Dokumen penagihan atau invoice harus dimiliki oleh penjual untuk memudahkan proses transaksi. Tujuannya agar pembeli dapat membayar tagihan atas barang yang dibeli pada toko online tersebut. Anda bisa menggunakan layanan Moota untuk mengetahui cara membuat invoice yang menarik. Sehingga transaksi jual beli menjadi lebih aman dan pedagang tidak mengalami kerugian penjualan.

Beberapa Seni Mengirim Invoice yang Menggoda

1. Invoice Mudah Dipahami

Beberapa orang mungkin tidak paham mengenai isi invoice yang biasanya dibuat oleh penjual. Anda harus belajar membuat invoice yang mudah dipahami sehingga konsumen dapat memahami isinya. Biasanya invoice ada yang dikirimkan secara online maupun offline tergantung kebijakan UKM tersebut.

Selain itu, isi invoice yang enak dibaca juga dapat mencegah terjadinya transaksi macet. Pembeli bisa mengetahui nominal yang harus dibayarkan sesuai dengan barang atau jasa dari jualan online tersebut. Sehingga penjual dan konsumen sama-sama diuntungkan karena proses transaksi menjadi lancar.

2. Tetapkan Jatuh Tempo

Invoice yang akan dikirimkan kepada pembeli sebaiknya ditulis jatuh temponya. Hal ini bertujuan agar konsumen tidak telat dalam melakukan proses pembayaran. Selain itu juga berfungsi untuk membuat proses jual beli menjadi lancar karena dana yang dimiliki suatu usaha dapat tercukupi. Pada beberapa toko juga menetapkan potongan harga jika pembeli membayar sebelum jatuh tempo.

3. Cantumkan Metode Pembayaran

Saat ini diketahui banyak orang yang lebih suka menggunakan transaksi online daripada harus mengantri di ATM. Apalagi transfer jadi mudah dilakukan melalui mbanking yang dimiliki pembeli. Sehingga penjual harus mencantumkan beberapa metode pembayaran yang bisa diakses konsumen. Masukkan beberapa rekening yang Anda gunakan untuk mempermudah pembayaran produk.

4. Integrasikan dengan Sistem Cek Pembayaran

Layanan Moota dapat mempermudah penjual dalam mengecek pembayaran yang telah dikirim oleh pembeli. Jika konsumen sudah membayar sesuai harga yang tertera pada invoice, Anda bisa segera mengeceknya. Biasanya platform tersebut juga akan memberikan notifikasi secara otomatis ke android penjual. Jadi reseller akan mudah dalam memeriksa transaksi secara keseluruhan.

5. Sertakan Copywriting Menggoda

Kebanyakan pebisnis pemula ketika mengirimkan invoice, mereka mengirimkan file dalam bentuk pdf tanpa copywriting sama sekali. Padahal copywriting sangat penting, terutama jika kita mengirimkan tagihan lewat instan messaging atau email. Cukup to the point namun dengan bahasa yang dapat mempengaruhi, seperti mengucapkan salam, menyebut nama, menyampaikan maksud dengan halus serta call to action yang jelas.

6. Desain Sedemikian Rupa

Agar lebih profesional dan terpercaya, buatlah invoice sedemikian rupa sehingga terlihat minimalis, cantik namun tetap elegan. Berikan sedikit sentuhan desain seperti mencantumkan logo perusahaan, menggunakan font yang elegan dan memberikan sedikit warna.

7. Denda Invoice

Beberapa marketplace menggunakan sistem denda jika pembeli tidak segera melunasi pembayaran sesuai tanggal yang tertera di dalam invoice. Denda tersebut dapat berupa tambahan uang yang harus dibayar. Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi pembayaran telat yang dapat berdampak buruk pada usaha.

Itulah beberapa seni mengirim invoice yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha. Selain itu hal tersebut juga bertujuan agar penjual bisa mengelola keuangan dengan baik. Platform Moota memang menjadi pilihan layanan terbaik untuk transaksi jual beli online. Oleh karena itu, gunakan Moota supaya penjual dapat memaksimalkan keuntungan dan usaha lebih mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.