Di era bisnis online yang marak, yayasan masih menjadi salah satu pihak yang berperan besar dalam membuat beberapa sistem di masyarakat mampu menjalankan kegiatannya. Lembaga ini juga biasanya membantu proses perkembangan sekolah sehingga anak-anak bisa mendapatkan pendidikan dengan lancar. Yayasan perlu mengelola dana yang mereka miliki sehingga dana bisa sampai pada pihak yang tepat. Untuk itu, Moota hadir untuk membantu mengatasi permasalahan itu.

4 Tips Ampuh untuk Mengelola Dana Yayasan

1. Usahakan Menyewa Akuntan Profesional

Tips pertama yang bisa dilakukan agar dana yayasan bisa terjaga yaitu dengan menyewa seorang akuntan profesional terlebih dahulu. Mengelola keuangan memang hanya bisa dicapai dengan baik apabila dilakukan oleh orang yang sudah ahli di bidangnya, dan bukan orang yang tidak terlalu memahami bagaimana kinerja uang dengan tepat.

Akuntan profesional tentunya mampu membuat yayasan mengatur keuangan dengan sempurna dan kemungkinan terjadi kesalahan akan berkurang. Yayasan dapat mencari akuntan profesional dengan membuka lowongan kerja yang disebarkan pada media sosial, lalu melakukan sesi wawancara dengan teliti agar akuntan tersebut memang memenuhi standar yang diperlukan.

2. Memberi Opsi Rekening yang Lebih Banyak untuk Donatur

Donatur umumnya akan memberikan uangnya dengan mengirim melalui mbanking. Hal tersebut karena mereka tidak perlu pergi menuju bank lain agar segera bisa memberikan uang yang mereka miliki dalam waktu yang cepat.

Karena hal itulah, penting bagi yayasan untuk membuka rekening bank yang banyak dan tidak hanya mengandalkan satu rekening saja. Dengan begitu, maka donatur yang memiliki rekening berbeda dengan rekening yayasan dapat memilih opsi rekening lainnya ketika mereka ingin berdonasi dalam jumlah nominal uang tertentu untuk membantu proses pembangunan masyarakat.

3. Memisahkan Dana Kas dan Dana dari Donasi

Dana kas yang dimiliki yayasan tetap harus dipisahkan dengan uang yang diperoleh dari pihak donatur. Hal ini penting untuk dilakukan sebab dana kas hanya diperbolehkan untuk keperluan yayasan semata, dan tidak boleh digunakan untuk membantu biaya donasi lainnya.

Dengan begitu maka pihak yayasan dapat menikmati hidup dengan lebih mudah sebab mereka tidak perlu merasa kesusahan lagi dalam menggunakan uang yang dimiliki. Hal itu pun membantu mereka untuk tetap fokus dalam meningkatkan pelayanan terhadap kegiatan mereka dan tidak perlu mengeluarkan energi lain yang berlebihan.

4. Mempersiapkan Uang Darurat

Uang darurat adalah salah satu hal yang paling wajib dimiliki oleh siapapun baik itu individu maupun lembaga tertentu. Uang tersebut mampu membantu yayasan ketika keuangan yang mereka miliki saat ini termasuk ke dalam situasi yang cukup mengkhawatirkan sehingga mereka memerlukan uang lain yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah itu.

Uang darurat bisa berasal dari kas yang berlebih ataupun sisa modal yang diperlukan ketika sedang ingin mendirikan bangunan tertentu untuk memperluas daerah yayasan. Dengan begitu, maka anggota tidak perlu lagi mengeluarkan uangnya hanya untuk memenuhi kebutuhan instansi yang sebenarnya bisa diatasi lebih mudah.

5. Memberi Dana Yayasan pada Badan Usaha Lainnya

Terakhir, yayasan bisa mempercayakan dana yang dimiliki untuk dikelola oleh pihak kedua, seperti Moota. Pihak ini akan membantu yayasan dalam melakukan dan menyimpan uang yang diperoleh sehingga uang mereka bisa dikontrol dengan mudah tanpa mengalami kesulitan apapun.

Begitulah beberapa tips mengelola keuangan yayasan yang tepat dan ampuh untuk dilakukan. Moota dianggap sangat ampuh dan memiliki nama baik dalam hal membantu mengelola uang yayasan, untuk mencoba aplikasinya bisa kunjungi situs https://moota.co/ dan rasakan sendiri kenikmatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.