Daftar Isi
Error!
No 'toc_widget' widget registered in this installation.

Tutorial Membuat Toko Online dengan WooCommerce

Arfi Nouvama
May 8, 2024

Halo sobat moota! Kalian pernah kepikiran buat mulai buka toko online? Tapi jadi mikir lagi karena caranya yang ribet? Dalam artikel ini kita akan bahas tentang cara membuat website toko online menggunakan platform WooCommerce!

Kenapa Harus WooCommerce?

Sebenarnya bisa saja sih kita berkreasi dengan menggunakan platform apa saja. Tapi dari sekian banyaknya platform yang bisa digunakan, kenapa harus pilih WooCommerce?

1. Gratis & Mudah

WooCommerce sendiri adalah sebuah plugin toko online Gratis yang bisa diinstal melalui WordPress. Dengan menggunakan plugin ini, Sobat moota bisa membuat Toko Online gratis tanpa harus memiliki keterampilan khusus dalam bidang coding terlebih dahulu! Tapi, Jika sobat menginginkan sebuah fitur tambahan, WooCommerce sudah menyediakan juga beberapa fitur dan tema yang harus sobat beli jika diinginkan.

2. Penataan yang simpel untuk pemula

WooCommerce tergolong user-friendly untuk pemula dikarenakan pengelolaan yang mudah. Mulai dari pengelolaan display produk hingga ke pengelolaan pembayaran.

3. Dipercaya Jutaan Penggunanya

WooCommerce juga sudah diakui oleh jutaan pengguna seluruh dunia sebagai platform toko online terbaik yang berarti kualitasnya Tidak bisa diragukan lagi. Bahkan ada beberapa website toko online WooCommerce yang masuk ke nominasi Top 1 Million Sites loh!

4. Keamanan yang terjaga

Bagaimana dari segi keamanannya? Jangan Khawatir! Kalau sobat masih belum yakin soal keamanan transaksi toko online, WooCommerce melindungi semua transaksi yang terjadi di toko online kamu sob, Ga ada tuh yang namanya pihak ke tiga campur tangan kedalam transaksi apapun! Jadi Pelanggan-pelanggan kamu bisa melakukkan transaksi dengan aman.

5. Pilihan Tema yang Banyak

Penampilan pada sebuah website tentu menjadi hal yang penting pada sebuah toko online ya kan? Misalkan untuk tema berjualan Pakaian Pria dan Wanita, Pasti konsepnya berbeda bukan? Sama juga seperti Toko pakaian dan Toko penjualan barang digital, Sudah pasti dari temanya jauh berbeda. WooCommerce sudah menyediakan beberapa tema toko online yang bisa sobat pakai secara gratis ataupun berbayar!

Kekurangan dari Platform WooCommerce

Sebuah Platform pasti tidak lepas dari adanya sebuah cela apapun itu. Berikut kekurangan yang bisa sobat pertimbangkan sebelum menggunakan Platform WooCommerce sebagai Toko Online kamu.

Waktu Load yang berpotensi lamban

Jika sobat memiliki terlalu banyak konten video atau gambar HD yang belum dioptimasi, Banyak plugin yang aktif, Tema yang berlebihan, ini bisa menjadi masalah besar bagi performa Toko Online kamu sob. Jadi buat menanggulanginya agar performa toko online tidak buruk, sobat moota bisa coba untuk mengoptimasi konten bergambar tersebut dengan mengurangi size / mengurangi konten gambar yang terlalu banyak, menghapus plugin yang tidak terpakai, Dan menggunakan tema yang telah disesuaikan dengan kebutuhan kamu sob.

Tutorial Setup WooCommerce

1. Instalasi dan Aktivasi WooCommerce

Sebelum bisa menggunakan WooCommerce, Pastikan sobat mempunyai WordPress yang terinstall di localhost atau di Hosting kesayanganmu.

Sudah siap untuk membuat toko onlinemu menjadi nyata sob? Yuk, langsung aja kita ke tutorialnya!

  1. Login ke dashboard Admin WordPress
  2. Pilih menu Plugin -> Add New Plugin (Tambahkan Plugin Baru). Lalu pada kolom pencarian, Ketikkan “WooCommerce” Seperti Gambar Dibawah ini
  3. Pilih Plugin WooCommerce, Klik Install dan Klik Activate Plugin setelah Proses Instalasi Berhasil.

2. Setting WooCommerce

Setelah berhasil mengaktifkan plugin WooCommerce, Silahkan untuk me-refresh halaman web dan Klik pada Tombol “Siapkan Toko Saya” seperti pada gambar dibawah ini.

Menggunakan metode setup wizard ini merupakan metode yang paling mudah untuk setting WooCommerce. Jika sesudah di referesh tidak muncul halaman tersebut, maka hal yang bisa sobat lakukan adalah pergi ke Halaman Dasbor Admin WordPress -> Pilih Menu WooCommerce -> Beranda.

2.1 Ekspresikan Toko Onlinemu

Setelah klik tombol “Siapkan toko saya“, Sobat bakal ditanyain beberapa pertanyaan untuk Persiapan toko online nya. Dimulai dari pertanyaan untuk apakah sobat menyiapkan toko online nya?

Lokasi dan Jenis produk yang akan dijual,

Dan ekstensi-ekstensi bawaan yang akan digunakan.

Namun pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak wajib untuk dijawab, Sobat moota bisa melewati langkah-langkah tersebut jika berkenan. Setelah menjawab pertanyaan, kamu akan diarahkan pada halaman beranda dan akan melewati 5 tahap penyesuaian yaitu : Memilih Tema, Membuat Produk, Menerima pembayaran, Pungut pajak dan Kembangkan Bisnis (Sama dengan menggunakan ekstensi) agar Toko Online terlihat layak untuk digunakan. Berikut adalah gambar untuk tahapan-tahapan yang harus diselesaikan.

2.2 Pilih Tema Toko Online

Untuk menentukkan sebuah tema caranya dengan Klik pada tahapan satu (Sesuaikan Toko Anda), lalu tentukan tema toko onlinemu. Untuk temanya sendiri sobat bisa memilih apakah Ingin membuat design sendiri atau Memilih Design yang sudah disediakan oleh WooCommerce. Jika menggunakan Tema yang sudah disediakan, Mungkin sobat moota perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk menemukan tema yang cocok dikarenakan terbatasnya tema yang gratis. Berikut adalah gambar contoh untuk pemilihan tema.

2.3 Membuat Produk

Untuk menjalankan sebuah toko online, tentunya sobat moota perlu menjual sebuah produk sebelum layak dikunjungin oleh konsumen. Caranya sobat bisa kembali ke halaman tahapan sebelumnya dan pilih pada tahapan dua (Tambahkan Produk Anda). Setelah diklik, Kalian akan ditanyakan jenis produk apa yang ingin dijual. Berikut gambarnya.

Setelahnya, Kalian harus memberikan detail mengenai produk yang akan dijual tersebut seperti memberi nama produk, deskripsi produk, data produk, harga produk, gambar produk dan lain sebagainya lalu di publish jika sudah sesuai. Tidak hanya menambah produk, kalian juga bisa mengedit atau menghapus bahkan meng-duplikasi sebuah produk yang ada!

2.4 Menerima Pembayaran

Sesudah membuat produk yang akan dijual, tentunya harus ada transaksi untuk menjual barangnya. Tahapan selanjutnya adalah menambahkan Metode Pembayaran untuk sebuah transaksi. Sobat bisa kembali ke halaman beranda dan klik pada tahapan nomor tiga (Terima Pembayaran). Untuk bawaan dari WooCommerce, ada beberapa metode pembayaran yang sudah disediakan. Seperti Stripe, Paypal, Bank Transfer Manual, dan Cash On Delivery. Nah untuk masalah pembayaran, Moota juga menghadirkan sebuah plugin yang bisa di Integrasikan dengan WooCommerce untuk konfirmasi otomatis pembayaran Bank kamu sob. Jadi ga ada lagi konfirmasi manual untuk metode bank transfer, Jangan lupa check Link berikut ya! Berikut gambar untuk pilihan metode pembayaran.

Jika kalian melewatkan sesuatu atau ingin menambahkan sebuah metode pembayaran, Kalian bisa membuka Pengaturan Pembayaran secara manual dengan memilih menu WooCommerce -> Pengaturan -> Pembayaran.

2.5 Tentukan Pungut Pajak Penjualan (Opsional)

Tahap berikutnya adalah menentukan sebuah pajak suatu transaksi. Pada tahap ini tentu saja Sobat bisa memilih Apakah ingin menggunakan biaya pajak tambahan atau tanpa pajak. Cara menambahkannya adalah kembali ke beranda dan klik pada tahap ke empat (Pungut Pajak Penjualan). Setelah Di klik, kalian harus melengkapi Lokasi toko kalian mulai dari Negara, Provinsi, Kode Pos dan Kota. Berikut gambar untuk meng-konfigurasikan pajak.

2.6 Mengembangkan Toko Online dengan menggunakan beberapa Ekstensi

Pada tahap terakhir ini sebelumnya sudah dijelaskan pada paragraf sebelumnya, Yang dimana fitur ini berfungsi untuk pemasaran pada produk kalian agar mudah dikenali dan diperkenalkan pada ekstensi yang bersangkutan. Contohnya seperti penggunaan ekstensi Tiktok, Tiktok menjadi sebuah aplikasi dengan banyak pengguna dikarenakan aplikasinya yang serba ada. Dimulai dari konten video dan bergambar, juga ada platform khusus berjualannya yaitu Tiktok Shop sehingga beberapa penggunanya bisa berkreasi dengan bebas. Dengan Ekstensi ini, Kalian akan mengiklankan toko online anda ke publik melalui platform Tiktok. Namun tentu saja menggunakan ekstensi ini beberapa darinya mungkin memerlukan biaya tambahan.

Beberapa ekstensi yang tersedia adalah sebagai berikut :

1. Iklan dan Listing Google

2. Tiktok untuk WooCommerce

3. Pinterest untuk WooCommerce

4. MailPoet

5. MailChimp, Dan lain sebagainya.

3. Meninjau Sebuah Orderan dari pelanggan

Ketika ada pelanggan yang melakukan order sebuah produk kalian, Maka Dalam Pilihan Menu WooCommerce Kalian akan mendapatkan notifikasi pada menu order di dashboard WooCommerce  Kalian. Dan, bisa melihat informasi order yang baru masuk tersebut.

Setiap order juga memiliki detail seperti Order ID, email pembeli, nama pembeli, alamat pembeli dan lain sebagainya. Kalian juga bisa mengubah status dari sebuah orderan pada setiap proses pembayarannya. Beberapa status tersebut sebagai berikut :

  1. Processing - Sudah dibayar dan sedang diproses
  2. Pending Payment - Belum membayar namun sudah melakukan order
  3. On Hold - Order sudah dilakukkan, Namun pelanggan belum mengkonfirmasi pembayaran
  4. Completed - Sudah Dibayar dan pelanggan sudah menerima produknya
  5. Cancelled - Pelanggan melakukkan Order, Namun di batalkan dikarenakan Keputusan Pelanggan atau Order Sudah Expired
  6. Refunded - Pelanggan sudah menerima barang, Namun meminta pengembalian dana dan barang akan diterima kembali oleh pedagang
  7. Failed - Order yang dibuat gagal, Bisa saja terjadi karena pembayaran tidak segera ditangani

4. Menambahkan Kupon Diskon

Jika Kalian sedang merayakan sebuah event tahunan / bulanan tertentu untuk Promosi Penjualan, Maka Fitur Kupon inilah jawaban yang tepat untuk memberikkan pelanggan kalian Potongan Harga untuk sebuah Produk! Untuk cara menambahkan kuponnya sendiri kalian bisa cari pada menu Pemasaran -> Kupon. Lalu klik pada tombol “Buat Kupon Pertama Anda”. Berikut adalah halaman penambahan detail mengenai kupon.

5. Mengelola Pelanggan

Di WooCommerce, Ada sebuah fitur dimana kalian bisa mengelola pelanggan yang pernah melakukan pernah membeli barang kalian. Dengan fitur ini, kalian bisa membuat sebuah strategi untuk melakukkan login terlebih dahulu sebelum bisa membeli barangnya agar data pembeli bisa terkumpul. Data ini bermanfaat untuk mengetahui kebiasaan konsumen dan bisa digunakan untuk upaya promosi produk yang lebih tepat sasaran. Kalian bisa membuka Page ini pada pilihan menu WooCommerce -> Pelanggan.

6. Mengelola data Transaksi

Ada fitur menarik juga dari WooCommerce Dimana kalian bisa mengelola data transaksi yang sudah berstatus complete atau berhasil dibayar. Semua yang berstatus completed akan tercatat pada laporan transaksi. Kalian juga bisa meng-filter pencarian melalui tanggal, produk, kategori, dan kupon yang digunakan. Ga sampe disana, Kalian juga bisa download Data yang tercatat menjadi sebuah file CSV untuk di cetak sebagai dokumen bisnis. Berikut contoh gambarnya.

7. Pengaturan pada WooCommerce

Udah Gratis, Pengaturannya lengkap, Gampang lagi. Sebagian besar pengguna juga membiarkan pengaturannya dengan settingan default dan dapat beroperasi dengan baik.

Pengaturannya ada apa aja sih?

  • General. Pada menu ini, Anda bisa mengubah pengaturan seperti lokasi pengiriman barang, mata uang yang berlaku, hingga penerapan pajak.
  • Products. Menu produk memungkinkan Anda mengubah pengaturan mengenai informasi produk, mulai dari berat produk, dimensi produk, hingga review produk. Anda juga bisa menentukan nama halaman etalase produk toko online Anda.
  • Shipping. Anda bisa mengatur lokasi pengiriman, metode pengiriman, hingga perkiraan biaya pengiriman. Pengaturan di menu ini penting bagi Anda yang menjual produk dengan lingkup luas, baik nasional maupun internasional. 
  • Payments. Sesuai namanya, Anda bisa mengatur metode pembayaran untuk penjualan produk Anda. Metode yang disediakan adalah melalui transfer bank, cek, tunai, dan menggunakan PayPal.
  • Accounts & Privacy. Di menu ini, Anda bisa mengubah pengaturan akun, mulai dari ketentuan pembuatan akun, hingga guest checkout. Selain itu, Anda bisa mengatur ketentuan privasi konsumen termasuk penghapusan data sesuai permintaan. 
  • Emails. Di pengaturan ini, Anda bisa mengatur email apa saja yang perlu dikirimkan kepada pelanggan, dari email selamat datang, email pesanan baru, email pesanan gagal, hingga email pengingat untuk membayar tagihan.
  • Integration. Ini merupakan menu tambahan untuk pengaturan geolocation.
  • Advanced. Pada menu ini, Anda bisa melakukan pengaturan tingkat lanjut untuk menentukan setup halaman produk dan endpoints untuk checkout belanja produk.

8. Pemeriksaan Status Toko Online

Mau Memastikkan kalau kesehatan Website Toko Online kamu berjalan dengan normal? Kalian bisa Check status website kamu saat ini dengan memilih menu WooCommerce -> Status. Pada halaman ini kalian bisa lihat Status Server WordPress, Database dan keamanan situs toko online.

Jika ingin mencari sebuah kesalahan pada website, kalian bisa Klik pada tombol “Dapatkan Laporan Sistem” Dan kalian bisa menggunakan informasi tersebut untuk menanggulangi kendala-kendala yang kalian alami ke layanan support WooCommerce Langsung.

Toko Online Sobat Moota Berhasil Dibuat

Sesudah membaca tutorial Pembuatan Toko Online Dengan WooCommerce ini, Kalian bisa Praktek untuk membuat Toko Online yang kalian Idamkan ini jadi kenyataan tanpa mempunyai keterampilan Coding sama sekali! Bahkan, Toko kalian juga tetap kelihatan Estetik dan Profesional walaupun Gratis!

Tunggu apalagi? Ayo Mulai Kembangkan Bisnis Toko Online Kamu dengan WooCommerce Sekarang! Dan jangan lupa, Kalau soal Konfirmasi Pembayaran Bank Transfer Otomatis, Serahkan Pada Plugin WordPress Moota ya! Dijamin waktu Sobat Moota bisa jadi lebih produktif dan ngga perlu lagi Konfirmasi manual orderan satu-satu.

Salam Cuan.

Kelola Keuangan Berbagai Akun Bank Dalam Satu Dashboard Dan Cek Transaksi Secara Otomatis
Artikel Terkait

Insight Cashflow, Bisnis Makin Berkah dengan Keuangan Terarah

Sebagai seorang pebisnis online atau internet marketer, hari-hari Anda pasti dipenuhi dengan berbagai aktivitas yang padat. Mulai dari memantau performa iklan, memastikan stok barang aman, hingga mengurus jalannya operasional harian. Di tengah semua kesibukan tersebut, ada satu kutipan indah yang sering menjadi pengingat kita bersama:

"Rezeki datang dari Allah, tugas kita hanya berusaha dengan sebaik mungkin."

Bentuk usaha atau ikhtiar terbaik dalam berbisnis bukan hanya tentang bagaimana cara mendatangkan omzet sebesar-besarnya, melainkan juga tentang bagaimana kita menjaga dan mengelola amanah keuangan tersebut dengan rapi.

Namun, fakta di lapangan sering kali berbicara lain. Banyak pebisnis yang kerap mengeluhkan satu hal: "Omzetnya kelihatan besar, tapi pas akhir bulan kok saldonya tipis? Duitnya lari ke mana aja, ya?"

Memantau pergerakan uang keluar-masuk (arus kas) secara manual dari satu per satu akun Internet Banking bisnis Anda bukanlah perkara mudah. Anda harus membuka banyak tab di peramban web, bolak-balik memasukkan kode PIN dari token fisik, mengunduh mutasi dari KlikBCA, Mandiri MCM, atau Corporate Internet Banking lainnya, lalu merekapnya satu demi satu ke dalam Excel. Proses ini tidak hanya melelahkan, tetapi juga menyita waktu berharga yang seharusnya bisa Anda gunakan untuk memikirkan strategi scale up bisnis.

Untuk menjawab keresahan itulah, Moota kini menghadirkan solusi terbaru langsung di dasbor Anda: fitur Insight - Cashflow.

Kenalan dengan "Insight - Cashflow": Menatap Kesehatan Finansial Bisnis dalam Sekali Lirik

Sebagai layanan spesialis otomatisasi cek mutasi Internet Banking, Moota tidak hanya ingin membantu Anda menarik data transaksi secara otomatis. Kami ingin membawa data tersebut ke level berikutnya—menjadi sebuah wawasan (insight) yang bernilai untuk pengambilan keputusan bisnis Anda.

Fitur Insight - Cashflow dirancang khusus untuk memberikan visualisasi yang bersih, instan, dan mudah dipahami mengenai arus kas harian Anda. Anda tidak perlu lagi menebak-nebak atau menghitung manual, karena semua data dari belasan akun Internet Banking Anda kini tersaji dalam satu halaman dasbor yang intuitif.

Keunggulan Utama Fitur "Insight - Cashflow" untuk Bisnis Anda

Melalui pembaruan dasbor ini, Anda bisa menikmati berbagai kemudahan yang akan membuat manajemen keuangan bisnis Anda menjadi jauh lebih sehat:

1. Visualisasi Arus Kas Harian yang Jelas (Pendapatan vs Pengeluaran)

Tidak ada lagi deretan angka rumit yang membuat mata lelah. Fitur ini menyajikan grafik batang harian yang sangat mudah dipahami:

  • Warna Biru merepresentasikan Pendapatan yang masuk ke seluruh rekening Anda.
  • Warna Merah merepresentasikan Pengeluaran yang keluar dari rekening Anda.

Di bagian atas grafik, Anda bisa langsung melihat angka bersih selisih harian tersebut (apakah surplus atau minus). Sekali lirik, Anda langsung tahu hari apa bisnis Anda menghasilkan profit tertinggi dan hari apa pengeluaran operasional atau biaya iklan Anda sedang membengkak.

2. Konsolidasi Belasan Akun Internet Banking Tanpa Ribet Token

Apakah bisnis Anda menggunakan 5, 10, atau bahkan lebih dari 13 akun Internet Banking yang berbeda untuk memisahkan dana masuk dari reseller, web jualan, dan operasional?

Lupakan ritual lama memutar dan memencet token bank setiap malam. Di dasbor Insight - Cashflow, seluruh akun Internet Banking yang sudah Anda integrasikan ke Moota akan terpantau secara terpusat. Anda bisa melihat status aktif atau nonaktif dari masing-masing akun iBanking Anda secara real-time di satu tempat.

3. Total Tabungan Terkumpul secara Otomatis

Di bagian bawah dasbor, Anda akan menemukan ringkasan "Total Tabungan". Fitur ini secara otomatis menjumlahkan seluruh saldo dari berbagai rekening Internet Banking Anda. Dengan begitu, Anda selalu tahu berapa total aset likuid atau 'napas' keuangan yang dimiliki bisnis Anda saat ini untuk mengeksekusi strategi berikutnya.

Cara Mengakses Fitur "Insight - Cashflow"

Kabar baiknya, Anda tidak perlu melakukan instalasi tambahan atau pengaturan yang rumit untuk menikmati fitur ini.

Cukup masuk (log in) ke akun Moota Anda seperti biasa, dan fitur Insight - Cashflow sudah otomatis siap menyambut Anda langsung di halaman utama dasbor. Selama akun-akun Internet Banking Anda sudah terhubung dan aktif melakukan sinkronisasi mutasi di Moota, grafik dan data analisis keuangan tersebut akan langsung terisi dan diperbarui secara otomatis.

Kelola Keuangan dengan Tenang, Jemput Berkah Lebih Maksimal

Mengetahui dengan pasti ke mana setiap rupiah uang bisnis Anda bergerak adalah langkah awal menuju bisnis yang berkelanjutan. Ketika urusan rekap mutasi dan pemantauan arus kas dari belasan akun Internet Banking sudah didelegasikan secara otomatis kepada Moota, pikiran Anda akan menjadi lebih tenang.

Waktu Anda yang berharga kini bisa dialokasikan sepenuhnya untuk berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta menyusun strategi ikhtiar terbaik demi menjemput rezeki yang berkah.

Sudahkah Anda mengecek dasbor baru Anda hari ini?

[Yuk, Log In ke Akun Moota Anda Sekarang dan Mulai Evaluasi Arus Kas Bisnis Anda dengan Fitur Insight - Cashflow!]

Baca Selengkapnya

Menentukan Fee Admin yang Wajar untuk Jualan Online

Menentukan Fee Admin sering jadi dilema pelaku jualan online. Kita ingin menutup biaya operasional tanpa membuat pelanggan kabur. Anda mungkin bertanya, berapa persen yang wajar? Apakah perlu dipajang di halaman produk atau disamarkan ke harga akhir? Di artikel ini kita akan ngobrol santai tapi praktis soal bagaimana cara menetapkan fee admin yang adil, transparan, dan mendukung kelangsungan usaha kecil Anda.

Menentukan Fee Admin

Apa yang dimaksud Menentukan Fee Admin?

Ketika kita bicara tentang Menentukan Fee Admin, yang dimaksud adalah proses menghitung dan menetapkan biaya tambahan yang ditanggung pembeli atau penjual untuk menutup biaya transaksi, layanan platform, atau administrasi operasional. Fee ini bisa berbentuk biaya transfer bank, potongan marketplace, biaya payment gateway, atau biaya internal untuk manajemen pesanan. Tujuannya bukan untuk “menambah beban” pelanggan, melainkan agar bisnis tetap sehat secara finansial tanpa mengorbankan kualitas layanan.


Mengapa Menentukan Fee Admin penting?

Alasan utama mengapa Menentukan Fee Admin penting adalah karena biaya-biaya kecil sehari-hari bisa menumpuk dan menggerus margin keuntungan. Kita sering fokus pada harga pokok dan margin, tapi lupa memasukkan biaya administrasi yang realistis. Tanpa memperhitungkannya, Anda mungkin merasa penjualan meningkat tetapi kas perusahaan tidak bertambah secara signifikan. Fee yang terhitung membantu Anda menjaga arus kas, menutup biaya operasional, dan tetap menyediakan layanan yang baik kepada pelanggan.


Siapa yang perlu tahu tentang Menentukan Fee Admin?

Semua pelaku usaha online, mulai dari pemilik toko kecil hingga penjual di marketplace, perlu paham soal Menentukan Fee Admin. Bukan hanya pemilik, tetapi juga tim keuangan, customer service, dan orang yang menangani checkout harus mengerti bagaimana struktur biaya ini bekerja. Dengan begitu, komunikasi ke pelanggan jadi konsisten dan perhitungan internal tidak meleset.


Kapan Menentukan Fee Admin harus dilakukan?

Waktu yang tepat untuk mulai Menentukan Fee Admin adalah sejak Anda mulai memiliki transaksi berulang dan pengeluaran operasional yang stabil. Di tahap awal, mungkin Anda bisa menahan fee demi penetrasi pasar—tapi itu harus keputusan yang sadar dan terbatas waktu. Saat omzet mulai konsisten dan biaya administrasi terasa nyata, saat itulah kita perlu menghitung dan menetapkan fee yang realistis agar bisnis tidak kehilangan modal.


Di mana biasanya Menentukan Fee Admin diterapkan?

Praktik Menentukan Fee Admin diterapkan di berbagai titik: pada halaman checkout, di nota pembayaran, dalam syarat & ketentuan, atau bahkan disematkan ke harga produk (bundling). Pilihan di mana menampilkannya bergantung pada strategi bisnis Anda dan preferensi pelanggan. Menyatakan fee secara transparan di checkout biasanya meningkatkan kepercayaan, sementara menggabungkan biaya ke harga bisa menyederhanakan pengalaman belanja — tapi perlu hati-hati agar harga tetap kompetitif.


Bagaimana Menentukan Fee Admin yang Wajar?

Pertama, hitung semua biaya langsung yang terkait transaksi: biaya transfer bank, potongan marketplace, biaya payment gateway, dan biaya admin internal seperti packing atau verifikasi. Jangan lupa memperhitungkan biaya tidak langsung seperti waktu pegawai yang memproses pesanan. Setelah itu, tetapkan margin aman agar bisnis tetap ada ruang untuk keuntungan setelah menutup semua biaya.

Kedua, tentukan model penempatan fee. Kita punya dua pilihan utama: menampilkan fee sebagai biaya tambahan saat checkout, atau menyisipkannya ke dalam harga barang. Menampilkan fee transparan bagus untuk pelanggan yang menghargai keterbukaan. Menyisipkannya ke harga lebih rapi tampak di storefront, tapi Anda harus memperhitungkan psikologi harga agar produk tetap kompetitif.

Ketiga, uji respons pelanggan. Cobalah skenario A/B kecil: beberapa minggu tampilkan fee terpisah, beberapa minggu gabungkan ke harga. Amati tingkat konversi dan komplain pelanggan. Data ini akan membantu Anda memutuskan mana yang paling sesuai untuk segmen pasar Anda.

Keempat, komunikasikan alasan biaya tersebut. Ketika kita transparan dan menjelaskan bahwa fee dipakai untuk mempercepat pengiriman atau menjaga kualitas layanan, pelanggan cenderung mengerti. Komunikasi yang jujur membantu menjaga loyalitas dan mengurangi resistensi terhadap biaya tambahan.

Kelima, siapkan kebijakan pengecualian. Untuk order besar, pelanggan VIP, atau campaign khusus, Anda bisa menawarkan bebas fee atau diskon admin. Ini fleksibilitas yang menunjukkan bahwa fee bukan semata-mata cara “mengambil untung tambahan”, melainkan bagian dari manajemen bisnis yang adil.


Contoh Perhitungan Sederhana

Bayangkan produk Anda dijual Rp100.000. Marketplace memotong 5% dan payment gateway 2%, serta biaya packing Rp5.000. Total biaya non-pokok adalah Rp5.000 (packing) + Rp7.000 (7% dari Rp100.000) = Rp12.000. Jika Anda ingin margin bersih minimal 10% dari Rp100.000 (Rp10.000), maka harga jual efektif harus menutup Rp100.000 + Rp12.000 + Rp10.000 = Rp122.000. Dari situ Anda bisa memilih apakah menampilkan Rp122.000 di etalase atau tetap tampilkan Rp100.000 dan tambahkan fee Rp22.000 di checkout. Pilihan ini akan berdampak pada persepsi pelanggan dan tingkat konversi.


Kesalahan Umum dalam Menentukan Fee Admin

Banyak pelaku usaha membuat kesalahan saat Menentukan Fee Admin. Pertama, menyepelekan biaya kecil seperti biaya admin bank atau biaya penanganan yang ternyata sering muncul. Kedua, tidak mengevaluasi fee secara berkala—padahal struktur biaya bisa berubah sesuai kebijakan marketplace atau provider. Ketiga, komunikasi yang buruk ke pelanggan; fee yang tiba-tiba muncul tanpa penjelasan sering memicu komplain dan pembatalan.


Rekomendasi Praktis untuk Anda

Mulailah dengan pencatatan yang rapi, catat semua komponen biaya per transaksi, dan hitung frekuensi biaya terjadi. Gunakan data itu untuk menentukan angka yang realistis. Selanjutnya, putuskan strategi tampilan fee yang paling sesuai dengan profil pelanggan Anda. Terakhir, lakukan evaluasi rutin setiap kuartal agar fee tetap relevan terhadap kondisi biaya riil.


Kesimpulan

Menentukan Fee Admin bukan sekadar masalah menghitung biaya tambahan, melainkan bagian dari strategi menjaga kesehatan bisnis. Dengan perhitungan yang teliti, komunikasi yang jujur, dan evaluasi berkala, Anda bisa menutup biaya operasional tanpa kehilangan kepercayaan pelanggan. Ingat, kita ingin bisnis tetap menguntungkan dan pelanggan tetap merasa mendapat nilai bagus dari setiap transaksi.

Kalau Anda mau, saya bisa bantu bikin template perhitungan fee admin di Excel atau contoh teks komunikasi fee untuk halaman checkout toko Anda.

Baca Selengkapnya

Pembaruan Layanan IBBIZ BRI di Moota

Bismillah.
Moota menyampaikan pembaruan terkait layanan integrasi IBBIZ BRI. Saat ini layanan IBBIZ BRI telah kembali beroperasi normal. Seiring dengan normalisasi tersebut, pihak bank memberlakukan pembaruan pada metode login iBanking yang memerlukan penyesuaian pada sistem Moota untuk menjaga kualitas layanan.

Pembaruan Layanan IBBIZ BRI di Moota

Pembaruan Metode Login IBBIZ BRI

Berdasarkan kebijakan terbaru dari pihak bank, proses login iBanking IBBIZ BRI kini menggunakan verifikasi One-Time Password (OTP) yang dikirimkan ke nomor telepon terdaftar. Perubahan ini memengaruhi alur autentikasi otomatis dan memerlukan adaptasi teknis agar proses sinkronisasi berjalan andal dan aman.

Penyesuaian Sistem oleh Moota

Tim engineering Moota telah melakukan pembaruan teknis, antara lain penyesuaian alur autentikasi berbasis OTP, peningkatan sistem monitoring, serta penambahan kapasitas resource operasional. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas, keamanan, dan keberlanjutan proses sinkronisasi data IBBIZ BRI sesuai pembaruan dari pihak bank.

Penyesuaian Biaya Layanan

Sejalan dengan penyesuaian teknis dan kebutuhan resource tambahan, Moota menyesuaikan biaya layanan IBBIZ BRI dari sebelumnya Rp1.500 per hari menjadi Rp150.000 per bulan. Penyesuaian ini dirancang agar operasional layanan tetap optimal dan layanan menjadi lebih sederhana serta prediktabel bagi pengguna.

Ketentuan Peralihan untuk Pelanggan

Agar transisi berjalan lancar, berikut ketentuan yang berlaku terkait perpindahan ke model harga baru:

  • Paket harian: Paket harian tidak lagi tersedia setelah penerapan. Akun yang saat ini menggunakan paket harian akan dinonaktifkan pada saat penerapan. Untuk melanjutkan layanan, pengguna dapat mengaktifkan kembali layanan dengan paket bulanan pada tarif baru.
  • Paket bulanan (existing): Pelanggan yang saat ini berlangganan paket bulanan akan tetap menikmati layanan hingga masa langganan mereka berakhir. Pada saat perpanjangan atau aktivasi langganan berikutnya, tarif baru akan diterapkan.
  • Tim billing dan support akan siap membantu jika diperlukan perhitungan pro-rata.

Waktu Penerapan

Pemberitahuan ini disampaikan terlebih dahulu sebagai informasi. Penerapan harga baru akan mulai berlaku pada Tanggal 5 Februari 2026 pukul 00:00 WIB. Mohon lakukan pengecekan akun atau hubungi tim kami apabila ada kebutuhan khusus sebelum tanggal tersebut.

Panduan Singkat Penggunaan OTP IBBIZ BRI di Moota

Untuk memudahkan aktivasi dan penggunaan layanan IBBIZ BRI, berikut panduan ringkas:

  1. OTP dikirimkan ke nomor telepon yang tercatat pada akun internet banking Anda.
  2. Setelah mengaktifkan akun IBBIZ BRI di Moota, Anda akan diarahkan ke halaman input OTP — masukkan kode yang diterima via SMS.
  3. Jika OTP belum diterima dalam waktu sekitar 5 menit, periksa kembali nomor telepon terdaftar dan sinyal operator. Anda dapat meminta pengiriman ulang kode atau menghubungi tim support jika diperlukan.
  4. Jika aktivasi belum berhasil setelah beberapa percobaan, sistem akan melakukan upaya sinkronisasi pada interval berikutnya; tim support siap membantu proses verifikasi atau troubleshooting lebih lanjut.

Komitmen dan Dukungan

Moota berkomitmen menjaga kualitas dan keandalan layanan agar data mutasi bank pengguna tersinkronisasi secara akurat. Tim support dan account manager kami siap membantu apabila Anda membutuhkan panduan aktivasi, penjelasan detil, atau opsi penyesuaian langganan.

Penutup

Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada Moota. Untuk informasi lebih lanjut atau bantuan, silakan menghubungi melalui fitur chat di aplikasi atau tim account manager Anda.

— Tim Moota

Baca Selengkapnya
1 2 3 22
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram