosial media atau bahkan e-commerce. Biasanya penjual yang menawarkan jasa dropship memiliki produk-produk yang banyak diterima di pasaran. Anda juga bisa menggunakan mesin pencarian melalui fitur Google Trend untuk mendapatkan data tren bisnis di lokasi tertentu.

3. Belajar dari Kompetitor

Banyak sekali pengusaha muda yang memilih untuk menjadi reseller online karena dianggap tidak membutuhkan biaya dalam proses produksi. Namun, bukan berarti mereka tidak memiliki saingan. Jika Anda ingin mencari ide bisnis yang menarik,  Anda bisa memanfaatkan kelemahan dari para kompetitor Anda.

Belanja online di  marketplace sudah menjadi kebiasaan masyarakat, dan Anda bisa memanfaatkannya untuk mencari tahu bagaimana konsumen memberikan ulasan pada produk-produk tertentu. Keluahan dari konsumen merupakan hal yang tidak bisa dipenuhi oleh pebisnis lain. Namun, bisa menjadi ide bagus untuk Anda memulai usaha baru.

4. Mengambil Pelajaran dari Kesuksesan Pebisnis Lain

Mungkin Anda sudah memiliki usaha, namun Anda merasa tidak bisa melakukan scale up. Cobalah lihat para pelaku bisnis yang sukses dan mampu mempertahankan usahanya dalam jangan waktu yang cukup lama.

Dari sanalah Anda bisa menyaring ide-ide segar dan mengaplikasikannya menjadi ide bisnis yang baru atau untuk meningkatkan bisnis yang sebelumnya sudah Anda rintis. Dengan begini, omzet akan terus meningkat.

Akan tetapi, semakin berkembang sebuah usaha, semakin sulit pula mengatur keuangan. Terutama soal transaksi yang masuk dari para pelanggan yang sering kali membuat bingung para pengusaha muda. Disini Moota hadir untuk membantu segala jenis transaksi yang bisa Anda lakukan hanya dalam satu aplikasi.

5. Mengikuti Perkembangan Tren Terkini

Cara termudah dalam mencari ide bisnis adalah dengan selalu mengikuti apa yang sedang digemari oleh masyarakat luas. Tidak ada salahnya mengikuti tren, asalkan Anda tahu bagaimana caranya membuat bisnis tersebut unik dan mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama, yakni salah satunya dengan mengelola keuangan bisnis secara maksimal dengan memanfaatkan jasa yang ditawarkan oleh Moota. Dengan aplikasi ini, Anda bisa mengurus semua transaksi pelanggan Anda dengan mudah dan cepat.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 81 82 83 84 85 122
Keuangan
Lihat Semua
Septian Rishal
August 14, 2020
August 14, 2020

Mengatur Keuangan untuk Meminimalisir Kerugian Bisnis Online

Bisnis online memang menjadi wadah yang tepat untuk memulai usaha sampingan atau bisa juga dilakukan saat di rumah. Meski usaha online ini terlihat mudah, akan tetapi pebisnis harus pandai-pandai mengenali pasar dan mampu meminimalisir kerugian pada bisnis online. Oleh karena itu, untuk mengelola keuangan atau berbagai macam transaksi, anda dapat menggunakan aplikasi moota.co. Selain mengatur keuangan dengan tepat, pebisnis juga harus memperhatikan resiko kerugian pada bisnis yang akan dijalani. Berikut beberapa tips cara meminimalisir kerugian pada bisnis online.

Tips Meminimalisir Resiko Kerugian Pada Bisnis Online     

1. Membuat Anggaran

Memiliki dan menjalankan sebuah bisnis sendiri memang terlihat mudah, namun jika anda tidak berhati-hati dalam mengatur keuangan tentu akan menimbulkan banyak komplikasi. Maka dari itu membuat sistem anggaran sangatlah dianjurkan. Membuat anggaran sudah menjadi hal yang umum di dunia bisnis. Anggaran bisa dibuat secara bertahap mulai dari mingguan, bulanan hingga tahunan.

Dengan adanya hal tersebut, anda dapat mengontrol penghasilan tiap minggunya. Selain itu, anda juga bisa mengawasi pengeluaran dengan jumlah yang terkecil sampai yang terbesar. Sehingga pendapatan anda akan selalu terkontrol. Namun, jangan sampai jumlah pengeluaran anda lebih besar dari pada jumlah pendapatan. Dengan begini, anda akan jauh lebih mudah dalam mengukur pertumbuhan bisnis dan menikmati hidup dari hasil jerih payah anda.

2. Memulai Berinvestasi

Bagi anda yang masih baru dalam berbisnis online, mencoba investasi menjadi pilihan yang tepat untuk menimalisir kerugian bisnis anda. Di samping itu, berinvestasi menjadi hal yang sangat penting apalagi jika penghasilan yang didapatkan tidak selalu memiliki jumlah yang besar. Oleh karena itu, anda dapat menyimpan dana untuk investasi. Tidak perlu begitu banyak, anda dapat memulai investasi sedikit demi sedikit secara rutin. Jika anda melakukannya secara rutin di tiap minggu atau bulan tentu akan menghasilkan untung yang begitu besar.

3. Memisahkan Rekening Usaha dan Rekening Pribadi

Jika anda masih menggabungkan rekening pribadi dan bisnis, anda akan menganggap bahwa pendapatan di rekening tergolong sangat banyak. Belum lagi jika jumlah pengeluaran melebihi batas tentu hal ini dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar. Maka dari itu, anda dapat membuka rekening bank baru.

Dan usahakan pisahkan antara rekening usaha dan rekening pribadi agar sistem keuangan bisnis anda tidak berantakan. Atau bisa juga anda menerapkan sistem transaksi menggunakan aplikasi moota.co. Dengan menggunakan aplikasi ini anda bebas mengatur jenis transaksi dan berbagai akun bank dengan nyaman. Mulai dari ibanking, kartu kredit, e-wallet hingga mbanking pun tersedia.

4. Membatasi Cicilan Kebutuhan Konsumtif

Sama halnya seperti mengatur keuangan, membatasi cicilan kebutuhan konsumtif menjadi hal yang sangat penting untuk meminimalisir resiko kerugian pada bisnis online. Batasi keperluan yang sekiranya memang tidak terlalu dibutuhkan. Selain itu, anda juga bisa melihat jenis brand terbaru atau yang sedang trend. Di samping itu agar terhindar dari denda, tak ada salahnya membuat timeline pembayaran secara rutin. Seperti pembayaran kartu kredit, pajak dan lain-lain.

Itulah beberapa tips cara mengatur keuangan untuk meminimalisir kerugian pada bisnis online. Jangan biarkan usaha online anda berantakan karena sistem pengelolaan uang yang buruk. Apalagi di era yang semakin modern ini, hadir berbagai jenis layanan yang akan memudahkan anda dalam menjalankan transaksi bisnis online anda. Salah satunya moota.co, sebuah layanan managemen transaksi online yang menyediakan berbagai akun bank dan segala transaksi.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
August 14, 2020
August 14, 2020

Membangun Kerjasama Tim yang Solid

Perlunya sebuah tim sangatlah perlu agar dapat membawa keberhasilan dalam suatu bisnis. Mulai dari membangun kerjasama, memperhatikan pasar, menaikkan scale up dan masih banyak lagi. Terlebih lagi, maraknya bisnis online yang cukup banyak membuat para pebisnis berlomba-lomba untuk menjadi pusat perhatian bagi pecinta belanja online. Di samping itu, hadirnya beberapa layanan ecommerce seperti moota.co tentu akan membuat bisnis anda menjadi lebih terkontrol. Nah bagi anda yang ingin tau apa saja yang dibutuhkan dalam membangun kerjasama tim. Yuk simak beberapa ulasan di bawah ini.

Apa Saja yang Dibutuhkan Dalam Membangun Kerjasama Tim untuk Berbisnis Online

1. Menentukan Posisi yang Dibutuhkan

Dalam menjalankan sebuah bisnis tentu sangatlah sulit jika semuanya dilakukan dengan sendirian. Maka dari itu, anda harus menentukan posisi yang dibutuhkan seperti admin toko online, manager sosial media, dan beberapa freelancer. Setelah anda selesai merekrut karyawan yang dibutuhkan, pastikan setiap individu mampu berperan dalam mewujudkan tujuan bersama yang tidak lain adalah bisnis online anda. Tak hanya itu saja, anda juga dapat mempersilahkan reseller atau dropship untuk bergabung pada usaha online anda. Dengan begitu, bisnis akan terus maju dan berkembang pesat.

2. Menyampaikan Ide Kreatif

Disinilah pentingnya peran sebuah tim, masing-masing individu mampu membuat ide-ide kreatif dan menyampaikannya. Mereka juga dapat saling bertukar pikiran tentang inovasi dan ide menarik yang lainnya. Sehabis melakukan diskusi yang cukup panjang, sebuah inovasi pun akan terbangun. Sehingga ide yang dihasilkan dapat terealisasikan secara optimal. Bisnis Online akan jauh lebih berkembang dari yang sebelum-sebelumnya.

3. Melakukan Evaluasi

Memulai bisnis dengan jualan online memang memiliki kenikmatan tersendiri. Selain dapat dilakukan dimana saja bisnis online tidaklah begitu sulit. Namun untuk mewujudkan itu semua, perlunya evaluasi sangatlah penting dalam sebuah tim. Mulai dari mengukur pencapaian kinerja, meninjau omzet dan jumlah pengeluaran dana dan masih banyak lagi. Nah bagi anda yang tidak ingin melihat transaksi rekening satu persatu, anda dapat menggunakan aplikasi moota.co untuk mengatur keuangan anda.

4. Membangun Rasa Saling Percaya dan Kebersamaan

Hal yang penting dalam menciptakan tim yang solid yaitu membangun rasa saling percaya dan kebersamaan. Dimana mereka dapat memulai dengan berbagi suka duka maupun masalah yang dihadapi kepada tiap-tiap rekan. Selain itu, hilangkan rasa curiga sesama tim dengan memulai mengerjakan bersama-sama. Dengan begitu, anda dapat memulai karir dan menikmati hidup dengan nyaman.

5. Mendefinisikan Peran dan Tugas Masing-masing

Kunci dari kerjasama tim yang solid didapatkan oleh masing-masing individu. Oleh karena itu, pentingnya sebuah peran dan tugas sudah menjadi kewajiban bagi sebuah tim. Seperti admin yang bertugas mengelola keuangan, costumer service yang memberikan layanan kepada masyarakat, dan masih banyak lagi. Selain itu, mereka juga berperan besar dalam membangun kesuksesan kedepannya. Apabila tiap-tiap individu telah melakukan perannya dengan benar tentu akan tercipta sebuah tim yang solid dan kolaboratif. Maka dari itu, jangan lupa untuk selalu mendukung sesama tim dan memberikan motivasi.

Demikian beberapa ulasan mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam membangun kerjasama tim untuk berbisnis online. Tanpa adanya hal itu, menjalankan sebuah bisnis tentu sangatlah sulit. Mulai dari ukm, bisnis online, bisnis offline, toko online, dan usaha-usaha lainnya kini dapat dilakukan dengan mudah. Adanya moota.co membantu semua jenis kebutuhan transaksi menjadi lebih mudah.

Baca Sekarangbaca sekarang
Septian Rishal
August 14, 2020
August 14, 2020

Cara Bijak Atur Uang di Era New Normal

Era New Normal yang sedang didengungkan pemerintah membuat semua pihak bersiap dengan segala hal. Perbedaan kondisi dengan masa sebelumnya menuntut siapapun berbenah dengan keadaan keuangannya. Ada banyak cara bijak yang bisa ditempuh untuk mengatur uang Anda. Banyak pula fasilitas penunjang yang bisa dimanfaatkan, diantaranya melalui moota.co.

Berikut 5 Cara Bijak Atur Uang di Era New Normal

1. Review Keuangan Pribadi

Cara pertama yang bisa ditempuh adalah melakukan review terhadap kondisi keuangan pribadi. Hal ini bisa dimulai dari mencermati pemasukan dan pengeluaran selama beberapa bulan ke belakang. Cermati isi rekening bank Anda saat ini.

Selanjutnya identifikasi pengeluaran rutinan per bulan seperti kebutuhan sehari-hari, pajak, uang sekolah anak dan lain-lain. Kemudian bandingkan pengeluaran dengan jumlah pemasukan yang Anda terima setiap bulannya. Pastikan tidak besar pasak daripada tiang, sehingga tidak memberi resiko besar untuk Anda.

2. Utamakan Kebutuhan daripada Keinginan

Era tatanan baru menjadi tantangan sendiri bagi setiap orang untuk bisa mengelola keuangan. Beberapa orang terjebak untuk memenuhi keinginan di atas kebutuhan utamanya. Padahal keinginan yang dituruti terus menerus akan menambah besar pengeluaran, diantaranya keinginan untuk belanja online.

Seharusnya anggaran untuk memenuhi kebutuhan lebih diprioritaskan dengan membatasi setiap keinginan. Dengan begitu Anda sudah berupaya mengurangi arus uang yang keluar dari kantong Anda. Gunakan aplikasi yang tepat, seperti moota.co yang memudahkan penggunanya mengontrol setiap transaksi dengan mudah dan baik.

3. Menyiapkan Dana Darurat

Penting bagi setiap orang untuk menyiapkan dana darurat minimal 10% dari penghasilan. Tujuannya sebagai cadangan hidup selama tiga bulan yang akan datang. Hal ini untuk mempersiapkan diri dari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Metode yang bisa dipakai adalah dengan memisahkan rekening untuk kebutuhan harian dan kebutuhan yang mendesak. Dengan demikian dana yang digunakan untuk kebutuhan mendesak tidak tercampur dan bisa terkelola dengan baik.

4. Hindari Berhutang

Hutang itu ibarat pisau, jika Anda tidak lihai menggunakannya maka pisau itu akan melukai Anda. Artinya, jika Anda tidak berhati-hati dalam berhutang maka kelak akan membuat dompet Anda bangkrut. Saldo di bank sedikit demi sedikit akan terkuras.

Diantara jenis produk hutang antara lain, hutang kartu kredit, kredit tanpa agunan, aplikasi dengan konsep bayar kemudian, kredit kepemilikan rumah dan kredit kepemilikan kendaraan bermotor. Yang paling sering dilakukan adalah utang kartu kredit, jadi mulai sekarang pantau mbanking Anda dan batasi diri dari berhutang.

5. Bijak dalam Berinvestasi

Sebelum berinvestasi, tentukan dahulu produk investasinya. Gunakan rincian angka serta jangka waktu investasi sebagai acuan. Produk investasi terbagi atas jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Anda bisa memilih mana yang paling sesuai dengan kondisi Anda.

Investasi ini bisa jadi jalan tol untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik, asal tepat dalam perencanaannya. Uang yang mengendap bisa diinvestasikan melalui emas, mata uang asing, reksadana maupun deposito. Bagi seorang pebisnis yang memiliki bisnis online misalnya, hal ini cukup menguntungkan untuk memaksimalkan pendapatan.

Itulah tadi 5 cara bijak atur keuangan Anda di era new normal yang saat ini digalakan pemerintah. Pengelolaannya yang baik akan membawa Anda menikmati hidup dengan lebih baik meskipun di saat yang sulit seperti saat ini. Pastikan menginstall aplikasi moota.co untuk memudahkan pengontrolan pengeluaran dan pemasukan Anda.

Baca Sekarangbaca sekarang
1 81 82 83 84 85 91
Tutorial
Lihat Semua
Jangan Lewatkan Update Tips Terbaru dari Kami!
Dengan berlangganan artikel kami, Anda akan mendapatkan notifikasi langsung setiap kali kami memposting konten baru.
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram