14

Tips Keuangan, Mengelola Penghasilan yang Tidak Tentu

Ada beragam jenis pekerjaan dengan penghasilan yang berbeda-beda satu sama lain. Saat ini banyak sekali bisnis online menjamur di tanah air karena didukung dengan teknologi yang canggih. Pekerjaan tersebut tidak mengharuskan seseorang keluar rumah karena pekerjaan dilakukan secara online. Bisnis yang sudah berkembang biasanya menggunakan Moota dalam pengelolaan keuangannya. 

Tips Mengelola Penghasilan Tidak Menentu

Membangun bisnis jualan online tidak selalu mendapatkan income yang menentu dalam setiap bulannya. Ada kalanya bisnis sepi karena produk yang dijual tidak laku di pasaran. Kondisi seperti ini terkadang membuat para pebisnis kesulitan dalam mengelola keuangannya. Oleh karena itu, simak tips berikut ini supaya dapat mengelola penghasilan yang kondisinya tidak menentu.

1. Membuat rincian budget bulanan

Meskipun penghasilan tidak menentu, namun Anda tetap harus membuat rincian budget bulanan. Budget bulanan tersebut adalah anggaran keuangan yang menjadi kewajiban untuk selalu dipenuhi dalam setiap bulannya. Berbagai kebutuhan utama yang wajib dipenuhi antara lain seperti biaya listrik dan air, transportasi, biaya makan, dan lain sebagainya.

Dengan penghasilan yang tidak menentu, Anda juga harus tetap menyisihkan untuk investasi, kredit, dan tabungan supaya penghasilan yang Anda peroleh tidak habis begitu saja. Lupakan dahulu untuk membeli sesuatu yang tidak begitu dibutuhkan karena hal tersebut akan membuat Anda kurang bisa menikmati hidup di masa mendatang.

2. Menyiapkan dana darurat

Dana darurat merupakan sesuatu yang wajib dipersiapkan supaya di kemudian hari ketika ada kebutuhan mendesak bisa Anda gunakan. Penghasilan tidak menentu bukan menjadi penghalang dan gunakanlah Moota supaya Anda tidak kesulitan mengelola saat membutuhkan sejumlah uang untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat mendesak.

Meskipun penghasilan tidak menentu, Anda tetap bisa menyiapkan dana darurat dengan beberapa cara seperti menjual barang-barang yang sudah tidak Anda butuhkan namun masih layak pakai, mengalokasikan penghasilan lain dan bonus yang didapatkan di luar penghasilan utama, dan memisahkan beberapa persen dari sejumlah penghasilan di setiap bulannya.

3. Membuat rekening lebih dari satu

Dalam berbisnis, sebaiknya Anda memiliki rekening bank lebih dari satu. Dari penghasilan yang Anda dapatkan dalam sebulan, pisahkan ke dalam dua rekening yang berbeda. Satu rekening difungsikan untuk pengeluaran, sementara rekening lainnya difungsikan sebagai tabungan khusus yang tidak boleh Anda ambil sepersenpun kecuali ketika kondisi mendesak.

Dengan memisahkan rekening antara rekening tabungan khusus dan tabungan kebutuhan atau pengeluaran, maka keuangan Anda akan lebih tertata. Jika tidak dipisahkan biasanya akan membuat Anda merasa kesulitan dalam mengelolanya. Karena justru dengan rekening lebih dari satu, pengelolaannya akan lebih mudah dan lebih terkontrol.

4. Memprioritaskan kebutuhan daripada keinginan

Setiap orang yang berpenghasilan pasti mempunyai keinginan untuk membeli sesuatu yang diinginkan menggunakan penghasilannya. Namun dalam kondisi penghasilan yang tidak menentu seharusnya membuat Anda lebih mawas diri dengan mengurangi keinginan yang tidak terlalu penting.

Lebih baik memprioritaskan kebutuhan supaya tidak berdampak buruk pada budget bulanan Anda. Kebutuhan harus dipenuhi sementara keinginan bisa ditunda. Oleh karena itu hindari belanja online yang. sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Tips di atas bisa Anda lakukan untuk mengelola penghasilan yang tidak menentu supaya tetap aman. Lebih baik berhemat supaya Anda tidak kesulitan di masa mendatang ketika benar-benar membutuhkan sesuatu dalam keadaan mendesak. Moota bisa membantu dalam mengelola penghasilan Anda yang tidak menentu.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya