A-8

Pentingnya Call to Action dalam Website dan Landingpage

Semakin hari semakin sulit untuk menarik atensi calon pelanggan. Pasalnya, masyarakat masa kini sudah semakin kritis dan berwawasan sehingga mampu membedakan mana produk yang benar-benar mereka inginkan dan mana yang tidak. Selain itu, lemahnya call to action yang dilakukan oleh pemilik bisnis online juga jadi salah satu penyebabnya. Dengan itu, Moota hadir untuk memudahkan Anda.

Tingkatkan Laju Konversi Penjualan dengan Call to Action

1. Prospek lebih mudah dalam menentukan tindakan

Call to action ini penting karena sebagian prospek perlu arahan untuk menetapkan tindakan selanjutnya, apakah mereka harus melakukan pembelian atau tidak.

Kemudian, jika Anda tidak melakukan call to action saat beriklan, maka itu akan menyebabkan kebingungan bagi prospek. Singkatnya, upaya tersebut seolah menjadi gambaran tentang apa yang seharusnya dilakukan oleh prospek toko online Anda.

2. Memberi sugesti kepada prospek

Masih sejalan dengan poin pertama, call to action memang berorientasi kepada keberhasilan pengiklan mengonversi prospek menjadi pelanggan. Menyertakan kalimat call to action saat beriklan, akan memberikan sugesti kepada prospek untuk membeli jualan online Anda.

Bagaimanapun juga, saat ini sangat kuat persaingan usaha di kelas kecil dan menengah, di mana orang-orang bisa dengan mudah memulai bisnisnya. Tak perlu lagi mengeluarkan modal besar untuk mengawali sebuah usaha, siapa pun dapat melewati jalan relatif aman seperti menjadi reseller.

Bahkan, sekarang ini, jika ingin mengelola keuangan hasil usaha, Anda pun sangat dimudahkan dengan hadirnya Moota. Sebuah software digital yang akan mengintegrasikan semua akun bank Anda dalam satu dashboard saja.

3. Peluang kesuksesan iklan digital meningkat

Beriklan senantiasa membutuhkan anggaran keuangan tersendiri sebagai modal, besar maupun kecil. Sangat disayangkan jika iklan yang Anda jalankan ternyata tidak menghasilkan apa-apa atau hanya sekadarnya. Memang tidak mudah untuk memengaruhi masyarakat untuk membeli produk Anda, bahkan sejak awal ketika meluncurkan iklannya.

Untuk mengatasi hal tersebut, sebenarnya gampang-gampang sulit. Anda bisa memengaruhi seseorang agar mau belanja online dengan mengoptimalkan call to action saat beriklan. Terlebih lagi, transaksi secara daring kini merupakan sesuatu yang sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Dengan kata lain, masyarakat sudah terbiasa terpapar iklan dengan berbagai macam merek. Kondisi ini bisa jadi peluang sekaligus tantangan. Tak perlu bersusah payah untuk membuat masyarakat menemukan iklan Anda dengan adanya bantuan tools pendukung. Namun di sisi lain, mengubah prospek jadi pelanggan sehingga bisnis bisa scale up sangat tak bisa dibilang mudah.

Di situlah, call to action mengambil perannya sebagai kalimat efektif untuk menarik minat dan daya beli prospek. Bagus atau tidaknya call to action akan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan iklan digital. Percuma jika menggunakan berbagai macam tools pendukung reklame, tetapi tidak disertai kemampuan copywriting yang mumpuni. UKM tetap sulit berkembang secara signifikan.

4. Sebagai sarana latihan bagi pelaku usaha

Untuk pelaku usaha kelas kecil dan menengah, biasanya menyewa jasa profesional untuk beriklan adalah tindakan yang boros dana. Pasalnya, Anda bisa melakukan hal itu sendiri, tetapi justru mengeluarkan modal lain untuk membayar jasa orang lain.

Pada percobaan pertama, Anda mungkin gagal menerapkan call to action, tetapi kemampuan ini bisa terus berkembang seiring banyaknya praktik. Anda bisa lebih menikmati hidup jika mampu menekan pengeluaran seminimal mungkin, tetapi memperoleh hasil yang maksimal. Untuk melengkapi usaha Anda, coba berlangganan Moota, klik Moota untuk informasi terlengkap.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya