memulai jualan ecommerce

5 Langkah Memulai Bisnis E-Commerce yang Sukses

Kini langkah memulai bisnis e-commerce mulai dicari banyak orang. Bagaimana tidak, bisnis ini sangat potensial di Indonesia. Selain jumlah penduduknya yang mencapai 260 juta, konsumsi masyarakat rata-rata naik 5,4% per tahun. Pendapatan masyarakat kelas menengah juga diperkirakan naik dari Rp108,2 juta pada 2017 menjadi Rp285 juta pada 2030.

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat banyak sehingga dapat menyuplai bisnis ini. Belum lagi, setengah penduduk Indonesia menggunakan akses internet.

Indonesia memiliki daya yang menunggu untuk dioptimalkan. Jika Anda jeli melihat peluang di bisnis e-commerce dan berencana memulainya, pastikan mengikuti langkah-langkah ini:

1. Memilih Produk yang akan Dijual

pilih produk yang akan dijual
pilih produk yang akan dijual (source: elements.envato.com)

Mulai cari ide produk yang akan dijual. Pikirkan di mana dan bagaimana cara mendapatkan produk tersebut. Apakah Anda akan membuat sendiri, mengambil dari pemasok, atau menjual sebagai reseller? Selain itu, pikirkan di mana Anda akan menyimpan barang tersebut.

Kemudian, uji apakah produk tersebut layak dijual atau tidak. Anda perlu melakukan pengujian kelayakan ini meski hanya skala kecil. Misalnya, tanya kepada kerabat atau lakukan survei dengan memberi contoh produk.

2. Riset dan Persiapan

riset pasar dan lakukan persiapan
riset pasar dan lakukan persiapan (source: elements.envato.com)

Setelah mendapatkan produk, menilai potensi jualnya, dan menemukan pemasok produk tersebut, Anda siap untuk membuat rancangan bisnis. Sebelumnya, lakukan riset terhadap kompetitor dan lakukan inovasi agar produk Anda menjadi pembeda. Pastikan kualitas produk Anda juga lebih unggul untuk meningkatan perceived value dari pembeli.

Rancangan bisnis akan menjadi peta yang membantu jalannya pikiran dan tindakan. Rancangan bisnis juga hal yang penting untuk mengetahui mana yang prioritas dan bagaimana cara mendapatkan pelanggan baru dengan efektif.

3. Mulai Mengatur Bisnis

buat business plan
buat business plan (source: elements.envato.com)

Pertama, Anda harus memberi nama toko atau usaha Anda. Pilih nama yang tepat dan pastikan nama tersebut masih tersedia pada domain situs web. Setelah menemukan nama yang mudah diingat, waktunya membuat logo.

Kedua, Anda harus memahami dasar Search Engine Optimization (SEO). Ini berguna agar Anda mengetahui bagaimana situs web toko Anda berada di halaman depan Google.

Ketiga, mulai bangun situs web toko. Gunakan situs web yang familier untuk membuat toko online seperti Shopify, WooCommerce, BigCommerce, Wix, atau Weebly. Anda juga harus menyediakan foto yang berkualitas tinggi, deskripsi produk, mengetahui harga, atau berat barang tersebut.

Memiliki sebuah blog adalah hal yang patut dipertimbangkan. Blog bisa jadi saluran komunikasi dan meningkatkan engagement dengan pembeli. Ini juga dapat menarik traffic situs web Anda jika kontennya berkualitas dan dikelola dengan baik.

4. Tentukan Metode Pembayaran

tentukan metode pembayaran
tentukan metode pembayaran (source: elements.envato.com)

Pilih metode bayar yang memudahkan Anda dan konsumen melakukan transaksi. Fasilitas pembayaran biasanya telah tersedia jika Anda menggunakan jasa penyedia layanan e-commerce. Jika tidak ada, Anda bisa menggunakan transfer antar-rekening.

5. Bersiap untuk Meluncurkan Situs Web Tersebut

bersiap meluncurkan produk
bersiap meluncurkan produk (source: elements.envato.com)

Saat situs web toko sudah siap diluncurkan, inilah saatnya Anda untuk bekerja keras. Langkah memulai bisnis e-commerce adalah Anda harus membuat pemasaran digital ini bekerja dengan baik, yaitu menggerakan aktivitas jual beli yang sudah ditargetkan.

Anda bisa melakukan strategi pemasaran melalui media sosial atau menggunakan Google Analytics untuk mengungkap ide-ide baru untuk memasarkan.

Gunakan email marketing untuk memberi tahu produk terbaru, informasi potongan harga, dan berita terkini lainnya mengenai bisnis Anda.

 

Langkah memulai bisnis e-commerce sangat menyenangkan sekaligus menantang. Dengan langkah yang cepat, Anda akan belajar tentang memilih produk, menguji kelayakan jualnya, membangun toko online, hingga menjualnya ke konsumen baru. Memang proses ini terlihat sangat banyak, tetapi akan membuahkan hasil manis.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya