Di era modern seperti saat ini, bisnis tidak hanya bisa dilakukan secara offline saja. Banyak sekali pebisnis yang berhasil meraup keuntungan ketika menjalankan bisnis secara online. Modal yang dikeluarkan pun tidak sebanyak ketika berbisnis offline karena tidak harus menyewa tempat untuk membuka toko. Mengelola keuangannya pun bisa menggunakan Moota agar lebih terkontrol.

Inilah 7 Faktor Penting yang Mendorong Pertumbuhan Bisnis Online

Di Indonesia sendiri bisnis online semakin menjamur dari waktu ke waktu. Berbagai produk dijual oleh para pebisnis secara online. Pembayarannya pun tidak menggunakan cash, melainkan menggunakan rekening bank sehingga lebih memudahkan para konsumen ketika akan membayar produk yang dibelinya.

Berbagai kemudahan tersebut tidak lepas dari beberapa faktor penting yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang dijalankan secara online seperti :

1. Hemat waktu, tenaga, dan transportasi

Berbelanja secara offline mengharuskan konsumen mendatangi toko yang terkadang jaraknya lumayan jauh dari rumah, sehingga berbelanja secara online tidak akan banyak membuang waktu dan tenaganya. Hanya dengan duduk manis di rumah, konsumen bisa membeli produk yang diinginkan dan diantar oleh kurir ke rumah tanpa harus mengurangi bensin kendaraannya.

2. Pengiriman lebih cepat dan mudah

Pebisnis biasanya akan menggunakan jasa pengiriman yang dipercaya dapat mengantarkan produk pesanan ke alamat konsumen dengan cepat. Hal ini tentunya akan semakin mendorong pertumbuhan bisnis ukm yang dijalankan secara online. Konsumen tinggal menunggu produk datang dengan selamat ke rumahnya yang diantarkan oleh kurir dari jasa pengiriman tersebut.

3. Konten produk yang menarik

Karena bisnis dilakukan secara online, maka pebisnis membuat toko online yang berisi konten produk yang menarik sehingga konsumen tertarik untuk membelinya. Konten yang menarik antara lain gambar visual atau video produk yang eye-catching, caption yang persuasif, kelengkapan informasi produk seperti harga, bahan, variasi warna, dan lain sebagainya.

4. Jangkauan promosi produk lebih luas

Bisnis yang dijalankan secara online tentu akan lebih luas jangkauannya untuk promosi produk. Pebisnis dapat menjangkau konsumen di seluruh daerah yang ada di Indonesia, bahkan keluar negeri melalui sosial media. Semakin banyak konsumen yang tertarik membeli produk, maka omzet penjualan akan semakin meningkat dan keuangan bisa dikelola menggunakan Moota.

5. Sistem pembayaran lebih mudah

Konsumen yang melakukan belanja online akan lebih mudah melakukan pembayaran melalui sistem pembayaran seperti mbanking. Dengan menggunakan sistem pembayaran tersebut, konsumen dapat membayar produk yang dibelinya secara online dimana saja dan kapan saja. Bahkan sistem pembayaran tersebut tidak akan mengganggu kesibukan para konsumen.

6. Jumlah pengguna internet semakin meningkat

Peningkatan jumlah pengguna internet juga menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis secara online. Konsumen dapat melakukan pencarian informasi produk, pembelian produk, hingga pemberian kritik dan saran atas produk yang dibelinya hanya dengan menggunakan jaringan internet di smartphone.

7. Hemat biaya operasional

Dalam hal operasional bisnis yang dijalankan secara online, tentunya pebisnis tidak harus mengeluarkan modal tambahan untuk menyewa tempat untuk membuka toko secara offline. Hal ini membuat kantong pebisnis lebih longgar karena tidak mengeluarkan uang sewa tempat atau kontrak tempat untuk membuka toko secara offline.

Ketika bisnis online semakin banyak dikenal masyarakat luas, maka pebisnis biasanya akan membuka sistem pembayaran melalui lebih dari satu rekening bank. Oleh karena itu, pebisnis perlu menggunakan bantuan moota agar keuangan lebih mudah untuk dikelola.

Leave a Reply

Your email address will not be published.