
Impian banyak orang untuk menjadi seorang reseller kini semakin meningkat. Tentu saja hal ini tidak mengherankan sebab pekerjaan yang satu ini mendatangkan sangat banyak keuntungan. Berbeda dengan petugas dropship, pekerjaan ini memiliki tugas untuk menjual barang yang produk dari supplier. Mengintip dari Moota, keduanya memiliki persamaan yakni pekerjaan yang merujuk pada usaha dagang namun sangat berbeda pula. Berikut adalah tips untuk menjadi seorang reseller yang sukses.

Langkah pertama yang wajib Anda lakukan sebelum mulai berjualan online adalah riset mendalam tentang popularitas produk yang ingin dipasarkan. Ini adalah kunci sukses yang nggak boleh Anda abaikan. Kenapa? Karena dengan mengetahui produk apa yang sedang tren dan diminati banyak orang, Anda bisa memastikan bahwa barang yang Anda jual akan laris manis di pasaran.
Misalnya, jika Anda berencana menjual produk fashion, cari tahu dulu jenis fashion item apa yang lagi hits. Apakah itu baju dengan motif tertentu, aksesoris dengan warna-warna pastel, atau mungkin sepatu sneakers yang sedang booming? Dengan riset ini, Anda bisa menyiapkan stok produk yang tepat, sehingga peluang untuk meraih omzet besar semakin terbuka lebar.
Selain itu, riset juga membantu Anda dalam memastikan bahwa produk yang Anda pilih memiliki kualitas dan reputasi yang baik. Produk yang populer dengan reputasi bagus akan lebih mudah dijual, dan Anda nggak perlu khawatir jika harus menyetok dalam jumlah besar. Ingat, produk yang diminati banyak orang biasanya punya potensi besar untuk meraih scale up dengan cepat. Jadi, jangan ragu untuk meluangkan waktu melakukan riset sebelum benar-benar terjun ke dunia bisnis online.
Pastikan produk tersebut memiliki kualitas dan reputasi yang baik sehingga Anda tidak perlu harus merasa khawatir saat ingin menyetok produk dalam jumlah yang cukup banyak, sebab konsumen pun pasti akan menggunakan bisnis jualan online Anda untuk membeli barang tersebut. Produk yang memiliki popularitas tinggi juga akan membantu Anda meraih scale up yang cepat.
Setelah menemukan produk yang tepat, langkah berikutnya adalah menentukan harga jualnya. Menentukan harga produk adalah seni tersendiri dalam bisnis online. Anda mungkin tergoda untuk memasang harga tinggi demi keuntungan besar, tapi tahan dulu! Sebaiknya, hindari mematok harga yang terlalu tinggi, karena itu bisa membuat calon pembeli berpikir dua kali sebelum membeli.
Ingat, persaingan di dunia online sangat ketat. Konsumen bisa dengan mudah membandingkan harga produk Anda dengan produk serupa di toko online lain. Jadi, alangkah bijaknya jika Anda menetapkan harga yang kompetitif namun tetap menguntungkan. Coba hitung dengan cermat, berapa biaya yang Anda keluarkan untuk mendapatkan produk tersebut, dan tambahkan margin keuntungan yang masuk akal. Jangan lupa juga untuk mempertimbangkan biaya pengiriman, karena ini bisa mempengaruhi harga akhir yang harus dibayar oleh konsumen.
Selain itu, penting juga untuk tidak menghabiskan terlalu banyak modal di awal. Misalnya, ketika ingin memasok produk, pastikan Anda hanya membeli dalam jumlah yang wajar, terutama jika ini adalah kali pertama Anda menjual produk tersebut. Dengan begitu, Anda nggak akan merasa rugi jika produk tersebut ternyata nggak secepat yang Anda bayangkan. Anda juga bisa memanfaatkan layanan seperti Moota untuk membantu mengelola keuangan bisnis Anda secara efisien.
Selain itu, mengeluarkan dana yang tidak terlalu banyak saat ingin memasok produk pun juga penting sehingga Anda tidak akan merasa terlalu rugi. Anda dapat mengandalkan Moota, sebuah layanan berbasis ibanking yang mampu membantu Anda untuk mengelola keuangan saat melakukan bisnis tertentu.
Di era digital ini, memasarkan produk secara online adalah langkah wajib yang nggak boleh terlewatkan. Kenapa? Karena internet adalah tempat di mana sebagian besar konsumen Anda berada, terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi dan media sosial. Dengan memanfaatkan platform online, Anda bisa menjangkau lebih banyak orang dalam waktu singkat, bahkan tanpa perlu keluar rumah.
Ada banyak cara untuk memasarkan produk secara online. Anda bisa mulai dengan membuat akun di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, atau Twitter. Pastikan Anda mengunggah foto-foto produk yang menarik, disertai dengan deskripsi yang jelas dan meyakinkan. Gunakan bahasa yang ramah dan engaging agar calon pembeli tertarik untuk berinteraksi dengan Anda.
Jangan lupa juga untuk memanfaatkan fitur iklan berbayar yang ditawarkan oleh platform tersebut. Dengan iklan berbayar, Anda bisa menargetkan audiens tertentu yang sesuai dengan produk yang Anda jual, sehingga peluang untuk mendapatkan pembeli yang tepat semakin besar. Selain itu, Anda juga bisa bekerja sama dengan influencer atau blogger yang memiliki banyak followers untuk mempromosikan produk Anda. Semakin kreatif strategi pemasaran yang Anda gunakan, semakin besar kemungkinan produk Anda dikenal oleh banyak orang.
Agar produk jualan online Anda cepat laku, Anda perlu cermat dalam membaca situasi dan kondisi yang ada. Misalnya, saat musim hujan tiba, banyak orang pasti akan mencari jas hujan, payung, atau perlengkapan lain yang mendukung aktivitas mereka di tengah cuaca yang tidak bersahabat. Nah, ini adalah peluang emas yang bisa Anda manfaatkan!
Ketika cuaca sedang nggak menentu, Anda bisa mulai menjual produk-produk yang memang dibutuhkan di saat-saat seperti itu. Misalnya, Anda bisa menawarkan jas hujan yang trendy dan berkualitas, atau mungkin payung dengan desain yang unik dan praktis dibawa ke mana-mana. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan fitur-fitur menarik pada produk Anda, seperti bahan yang tahan air atau ukuran yang bisa dilipat menjadi sangat kecil, sehingga mudah disimpan di dalam tas.
Menyesuaikan produk dengan kondisi juga berarti Anda harus peka terhadap tren yang sedang berkembang. Misalnya, saat terjadi pandemi, produk-produk kesehatan seperti masker dan hand sanitizer sangat diburu oleh konsumen. Jika Anda bisa melihat peluang ini lebih awal, Anda bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan penjualan. Intinya, selalu up-to-date dengan kondisi dan kebutuhan pasar, dan jadikan itu sebagai acuan dalam menentukan produk yang akan dijual.
Supplier adalah salah satu faktor penting dalam bisnis online yang seringkali terabaikan. Padahal, memilih supplier yang tepat adalah kunci sukses dalam memastikan bahwa produk yang Anda jual memiliki kualitas yang baik dan dapat diandalkan. Maka dari itu, jangan sampai salah pilih supplier!
Pertama-tama, pastikan supplier yang Anda pilih memiliki reputasi yang baik dan sudah terbukti terpercaya. Anda bisa mencari informasi tentang mereka dari review pelanggan atau bahkan dari rekomendasi teman yang sudah pernah bekerja sama dengan supplier tersebut. Cobalah untuk mencari supplier yang memiliki stok produk yang stabil, sehingga Anda nggak perlu khawatir akan kehabisan barang saat permintaan sedang tinggi.
Selain itu, pastikan juga bahwa supplier Anda mampu memberikan harga yang kompetitif. Jangan ragu untuk melakukan negosiasi agar Anda bisa mendapatkan harga terbaik. Ini penting, karena harga produk dari supplier akan sangat mempengaruhi harga jual yang Anda tetapkan nanti. Semakin murah harga dari supplier, semakin besar margin keuntungan yang bisa Anda dapatkan.
Terakhir, pastikan supplier Anda bisa diandalkan dalam hal pengiriman. Produk yang dikirim tepat waktu dan dalam kondisi baik akan meningkatkan kepuasan pelanggan, dan ini bisa menjadi nilai tambah bagi bisnis Anda. Jadi, jangan ragu untuk meluangkan waktu lebih banyak dalam memilih supplier yang tepat, karena ini akan sangat mempengaruhi kelancaran bisnis Anda ke depannya.
Sebagai pelaku UKM, Anda harus pintar dalam mengelola keuangan. Jangan sampai Anda mengeluarkan uang terlalu banyak dari rekening hanya untuk menyetok barang. Ingat, semakin besar modal yang Anda keluarkan, semakin besar pula risiko yang Anda hadapi, terutama jika stok barang tersebut tidak terjual dalam waktu yang cepat.
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat perhitungan yang matang mengenai kebutuhan modal. Mulai dari modal untuk membeli stok produk, biaya pengemasan, hingga biaya promosi di media sosial. Jangan lupa juga untuk memperhitungkan biaya pengiriman dan pengelolaan inventaris. Semuanya harus dicatat dengan rinci agar Anda bisa mengontrol pengeluaran dengan baik.
Selain itu, Anda juga harus memiliki rencana cadangan jika produk yang Anda jual ternyata tidak laku. Misalnya, Anda bisa menawarkan diskon atau promosi khusus untuk menghabiskan stok yang ada. Ini akan membantu Anda menghindari kerugian yang lebih besar. Dan tentu saja, Anda bisa memanfaatkan layanan seperti Moota yang bisa membantu Anda dalam mengelola keuangan bisnis dengan lebih efisien. Dengan perencanaan yang matang, bisnis Anda akan lebih stabil dan mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama.
Nah, itu dia beberapa Cara Menjadi Reseller yang bisa Anda terapkan agar bisa sukses di pekerjaan ini. Anda pun juga bisa menggunakan layanan Moota apabila masih belum terlalu yakin untuk memulai bisnis ini.

Salah satu media sosial yang saat ini ramai digunakan sebagai tempat berjualan adalah Instagram. Mulai dari produk kecantikan, fashion, hingga properti ada di sini. Lihat saja bagaimana para selebgram selalu kebanjiran endorse dari berbagai jenis produk.
Anda termasuk dari orang-orang yang sedang merintis usaha? Berjualan di Instagram adalah langkah yang harus Anda lakukan. Nah pertanyaannya, bagaimana cara jualan efektif di Instagram? Inilah beberapa cara yang bisa Anda terapkan.

buat akun khusus untuk jualan (source: pixabay.com)
Langkah pertama dan paling utama yang perlu dilakukan adalah membuat akun khusus jualan. Jangan gunakan akun pribadi atau akun lain yang tidak sesuai dengan produk yang ingin dijual. Dengan menggunakan akun khusus, Anda akan lebih menjaga privasi dan mampu menjangkau lebih banyak follower tertarget sesuai pasar yang diinginkan.

upload foto produk secara rutin (source: pixabay.om)
Usahakan rajin meng-upload foto produk Anda di Instagram, karena dengan begitu orang-orang akan semakin tertarik untuk mem-follow akun tersebut. Selain upload secara rutin, Anda juga perlu memperhatikan kualitas gambar yang di-upload.

gunakan hashtag pada setiap postingan (source: pixabay.com)
Usahakan gunakan hashtag pada setiap foto yang Anda upload. Tapi jangan terlalu banyak, karena bisa dianggap spam. Jumlah normal yang bisa Anda gunakan sedikitnya 10-20 hashtag. Jangan juga taruh hashtag di kolom komentar, cukup di caption saja.
Hashtag tidak hanya digunakan pada feed instagram, Anda juga bisa menambahkannya pada Instagram story, karena orang-orang cenderung lebih banyak melihat story dibanding feed.

cari banyak followers (source: pixabay.com)
Inilah salah satu keuntungan membuat akun khusus, karena dengan begitu Anda bisa mencari follower yang minatnya sesuai dengan produk yang dijual. Cari follower sebanyak-banyaknya. Caranya? Untuk langkah awal bisa follow pengikut dari akun Instagram yang menjual produk sejenis dengan yang Anda jual. Sedikit banyak nanti akun-akun tersebut akan penasaran dengan akun Anda dan mem-follow.
Berdasarkan algoritma instagram yang terbaru, hanya 10% dari total follower yang bisa melihat setiap foto yang Anda posting. Nah, untuk meningkatkan persentasi ini caranya adalah dengan meningkatkan interaksi dengan setiap follower. Bisa dengan mem-post foto yang mengundang interaksi lalu balas setiap komentar itu kurang dari satu jam. Komentar yang relevan akan membantu meng-up foto tersebut.

gunakan diskon untuk menarik perhatian konsumen (source: pixabay.com)
Sama seperti jualan pada umumnya, sesekali juga perlu dilakukan promo atau diskon untuk menarik minat pembeli. Berikan penawaran menarik yang membuat mereka susah untuk berpaling seperti harga miring atau dengan pelayanan yang lebih dari yang lain. Anda juga bisa memberikan penawaran “beli 2 gratis 1” seperti di pusat perbelanjaan. Untuk yang gratis Anda bisa berikan produk yang lebih lama atau sudah ketinggalan zaman.

manfaatkan fitur yang ada di instagram (source: pixabay.com)
Cara ini juga bisa Anda terapkan untuk jualan efektif di instagram. Tools instagram ada banyak jenisnya. Bisa untuk follow otomatis, unfollow, post terjadwal, broadcast DM dan masih banyak lagi. Ini berguna untuk memudahkan Anda mengurus akun tersebut.

lakukan endorse untuk memasarkan produk (source: elements.envato.com)
Langkah terakhir yang bisa Anda terapkan adalah meminta jasa endorse dari beberapa selebgram atau akun Instagram yang memiliki banyak follower. Nyatanya, jasa endorse ini memang memberikan dampak yang cukup bagus bagi peningkatan follower dan untuk memasarkan produk lebih luas.
Pada umumnya, cara jualan efektif di Instagram sebenarnya tidak jauh berbeda dengan jualan di dunia nyata. Perlu promosi dan berusaha membuat banyak orang tahu produk yang Anda jual dengan berbagai cara. Nah, cara mempromosikannya saja yang agak berbeda.

Salah satu bisnis yang saat ini cukup menguntungkan adalah pakaian atau fashion. Namun untuk menjalankan bisnis ini perlu komitmen dan strategi yang tepat. Salah dalam menentukan strategi membuat keuntungan yang diraih tidak akan maksimal.
Banyak cara meningkatkan penjualan baju agar mampu meraih keuntungan maksimal. Berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan.

cari lokasi strategis untuk membuka toko (source: elements.envato.com)
Cara meningkatkan penjualan baju yang pertama adalah dengan memilih lokasi yang tepat. Pastikan toko Anda berada di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau. Apa pun usahanya, memilih lokasi strategis adalah yang utama. Dengan begitu calon pelanggan akan mudah mengetahui dan mengakses lokasi berjualan. Seperti di pinggir jalan besar dan dilihat banyak orang.

lakukan survey untuk mengetahui target pasar (source: elements.envato.com)
Sebelum Anda benar-benar memulai bisnis ini, pastikan Anda sudah survei pasar, mengetahui permintaan tertinggi, persaingan di lokasi tersebut dan mengetahui target yang ingin dituju. Ini sangat penting agar bisnis baju Anda lebih tertarget. Misal Anda ingin menjual produk bayi, maka bisa dimulai dari survei toko-toko perlengkapan bayi. Cari tahu kebiasaan kebanyakan pelanggan, lebih suka produk A atau produk B dan berbagai hal yang berkaitan langsung.

buat desain toko yang menarik (source: elements.envato.com)
Desain toko yang unik dan mencolok cenderung menarik minat pelanggan untuk datang. Melihat dari luar saja mereka sudah penasaran karena desain yang berbeda dari yang lain. Ada banyak toko pakaian yang sudah menggunakan metode ini, seperti di beberapa tempat ada distro yang menggunakan konsep peti kemas. Suasana berbeda menjadi daya tarik pelanggan. Apalagi jika ditambah dengan koleksi-baju-baju terbaru.

selalu update produk anda (source: elements.envato.com)
Pakaian adalah salah satu produk yang perkembangannya cukup pesat. Berbagai model pakaian terbaru bisa muncul hampir setiap hari dari berbagai brand ternama. Tugas Anda saat ini adalah update dengan perkembangan tersebut dan mampu selalu menyediakan stoknya.

manfaatkan acara khusus untuk menarik perhatian (source: elements.envato.com)
Ada banyak momen yang bisa Anda jadikan waktu untuk memasarkan produk. Seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru. Di momen seperti itu biasanya banyak orang datang ke pusat-pusat perbelanjaan untuk membeli pakaian. Jangan lewatkan kesempatan ini. Anda bisa memberikan diskon atau penawaran menarik yang membuat orang-orang tidak mampu menolak untuk berbelanja di toko Anda. Setelah puas dengan pelayanannya, bukan tidak mungkin mereka akan datang lagi atau merekomendasikan orang lain untuk berbelanja pakaian di sana.

jual produk melalui internet (source: elements.envato.com)
Apa yang tidak ada di internet? Saat ini Anda bisa menemukan apa saja di internet. Mau itu jualan properti hingga sekadar jasa pijat bisa ditemukan dengan mudah. Itu salah satu alasan di era sekarang orang-orang lebih banyak mengandalkan internet dalam kehidupan sehari-hari.
Nah, itu yang perlu Anda manfaatkan. Ada media sosial seperti Instagram dan Facebook yang bisa beriklan di sana dengan bayaran yang relatif lebih murah dibanding memasang baliho di pinggir jalan. Lalu bisa juga dengan membuat website khusus jualan Anda. Dengan konsep yang sudah tersusun, sangat mungkin toko Anda akan kebanjiran pembeli dari internet. Jadi, jangan ragu untuk memasarkan bisnis Anda di internet. Ini adalah salah satu cara meningkatkan penjualan baju terbaik.
Selain 6 cara yang sudah disebutkan, ada banyak cara meningkatkan penjualan baju lainnya yang bisa Anda terapkan demi memaksimalkan pendapatan. Jangan patah semangat ketika bisnis Anda sedang lesu. Bagaimana, sudah punya ide ingin menerapkan strategi bisnis seperti apa?

Bintang YouTube adalah selebritis yang maju atas usaha sendiri. YouTube hasilkan uang buat mereka yang membuat konten, menghibur, mengulas, atau melakukan hal-hal yang membuat orang terpesona di internet.
Banyak pengguna YouTube yang memulai kariernya dari kanal kecil, dengan jumlah pelanggan yang sedikit. Saat kanalnya berkembang, mereka akan terkenal dan mendapatkan pundi-pundi rupiah. Oleh karena itu, tidak heran menjadi pembuat konten di YouTube jadi hal yang menggiurkan.
Lalu bagaimana cara menghasilkan uang dari YouTube? Ikuti cara di bawah ini:

membuat konten yang berkualitas (source: elements.envato.com)
Pastikan kamu menghasilkan sebuah karya yang layak tonton saat memutuskan untuk fokus berkarier di YouTube. Kamu harus membuat karya yang original, memiliki konsep, punya kualitas visual yang baik, serta menghibur agar pelanggan tetap menonton dari awal hingga akhir.
Selain itu, buatlah video dengan jadwal yang rutin sehingga penonton bisa menunggu kapan video selanjutnya akan tayang. Untuk meningkatkan engagement, ajaklah para penonton untuk berkomentar atau membagikan video tersebut.

partnership youtube (source: pixabay.com)
Ubah akun YouTube jadi YouTube Partner. Caranya, klik bagian menu di kanan atas, lalu klik “Creator Studio”. Lanjutkan dengan klik “Channel” di bagian sebelah kiri dan klik “Status and features”. Terakhir, pilih “Enable Monetization”.
YouTube hasilkan uang jika sebuah kanal sudah memiliki 4.000 waktu tonton di dalam 12 bulan terakhir dan memiliki 1.000 pelanggan.
Jika sudah monetisasi sudah dapat, maka buatlah akun Google AdSense. Nantinya, kamu bisa melihat penghasilan yang didapat.

menjual produk melalui youtube (source: elements.envato.com)
Menjual merchandise seperti kaos, gelas, atau tote bag bisa menambah penghasilan. Merchandise juga akan menguatkan eksistensi brand atau kepribadian kamu secara offline. Ini juga bisa memperdalam hubungan antara kamu dan penggemar.

menjual video hasilkan uang (source: pixabay.com)
Jika video yang kamu buat menjadi viral, seperti video lucu bersama anjing atau kucing, kamu dapat menjual video tersebut agar mendapatkan uang. Televisi, situs berita, atau pembuat konten lain mungkin akan menghubungi kamu untuk menggunakan video itu.
Salah satu marketplace tempat jual video adalah seperti Juken Media. Di sini, orang-orang bisa dengan mudah mencari dan membelinya.

kerjasama dengan perusahaan (source: elements.envato.com)
Beberapa perusahaan yang produknya sesuai dengan niche akun YouTube kamu pasti akan tertarik untuk bekerja sama. Misalnya, jika kanal memiliki niche perawatan kulit, maka perusahaan-perusahaan perawatan kulit akan membayar kamu untuk mengulas produk mereka.
Kamu juga bisa mendapatkan kerja sama dalam bentuk afiliasi. Misalnya, perusahaan produk perawatan kulit tersebut memberikan kode atau link berisi potongan harga. Mereka akan mencantumkan nama kamu di kode atau link tersebut. Jika penggemar kamu membeli produk mereka menggunakan kode atau link itu, nantinya kamu dapat uang sesuai dengan potongan harga yang ditawarkan.
Jika kamu memiliki penggemar yang banyak, kamu bisa melakukan kegiatan temu dan sapa dengan tiket masuk. Selain akan mendapatkan pemasukan dari harga tiket, kamu juga bisa menguatkan hubungan dengan para pelanggan setia.

menjadi public speaker youtube (source: elements.envato.com)
Kamu bisa diundang sebagai pembicara ke acara talk show. Misalnya, kamu akan diminta berbicara mengenai tips cara membuat video yang baik atau membagikan tema yang dikuasai. Jika kanal kamu konsentrasi pada perawatan kulit, bisa jadi kamu diminta untuk buat tutorial merawat kulit.
YouTube hasilkan uang jika pembuat konten menghasilkan video berkualitas, konsisten, dan melakukan promosi. Oleh karena itu, tidak perlu pikirkan uangnya terlebih dahulu, terus kembangkan kanal YouTube yang sudah dimiliki agar menarik banyak orang. Selamat mencoba!
